cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
nurhayati.sudirman@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jcie.piaud@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education
ISSN : 26210339     EISSN : 26210770     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini yang diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan November, memuat artikel hasil Kajian Teori dan Praktik di bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
Interactive Multimedia's Learning In Institutions of Early Childhood Education Zonalisa Fhatri; M Iqbal Arrosyad
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v6i1.22326

Abstract

This study aims to explain in detail the use of interactive multimedia in early childhood learning at the PAUD Institute of Central Bangka Regency. This study used qualitative research methods which were analyzed descriptively. This research will be conducted in Central Bangka Regency, namely Hidayatul Al Athfal Kindergarten, and Al-Iman Manunggal PAUD. Secondary data in this study is related to documentation related to research problems, such as a set of RPPH learning plans, RPPM, semester programs, annual programs, assessment sheets, and other documents that are considered important. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Test the validity of the data using data triangulation techniques. The results of this study consist of the use of interactive multimedia in PAUD Al-Iman Manunggal and Tk Hidayatul Al Athfal carried out on a scheduled basis according to the curriculum used. and Interactive Multimedia Forms at Al-Iman Manunggal Early Childhood Education and Hidayatul Al Athfal Kindergarten including audio-based, visual-based, and audio-visual.Keyword: Interactive Multimedia, Early Childhood LearningABSTRAK. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penggunaan multimedia dalam pembelajaran dan perlunya pemahaman akan pentingnya penggunaan multimedia dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara detail penggunaan multimedia interaktif dalam pembelajaran anak usia dini di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Kabupaten Bangka Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini akan dilakukan di Kabupaten Bangka Tengah yaitu Taman Kanak-Kanak Hidayatul Al Athfal, dan Pendidikan Anak Usia Dini Al-Iman Manunggal. Data sekunder dalam penelitian ini terkait dokumentasi yang berkaitan dengan masalah penelitian, seperti seperangkat rencana pelaksanaan pembelajaran harian, rencana pelaksanaan pembelajaran mingguan, program semester, program tahunan, lembar penilaian, dan dokumen lain yang dianggap penting. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian ini berupa penggunaan multimedia interaktif di Pendidikan Anak Usia Dini Al-Iman Manunggal dan Tamak Kanak-Kanak Hidayatul Al Athfal dilaksanakan secara terjadwal sesuai dengan kurikulum yang digunakan. dan Bentuk Multimedia Interaktif di Pendidikan Anak Usia Dini Al-Iman Manunggal dan Tamak Kanak-Kanak Hidayatul Al Athfal meliputi berbasis audio, visual, dan audio visual. Kata Kunci: Multimedia Interaktif, Pembelajaran Anak Usia Dini
Pictionary Game: A Teaching and Learning Method to Enhance Students’ Vocabulary Lambok Hermanto Sihombing
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v6i1.22359

Abstract

Early childhood is the most critical stage for children in developing their brains. One of the ways to develop children's brains is through learning language. English is one of among recommended languages to learn. At an early age, acquiring new words is important to enabling the children to speak English or write English sentences. There are lots of fun teaching and learning methods to improve students' vocabulary. One of them is the Pictionary game. This study aims to analyze how the Pictionary game could be used as an alternative to enhance students' vocabulary. The subject of the study was the 15 students of SDIT Mentari Indonesia aged six years, grade 1. The dataset was also taken from the proceedings and any scholarly articles. Specifically, this study utilized a mixed research approach. The result indicates that the students could improve their English by playing the Pictionary game. Hence, it could be highlighted that the Pictionary game is one of the effective learning methods to increase students' English vocabulary.Keywords:  Early childhood, English, Pictionary game, VocabularyABSTRAK. Anak usia dini merupakan tahap yang paling kritis bagi anak dalam mengembangkan otaknya. Salah satu cara untuk mengembangkan otak anak adalah melalui pembelajaran bahasa. Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa yang direkomendasikan untuk dipelajari. Pada usia dini, mempelajari kata-kata baru penting untuk memungkinkan anak-anak berbicara bahasa Inggris atau menulis kalimat bahasa Inggris. Ada banyak metode belajar mengajar yang menyenangkan untuk meningkatkan kosa kata siswa. Salah satunya adalah Pictionary. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Pictionary dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan kosa kata siswa. Subjek penelitian adalah 15 siswa SDIT Mentari Indonesia yang berusia enam tahun, kelas 1. Data lain juga diambil dari prosiding dan artikel ilmiah. Secara khusus, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa dapat meningkatkan bahasa Inggris mereka dengan memainkan permainan Pictionary. Oleh karena itu, dapat ditekankan bahwa permainan Pictionary adalah salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kosa kata bahasa Inggris siswa.Kata kunci: Anak usia dini, Bahasa Inggris, Pictionary, Kosa kata
Intrarater Reliability of Accreditation Assessment for Early Childhood Education Petrus Redy Partus Jaya; Theresia Alviani Sum; Felisitas Ndeot
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v6i1.22136

