cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Melawi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 421 Documents
PELAKSANAAN P5 DIMENSI BERNALAR KRITIS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DALAM KURIKULUM MERDEKA KELAS IV SEKOLAH DASAR Waridah, Waridah; Dari, Intan Wulan; Albar, Joni
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 12, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.3035

Abstract

Tujuan penelitian mendeskripsikan pelaksanaan P5 dimensi bernalar kritis pada pembelajaran matematika dalam kurikulum merdeka di kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan kualititatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian guru dan siswa kelas IV. Objek penelitian pelaksanaan P5 dimensi bernalar kritis pembelajaran matematika dalam kurikulum merdeka. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa siswa memperoleh dan memproses informasi dan gagasan yakni mengajukan pertanyaan yang relevan, melakukan identifikasi dan mengklarifikasi gagasan dan informasi, serta mampu mengolah informasi dalam pelajaran matematika. Menganalisis penalaran yakni melakukan analisis terhadap soal dan menyampaikan pendapat yang ditemukan serta memberikan kesimpulan saat menyelesaikan soal. Mengevaluasi penalaran yakni guru dan siswa bersama-sama membahas kesalahan siswa dalam mengerjakan soal, kemudian siswa menjelaskan kembali apa yang ditemukan dalam melakukan evaluasi. Merefleksi pemikiran dan proses berfikir di akhir pembelajaran, sehingga guru dapat memahami apa saja kelemahan dan kekurangan dari sebuah pembelajaran yang telah dipresentasikan di kelas.
PENGEMBANGAN MEDIA KOTPEN (KOTAK PENGETAHUAN) BERBANTUAN AI PADA MUATAN IPAS KELAS IV DI SEKOLAH DASAR Nabius, Riski; Abdullah, Gamar; Isnanto, Isnanto; Saleh, Meylan; Arif, R. Mardian
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 12, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2649

Abstract

Abstract: This study aims to develop the KOTPEN (Knowledge Box) learning media assisted by AI for the Integrated Science and Social Studies (IPAS) subject in the 4th grade of elementary school. The research method used is a development research method with the ADDIE model. Based on validation results from experts and users, the Kotpen media received an average percentage score of 93.6% and was deemed highly suitable for use by teachers and students in elementary schools. In the practicality test of the Kotpen media, the researcher used a teacher observation sheet instrument, and the total score obtained was 38 out of a maximum score of 40, with an average score of 95%. Thus, the practicality percentage of using Kotpen media in learning reached 95%, which falls into the "very practical" category. In terms of the effectiveness of the Kotpen media, during its implementation in the 4th grade of SDN 18 Dungingi, teachers distributed pre-test and post-test questions to measure the media's effectiveness. The total pre-test score reached 36%, while the total post-test score reached 80%. The N-Gain calculation showed a score of 0.689, which falls into the "Moderate" category. Based on these results, it can be concluded that the Kotpen media is feasible, practical, and effective for use in elementary schools.Keywords: Learning Media, Kotpen (Knowledge Box), IPAS Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran KOTPEN (Kotak Pengetahuan) berbantuan AI pada muatan IPAS kelas IV di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Berdasarkan hasil validasi oleh para ahli dan pengguna, media Kotpen memperoleh hasil rekapitulasi nilai rata-rata persentase 93,6% dan dinyatakan sangat layak digunakan oleh guru dan siswa di SD. Dalam uji kepraktisan media kotpen, peneliti menggunakan instrumen lembar observasi guru dengan total skor yang diperoleh adalah 38 dari skor maksimum 40, dengan rata-rata skor 95%. Dengan demikian, persentase kepraktisan penggunaan media kotpen dalam pembelajaran mencapai 95%, yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Dalam  keefektifan media kotpen, pada saat penerapan media di kelas IV SDN 18 Dungingi, guru membagikan soal pretest dan postets untuk mengukur keefektifan media. Total  nilai pretest mencapai 36%, sedangkan total nilai postest mencapai 80%. Perhitungan N-Gain menunjukkan nilai sebesar 0,689, yang masuk dalam kategori “Sedang”. Dengan hasil rekapitulasi ini maka dapat dinyatakan bahwa media kotpen layak, praktis dan efektif digunakan di SD.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Kotpen (Kotak Pengetahuan), IPAS
KONTRIBUSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING DI SD IT INSANTAMA Jeinanda, Vidia Puti; Fahrudin, Fahrudin; Hermawan, Wawan
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 12, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2796

