cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Moral Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 25274821     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Moral Kemasyarakatan is published by the Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Study Program of Universitas Kanjuruhan Malang and Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) of East Java, which includes the results of research on character, moral action and actions that have positive values ​​in all areas of community life. The purpose of the Moral Society's journal is to provide a forum for exchange of ideas, principles and processes regarding the behavior and actions of human actions that cover all areas of life in society. Frequency of issue per year as much as 2 times in June and December
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Karakter Toleransi Beragama dalam Sudut Pandang Generasi Milenial Yogi Nugraha; Yudi Firmansyah
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 4 No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2 - Desember 2019
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.353 KB) | DOI: 10.21067/jmk.v4i2.3856

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang 1) Persepsi toleransi beragama oleh generasi milenial terhadap agama lain, (2) Sikap yang ditunjukkan oleh generasi milenial sebagai penganut agama lain dan dan (3) Kerjasama antar umat beragama yang dilakukan oleh generasi milenial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah generasi milenial berusia 20 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi generasi milenial mayoritas memahami tentang toleransi beragama. Namun, secara minoritas ada yang tidak memahami toleransi. Sikap generasi milenial terhadap agama lain menunjukkan bahwa mayoritas dari mereka telah menjalankan toleransi, tetapi secara minoritas ada yang tidak dapat mempraktikkan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Kerjasama yang ditunjukkan oleh generasi milenial secara mayoritas berada pada kategori netral yang membuktikan bahwa ada perilaku yang ragu terhadap rasa toleransi yang ingin ditampilkan.
Validasi Buku Karakter Anak Berbasis Contextual Teaching and Learning Materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas II Sekolah Dasar Yulianti Yulianti
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 4 No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2 - Desember 2019
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.763 KB) | DOI: 10.21067/jmk.v4i2.3926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain dan materi buku karakter anak berbasis Contextual Taching Learning yang layak dan valid digunakan untuk mendukung pelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti di Sekolah Dasar kelas II. Buku karakter yang dikembangkan ini belum ditemui di sekolah dasar karena mengintegrasikan antara materi dengan konsep CTL (contextual, teaching and learning) yang sesuai dengan karakter siswa kelas II SD, prosedur pengembangan buku karakter ini yaitu: (1) penelitian/studi pendahuluan dan pengumpulan data, (2) perencanaan, (3) pengembangan draf produk, (4) uji coba lapangan awal atau dalam penelitian ini merupakan uji validasi oleh ahli, (5) merevisi hasil uji coba lapangan awal, (6) uji coba lapangan utama atau dalam penelitian ini adalah uji coba skala kecil, (7) merevisi produk hasil uji lapangan utama, (8) uji pelaksanaan lapangan atau dalam penelitian ini adalah uji coba lapangan/ kelas, dan (9) revisi produk akhir. Instrumen yang digunakan adalah angket. Hasil dari penelitian ini untuk mengetahui kevalidan dari segi materi dan desain. Segi validasi materi diperoleh prosentase 84,5 % dan dari segi desain 86,5 %, dalam kategori sangat valid. Buku karakter ini diperlukan guna mengasah kemampuan anak sesuai usia sekolah dasar, dan untuk guru PAI dan Budi Pekerti supaya menanamkan konsep nilai agama sebagai pondasi karakter baik anak dalam setiap pembelajaran.
Pemikiran Politik Kyai dalam Kewarganegaraan Indonesia Fandy Adpen Lazzavietamsi; Idrus Affandi; Cecep Darmawan; Asep Zaenal Ausop
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 4 No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2 - Desember 2019
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.077 KB) | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.4055

Abstract

Penelitian ini mengkaji Kyai sebagai sentral gerakan ajaran agama islam dalam kehidupan warga negara. Mayoritas masyarakat Indonesia adalah pemeluk agama islam dengan berbagai ragam pemahaman terhadap islam itu sendiri. Kyai sebagai penerjemah al quran dalam kehidupan, dipahami masyarakat sebagai pencerah setiap persoalan. Pemikiran politik Kyai yang berbeda menimbulkan perbedaan perspektif dalam memaknai sekaligus mengaplikasikan kewarganegaraan di Indonesia. Untuk mengkaji fenomena pemikiran politik kyai tersebut, peneliti menggunakan metode studi kasus. Pemikiran politik tokoh agama diantaranya kyai merupakan sesuatu yang tidak biasa, bahkan terdapat pertentangan diantara beberapa agama mengenai hubungan politik dan agama. Terdapat agama yang memisahkan keduanya namun juga terdapat agama yang menyatukan keduanya, perbedaan tersebut dapat dilihat pada agama islam dan katolik. Kecenderungan islam di Indonesia antara politik dan agama tidak bisa dipisahkan karena ajaran agama islam bersifat menyeluruh. Dari penelitian ini ditemukan beberapa fenomena pemikiran politik Kyai, diantaranya yaitu darul islam dan darus salam. Kyai yang mendasarkan pada konsep darul islam diwujudkan pada pemahaman atas konsep khilafah atau imamah sebagai teokrasi, sedangkan Kyai yang mendasarkan pada konsep darus salam diwujudkan pemahaman atas konsep khilafah sebagai masyarakat madani.
Pemikiran Kierkegaard Tentang Manusia Agony dan Proses Penyembuhan Diri Andri Fransiskus Gultom; Misnal Munir; Iva Ariani
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 4 No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2 - Desember 2019
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.762 KB) | DOI: 10.21067/jmk.v4i2.4087

