cover
Contact Name
Yaqzhan
Contact Email
yaqzhanjurnal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yaqzhanjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan
ISSN : 24077208     EISSN : 25285890     DOI : -
Jurnal Yaqzhan adalah jurnal ilmiah yang fokus dalam publikasi hasil penelitian dalam kajian filsafat, agama dan kemanusiaan. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali dalam setahun pada bulan januari dan juli. Jurnal Yaqzhan terbuka umum bagi peneliti, praktisi, dan pemerhati kajian filsafat, agama dan kemanusiaan. Jurnal ini dikelola oleh Jurusan Akidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin Adab Dakwah IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Jurnal ini pertama kali terbit pada tahun 2015.
Arjuna Subject : -
Articles 178 Documents
RASIONALISME EKONOMI PERSPEKTIF PEMIKIRAN TOKOH FILSAFAT KLASIK Lathif Hanafir Rifqi; Ana Zahrotun Nihayah
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v8i1.10100

Abstract

Istilah rasionalisme popular ketika dikonstruksi oleh Rene Descartes (pemikir filsafat zaman modern 1500-1800 M) dan menjadi sebuah madzhab yang diikuti oleh banyak masyarakat Eropa pada saat itu. Meskipun begitu, rasionalisme telah menjadi ciri khas bagi sebagian besar tokoh filsafat yang memiliki cara pemikiran rasional. Pemikiran rasional ini juga diterapkan oleh tokoh filsafat klasik (600 SM- 400M) yang popular yaitu Socrates, Plato, dan Aristoteles. Studi ini menggunakan metode kepustakaan dengan fokus pada analisis konsep rasionalisme oleh pemikir filsafat klasik yang diimplementasikan dalam konteks perekonomian. Socrates mendesign metode kebidanan (maieutika) dalam kerangka pemikiran filsafatnya. Idea menjadi metode pemikiran filsafat yang dikembangkan oleh Plato. Sementara, Aristoteles dianggap sebagai bapak logika karena memproduksi teori saintifik logis yang memiliki manfaat diberbagai bidang. Pemikiran rasionalis ketiga tokoh filsafat klasik juga dapat diimplementasikan dalam bidang ekonomi di antaranya metode kebidanan (maieutika) Socrates yang seringkali digunakan untuk melakukan studi kelayakan dalam sebuah bisnis. Dalam studi kelayakan, dibutuhkan informasi komprehensif yang didapatkan secara terstruktur untuk mendapatkan keputusan bisnis yang tepat dan rasional. Implementasi dari konsep idea Plato sering digunakan oleh pelaku bisnis dalam menerapkan spiritual company di perusahaan yang sedang dikelola. Sementara, pemikiran Aristoteles tentang ekonomi adalah mengenai konsep pertukaran barang dan jasa. Ekonomi berjalan karena adanya pertukaran barang dan jasa dalam tiga kegiatan utama ekonomi yaitu konsumsi, produksi, dan distribusi.
FUNGSI PENDIDIKAN TERHADAP MANUSIA PERSPEKTIF FILSAFAT Mad Sa'i; Muliatul Maghfiroh
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v8i1.9134

