cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Moral Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 25274821     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Moral Kemasyarakatan is published by the Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Study Program of Universitas Kanjuruhan Malang and Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) of East Java, which includes the results of research on character, moral action and actions that have positive values ​​in all areas of community life. The purpose of the Moral Society's journal is to provide a forum for exchange of ideas, principles and processes regarding the behavior and actions of human actions that cover all areas of life in society. Frequency of issue per year as much as 2 times in June and December
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Narrative Policy Framework: The Role of Media Narratives on Alcohol Investment Policy in Indonesia Dedi Kusuma Habibie; Muhammad Kamil; Danang Kurniawan; Salahudin; Umi Kulsum
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 6 No 2 (2021): Volume 6, Nomor 2 - Desember 2021
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v6i2.5824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran narasi kebijakan publik dalam merumuskan kebijakan investasi alkohol di Indonesia. Narasi publik berfungsi memberikan informasi secara kolektif terkait proses kebijakan dalam rangka merespon dukungan dan tuntutan. Studi ini melakukan studi Narrative Policy Framework terkait kebijakan investasi alkohol di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan Q-DAS (Qualitative Data Analysis Software) dengan alat analisis software Nvivo Plus 12. Data penelitian adalah aktivitas media massa nasional dan media sosial Twitter yang ditentukan berdasarkan periode tertentu. Hasil kajian menunjukkan bahwa respon naratif publik terhadap Kebijakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal mendapat tanggapan yang beragam dari masyarakat dan organisasi masyarakat. Dalam gerakan sosial melalui narasi kebijakan penolakan investasi miras di Indonesia, masyarakat terbagi menjadi kelompok-kelompok besar, antara lain Lembaga Swadaya Masyarakat, (LSM), dan Oraganisasi Masyarakat (Ormas) keagamaan. Penolakan tersebut memiliki substansi naratif terkait dengan nilai-nilai yang menjadi dasar penolakan, diantaranya merusak moral anak bangsa, yaitu pemuda sebagai generasi penerus bangsa, dalam upaya membangun karakter bangsa (nation and character building) akibatnya, intensitas kejahatan di masyarakat akan meningkat. Selain itu, penolakan tersebut juga mendapat legitimasi yang kuat dari berbagai aktor yang membuat masyarakat ikut terlibat mendukung gerakan penolakan investasi miras.
Pembentukan Civic Disposition Peserta Didik Berbasis Kompetensi Abad 21 Lusiana Rahmatiani; Nadya Putri Saylendra
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 6 No 2 (2021): Volume 6, Nomor 2 - Desember 2021
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v6i2.6216

Abstract

Peradaban baru menyuguhkan kemajuan teknologi bisa membuat degradasi moral yang disebabkan pengaruh globalisasi dengan berkembangnya berbagai media sosial yang berdampak bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pembentukan karakter dengan berbasis situasi di abad ke 21. Karakter tersebut sangat diperlukan untuk dapat menjawab tantangan kehidupan abad ke 21. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang berupaya menjelaskan dengan rinci permasalahan yang diteliti dengan mengkaji mengenai individu ataupun kelompok. Implementasi pembentukan karakter peserta didik berbasis kompetensi abad ke 21 dengan pola habituasi dilakukan oleh guru kepada peserta didik dalam kegiatan pembelajaran pada masa pandemi dengan tujuan memunculkan kesadaran pentingnya karakter dalam menjalankan segala aktivitas kehidupan. Tatanan pola kehidupan masyarakat mengalami pergeseran paradigma, menimbulkan banyak permasalahan yang harus dihadapi peserta didik. Tantangan abad ke 21 menuntut untuk menyiapkan peserta didik yang memiliki karakter berbasis kompetensi abad ke 21 agar mampumenjawab, beradaptasi serta bergaul dengan segala dinamika yang disuguhkan oleh pengaruh globalisasi.
Implementasi Nilai Karakter Religius dalam Tradisi Bersih Desa Dadang Sundawa; Ludovikus Bomans Wadu
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 6 No 2 (2021): Volume 6, Nomor 2 - Desember 2021
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v6i2.6488

Abstract

Penelitian ini memberikan gambaran pelaksanaan tradisi bersih desa di Kota Batu Jawa Timur yang mempunyai kandungan nilai-nilai karakter dalam budaya bangsa khususnya karakter religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian data dianalisis menggunakan reduksi, display dan verifikasi data. Untuk mengecek keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi data. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi nilai karakter budaya bangsa dalam tradisi bersih desa khususnya nilai karakter religius sebagai berikut; (1) sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas karunia yang telah diberikannya kepada warga desa pada umumnya, (2) Sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada leluhur desa yang telah “babad alas” atau bedah krawang di desa tersebut, sehingga mereka semua saat ini bisa menempati dan berkehidupan di desa tersebut, (3) Sebagai perwujudan kepercayaan atas adanya kekuatan alam yang tidak kasatmata yang melindungi desa tersebut seisinya yang diyakini dan disimbolkan sebagai pundhen, (4) Sebagai bentuk keinginan dan harapan untuk menolak segala bala’ atau sengkolo seperti penyakit, mara bahaya, prahara, tragedi. (5) Sebagai bentuk upaya nguri-uri budaya warisan nenek moyang yang penuh nilai kearifan local, (6) Sebagai bentuk ungkapan rasa sukacita dan kegembiraan warga masyarakat atas segala yang telah diperolehnya dalam satu tahun yang telah berjalan (hasil pertanian, perdagangan, keterampilan).
Tracing 'Profil Pelajar Pancasila' Within The Civic Education Textbook: Mapping Values For Adequacy Ravyansah; Fauzi Abdillah
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 6 No 2 (2021): Volume 6, Nomor 2 - Desember 2021
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v6i2.5906