Abstract

This study measured intrarater reliability between assessors of Early Childhood Education (PAUD) unit accreditation in the East Nusa Tenggara Province (NTT), Indonesia. In the 2022 PAUD unit accreditation assessment, 50 institutions across 15 districts in the NTT Province were sampled. The intrarater reliability testing technique used was the intraclass correlation coefficient (ICC). The results showed good agreement between Assessor A and Assessor B, with the ICC coefficient in the 2022 PAUD unit accreditation assessment in the NTT Province being relatively high with an estimated ICC of 0.644. However, the ICC coefficient between Assessor A and Validator, as well as between Assessor B and Validator, was in the moderate category with a moderate level of agreement. In addition, the study found a small effect size, indicating that subjective factors such as assessors' backgrounds and accreditation experience had a very small correlation with accreditation scores. Therefore, efforts should be made to improve agreement between Assessor A and Validator as well as between Assessor B and Validator to improve intrarater reliability in the PAUD unit accreditation assessment in the NTT Province.Penelitian ini mengukur reliabilitas intrarater antara asesor akreditasi satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam penilaian akreditasi satuan PAUD tahun 2022, 50 lembaga yang tersebar di 15 kabupaten di Provinsi NTT dijadikan sebagai sampel. Teknik pengujian reliabilitas intrarater yang digunakan adalah teknik intraclass correlation coefficient (ICC). Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesepahaman yang baik antara Asesor A dan Asesor B, dengan koefisien ICC dalam penilaian akreditasi satuan PAUD tahun 2022 di Provinsi Nusa Tenggara Timur tergolong tinggi dengan besaran estimasi ICC 0,644. Namun, koefisien ICC antara Asesor A dengan Validator maupun antara Asesor B dengan Validator berada pada kategori sedang dengan tingkat kesepakatan yang moderat. Selain itu, dalam penelitian ini diperoleh nilai effect size yang kecil. Hal ini menunjukkan bahwa faktor subyektif asesor seperti lingkungan asal maupun pengalaman melakukan akreditasi berkorelasi sangat kecil terhadap skor akreditasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesepakatan antara Asesor A dan Validator serta antara Asesor B dan Validator guna meningkatkan reliabilitas intrarater dalam penilaian akreditasi satuan PAUD di Provinsi Nusa Tenggara Timur.Kata Kunci:  Reliabilitas intrarater; Akreditasi; Pendidikan Anak Usia Dini
Treatments of Children With Language Disorder: A Literature Review Bening Siti Muntamah; Nono Hery Yoenanto
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v6i1.22428

