AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Articles
42 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7 No 4 (2023): November"
:
42 Documents
clear
Optimalisasi Pemberian Asuhan Keperawatan Dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Keperawatan
Aco Mursid;
Ariyanti Saleh;
Silvia Malasari;
Nur Badriani Amahoru
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v6i5.5063
Salah satu tugas perawat dalam menyelenggarakan praktik keperawatan adalah sebagai pemberi asuhan keperawatan. Pemberian asuhan keperawatan sangat penting dalam proses pelayanan keperawatan untuk menunjang penigkatan mutu pelayanan kesehatan. Namun dalam pelaksanaannya seringkali tidak maksimal dikarenakan tidak adanya panduan dalam pemberian asuhan keperawatan. Oleh karena itu, dibutuhkan panduan yang baku sebagai standar pemberian asuhan keperawatan di Rumah Sakit. Sehingga dilakukan pendampingan penyusunan panduan asuhan keperawatan. Metode pelaksanaan ini dimulai dari penentuan masalah, identifikasi dan penentuan prioritas masalah, analisis masalah dan rencana kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah In House Workshop peningkatan mutu dan asuhan keperawatan, serta pendampingan penyusunan panduan. Pelaksanaan in house workshop berjalan dengan baik dan antusias peserta cukup tinggi yang terdiri dari 41 peserta. Sedangkan hasil pendampingan penyusunan Panduan yaitu terdiri dari tim penyusun sebanyak 14 orang telah memahami proses penyusunan dan menyelesaikan Panduan Asuhan Keperawatan 10 penyakit. Kegiatan ini dapat memberikan perubahan positif terhadap sumber daya yang ada di Rumah Sakit. Perubahan tersebut berupa timbulnya motivasi dan upaya dalam meningkatkan pelayanan keperawatan. Hal tersebut dilakukan dengan membentuk tim penyusun Panduan Asuhan Keperawatan dan berhasil menyelesaikan sebanyak 10 penyakit terbanyak di Rumah Sakit. Diharapkan panduan tersebut dapat digunakan dalam pelayanan keperawatan sebagai bentuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit.
Pemeliharaan Kesehatan Mata Siswa Kelas 1 SD Kr. Baptis Surabaya Saat Proses Belajar dari Rumah
Victor Tandean;
Hudi Winarso;
Florence Pribadi;
Permata Ayu Sofyan;
Casey Clarissa Gondo;
Adinda Zharifah Putri Setiawan
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.9457
Pelaksanaan belajar dari rumah meningkatkan paparan anak pada gawai. Penggunaan gawai oleh anak usia sekolah, perlu dibarengi dengan pendampingan orang tua agar dapat mengendalikan durasi dan konten yang diakses. Penggunaan gawai berlebihan berpotensi menimbulkan gangguan tajam penglihatan (miopia). Anak dengan gangguan tajam penglihatan perlu terapi kacamata agar dapat berfungsi dengan baik di lingkungannya dan mencegah perburukan penyakit. Pada umumnya anak tidak mengeluhkan tentang gangguan penglihatan, tetapi ada tanda yang dapat diperhatikan oleh orang tua atau guru yaitu sering menyipitkan/mengusap mata, melihat dengan jarak sangat dekat atau sering mengeluh pusing atau mual. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemeliharaan kesehatan mata siswa kelas 1 di SD Kr. Baptis Surabaya. Metode yang digunakan adalah dengan diskusi kelompok terfokus, webinar tentang kesehatan mata, cara menjaga dan mencegah perburukan gangguan penglihatan pada guru dan wali murid, pemeriksaan tajam penglihatan dan koreksi kacamata untuk murid. Prevalensi gangguan tajam penglihatan pada murid sebesar 81.25% dan 50% diantaranya menderita astigmatisma miopia simpleks. Miopia pada anak perlu diterapi dengan kacamata untuk mencegah terjadinya miopia berat saat anak bertumbuh dewasa dan meningkatkan prestasi akademik serta membuka peluang karier masa depan anak. Program skrining tajam penglihatan mata anak di sekolah adalah langkah mudah deteksi dini gangguan tajam penglihatan untuk optimalisasi perkembangan anak bangsa.
