cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldwijacendekia@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Kampus PGSD Kebumen FKIP Universitas Sebelas Maret, Jl. Kepodang No. 67A Kebumen Jawa Tengah
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
ISSN : 25811843     EISSN : 25811835     DOI : -
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik adalah jurnal yang dipublikasikan oleh Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, Agustus dan Desember P-ISSN 2581-1843, E-ISSN 2581-1835. Jurnal mencakup penelitian dan gagasan ilmiah tentang ilmu pendidikan, pendidikan ilmu sosial dan humaniora, dan pendidikan matematika dan ilmu alam. Pengajuan artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (gratis). Jurnal ini juga telah menjadi anggota CrossRef. Oleh karena itu, Semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI.
Articles 422 Documents
Penguatan Religiusitas Anak Berkebutuhan Khusus (Tunagrahita) di Sekolah Umum Formal Munirul Amin; Arif Budi Rahardjo
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.75363

Abstract

Pengejawantahan asas pembelajaran berdiferensiasi yaitu setiap siswa dapat merasakan pengalaman belajar yang sesuai dan bermakna, sehingga siswa dapat optimal dalam capaian potensi dirinya. Karenanya dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan karakter religius pada siswa tunagrahita di SD Muhammadiyah Sapen Kraton . Metode yang pakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan studi kasus sebagai pendekatannya. Dalam penelitian ini, metode observasi, wawancara, dan dokumentasi pada subjek maupun orang terdekat subjek digunakan sebagai teknik mengumpulkan data. Subyek dalam penelitian ini adalah satu siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah Sapen cabang Kraton yang berusia 12 tahun dan terdeteksi mengidap Intelegensi retardasi mental ringan, dengan kemampuan pemahaman yang lambat (slowlearner) berdasarkan hasil tes psikologi. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan religiusitas yang terjadi pada subyek memiliki kekhasan tertentu berdasarkan karakteristik kebutuhan khususnya. Optimalisasi perkembangan religiusitas siswa berkebutuhan khusus dalam pengaplikasiannya butuh proses yang panjang, perlahan, dan terus berulang dengan berbasiskan pembiasaan serta ketauladanan dari orang terdekat subyek, ataupun guru, dan orang tua. Dengan hal inilai siswa berkebutuhan khusus cenderung mengadopsi dan menginternalisasikan nilai-nilai yang dicontohkan yang muaranya akan membentuk karakter religi yang kuat.
How Do 6Cs Appearance at Elementary Schools Learning? Poppy Anggraeni; Dadang Sunendar; Bunyamin Maftuh; Wahyu Sopandi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.75668

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 harus diselenggarakan dengan berorientasi pada pengembangan berbabagi kompetensi yang diperlukan agar siswa dapat sukses di abad ini, terutama menyangkut 6C (character, critical thinking, creativity, citizenship, collaboration dan communication). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif mengenai profil kemunculan 6C pada pembelajaran di sekolah dasar. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan melibatkan sepuluh sekolah dasar, sepuluh orang guru dan 50 orang siswa dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil kemunculan pada perencanaan pembelajaran berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 62.04%, dan pada pelaksanaan pembelajaran berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 62.57%. Berdasarkan analisis terhadap hasil uji korelasi Pearson Product Momment  menggunakan software SPSS 26 diperoleh nilai korelasi sebesar 0,667 pada taraf signifikansi 0,01, hal ini menunjukkan adanya hubungan yang kuat kemunculan 6C pada perencanaan dengan pelaksanaan pembelajaran dan ada hubungan yang signifikan antara kemunculan 6C pada perencanaan pembelajaran dengan pelaksanaan pembelajaran. Selanjutnya berdasarkan analisis terhadap model pembelajaran yang digunakan diketahui kemunculan 6C baik pada perencanaan pembelajaran maupun pada pelaksanaan pembelajaran menunjukkan hasil yang bervariasi.
Peningkatan Kemampuan Mengajar Guru Dalam Menggunakan Model Problem Based Learning Melalui Supervisi Akademik Teni Marliyani; Dede Irianto; Prihantini Prihantini
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.74809