Abstract

Satu hal yang tampaknya terabaikan dalam situasi manusia kontemporer yaitu derita batin (agony). Manusia mengalami situasi batin yang agak kacau, tidak stabil, tertekan dan yang kerap kali berada dalam pengawasan superego yang menjadikan tubuh menjadi lentur patuh. Pola hidup era modern mensyaratkan kepastian, disiplin, ketaatan, keterukuran, dan semua berada dalam kontrol kekuasaan dengan basis data algoritmik dan sistem yang ketat. Situasi ini belum mereka sadari karena derita batin itu mesti ditutup karena untuk kebutuhan bertahan hidup. Bila derita batin tidak diatasi, akan terjadi katastropi baik bagi diri dan relasi dengan yang lain. Hidup bisa berada dalam situasi bahaya. Kierkegaard dalam konteks ini memberikan suatu energi baru dengan gagasan rekoleksi dan repetisi bagi manusia agony untuk bisa mengenal lebih dalam dirinya. Penelitian ini berciri kualitatif dengan menggunakan metode-metode filosofis yaitu verstehen, komparasi, dan interpretasi. Penelitian ini akan berupaya mengungkap sisi-sisi terdalam dalam kondisi manusia modern yang telah mengalami kerapuhan pada dimensi internal diri yang berimplikasi pada dimensi eksternal yakni kebertubuhan dan sosialitas. Hasil penelitian ini: (1) upaya refleksi diri terus-menerus diupayakan dengan menelisik situasi kedalaman batin untuk memahami problem yang mengarah pada diri sendiri; (2) rekoleksi dan repetisi menjadi proses penyembuhan diri.
Pengaruh Political Internet User Terhadap Partisipasi Politik Disabilitas Rungu di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Beny Dwi Lukitoaji; Faiz Noormiyanto
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 5 No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1 - Juni 2020
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.938 KB) | DOI: 10.21067/jmk.v5i1.3874

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh political internet user terhadap partisipasi politik disabilitas rungu di Provinsi DIY. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Penelitian dilaksanakan di Gerakan Untuk Kesejahteraan Tunarungu (GERKATIN) di DIY. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik cluster sampling. Penelitian ini menggunakan tehnik pengumpulan data angket (kuesioner). Teknik analisis data meliputi skoring hasil penelitian, pentabulasian data penelitian, pengujian normalitas data, pengujian hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil skor political internet user dapat disimpulkan bahwa political internet user dapat dikategorikan sedang dengan hasil rata-rata skor 73,4, dan perolehan skor sedang sebanyak 27 dengan prosentase 44%, sedangkan memperoleh skor tinggi sebanyak 15 orang prosentase 24% orang dan sangat tinggi sebanyak 8 orang dengan prosentase 13%. hasil skor partisipasi politik dapat disimpulkan bahwa partisipasi politik dapat dikategorikan sedang dengan hasil rata-rata skor 70,56, dan perolehan skor sedang sebanyak 26 orang dengan prosentase 42,9%, memperoleh skor tinggi sebanyak 28 orang dengan prosentase 45,9% dan sangat tinggi sebanyak 5 orang dengan prosentase 8,1%.
The Development of Learning Tolerance Values Religious in the Ogoh-ogoh Tourism Education in Balun Village Kartika Herlina Candraning Shiam; I Nyoman Lodra
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 5 No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1 - Juni 2020
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v5i1.3958