Abstract

Salah satu alat penting yang digunakan dalam proses komunikasi adalah Bahasa. Kemampuan Bahasa pada masa anak-anak merupakan salah satu penentu dalam perkembangan kognitif individu. Adanya keterlambatan atau gangguan bahasa yang terjadi dalam masa perkembangan dapat menghambat individu dalam menjalankan aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perawatan atau treatment yang bisa dilakukan pada anak untuk membantu mengatasi permasalahan gangguan bahasa anak. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Pengumpulan literatur diperoleh melalui data base jurnal seperti Research Gate dan Google Scholar. Artikel jurnal yang dianalisis sebanyak 14 artikel berupa penelitian kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis yang dilakukan, maka didapatkan hasil bahwa terdapat beberapa treatment yang banyak dilakukan di antaranya adalah instruksi kosa kata, bercerita, instruksi naratif, dan terapi wicara sehingga anak mampu mengembangkan keterampilan bahasa dan komunikasi. Penerapan treatment yang sesuai pada anak yang mengalami gangguan bahasa akan membantu anak dalam mengatasi permasalahan yang dialami anak terkait keterampilan yang berkaitan dengan kemampuan berbahasa.Kata Kunci:  Perawatan, Gangguan Bahasa, Kemampuan BerbahasaABSTRACT. One of the important tools used in the communication process is language. Language ability during childhood is one of the determinants of individual cognitive development. Any delays or disorders that occur in language development can hinder individuals from carrying out activities. This study aims to determine the forms of treatment that can be given to children to help overcome the problem of children's language disorders. This research uses a literature review method. The collection of literature was obtained through journal databases such as Research Gate and Google Scholar. There were 14 journal articles analyzed in the form of qualitative and quantitative research. The findings obtained are that there are several treatments that are widely practiced, including vocabulary instruction, storytelling, narrative instruction, and speech therapy, so that children are able to develop language and communication skills. The application of appropriate treatment in children with language disorders will help children overcome the problems experienced by them related to language ability.Keyword: Treatment;Language Disorder;Language  Ability
Media Analysis of Educational Tourism Guidebooks in Character Value Cultivation in Early Childhood Based on Local Wisdom Kuswanto Kuswanto; Elly Malihah Setiadi; Momod Abdul Somad; Kama Abdul Hakam; Ai Sutini; Dede Trie Kurniawan; Teti Nurhayati; Restu Adi Nugraha
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v6i1.21521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis media pembelajarn (buku panduan) dalam kegiatan wisata edukasi untuk anak usia dini. Kegiatan wisata edukasi masih dipahami sebagai ajang piknik/bertamasa untuk anak, guru dan orang tua, sehingga unsur esensial dari edukasi belum didapatkan oleh anak dalam proses pembelajaran di luar kelas. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menganalisis media pembelajaran untuk anak usia dini dalam kegiatan wisata edukasi. Analisis dilakukan melalui analisis kebutuhan media pembelajaran, analisis empirical/empiris (melalui observasi), dan analisis melalui studi literatur dari beberapa sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis kebudayaan masih kurang memfasilitasi anak dalam kegiatan wisata edukasi, oleh karena itu, pendidik perlu menyiapkan media pembelajaran berupa buku panduan berwisata yang mampu mengenalkan kebudayaan daerah kepada anak. Sehingga hal ini sebagai upaya reflektif guru dalam merancang pembelajaran di luar kelas dengan menyiapkan media pembelajaran yang mampu menginternalisasikan nilai-nilai karakter anak. Apabila ini dilakukan dengan penuh kesadaran maka pembelajaran menjadi bermakna dan berdampak kepada pemahaman siswa/anak usia dini akan kebudayaannya, selain itu kegiatan wisata edukasi ini berusaha membangun perasaan anak supaya mereka merasa memiliki akan kebudayaannya, dengan menjaga dan melestarikan kebudayaan yang terdapat di daerah tempat tinggalnya.Kata Kunci:  Anak Usia Dini, Kearifan Lokal, Media Pembelajaran, Wisata Edukasi.ABSTRACTThis study aims to analyze learning media (guidebooks) in educational tourism activities for early childhood. Educational tourism activities are still understood