Pengolahan Daun Kelor sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Tambak Sawah
Rifa'atul Maftuhah;
Aulia Nuril Islamy;
M. Rauf Elvandi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.10250
Tambak Sawah merupakan salah satu desa Industri di Kecamatan Waru Sidoarjo tetapi disana tumbuhan daun kelor sangat melimpah. Namun belum dimemanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Mengingat selama ini daun kelor hanya digunakan intuk memandikan jenazah. Selain itu manfaat daun kelor adalah menurunkan diabetes, kanker serta dapat membantu mempelancar ASI. Sehingga Tim KKN BTV Waru Universitas Muhammadiyah Surabaya berinisiatif mengolah daun kelor menjadi aneka produk makanan dan kecantikan, guna membantu meningkatkan ekonomi kepada ibu-ibu PKK desa Tambak Sawah. Berdasarkan analisis tersebut maka kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan dengan tujuan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tambak Sawah. Berdasarkan hasil evaluasi tindak lanjut juga terekam, beberapa manfaat praktis yang diperoleh oleh Ibu-ibu di Desa Tambak Sawah Kecamatan Waru, yaitu mereka mendapatkan informasi yang jelas dan utuh mengenai hakekat pemberdayaan masyarakat dari segi pengetahuan dan keterampilan. Bermakna untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru yang sifatnya inovatif dari pengembangan industri rumah tanggga, ibu-ibu yang menjadi peserta pelatihan memperoleh gambaran yang jelas mengenai langkah pengembangan iklim usaha dengan memanfaatkan daun kelor, peserta pelatihan juga mendapatkan gambaran yang jelas dan utuh tentang manfaat limbah jika dikelola dengan baik. Rencana tahapan berikutnya adalah Pendampingan pemasaran olahan daun kelor serta ijin BPOM sehingga didapatkan standar mutu baik kualitas maupun kuantitas yang standar dan bermutu dari produk.
Webinar Pelatihan Business Model Canvas untuk Pemetaan Ide Bisnis Wirausaha
Ahmad Azmy;
Handi Risza Idris;
Agung Priyono
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.10419
Pelatihan business model canvas merupakan wujud pengabdian masyarakat dari Program Studi Magister Manajemen Universitas Paramadina. Proses pelatihan ini merupakan kerjasama dengan Kelurahan Cilandak Barat Jakarta Selatan. Webinar ini ditujukan untuk memberikan kompetensi baru kepada para pengusaha pemula dalam pemetaan ide bisnis. Pelatihan ini menggunakan Business Model Canvas (BMC). Para peserta diarahkan untuk memetakan dalam 9 kotak yang ada pada model bisnis. Peserta webinar mampu melakukan observasi komponen apa saja yang belum ada pada implementasi bisnisnya. Narasumber membahas tentang konsep kewirausahaan yang dijelaskan oleh Dr. Handy Risza. Narasumber yang menjelaskan konsep Business Model Canvas adalah Dr. Ahmad Azmy. Acara ini dilakukan secara virtual menggunakan Zoom Meeting. Jumlah peserta sebanyak 63 orang. Peserta pelatihan diberikan simulasi penggunaan Business Model Canvas (BMC). Hasil feedback webinar menunjukkan peserta puas atas pelaksanaan webinar ini. Komponen penilaian dimulai dari panitia, akses zoom meeting, materi pelatihan, penjelasan dari narasumber, kertas kerja, keinginan peserta untuk mengaplikasikan business model canvas, dan peningkatan pengetahuan bisnis. Semua mendapatkan respon positif dari peserta pelatihan.
Pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan produk sabun handmade dan masker wajah organik di Mipitan Mojosongo Surakarta
Umi Fatmawati;
Harlita Harlita;
Meti Indrowati;
Dewi Puspita Sari;
Slamet Santosa
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.10469
Penggunaan sabun cuci tangan meningkat pesat di masa pandemi COVID-19. Masyarakat disarankan untuk sering mencuci tangan dengan sabun agar bakteri dan virus yang menempel di tangan mati dan tidak menginfeksi tubuh. Berdasarkan hal tersebut maka diadakan kegiatan pelatihan pembuatan sabun bagi warga di desa Mipitan Mojosongo Surakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih masyarakat agar terampil membuat sabun handmade yang murah, aman dan berkualitas yang tidak kalah dengan sabun produksi pabrik. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu sosialisasi praktik pembuatan sabun, pelatihan pembuatan sabun, dan evaluasi kegiatan. Pelatihan dilakukan secara offline dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Produk sabun yang dikembangkan adalah sabun batang dengan aromaterapi, sabun cair antiseptik dan sabun cuci piring berbahan dasar minyak goreng bekas. Selain itu, tim P2M juga membekali warga dengan keterampilan membuat produk masker wajah organik untuk kesehatan dan perawatan kulit. Hasil evaluasi dari kegiatan ini adalah sebanyak 90% anggota masyarakat yang mengikuti kegiatan pelatihan menyatakan bahwa pelatihan pembuatan sabun handmade dan masker organik sangat bermanfaat dan tertarik untuk mengembangkan produk di pasar komersial.