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari keinginan untuk memperbaiki mutu kinerja guru dalam pembelajaran di sekolah. Salah satu kinerja yang dapat dilihat adalah ketika pembelaaran di kelas. Kondisi saat ini pembelajaran masih bersifat konvensional yaitu hanya menggunakan metode ceramah. Penelitian ini difokuskan pada pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Based Learning. Metode pembelajaran ini dianggap akan berpengaruh positif pada saat pembelajaran di kelas, terutama untuk peserta didik. Dalam pelaksanaannya Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTs) yang mengadaptasi model Kemmis & Mc. Taggart dengan tiga siklus. Subjek penelitian guru-guru yang ada di SD Negeri Buniasih. Hasil dari penelitian ini terdapat peningkatan yang signifikan setelah dilakukan supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah pada saat siklus 1 dan siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, ada beberapa saran yang hendak disampaikan, antara lain: (1) guru diharapkan dapat mencoba mengkaji dan mengimplementasikan model pembelajaran tersebut tentang pokok bahasan lainnya pada pembelajaran di kelas dalam upaya meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran
Komunikasi Dengan Pendekatan HOTs Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Pada Abad 21 Novita Sari; Desi Suryani; Laksmi Evasufi Widi Fajari; Ratu Yustika Rini
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.76438

Abstract

Indonesia kini mulai memasuki abad 21 yang ditandai dengan berkembangnya pendidikan yang begitu pesat. Pendidikan menjadi salah satu yang terdampak pada perkembangan abad 21 ini. Untuk menyikapi perkembangan proses pembelajaran yang serba digital pada era pendidikan pada abad 21 yang membawa pengaruh positif pada dunia Pendidikan maka setiap individu harusnya sudah memiliki keterampilan abad 21 yang meliputi critical thinking, collaboration, communication, dan creativity. Seringkali komunikasi dengan menggunakan pendekatan HOTS berkenaan dengan proses pembelajaran dengan peserta didik yang merupakan salah satu bagian dari keterampilan abad 21, namun kemampuan komunikasi pendidik masih terbatas. Hal ini tidak terlepas dari guru sebagai pelaku pendidikan yang berkewajiban memiliki kualifikasi akademik yang diperoleh melalui perguruan tinggi yang terakreditasi (S1/D4) dan memiliki 4 kompetensi sebagai penunjang terlaksananya proses pembelajaran yang efektif bagi peserta didik. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk melihat proses guru dalam melakukan komunikasi berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills) untuk mengembangkan kemampuan komunikasi anak usia dini, dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus serta observasi dan wawancara sebagai teknik pengambilan data. Maka yang ditemukan di lapangan ialah kemampuan komunikasi dua arah dari pendidik dan anak usia dini yang berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills).
Efektivitas Model Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Video Terhadap Hasil belajar Kognitif Murtihapsari Murtihapsari; Mulianti Saharun; Yunita Pare Rombe
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.72841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh, perbedaan hasil belajar, dan keefektifan pembelajaran kooperatif STAD (Student Team Achievment Division) berbantuan video pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design berupa one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 29 peserta didik. Alat pengumpulan data adalah observasi, wawancara, tes hasil belajar, dokumentasi, dan angket. Teknik analisis data dalam penelitian dibagi menjadi dua yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh: rata-rata skor pretest 48,55 dan rata-rata posttest 75,03. Berdasarkan hasil uji hipotesis uji-t diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan video pembelajaran sebesar 54%. Berdasarkan analisis N-Gain, tingkat pemahaman siswa terhadap materi sistem koloid dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD tergolong sedang. Selanjutnya jika dilihat dari interpretasi efektivitas N-Gain sebesar 60%, nilai tersebut termasuk dalam kategori cukup efektif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STADberbantuan video pembelajaran. Tingkat keefektifan melalui analisis angket diperoleh hasil bahwa pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan video pembelajaran dikategorikan cukup efektif.
Keefektifan Model Pembelajaran RADEC dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPA Siyam Nurmitasari; Anasufi Banawi; Dinar Riaddin
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.75780

Abstract

Model pembelajaran RADEC merupakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang masih dikaji penerapannya di sekolah. Kajian penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan penerapan model pembelajaran RADEC dalam meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini (pseudo-experimental design) melibatkan 82 orang yang terdiri dari 3 kelas (Kelas IVA = 29 orang, Kelas IVB = 25 orang, dan Kelas IVC = 28 orang). Berdasarkan teknik random sampling diperoleh kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan kelas IVB sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes deskripsi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata dan uji statistik menggunakan uji-t (independent sample t-test) dan N-gain. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai sig. (2-ekor) = 0,00 < 0,05. Nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 81,24 dan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 68,20. Selanjutnya berdasarkan uji N-gain diperoleh nilai rata-rata N-gain sebesar 0,56 atau berada pada kategori sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menerapkan model RADEC dengan model pembelajaran konvensional. Oleh karena itu model pembelajaran RADEC penting diterapkan dalam dunia pendidikan karena dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Pengembangan Media Pembelajaran Spin Game Berbasis Powerpoint Interaktif pada Materi Tema 7 Subtema 1 untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar Destia Destia; Christia Olyf Vera; Chayatul Firdaningsih; Deski Setyo Wuriyani; Hendra Erik Rudyanto
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.74758