as picnic/excursions for children, teachers and parents, so that the essential elements of education have not been obtained by children in the learning process outside the classroom. This research method uses a qualitative descriptive approach by analyzing learning media for early childhood in educational tourism activities. The analysis was carried out through an analysis of learning media needs, empirical analysis (through observation), and analysis through literature studies from several sources. The results of the study show that the development of culture-based learning media still does not facilitate children in educational tourism activities, therefore, educators need to prepare learning media in the form of tourism guidebooks that are able to introduce regional culture to children. So this is a teacher's reflective effort in designing learning outside the classroom by preparing learning media that is able to internalize children's character values. If this is done with full awareness then learning becomes meaningful and has an impact on students/early childhood understanding of their culture, besides that this educational tourism activity seeks to build children's feelings so that they feel they belong to their culture, by maintaining and preserving the culture in the area where they live.Keyword:  Early Childhood, Educational Tourism, Learning Media, Local Wisdom
SWOT Analysis: Implementation of Integrative Holistic PAUD Programs in Early Childhood Education Institutions Ruliana Fajriati; Utia Virli Susanti; Basori Basori
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v6i1.22321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program layanan PAUD holistik integratif yang ditinjau dari kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan atau analisis SWOT pada lembaga PAUD di KB Nasyithatun Nisa Teluk Kiambang sehingga lembaga dapat menentukan langkah-langkah dalam upaya memaksimalkan kekuatan dan peluang, sekaligus meminimalisir kelemahan dan mengatasi ancaman dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data bentuk induktif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa layanan PAUD HI ditinjau dari strenght berupa kurikulum yang menyesuaikan perkembangan zaman, SDM yang berlatar pendidikan sarjana. Weakness berupa kurangnya sarana dan prasarana serta lemahnya kerjasama dengan pihak terkait. Opportunities berupa dukungan penuh dari bunda PAUD kecamatan serta kemudahan mempromosikan lembaga melalui sosial media. Threats berupa  terbaginya peserta didik dengan PAUD lain. Melalui program PAUD HI diharapkan dapat mengoptimalkan potensi pertumbuhan dan perkembangan anak agar terbentuk anak yang berkualitas dan memiliki daya saing di masa yang akan datang dengan memenuhi kebutuhan essensialnya berupa layanan kesehatan, gizi, perawatan, pendidikan, pengasuhan, perlindungan dan kesejahteraan.  Kata Kunci :  SWOT, Holistik Integratif, PAUDABSTRACT. This study aims to analyze the implementation of holistic integrative ECCE service programs in terms of strengths, weaknesses, opportunities, and challenges or SWOT analysis at ECCE institutions in KB Nasyithatun Nisa Teluk Kiambang so that institutions can determine steps to maximize strengths and opportunities, while minimizing weaknesses and overcoming threats in their implementation. This study used a qualitative approach, and data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Inductive form data analysis techniques. The results of the study can conclude that PAUD HI services are viewed from the strength in the form of a curriculum that adapts to the times, and human resources with undergraduate education backgrounds. Weakness in the form of a lack of facilities and infrastructure and weak cooperation with related parties. Opportunities in the form of full support from sub-district PAUD mothers and ease of promoting institutions through social media. Threats in the form of sharing students with other ECCE. Through the PAUD HI program, it is expected to optimize the growth and development potential of children to form quality and competitive children in the future by meeting their essential needs in the form of health, nutrition, care, education, care, protection, and welfare services.Keyword : SWOT, Holistic Integratif, PAUD
The Role of Islamic Parenting in Building Self-Regulated Learning Ability for Early Children Yuli salis hijriyani.; Fenty Andriani
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v6i1.22277

