cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25983946     EISSN : 26142481     DOI : https://doi.org/10.35906/resona
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
PENGARUH PROGRAM LITERASI KEUANGAN TERINTEGRASI UNTUK PENINGKATAN KAPASITAS EKONOMI DESA MERTAK DALAM KONTEKS PARIWISATA MANDALIKA, LOMBOK TENGAH Dzikri Firmansyah Hakam; Anisya Nurfitri Kustyani; Khairil Insan Bintang; Ihda Farhatun Nisak; Lazuardi Imani Hakam; Erli Sarilita
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v10i1.2884

Abstract

Desa Mertak merupakan desa penyangga Kawasan Pariwisata Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah dengan potensi ekonomi yang berkembang seiring meningkatnya aktivitas pariwisata dan usaha mikro masyarakat. Namun, keterbatasan literasi keuangan masih menjadi tantangan dalam pengelolaan pendapatan dan pengambilan keputusan keuangan yang berkelanjutan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program literasi keuangan terintegrasi terhadap peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat Desa Mertak dalam konteks pengembangan pariwisata Mandalika. Program dilaksanakan melalui pelatihan terstruktur yang mencakup empat topik utama, yaitu perencanaan keuangan, teknologi keuangan, strategi investasi dan menabung, serta studi kasus pengelolaan keuangan yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi lokal. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pre-test dan post-test terhadap 50 peserta dengan 14 indikator literasi keuangan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh topik literasi keuangan setelah pelaksanaan program, dengan peningkatan tertinggi pada aspek studi kasus. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dan diskusi kelompok efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan aplikatif peserta. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan model literasi keuangan berbasis konteks lokal kawasan pariwisata. Abstract. Mertak Village is a supporting village of the Mandalika Tourism Area in Central Lombok Regency, where tourism growth has expanded local economic opportunities for microenterprises. Nevertheless, limited financial literacy remains a challenge in managing income and making sustainable financial decisions. This community service program aims to assess the impact of an integrated financial literacy program on enhancing the economic capacity of the Mertak Village community within the Mandalika tourism context. The program was implemented through structured training covering four key topics: financial planning, financial technology, investment and saving strategies, and case-based financial management adapted to local conditions. A quantitative evaluation was conducted using pre-test and post-test assessments involving 50 participants and 14 financial literacy indicators. The results indicate a significant improvement across all financial literacy topics after the program, with the greatest improvement observed in the case study component. These findings highlight the effectiveness of experiential learning and group discussions in strengthening participants’ financial knowledge and practical skills. Overall, this program contributes to the development of a context-based financial literacy model to support sustainable village economic development in tourism-driven areas.
PENINGKATAN KOMPETENSI KOMUNIKASI PUBLIK MELALUI PELATIHAN PUBLIC SPEAKING BAGI MAHASISWA Hasbiyah Srianah Amir; Puspa Sari
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v10i1.2937

