cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25983946     EISSN : 26142481     DOI : https://doi.org/10.35906/resona
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
REVITALISASI LAGU ANAK BERSAMA UNEN UNEN KLINIK MUSIK KELILING DI DESA GUNUNGMOJO Fitria, Annas; Kustap, Kustap; Nugroho, Titis Setyono Adi; Listiowati, Nensi; Hariyanto, Gabriella Charis; Nindyasmara, Ken Ruri; Ramadhani, Azzahra; Situmeang, Amos Christian
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2690

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi digital membawa dampak signifikan terhadap pergeseran selera musik anak di Indonesia. Lagu anak yang semula berfungsi sebagai sarana edukasi, hiburan, dan pembentukan karakter mengalami kemunduran akibat paparan konten digital yang tidak terkendali. Anak-anak usia dini hingga sekolah dasar kini lebih familiar dengan lagu orang dewasa, seperti jedag-jedug, remix, dan Kpop dibandingkan lagu daerah maupun lagu anak yang sesuai dengan kebutuhan psikologisnya. Unen Unen Klinik Musik Keliling hadir sebagai komunitas pemberdayaan yang berfokus pada pengenalan dan penciptaan lagu anak bersama anak-anak di desa-desa Yogyakarta. Tujuan pelaksanaan program ini adalah untuk merancang modul pembelajaran yang kontekstual untuk klinik musik, merevitalisasi lagu-lagu anak, serta membangun ekosistem kesenian musik desa yang lebih holistik, aplikatif, dan berkelanjutan. Adapun pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini melalui beberapa tahap, yaitu tahap sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Hasil dari kegiatan ini anak-anak desa dapat memperoleh ruang untuk berkembang, meningkatkan potensi diri, dan mengaktualisasikan dirinya secara setara.Abstract. The rapid advancement of digital technology and information systems has substantially transformed childrens musical preferences in Indonesia. Childrens songs, which traditionally served as media for education, entertainment, and character development, have undergone a marked decline as a result of uncontrolled exposure to digital content. Children from early childhood to primary school age are now more familiar with adult-oriented music, e.g., jedag-jedug (upbeat electronic dance music), remixes, and K-pop, than with local or developmentally appropriate childrens songs that align with their psychological needs. Unen-unen Klinik Musik Keliling serves as a community-based empowerment initiative dedicated to reintroducing and collaboratively composing childrens songs along with the children in rural areas of Yogyakarta. The program aims to develop a contextualized learning module for the music clinic, revitalize childrens songs, and foster a more holistic, practical, and sustainable rural music ecosystem. This community service initiative was implemented through three stages: socialization, training and mentoring, and evaluation. The results indicate that the program provided rural children with expanded opportunities to grow, enhance their individual potentials, and meaningfully actualize themselves within an equitable artistic learning environment.
PENERAPAN TEKNOLOGI GREEN CONCENTRATE PELLET SEBAGAI SOLUSI PENYEDIAAN PAKAN KAMBING BERKELANJUTAN PADA KELOMPOK TANI SILOLONGI DESA SUMARRANG POLEWALI MANDAR Ali, Najmah; Dahniar, Dahniar; Agustina, Agustina
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2618

Abstract

Pakan merupakan salah satu faktor utama penentu produktivitas ternak kambing, namun ketersediaan hijauan berkualitas selalu menjadi kendala terutama pada musim kemarau. Kegiatan Program kemitraan masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok Tani Silolongi di Desa Sumarrang Kecamatan Campalagian melalui penerapan teknologi green concentrate pellet berbasis hijauan indigofera. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan pellet, pendampingan penggunaan peralatan. Bahan utama yang digunakan adalah hijauan indigofera, dedak padi dan molasses. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok dalam menyusun formulasi dan memproduksi pellet yang baik. Selain itu terjadi peningkatan pemahaman peternak terhadap pentingnya manajemen pakan dan pemanfaatan sumber daya lokal. Kegiatan ini berkontribusi pada penyediaan pakan yang lebih awet, efesien dan mudah disimpan, sehingga mendukung keberlanjutan usaha ternak di lokasi mitra kegiatan.
KARANG TARUNA MELEK INVESTASI: PELATIHAN LITERASI KEUANGAN UNTUK GENERASI MUDA Utami, Novia; Sitanggang, Marsiana Luciana
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2691

