cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 20852487     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies Wiralodra University Indonesia. Focus of Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic education and Islamic Studies. The empirical research includes studies on the implementation of Islamic education in educational Islamic institution while theoretical study covers historical studies, expert finding and Islamic education content analysis from al-qur’an and hadist.
Arjuna Subject : -
Articles 878 Documents
Politik Identitas Dalam Al-Qur’an (Studi Tafsir Tematik) Fathul Mu'in; Suadi Sa’ad; Sholahuddin Al Ayubi; Iffan Ahmad Ghufron
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i1.647

Abstract

Politik Identitas dalam Kajian Tafsir Al-Qur'an menjadi judul tulisan ini. Al-Qur'an dan Hadits dianggap sebagai sumber tertinggi hukum Islam. Sehingga peneliti menggunakan metode library research, yaitu pengumpulan data dengan menggunakan berbagai literatur buku yang ada kaitannya dengan pembahasan ini. Persatuan dan kemasyarakatan diutamakan dalam politik identitas Islam. Islam, berbeda dengan pemikiran Kristen (dan Barat), kurang menekankan individualisme dan individualisme. Penghasutan kebencian terhadap tindakan atau diskusi apapun yang dapat mengarah pada fitnah adalah salah satu konsep pengorganisasian yang ditemukan sepanjang sejarah Islam. Frasa tiga suku kata “politik, identitas, dan al-Qur’an” digunakan untuk menggambarkan politik identitas dalam al-Qur’an. Politik mengacu pada semua hal dan kegiatan yang berkaitan dengan pemerintah suatu negara. Politik juga dapat dianggap sebagai kebijakan, atau cara bertindak untuk menyelesaikan suatu masalah. Mengenal siapa diri Anda dan memperkenalkan diri kepada lingkungan di sekitar Anda semua dimulai dari identitas Anda, baik itu identitas individu, identitas keluarga, identitas institusi, atau bahkan identitas warga negara, mulai dari ras, suku, dan sebagainya. Bahkan Al-Qur'an secara khusus berbicara tentang pemimpin, oleh karena itu jelas bahwa Al-Qur'an tidak melarang seseorang menggunakan identitasnya untuk mencapai tujuan. Apakah pemimpin harus laki-laki atau perempuan, Muslim atau bukan, dan dari suku atau tradisi tertentu? Anda dipersilakan memiliki identitas selama sesuai dengan standar yang telah digariskan dalam ayat-ayat Al-Qur'an yang telah dijelaskan sebelumnya, karena tidak ada larangan untuk memilikinya di dalam Al-Qur'an.
Nilai-Nilai Ibadah dalam Perspektif Filsafat Isyraqi Suhrawardi Al-Maqtul Sarah Nur Rahmawati; Achmad Khudori Soleh
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.658

Abstract

Hakikat ibadah melibatkan lahiriah dan spiritual. Nilai ibadah melibatkan keyakinan, sikap, dan tindakan yang tercermin dalam pelaksanaan ibadah. Pentingnya mengetahui hikmah ketika beribadah dapat mencegah seseorang dari kebosanan dan kekeringan spiritual dalam menjalankannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai ibadah dalam perspektif filsafat Isyraqi al-Maqtul. Metode yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka. Hasil yang di dapatkan 1) Ajaran pokok Suhrawardi yaitu realitas terletak pada esensi yang dilambangkan dengan tingkat gradasi atau hierarki-hierarki cahaya yangmana bergantung pada jarak dengan mahacahaya. Untuk mencapai pengetahuan sebagaimana konsep isyraqi dibutuhkan pembuktian rasio dan pengalaman ruhani. 2) Ibadah mencakup dimensi lahiriah dan batiniah dan akan tercermin dengan nilai ibadah yang didapatkan, bergantung pada niat, keikhlasan, unsur cinta dan kesadaran seorang hamba kepada Tuhan. 3.) Konsep illuminasi Isyraqi memperlihatkan sebagaimana posisi seorang hamba kepada tuhan. Manusia harus sadar akan esensi dirinya yang dianugerahi akal dan hati, rasionalitas dan spiritualitas untuk mencapai kodrat kemanusiaan dan keilahian dalam dirinya.
Perkembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Di Indonesia Khoirunnisaa Sholihah Luthfi Alya’
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.666

