cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Moral Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 25274821     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Moral Kemasyarakatan is published by the Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Study Program of Universitas Kanjuruhan Malang and Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) of East Java, which includes the results of research on character, moral action and actions that have positive values ​​in all areas of community life. The purpose of the Moral Society's journal is to provide a forum for exchange of ideas, principles and processes regarding the behavior and actions of human actions that cover all areas of life in society. Frequency of issue per year as much as 2 times in June and December
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Pengembangan Karakter Disiplin Siswa Melalui Kegiatan Esktrakurikuler Di SMK Texar Klari Widiawati, Erni; Susanto, Erwin; Sanusi, Aris Riswandi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 5 No 2 (2020): Volume 5, Nomor 2 - Desember 2020
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v5i2.4662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana bentuk kegiatan ekstrakurikuler paskibra yang dapat mengembangkan karakter disiplin siswa di SMK Texar Klari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru pembina, pelatih dan siswa anggota ekstrakurikuler paskibra. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini adalah terdapat beberapa bentuk kegiatan diantranya yaitu latihan rutin peraturan baris-berbaris (PBB), melaksanakan apel masuk dan apel pulang sekolah, upacara bendera dengan latihan tata upacara bendera (TUB) yang baik dan benar, menjaga pintu gerbang sekolah untuk mengecek siswa yang datang terlambat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk kegiatan ekstrakurikuler paskibra dapat menerapkan karakter disiplin siswa serta terbentuknya kedisiplinan siswa. Rekomendasi penelitian kepada sekolah sebagai pembuat kebijakan di harapkan untuk mengembangkan kedisiplinan siswa bukan hanya melalui kegiatan ekstrakurikuler saja, tetapi kegiatan lain harus di terapkan.
Pengembangan Inventori Karakter Ideal Konseli Berbasis Nilai-Nilai Pribadi Founding Fathers Indonesia Ariyanto, Restu Dwi; Hanggara, Guruh Sukma; Andrianie, Santy
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 5 No 2 (2020): Volume 5, Nomor 2 - Desember 2020
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v5i2.4918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan inventori karakter ideal konseli (siswa) berbasis nilai-nilai pribadi founding fathers indonesia. Metode penelitian menggunakan model pengembangan sesuai pendapat Borg & Gall yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Hasil penelitian menyajikan data bahwa pengembangan inventori karakter ideal konseli berbasis nilai-nilai pribadi Founding Fathers Indonesia untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terdiri dari item terdiri dari 5 indikator karakter yaitu hidup produktif, perilaku menghargai, perilaku kerjasama, religius dan nasionalis. Berdasarkan hasil validitas dan reliabelilitas inventrori yang dinyatakan valid 30 item dengan koefisien reliabilitas tinggi sebesar 0,912. Artinya bahwa pengembangan inventori karakter dapat dipergunakan untuk menjadi alat ukur mengetahui karakter pada siswa SMK
Pengembangan Model Pembelajaran Nobangan Berbasis Permainan Tradisional Suku Kaili terhadap Nilai Karakter Cinta Tanah Air Azizah, Azizah; Sani, Nurul Kami; Aras, Nurul Fitriah; Adriana, Lusi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 5 No 2 (2020): Volume 5, Nomor 2 - Desember 2020
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v5i2.4966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran nobangan berbasis permainan tradisional yang berasal dari Suku Kaili dalam pembelajaran di sekolah dasar terhadap nilai karakter cinta tanah air. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian dan pengembangan (R & D) yang diadopsi dari model R & D tiga fase dari Gravemeijer & Cobb. Tiga fase tersebut yaitu fase penelitian awal, fase pengembangan, dan fase pengujian. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar di Kota Palu. Hasil penelitian yaitu dihasilkan model pembelajaran nobangan berbasis permainan tradisional suku Kaili terhadap nilai cinta tanah air yang valid dan praktis. Model ini dapat mengembangkan nilai karakter cinta tanah air siswa karena berbasis permainan rakyat yang menyenangkan bagi siswa dalam mengikuti pembelajaran. Simpulan bahwa model pembelajaran nobangan terhadap nilai karakter cinta tanah air yang dikembangkan memiliki kriteria valid dan praktis. Penerapan permainan nobangan dalam pembelajaran, membuat siswa lebih memahami kebudayaan suku Kaili. Dengan demikian, nilai-nilai tradisional suku Kaili tetap terjaga dan terlestarikan.
Implementasi Karakter Peduli Lingkungan Sungai Berbasis Kewarganegaraan Ekologis Melalui Program Adiwiyata di Sekolah Dasar Fahlevi, Reja; Jannah, Fathul; Sari, Raihanah
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 5 No 2 (2020): Volume 5, Nomor 2 - Desember 2020
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v5i2.5069

