cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management.
Arjuna Subject : -
Articles 343 Documents
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KINERJA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH Niqma Chelia Paramudityas; Ibrahim Bafadal; Ahmad Nurabadi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.711 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i32019p114

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to find: (1) the principal’s leadership style at vocational high school in city of Malang; (2) organizational culture at vocational high school in city of Malang; (3) level of performance of the school administration staff at vocational high school in city of Malang; (4) relationship between the principal’s leadership style the most dominant with organizational culture the most dominant at vocational high school in city of Malang; (5) relationship between the principal’s leadership style the most dominant with performance of the school administration staff at vocational high school in city of Malang; (6) relationship between organizational culture the most dominant with performance of the school administration staff at vocational high school in city of Malang; and (7) relationship between the principal’s leadership style the most dominant and organizational culture the most dominant with performance of the school administration staff at vocational high school in city of Malang. This research used a correlation quantitave approach. The population in this research were 300 school administration staff. The sampling technique used proportional random sampling and simple random sampling get 171 respondents. Data analysis used descriptive techniques, correlation Product Moment Pearson techniques, and multiple correlation techniques. The results of this research indicated: (1) the principal’s leadership style at vocational high school in city of Malang is participation leadership style in high level; (2) organizational culture at vocational high school in city of Malang is people’s orientation in condusive level; (3) level of performance of the school administration staff at vocational high school in city of Malang in very high level; (4) there is no relationship between the principal’s leadership style the most dominant with organizational culture the most dominant at vocational high school in city of Malang; (5) there is a relationship between the principal’s leadership style the most dominant with performance of the school administration staff at vocational high school in city of Malang; (6) there is a relationship between organizational culture the most dominant with performance of the school administration staff at vocational high school in city of Malang; and (7) there is relationship between the principal’s leadership style the most dominant and organizational culture the most dominant with performance of the school administration staff at vocational high school in city of Malang.Keywords: the principal’s leadership style, organizational culture, performance of the school administration staff Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) gaya kepemimpinan kepala sekolah di SMK Negeri se-Kota Malang; (2) budaya organisasi di SMK Negeri se-Kota Malang; (3) tingkat kinerja Tenaga Administrasi Sekolah di SMK Negeri se-Kota Malang; (4) hubungan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah yang paling dominan dengan budaya organisasi yang paling dominan di SMK Negeri se-Kota Malang; (5) hubungan antara gaya kepemimpinana kepala sekolah yang paling dominan dengan kinerja Tenaga Administrasi Sekolah di SMK Negeri se-Kota Malang; (6) hubungan antara budaya organisasi yang paling dominan dengan kinerja Tenaga Administrasi Sekolah di SMK Negeri se-Kota Malang; dan (7) hubungan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah yang paling dominan dan budaya organisasi yang paling dominan dengan kinerja Tenaga Administrasi Sekolah di SMK Negeri se-Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 300 Tenaga Administrasi Sekolah. Teknik sampling menggunakan proportional random sampling dan simple random sampling sebanyak 171 responden. Analisis data menggunakan teknik deskriptif, teknik korelasi Product Moment Pearson, dan teknik korelasi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) gaya kepemimpinan kepala sekolah yang paling dominan di SMK Negeri se-Kota Malang adalah gaya kepemimpinan partisipasi yang tergolong tinggi; (2) budaya organisasi yang paling dominan di SMK Negeri se-Kota Malang adalah orientasi orang yang tergolong kondusif; (3) tingkat kinerja tenaga administrasi sekolah di SMK Negeri se-Kota Malang tergolong sangat tinggi; (4) tidak terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah yang paling dominan dan budaya organisasi yang paling dominan di SMK Negeri se-Kota Malang; (5) terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah yang paling dominan dan kinerja tenaga administrasi sekolah di SMK Negeri se-Kota Malang; (6) terdapat hubungan antara budaya organisasi yang paling dominan dan kinerja tenaga administrasi sekolah di SMK Negeri se-Kota Malang; dan (7) terdapat hubungan gaya kepemimpinan kepala sekolah yang paling dominan dan budaya organisasi yang paling dominan dengan kinerja tenaga administrasi sekolah  di SMK Negeri se-Kota Malang.Kata Kunci: gaya kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi, kinerja tenaga administrasi sekolah
HUBUNGAN PEMBERIAN FASILITAS PENDUKUNG PENDIDIKAN GRATIS DENGAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Surya Wicaksono; Ahmad Supriyanto; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.377 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i42019p238

