cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 20852487     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies Wiralodra University Indonesia. Focus of Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic education and Islamic Studies. The empirical research includes studies on the implementation of Islamic education in educational Islamic institution while theoretical study covers historical studies, expert finding and Islamic education content analysis from al-qur’an and hadist.
Arjuna Subject : -
Articles 878 Documents
Komparasi Pendidikan Islam Multikultural Indonesia dan India (Analisis Landasan Dan Pendekatan Kebijakan Pendidikan) M. Riski Kurniawan; Iqbal Mustakim; Fitri Oviyanti; Maryamah
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.621

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis secara mendalam tentang segala bentuk yang berkaitan pada perbandingan pendidikan Islam Multikultural antara di Negara Indonesia dan India. Adapun fokus pembahasan pada kajian penelitian ini melihat pada ranah landasan dan pendekatan pendidikan Islam Multikultural di dua negara. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan yang bisa dikenal dengan library research. Sehingga sumber data penelitian yang didapat berasal dari hasil buku, penelitian ataupun berbentuk kebijakan pemerintah yang itu berkaitan pada pendidikan Islam multikultural di dunia Negara tersebut. Hasil penelitian yang menjelaskan pada landasan pendekatan pendidikan Islam multikultural di Indonesia dan India diketahui melalui hasil ideologi bangsa, kebudayaan, kebijakan pemerintah dan agama yang mampu mempengaruhi dalam implementasi nilai-nilai yang ada. Adapun pendekatan yang dilakukan melalui kurikulum yang kemudian diaplikasikan pada pembelajaran di sekolah atau madrasah. Sebagai bentuk proses penanaman nilai dan proses pembiasaan diri dalam keberagaman itu sendiri dengan keterbukaan.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Dalam Pemenuhan Tuntutan Kompetensi Critical Thinking Di Era 21 Novita Hidayanti
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.628

Abstract

Kurikulum mengalami perubahan terus menerus dan membuat tuntutan kompetensi yang lebih pada system pendidikan. Hal itu membuat pemerintah memutuskan adanya pengembangan kurikulum pada era 21, khususnya pada pendidikan agama Islam. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam dan tututan kompetensi critical thinking. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library researc), teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi, ialah mengumpulkan dokumen – dokumen yang sesuai dengan judul penelitian, seperti buku, jurnal, artikel, dan sejenisnya, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Hasil dari penelitian ini yaitu dapat diketahui bahwa pengembangan kurikulum dilakukan dengan tujuan untuk menemukan rumusan terbaik dalam mengatur dan membuat seperangkat rencana mengenai tujuan, materi, dan bahan ajar guna menjadi panduan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu yang sudah disepakati. Kompetensi critical thinking dalam proses pembelajaran merupakan bagian dari tuntutan pengembangan kurikulum pendidikan. critical thinking merupakan kompetensi yang tidak hanya harus dimiliki oleh siswa tetapi juga harus dimiliki guru. Segala aktivitas yang membuat siswa berpikir kritis dalam memecahkan masalah, berkomunikasi, menyaring informasi, dan mencetuhkan inovasi bersama menjadi poin yang wajib ada dlam pembelajaran.
Upaya Guru Tahfidz dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa Kelas IX Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Sleman dalam Menghafal Al-Qur'an Aldi Wijaya Dalimunthe; Hukma Fikria Adira
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i2.639