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi karakter peduli lingkungan sungai berbasis kewarganegaraan ekologis melalui program Adiwiyata di Sekolah Dasar Negeri 1 Basirih. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakter peduli lingkungan sungai sudah terintegrasi di dalam aspek-aspek program Adiwiyata. Adanya visi, misi dan tujuan sekolah yang memuat tentang lingkungan sungai, kurikulum yang sudah terintegrasi mengenai lingkungan dengan mengintegrasikan semua mata pelajaran materi terkait lingkungan sungai, optimalisasi kegiatan ekstrakulikuler khususnya pramuka terkait dengan lingkungan sungai, ikut berpartisipasi kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pelestarian dan kebersihan lingkungan sungai, serta tersedianya dengan baik pengelolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan. Implementasi karakter peduli lingkungan sungai sudah diimplementasikan cukup baik di sekolah tersebut, namun masih sangat perlu dilakukan optimalisasi kembali khususnya mengenai nilai karakter peduli lingkungan sungai. Hal itu harus dilakukan dari tingkat yang paling dasar agar mampu membentuk serta menanamkan kepada peserta didik di sekolah.
Penanaman Nilai-Nilai Karakter Pancasila dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan berbasis Polysynchronous di Era New Normal Zuriah, Nurul
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 6 No 1 (2021): Volume 6, Nomor 1 - Juni 2021
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v6i1.5086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika penanaman nilai-nilai karakter Pancasila dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Berbasis Polysynchronous di Era New Normal yang dilakukan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan analisis interaktif model Milles & Huberman. Informan terdiri dari para dosen dan mahasiswa yang menempuh mata kuliah Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan pada semester gasal 2020/2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat permasalahan dalam penanaman nilai-nilai Pancasila dalam Pembelajaran PPKn dengan platform Polysynchronous di Era New Normal. Ada tiga komponen penting dalam penelitian ini, yaitu: (1) masalah substansi nilai yang dikembangkan; (2) metode penanaman nilai yang dikembangkan; (3) penggunaan evaluasi penanaman nilai. Ada beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Hal ini mengindikasikan bahwa penanaman nilai-nilai Pancasila dalam Pembelajaran PPKn yang menggunakan platform polysynchronous membutuhkan pencermatan, elaborasi dan pengembangan lebih lanjut untuk efektivitasnya di masa mendatang.
Model Pendidikan Nilai Budaya Lamaholot Dalam Ritus Lodong Ana’ Lemba, Vinsensius Crispinus; Puka, Agnes Ona Bliti; Krismawati, Irene Evi; Ritan, Germana Oreng
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 6 No 1 (2021): Volume 6, Nomor 1 - Juni 2021
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v6i1.5096

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menemukan dan menganalisis model pendidikan nilai budaya Lamaholot dalam ritus lodong ana’. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dan dilakukan di Kawaliwu, Desa Sinar Hading, Kabupaten Flores Timur. Subjek penelitian ini adalah para tokoh adat dari tiga Suku Raja Tua dan para ema nimu sebagai pelaku ritus lodong ana’. Teknik pengumpulan data menggunakan participant observation, yang terdiri atas analisis dokumen, wawancara terfokus pada informan kunci, keterlibatan langsung, pengamatan, dan introspeksi. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman, yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai utama budaya Lamaholot dalam ritus lodong ana’ adalah nilai religius, moral, dan sosial. Penginternalisasian nilai menggunakan metode berdoa, bercerita, dan bernyanyi. Sedangkan model pendidikan dalam ritus ini adalah model pendidikan nilai kuru kawak, karena kuru kawak menjadi focus dan locus pendidikan nilai. Model ini terdiri atas tiga hal, yakni: input, proses, dan output.
Keterlibatan Orang Tua Dalam Pembelajaran Daring Serta Menanamkan Disiplin di Sekolah Dasar Wijayanto, Sukma; Wardana, Aditia Eska; Purnanto, Arif Wiyat
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 6 No 1 (2021): Volume 6, Nomor 1 - Juni 2021
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v6i1.5336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis keterlibatan orang tua di SD Muhammadiyah 1 Alternatif Magelang and SD Muhammadiyah 1 Inovatif Mertoyudan Magelang. Data diperoleh dari pihak sekolah dan orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan 23 partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai bentuk keterlibatan orang tua pada pembelajaran daring adalah menyediakan fasilitas, sebagai mentor, motivator, dan pengawas, dan komunikator. Orang tua terlibat dalam berbagai instruksi pembelajaran dari guru, menemani belajar, memberikan motivasi, dan menjadi mentor dalam belajar anak. Hasil penelitian juga menunjukkan peran orang tua dalam pengembangan karakter, terutama karakter disiplin. Upaya yang diakukan orang tua dalam membangun disiplin pada diri anak dilakukan dengan bentuk pemberian nasehat, peguatan, dan hukuman. Hasil ini menjadi gambaran bagi sekolah serta orang tua tentang bagaimana anak-anak mengalami keberhasilan dalam pembelajaran daring. Hasil ini menjadi refleksi dan evaluasi bagi sekolah bahwa program belajar yang dilakukan secara daring membutuhkan keterlibatan dari orang tua dan sekolah.
Reading the Struggle of Moral Values in the Glamour Life of Batu City Tourism Society Kewuel, Hipolitus Kristoforus; Prawoto, Sigit
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 6 No 1 (2021): Volume 6, Nomor 1 - Juni 2021
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v6i1.5529