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kurikulum pendidikan agama Islam dengan menggunakan metode penelitian studi pustaka (library research), yaitu dengan mengkaji berbagai sumber data dari berbagai buku atau jurnal yang masih berkaitan dengan tema pembahasan dalam penulisan ini. Hasil dari penulisan ini menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan agama Islam di Indonesia melalui empat fase yaitu pra kemerdekaan, masa orde lama, masa orde baru dan masa reformasi saat ini. Adapun dengan rincian sebagai berikut : masa pra kemerdekaan masih dipengaruhi oleh kolonialisme secara keseluruhan, kemudian masa orde lama terbagi menjadi 3 yaitu kurikulum 1947, kurikulum 1984 dan kurikulum 1994, selanjutnya masa orde baru terbagi menjadi 4 yaitu kurikulum 1968, kurikulum 1975, kurikulum 1984 dan kurikulum 1994 dan yang terakhir masa reformasi hingga saat ini terbagi menjadi 4 yaitu kurikulum 2004 (KBK), kurikulum 2006 (KTSP), kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka.
Pengaruh Tata Kelola Lembaga, Suport Pimpinan Dan Hubungan Sosial Terhadap Kinerja Guru Di MAN 1 Lamongan Mas Rifqiyah M. Alfisyah; Muhammad Abdul Ghoffar; Army Purwanti; Sri Harini
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.668

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh tata kelola lembaga, support pimpinan dan hubungan sosial terhadap kinerja guru di MAN 1 Lamongan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif  yang menekankan pada hasil survey yang dilakukan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan angket. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan kuisioner tentang pengaruh tata kelola lembaga, support pimpinan dan hubungan sosial sebagai alat pengumpulan data. Responden sebanyak 73 guru yang ada di MAN 1 Lamongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) informasi sebaran jawaban dari 73 responden dan didapatkan hasil dengan persentase 100% sehingga tergolong valid dengan kategori 3 (baik) sebanyak 35 responden dan kategori 4 (sangat baik) sebanyak 38 responden, 2) nilai signifikansi hubungan sosial sebesar 0.310 yang mana lebih besar dari 0.05 (0.310>0.05), dan 3) model dengan nilai pseudo R-Square yang tertinggi yaitu Nagelkerke. Artinya, antara variabel independen yang terdiri dari tata kelola lembaga, support pimpinan dan hubungan sosial mampu memengaruhi dan memiliki korelasi terhadap variabel dependen yang terdiri dari kinerja guru dengan persentase sebesar 10.4℅ dan 89.6℅ dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya hubungan sosial di MAN 1 Lamongan yang dapat memberikan pengaruh terhadap kinerja guru.
Management of Home Visits in the Implementation of Counseling Support Activities in High Schools in Indonesia Salsabila Nasution; Firman; Neviyarni; Bin Che Amat, Muhammad Asyraf
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.701

Abstract

High school students cannot be separated from problems and problems due to the demands of an increasingly complex era. Counseling guidance is present in helping students to overcome individual problems. The implementation of services from counseling guidance requires a management function so that the implementation of services becomes systematic. One of the supporting activity services in counseling guidance that needs a management function is home visits, home visits involve several parties in their implementation so that planning and organization is needed before implementation so that there are no problems with related parties. The research method in this study was descriptive qualitative with the research location being SMA Negeri 10 Medan. Data collection was carried out by participant observation, interviews and document analysis. The results of this study revealed that the counseling teacher had carried out home visits but specifically there were several aspects that the counseling teacher had to pay attention to in carrying out home visits for students.
Studi Kritik Pemikiran John Wansbrough terhadap Al-Qur’an, Kenabian Muhammad dan Islam: Studi Kritik Pemikiran John Wansbrough Terhadap Al-Qur’an, Kenabian Muhammad dan Islam Zaenudin; Alam Tarlam
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.716

