cover
Contact Name
Bramastia
Contact Email
bramastia@staff.uns.ac.id
Phone
+6281567720009
Journal Mail Official
bramastia@staff.uns.ac.id
Editorial Address
S2 Pendidikan Sains FKIP UNS Surakarta Jalan Ir Sutami No 36A Surakarta Jawa Tengah https://jurnal.uns.ac.id/inkuiri/index
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 22527893     EISSN : 2615748     DOI : 10.20961
INKUIRI Jurnal Pendidikan IPAis a peer-reviewed open-access journal. The journal disseminates papers written based on the results of study and review of literature in the sphere of natural sciences education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and higher education. INKUIRI Jurnal Pendidikan IPA published three times a year, in February, June, and October until 2018. Since 2019, INKUIRI has been published twice a year, in April and October. Submitted papers must be written in English or Bahasa Indonesia for initial review stage by editors and further review process by minimum two international reviewers. Finally, accepted and published papers will be freely accessed in this website and the following abstracting & indexing databases: 1. Google Scholar 2. Indonesian Scientific Journal Database 3. Indonesia Publication Index (IPI) 4. Bielefeld Academic Search Engine (BASE) 5. Academia 6. ResearchGate 7. Road Directory 8. Indonesia OneSearch (IOS)
Articles 224 Documents
HASIL BELAJAR KOGNITIF DALAM CONTROL VARIABLE STRATEGY (CVS) BERBANTUAN BAHAN AJAR SAINTIFIK Mutiara Nurul Lita Azizah; Wiwi Isnaeni; Kasmadi Imam Supardi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 1 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v9i1.41560

Abstract

Control Variable Strategy (CVS) merupakan metode yang digunakan untuk mengerjakan, mendesain kegiatan eksperimen sehingga diperoleh hasil yang valid dan interpretasi yang mudah dipahami. CVS digunakan dalam kegiatan eksperimen di pembelajaran IPA untuk mempermudah peserta didik melakukan investigasi. Bahan ajar saintifik merupakan perpaduan antara bahan ajar dan LKPD sebagai satu sumber belajar yang digunakan untuk mempermudah penerapan CVS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh CVS berbahan ajar saintifik terhadap hasil belajar kognitif. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMP PGRI 1 Ajibarang. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy experimental study with kontrol group design. Data hasil belajar kognitif dianalisis dengan uji regresi, koefisien determinasi, N-Gain Test, dan T-Test. Hasil penelitian dengan uji regresi dan koefisien determinasi menunjukkan nilai signifikansi 0.000 < 0.05 sehingga CVS berbahan ajar saintifik berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif sebesar 41,7%. Hasil N-Gain Test menunjukan besarnya peningkatan hasil belajar kognitif kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan kelompok control. Hasil T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar  diperoleh nilai signifikansi 0.000 < 0.05, berarti ada perbedaan antara rata-rata hasil belajar kognitif pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Simpulan pada penelitian ini yaitu CVS berbahan ajar saintifik berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif. Implikasi penelitian ini yaitu CVS berbahan ajar saintifik dapat diterapkan oleh guru dalam membimbing peserta didik mendesain dan mengerjakan eksperimen yang dikontrol sehingga hasil belajar kognitif peserta didik mengalami peningkatan.Control Variable Strategy (CVS) is a method used to work on, design experimental activities so that valid results and interpretations are easy to understand. CVS is used in experimental activities in science learning to make it easier for students to investigate. Scientific teaching materials are a combination of teaching materials and LKPD as a learning resource that is used to facilitate the implementation of CVS. The purpose of this study was to determine the effect of CVS based on scientific teaching on cognitive learning outcomes. The research method in this research is quantitative method. This research was conducted in class VII SMP PGRI 1 Ajibarang. The research design used was a quasi experimental study with a control group design. Cognitive learning outcomes data were analyzed by regression test, coefficient of determination, N-Gain Test, and T-Test. The results of the study using regression tests and the coefficient of determination showed a significance value of 0.000 <0.05 so that CVS with scientific teaching materials had an effect on cognitive learning outcomes of 41.7%. The results of the N-Gain Test showed the magnitude of the increase in cognitive learning outcomes in the experimental group was greater than the control group. The results of the T-Test showed a significance value of 0.000 <0.05, meaning that there was a difference between the average cognitive learning outcomes in the experimental group and the control group. The conclusion in this study is that CVS with scientific teaching materials has an effect on cognitive learning outcomes. The implication of this research is that scientific teaching materials CVS can be applied by teachers in guiding students to design and work on controlled experiments so that students' cognitive learning outcomes increase.
PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL THINK PAIR SHARE(TPS) DAN NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DILENGKAPI HANDOUT DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN KEMAMPUAN MATEMATIK Aisyah - -; Muhammad - Masykuri; Sulistyo - Saputro
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 03 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i03.9808

