cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25983946     EISSN : 26142481     DOI : https://doi.org/10.35906/resona
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Kerupuk Gendar Sebagai Usaha Skala Rumahan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Di Desa Malangke Kec. Malangke Kab. Luwu Utara Indra Kusdarianto; Andi Nurul Mukhlisa
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.118 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v2i1.308

Abstract

Kuliah Kerja Lapang - Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) bertujuan untuk melaksanakan fungsi tridharma perguruan tinggi bagi setiap Dosen STIE Muhammadiyah Palopo. Salah satunya tridharma tersebut adalah melaksanakan pengabdian masyarakat dengan “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Kerupuk Gendar Sebagai Usaha Skala Rumahan dalam Meningkatkan Kesejahteraan di Desa Malangke Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara”. Permasalahan dalam pengabdian tersebut adalah (1) Usaha ini belum dikelola secara propesional sehingga krupuk gendar di masyarakat mulai terkikis oleh makanan modern,(2) Belum ada pembinaan dari intansi terkait, seperti pelatihan kewirausahaan tetang pengolaan kerupuk gendar sebagai usaha rumahan, (3) Masyarakat terkendala permodalan dan akses pemasaran. Metode pendekatan dalam program tersebut meliputi : (1) Peragaan, yaitu melalui presentasi dan demontrasi pembuatan krupuk gendar. (2) Pelatihan-Pelatihan kepada masyarakat tentang kewirausahaan, (3) Semua kegiatan program tersebut didampingi oleh tim pelaksana. Hasil yang dicapai dalam program KKN-PPM adalah (1) Produk Kerupuk Gendar bentuk kemasan (2) Artikel  ilmiah. Untuk lebih memudahkan pemahaman bagi masyarakat sasaran dilakukan praktek langsung dalam setiap tahapan pembuatan kerupuk gendar. Dari hasil peragaan tersebut masyarakat sasaran dapat menerapkan pengolaan kerupuk gendar sebagai usaha skala rumahan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Malangke Kecamaan Malangke  Kabupaten Luwu Utara.
Lembaga Pemerhati, Pemberdayaan Masyarakat (Lppm) Fayadh Menjawab Tantangan Dunia Usaha Dan Industri (Dudi) Di Kota Palopo Seriyanti Seriyanti
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.81 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v3i1.315

Abstract

Maraknya usaha-uasaha yang dilakukan sebagaian masyarakat kota palopo dibidang fashion melalui sosial media perlahan menggerus usaha-usaha  mandiri masyarakat pada umumnya di kota palopo khususnya, bagaimana tidak sebagian besar masyarakat kota palopo telah melirik usaha bisnis secara On-Line alhasil Dunia Usaha dan Industri kekurangan tenaga-tenaga ahli yang memiliki keterampilan khusus seperti menjahit. Karena masyarakat lebih memilih berbisnis secara On-Line yang menjanjikan. Dengan demikian masyarakat yang berkualifikasi pendidikan rendah dan tidak memiliki skill lambat laun akan menambah jumlah pengangguran dikota Palopo. Oleh karena itu DU-DI memberikan peluang bagi Lembaga Kursus dan Pelatihan untuk dapat menyerap sebanyak-banyaknya tenaga-tenaga kerja yang terampil yang siap diserap oleh Du-DI. Menanggapi permasalahan ini LPKS-LPPM Fayadh hadir mejawab tantangan DU-DI sekaligus membantu pemerintah dalam mengatasi jumlah pengangguran di Kota Palopo. Hasil dari pelatihan dapat disimpulkan bahwa secara umum seluruh peserta memberikan respon positif, memiliki kompetensi melalui skill yang didapatkan serta siap menjadi wirausaha mandiri. Kendala yang ditemukan beberapa peserta tidak dapat mengikuti program secara penuh dikarenakan waktu dan kesempatan yang diberikan tidak dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya sehingga merugikan dirinya sendiri. Demikian perlu dilaksanakan kegiatan pelatihan secara berkala dan berkelanjutan.
Sosialisasi Pengemasan Kue Tradisional Di Desa Sepabatu, Kec. Tinambung, Kab. Polewali Mandar Mujirin M Yamin; Endriady Edy Abidin; Sulaeman Sulaeman
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.638 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v2i1.309

