cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 5,951 Documents
Literasi Emosional dan Pola Silent Treatment dalam Komunikasi Interpersonal Pada Generasi Z Kota Denpasa Suparna, Putu; Wijaya, Emelia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62287

Abstract

Silent treatment merupakan respon yang tidak sehat di dalam sebuah relasi, perlakuan ini diilustrasikan dengan upaya menghindar dari konfrotasi langsung yang saat ini marak digunakan dalam komunikasi interpersonal di kalangan Generasi Z, khususnya di Kota Denpasar. Generasi Z di Kota Denpasar semakin sering menggunakan silent treatment sebagai cara menghadapi konflik dalam hubungan pertemanan, percintaan, maupun keluarga. Perilaku mendiamkan ini sering dijadikan respons terhadap konflik, karena dianggap lebih mudah dan menghindari drama, namun justru menimbulkan kesalahpahaman dan memperburuk hubungan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap beberapa informan Generasi Z, hasilnya menunjukkan bahwa silent treatment digunakan sebagai bentuk pelampiasan emosi atau mekanisme perlindungan diri. Tindakan ini lebih sering menambah ketegangan dan membuat konflik tak terselesaikan, bahkan menimbulkan stres dan perasaan bersalah bagi pelakunya sendiri. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan literasi emosional agar individu dapat mengungkapkan perasaan secara sehat. Selain itu, pemanfaatan teknologi komunikasi seperti pesan teks atau voice note dapat menjadi alternatif awal untuk membangun dialog, terutama bagi Generasi Z yang lebih nyaman berkomunikasi secara digital. Edukasi dan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik generasi ini menjadi langkah penting dalam mendorong terciptanya komunikasi interpersonal yang lebih terbuka dan efektif.
Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku Hidup Sehat untuk Mengoptimalkan Cakupan Pelayanan Diabetes Melitus di Puskesmas Gembong Prasetyo, Moses Steven Tanto; Tanujaya, Cyntia; Saedi, Alif Aditya Farandila; Arinda, Septian; Lestari, Dewi Indah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62292

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Gembong, di mana terjadi peningkatan kasus dengan komplikasi. Analisis masalah secara sistematis menggunakan metode scoring USG, pendekatan Paradigma Blum, metode Delphi, dan diagram Fishbone mengidentifikasi defisit pengetahuan dan perilaku hidup sehat sebagai akar masalah utama yang berpusat pada gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas intervensi multikomponen dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku sehat terkait DM. Desain studi quasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test dilakukan terhadap 30 warga di wilayah Puskesmas Gembong. Intervensi terdiri dari tiga kegiatan terintegrasi: (1) penyuluhan edukatif, (2) skrining kadar gula darah, dan (3) demonstrasi senam DM. Data pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, sedangkan data klinis dan partisipasi dicatat melalui observasi. Proses monitoring mengikuti siklus Plan-Do-Check-Action (PDCA). Intervensi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana 73,33% (n=22) peserta memenuhi kriteria kelulusan pada post-test. Partisipasi dalam kegiatan skrining dan senam mencapai 100% (n=30). Hasil skrining menunjukkan 60% (n=18) peserta memiliki kadar gula darah terkontrol. Intervensi multikomponen yang mengintegrasikan edukasi, skrining, dan aktivitas fisik efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat. Program ini menjadi model strategis untuk meningkatkan cakupan pelayanan DM di tingkat layanan primer.
Uji Daya Hambat Kombinasi Ekstrak Daun Nanas (Ananas Comosus (L.) Merr.) dan Daun Sirih Hijau (Piper Betle L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes dan Staphylococcus Aureus Zuhra, Layla; Lubis, Yolanda Eliza Putri; Suandy, Suandy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62296