Abstract

Kemampuan anak dalam mengatur diri saat bermain seraya belajar kea rah proses proaktif dalam upaya untuk meningkatkan perkembangannya merupakan hal utama dalam penerapan self regulated learning (SRL). Dalam penerapannya dirumah dapat terjadi melalui pola asuh orang tua untuk mengintervensi anak menjadi pembelajar yang mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang peran pola asuh Islamic Parenting dan bagaimana peran pola asuh Islami dapat berhasil membangun kemampuan self regulated learning pada anak. Subyek penelitiannya adalah anak usia dini di Provinsi Jawa Timur. Jenis penelitian kualitatif dengan model analisis data Miles Huberman yaitu data direduksi sebagai upaya pemilihan data yang dibutuhkan dan display data setelah itu data diverifikasi untuk ditarik menjadi simpulan. Hasil penelitian yang diperoleh (1) Peran pola asuh Islamic Parenting merupakan suatu kesatuan utuh mulai dari sikap pengasuhan yang dilakukan orangtua pada anak dimulai sejak. dini, baik dalam membina, mendidik, hingga pada membiasakan, serta membimbing secara optimal berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist (2) Keberhasilan pola asuh Islamic parenting dalam membangun Self regulated learning dapat terlihat pada kesiapan lingkungan belajar di keluarga, orang tua sebagai konseptor materi yang diberikan kepada anak seperti nilai-nilai akhlak pada kebiasaan sehari-hari, nilai akidah seperti pengenalan ciptaan Tuhan, dsb. Nilai edukasi bernuansa islami merupakan peran Islamic parenting sebagai upaya membangun hasil self regulated learning pada anak yang lebih optimal. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Intervensi, Islamic Parenting, Orang Tua, Self Regulated Learning ABSTRACT. The ability of children to regulate themselves while playing and learning towards a proactive process in an effort to improve their development is the main thing in the application of self-regulated learning (SRL). In its application at home, it can occur through parenting parents to intervene children to become independent learners. This study aims to explain the role of Islamic parenting and how the role of Islamic parenting can successfully build self-regulated learning abilities in children. The research subjects were early childhood in East Java Province. This type of qualitative research uses Miles Huberman data analysis model, in which data is reduced as an effort to select the required data and display the data after that the data is verified to be drawn into conclusions. The research results obtained (1) The role of Islamic parenting style is a unified whole starting from the parenting attitude that is carried out by parents to children starting from. early, both in fostering, educating, getting used to, and guiding optimally based on the Al-Qur'an and Hadith (2) The success of Islamic parenting in building Self-regulated learning can be seen in the readiness of the learning environment in the family, parents as the conceptors material given to children such as moral values in daily habits, religious values such as the introduction of God's creation, etc. The educational value of Islamic nuances is the role of Islamic parenting as an effort to build more optimal results of self-regulated learning in children. Keywords: Early Childhood, Intervention, Islamic Parenting, Parents, Self-Regulated Learning 
Problems of Preparing Accreditation Tools at Raudhatul Athfal Nurhayati Nurhayati; Eniwati Khaidir; Dewi Sri Suryanti; Heldanita Heldanita; Nurkamelia Mukhtar AH; Monica Haliza Wati
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v6i1.22747

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah terjadi dilema berkepanjangan dari lembaga Raudhatul Athfal untuk mengajukan akreditasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah-masalah apa saja yang dihadapi oleh pengelola lembaga Raudhatul Athfal dalam proses persiapan akreditasi. Metode penelitian yang dilakukan adalah Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi,filosofis, dan pedagogis. Tempat penelitian  RA di Kota Pekanbaru. Teknik pengumpulan data  yakni Observasi, dengan mengamati langsung proses persiapan akreditasi di RA di Kota Pekanbaru. Wawancara, untuk mengetahui hal-hal dari respoden sedikit/kecil. Dalam penelitian ini wawancara dilakukan dengan semua pihak pendidik dan tenaga kependidikan di RA Pekanbaru. Dokumentasi, dengan mengumpulkan data melalui peninggalan tertulis seperti arsip, termasuk juga buku tentang teori, pendapat, dalil atau hukum yang berhubungan dengan penelitian. Teknik analisis data, Analisis data yang dilakukan menggunakan teknik yang dinyatakan oleh Miles dan Huberman, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) gambaran kesimpulan yang dihasilkan. Reduksi data dilakukan sebelum, selama dan sesudah penelitian, penyajian data dibuat pada saat dan setelah penelitian, sedangkan penarikan kesimpulan/verifikasi dilakukan selama dan setelah penelitian. Hasil penelitian adalah Ketersediaan sumber daya manusia yang memahami lembaga PAUD, Pemahaman ketersediaan administrasi lembaga dan administrasi pembelajaran di RA, dan Pemahaman konsep yang sama terkait regulasi lembaga di RAKata kunci: Problematika, Perangkat Akreditasi Raudhatul Athfal ABSTRACT. The background of this research is that there is a prolonged dilemma from the Raudhatul Athfal institution to apply for accreditation. This study aims to find out what problems are faced by the management of the Raudhatul Athfal institution in the process of preparing for accreditation. The research method used was a research design. This research was a qualitative descriptive study with a phenomenological, philosophical, and pedagogical approach. RA research site in Pekanbaru City. The data collection technique is Observation, by directly observing the accreditation preparation process at RA in Pekanbaru City. Interview, to find out things from small/small respondents. In this study interviews were conducted with all educators and educational staff at RA Pekanbaru. Documentation, by collecting data through written remains such as archives, including books on theories, opinions, propositions or laws related to research. Data analysis techniques. Data analysis was carried out using the techniques stated by Miles and Huberman, namely: 1) data reduction, 2) data presentation, 3) an overview of the resulting conclusions. Data reduction was carried out before, during and after the research, data presentation was made during and after the research, while drawing conclusions/verification was carried out during and after the research. The results of the study are the availability of human resources who understand PAUD institutions, understanding the availability of institutional administration and learning administration in RA, and understanding of the same concepts related to institutional regulations in RA Keywords: Problematics, Raudhatul Athfal Accreditation Tool
Empathy Development in Early Grade at State Elementary Schools Muh Shaleh
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v%vi%i.22372