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman dasar investasi bagi pemuda-pemudi Karang Taruna Desa Kemadang, Kabupaten Gunungkidul. Pelatihan dilaksanakan secara daring melalui Google Meet pada 5 September 2025 dan diikuti oleh 25 peserta. Materi meliputi konsep dasar literasi keuangan, jenis-jenis instrumen investasi, manajemen risiko, serta identifikasi investasi ilegal. Efektivitas pelatihan diukur menggunakan pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman sebesar 63%, terutama pada aspek perbedaan menabung dan berinvestasi, prinsip risiko, diversifikasi, dan kewaspadaan terhadap penipuan investasi. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda akan pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi yang bijak. Program lanjutan diperlukan agar pemahaman tersebut dapat diterapkan secara konsisten dan mendukung kemandirian ekonomi pemuda desa.
PENDAMPINGAN STRATEGI PENINGKATAN RAPOR PENDIDIKAN PADA KOMUNITAS BELAJAR ANTAR SEKOLAH SE-KECAMATAN TEBO TENGAH Pamela, Issaura Sherly; Rosmalinda, Desy; Risdalina, Risdalina; Kumalasari, Ade; Budiono, Hendra
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2836

Abstract

 Rapor Pendidikan diluncurkan Kemdikbud pada 2022 untuk menampilkan profil mutu satuan pendidikan dan menjadi dasar perencanaan berbasis data. Hasil rapor digunakan sekolah untuk refleksi, analisis, perencanaan, dan tindak lanjut peningkatan mutu secara berkelanjutan. Perencanaan berbasis data juga mendorong penggunaan anggaran yang efektif, akuntabel, dan tepat sasaran. Namun, tidak semua sekolah dasar di Kecamatan Tebo Tengah menunjukkan capaian yang baik. Beberapa sekolah mengalami penurunan nilai rapor pendidikan tahun 2024 dibanding 2023, bahkan masih terdapat kategori merah atau kurang. Kondisi ini dipengaruhi oleh ketidaksiapan siswa menghadapi Asesmen Nasional, metode mengajar guru yang masih konvensional, serta program sekolah yang belum sesuai data riil. Karena itu, kepala sekolah membutuhkan pendampingan untuk menyusun strategi peningkatan rapor pendidikan dan perencanaan berbasis data. Program pengabdian dilaksanakan selama delapan bulan melibatkan pengawas, kepala sekolah, dan guru. Hasilnya, peserta mulai memahami indikator rapor pendidikan serta mampu merancang tindak lanjut sesuai kebutuhan siswa di masing-masing sekolah dengan lebih terarah dan sistematis. Abstract.  The Education Report Card was launched by the Ministry of Education in 2022 to present the quality profile of schools and serve as a basis for data-driven planning. The report results are used by schools for reflection, analysis, planning, and follow-up actions to improve quality sustainably. Data-based planning also encourages effective, accountable, and targeted budget use. However, not all elementary schools in Central Tebo District showed good performance. Some schools experienced a decline in their 2024 report card scores compared to 2023, and several remained in the red or low category. This condition was caused by students’ lack of readiness for the National Assessment, teachers still using conventional teaching methods, and school programs not aligned with actual data. Therefore, principals needed assistance in designing strategies to improve education report cards and data-based planning. The community service program was conducted for eight months involving supervisors, principals, and teachers. As a result, participants began to understand the report indicators and were able to design follow-up actions according to students’ needs in each school more systematically.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DALAM MENINGKATKAN KEBERHASILAN PETANI DI DESA BANGUN JAYA KECAMATAN TOMONI Ahmad Refki Saputra; Muh. Arfah Setiawan; Nur Astuti; Intan Intan; Adhitiya Rahmat Nurhidayat; Aldi Nurdiansyah; Mawar Mawar; Nur Afrilia; Fibri Fibri; Musdalifa Musdalifa; Fiqrahtul Azizah; Siska Laura; Olivia Olivia; Irawati Irawati; Agil Fahrezi
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v10i1.2923