Abstract

Manusia merupakan makhluk yang paling unik, sehingga sangat menarik untuk dikaji. Disadari ataupun tidak kita seringkali mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sangat mendasar seperti “apakah tujuan hidup kita?.” Pertanyaan ini biasanya disebut dengan pertanyaan eksistensial. Untuk menjawab pertanyaan tersebut ada beberapa cara yang dapat ditempuh baik melalui dogma-dogma agama yang tertuang dalam teks-teks suci keagamaan maupun melalui metode ilmiah atau sains atau kita melakukan penalaran filsafatis. Bila kita mencari jawabannya melalui dogma-dogma agama maka jalan ini tidak akan membawa pada kepuasan intelektual karena Religions way of knowledge yang seringkali tidak menggunakan argumentasi yang kritis di samping dominannya klaim kebenaran (truth claim) apalagi bila kita dihadapkan dengan pluralitas paham keagamaan, maka hal ini akan membawa kita kepada kebingungan. Sedangkan jika kita melalui jalan sains maka jawaban yang diperoleh adalah jawaban yang positivistik, alih-alih mengungkapkan sisi kemanusiaan kita yang dinamis malah yang terjadi adalah gambaran manusia yang operasionalistik-mekanistik dan ini akan mereduksi kompleksitas dimensi keberadaan manusia. Untuk mengantisipasi kedua hal di atas maka kita dapat menggunakan penalaran filsafatis, karena filsafat dapat mengatasi cara berpikir dogmatik dari agama dan cara berpikir positivistik dari sains, dengan tidak menafikan fungsi dari agama dan sains.
KAJIAN AKSIOLOGI MAX SCHELER TERHADAP PERSEPSI JEMAAH MASJID TERKAIT KEBERADAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA PEKANBARU Rahman Malik; Achmad Hidir; Kurnia Rukmini; Ghufronudin Ghufronudin
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v8i1.9116

Abstract

Keberadaan masjid dengan ruang terbuka hijau telah menjadi hal yang lazim terdapat di berbagai kota di Indonesia. Dikarenakan dua objek vital tersebut memiliki keuntungan tersendiri yang didapatkan. Dengan adanya masjid, para pengunjung taman kota (RTH) mudah untuk melakukan ibadah, disisi lain dengan adanya taman kota, memberikan dampak terhadap penambahan jemaah masjid dan kegiatan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah memahami kajian aksiologi Max Scheler dalam pemaknaan nilai jemaah Masjid Al Fallah Darul Muttaqin terhadap keberadaan RTH Putri Kaca Mayang di Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat tiga klasifikasi nilai dalam kajian aksiologi Max Scheler dapat dilihat dari tiga nilai tergambarkan dan satu nilai tidak tergambarkan. Tiga nilai tersebut adalah nilai kesenangan, nilai vital, dan nilai rohani.
TREN PENELITIAN “DIGITAL PHILOSOPHY” DALAM ANALISIS BIBLIOMETRIK Sheva Alana Brilianty; Imam Yuadi
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v8i1.9791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan penelitian yang berkaitan dengan “digital philosophy”. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penelusuran pada Scopus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis bibliometric yang dijelaskan tahapannya dengan flowchart. Perangkat lunak VOSviewer digunakan sebagai alat untuk membantu penelitian. Hasil penelusuran yang didapatkan sebanyak 123 dokumen yang kemudian di export dalam bentuk RIS dan diolah menggunakan software VOSviewer. Dari hasil penelusuran diketahui terdapat 3 cluster, terdapat 6 pengarang yang memiliki hubungan kolaborasi dalam penulisan karya ilmiah mengenai “digital philosophy”. Selain itu, didapatkan hasil bahwasanya penelitian mengenai “digital philosophy” mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Minds and machine adalah sumber jurnal yang memiliki banyak karya ilmiah mengenai “digital philosophy”, William Paterson University adalah afiliasi yang memiliki paling banyak terbitan, dan united states adalah negara yang paling banyak memiliki terbitan. Tipe artikel yang paling banyak ditemukan mengenai “digital philosophy” adalah artikel.
KAJIAN IMPLEMENTATIF OPTIMALISASI PENGELOLAAN WAKAF PRODUKTIF DI INDONESIA Jefik Zulfikar Hafizd; Theguh Saumantri; Mustopa Mustopa
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v8i1.8978