Abstract

The purpose of writing this article is to produce an educational tour package that invites tourists and students to travel, interact and learn about tolerance through the art of making Ogoh-ogoh that teaches the values of religious tolerance in Balun Village. The approach used in this research is Research and Development by choosing 4-D stages, 1.) Define by observing, interviewing and documenting in the form of photos and videos, 2.) Design designing educational tour packages, 3.) Developing with realize and test tour packages, 4.) Dissemination revision and distribution. The results of this study are educational tour packages about tolerance values that are manifested from the mutual cooperation in the celebration of Ogoh-ogoh without distinguishing the religions they profess. This package also invites students to make a statue of Ogoh-ogoh together with a plural community in Balun. so that it can be used as one of the character education for tourists and students as souvenirs that can be practiced in social life by manifesting through the symbol of the Declaration of Tolerance Movement.
Model Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Kejuruan Lita Akhimelita; Sumarto Sumarto; Ade Gafar Abdullah
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 5 No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1 - Juni 2020
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.466 KB) | DOI: 10.21067/jmk.v5i1.4299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi dibantu program software Nvivo 12 Plus, informan terdiri dari para guru, peserta didik, dan industri. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling, sehingga terdapat informan kunci dan informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter, seperti disiplin, religius, bersahabat/komunikatif, kerja keras, tanggung jawab dan jujur merupakan nilai-nilai utama yang acap kali diberikan pendidik kepada peserta didik di SMK. Sedangkan karakter siswa yang cenderung diinginkan oleh industri adalah religius, disiplin, bersahabat/komunikatif, tanggung jawab dan jujur. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari delapan belas nilai karakter yang ada, empat nilai yang sama muncul, perbedaannya terletak di kerja keras dan jujur. Hal ini mengindikasikan bahwa pembentukan karakter peserta didik di SMK membutuhkan elaborasi yang baik antara satuan pendidikan, masyarakat dan keluarga, sehingga tujuan dari pendidikan karakter ini dapat tercapai dengan maksimal.
Moral Entrepreneur Islami Melalui Pendidikan Pancasila Sebagai Konsep Pembentukan Generasi Perbankan Syariah Di Era Global Meiwatizal Trihastuti; Yayuk Hidayah; Anis Suryaningsih; Muhammad Mona Adha; Syifa Siti Aulia
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 5 No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1 - Juni 2020
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.854 KB) | DOI: 10.21067/jmk.v5i1.4306

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis moral entrepreneur Islami melalui Pendidikan Pancasila sebagai konsep pembentukan generasi perbankan syariah di era global. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam rangka perwujudan entrepreneur islami di era global upaya yang dapat dilakukan adalah 1) Penguatan karakter Integritas agar dapat menjadi pribadi yang dapat dipercaya. 2) Internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi untuk memupuk entrepreneur islami. 3) upaya persiapan generasi perbankan Syariah di era global dapat dimulai dengan pembudayaan peningkatan kualitas sumber daya yang professional di bidang perbankan Syariah.
A Long Way to Go for Diversity: The Fight Portrayed by Inter-faith Harmony Forum in Malang Raya Hipolitus Kristoforus Kewuel
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 5 No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1 - Juni 2020
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.294 KB) | DOI: 10.21067/jmk.v5i1.4430

Abstract

Religious diversity has been one of the important aspects that require explicit regulation on UUD 1945. The implementation of this law is done continuously as a part of state responsibility in ensuring the religious life of its people. The Inter-faith Harmony Forum (FKUB) is regulated under the Joint Decree of the Minister of Religion and Minister of Home Affairs No. 9 and No. 8 of 2006 as a revision of the Two Ministerial Decree No. 1, 1969. FKUB becomes an official forum in the central, province, and district/city levels. This research aimed at revealing to what extent the honorable forum effectively carries out its mission. Qualitative ethnographic was employed from data collection to data processing method. The research results show that FKUB's effort to instill the value of religious diversity is not only challenged by the pluralistic society, but also by the government as the initiator of this forum.
Model Kurikulum Sekolah Alam Berbasis Karakter Mulyanah, Dina; Lestari, Ria Yuni; Hardika Legiani, Wika
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 5 No 2 (2020): Volume 5, Nomor 2 - Desember 2020
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v5i2.4439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan peranan model kurikulum Sekolah Alam berbasis karakter Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model kurikulum Sekolah Alam berbasis karakter dapat membentuk akhlak, leadership, logika dan bisnis siswa di Sekolah Alam Bintaro terintegrasi dalam kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler dan kokurikuler. Model kurikulum sekolah alam berbasis karakter ini berperan sebagai pedoman dan sarana mentransimisikan -nilai karakter serta mengembangkan potensi setiap siswa. Beberapa hambatan dalam penerapan model kurikulum ini yakni hambatan internal yang datang dari guru dan siswa serta hambatan eksternal yang datang dari orangtua, lingkungan dan teknologi. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model kurikulum Sekolah Alam berbasis karakter yang terintegrasi dalam kegiatan intrakurikuler, ektrakurikuler, dan kokurikuler .berperan aktif menjadikan siswanya memlikiki keterampilan leadership, logika dan bisnis serta memiliki akhlak yang baik.

Page 5 of 23 | Total Record : 224