Abstract

Pelatihan kewirausahaan pembuatan pupuk kompos merupakan upaya pemberdayaan petani melalui pemanfaatan limbah organik menjadi produk bernilai ekonomis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tomoni, untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan petani dalam memproduksi pupuk kompos. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Peserta kegiatan adalah anggota kelompok tani yang aktif berusaha di bidang pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pemilihan bahan baku, proses fermentasi, pengemasan, serta pengelolaan usaha, termasuk perhitungan biaya produksi dan strategi pemasaran. Program ini juga meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya pemanfaatan limbah organik untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia, menekan biaya produksi, dan menjaga kelestarian lingkungan. Pelatihan dan pendampingan mendorong motivasi petani untuk mengembangkan usaha pupuk kompos sebagai sumber pendapatan tambahan sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.  Abstract. Entrepreneurship training on compost fertilizer production is an effort to empower farmers by transforming organic waste into value-added products. This community service program was conducted in Bangun Jaya Village, Tomoni District, to enhance farmers’ knowledge, practical skills, and entrepreneurial capacity in producing compost fertilizer. The program employed a participatory approach consisting of educational sessions, demonstrations, hands-on practice, and mentoring. Participants were members of local farmer groups actively engaged in agricultural activities. The results indicated significant improvements in participants’ knowledge and skills related to raw material selection, fermentation, packaging, business management, production cost calculation, and marketing strategies. The program also increased farmers’ awareness of the importance of utilizing organic waste to reduce dependence on chemical fertilizers, lower production costs, and promote environmental sustainability. Through continuous training and mentoring, participants demonstrated stronger motivation to develop compost fertilizer production as an additional source of income. Overall, the program effectively strengthened farmers’ capacity, supported sustainable agriculture, and contributed to improving community welfare.
PENINGKATAN KAPASITAS BISNIS LINTAS NEGARA MELALUI PELATIHAN KULINER NUSANTARA DI MALAYSIA Istiqomah Istiqomah; Lisa Agus Tina; Fenty Fauziah; Ilmi Mu’min Musyrifin; Dea Angraini Putri
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v10i1.2852

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkenalkan Nasi Kuning khas Kalimantan Timur kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Melaka Malaysia. Tim pengabdi melaksanakan program ini di Kampung Belimbing Dalam. Sasaran kegiatan berjumlah 16 peserta dari perwakilan Jawatan Kuasa Pembangunan dan Keselamatan Kampung, Jabatan Kemajuan Masyarakat, dan pelaku usaha setempat. Tim Pengabdi menggunakan metode sosialisasi dan pendampingan praktik langsung. Peserta mempraktikkan cara memasak dan menghitung estimasi biaya produksi. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat pemahaman peserta mencapai rata-rata 89,8%. Edukasi ini berhasil membekali peserta dengan keterampilan teknis dan pemetaan peluang bisnis kuliner baru. Kegiatan ini secara nyata membuka peluang kerja sama wirausaha lintas negara. Tim pengabdi merekomendasikan pendampingan pemasaran digital sebagai tindak lanjut program. Abstract. This community service activity aimed to introduce East Kalimantan’s traditional Nasi Kuning to Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Melaka, Malaysia. The program was conducted in Kampung Belimbing Dalam and involved 16 participants representing the Village Development and Security Committee, the Community Development Department, and local entrepreneurs. The service team employed socialization and hands-on mentoring methods to facilitate participants’ understanding and practical skills. Participants were trained in the preparation of Nasi Kuning and guided in calculating estimated production costs. The evaluation results indicated that the participants achieved an average level of understanding of 89.8%. The program successfully equipped participants with technical culinary skills and enhanced their awareness of potential business opportunities in the food sector. Furthermore, the activity fostered opportunities for cross-border entrepreneurial collaboration between Indonesia and Malaysia. As a follow-up initiative, the service team recommends providing digital marketing assistance to support business development and market expansion.
PEMBUATAN DAN PELATIHAN SISTEM INFORMASI DAN AKUNTANSI UNTUK SPPG (SATUAN PELAYANAN PEMENUHAN GIZI) HANDIL BAKTI 2, BARITO KUALA,KALIMANTAN SELATAN Rano Wijaya; Syaiful Hifni; Saprudin Saprudin; Isnawati Isnawati; Nor Hikmah; Achmad Suhaili; Ade Adriani; Sustinah Limarjani
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v10i1.2931