Abstract

Wakaf adalah harta yang dihibahkan, diwariskan, atau dibeli untuk disimpan dalam kepercayaan abadi atau sementara untuk tujuan amal umum atau khusus yang bermanfaat secara sosial. Studi pustaka ini mengkaji mengenai filosofi wakaf produktif. Secara spesifik penelitian ini mengkaji mengenai konsep wakaf produktif, proses pelaksanaan, perencanaan, pengelolaan, pelaporan dan pengawasan, tantangan pengembangan, manfaat, kedudukan, dan strategi pengembangan wakaf.  Sumber data penelitian diperoleh dari berbagai referensi yang mencakup buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dan referensi lain yang terkait. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yakni wakaf produktif bisa memberikan manfaat lebih banyak dibanding wakaf biasa karena harta wakaf berkembang menjadi lebih besar. Orientasi wakaf produk adalah pada pemaksimalan harta dalam investasi yang menghasilkan keuntungan sebelum disalurkan kepada kepentingan ibadah dan sosial. Harta wakaf produktif bisa diserahkan secara penuh ataupun hanya sementara. Selain itu wakaf produktif bisa dibuat dengan benda apa saja selama memiliki nilai dan manfaat. Rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah wakaf produktif perlu disosialisasikan kepada masyarakat secara terus menerus agar semakin banyak yang tergerak untuk berwakaf setelah memahami manfaat wakaf di dunia dan akherat serta kemudahan proses wakaf itu sendiri. Wakaf perlu menjadi budaya yang sangat mudah dilakukan sebagaimana budaya menabung yang telah lama ada di masyarakat.    
MENILAI DAMPAK ETIKA LINGKUNGAN TERHADAP KERUSAKAN LINGKUNGAN: SEBUAH PERTIMBANGAN MELAMPAUI MORALISME Yohanes Hasiholan Tampubolon
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v8i1.9309

Abstract

Kerusakan Lingkungan adalah isu yang seakan tidak pernah usai. Para ahli terus mencoba merumuskan etika lingkungan yang bersahabat dengan lingkungan. Namun, perdebatan mengenai definisi dan konsep etika lingkungan seakan tidak menemui jalan akhir. Tulisan ini ingin menjelaskan bahwa kecenderungan moralisme para ahli etika lingkungan justru tidak akan berdampak besar pada kenyataan kerusakan lingkungan saat ini. melalui metode kajian kepustakaan, penulis menemukan bahwa kerusakan lingkungan tidak berasal dari etika buruk seseorang, namun ada faktor lain juga yang turut memengaruhi kerusakan lingkungan, yakni kapitalisme. Hal ini tidak berarti perilaku merusak yang dilakukan manusia tidak perlu dikutuk secara moral, namun yang perlu dihindari adalah kecenderungan moralisme, yakni menganggap persoalan lingkungan dapat diselesaikan dengan menghasilkan gagasan etika lingkungan yang bersahabat dengan seluruh alam.
FILSAFAT ISLAM SEBAGAI ASAS MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA Usan Usan; Betty Mauli Rosa Bustam
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v8i1.9413

Abstract

Pemahaman yang dianut oleh masyarakat Indonesia berbeda-beda, perbedaan itu cenderung menimbulkan problematik antar kelompok beragama, apalagi jika kelompok itu menganggap kebenaran dan keselamatan hanya pada kelompok mereka. Upaya yang bisa dilakukan membendung masalah itu adalah dengan belajar Islam secara mendalam (filsafat Islam), karena belajar filsafat Islam membuat yang bersangkutan lebih bijak dalam menilai sesuatu. Implikasi lain dari belajar filsafat adalah terwujudnya perilaku moderat. Moderat merupakan manifestasi dari ajaran Islam sebagai ajaran rahmatan lil alamin. Islam datang dengan dasar-dasar spiritual yang menjamin stabilitas, kedamaian dan persaudaraan bagi penduduk bumi. Orang yang dangkal dalam memahami agama, cenderung berperilaku radikal, mengaggap dirinya paling benar dan yang lain salah. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan library research. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa belajar filsafat Islam berimplikasi pada perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Ia tidak mudah menyalahkan orang lain, karena semakin mendalam pengetahuan agama (Islam) nya, semakin bijak ia menilai perbedaan-perbedaan yang ada di masyarakat.
NURCHOLISH MADJID INCLUSIVE THINKING IN RELIGION AND STATE RELATIONS IN INDONESIA Sumanta Sumanta
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v8i1.11020