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) in preventing bullying behavior and creating an inclusive school environment at the elementary school level. The research method used at Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insantama is a case study with a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The analysis was conducted descriptively using a thematic approach to identify the contribution of Islamic Religious Education in developing religious character and preventing bullying. The results show that the consistent application of Islamic values in all aspects of the school, through the Bina Saksiyah Islam program and the integration of religious values into general subjects, significantly contributes to creating a safe, religious, and inclusive environment. Collaboration between Islamic Religious Education teachers and other subject teachers is key to the success of bullying prevention. Keywords: Islamic Religious Education, bullying, religious character, school environtment, inclusive. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam dalam mencegah perilaku bullying dan menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan pada Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insantama adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi kontribusi Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter religius serta pencegahan bullying.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Islam secara konsisten di semua aspek sekolah, melalui program Bina Sakhsiyah Islam dan integrasi nilai agama dalam mata pelajaran umum, berkontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan yang amana, religius, dan inklusif. Kolaborasi antara guru PAI dan guru mata pelajaran lain menjadi kunci keberhasilan pencegahan bullying. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, bullying, karakter religius, lingkungan sekolah, inklusif
Analisis Kesulitan Belajar Pada Materi Menulis Karangan Dintinjau Dari Kepercayaan Diri siswa kelas IV SDN 23 Singkawang Rahmawati, Elvi; Marhayani, Dina Anika; Wijaya, Andika Kusuma
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 12, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2574

Abstract

Abstract: The objectives of this research are (1) to describe the learning difficulties of students in terms of self-confidence in the subject of writing compositions in the fourth-grade curriculum; (2) to describe the factors contributing to learning difficulties in writing compositions among fourth-grade students. This research employs a qualitative descriptive method. The subjects of the study are students from class IV A at SDN 23 Singkawang. Data collection techniques in this research include tests, non-tests, and interviews. The data analysis technique used is the Miles and Huberman model, which consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that (1) learning difficulties in writing compositions, viewed from the perspective of student self-confidence, are as follows: (a) students with high self-confidence, some have been able to perform the indicators well, with an average score of 60 in the medium category; (b) students with medium self-confidence mostly experience difficulties in learning to write compositions, with an average self-confidence level of 41.6 in the low category; (c) students with low self-confidence experience learning difficulties, with an average score of 27.5 in the low category. (2) Factors influencing learning difficulties in writing compositions are (a) internal factors, including low learning outcomes and difficulty in composing sentences, mismatch between effort and results, attitudes during learning, and emotional symptoms; (b) external factors, including delays in completing assignments and deviant behavior during learning. Based on the analysis of learning difficulties in writing compositions from the perspective of self-confidence, it can be concluded that students experience significant learning difficulties, as evidenced by an average score of 35, falling into the low category, with 25 out of 28 students being in the low category.Keywords: Learning difficulties, Writing compositions, Self-confidence Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan kesulitan belajar siswa ditinjau dari kepercayaan diri pada materi menulis karangan materi kelas IV; (2) untuk mendeskripsikan faktor kesulitan belajar pada materi menulis karangan siswa kelas IV. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A SDN 23 Singkawang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan  tes, non tes Dan wawancara . Teknik analisis data yang digunakan yaitu model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) kesulitan belajar menulis karangan yang ditinjau dari kepercayaan diri siswa yaitu (a) siswa dengan kepercayaan diri dengan kategori tinggi ada sebagian sudah mampu melaksanakan indikator dengan baik dan mempunyai rata-rata 60 dengan kriteria sedang (b) siswa dengan kepercayan diri  sedang hampir semua  mengalami kesulitan pada pembelajaran menulis karangan dan mempunyai tingkat kepercayaan diri dengan rata – rata 41,6 dengan kriteria Rendah (c) siswa dengan kepercayaan diri rendah mengalami kesulitan belajar dengan rata-rata 27,5 dengan kriteria rendah; (2) faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar pada materi menulis karangan yaitu (a) faktor internal yaitu rendahnya hasil belajar siswa dan kesulitan menyusun kalimat, ketidaksesuaian usaha dan hasil, sikap selama pembelajaran dan gejala emosional,  (b) faktor eksternal yaitu keterlambatan dalam mengerjakan tugas, dan perilaku menyimpang selama pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis kesulitan belajar menulis karangan siswa ditinjau dari kepercayaan diri dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar siswa mengalami kesulitan yang signifikan dilihat dari nilai rata – rata 35 berada pada kriteria rendah dengan jumlah siswa 25 dari 28 siswa berada kriteria rendah.Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Menulis Karangan, Kepercayaan Diri
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA FLIPBOOK DI SD Sani, Marsiwi Riani; Widayati, Mukti; Nurnaningsih, Nurnaningsih
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 12, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2652