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Think Pair Share (TPS) dan Number Head Together (NHT), kemampuan awal, kemampuan matematik, dan interaksi variabelnya terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan model eksperimen semu dan dilaksanakan dari bulan Desember 2012 - Juni 2013. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPA SMA N 1 Sragen Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas, XI IPA 6 dan XI IPA 7. Kelas XI IPA 6 diberi pembelajaran dengan model NHT dan kelas XI IPA 7 diberi pembelajaran dengan model TPS. Data dikumpulkan dengan model tes untuk prestasi belajar kognitif, kemampuan awal, dan kemampuan matematik, angket untuk prestasi afektif, dan lembar observasi untuk psikomotor siswa. Hipotesis diuji menggunakan Anava (Analisis Variansi) dan Kruskal-Wallis one way analysis of variance. Dari hasil analisis data disimpulkan: 1) terdapat pengaruh penggunaan model TPS dan NHT terhadap prestasi belajar kognitif siswa, tetapi tidak terdapat pengaruhnya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 2) terdapat pengaruh kemampuan awal terhadap prestasi belajar kognitif dan psikomotor siswa, tetapi tidak terdapat pengaruhnya terhadap prestasi afektif; 3) terdapat pengaruh kemampuan matematik terhadap prestasi kognitif dan psikomotor siswa, tetapi tidak terdapat pengaruhnya terhadap prestasi afektif; 4) terdapat interaksi antara model pembelajaran TPS dan NHT dengan kemampuan awal terhadap prestasi belajar kognitif siswa, tetapi tidak terdapat interaksinya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 5) terdapat interaksi antara model pembelajaran TPS dan NHT dengan kemampuan matematik terhadap prestasi kognitif siswa, tetapi tidak terdapat interaksinya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 6) terdapat interaksi antara kemampuan awal dan kemampuan matematik terhadap prestasi kognitif dan afektif siswa, tetapi tidak terdapat interaksinya terhadap prestasi psikomotor; 7) terdapat interaksi antara model pembelajaran TPS dan NHT, kemampuan awal, dan kemampuan matematik terhadap prestasi kognitif siswa, tetapi tidak terdapat interaksinya terhadap prestasi afektif dan psikomotor. 
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Sodikun Sodikun; Sugiyarto Sugiyarto; Baskoro Adi Prayitno
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 2 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v5i2.9488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui karakteristik modul berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan KPS.Selain memiliki karakteristik seperti modul pada umumnya, modul siswa yang dikembangkan memiliki karakteristik yang berbeda dengan modul yang ada, modul ini bisa digunakan untuk pembelajaran kelompok yang dilengkapi dengan sintak- sintak inkuiri terbimbing.Modul guru dilengkapi dengan rubrik penilaian kognitif, psikomotor dan afektif yang disertai pedoman penskoran  (2) mengetahui kelayakan modul berbasis inkuiri termbibing untuk meningkatkan KPS ,kelayakan modul siswa dan guru diukur dengan hasil validasi ahli materi, media, bahasa dan perangkat pembelajaran (3) mengetahui efektivitas modul berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan KPS. Efektivitas modul siswa dapat dilihat dari kenaikan nilai KPS setelah pembelajaran dengan mengguakan modul. Prosedur pengembangan yang dilakukan merujuk pada model pengembangan 4- D yang dikembangkan oleh Thiagarajan yang meliputi 4 tahap, yaitu defin, design, develop, dan dessiminate. Instrumen yang digunakan meliputi: lembar observasi, lembar penilaian, angket dan