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memetakan dan menganalisis muatan nilai karakter Profil Pelajar Pancasila dalam buku teks Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten. Sumber data primer adalah buku teks Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas IX SMP edisi revisi 2018. Unit analisis dalam penelitian ini muatan nilai karakter Profil Pelajar Pancasila yang tersebar dalam semua bagian buku. Pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi dan menganalisis dalam kerangka muatan nilai karakter Profil Pelajar Pancasila yang ada di dalam buku teks. Pemeriksaan keabsahan data melalui validitas semantik, reliabilitas inter-rater, dan expert review. Kesimpulan penelitian ini secara umum mengidentifikasi muatan nilai karakter Profil Pelajar Pancasila dengan pola tersebar dan pembobotan yang beragam. Dalam upaya mendukung terwujudnya Profil Pelajar Pancasila, penelitian ini merekomendasikan pemerintah untuk menyesuaikan konten dan muatan agar lebih representatif serta relevan dengan capaian pembelajaran yang terbaru.
Upaya Pengembangan Nilai Sadar Hukum pada Mahasiswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Boardgame Saylendra, Nadya Putri; Fitri Silvia Sofyan
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 1 (2022): Volume 7, Nomor 1 - Juni 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i1.6238

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena perilaku sadar hukum yang masih rendah di kalangan mahasiswa. Perilaku sadar hukum dalam konteks kehidupan kewarganegaraan berguna dalam membangun kehidupan kenegaraan yang lebih baik dan sesuai dengan kaidah-kaidah hukum yang berlaku. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengembangkan perilaku sadar hukum pada mahasiswa melalui proses perkuliahan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis boardgame. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah dosen mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan, Koordinator Mata Kuliah Umum Pendidikan Kewarganegaraan dan mahasiswa di lingkungan Universitas Buana Perjuangan Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengembangkan perilaku sadar hukum pada mahasiswa dosen telah melakukan perencanaan secara sistematis, terstruktur dan menyeluruh dengan mengadaptasi game sebagai media pembelajarannya. Pada proses pelaksanaan pembelajaran menunjukkan antusiasme mahasiswa berpartisipasi secara aktif karena proses belajar yang diberikan menarik minat mereka. Inovasi pembelajaran bagi seorang pendidik merupakan sebuah keniscayaan guna meningkatkan taraf kualitas pendidikan.
Traditional Wisdom in Cikondang Traditional Village: A Study of Sabilulungan's Value Istianti, Tuti; Maryani, Enok; Maftuh, Bunyamin
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 1 (2022): Volume 7, Nomor 1 - Juni 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i1.6256

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal Sabilulungan di kampung adat Cikodang. Gerakan pengembangan kearifan lokal mengutamakan karakter gotong royong, persatuan dan kebersamaan untuk menciptakan hubungan relasi sosial yang harmonis. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengungkap data secara mendalam yang ada di lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Responden terdiri dari sesepuh atau tokoh adat, warga kampung adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sabilulungan merupakan salah satu kearifan lokal yang ada di masyarakat Sunda yang menekankan pada prinsip kerukunan hidup. Selain itu, nilai kearifan lokal Sabilulungan yaitu gotong-royong, kesatuan, kebersamaan, keadilan dan kemanusiaan. Nilai kearifan lokal Sabilulungan di kampung adat Cikondang terbukti mampu menjaga harmonisasi dalam aktivitas gotong-royong dalam kesehariannya dan di setiap tradisi adat dilandasi spontanitas. Konsep Sabilulungan dalam dunia pendidikan dalam rangka membantu seseorang mencapai pembentukan karakter yang menghasilkan generasi yang memiliki watak, kepribadian, serta peradaban yang bermartabat.
Tantangan Mewujudkan Kampus Inklusi di Pendidikan Tinggi dalam Telaah Literatur Puspitosari, Warih Andan; Satria, Faudyan Eka; Surwati, Arni; Iswanto
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 1 (2022): Volume 7, Nomor 1 - Juni 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang disabilitas adalah bagian dari masyarakat yang memiliki hak yang wajib dihormati, dilindungi dan dipenuhi, termasuk hak mendapatkan pendidikan. Kampus inklusi berupaya mewujudkan pemenuhan pendidikan tinggi bagi penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan situasi kontemporer penyandang disabilitas di lingkup perguruan tinggi Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan telaah literatur, yang bekerja dengan memilih artikel melalui proses penyaringan pada tahun 2020-2021. Proses telaah dilakukan pada database online yaitu Proquest. Ada sepuluh artikel yang ditelaah yang sesuai dengan kriteria inklusi. Berdasarkan analisis dari artikel tersebut ada beberapa komponen tantangan dalam mewujudkan kampus inklusi. Pertama, pandangan masyarakat dan diskriminasi yang menilai bahwa prasyarat mutlak untuk mewujudkan visi hidup secara optimal adalah dengan memiliki kesempurnaan tubuh. Kedua, perlunya dorongan bagi pemangku kebijakan untuk memenuhi sarana, prasarana serta sumber daya manusia serta kebijakan dalam menyelenggarakan kampus inklusi. Ketiga, manajemen pembelajaran dan sumber daya manusia. Keempat, aksesibilitas layanan kampus yang ditujukan untuk melampaui prasyarat formal sebuah perguruan tinggi dalam menerapkan konsep kampus inklusi.
Optimalisasi Peran Sekolah dengan Analisis Interaktif bagi Penguatan Pendidikan Karakter Hendri; Utami, Ichwani Siti; Nurlaili, Lili
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 1 (2022): Volume 7, Nomor 1 - Juni 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i1.6464