Abstract

Jerawat vulgaris merupakan kondisi inflamasi kronis pada kelenjar pilosebasea yang ditandai dengan berbagai jenis lesi. Bakteri utama yang berperan dalam patogenesis jerawat adalah Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Terapi antibiotik konvensional dapat menimbulkan efek samping dan resistensi, sehingga diperlukan alternatif antimikroba dari bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak etanol daun nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) dan daun sirih hijau (Piper betle L.) terhadap bakteri P. acnes dan S. aureus. Ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% pada konsentrasi 20%, 40%, dan 60%. Uji antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram (Kirby-Bauer) pada media Nutrient Agar, dengan klindamisin sebagai kontrol positif dan aquadest sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak pada semua konsentrasi mampu membentuk zona hambat terhadap P. acnes (diameter rata-rata: 20,23 mm; 22,69 mm; 24,85 mm) dan S. aureus (diameter rata-rata: 20,51 mm; 20,23 mm; 24,74 mm), dengan zona hambat terbesar pada konsentrasi 60%. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan pada P. acnes (p = 0,016), namun tidak pada S. aureus (p = 0,284). Temuan ini mendukung potensi kombinasi ekstrak daun nanas dan sirih hijau sebagai alternatif agen antibakteri topikal untuk pengobatan jerawat, khususnya terhadap P. acnes. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji mekanisme kerja dan keamanan penggunaannya.
Determinan Partisipasi Petani dalam Skema Sertifikasi Kakao Rainforest Alliance di Kabupaten Poso Meringgi, Amossius Rompolemba Andi Baso; Melumpi, Martho Harry; Kolompo, Septian Aditya
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62332

Abstract

Low farmer participation in sustainable cocoa certification schemes poses a strategic challenge for enhancing the competitiveness of Indonesian cocoa products in global markets. This study aims to analyze the influence of social capital and gender roles on farmer participation in the Rainforest Alliance certification scheme in Poso Regency. Employing a cross-sectional design, the research involved 200 farm households (100 certified and 100 non-certified) selected through purposive sampling in South Pamona District. Data were analyzed using binary logistic regression to identify determinants of farmer participation. The analysis revealed a model prediction accuracy of 89.5% with a Nagelkerke R² of 0.856. Findings confirm that all dimensions of social capital have significant positive effects: farmer group membership (OR=8.899, p<0.001), participation intensity (OR=1.408, p<0.001), structural position (OR=2.259, p<0.01), social interaction (OR=1.307, p<0.05), and information access (OR=1.864, p<0.05). Regarding gender roles, women's involvement in production (OR=1.578, p<0.01), joint decision-making (OR=3.435, p<0.01), and joint income control (OR=2.440, p<0.05) showed significant effects, while household head gender was not significant (p=0.469). Significant farmer characteristics included education (OR=1.219, p<0.05), credit access (OR=2.573, p<0.05), and training participation (OR=6.399, p<0.001). This study confirms that the quality of social capital and gender dynamics in household decision-making are more determinant than demographic characteristics in explaining farmer participation in certification schemes. Policy implications include strengthening farmer group quality, adopting household-sensitive approaches in certification programs, facilitating financing access, and intensifying sustainable training programs.
Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita Umur 24-60 Bulan di Desa Dusun Bagot Raja Purba, Greace Hasianna; Wienaldi, Wienaldi; Fachrial, Edy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62339

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia dan menjadi prioritas nasinal dalam bidang kesehatan, Kondisi ini terjadi akibat kekurangan giji dalam waktu yang lama, infeksi berulang, serta pola asuh dan lingkungan yang kurang mendukung. Stunting berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas anak di masa depan. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalens stunting di indonesia mencapai 30,7% angka ini masih di atas ambang batas yang ditetapkan WHO yaitu 20%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita usia 24-60 Bulan di Desa Dusun Bagot Raja, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh balita usia 24-60 bulan di Desa Dusun Bagot Raja sebanyak 41 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuisioner dan dianalisis dengan Chi-Square menggunakan program SPSS. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi berat badan lahir, asupan energi, pemberian ASI eksklusif, pola asuh, pendapatan keluarga, dan keragaman pangan Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Desa Dusun Bagot Raja sebesar 63%. Anaisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kejadian stunting dengan berat badan lahir (p= 0,011), asupan energi (p=0,009),pemberian ASI eksklusif (p=0,003), pendapatan keluarga (p=0,001), dan kergaman pangan (p=0,001). Sementara itu pola asuh tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0,082). Faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian stunting adalah pendapatan keluarga dan keragaman pangan Tingginya angka stunting di Desa Dusun Bagot Raja dipengaruhi oleh rendahnya pendapatan keluarga. Kurangnya keragaman pangan, aupan energi yang tidak terpenuhi, riwayar berat badan lahir rendah, dan pemberian ASI ekskusif yang tidak optimal. Upaya pencegahan perlu difokuskan pada peningkatan gizi keluarga, edukasi pola makan, gizi seimbang, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Mangga Arum Manis (Mangifera Indica) Terhadap Kadar Gula Darah Tikus Wistar Jantan Obesitas yang Diinduksi HFD (High Fat Diet) dan Aloksan Rahmadani, Oktari; Theresia, Yohani; Anggraini, Tri Lidya
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62349