Abstract

Tanah Mandar memiliki cukup banyak aset kultural yang bernilai ekonomis baik secara potensi dan bernilai tambah jika dikembangkan lebih jauh. Salah satunya adalah kue-kue tradisional. Kue-kue yang merupakan warisan sosio-kultural-historis ini akan menjadi sebuah medium peningkatan pendapatan masyarakat yang baik, dalam hal ini industri rumahan, jika dikelola dan diberikan nilai tambah yang tepat. Nilai tambah yang dapat diberikan dalam konteks pengembangan kewirausahaan dalam konteks pengabdian kepada masyarakat ini adalah sosialiasi dan pelatihan singkat tentang kemasan dan pemberian label. Selain juga dilakukan promosi singkat tentang produk-produk kue setempat kepada tamu yang datang. Pengabdian yang dilakukan mendapat antusiasme yang baik dari pihak pemerintah desa dan masyarakat di Desa Sepabatu. Pengabdian yang dilakukan berupa sosialisasi singkat. Dengan tambahan pengetahuan ini diharapkan masyarakat mendapat asupan wawasan dan pengetahuan dalam memperbaiki kemasan dan label produk yang mereka buat.
PKM Kelompok Home Industri “Bagea” di Kelurahan Dangerakko Kecamatan Wara Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan Yuli Setiawati; Suhandra Makkasau
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.054 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v3i1.317

Abstract

Masalah kemiskinan di Indonesia ditandai oleh rendahnya mutu kehidupan masyarakat yang ditunjukan oleh masih rendahnya indeks pembangunan masyarakat. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi semakin meningkatnya masyarakat miskin maka, salah satu upaya pemerintah melalui penerapan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah membuka peluang seluas-luasnya membantu masyarakat dengan bekerjasama dengan perguruan tinggi yang memiliki sumber daya manusia yang cukup handal.Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Kelompok Home Industri bageadilaksanakan sebagai bentuk keresahan akademisi akan pemanfaatan sagu sebagai sumber makanan yang sangat kaya gizi, yang hanya sebatas untuk dikonsumsi saja. Maka dari itu dengan adanya program kemitraan masyarakat ini kiranya dapat memberdayakan masyarakat melalui rekruitmen warga masyarakat yang didominasi oleh ibu rumah tangga sebagai tenaga kerja. Olehnya itu, dibutuhkan strategi pemberdayaan Industri kecil meliputi strategi manajemen inovasi dan teknologi, pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga, dan anak remaja yang putus sekolah.Adapun target luaran darikegiatan ini adalah agar semua masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih baik melalui pengembangan sistem kelompok home industri, sehingga secara otomatis dapat menaikkan pendapatan masyarakat. Untuk merealisasikan rencana hibah ini maka metode yang dilakukan adalah mengunjungi kelompok/masyarakat yang akan dibina, membentuk binaan berupa kelompok Home Industri Bagea, melakukan pelatihan memperbaiki mutu produk, pembuatan kemasan/Brand, stimulus modal, Pelatihan Analisis Usaha dan pengembangan usaha..
Pelatihan Penggunaan Metode Wordwall Untuk Meningkatkan Kosa Kata Siswa Di Desa Cenning Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara Puspa Sari; Harmita Sari
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.837 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v2i1.310

Abstract

Penguasaan bahasa inggris bagi siswa saat ini telah menjadi suatu hal yang sangat diharapkan. Namun, berdasarkan perkembangan yang ada, para siswa kerap mendapatkan kesulitan dalam proses pembelajarannya. Salah satu metode yang dapat mengatasi hal ini adalah Metode Wordwall. Metode ini dapat digunakan meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa inggris. Program pelatihan ini dilakukan di Desa Cenning, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara. Diikuti oleh para siswa SMP dan SMA di lingkungan desa tersebut. Pelatihan ini mendapatkan respon yang baik dan dengan hasil yang positif pula. Namun demikian, harus tetpa dilakukan pengulangan agar metode ini tetap berjalan dan mendapatkan hasil yang baik di masa depan.
Penyuluhan Perencanaan Keuangan Keluarga Islami Warga RT Kuncen Sukoharjo Muhammad Hanif Al-Hakim; Azhar Alam; Ade Indra
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.732 KB) | DOI: 10.35906/resona.v3i2.354

