cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Moral Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 25274821     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Moral Kemasyarakatan is published by the Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Study Program of Universitas Kanjuruhan Malang and Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) of East Java, which includes the results of research on character, moral action and actions that have positive values ​​in all areas of community life. The purpose of the Moral Society's journal is to provide a forum for exchange of ideas, principles and processes regarding the behavior and actions of human actions that cover all areas of life in society. Frequency of issue per year as much as 2 times in June and December
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Pendidikan Anak Usia Dini tentang Toleransi Beragama sebagai Implementasi Sila Pertama Pancasila Tirza, Juliana; Cendana, Wiputra; Araini, Tia Kartika
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 1 (2022): Volume 7, Nomor 1 - Juni 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i1.6915

Abstract

Pengetahuan yang kurang tentang sila pertama Pancasila, mengakibatkan konflik antar agama, dan perbedaan dalam masyarakat Indonesia. Anak usia dini (0-6 tahun) menjadi masa terbaik mengajarkan prinsip-prinsip dalam Pancasila. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui metode terbaik, unsur pembatas dan pendukung, serta pola pendidikan Pancasila, khususnya toleransi beragama pada pendidikan anak usia dini (PAUD). Metode penelitian ini adalah tinjauan pustaka. Temuan menguraikan tentang proses berpikir anak usia dini yang belum luas, maka pendidikan anak usia dini tidak bisa disamakan dengan pendidikan orang dewasa. Dalam praktiknya, metode pembelajaran menyertakan gambar dan narasi, peran orang tua dan instruktur sangat penting, sehingga individu tersebut dapat lebih siap belajar. Metode terbaik yang dapat digunakan dengan demikian adalah media yang menarik seperti menggunakan cerita berseri atau gambar. Metode ini juga cocok dengan usia siswa yang masih kecil yang mana cara berpikir, tindakan dan perilaku masih sempit. Metode ini juga membantu siswa TK untuk menumbuhkan toleransi beragama sejak dini.
Hubungan Pola Asuh Demokratis dan Kecerdasan Emosional dengan Perilaku Gotong Royong Faradisa, Eva; Supriyono; Atok, A Rosyid Al
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 1 (2022): Volume 7, Nomor 1 - Juni 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i1.6931

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membuktikan ada tidaknya hubungan pola asuh demokratis dan kecerdasan emosional dengan perilaku gotong royong pada siswa Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Malang. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dan korelasional yang dianalisis menggunakan teknik analisis data persentase, spearman rank, dan logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi atau p-value yang didapatkan sebesar 0,000 < α sebesar 0,05. Maka H0 ditolak, artinya pada tingkat kepercayaan 95% pola asuh demokratis dan kecerdasan emosional memiliki hubungan signifikan dengan perilaku gotong royong pada siswa Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Malang. Pentingnya mental gotong royong berangkat dari pandangan bahwa nilai penting kualitas seseorang hanya menemukan kepenuhan makna dalam jaringan kerja sama dengan yang lainnya. Karenanya, usaha membangun mental gotong royong memerlukan berbagai usaha yang dilakukan secara konsisten, berkelanjutan, dan terpadu. Dalam implementasinya, usaha-usaha tersebut tidak boleh dilakukan dengan pendekatan vertikal saja, namun juga dengan pendekatan horisontal yang melibatkan semua pihak mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, media massa, pekerja budaya, dunia usaha, dan pemerintah.
Analisis Nilai Budaya pada Larangan Perkawinan Semarga dalam Adat Batak Mandailing di Kabupaten Asahan Siagian, Hatari Marwina; Harahap, Rosmawaty; Wuriyani, Elly Prihasti; Siagian, Mia Sanita; Siregar, Wahyuni
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 1 (2022): Volume 7, Nomor 1 - Juni 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis nilai budaya pada larangan pernikahan semarga dalam adat Batak Mandailing sehingga masyarakat luas lebih paham dan mengerti terkait dengan hukum adat Batak Mandailing. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu hasil berupa kata yang tertulis atau lisan dari perilaku orang yang diamati di lapangan. Pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, perekaman suara dan pencatatan serta menganalisis data yang telah didapatkan. Teknik analisis data yang digunakan dalam analisis kualitatif memiliki empat tahap yaitu; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan langkah terakhir adalah penarikan kesimpulan. Dari hasil pengamatan yang dilakukan, para tokoh agama dan para tokoh masyarakat di Desa Alang Bonbon Kabupaten Asahan masih konsisten menjaga nilai-nilai budaya sesuai dengan adat yang masih berlaku. Hasil penelitian ditemukan bahwa nilai budaya yang terkandung dalam larangan semarga adalah menjaga hubungan persaudaraan yang baik yaitu hubungan dengan keluarga besar, hubungan kekerabatan dan hubungan baik antar perkumpulan marga parna serta menghindari perpecahan kelompok marga yang ada.
Analisis Karakter Gotong Royong Dalam Ekstrakurikuler Pramuka Budiono; Marhamah, Siti Hana Bahrul; Lutfiana, Rose Fitria
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 1 (2022): Volume 7, Nomor 1 - Juni 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i1.7073