tes pilihan ganda. Analisis data yang digunakan selama penelitian dan pengembangan adalah analisis deskriptif, uji independen sample t-tes Hasil penelitian ini adalah (1) karakteristik modul berbasis inkuiri terbimbing ini adalah modul ini tidak hanya digunakan untuk pembelajaran mandiri tetapi dapat juga untuk pembelajaran kelompok, modul ini dapat melatihkan kemampuan KPS peserta didik. (2) berdasarkan hasil validasi ahli terhadap modul berbasis inkuiri terbimbing ini adalah sangat layak digunakan dalam pembelajaran biologi khususnya pada materi sistem pencernaan makanan. (3) kemampuan KPS siswa mengalami kenaikan sebelum dan sesudah pembelajaran dengan modul inkuiri terbimbing. Nilai rerata kemampuan KPS sebelum pembelajaran menggunakan modul sebesar 70,69 sedangkan nilai rerata kemampuan KPS sesudah pembelajaran dengan modul sebesar 84,66. Keterlasanaan sintak oleh guru terjadi peningkatan pada setiap pertemuan, pada pertemuan pertama dengan rerata 71,88, pertemuan kedua 75, dan pertemuan ke tiga 81,25
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI FLUIDA UNTUK SISWA CERDAS ISTIMEWA-BERBAKAT ISTIMEWA Mukhayyarotin Niswati Rodliyatul Jauhari; Sarwanto - -; Soeparmi - -
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 03 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i03.9812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan mengembangkan modul Fisika berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk siswa Cerdas Istimewa-Berbakat Istimewa (CIBI). Metode penelitian yang digunakan ialah modifikasi Model 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel. Pengembangan modul diawali dengan melakukan analisis kebutuhan siswa dan guru terhadap modul Fisika berbasis PBL untuk siswa CIBI dan mendefinisikan materi ajar yang dikembangkan. Hasil pendefinisian terhadap kurikulum dan karakteristik siswa digunakan untuk mengembangkan modul Fisika berbasis PBL untuk siswa CIBI yang disesuaikan dengan sintaks PBL. Telaah dan validasi dilakukan tiga tahap. Tahap pertama telaah dan validasi dilakukan oleh ahli bahasa dan kegrafisan serta ahli materi. Setelah revisi dilakukan berdasarkan masukan pada tahap pertama, dilakukan telaah dan validasi tahap kedua oleh dosen Fisika yang juga menilai instrumen penelitian lainnya. Setelah revisi terhadap modul pada tahap kedua, dilakukan telaah dan validasi tahap ketiga oleh rekan sejawat (guru Fisika kelas akselerasi) sehingga diperoleh modul akhir yang siap diujicobakan ke siswa. Uji coba penggunaan modul ke siswa melalui desain penelitian posttest-only control design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul layak digunakan dengan kriteria baik (penilaian dari ahli sebesar 3,22; penilaian dari dosen sebesar 3,45; penilaian dari guru sebesar 3,61 dengan skala maksimum 4). Respon siswa terhadap modul sangat positif. Siswa sangat tertarik dengan penggunaan modul Fisika berbasis PBL dan merasa mudah dalam menggunakannya. Berdasarkan uji statistik, diperoleh hasil bahwa siswa yang menggunakan modul Fisika berbasis PBL memiliki hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor yang lebih baik daripada siswa yang menggunakan buku di sekolah dalam lingkungan belajar PBL. Artinya, modul Fisika berbasis PBL efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor siswa.
PENGEMBANGAN MODUL BIOLOGI BERBASIS INQUIRY REAL WORLD APPLICATION PADA MATERI BIOTEKNOLOGI DI SMA NEGERI 1 MAGELANG Dwi Lis Wahyuni; Sajidan Sajidan; Suciati Suciati
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 3 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v5i3.9446