Abstract

Menghafal Al-Qur'an ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan. Untuk mencapai titik dimana seseorang dapat menghafal Al-Qur'an, seseorang harus belajar membaca dan melafalkan Al-Qur'an terlebih dahulu. Oleh karenanya membutuhkan upaya yang ekstra dalam meningkatkan pada kemampuan mengafal al-Qur’an. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas ix Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Sleman, dengan mengangkat judul  upaya guru tahfidz dalam meningkatkan kemampuan menghafal al-qur’an siswa kelas Ix Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Sleman. Peneliti menggunakan pola penelitian kualitatif, yang mengharuskan mengamati orang (subjek) di lingkungan tempat tinggal mereka, berinteraksi dengan mereka, dan berusaha memahami bahasa dan interpretasi mereka tentang dunia. Sehingga teknik metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini menggunakan tiga metode tiga yang meliputi pada, observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil dari penelitian ini terdapat empat hal. Pertama upaya guru tahfidz tersebut berupa penguatan tim guru tahfidz, kedua memberikan motivasi kepada siswa, ketiga selalu membimbing siswa dalam muraja’ah dan menggunakan metode yang bervariasi, yang meliputi pada metode klasikal dan adaptasi. Maksud dari metode adaptasi ini yaitu mustim. Mustim ialah  singkatan dari musyafahah, ikrar, dan mudarrasah
Implementasi Reward-Punishment Dan Pembinaan Rohani Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru SMP Al-Qolam Muhammadiyah Gemolong Amir; Muthoifin
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.667

Abstract

Makalah ini membahas penerapan reward and punishment serta bimbingan spiritual dalam meningkatkan motivasi guru di SMP Al-Qolam Muhammadiyah Gemolong. Sekolah ini menekankan pendekatan religius pada reward dan punishment, dengan fokus pada aspek hati dan psikologis para guru. Penerapan reward and punishment dilakukan secara proporsional, dengan fokus pada pemberian penghargaan pada perilaku yang baik daripada menghukum perilaku yang buruk. Mazhab juga menekankan pentingnya bekerja untuk akhirat, bukan hanya untuk keuntungan duniawi. Makalah ini menyimpulkan bahwa penerapan reward and punishment, serta bimbingan spiritual, telah menghasilkan lingkungan kerja yang positif dan termotivasi bagi guru di SMP Al-Qolam Muhammadiyah Gemolong dan dapat diterapkan di lembaga lain untuk kualitas sumber daya manusia jangka panjang. Sekolah harus terus meningkatkan mutu dan standarnya.
Kontribusi Supervisi Kepala Sekolah Terhadap Kemampuan Guru Dalam Manajemen Kelas Di SD Negeri 02 Manggahang Teri Yanto; Hendi Suhendraya Muchtar; Dahlia Puspitasari; Fikry Ramadhan
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.680

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui Kontribusi Supervisi Kepala Sekolah Tterhadap Kemampuan Guru Dalam Manajemen Kelas Di SD Negeri 02 Manggahang. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif adalah sebuah penelitian yang dimaksudkan untuk mengungkap sebuah data empiris secara objektif ilmiah dengan berlandaskan pada logika keilmuwan, prosedur dan didukung oleh metodologi dan teoritis yang kuat sesuai disiplin keilmuwan yang ditekuni. Semua yang terjadi di lapangan dihubungkan dengan kenyataan atau fakta berdasarkan pertanyaan-pertanyaan, bukan dibuat-buat, kemudian dianalisis secara kualitatif. Kepala Sekolah sebagai Supervisor diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan melakukan supervisi terhadap proses pembelajaran guru di dalam kelas. Sebagai implikasinya perlu dilakukan langkah-langkah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam manajemen kelas, diantaranya: merencanakan supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru, melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat. Hasil Penelitian diatas, dapat dikemukakan dari hasil penelitian ini bahwa Supervisi kepala sekolah di SD Negeri 02 Manggahang berada diatas rata-rata, kemudian Kemampuan guru dalam manajemen kelas di SD Negeri 02 Manggahang berada diatas rata-rata, sehingga dapat disimpulkan bahwa Supervisi kepala sekolah berkontribusi terhadap kemampuan guru dalam manajemen kelas di SD Negeri 02 Manggahang berada diatas rata-rata.
Rekonstruksi Hukum Perkawinan Beda Agama Prespektif Hak Asasi Manusia Ibnudin; Ahmad Syathori; Didik Himmawan
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.706