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, hambatan-hambatan, dan usaha guru dalam mengatasi hambatan pembelajaran menulis prosedur teks dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media flipbook di SD. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Sumber datanya dari dokumen, narasumber, peristiwa dan tempat. Data berupa informasi dan dokumen perencanaan, pelaksanaan, hambatan-hambatan, dan usaha mengatasi hambatan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi berperan, dan analisis dokumen. Teknik validitas data berupa triangulasi teknik dan sumber. Analisis data berupa reduksi, sajian data, dan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) perencanaan pembelajaran dilaksanakan guru dengan membuat perangkat terbuka. 2) Eksekusi pembelajaran menggunakan sintaks PBL dan media flipbook . 3) Hambatan-hambatan berupa perhatian guru belum menyeluruh, kesiapan peralatan, dan kecepatan mengerjakan soal yang berbeda-beda. 4) Usaha guru dengan memberi soal dan memotivasi, menjelaskan tugas secara rinci, tutor teman sebaya, mendampingi, memfokuskan siswa dan menguji waktu pengerjaan. Hasil akhir membuktikan model PBL dengan media flipbook mempengaruhi hasil belajar siswa
Meningkatkan Kemampuan Menyimak Melalui Metode Permainan Bisik Berantai Pada Siswa Kelas V SDN 5 Bone Raya Kabupaten Bone Bolango Mardatilla, Sri; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 12, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2801

Abstract

Abstract: This research aimed to improve the listening skills of grade V students in the Indonesian language subject at SDN 5 in Bone Raya, Bone Bolango Regency, through the whisper chain game method. This type of research was Classroom Action Research (CAR). The study's results involving 17 students showed that during the initial observation, 5 students with the percentage of 29% met the performance indicators for listening skills. In the first meeting of Cycle I, 7 students, with a percentage of 41%, met the performance indicators. In the second meeting of Cycle 1, 11 students with the percentage of 65 met the performance indicators. These results did not meet the success criteria of 75%, necessitating further actions in Cycle II. In Cycle II, out of 17 students, 14 students, with a percentage of 82%, met the performance indicators for listening skills, exceeding the success criteria of 75%. The conclusion of this study is that the whisper chain game method can improve the listening skills of grade V students at SDN 5 in Bone Raya, Bone Bolango Regency. Keywords: listening skills, whisper chain method Abstrak: Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa kelas V pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 5 Bone Raya Kabupaten Bone Bolango melalui permainan bisik berantai. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian dari 17 siswa menunjukkan bahwa pada observasi awal kemampuan menyimak siswa yang mencapai indikator kinerja sebanyak 5 siswa dengan persentase 29%, pada siklus I pertemuan ke-1kemampuan menyimak siswa yang mencapai indikator kinerja sebanyak 7 siswa dengan persentase 41%, kemudian pada siklus I pertemuan ke-2 kemampuan menyimak siswa yang mencapai indikator kinerja sebanyak 11 siswa dengan persentase 65%. Hasil ini belum mencapai kriteria indikator keberhasilan tindakan yang ditetapkan yakni 75%, sehingga perlu dilakukan tindakan lanjutan pada siklus berikutnya yakni siklus II. Pada siklus II dari 17 siswa kelas V menujukan bahwa kemampuan menyimak siswa yang mencapai indikator kinerja sebanyak 14 siswa dengan persentase 82%, hal ini tentu menunjukkan bahwa hasil siklus II telah melebihi indikator keberhasilan tindakan yang telah ditetapkan yakni 75%. Simpulan pada penelitian ini adalah melalui metode permainan bisik berantai dapat meningkatkan kemampuan menyimak pada siswa kelas V di SDN 5 Bone Raya Kabupaten Bone Bolango. Kata Kunci: kemampuan menyimak, metode bisik berantai
PENGARUH MEDIA BONEKA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA SEKOLAH DASAR PADA PEMBELAJARAN BAHASA JAWA Latifah, Kharisil; Wiranti, Dwiana Asih
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3741