Abstract

Penelitian dan pengembangan modul ini bertujuan untuk mengetahui: 1) karakteristik produk modul biologi berbasis inquiry real world application pada materi bioteknologi; 2) kelayakan prototype modul biologi berbasis inquiry real world application pada materi bioteknologi; 3) keefektifan modul biologi berbasis inquiry real world application pada materi bioteknologi. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode Borg dan Gall (1983) yang telah dimodifikasi menjadi sembilan tahapan: 1) penelitian pendahuluan; 2) perencanaan; 3) pengembangan prototype produk; 4) validasi prototype produk; 5) revisi prototype produk; 6) uji keterbacaan; 7) revisi produk; 8) uji coba produk; 9) revisi produk akhir. Model pengembangan modul menggunakan desain ADDIE (Branch, 2009). Instrumen yang digunakan meliputi: angket, lembar observasi dan tes. Analisis data yang digunakan selama penelitian dan pengembangan adalah analisis deskriptif, teknik persentase dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan: 1) karakteristik modul berbasis inquiry real world application dikembangkan berdasarkan sintaks inquiry real world application, meliputi: observation, manipulation, generalization, verification dan application; 2) kelayakan prototype modul berbasis inquiry real world application menurut para ahli berkualifikasi “sangat baik”. Hasil uji keterbacaan modul untuk guru oleh praktisi pendidikan berkategori “sangat baik”. Hasil uji keterbacaan modul siswa berkategori “baik”; 3) modul biologi berbasis inquiry real world application efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bioteknologi aspek spiritual, aspek sikap sosial, aspek keterampilan, dan aspek pengetahuan. 
PENGEMBANGAN MODUL KIMIA BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH PADA MATERI IKATAN KIMIA KELAS X SMA/MA SEMESTER 1 Dwi Rumi Astuti; Sulistyo Saputro; Sri Mulyani
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 2 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v5i2.9478

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1) hasil pengembangan modul kimia berbasis scientific approach, 2) kelayakan modul kimia berbasis scientific approach berdasarkan validasi ahli, penilaian praktisi pembelajaran dan respon siswa, 3) efektivitas modul kimia berbasis scientific approach pada materi ikatan kimia untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian menggunakan prosedur Borg & Gall yang telah direduksi menjadi 9 tahapan, yakni: 1) tahap pendahuluan, 2) tahap perencanaan, 3) tahap pengembangan rancangan awal produk, 4) tahap uji coba awal, 5) tahap revisi produk tahap uji coba awal, 6) tahap uji lapangan, 7) tahap revisi produk uji coba lapangan, 8) tahap uji operasional, 9) tahap revisi produk akhir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode angket, observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) hasil setiap tahapan pengembangan modul kimia berbasis scientific approach adalah modul kimia yang telah di validasi dan telah direvisi berdasarkan saran dari para ahli modul dan telah diuji cobakan kepada guru dan siswa sebagai pengguna di lapangan, (2) Kelayakan modul kimia  berbasis scientific approach berdasarkan para ahli dan praktisi pembelajaran diperoleh nilai Aiken V ≥ 0,79 yang menunjukkan bahwa modul valid secara isi, kebahasaan, sajian, dan kegrafisan dengan rata-rata hasil angket respon guru dan siswa terhadap kelayakan modul kimia pada uji coba diperoleh penilaian dengan kategori “Sangat Baik”. (3) Modul kimia berbasis scientific approach efektif meningkatkan prestasi belajar siswa dari aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa.
PENERAPAN MODEL SCIENCE TECHNOLOGY SOCIETY MELALUI EKSPERIMEN LAPANGAN DAN EKSPERIMEN LABORATORIUM DITINJAU DARI SIKAP PEDULI LINGKUNGAN DAN KREATIVITAS VERBAL SISWA Ahmad Makmur Santoso; Sajidan Sajidan; Suciati Sudarisman
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 03 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i03.9770