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis karakter gotong royong dalam ekstrakurikuler pramuka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggali secara menyeluruh dan mendalam tentang penanaman karakter gotong royong dalam kegiatan ekstrakurikular pramuka. Teknik analisis data menggunakan teknik Milles dan Hubberman yang terdiri dari pengambilan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan kemudian uji keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi. Hasil penelitian yaitu (1) kegiatan pramuka merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang rutin diadakan setiap hari sabtu di Madrasah Tsanawiyah Darussalam; (2) penanaman karakter gotong royong dilakukan oleh Pembina pramuka pada saat pemberian materi (kognitif) dan saat praktik kegiatan pramuka (psikomotor); (3) metode yang digunakan dalam penanaman karakter gotong royong yaitu menggunakan sistem kelompok atau regu yang terdiri dari 4 – 5 peserta didik; dan (4) karakter gotong royong muncul dalam kegiatan ektrakurikuler pramuka meliputi sikap kerja sama, sikap tolong menolong, kekeluargaan, dan solidaritas. Pembentukan karakter gotong royong bagi peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Darussalam merupakan pembiasaan baik dari ekstrakurikuler pramuka yang diikuti.
Analisis Penerapan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Hijau Basit, Abdul; Sundawa, Dadang
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 2 (2022): Volume 7, Nomor 2 - Desember 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i2.7569

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplor penerapan karakter peduli lingkungan pada Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Probolinggo dan SMAN 2 Pasuruan. Penelitian ini lebih berfokus bagaimana pelaksanaan karakter berbasis sekolah hijau ini berjalan dengan baik di sekolah secara optimal. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskrisptif. Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan, interview dan studi dokumentasi secara langsung di dua sekolah yakni SMAN 1 Probolinggo dan SMAN 2 Pasuruan. Informan penelitian melibatkan seluruh warga sekolah. Informan dari siswa diperoleh dari siswa kelas X sampai dengan kelas XII. Hasil studi menggambarkan peranan karakter peduli lingkungan ternyata dibutuhkan oleh sekolah dalam mengembangkan karakter warga sekolah baik di wilayah Probolinggo maupun Pasuruan. Pelaksanaan budaya karakter menjadi hal yang serius dan diperlukan untuk pengembangan sekolah ke depan. Oleh karena itu penerapan karakter di kedua sekolah akan menjadi baik dan optimal manakala adanya kontribusi dan intervensi dari berbagai pihak eksternal terutama orang tua dan masyarakat sekitar. Penerapan karakter secara kontinu dengan diimbangi pengawasan secara berkala akan membentuk perilaku berkarakter sebagaimana yang tertuang dalam sistem pendidikan nasional.
Integrasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan Budaya Sekolah Islam bagi Karakter Peserta Didik Azzahra, Tamylia; Prasetiyo, Wibowo Heru
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 2 (2022): Volume 7, Nomor 2 - Desember 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i2.7319

Abstract

Pendidikan di Indonesia masih mengalami berbagai masalah yang krusial diakibatkan merosotnya nilai-nilai karakter. Sehingga, untuk mencegah terjadinya dekadensi moral dibutuhkan karakter religius melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan Budaya Sekolah Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan Budaya Sekolah Islam di dalam memperkuat karakter religius. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Surakarta dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan integrasi Budaya Sekolah Islam memengaruhi penguatan karakter religius bagi peserta didik. Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang terdapat di dalam kelas maupun di luar kelas bervariasi dan tidak monoton. Guru mengkombinasikan penyampaian materi dikaitkan dengan ayat-ayat Al-Qur’an, sehingga mendorong internalisasi karakter religius dalam diri peserta didik. Studi ini merekomendasi penguatan nilai-nilai karakter dapat berhasil apabila terjalin kerja sama di antara pihak sekolah, guru, dan peserta didik.
Analisis Penerapan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Masa Pandemi Covid-19 Wijayanti, Dwi; Pratomo, Wachid; Fitri, Helen Sica
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 2 (2022): Volume 7, Nomor 2 - Desember 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i2.7405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di masa pandemi Covid-19, 2) Mengidentifikasikan kendala dan 3) Menemukan solusi dalam menerapkan pendidikan karakter. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan dilaksanakan bulan Oktober 2021-Mei 2022. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian adalah (1) proses penerapan pendidikan karakter dilakukan sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran  melalui aktivitas pembelajaran. (2) kendala yang ditemukan yaitu setiap siswa memiliki karakter yang berbeda, sehingga tidak semua siswa bisa menerapkan nilai karakter yang diajarkan dan keterbatasan waktu. (3) Solusi untuk Penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di masa pandemi Covid- 19 pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 4 Manggar Belitung Timur yaitu memberikan pengarahan kepada siswa untuk selalu menerapkan nilai – nilai karakter yang telah diajarkan. Kemudian melakukan kerja sama yang baik dengan orang tua.
Good Governance, Gusjigang dan Kebijakan Ekologi di Kabupaten Kudus Addiansyah, Mohammad Nur Rofiq
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 2 (2022): Volume 7, Nomor 2 - Desember 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i2.7419