Abstract

The subject of the relationship between religion and the state in society appears to be inexhaustible in modern Islamic studies discourse. The legal-formalistic understanding of Islam, which requires Islam to be manifested in the form of legalism and symbolism in the form of an Islamic state, has become something that appears to be discussed in various parts of the world, including Indonesia, especially since the Prophet Muhammad's death. In this context, it's worth considering the views of one of Indonesia's Islamic leaders, Nurcholis Madjid, on inclusivity in studying the relationship between religion and the state, where he proposes a democratic approach. In the elements of his thinking and speech, this research paper will further analyze the relationship between religion and the state.
EKSISTENSI PELAKU KASUS KEKERASAN SESKUAL DI SATUAN PENDIDIKAN BERBASIS BOARDING SCHOOL PERSPEKTIF SOREN AABYE KIERKEGAARD Edwind Satri Simatupang; Robertus Wijanarko; Sahrido Theobaldus Aritonang; Josep Arianto
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v8i2.11696

Abstract

Studi Penelitian ini berfokus pada perhatian pada fenomena kasus kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia. Indonesia sebagai negara berkembang mengalami krisis etika dan moral terhadap martabat manusia. Kekerasan seksual di Indonesia marak terjadi di kalangan satuan pendidikan. Terjadi kasus pelecehan seksual kerap juga terjadi basis boarding School yang dilakukan oknum yang memiliki pengaruh di tempat kasus tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perspektif wajah perempuan dan liyan dengan melihat realitas pelecehan seksual yang marak terjadi di satuan pendidikan berbasis boarding school. Perempuan telah direduksi pada tubuhnya, dan itu pun dimengerti dengan sempit sebagai sekadar yang menimbulkan nafsu. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif yang difundasikan pada fenomenologi dari Edmund Husserl yakni studi feminisme dan mengumpulkan kasus-kasus pelecehan seksual berbasis boarding school. Studi penelitian ini menemukan bahwa pertama: martabat perempuan direndahkan dan nilai-nilai luhur perempuan dirampas. Kedua: Para pelaku kekerasan seksual di Indonesia masih dalam tahap estetis yang orientasi eksistensinya sebatas pemuasaan diri dengan kenikmatan tanpa memirkan dampak dan nilai-nilai martabat luhur manusia. Ketiga:  Para pelaku kekerasan seksual kebanyakan pada umumnya dilakukan oleh pembina.
KONFLIK MAJLIS TAFSIR AL-QUR’AN (MTA) DAN NAHDLATUL ULAMA (NU) (ANALISIS HABITUS PIERE BOURDIEU) Hanung Sito Rohmawati
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v8i2.11108

Abstract

Tulisan ini mengulas tentang konflik antara Majlis Tafsir Al-Qur’an dan Nahdlatul Ulama yang terjadi sekitar tahun 1990-2013. Metode penelitian yang digunakan adalah library research, sumber primer dalam penelitian ini yakni penelitian-penelitan tentang konflik antara MTA dan NU. Tulisan ini menggunakan perspektif Piere Bourdieu melalui teori habitus. Dalam  konteks  konflik MTA dan NU menurut kacamata teori habitus Bourdieu bahwa dua organisasi masa Islam ini mempengaruhi habitus para warganya. MTA yang merupakan kelompok muslim puritan sedangkan NU adalah kelompok Muslim kultural. Dalam hal ini konflik MTA dan NU dapat dianalisis bahwa habitus yang berbeda diantara keduanya membuat adanya camp atau perjuangan diantara keduanya bahwa masing-masing dari keduanya ada yang merasa dikuasai dan menguasai