Abstract

eksperimen lapangan dan laboratorium, antara siswa yang memiliki sikap peduli lingkungan dan kreativitasverbal kategori tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar biologi siswa, serta interaksinya. Penelitian inimenggunakan metode true experiment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1Petanahan Tahun Pelajaran 2012/2013, sebanyak 4 kelas. Sampel penelitian ditentukan secara acak denganteknik cluster random sampling sebanyak 2 kelas yaitu kelas X4 dan X7. Kelas X4 diberi pembelajaran denganmetode eksperimen lapangan dan kelas X7 dengan metode eksperimen laboratorium. Teknik pengumpulan datamenggunakan metode tes untuk mendapatkan data prestasi belajar kognitif, psikomotor dan kreativitas verbalsiswa, metode angket untuk mendapatkan data sikap peduli lingkungan, prestasi belajar afektif serta metodeobservasi untuk memperoleh data afektif, dan psikomotorik. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava tigajalan dengan desain faktorial 2x2x2. Berdasarkan hasil uji hipotesis data hasil penelitian dapat disimpulkanbahwa: 1) ada pengaruh penggunaan metode eksperimen lapangan dan eksperimen laboratorium terhadapprestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa; 2) ada pengaruh sikap peduli lingkungan terhadapprestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor; 3) ada pengaruh kreativitas verbal terhadap prestasi belajarkognitif, afektif, dan psikomotorik siswa; 4) ada interaksi antara metode dan sikap peduli lingkungan terhadapprestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa; 5) tidak ada interaksi antara metode dan kreativitasterhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, 6) ada interaksi antara sikap pedulilingkungan dengan kreativitas verbal terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 7) tidak adainteraksi antara metode, sikap peduli lingkungan, dengan kreativitas verbal terhadap prestasi belajar kognitif,afektif, dan psikomotorik siswa.Kata Kunci: Science Technology Society, Eksperimen Lapangan, Eksperimen Laboratorium, Sikap PeduliLingkungan, Kreativitas Verbal
PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL MENGGUNAKAN SIMULASI KOMPUTER DAN MODEL KERJA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN GAYA BELAJAR Suci Rahayu; Sugiyarto Sugiyarto; Widha Sunarno
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 03 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i03.9802