Abstract

Abstrak. Para anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di daerah Kuncen Sukoharjo belum memiliki pengetahuan tentang urgensi perencanaan keuangan keluarga, padahal wawasan tersebut penting untuk dipahami terutama oleh ibu-ibu sebagai pemegang kas rumah tangga. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (1) Menimbulkan kesadaran dan mengubah persepsi umum tentang perencanaan keuangan keluarga (2) Menambah wawasan masyarakat tentang penerapan ilmu pembukuan sederhana untuk pengaturan sebuah keluarga. Metode untuk memenuhi tujuan tersebut adalah ceramah dan dialog interaktif. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini: (1) Timbulnya kesadaran anggota PKK RT 1 RW 12 tentang pentingnya pengetahuan akan perencanaan keuangan keluarga, dan (2) Anggota PKK RT 1 RW 12 dapat mempraktekkan pengetahuan yang akan didapatkan lewat penyuluhan ini dalam lingkungan rumah tangga mereka masing-masing.  Abstrack.  Members of Empowerment and Family Welfare (PKK) in the Kuncen Sukoharjo area did not yet know the urgency of family financial planning, even though this insight was essential to understand, especially by mothers as household cash holders. The objectives of community service activities were (1) Raising awareness and changing general perceptions about family financial planning (2) Adding public insight into the application of pure bookkeeping knowledge to the management of a family. The methods for meeting these objectives were lectures and interactive dialogue. There were two results from this community service activity; they were (1) Awareness of PKK RT 1 RW 12 members about the importance of knowledge about family financial planning. (2) PKK RT 1 RW 12 members can practice the knowledge that will be obtained through this counseling in the home environment in their respective steps.
Pengabdian Kefarmasian “Ayo Buang Sampah Obat” di Kelurahan Latuppa Kecamatan Mungkajang Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan ervianingsih ervianingsih; Hurria Hurria; Chitra Astari; Izal Zahran; Murni Mursyid; Al Syahril Samsi
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.53 KB) | DOI: 10.35906/resona.v3i2.381

Abstract

Abstrak. Bulan Juli 2019, masyarakat dikejutkan dengan adanya peredaran obat ilegal dan palsu yang bersumber dari pemanfaatan obat kedaluwarsa atau rusak yang dibuang sembarangan. Hasil pengawasan Badan POM menunjukkan bahwa temuan obat ilegal dan palsu cenderung menurun, yaitu 29 perkara pada tahun 2017, 21 perkara pada tahun 2018, dan 8 perkara pada awal tahun 2019. Untuk memberantas peredaran obat ilegal dan penyalahgunaan obat, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah Palopo menerapkan kebijakan berbasis kolaboratif dan sinergis bersama lintas sektor khususnya organisasi profesi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) PC Kota Palopo melalui Gerakan “Ayo Buang Sampah Obat” di Kelurahan Latuppa Kecamatan Mungkajang Kota Palopo. Gerakan ini merupakan salah satu gerakan pemberdayaan masyarakat yang tidak terpisahkan dari Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat (Aknas POIPO) yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia tahun 2017 lalu. Sebagai keberlangsungan terhadap peningkatan kesehatan dan kesejahteraan melalui pencegahan peredaran obat ilegal dan penyalahgunaan obat, pada 29 September 2019 Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah Palopo melakukan pengabdian berjudul “Ayo Buang Sampah Obat”. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah Palopo mengedukasi masyarakat untuk waspada terhadap obat ilegal dan palsu dengan cara Buang Sampah Obat Kadaluwarsa dan Rusak dengan benar.  Abstract. In July 2019, the community was shocked by the circulation of illegal and counterfeit drugs that originated from the use of expired or damaged drugs that were discarded carelessly. The results of the supervision of the POM show that the findings of illegal and fake drugs tend to decrease, namely 29 cases in 2017, 21 cases in 2018, and 8 cases in early 2019. To eradicate the circulation of illegal drugs and drug abuse as well as increasing the degree of public health, the University of Muhammadiyah Palopo Pharmacy Study Program applies collaborative and synergistic based policies together across sectors. This action was moved by especially the professional organization of the Indonesian Pharmacist Association (IAI) PC Palopo through the "Let's Remove Trash Medicine" Movement in Latuppa Village, Mungkajang District, Palopo City. This movement is one of the community empowerment movements that is inseparable from the National Action to Eradicate Illegal Drugs and Drug Abuse (Aknas POIPO), which was launched by the President of the Republic of Indonesia in 2017. As a continuation of improving health and well-being through prevention of the circulation of illegal drugs and drug abuse, on September 29, 2019, the Pharmacy Study Program at the University of Muhammadiyah Palopo conducted a service titled "Let's Remove Drug Waste." Through this community service activity, the Pharmacy Study Program at the University of Muhammadiyah Palopo educates the public to be aware of illegal and counterfeit medicines by disposing of Expired and Damaged Medicines Waste Correctly.
MAKSIMALISASI ALAT PERAGA EDUKATIF SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN POS PAUD DI WILAYAH KELURAHAN MERJOSARI KOTA MALANG Adya Hermawati; Choirul Anam
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.394 KB) | DOI: 10.35906/resona.v3i2.400