Abstract

Perkembangan kasus perkawinan beda agama di Indonesia semakin meningkat, sementara Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan ternyata masih belum diatur secara jelas dan tegas, tidak seperti perkawinan campuran beda kewarganegaraan yang diatur dalam pasal 57 Undang-undang nomor 1 Tahun 1974. Berbagai hasil riset menunjukkan bahwa perkawinan beda agama terus terjadi dalam berbagai bentuk praktiknya di Indonesia dengan memanfaatkan celah-celah hukum dan keragaman interpretasi penafsiran tentang syarat sahnya perkawinan menurut hukum agama sebagaimana diatur dalam pasal 2 ayat (1) Undang undang Perkawinan No 1 Tahun 1974. Kondisi pengaturan yang demikian, berpotensi melanjutkan perdebatan panjang tak pernah usai sepanjang dinamika politik hukum perkawinan di Indonesia. Atikel ini ditulis dalam rangka mengkaji dan menjadi tawaran hukum mengenai persoalan perkawinan beda agama prespektif Hak Asasi Manusia (HAM) yang menjamin kepastian hukum, yaitu terpenuhinya hak moral dan hak legal yang menjunjung tinggi martabat kemanusiaan berdasarkan Pancasila dan Konstitusi Negara Indonesia yang kemudian bisa dijadikan solusi dan tawaran hukum.
Konsep Pendidikan Adab Dalam Pembaruan Pemikiran Pendidikan Islam Menurut Syed M. Naquib Al Attas Rifkah Dewi; Sigit Wibowo; Herawati
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.721

Abstract

Pendidikan adalah aspek fundamental dalam kehidupan, karena dalam pendidikan akan terbentuk manusia-manusia yang diharapkan mampu memakmurkan bumi. Meskipun demikian pada kenyataanya pendidikan yang diselenggarakan saat ini belum mampu menjawab persoalan degradasi moral para pelajar yang banyak ditemui baik secara langsung maupun dari media. Konsep pendidikan adab dalam dunia pendidikan sangat dubutuhkan dalam membentuk generasi yang kelak mampu memimpin peradaban manusia yang baik. Pada artikel ini penulis mengangkat tema pemikiran adab menurut Al-Attas. Penelitian ini menggunakan metodologi analisis pustaka dan lapangan. Hasil penelitian bahwa Pemikiran Pendidikan menurut Syed M.Naquib Al Attas adalah yang mampu membentuk individu-individu yang baik yang kemudian akan membentuk masyarakat yang baik dengan menggunakan transmisi Ta’dib. Pengadaban yang dilakukan oleh Sekolah adab insan mulia merupakan implementasi dari pemikiran Pendidikan Al Attas dimana Ta’dib merupakan ruh dalam proses kegiatan belajar yaitu mengutamakan penanamanan atau internalisasi adab pada murid ketimbang capaian kognif semata. 
Penerapan Reinforcement Positif Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Broken Home Patimah; Dwi Anita Alfiani; Siti Saniah
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.774

Abstract

Reinforcement positif merupakan respon positif yang ditunjukkan guru kepada siswa dengan harapan siswa tersebut dapat membiasakan perbuatan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan mendeskripsikan faktor pendukung serta penghambat dalam menerapkan reinforcement positif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa broken home. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskripstif kualitatif dengan dua jenis sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi yang dilakukan dengan mengamati proses pembelajaran, wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi dari narasumber mengenai faktor pendukung dan penghambat penerapan reinforcement positif, dan dokumentasi dilakukan untuk menelusuri data siswa broken home. Subjek penelitian ini yaitu 3 wali kelas dan 7 siswa broken home di MIN Kota Cirebon. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reinforcement positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa broken home cukup signifikan dengan memberikan kalimat positif berupa jawabannya tepat sekali. Menunjukkan gerak tubuh yang memberikan kesan baik berupa tepuk tangan. Memberikan penguatan melalui kontak fisik berupa berjabat tangan. Faktor pendukungnya adalah selalu mengedepankan kerjasama wali kelas dengan orangtua, adanya sarana prasarana yang memadai, siswa yang mempunyai cita-cita dan keinginan untuk belajar. Dan faktor penghambatnya, latar belakang siswa broken home dan karakteristik siswa yang berbeda.
Pengembangan Budaya Religius Sebagai Wadah Pembangunan Karakter Siswa MA Zainul Hasan 04 Dalam Menyongsong Masa Depan Di Era Society 5.0 Lailatul Rifqoh Izzati; Rico Supriyadi; Nur Fadhilatul Fitria; M. Fahim Tharaba
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.788