Abstract

Tulisan  ini ingin menunjukkan relasi antara kearifan lokal, good governance serta kebijakan ekologi yang memiliki keterkaitan erat. Tulisan ini mengambil posisi good governance sebagai ide yang berasal dari luar, ternyata mampu kita kolaborasikan dengan gusjigang yang notabenya merupakan kearifan lokal. Kondisi kerusakan lingkungan yang terjadi akhir-akhir ini melatar belakangi riset ini.  Hasil dari riset ini menunjukkan jika  nilai-nilai gusjigang yakni wajah dan akhlak yang bagus, kepandaian dalam mengaji, serta kemampuan dalam  berdagang bila diintegrasikan secara maksimal maka akan mampu mempengaruhi kebijakan publik, khususnya kebijakan ekologi. Di Kabupaten Kudus sendiri Kebijakan ekologinya sendiri cukup bagus, misalnya saja kebijakan pelarangan penggunaan plastik dan kebijakan pembangunan ruang terbuka hijau,  dua kebijakan ini mampu menginternalisasi nilai-nilai dari gusjigang serta prinsip good governance. kebijakan Metode penelitian yang kami gunakan dalam riset ini adalah metode kualitatif dengan tipe studi kasus. Pengumpulan data primer kita lakukan dengan wawancara adapun data skunder kita kumpulkan dari berbagai literatur jurnal, buku, dan publikasi media.
Minoritas Kepercayaan Suku Anak Dalam : Perspektif Toleransi dan Keadilan Setyabudi, Muhammad Nur Prabowo
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 2 (2022): Volume 7, Nomor 2 - Desember 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i2.7420

Abstract

Kehidupan Suku Anak Dalam (SAD) di Provinsi Jambi tak dapat dipisahkan dari hutan. Namun rusaknya infrastruktur ekologi mengancam eksistensi superstruktur yang lain; tidak hanya mengancam kepunahan masyarakat adatnya, tetapi juga kepercayaannya. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan metode studi lapangan, observasi, wawancara, dan diskusi terpumpun tentang kehidupan SAD di Jambi. Tujuan penelitian ini yaitu melakukan tinjauan kritis terhadap eksistensi kepercayaan SAD, terutama dilihat dari perspektif toleransi dan keadilan. Hasil kajian menunjukkan bahwa selama ini sistem-kepercayaan SAD begitu terikat dengan ekologi. Rusaknya hutan berarti rusaknya pandangan hidup, sistem, dan tradisi kepercayaan SAD yang telah dipertahankan berabad-abad. SAD dan sistem kepercayaannya akhirnya menjadi minoritas yang paling rentan di Indonesia yang selalu mengalami posisi dilematis di hadapan agama dan budaya mayoritas non-SAD yang lebih superior. Rekognisi terhadap agama lokal di Indonesia yang mulai ditunjukkan negara semestinya menjadi titik pijak untuk mengurai dilema minoritas kepercayaan SAD untuk mendapatkan penerimaan dan kehidupan yang lebih inklusif dan adil. Stigma non-religius kepada mereka juga tidak berdasar, sebab kepercayaan leluhur menjadi agama lokal mereka. Sebagai rekomendasi, diperlukan upaya perubahan menuju pada sikap masyarakat dan kebijakan yang lebih inklusif untuk menjamin toleransi dan keadilan serta menghargai kebebasan beragama kelompok minoritas SAD dengan segala perbedaan karakteristik agama dan budayanya.
Aktualisasi Karakter Disiplin Dalam Pengembangan Self- Regulated Learning Melalui Intervensi Model Classroom Community Patnership Salamor, Lisye
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 2 (2022): Volume 7, Nomor 2 - Desember 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i2.7428

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ; (1) bagaimana pembentukan karakter disiplin peserta didik selama ini pada Sekolah Dasar  di Kota Ambon, (2) bagaiman karakteristik model Classroom community Patnership (CCP), (3) bagaimana intervensi model  CCP dalam pengembangan self-regulated learning dengan aspek karakter disiplin pesera didik didalamnya. Metode research and development digunakan pada penelitian ini, dengan prosedur; tahapan studi pendahuluan, tahapan pengembangan  yang terdiri dari  pengujian pada skala terbatas dan lebih luas, dan tahapan validasi model akhir. Teknik proposive sample digunakan dengan memperhatikan karakteristik dan klaster sekolah. Studi pendahuluan dilakukan pada empat sekolah. Studi Pengembangan dilakukan  pada enam sekolah, dan validasi model akhir dilakukan  pada  dua sekolah  dengan kelas yang berbeda (kelas kontrol dan kelas eksperimen). Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan angket. Untuk melihat peningkatan karakter disiplin teknik analisis data dilakukan dengan N-Gain. Hasil pengembangan ditemukan terdapat peningkatan yang signifikan karakter disiplin melalui intervensi model CCP. Kolaborasi antar Tripusat pendidikan menjadi aspek penting dalam peningkatan karakter disiplin.

Page 8 of 23 | Total Record : 224