Abstract

Abstrak. Peran Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) signifikan dalam  masyarakat  karena dikelola dengan prinsip “dari, oleh dan untuk masyarakat”. Namun demikian, Pos Paud yang ada di  RW wilayah  Kelurahan Merjosari Malang, dalam prakteknya beberapa masih menemui banyak kendala. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan sarana dan prasarana. Kegiatan  Pengabdian Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan solusi alternatif terhadap beberapa permasalahan yang dihadapi oleh dua Pos PAUD di wilayah Kelurahan Merjosari Malang. Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan Iptek Bagi Masyarakat (Pengabdian Masyarakat) adalah berupa alat peraga edukatif/APE motorik kasar (outdoor), pagar besi, meja dan  kursi warna warni standard untuk siswa usia dini kususnya Pos Paud, loker warna warni, lemari arsip untuk menyimpan dan  mengamankan dokumen dokumen Pos Paud , kursi guru, meja pentas kreasi siswa,  pelatihan manajemen pengelolaan dan pengembangan Pos PAUD dengan konsep POAC, alat peraga edukatif/APE motorik halus ( indoor), pelatihan dan pendampingan tata kelola  administrasi keuangan oraganisasi Pos PAUD, serta pembuatan   buku  panduan  ISBN tentang Manajemen Pengelolaan dan pengembangan Organisasi (Pos Paud) berbasis Planning, Organizing, Actuating and Controlling (POAC). saran yang dapat membangun dalam peningkatan kinerja yaitu agar Pos Paud yang ada di wilayah RW di Kelurahan Merjosari Malang (Pos Jaya Kusuma  maupun Mawar Merah) benar-benar dapat memanfaatkan bantuan dengan merawat bantuan sarana dan prasarana yang telah diberikan serta dapat mengaplikasikan teori-teori dalam pelatihan.  Abstract. The Early Childhood Education Post (PAUD) role is significant in the community because it managed by the principle of "from, by, and for the community." However, Pos Paud, which is in the RW area of Merjosari Malang, in practice, some still encounter many obstacles. Community Service Activities are carried out to provide alternative solutions to some of the problems faced by two PAUD posts in the Merjosari Kelurahan region of Malang. The results achieved in the implementation of Science and Technology for the Community (Community Service) were educative props/rough motorized APE (outdoor), iron fences, colorful colored tables, and chairs for early childhood students specifically the Pos Paud, bright lockers, file cabinets to store and secure Pos Paud documents, teacher chairs, student creation tables, management training and development of PAUD Posts with POAC concepts, educative props / excellent motorized APE (indoor), training and assistance in financial administration governance of PAUD Post organizations. The result also included the making of ISBN handbook on Management of Organizational and Organizational Development (Pos Paud) based on Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC). The suggestions for the Pos Paud in the RW area in Merjosari Malang (Pos Jaya Kusuma and Mawar Merah) were to keep improving their performance and keep the care of facilities and infrastructure that have been given and can apply the theories in training
MODEL SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU TAMAN KANAK-KANAK DI KOTA PALOPO Hajeni Hajeni; Abdul Kadir; Nurwahidin Hakim
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.142 KB) | DOI: 10.35906/resona.v3i2.357