Abstract

Abstract: Explore whether the use of hand puppet media can positively influence students' speaking skills. The method used was an experiment using a pre-experimental design approach, specifically a one-group pre-test and post-test design. The research occurred at SD Negeri 5 Kalipucang Kulon and included 25 students from the second grade. Data were gathered through observation sheets based on several indicators of speaking skills: pronunciation, intonation, fluency, expression, and content accuracy. The collected data were analyzed using prerequisite tests such as normality and homogeneity tests, followed by hypothesis testing through a paired sample t-test, conducted with the assistance of Jamovi software version 2.6.25 for Windows. The results indicate that hand puppet media significantly improve students speaking skills. This is supported by the paired sample t-test results, which yielded a significance value of 0.001lower than the standard significance level of 0.05. As a result, the alternative hypothesis (H1) is acknowledged, validating a notable variation in the speaking skills of students prior to and following the implementation of hand puppet media.Keywords: Hand puppet media, speaking skills, javanese language learningAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak media boneka tangan pada pengembangan keterampilan berbicara siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen menggunakan pendekatan desain pre-eksperimental, desain yang digunakan adalah One Group Pre-test and Post-test Design. Penelitian dilakukan di SD Negeri 5 Kalipucang Kulon dengan melibatkan 25 siswa kelas II sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi yang disusun berdasarkan indikator keterampilan berbicara, yaitu: pelafalan, intonasi, kelancaran, ekspresi, dan ketepatan isi. Data dianalisis Dengan bantuan Jamovi Software versi 2.6.25, kami melanjutkan pengujian virtual kami dengan bantuan perangkat lunak Jamovi versi 2.6.25 dengan pengujian prasyarat, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil analisis Media boneka tangan dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa, sebagaimana dibuktikan dengan ini. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test, diperoleh nilai signifikansi kurang dari 0,001, yang berarti lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05. Oleh karena itu, hipotesis alternatif (H1) dapat diterima, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam kemampuan berbicara siswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan melalui penggunaan media boneka tangan.Kata-kata Kunci: Media boneka tangan, keterampilan berbicara, pembelajaran bahasa Jawa
PENERAPAN KURIKULUM BERBASIS KARAKTER MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL: TANTANGAN DAN STRATEGI DI ERA SOCIETY 5.0" Hariyati, Hariyati; Badariah, Siti
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3483

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the implementation of a character-based curriculum with digital technology and identify challenges that arise in the context of Society 5.0. This research uses a qualitative method with a case study approach, involving teachers, students, parents and school principals as participants. Data collection techniques were carried out through participant observation, in-depth interviews, and documentation analysis. The data collected was analyzed using thematic analysis techniques with data triangulation to ensure the validity and reliability of the findings. The research results show that the implementation of a character-based curriculum in the digital era has a crucial role in building students' moral and social competence. However, there are a number of challenges, such as increasing dependence on technology, limited control over digital content, and the readiness of educators and parents to guide children. Therefore, a holistic approach and adaptive pedagogical strategies are needed to ensure character education remains an integral part of the learning process in the digital era.Keywords: Character Based Curriculum, Utilization of Digital Technology, Society Era 5.0"Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kurikulum berbasis karakter dengan teknologi digital serta mengidentifikasi tantangan yang muncul dalam konteks Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan guru, peserta didik, orang tua, dan kepala sekolah sebagai partisipan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi data guna memastikan validitas dan reliabilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berbasis karakter dalam era digital memiliki peran krusial dalam membangun kompetensi moral dan sosial peserta didik. Namun, terdapat sejumlah tantangan, seperti meningkatnya ketergantungan terhadap teknologi, keterbatasan kontrol terhadap konten digital, serta kesiapan pendidik dan orang tua dalam membimbing anak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang holistik dan strategi pedagogis yang adaptif untuk memastikan pendidikan karakter tetap menjadi bagian integral dalam proses pembelajaran di era digital.Kata Kunci: Kurikulum Berbasis Karakter, Pemanfaatan Teknologi Digital, Era Society 5.0"
PENGARUH MEDIA KOMIK DIGITAL UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA KELAS 4 SDN 2 KEDUNG JEPARA Fikri, Ahmad Faidlul; Widiyono, Aan; Muhaimin, Muh
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3818