Abstract

Warga Negara Indonesia menjunjung tinggi adab atau akhlak menjadi suatu keniscayaan bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah memperhatikan hal tersebut, karena berperan untuk membuat warga memiliki karakter. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis optimalisasi peran sekolah bagi penguatan pendidikan karakter. Sasaran penelitian yaitu peserta didik di SMPN 02 Ciseeng, desa Kuripan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan kesimpulan. Temuan penelitian menujukkan bahwa: pertama, keteladan guru dan seluruh stakeholder sekolah mampu memberikan dampak positif pada karakter siswa. Kedua, lingkungan dan budaya sekolah yang baik berpotensi pada perkembangan karakter siswa. Ketiga, seluruh aktivitas sekolah yang dibuat melalui musyawarah mufakat yang bertujuan mendisiplikan karakter siswa yang ada. Jadi, penguatan pendidikan karakter tidak dapat dipisahkan dari budaya sekolah sebagai lembaga pendidikan yang menciptakan dan menekankan pada tingkat intelektual dan emosional siswa.
Analisis Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Anak Didik di Masa Pandemi Covid-19 Nuryadi, Muhammad Hendri; Widiatmaka, Pipit
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 1 (2022): Volume 7, Nomor 1 - Juni 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i1.6558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan kendala Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter di era pandemi Covid-19. Pendidikan Kewarganegaraan memiliki tanggung jawab untuk membentuk karakter anak didik, namun saat ini banyak anak didik yang sedang mengalami krisis karakter karena adanya situasi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan kajian pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan analisis proses pertama, implementasi pendidikan kewarganegaraan dengan jalur pendidikan formal yaitu memberikan teladan. Analisis proses kedua, upaya membentuk karakter anak didik menekankan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Keberhasilan pembelajaran dilakukan dengan memahami kondisi psikologis anak didik. Hal ini untuk mengetahui tindakan dan strategi pembelajaran. Analisis proses ketiga bahwa pembentukan karakter di dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada dasarnya di era pandemi Covid-19 akan berjalan dengan efektif dengan adanya variasi metode pembelajaran dengan dalam membentuk karakter. Para pendidik juga perlu memiliki kompetensi pedagogik dan kepribadian.
Penguatan Karakter Bela Negara di Era Revolusi Digital Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Subagio, Hani; Yulianto, Wahyu Wibowo Eko; Prasetyo, Danang; Muharam, Ricky Santoso
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 1 (2022): Volume 7, Nomor 1 - Juni 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i1.6886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kontribusi pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi sebagai sarana penguatan karakter bela negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer berasal dari wawancara, dokumentasi, observasi, serta data kuesioner, sedangkan data sekunder dari referensi ilmiah yang diambil dari web, buku, dan jurnal ilmiah. Upaya yang dilakukan dengan cara memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi masyarakat terkait dengan pemahaman materi pendidikan kewarganegaraan dan memanfaatkan media sosial untuk menggunggah bukti aktualisasi nyata bela negara, sehingga memberikan inspirasi bagi warga negara lainnya. Selain itu mahasiswa mampu menganalisis berdasarkan kasus-kasus yang disajikan bahwa perilaku warganet di sosial media merupakan bagian dari upaya bela negara di era digital. Terbukti 207 responden menjawab bahwa yang dilakukan oleh warganet terhadap berbagai kasus merupakan bagian dari upaya bela negara. Selanjutnya 11 responden menjawab tidak dan 14 responden menjawab ragu-ragu. Hal yang dilakukan warganet di media social dengan memberikan komentar pembelaan apabila terdapat pemberitaan yang merugikan nama baik Indonesia dan dukungan moral.

Page 7 of 23 | Total Record : 224