Abstract

Abstrak. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan fungsi manajemen, bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan model supervisi akademik pengawas dalam meningkatkan kompetensi guru Taman Kanak-kanak di Kota Palopo (2) mengetahui usaha pengawas dalam meningkatkan kompetensi guru Taman Kanak-kanak di Kota Palopo (3) menentukan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan supervisi akademik pengawas pada Taman Kanak-kanak di Kota Palopo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Model Supervisi yang digunakan adalah model supervisi tradisional/konvensional. (2) Usaha yang dilakukan pengawas untuk meningkatkan kompetensi guru Taman Kanak-kanak di Kota Palopo belum maksimal karena tindak lanjut hasil supervisi. (3) Kendala tidak maksimalnya pelaksanaan supervisi oleh pengawas karena ketidaksiapan guru untuk disupervisi baik dari segi mental maupun kelengkapan administrasi. Penelitian berimplikasi pada perbaikan model supervisi akademik pengawas untuk meningkatkan kompetensi guru Taman Kanak-kanak di Kota Palopo, peningkatan usaha pengawas dalam meningkatkan kompetensi guru Taman Kanak-kanak di Kota Palopo serta meminimalisir faktor penghambat pelaksanaan supervisi akademik pengawas pada guru Taman Kanak-kanak di Kota Palopo. Secara praktis, perlu peningkatan kompetensi pengawas, terutama kompetensi supervisi akademik yang berkaitan dengan peningkatan kualitas guru dan kualitas pembelajaran.  Abstract.  This research is qualitative research with a descriptive approach. The approach used is the management function approach, aimed at describing the supervisory, knowing supervisors' efforts to enhance the competency of kindergarten teachers and determine the supporting and inhibiting factors for the implementation of supervisory, academic supervision in kindergarten in Palopo City. The results of this study indicate that the Supervision Model used is a traditional/conventional supervision model which has not maximized yet. The second, Efforts by supervisors to improve the competency of kindergarten teachers have not been maximized because the follow-up to supervision results is only carried out by supervisors in the form of teacher working groups. The last result is about the obstacles, they were not the maximum implementation because teachers did not prepare to be supervised. The research has implications for improving the supervisory, academic supervision model to enhance the competency of kindergarten teachers in Palopo City, increasing supervisors' efforts to strengthen the competence of kindergarten teachers in Palopo City and minimizing the inhibiting factors for the implementation of supervisory, academic supervision on Kindergarten teachers in the City Palopo. Practically, it is necessary to increase the competency of supervisors, especially academic supervision competencies related to improving the quality of teachers and the quality of learning.
Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di MTs Mizanul Ulum Sanrobone Kabupaten Takalar Umar Mansyur; Rahmat Rahmat
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.246 KB) | DOI: 10.35906/resona.v3i2.383

Abstract

Abstrak. Gemar membaca berperan penting dalam pendidikan. Sejauh ini praktik pendidikan yang berjalan di sekolah belum memperlihatkan fungsi sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang berupaya menjadikan warganya menjadi gemar dan terampil membaca-menulis. Rendahnya budaya literasi masih menjadi masalah serius yang dihadapi pemerintah. Berbagai program dicanangkan, salah satunya Gerakan Literasi Sekolah (GLS). GLS adalah upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga sekolah dan masyarakat sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menumbuhkembangkan budi pekerti siswa di MTs Mizanul Ulum Sanrobone Kabupaten Takalar melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah agar menjadi pembelajar sepanjang hayat. Metode yang digunakan adalah praktik, ceramah, dan penyuluhan. Iptek yang ditransfer dibagi dalam tiga tahapan, yakni pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. Hasil kegiatan yang dicapai antara lain: pembiasaan membaca 15 menit sebelum/sesudah jam pelajaran, menyalurkan donasi buku dan menata perpustakaan sekolah, menciptakan lingkungan sekolah yang kaya teks, pemasangan poster motivasi literasi di ruang kelas dan perpustakaan, menata kelas yang nyaman untuk siswa belajar, serta menyosialisasikan program literasi kepada guru dan pustakawan sekolah. Kendala yang temukan adalah minimnya referensi yang tersedia di perpustakaan sekolah, terutama buku-buku nonpelajaran, seperti buku-buku sastra, sejarah populer, dan sebagainya.  Abstract. Reading fondness plays a vital role in education. So far, the practice of teaching that runs in schools has not shown the function of schools as learning organizations that seek to make their citizens fond and skilled in reading and writing. The low culture of literacy is still a severe problem faced by the government. Various programs were launched; one of them was the School Literacy Movement (GLS). GLS is a comprehensive effort involving all school and community members as part of the education ecosystem. The purpose of this community service activity is to foster student morale at Mizanul Ulum Sanrobone Takalar District through the culture of the school literacy ecosystem, which is manifested in the School Literacy Movement to become a lifelong learner. The method used is practice, lecture, and counseling. The transferred science and technology are divided into three stages, namely habituation, development, and learning. The results of this activity were there is an improvement in reading habits 15 minutes before or after class, and the school library starts to donate and organize its assets. Creating a school environment that is rich in text, mounting motivational posters in classrooms and libraries, arranging comfortable classes for students to learn, and disseminating literacy programs to teachers and school librarians also became the outcome of this activity. The obstacle found was the lack of references available in school libraries, especially non-learning books, such as literary books, modern history, and so on.

Page 3 of 18 | Total Record : 171