Pemberdayaan Kelompok Tani Wanita Desa Stabat Lama Barat dengan Pelatihan Pembuatan Asap Cair
Suherman Suherman;
Bekti Suroso;
Mukhtar Yusuf;
Ilmi;
M. Amirul;
Muchsin Harahap
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.10549
Desa Stabat Lama Barat merupakan salah satu desa di kecamatan Wampu Kabupaten Langkat. Sebagian besar petani didesa ini menggunakan pupuk kimia untuk meningkatkan nutrisi pada tanaman guna meningkatkan pertumbuhan tanaman. Penggunaan pupuk kimia menyebabkan tanah kehilangan unsur hara dan kerusakan lingkungan. Untuk menyelesaikan permasalahan mitra maka diperlukan sentuhan teknologi tepat guna untuk menyelesaikan masalah ini. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan bantuan mesin serta pelatihan dan pendampingan pembuatan asap cair (liquid smoke) kepada 2 (dua) Kelompok Tani Wanita (KTW). Pada kegiatan ini tim PkM memberikan bantuan dan pendampingan kepada kelompok petani wanita dalam pembuatan Asap cair dengan menggunakan mesin pirolisis (pembakaran) tempurung kelapa dan kayu yang mengandung senyawa lignin, selulosa, hemiselulosa serta senyawa karbon dimana proses ini terjadi tabung reaktor dan asap yang hasilkan dialirkan kedalam pipa kondensasi yang menghasilka asap cair. Pada kegiatan program kemitraan masyarakat (PkM) ini, mesin asap cair dirancang sedemikian rupa agar mendapatkan disain yang optimal. Proses manufaktur dan uji coba dilakukan di workshop kampus UMSU. Selanjutnya kelompok tani wanita diberikan bantuan mesin dan pendampingan pengoperasian mesin asap cair sehingga seluruh peserta pelatihan memahami pengoperasian dan memahami kegunaan asap cair dalam bidang pertanian.
Peningkatan Jumlah dan Kompetensi Nelayan Melalui Program Sosialisasi dan Magang, di Kalurahan Poncosari, Srandakan Bantul di Yogyakarta
Leni Sophia Heliani;
Suwarman Partosuwiryo1;
Juswono Budi Setiawan;
Widya Nayati;
Ahmad Sarwadi;
Suyanta Suyanta
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.10550
Pesisir DI Yogyakarta, Kalurahan Poncosari memiliki potensi sumberdaya perikanan dan kelautan yang belum dioptimalkan, yang disebakan oleh kurangnya jumlah dan keterampilan nelayan. Kegiatan Pengabdian masyarakat Desa Binaan melaksanakan pengembangan profesi nelayan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat, terutama generasi muda, terkait profesi nelayan. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi profesi nelayan dan magang nelayan untuk menambah jumlah (regenerasi atau pengkaderan nelayan). Hasil kegiatan sosialisasi diikuti oleh sekiat 40 orang pemuda, yang terdiri dari nelayan muda, petani, penambang pasir dan karang taruna. Hasil kuisioner sosialisasi menunjukan pengetahuan dan ketertarikan peserta terhadap profesi nelayan meningkat. Sosialisasi dilanjutkan kegiatan magang nelayang yang diikuti oleh 7 peserta dan dilaksanakan selama 4 hari, dengan hasil peningkatan kemampuan sangat baik, dimana peserta magang telah memiliki 90% kemampuan yang ditargetkan, sehingga dapat di klasifikasi pada nelayan pemula, berupa adaptasi dengan pelayaran, peningkatan keberanian dan keterampilan procedural pengoprasian dan penangkapan ikan dengan pendampingan
Dukungan Psiko-Spiritual PROLANIS melalui Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) pada Kelompok Penderita Diabetes Mellitus
Inggriane Puspita Dewi;
Nandang Jami’at Nugraha;
Endang Pujiastuti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.10682
Diabates Mellitus (DM) merupakan penyakit paliatif karena membutuhkan perawatan jangka panjang dan komprehensif. Dampak penyakit DM bukan hanya pada fisik, namun juga pada aspek psikologis atau mental dan spiritual, seperti cemas, stress dan depresi. Pemerintah mengupayakan penanganan penyakit DM ini melalui PROLANIS (program penanggulangan penyakit kronis) di PUSKESMAS. Salah satu PUSKESMAS yang menjalankan program ini adalah Kujangsari Kota Bandung, dengan peserta PROLANIS sebanyak 74 orang, namun keaktifan peserta berkisar antara 20 s.d 43 orang tiap bulannya. Program yang dilaksanakan adalah pendidikan kesehatan tentang diet, senam diabetes serta pengukuran kadar gula darah, intervensi dukungan psiko-spiritual belum termasuk ke dalamnya. Intervensi dukungan untuk kesehatan psiko-spiritual dilakukan melalui latihan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) pada peserta PROLANIS DM, dan terbukti mampu menjadi salah satu terapi self help, dengan adanya penurunan level cemas, dari rata-rata sedang dan berat (36%) menjadi didominasi oleh cemas ringan (74%).