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran IPA melalui pendekatan kontekstual menggunakansimulasi komputer dan model kerja, kemampuan berpikir kritis dan gaya belajar terhadap prestasi belajar.Penelitian ini merupakan penelitan kuasi eksperimen, dilaksanakan pada bulan Maret 2012 – Januari 2013.Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Magetan Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampelpenelitian ada 4 kelas terbagi dua kelompok yang diambil dengan cara cluster random sampling. Kelas VIII Adan VIII H menggunakan media simulasi komputer dan kelas VIII B dan VIII C menggunakan media modelkerja. Data dikumpulkan dengan metode tes untuk kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar kognitif,angket untuk gaya belajar, prestasi afektif, prestasi psikomotor, dan lembar observasi untuk prestasi belajarafektif dan psikomotor. Hipotesis diuji menggunakan anava tiga jalan, uji lanjut Anava uji Scheffe’, desainfaktorial 2x2x2. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan: 1) pembelajaran IPA melalui pendekatankontekstual menggunakan media simulasi komputer dan model kerja berpengaruh terhadap prestasi belajarkognitif, afektif, dan psikomotor; 2) kemampuan berpikir kritis berpengaruh terhadap prestasi belajar kognitif,afektif, dan psikomotor; 3) gaya belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor;4) tidak ada pengaruh yang signifikan dari interaksi antara media dan kemampuan berpikir kritis terhadapprestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor; 5) ada pengaruh yang signifikan dari interaksi antara media dangaya belajar terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor; 6) tidak ada pengaruh yang signifikandari interaksi antara kemampuan berpikir kritis dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar kognitif, afektif,dan psikomotor; 7) tidak ada pengaruh yang signifikan dari interaksi antara media, kemampuan berpikir kritis,dan gaya belajar terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor.Kata Kunci: simulasi komputer, model kerja, kemampuan berpikir kritis, gaya belajar, prestasi belajar.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, INTELLECTUAL (SAVI) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA KELAS X SMA/MA DENGAN TOPIK KALOR DAN PERPINDAHANNYA Linda Novitayani; Sukarmin Sukarmin; Suparmi Suparmi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 2 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v5i2.9468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakteristik modul Fisika berbasis SAVI, (2) mengetahui kelayakan modul Fisika berbasis SAVI, (3) mengetahui peningkatan kreativitas belajar siswa setelah menggunakan modul Fisika berbasis SAVI. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Model penelitian dan pengembangan mengacu pada model prosedural menurut Borg and Gall, meliputi: tahap analisis kebutuhan dan pengumpulan data, perencanaan, perancangan draft modul, pembuatan draft modul, validasi, revisi, uji coba awal dan revisi, uji coba utama dan revisi, serta diseminasi. Pengembangan modul dinilai berdasarkan kelayakan isi, media, dan bahasa oleh dosen, guru, teman sejawat, dan siswa. Hasil penelitian ini adalah (1) karakteristik modul Fisika berbasis SAVI berorientasi pada pendekatan student centered. Modul ini dikembangkan menggunakan tahap pembelajaran SAVI, yang meliputi (a) tahap persiapan dilakukan dengan cara siswa mengamati dan membaca fenomena yang disajikan dalam modul. Kemudian muncul permasalahan terkait materi yang akan dipelajari, (b) tahap penyampaian dilakukan dengan cara siswa melakukan eksperimen untuk menemukan konsep materi, (c) tahap pelatihan dilakukan dengan cara siswa melakukan analisis data menurut variabel yang diukur melalui kegiatan diskusi dengan kelompoknya, dan (d) tahap penampilan hasil dilakukan dengan cara siswa membuat kesimpulan, kemudian siswa menampilkan hasil pekerjaannya di depan kelas, (2) modul Fisika berbasis SAVI layak digunakan sebagai bahan ajar berdasarkan uji coba utama diperoleh hasil 77% siswa menyatakan bahwa keterbacaan modul memiliki kriteria sangat baik dari aspek isi, media, dan bahasa, (3) kreativitas belajar siswa kelas X-B setelah menggunakan modul Fisika berbasis SAVI mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh nilai gain dari angket dan observasi kreativitas belajar sebesar 0,40 dan 0,52 dengan kriteria gain ternormalisasi sedang.
PEMBELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL ACCELERATED LEARNING MELALUI CONCEPT MAPPING DAN MIND MAPPING DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN KEMAMPUAN VERBAL SISWA Lina Artuty Widyasari; Sarwanto Pratama; Baskoro Adi Prayitno
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 03 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i03.9792

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan model accelerated learning melalui concept mapping danmind mapping, kreativitas, kemampuan verbal, dan interaksinya terhadap prestasi belajar biologi. Penelitianmenggunakan metode kuasi eksperimen. Populasinya semua siswa kelas XI IPA SMA N 3 Sukoharjo tahunajaran 2012/2013 yang berjumlah 4 kelas. Sampel sebanyak 2 kelas diperoleh dengan teknik purposive sampling.Kelas pertama untuk model accelerated learning melalui concept mapping, kelas kedua untuk modelaccelerated learning melalui mind mapping. Teknik pengumpulan data prestasi belajar kognitif, psikomotor,kreativitas, dan kemampuan verbal menggunakan metode tes, sedangkan data afektif menggunakan angket. Ujihipotesis penelitian menggunakan analisis variansi tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2. Hasil penelitianmenunjukkan: 1) ada pengaruh pembelajaran biologi menggunakan model accelerated learning melalui conceptmapping dan mind mapping terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif tetapi tidak berpengaruh terhadapprestasi psikomotor, 2) ada pengaruh kreativitas terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 3)ada pengaruh kemampuan verbal terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 4) tidak ada interaksiantara penggunaan model accelerated learning melalui concept mapping dan mind mapping dengan kreativitasterhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 5) tidak ada interaksi antara penggunaan modelaccelerated learning melalui concept mapping dan mind mapping dengan kemampuan verbal terhadap prestasibelajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 6) tidak ada interaksi antara kreativitas dengan kemampuan verbalterhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 7) tidak ada interaksi antara model pembelajaran,kreativitas, dan kemampuan verbal terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor.Kata kunci: Accelerated Learning, Concept Mapping, Mind Mapping, Kreativitas, Kemampuan Verbal.

Page 3 of 23 | Total Record : 224