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi komunikasi publik mahasiswa melalui pelatihan public speaking. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah masih banyaknya mahasiswa yang mengalami kecemasan berbicara, kurang percaya diri, dan kesulitan menyampaikan gagasan secara terstruktur di depan umum. Pelatihan dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu penyampaian materi, demonstrasi oleh narasumber, praktik dan simulasi, serta pemberian umpan balik. Metode ini menggabungkan pendekatan teoretis dan praktik agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang komprehensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap teknik dasar public speaking, seperti teknik vokal, bahasa tubuh, dan penyusunan struktur presentasi. Mahasiswa juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri secara bertahap selama praktik, meskipun sebagian peserta awalnya mengalami gejala gugup. Umpan balik yang terstruktur membantu peserta melakukan refleksi dan perbaikan performa. Temuan ini sejalan dengan konsep pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), yang menegaskan bahwa keterampilan komunikasi berkembang optimal melalui praktik langsung disertai evaluasi konstruktif. Kegiatan ini disarankan dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi tuntutan komunikasi akademik dan profesional. Abstract. This community service program aimed to improve university students' public communication competence through public speaking training. The underlying problem was that many students experienced speech anxiety, lacked self-confidence, and struggled to convey ideas in a structured manner in front of an audience. The training was carried out in four stages: delivering materials, demonstration by the resource person, practice and simulation, and feedback provision. This method combined theoretical and practical approaches so participants gained a comprehensive learning experience. Results showed improved understanding of basic public speaking techniques, such as vocal technique, body language, and presentation structuring. Students also showed a gradual increase in confidence during practice, although some participants initially displayed nervousness. Structured feedback helped participants reflect on and improve their performance. These findings align with the concept of experiential learning, which asserts that communication skills develop optimally through direct practice with constructive evaluation. This activity is recommended to be conducted continuously to support students' readiness in facing academic and professional communication demands.
OPTIMALISASI PRODUKSI MADU HUTAN MELALUI PENERAPAN ALAT PRES STAINLESS STEEL PADA KTH RIMBA LANGGENG DI DESA GLEMPANG Sarah Astiti; Sevia Indah Purnama; Dwi Mustika Kusumawardani; Gilang Ramadhan; Jaenal Arifin; Agung Wicaksono; Gunawan Wibisono; Achri Priyono
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v10i1.2909

Abstract

Ekstraksi madu hutan secara manual di KTH Rimba Langgeng, Desa Glempang, menghasilkan madu keruh, kurang higienis, dan rendemen rendah. Program pengabdian ini bertujuan memodernisasi proses ekstraksi untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas madu. Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan pendampingan. Solusi yang diimplementasikan adalah Alat Pres Madu berbahan Food Grade Stainless Steel 304 yang terintegrasi saringan ganda dan mekanisme ulir tekan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan; madu menjadi jauh lebih jernih, bersih, dan higienis karena terfilter secara mekanis tanpa kontak tangan langsung. Efisiensi ekstraksi meningkat dari 30% menjadi 52%, yang berdampak pada kenaikan omset bulanan kelompok sebesar 73,3%. Kegiatan pengabdian ini berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan terapan, khususnya pada rekayasa teknologi pascapanen berbasis sistem mekanis untuk optimalisasi hasil hutan bukan kayu dan penjaminan standar keamanan pangan (food safety).  Abstract. Manual extraction of forest honey at KTH Rimba Langgeng, Glempang Village, produces cloudy, unhygienic honey with low yields. This community service program aims to modernize the extraction process to improve honey quality and productivity. The implementation method uses Participatory Action Research (PAR) through socialization, training, technology application, and mentoring. The implemented solution is a Honey Press Machine made of Food Grade Stainless Steel 304, integrated with a double mesh filter and a screw-press mechanism. The results show significant improvements; the honey becomes much clearer, cleaner, and more hygienic due to mechanical filtering without direct hand contact. Extraction efficiency increased from 30% to 52%, leading to a 73.3% increase in the group’s monthly turnover. This community service contributes to the development of applied science, particularly in post-harvest technology engineering based on mechanical systems to optimize non-timber forest products and ensure food safety standards.
PROFILING USAHA PENERIMA MANFAAT GEROBAK BAROKAH SEBAGAI DATABASE LAZIS UNISIA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Ayu Izza Elvany; Syaifulloh Yusuf; Usmar Ismail
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v10i1.2902