Pengembangan Ekonomi Petani Bunga Rosella Dalam Peningkatan Pemasaran Produk Olahan Rosella Kecamatan Semen
Dwi Retno Adriani;
Fadli Mulyadi;
Jedda Ayu Inggrida;
Aulia Nadhirah;
Septian Maulana Purnama;
Wuwun Risvita
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.10711
Industri makanan dan minuman merupakan industri hilir dari sektor pertanian yang berpeluang menyerap tenaga kerja dan pemakaian produk dalam negeri, salah satunya adalah tanaman bunga rosella memiliki potensi besar menjadi bahan baku inovasi dalam industri makanan dan minuman. Salah satu sentra produksi bunga rosella berada di Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, yang mana umumnya rosella hanya dipasarkan dalam bentuk bunga kering dan kurang memiliki diversifikasi produk. Selain itu terbatasnya pengetahuan, keterampilan dan fasilitas produksi menyebabkan kelompok tani tidak memiliki motivasi dalam mengembangkan produk olahan bunga rosella. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat akan memberikan pelatihan manajemen usaha dan pendampingan usaha kepada kelompok tani dengan tujuan meningkatkan nilai jual bunga rosella serta meningkatkan nila jual melalui diversifikasi produk berupa minuman siap konsumsi dan tea bag siap seduh. Hasil kegiatan lain adalah memperoleh izin usaha dan pengembangan pelatihan terkait promosi serta pemasaran produk olahan bunga rosella baik secara offline maupun online dengan membuat e-commerce pada situs-situs penjualan.
Pengembangan Media Promosi dan Media Informasi Wisata di Kelurahan Batu Bersurat, Kabupaten Kampar, Riau
Kaspul Anuar;
Feblil Huda;
Warman Fatra;
Herisiswanto;
Gun Faisal;
Dedi Rosa Putra Cupu;
Sonia Somadona;
Musthafa Akbar;
Awaludin Martin;
Nazaruddin;
Syafri
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.10738
Potensi objek wisata yang terdapat di Batu Bersurat belum tergarap dengan serius dan maksimal. Hal ini dapat dilihat dari minimnya sarana informasi dan promosi terkait keberadaan objek wisata di wilayah ini. Selain itu, minimnya keberadaan sarana pendukung turut menjadi penyebab rendahnya kunjungan wisatawan di wilayah ini. Berdasarkan pada permasalahan tersebut. Tim melaksanakan kegiatan pengabdian dalam bentuk pengembangan sarana dan penyediaan akses informasi wisata dalam rangka meningkatkan minat dan kunjungan wisatawan di Kelurahan Batu Bersurat, Kabupaten Kampar. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan pembuatan foto udara dan foto landscape di area wisata Batu Bersurat dengan menggunakan wahana pesawat terbang tanpa awak tipe fixed wing. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan video udara sinematik dengan memanfaatkan dua unit pesawat tanpa awak tipe rotary wing (drone). Hasil dari pembuatan media promosi wisata berbentuk video udara sinematik, foto landscape dan foto udara, selanjutnya diintegrasikan ke dalam media informasi wisata berbasis website yang juga dibuat oleh tim pengabdian. Diharapkan dengan adanya media promosi dan media informasi wisata ini, memudahkan pengelola objek wisata di Batu Bersurat, untuk mempromosikan ke khalayak ramai terkait keindahan objek wisata yang terdapat di Batu Bersurat.