Abstract

This study aims to measure and inform the level of empathy (affective and cognitive) of early grade students aged 6-8 years at SDN Baruga Kendari, Southeast Sulawesi. Seven schools were selected as the sample based on a methodology called Random Sampling. The sample in this study were children aged 6-8 years, totaling 150 students. The research method used in this research is quantitative research. The data collection technique is to use a questionnaire applied to collect data about the development of children's empathy. The questionnaire refers to children's empathy using the GEM (Griffith Empathy Measure) scale, which is designed to assess a child's level of empathy for the conditions they are experiencing. Criteria scores for each statement were "yes" and "no" and were analyzed using IBM SPSS Statistics 2. The results showed that in general the empathy of early grade students aged 6-8 years at SDN Baruga Kendari Southeast Sulawesi was more oriented towards affective/cognitive empathy . This research implies that empathy in children aged 6-8 years is still developing so that more attention is needed to maximize the development of children's empathy.
Leaders Of Early Childhood Islamic Education UMI MASRUROH; Fauzi Fauzi
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v6i1.21203

Abstract

ABSTRACT. In this study, the figures discussed regarding their thoughts on Islamic education, especially early childhood, are KH Hasyim Asy'ari, KH Ahmad Dahlan, Al-Ghazali. The purpose of this study is to describe or explain the figures and their thoughts on Islamic education. The type of research used is library research with a qualitative approach. The data collection technique was carried out by examining books, literature, notes, and various reports relating to the three figures. The analysis technique used is content analysis by deepening the data obtained. The results of this study show the figures with their thoughts, namely 1) KH Hasyim Asy'ari stated that there are 8 aspects of education. 2) KH Ahmad Dahlan's thoughts were establishing a school, born intellectual scholars, cooperation with the Dutch government, and da'wah. 3) Al-Ghazali's thought states that there are five aspects of children's education, namely education of faith, morals, reason, social, physical. And the methods used are lectures, guidance and memorization, discussions, storytelling, examples, giving gifts and punishments. Keywords: Figures of Islamic Education, Early ChildhoodABSTRAK. Dalam penelitian ini, tokoh yang dibahas mengenai pemikirannya terhadap pendidikan Islam khususnya anak usia dini adalah K.H. Hasyim Asy’ari, K.H. Ahmad Dahlan, Al-Ghazali. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan atau menjelaskan mengenai tokoh tokoh dan pemikirannya tentang pendidikan Islam. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan menelaah buku, literatur, catatan, serta berbagai laporan yang berkaitan dengan ketiga tokoh tersebut. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis isi dengan memperdalam data yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukkan tokoh dengan pemikirannya, yaitu 1) K.H. Hasyim Asy’ari menyebutkan bahwa terdapat 8 aspek pendidikan. 2) Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan yaitu mendirikan sekolah, lahir ulama-intelek, Kerjasama dengan pemerintah Belanda, dan daakwah. 3) Pemikiran Al-Ghazali menyebutkan bahwa terdapat lima aspek pendidikan anak yaitu pendidikan keimanan, akhlak, akal, sosial, jasmani. Dan metode yang digunakan yaitu ceramah, penuntunan dan hafalan, diskusi, bercerita, teladan, pemberian hadiah dan hukuman. Kata kunci: Tokoh Pendidikan Islam, Anak Usia Dini 

Page 11 of 15 | Total Record : 142