Abstract

Mitra sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Handil Bakti 2, Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah sistem pelaporan keuangan yang masih bersifat manual, tidak terintegrasi, serta belum mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku. Selain itu, terdapat keterbatasan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam penyusunan laporan keuangan yang akuntabel sesuai standar Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas SDM. Metode pelaksanaan meliputi survei pendahuluan, perancangan dan pembuatan software akuntansi terintegrasi, pelatihan teknis (penyusunan COA, jurnal, buku besar, hingga laporan keuangan), implementasi sistem, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. Luaran yang diharapkan dari program ini adalah tersedianya sistem informasi akuntansi berbasis komputer yang mampu menghasilkan laporan keuangan (Neraca, Laporan Laba Rugi, dan Arus Kas) secara akurat, cepat, dan sesuai standar IAI, sehingga mendukung tata kelola manajemen SPPG Handil Bakti 2 yang lebih baik dan akuntabel.  Abstract. The target partner in this community service activity is the Nutrition Service Unit (SPPG) Handil Bakti 2, Barito Kuala, South Kalimantan. The main problems faced by the partner are manual financial reporting systems, lack of integration, and non-compliance with applicable Financial Accounting Standards (SAK). Furthermore, there is a limitation in human resource (HR) competency regarding the preparation of accountable financial statements in accordance with the Indonesian Institute of Accountants (IAI) standards. This activity aims to provide solutions through technology development and HR capacity building. The implementation methods include preliminary surveys, design and development of integrated accounting software, technical training (arrangement of COA, journals, ledgers, to financial statements), system implementation, and continuous mentoring and evaluation. The expected output of this program is the availability of a computer-based accounting information system capable of producing financial statements (Balance Sheet, Profit/Loss Statement, and Cash Flow) accurately, quickly, and in accordance with IAI standards, thereby supporting better and more accountable management governance at SPPG Handil Bakti 2.
PERANCANGAN SISTEM KEARSIPAN ELEKTRONIK BERBASIS EXCEL VBA DI UNIT GENERAL AFFAIRS PT XYZ Visi Aulia Nisanur; Sri Raharso; Hidya Indira Lastari; Sri Surjani Tjahjawati; Ermina Tiorida; Sherry Novalia Fujiasti
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v10i1.2854

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menuntut organisasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan administrasi, termasuk dalam pengelolaan arsip. Namun, pengelolaan arsip di Unit General Affairs masih dilakukan secara manual sehingga proses pencatatan, penyimpanan, dan pencarian dokumen menjadi kurang efisien. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang sistem kearsipan elektronik surat masuk dan surat keluar berbasis Microsoft Excel VBA guna meningkatkan efisiensi kerja administrasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui tahapan observasi, wawancara, analisis kebutuhan, perancangan, serta uji coba sistem. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mempermudah pengelolaan arsip secara lebih terstruktur, mempercepat proses pencarian dokumen, serta mendukung pemantauan data surat masuk dan surat keluar. Selain itu, sistem dapat dioperasikan tanpa menggunakan jaringan internet sehingga sesuai dengan kondisi kerja pengguna. Dengan demikian, sistem yang dirancang dapat menjadi solusi praktis dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan arsip serta berkontribusi terhadap pengembangan penerapan teknologi di bidang administrasi perkantoran. Abstract. The development of information technology requires organizations to improve the efficiency and effectiveness of administrative management, including records management. However, records management in the General Affairs Unit is still done manually, so the processes of recording, storing, and finding documents are less efficient. This community service activity aims to design an electronic records management system for incoming and outgoing letters based on Microsoft Excel VBA to improve administrative efficiency. The method used is descriptive qualitative, including observation, interviews, needs analysis, system design, and system testing. The results show that the system helps users manage records in a more structured way, makes document searching faster, and supports the monitoring of incoming and outgoing letters. In addition, the system can be used without an internet connection, so it fits the users’ working conditions. Therefore, the system can be a practical solution to improve records management and support the use of simple technology in office administration
PENGUATAN KEBERADAAN UMKM GULA MERAH DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA DI KAMPUNG DUMARING Lisa Puspitasari; Wahid Hasyim; Gunawan Wibisono; Omar Dhanny; Elyana Elyana; Maria Seotiana Uto Kenin; Henny Fariha
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v10i1.2882