Abstract

Krisis moral yang terjadi di bangsa ini menjadi suatu kegelisahan untuk semua kalangan. Misal banyaknya krisis yang kompleks dari berbagai kejadian seperti bullying, penyalahgunaan obat terlarang, pergaulan bebas, dan pelecehan seskesual. Salah satu usaha yang dilaksanakan sekolah guna membangun karakter peserta didik yaitu melalui budaya religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Bentuk program pengembangan budaya religius di MA Zainul Hasan 04 Pakuniran: istighosah dan tahlil setiap pagi, kultum, pembiasaan 5S, shalat dhuha dan dzuhur berjamaah, membaca al-qur`an dan doa ketika memulai dan mengahiri  pembelajaran, perayaan hari besar Islam, kegiatan ekstrakurikuler keagamaan 2. Pelaksanaan budaya religius sebagai wadah membangunan karakter siswa MA Zainul Hasan 04 Pakuniran meliputi pembacaan istighosah dan tahlil bersama di depan kelas sebelum pembelajaran dimulai. Pembacaan istighosah  dan tahlil dipimpin salah satu peserta didik dan diakhiri dengan mauidzah hasanah, pembiasaan 5S, perayaan hari besar Islam dengan mengadakan berbagai perlombaan keagamaan, dan berbagai ektrakulikuler keagamaan seperti tahfidzul Qur`an, banjari, kitab kuning. 3. Dampak pengembangan budaya religius dalam membangun karakter siswa MA Zainul Hasan 04 Pakuniran 04 Di Era Society 5.0 adalah menjadikan karakter siswa yang berakhalakul karimah, karakter disiplin, karakter religius, karakter mandiri, karakter tanggung jawab.
Pelaksanaan Instrumen Non Tes Dalam Bimbingan Dan Konseling (Penelitian Di SMP Negeri 1 Balongan Indramayu) Evi Aeni Rufaedah; Didik Himmawan
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.543

Abstract

Bimbingan dan Konseling yang ada di sekolah merupakan salah satu faktor yang turut serta memperlancar proses belajar, layanan siswa dalam bentuk Non Tes merupakan salah satu teknik dalam bimbingan dan konseling yang ikut membantu individu (siswa) untuk mengembangkan bakat, minat serta memahami dirinya sesuai dengan kemampuan dan memecahkan berbagai masalah yang dihadapi siswa ke arah yang lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan Pelaksanaan Instrumen Non Tes dalam Bimbingan dan Konseling (Studi di SMP Negeri 1 Balongan Indramayu). Subjek penelitian ini adalah guru Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 1 Balongan Indramayu, dengan objek pelaksanaan Instrumen Non Tes tahun 2021/2022. Teknik yang digunakan dalam penggalian data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian data dianalisis dengan analisis kualitatif dan diambil kesimpulan secara induktif. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa Pelaksanaan Instrumen Non Tes dalam Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 1 Balongan Indramayu menggunakan observasi, angket dan wawancara.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025) Vol. 11 No. 3 (2025) Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2025) Vol. 10 No. 4 (2024) Vol. 10 No. 3 (2024) Vol. 10 No. 2 (2024) Vol. 10 No. 1 (2024) Vol. 9 No. 4 (2023) Vol. 9 No. 3 (2023) Vol. 9 No. 2 (2023) Vol. 9 No. 1 (2023) Vol. 8 No. 4 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 8 No 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 1 No 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam More Issue