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat siswa untuk memahami sebuah materi dalam proses pembelajaran dikelas dikarenakan tidak adanya media yang menarik sebagai pendukung proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Kelayakan spin game berbasis power point sebagai media interaktif mata pelajaran tematik muatan Bahasa Indonesia kelas V sekolah dasar  (2) Respon peserta didik mengenai spin game berbasis powerpoint. Jenis penelitian menggunakan metode pengembangan model ADDIE dengan langkah-langkah yaitu analysis, development, implementation, evaluation. Subjek penelitian siswa V di salah satu sekolah dasar di kota Madiun. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes, angket. Data diperoleh dan dianalisis dari lembar tes hasil belajar, lembar angket. Hasil penelitian menunjukan pengembangan media pembelajaran spin game berbasis powerpoint memenuhi kriteria layak dibuktikan dengan presentase tingkat kelayakan dari ahli materi yaitu sebesar 82,5%,dan ahli media sebesar 87,5%, respon siswa dengan persentase 82,7%. Kemudian pada post – test menunjukan adanya peningkatan minat belajar siswa dibandingkan pre-test sebesar 75,9%. Rekomendasi pada penelitian ini adalah pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan dengan memperluas materi, soal evaluasi dan mengembangkan file powerpoint spin game menjadi berbasis android agar bisa dimiliki oleh siswa dan masyarakat luas sehingga dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di luar sekolah.
Upaya Meningkatkan Minat Belajar dan Keterampilan Mendeskripsikan Alam Melalui Metode Gallery Walk Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Khairun Nisa; Tita Mulyati; Dede Kurniawan
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.75470

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan (1) minat belajar setelah diterapkannya metode gallery walk, (2) keterampilan menulis paragraf deskripsi setelah diterapkannya metode gallery walk. Dalam pelaksanaannya, penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melalui dua siklus. Setiap siklus terdiri dari prosedur perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitiannya ialah siswa kelas 5 yang terdiri dari 21 orang. Sedangkan instrumen penelitiannya berupa tes, wawancara, dan observasi. Analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya ialah (1) metode gallery walk dapat meningkatkan minat belajar siswa; (2) metode gallery walk dapat meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi siswa.
Menemukan Konsep Matematika dalam Pahatan Batu di Candi Borobudur Indonesia Azamul Fadhly Noor Muhammad
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.73521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsep matematika yang terdapat dalam ukiran batu pada Candi Borobudur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa konsep matematika yang terkandung dalam ukiran batu pada Candi Borobudur, seperti konsep geometri, aritmetika, dan trigonometri. Konsep geometri terlihat dalam bentuk ukiran-ukiran lingkaran, segitiga, dan persegi. Sedangkan konsep aritmetika dapat ditemukan dalam pola-pola angka yang terdapat pada beberapa ukiran batu. Konsep trigonometri muncul dalam bentuk ukiran-ukiran sudut yang terdapat pada beberapa bagian dari Candi Borobudur. Penemuan konsep matematika dalam ukiran batu pada Candi Borobudur dapat diintegrasikan dengan pembelajaran matematika di Sekolah Dasar, khususnya dalam pembelajaran geometri dan aritmetika. Guru-guru matematika dapat memanfaatkan ukiran batu pada Candi Borobudur sebagai media pembelajaran yang menarik dan efektif. Selain itu, penemuan ini dapat juga menjadi inspirasi bagi para seniman dan perancang untuk mengembangkan karya seni yang mengintegrasikan konsep matematika dengan nilai-nilai budaya lokal.
Analisys of Utilization of Children’s Story Books (Animals and The Environment) in Learning to Draw Illustrations Rismawati Rismawati; Cece Rakhmat; Dian Indihadi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.74810

Abstract

Proses pembelajaran tanpa media menyebabkan siswa kesulitan dalam membentuk imajinasinya sehingga pengembangan kreativitas anak terhambat. Hal ini mendorong peneliti untuk mengkaji pemanfaatan buku cerita anak terhadap pembelajaran menggambar ilustrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan buku cerita anak sebagai media dalam pembelajaran menggambar ilustrasi siswa Sekolah Dasar. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 Sekolah Dasar Negeri Deudeul Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pegumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan adanya pemanfaatan buku cerita anak dalam pembelajaran menggambar ilustrasi di Sekolah Dasar Negeri Deudeul Tasikmalaya. Temuan lain yang diperoleh dari dokumentasi evaluasi pembelajaran menunjukkan data penilaian yang dilakukan terhadap hasil gambar ilustrasi dari 40 siswa kelas 5 dengan persentase dan kategori 10% cukup, 57.5% baik, dan 32.5 sangat baik. Dari hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan cerita anak layak digunakan pada pembelajaran menggambar ilustrasi. Temuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pengembangan buku ajar lebih lanjut.