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Salah satu potensi unggulan terdapat pada usaha pengolahan gula merah di Desa Dumaring, Kabupaten Berau, yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan keluarga, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya usaha kreatif dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga dan desa melalui pengembangan usaha gula merah. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku usaha, perangkat desa, dan masyarakat mengenai peningkatan produktivitas, strategi pemasaran digital, serta pengemasan produk yang lebih menarik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait pemasaran digital dan inovasi kemasan. Namun, UMKM masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, akses pasar, teknik produksi yang masih tradisional, serta lemahnya manajemen usaha. Oleh karena itu, diperlukan penguatan melalui peningkatan kapasitas SDM, penerapan teknologi tepat guna, inovasi produk, pengembangan jaringan pemasaran, serta dukungan pemerintah agar usaha gula merah berkembang secara berkelanjutan. Abstract. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in improving community welfare, particularly in rural areas. One promising sector is brown sugar processing in Dumaring Village, Berau Regency, which contributes to household income, job creation, and local economic growth. This community service program aimed to strengthen entrepreneurs' understanding of the importance of creative business development in enhancing household and village economies through brown sugar production. A qualitative approach was employed through socialization and mentoring activities involving business owners, village officials, and local residents. The program focused on increasing production capacity, introducing digital marketing strategies, and improving product packaging to enhance market appeal. The results showed that participants gained better knowledge of digital marketing and packaging innovation. Nevertheless, several challenges remain, including limited business capital, restricted market access, traditional production methods, and weak business management. To address these issues, strengthening strategies are needed through human resource capacity building, the adoption of appropriate technology, product innovation, expanded marketing networks, and support from the government and relevant institutions. These efforts are expected to promote sustainable business growth while improving community welfare and supporting local economic development.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DESA MELALUI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL: STUDI KASUS KADER PKK DAN WANI LEMPER DESA AMPELSARI Khairun Nisa Meiah Ngafidin; Sarah Astiti; Dwi Mustika Kusumawardani; Sisilia Thya Safitri; Rona Nisa Sofia Amriza; Sukmadiningtyas Sukmadiningtyas
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v10i1.2913

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan platform media sosial menawarkan peluang transformatif bagi pemberdayaan sosial-ekonomi perempuan di wilayah pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan digital (digital divide) dan meningkatkan kompetensi teknologi pada 30 orang kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan komunitas WANI LEmPER di Desa Ampelsari, Kabupaten Kebumen. Pelaksanaan dilakukan melalui metode workshop dan pendampingan partisipatif pada 12 Maret 2026, mencakup materi literasi digital dasar, strategi branding, content planning, hingga praktik penyuntingan video menggunakan InShot. Berdasarkan analisis data kuesioner evaluasi, kegiatan ini terbukti efektif mengatasi hambatan psikologis (“gagap digital”) dengan 100% responden menyatakan kepuasan (Setuju/Sangat Setuju) terhadap kebermanfaatan pelatihan. Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) dan Resource-Based View (RBV) digunakan untuk menganalisis bagaimana kompetensi teknologi mengubah media sosial menjadi modal strategis tak berwujud. Hasil analisis menunjukkan bahwa intervensi literasi digital berhasil memfasilitasi pemberdayaan multidimensi (personal, sosial, dan ekonomi) serta membangun ketahanan wirausaha (entrepreneurial resilience). Rekomendasi tindak lanjut berfokus pada pelatihan public speaking dan penulisan jurnalistik guna memaksimalkan partisipasi UMKM perempuan dalam Social Commerce.  Abstract. The advancement of digital technology and social media platforms presents transformative opportunities for the socio-economic empowerment of women in rural areas. This community service initiative aims to bridge the digital divide and enhance the technological competencies of 30 cadres from the Family Welfare Empowerment (PKK) organization and the WANI LEmPER community in Ampelsari Village, Kebumen Regency. The program was implemented through workshops and participatory mentoring on March 12, 2026, covering topics ranging from fundamental digital literacy, branding strategies, and content planning, to practical video editing using the InShot application. Based on the analysis of evaluation questionnaire data, the intervention proved highly effective in overcoming psychological barriers (digital anxiety), with 100% of the respondents expressing satisfaction (Agree/Strongly Agree) regarding the utility of the training. The Technology Acceptance Model (TAM) and Resource-Based View (RBV) approaches were utilized to analyze how technological competencies transform social media utilization into an intangible strategic asset. The analytical findings indicate that the digital literacy intervention successfully facilitated multidimensional empowerment—encompassing personal, social, and economic dimensions—while fostering entrepreneurial resilience. Future recommendations focus on conducting advanced training in public speaking and journalistic writing to maximize the participation of women-led MSMEs within the Social Commerce landscape.