Abstract

Abstract: The level of literacy culture in Indonesia is still very low. In response to this problem, efforts are needed to increase reading interest. This study aims to identify the effectiveness of digital comic media on the reading interest of grade 4 students of SDN 2 Kedung Jepara. By applying quantitative methods and pre-experimental design One Group Pretest-Posttest, this study involved 27 students as subjects. Data obtained through a questionnaire covering 16 statements that have been tested for validity and reliability. This study shows that before the treatment, students' reading interest was in the fairly strong category with a score of 52%, while after the application of digital comic media, the score increased to 84% and was in the very strong category. The Paired Sample T-test identified a significance level of 0.000, which indicates a significant influence of the use of digital comics in increasing students' reading interest. The findings in question indicate that digital comic media has the potential as a means to increase students' reading interest, so it is expected to be applied in a wider scope in learning activities in the school environment.Keywords: Digital Comic Media, Reading InterestAbstrak: Tingkat budaya literasi di Indonesia masih sangat rendah. Menanggapi permasalahan ini, perlu adanya upaya untuk meningkatkan minat baca. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas media komik digital terhadap minat baca siswa kelas 4 SDN 2 Kedung Jepara. Dengan menerapkan metode kuantitatif dan desain pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest, penelitian ini melibatkan 27 siswa sebagai subjek. Data diperoleh melalui kuesioner mencakup 16 pernyataan yang telah diuji untuk validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini menunjukan bahwa sebelum perlakuan, minat baca siswa berada pada kategori cukup kuat dengan skor 52%, sedangkan setelah penerapan media komik digital, skor meningkat menjadi 84% dan berada pada kategori sangat kuat. Uji Paired Sample T-test mengidentifikasi tingkat signifikat 0,000, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari pemanfaatan komik digital dalam meningkatkan ketertarikan minat baca siswa. Temuan yang dimaksud menunjukkan media komik digital memiliki potensi sebagai sarana untuk meningkatkan minat baca siswa, sehingga diharapkan dapat diterapkan dalam cakupan yang lebih luas dalam kegiatan pembelajaran dilingkungan sekolah.Kata Kunci: Media Komik Digital, Minat Baca
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MERANCANG ASESMEN DIAGNOSTIK NON-AKADEMIK SISWA SEKOLAH DASAR Albar, Joni
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3736

Abstract

Abstract: The ability of prospective elementary school teachers to design non-academic diagnostic assessments is a crucial aspect of supporting a holistic learning process in primary education. This study aims to describe and analyze the competence of students from the Primary School Teacher Education (PGSD) Study Program at STKIP Melawi in understanding and applying the principles of non-academic assessment through the development of appropriate assessment instruments. Non-academic assessments encompass the identification of students' psychosocial aspects, emotional states, motivation, and learning environmentareas often overlooked in traditional classroom practices. Using a quantitative descriptive approach, this research examined five key aspects of student competence: conceptual understanding, formulation of assessment indicators, selection of assessment types and techniques, structural quality and completeness of the instrument, and the students ability to reflect and justify their assessment design. The results revealed that most students demonstrated a good level of conceptual understanding (60%), yet faced challenges in technical skills such as indicator formulation (43% categorized as adequate) and appropriate technique selection (47% categorized as adequate). Moreover, several students struggled to structure their assessment tools comprehensively and to provide contextual justifications based on real student conditions. These findings suggest that while students theoretical knowledge is developing, there remains a need for strengthening practical and reflective competencies.Keywords: Diagnostic Assessment, Non-Academic, Student Competence, PGSD,Abstrak: Kemampuan mahasiswa calon guru dalam merancang asesmen diagnostik non-akademik menjadi aspek penting dalam mendukung proses pembelajaran yang holistik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis sejauh mana mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Melawi mampu memahami dan mengimplementasikan prinsip-prinsip asesmen non-akademik dalam bentuk rancangan instrumen asesmen. Asesmen non-akademik sendiri mencakup identifikasi aspek psikososial, emosi, motivasi, hingga kondisi lingkungan belajar siswa, yang kerap kali diabaikan dalam praktik pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data melalui tabulasi frekuensi dan persentase terhadap lima aspek kemampuan, yaitu: pemahaman konsep, perumusan indikator, pemilihan bentuk dan teknik asesmen, kualitas struktur instrumen, serta refleksi dan justifikasi desain. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pemahaman konsep yang baik (60%), namun mengalami tantangan dalam aspek teknis seperti merumuskan indikator (kategori cukup 43%) dan memilih teknik asesmen yang tepat (kategori cukup 47%). Selain itu, masih terdapat keterbatasan dalam menyusun struktur asesmen yang lengkap dan memberikan justifikasi yang berbasis pada kondisi nyata siswa.Kata Kunci: Asesmen Diagnostik Non-Akademik, Kemampuan Mahasiswa, PGSD, Instrumen Asesmen