Abstract

Tak sedikit, untuk tidak mengatakan banyak, Orientalis Barat dari generasi ke generasi mengasumsikan bahwa al-Qur’an bukan firman Tuhan, melainkan karangan Muhammad. Salah satunya adalah John Wansbrough yang berpendapat bahwa al-Qur’an merupakan konsep yang disusun sebagai teologi Islam tentang kenabian. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan pandangan John Wansbrough mengenai otentisitas al-Qur’an. Permasalahan pada tulisan ini ialah gugatan Wansbrough yang mengatakan al-Qur’an merupakan karangan Muhammad. Sebagai usaha untuk menjawab permasalahan, peneliti menggunakan metode deskripsi-analitik. Hasilnya adalah terungkapnya pemikiran kritis seorang orientalis dalam mengkaji al-Qur’an, ia mengkaji tentang historisitas al-Qur’an bahwa kisah yang termuat dalam al-Qur’an dianggap merupakan duplikat dari kisah yang ada dalam bible. Menurut Wansbrough, al-Qur’an sebagai wahyu yang diturunkan Tuhan kepada nabi Muhammad saw adalah kepanjangan dari kitab Taurat. Masih banyak lagi hasil dari pemikiran seorang John Wonsbrough yang mengundang respon pro dan kontra di kalangan outsider dan insider. Setidaknya kajian ini layak untuk membangkitkan minat umat Islam terhadap kajian al- Qur’an yang lebih mendalam lagi.
Implementation Of Child Protection Laws Khozinatul Asrori; Imam Sukardi
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i1.722

Abstract

In Indonesia, child protection is contained in Article 28b No. 2 of the 1945 Constitution. In addition, it is also contained in Law no. 3 of 2014 concerning Amendments to Law no. 23 of 2002 concerning Child Protection that there are four special areas that need to be considered in the implementation of child protection, namely: the fields of Religion, Education, Health and socio-culture. The five main pillars (parents, family, community, government and state) have a close relationship in carrying out child protection tasks in forms and efforts that are appropriate to the level of ability in various forms of business carried out and under certain conditions. As the Nahdlatul Community Organization has several programs that support efforts to protect children. In this research study, researchers used qualitative research which describes and describes some of the existing findings, especially in this study related to the application of the Child Protection Act in the NU Community Organization of Pagerwojo Perak Jombang Branch. This research shows that the implementation of the Child Protection Act at the NU Branch Pagerwojo Perak Jombang Community Organization has been implemented and so far it has only played a role in efforts that are preventive in nature or only prevention of child protection cases in the form of socialization roles carried out in various programs that have been proclaimed.
Masyarakat Multikultural dalam Mindset dan Perilaku Studi Kasus : Mahasiswa Program Doktoral PAI IAIN SNJ Cirebon Angkatan 7 Sufyan; Jamali; Siti Fatimah
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.728

Abstract

Keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara yang kuat dibangun dari toleransi yang tinggi antar sesama anak bangsa. Indonesia dengan keberagaman suku bangsa agama ras dan golongan tentu memiliki tantangan untuk selalu bisa menjaga kebhinekaan dalam persatuan, maka masyarakat yang sadar akan multikultural baik dalam pola pikir maupun perilaku dibutuhkan dalam mengokohkan tali persaudaraan dalam berbangsa dan bernegara. Tokoh masyarakat dan para cendikia diyakini memiliki pengaruh yang besar terhadap terciptanya masyarakat multikultural. Penulis secara subyektif ingin menilai tingkat multikultural baik dari segi maindset maupun behavior pada para mahasiswa program doktoral PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon angkatan 7 tahun 2022 yang dianggap sebagai kaum cendikia dan berpengaruh dilingkungan masing-masing. Metode penelitian yang kami pilih adalah kualitatif diskriftif dengan tehnik wawancara mendalam nonformal dan observatif untuk mencari indikator-indikator tingkat multikultural tersebut. Hasil analisanya menunjukkan tingkat multikultural mahasiswa program doktoral PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon angkatan 7 tahun 2022 berada dalam level baik, sehingga memungkinkan masyarakat di lingkungannya juga terbangun sikap multikultural yang baik
Orientalisme Edward W. Said Relevansinya dengan Sepakbola Piala Dunia Qatar 2022 Sufyan; Kustoro; Didin Nurul Rosidin
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i1.729