Abstract

Obesity is a major risk factor for type 2 diabetes mellitus characterized by insulin resistance and hyperglycemia. Sweet arum mango (Mangifera indica) peel contains bioactive compounds with potential as natural antidiabetic and antioxidant agents. This study aimed to determine the effect of sweet arum mango peel extract on blood glucose levels, body weight, and uric acid levels in obese male Wistar rats induced by HFD (high fat diet) and alloxan. An experimental study with a pretest-posttest control group design used 24 male Wistar rats divided into 4 groups: positive control (Pioglitazone 3 mg) and three treatment groups with mango peel extract at doses of 30, 60, and 120 mg/kgBW. Obesity was induced by high-fat diet administration for 21 days and alloxan 150 mg/kgBW intraperitoneally, followed by extract administration for 14 days. Data were analyzed using ANOVA and post hoc Tukey HSD tests. Phytochemical screening revealed that the extract contained alkaloids, terpenoids, saponins, and steroids. Descriptively, blood glucose levels decreased from 442.05 ± 80.80 mg/dL to 109.50 ± 21.15 mg/dL, but this was not statistically significant between groups (p=0.673). Body weight changes also showed no significant differences (p=0.947). Uric acid levels showed significant differences between treatment groups (p=0.006), with the 120 mg/kgBW dose significantly different from the 30 mg/kgBW (p=0.008) and 60 mg/kgBB doses (p=0.042). Sweet arum mango peel extract demonstrates biological potential in affecting glucose and uric acid metabolism in obese rats, although effects on blood glucose levels and body weight were not statistically significant. Further research with longer duration and optimal dosage is needed to validate the extract's effectiveness.
Gambaran Penggunaan Obat Proton Pump Inhibitor Pada Pasien Tukak Peptikum Di Rs Royal Prima Medan Periode Januari 2022 – April 2025 Doladave, Miguelle Franklin; Handayani, Putri; Lubis, Yolanda Eliza Putri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62357

Abstract

Peptic ulcer disease is a gastrointestinal disorder characterized by mucosal lesions in the stomach or duodenum. Proton Pump Inhibitors (PPIs) are the main therapy by inhibiting gastric acid secretion. To describe the use of PPI drugs in patients with peptic ulcer disease at Royal Prima Hospital Medan from January 2022 to April 2025. This descriptive retrospective study used secondary data from medical records. Samples were selected using total sampling technique, involving 96 patients who met the inclusion and exclusion criteria. Data were analyzed univariately and presented in frequency distribution. Most patients were over 50 years old (62.5%) and female (56.2%). The most commonly used PPI was lansoprazole (62.5%), with dosage of 2x1 daily (78.1%), treatment duration of 7-30 days (53.1%), and the most frequent clinical symptom was nausea (45.8%). The use of PPIs in peptic ulcer patients at Royal Prima Hospital Medan was largely in accordance with the principles of appropriate indication and dosage, with lansoprazole being the most frequently used drug.
Strategi Influencer Marketing dan Tantangan Vampire Effect dalam Pembentukan Identitas Merek di Kalangan Gen Z Chrisania, Liaga; Teofilus, Teofilus
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62369