Abstract

Kota Wisata Batu telah terkenal di tingkat nasional dan internasional. Berbagai tempat wisata ada di sana dengan berbagai fasilitas pendukung seperti hotel, kehidupan malam, dan lainnya. Situasi ini, dapat dipahami sebagai konsekuensi dari predikat Batu sebagai kota wisata. Namun, masyarakat Kota Batu juga merupakan masyarakat yang religius yang kuat dengan nilai-nilai kehidupan beragama dan norma-norma tata kelola sosial. Masyarakat harus mengalami gejolak yang datang mewarnai kehidupan sosial keagamaan mereka. Penelitian ini mengungkapkan sejauh mana hal-hal ini telah diproses oleh masyarakat dan lembaga-lembaga penanggungjawab terkait. Dengan menggunakan metode etnografis kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Dinas Pariwisata, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan lembaga keagamaan lainnya telah menerapkan prinsip moral dalam proses pariwisata di Kota Batu. Namun, dampak kehidupan glamour di dunia modern rupanya telah menjadi pengalaman pariwisata yang tidak terelakkan di luar kendali dan kerja keras mereka dan itu akan terus menjadi bagian perjuangan mereka dalam menghidupi pariwisata di Kota Batu.
Analisis Keberadaan Hidden Curriculum dalam Pengembangan Delapan Belas Karakter Bangsa pada Siswa Sekolah Dasar Salamor, Lisye; Ritiauw, Samuel Patra
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 6 No 1 (2021): Volume 6, Nomor 1 - Juni 2021
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v6i1.5550

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keberadaan hidden curriculum dalam pengembangan delapan belas karakter bangsa pada peserta didik di sekolah dasar di Kota Ambon, dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian pada SD Kristen 2 Waimahu sebagaimana temuan baik kepala sekolah, guru dan peserta didik sebagai subjek, menggambarkan keberadaan hidden curriculum dalam pengembangan karakter bangsa berpusat pada kemitraan antara sekolah dan keluarga. Dalam keberadaannya di sekolah telah terintegrasi dalam perencanaan program semester, implementasi pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Ada faktor penghambat yaitu kurangnya intensitas komunikasi orang tua sebagai bagian dari pendukung karakter peserta didik. Dua dari delapan belas karakter yang harus dikembangkan oleh kedua sekolah yaitu karakter mandiri dan karakter peduli lingkungan. Terdapat pendapat berbeda oleh orang tua, dimana hasil temuan menunjukkan bahwa buku komunikasi peserta didik hanya formalitas. Kondisi ini menunjukan ketidakseriusan sekolah dalam mengupayakan pengembangan karakter peserta didik, dengan demikian sekolah dan keluarga harus membangun kemitraan secara terpadu dan berkesinambungan.
Penguatan Karakter Moral Siswa Berbasis Sistem Pendukung Keputusan dengan Metode Simple Additive Weighting Selly Rahmawati; Setia Wardani
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 6 No 2 (2021): Volume 6, Nomor 2 - Desember 2021
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v6i2.5551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguatan karakter siswa sekolah dasar dengan berbasis sistem pendukung keputusan dengan metode simple, additive dan weighting (SAW). Upaya tersebut didasarkan pada pengembangan penilaian karakter moral yang tersistem untuk siswa Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dengan jenis penelitian ADDIE. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara guru, observasi dan kuesioner. Penelitian ini menemukan bahwa pada tahap analisis, karakter moral dapat diukur secara akuntabel dengan laporan pengamatan perilaku oleh guru. Pada tahap design, terbentuk rancangan sistem penentuan keputusan dari indikator karakter utama program Penguatan Pendidikan Karakter. Tahap development mengembangkan sistem penilaian karakter dengan program Sistem Pendukung Keputusan menggunakan metode SAW. Tahap implementasi dan evaluasi di Sekolah Dasar Negeri Randusari diketahui bahwa sistem tersebut dapat dioperasikan dengan mudah oleh guru tanpa mengalami hambatan teknis. Implementasi pengembangan sistem memudahkan guru menilai karakter siswa. Akses sistem terbuka bagi kepala sekolah dan orangtua siswa menjadi dasar pelaksanaan peran mereka dalam pembentukan karakter moral siswa baik di sekolah maupun di rumah.

Page 6 of 23 | Total Record : 224