Abstract

Penggambaran orang-orang barat terhadap dunia timur seakan sudah paten, bahwa peradaban barat yang diwakili oleh Eropa dan Amerika secara sah dan meyakinkan unggul jauh dibanding peradaban bangsa timur, yang diwakili semenanjung arab. Orientalisme ini terus dipelihara bahkan dikuatkan dengan para wisatawan eropa, yang berkunjung ke timur tengah, dengan tujuan utama mendapatkan potret-potret tentang keterbelakangan, kekerasan, kekonyolan, kebodohan dan nilai-nilai negatif lainnya, selanjutnya dibuat buku, dan laku keras dijual di bangsa barat. Celakanya, mahasiswa dari banyak negara yang mengenyam pendidikan di Eropa dan Amerika, mendapatkan orientalisme ini di kampus, dan mereka tidak memiliki kemampuan untuk membantahnya. Penulis ingin mencermati bagaimana usaha Edward W. Said dalam menyajikan gambaran lain yang melawan hegemoni dari orientalisme ini. Melalui library research, diawali dengan memahami intisari dari 5 point pemikiran dan keyakinan Said, dihubungkan dan dibandingkan di jaman kekinian khususnya berkaitan dengan Sepakbola Piala Dunia Qatar 2022, penulis mendapatkan gambaran bahwa selama dunia Barat unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, mereka akan terus memelihara orientalisme yang men-downgrade bangsa timur dengan berbagai motif.
Kritik atas Implementasi Kurikulum Merdeka di Era Dekadensi Nilai Moral Pendidik Sumarno; Cecep Sumarna; Didin Nurul Rosidin; Zaenudin
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i1.730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis tentang implementasi Kurikulum Merdeka di era dekadensi nilai moral pendidik. Pengembangan kurikulum tidak sekedar menitikberatkan kepada penurunan nilai moral peserta didik, melainkan juga para pendidik. Berbagai pemberitaan di media massa maupun media sosial bahwa banyak oknum pendidik di sekolah maupun pesantren melakukan tindakan asusila kepada peserta didiknya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode teori dasar yang menggunakan data literatur berhubungan dengan permasalahan yang sedang diteliti, yaitu bersifat kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang relevan dengan situasi zaman sekarang ini. Namun harus dievaluasi permasalahan yang dialami oleh dunia pendidikan di Indonesia, yakni dekadensi nilai moral pendidik. Jangan sampai keinganan luhur bangsa terhambat oleh adanya dekadensi nilai moral pendidik. Salah satu penawaran penyelesaian permasalahan tersebut melalui pergeseran paradigma pendidik ke jiwa “Murabbi”. Pendidik yang “Murabbi” adalah pendidik yang benar-benar membimbing dan mengarahkan peserta didiknya ke arah yang lebih baik, dan selalu memperlakukan mereka sebagaimana manusia ciptaan Allah SWT dengan penuh kasing sayang, bukan menjadikan mereka sebagai tempat melampiaskan hawa nafsu. Pendidik “Murabbi” adalah mereka yang mampu mengontrol emosi, syahwat dan nafsunya, sehingga profesi sebagai seorang pendidik benar-benar mereka jalani dengan penuh rasa tanggung jawab.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 3 No 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025) Vol. 11 No. 3 (2025) Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2025) Vol. 10 No. 4 (2024) Vol. 10 No. 3 (2024) Vol. 10 No. 2 (2024) Vol. 10 No. 1 (2024) Vol. 9 No. 4 (2023) Vol. 9 No. 3 (2023) Vol. 9 No. 2 (2023) Vol. 9 No. 1 (2023) Vol. 8 No. 4 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 8 No 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 1 No 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam More Issue