Abstract

This study aims to analyze the effect of influencer credibility on influencer popularity, as well as to examine the role of the vampire effect as a moderating variable in the context of digital marketing strategies targeting Gen Z. The background of this research is driven by the growing use of influencers in digital marketing strategies, while challenges remain when the influencer’s persona becomes more dominant than the brand message delivered. A quantitative approach was employed, using a survey method targeting Gen Z respondents in Indonesia. Data were analyzed using linear regression and moderation testing. The results indicate that influencer credibility has a positive but insignificant effect on influencer popularity. Meanwhile, the vampire effect has a direct influence on influencer popularity but does not significantly moderate the relationship between influencer credibility and popularity. The managerial implication of this study suggests that companies should carefully consider influencer credibility while anticipating the potential impact of the vampire effect when selecting influencers as part of digital marketing strategies. Furthermore, this research opens opportunities for future studies using a mixed-method approach, as well as exploring other variables such as audience involvement and emotional engagement.
Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Dalam Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal di Desa Bundar Sukmaputra, Roni Kurnia; Widyaningsih, Dhina Sri; Sukmani, Meylinda
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62372

Abstract

This research aims to examine the role of human resources (HR) empowerment in developing local economic potential in Bundar Village, Barito Selatan Regency, Central Kalimantan. Bundar Village has dominant economic potential in rubber commodities and fisheries, supported by village government initiatives in developing the livestock and agricultural sectors. This qualitative research employed in-depth interviews with the village head, community leaders, and youth representatives, supported by document study and SWOT analysis. The results indicate that HR empowerment is a crucial foundation for economic diversification and mitigating the risks associated with rubber price fluctuations. Local wisdom serves as a strong social capital but also presents challenges, particularly social resistance to regulations prohibiting land burning for agriculture, which requires sustainable farming technical solutions. Furthermore, community dependency on aid and the lack of program continuity are major obstacles. An effective empowerment strategy must integrate the enhancement of technical, managerial, and entrepreneurial competencies in alignment with local values (intercropping systems) to create competitive products. Thus, sustainable HR empowerment will strengthen Bundar Village's economic self-reliance and strategically position it as a quality provider of food commodities and services for the IKN Nusantara region.
Hubungan Derajat Lesi Radiografi Toraks pada Pasien Tuberkulosis Paru Dewasa Disertai Diabetes Melitus Tipe 2 tidak Terkontrol dengan Nilai Rasio Neutrofil Limfosit di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan Periode 2024 Syabla, Syazin; soekardi, Adi; Anggraini, Tri Lidya
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62373

Abstract

Tuberkulosis paru (TB paru) merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia dan menjadi lebih berat bila disertai Diabetes Melitus Tipe 2 (DM tipe 2) tidak terkontrol, karena hiperglikemia kronis melemahkan sistem imun dan memperparah kerusakan jaringan paru. Kondisi ini tampak melalui derajat lesi radiografi toraks dan peningkatan rasio Neutrofil-Limfosit (NLR) sebagai penanda inflamasi sistemik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara derajat lesi radiografi toraks dan nilai NLR pada pasien TB paru dewasa dengan DM tipe 2 tidak terkontrol di RSU Royal Prima Medan. Metode penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional dilakukan pada 36 pasien TB paru dewasa dengan DM tipe 2 tidak terkontrol tahun 2024. Data diperoleh dari pemeriksaan radiografi toraks dan laboratorium, dianalisis menggunakan uji Chi-Square (p < 0,05). Hasil menunjukkan mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (80,6%), usia >65 tahun (33,3%), dan memiliki derajat lesi Moderately Advanced (50%), diikuti Far Advanced (38,9%) dan Minimal (11,1%). Gambaran radiologis tersering adalah infiltrat dan kombinasi konsolidasi-infiltrat (masing-masing 11,1%). Sebanyak 72,2% pasien mengalami neutrofilia dan 47,2% memiliki NLR kategori intermediate. Terdapat hubungan bermakna antara derajat lesi radiografi toraks dan nilai NLR (p = 0,003), menunjukkan semakin berat lesi paru, semakin tinggi tingkat inflamasi sistemik. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara derajat lesi radiografi toraks dan NLR pada pasien TB paru dengan DM tipe 2 tidak terkontrol. Disarankan pasien menjaga kontrol gula darah dan kepatuhan terapi, tenaga kesehatan melakukan skrining ganda TB-DM, serta memanfaatkan NLR sebagai indikator inflamasi.

Filter by Year

2016 2025