Abstract

Program Gerobak Barokah merupakan salah satu inovasi pemberdayaan ekonomi produktif berbasis zakat yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat fakir miskin melalui penguatan usaha mikro. Program ini diinisiasi oleh LAZIS UNISIA bersama Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) dengan menyasar pelaku usaha mikro dan kecil di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program serta mengkaji efektivitasnya dalam meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan penerima manfaat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap penerima manfaat program. Hasil kajian menunjukkan bahwa program Gerobak Barokah tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa gerobak, peralatan usaha, dan modal stimulan, tetapi juga dilengkapi dengan pendampingan berkelanjutan melalui monitoring berkala serta pembinaan kewirausahaan dan keagamaan. Akan tetapi, tantangan masih ditemukan pada aspek kapasitas manajerial usaha dan konsistensi pendampingan. Oleh karena itu, penguatan sistem pendampingan dan evaluasi program menjadi kunci dalam mengoptimalkan transformasi mustahik menjadi muzakki. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model pemberdayaan zakat produktif yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berdampak sosial-ekonomi luas. Abstract. The Program of Gerobak Barokah is one of the innovations in productive economic empowerment based on zakat, aimed at increasing the economic independence of poor and needy communities by strengthening micro-enterprises. LAZIS UNISIA initiated this program in collaboration with the Islamic University of Indonesia Endowment Foundation (YBW UII), targeting micro and small business actors in the Special Region of Yogyakarta. This study aims to analyze the program's implementation and examine its effectiveness in enhancing business capacity and the welfare of beneficiaries. The approach used is descriptive-qualitative, supported by quantitative data, through observations, interviews, and documentation of program beneficiaries. The findings indicate that the program of Gerobak Barokah not only provides physical assistance in the form of carts, business equipment, and seed capital but is also complemented by continuous mentoring through regular monitoring as well as entrepreneurial and religious guidance. However, challenges are still found in aspects of business managerial capacity and consistency of mentoring. Consequently, strengthening the mentoring system and program evaluation becomes key to optimizing the transformation of mustahik into muzakki. This research contributes to the development of a more effective, sustainable, and socio-economically impactful productive zakat empowerment model.
PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK KOPERASI DESA MERAH PUTIH TANJUNG BARU MELALUI INTRODUKSI MANAJEMEN KEUANGAN EFEKTIF DAN STRATEGI PEMASARAN INOVATIF Erni Purbiyanti; Mirza Antoni; Indri Januarti; Yulia Sari
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v10i1.2701

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan daya saing Koperasi Merah Putih di Desa Tanjung Baru melalui penguatan kapasitas manajemen keuangan dan pemasaran. Hasil pemetaan kebutuhan dan Focus Group Discussion (FGD) menunjukkan bahwa koperasi masih menghadapi kendala dalam pembukuan, pengelolaan keuangan, dan promosi produk. Solusi yang ditawarkan meliputi pelatihan pembukuan sederhana, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP). Selain itu, peserta akan mendapatkan pelatihan digital branding melalui media sosial dan pemanfaatan aplikasi bisnis gratis berbasis Android. Program dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan intensif, penerapan teknologi, dan pendampingan berkelanjutan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan anggota koperasi pada setiap tahapan. Teknologi yang digunakan meliputi aplikasi BukuWarung, Canva, dan CapCut untuk mendukung pengelolaan keuangan serta pemasaran digital. Luaran yang diharapkan adalah meningkatnya literasi keuangan anggota, terbentuknya identitas visual produk koperasi, serta perluasan jangkauan pemasaran melalui platform digital. Program ini juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya Tujuan 8 dan 9, serta pemberdayaan masyarakat berbasis kewirausahaan.  Abstract. This community service program aims to improve the competitiveness of the Merah Putih Cooperative in Tanjung Baru Village by strengthening financial management and marketing capacity. A needs assessment and Focus Group Discussions (FGDs) identified key challenges in bookkeeping, financial management, and product promotion. The proposed activities include training on basic bookkeeping, separating personal and business finances, and calculating the Cost of Goods Sold (COGS). Participants will also receive training in digital branding through social media and the use of free Android-based business applications. The program will be implemented through socialization, hands-on training, technology adoption, and continuous mentoring using a participatory approach that actively involves cooperative members throughout the process. Digital tools such as BukuWarung, Canva, and CapCut will be introduced to support financial management and marketing activities. The expected outcomes are improved financial literacy, a stronger visual identity for cooperative products, and wider market reach through digital platforms. The program also supports the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goals 8 and 9, while promoting entrepreneurship-based community empowerment.