Abstract

Abstract: This research purpose to describe (1) the level of quality facilities to support free education received by the student of SMPN in Blitar City; (2) the level of learning motivation junior high schools student in Blitar city; and (3) the relationship provising free educational support facilities with learning motivation junior high school student in Blitar city. This research uses descriptive quantitative approach with descriptive research design correlation based on quantitative data obtained from empirical data. The research location in the SMP as the city of Blitar, amounting to 9 schools. With a sample size of 380 students who were taken using proportional random sampling technique. Data collection techniques used is a research instrument in the form of a questionnaire. The analysis prerequisite test is validity, reliability, and test for normality. While the analysis of the data in this study using the technique of Pearson product moment correlation analysis The results showed that the level of provision of facilities to support free education in middle category with an average of 126,74 (60,3%), and the level of learning motivation also are in the category with an average of 89,30 (76,6%). Simultaneously there is a positive and significant relationship between the provising of support facilities for free education and learning motivation of junior high school student in Blitar city.Keyword: Support facilities, Free educational, and learning motivation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tingkat kualitas fasilitas pendukung pendidikan gratis yang diterima peserta didik SMPN se Kota Blitar; (2) tingkat motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar; dan (3) hubungan pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasi berdasarkan pada data kuantitatif yang diperoleh dari data empirik. Lokasi penelitian di SMPN se Kota Blitar yang berjumlah 9 sekolah. Dengan jumlah sampel 380 peserta didik yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen penelitian dalam bentuk angket/kuesioner. Uji prasyarat analisis yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, dan uji normalitas. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis berada pada kategori sedang yaitu dengan rata-rata 126,74 (60,3%), dan tingkat motivasi belajar peserta didik juga berada pada kategori sedang dengan rata-rata 89,30 (76,6%). Secara simultan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dengan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar.Kata Kunci: Fasilitas pendukung, Pendidikan gratis, dan motivasi belajar
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PESERTA DIDIK DALAM PEMILIHAN SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS (SLTA) Ida Putri Lestari; Ahmad Yusuf Sobri; Desi Eri Kusumaningrum
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.636 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i32019p167

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to know (1) what are the factors the influence students in the selection of high school in Blitar City, (2) the high level of factors that effects students in the selection of high school in Blitar City, (3) the dominant factors affecting participant students in the selection of high school in Blitar City. This research uses a quantitative approach and is include in the type of descriptive research with exploratory analysis technique. The total population in this study was 3722. Determination of the sample using the Random Sampling technique with calculations using the Slovin Formula as many as 361 respondents, with a 5% error chance. Data collection tools use a questionnaire in the form of a positive statement with the assessment using a Likert Scale on each item statement. The results showed factors that influence students in selecting schools, namely: facility factors (16.60%), human resource factors (HR) (10.98%), and superior school factors (9.66%). This study was able to explain 37.25% of students’ factors in choosing schools, due to the limitations of the factors in this study so that 62.75% could not be explained such as school location factors, tuition fees, extracurricular activities, and education quality.Key Words: analysis factors, choosing school, leaners Abstrak: Tujuan penelitian ini mengetahui (1) faktor yang mempengaruhi peserta didik dalam pemilihan SLTA Negeri di Kota Blitar, (2) tingginya tingkat faktor yang mempengaruhi peserta didik dalam pemilihan SLTA Negeri di Kota Blitar, (3) faktor dominan yang mempengaruhi peserta didik dalam pemilihan SLTA Negeri di Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan termasuk dalam jenis penelitian deskriptif dengan teknik analisis eksploratori. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 3722 responden. Penentuan sampel menggunakan teknik Random Sampling dengan perhitungan menggunakan Rumus Slovin yaitu sebanyak 361 responden, dengan peluang eror 5%. Alat pengumpulan data menggunakan angket dalam bentuk  pernyataan positif dengan penilaian menggunakan Skala Likert pada setiap butir pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi peserta didik dalam memilih sekolah, yaitu: faktor sarana (16.60%), faktor sumber daya manusia (SDM) (10.98%), dan faktor sekolah unggul (9.66%). Penelitian ini mampu menjelaskan 37.25% faktor peserta didik dalam memilih sekolah, karena keterbatasan faktor pada penelitian ini sehingga 62.75% belum bisa dijelaskan seperti faktor lokasi sekolah, biaya pendidikan, ekstrakurikuler, dan mutu pendidikan.Kata Kunci: analisis faktor, memilih sekolah, peserta didik
HUBUNGAN PENERAPAN ETIKA PERKANTORAN DAN SIKAP PELAYANAN PRIMA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH DENGAN KEPUASAN PESERTA DIDIK Mohammad Yusuf Tri Handoko; Agus Timan; Desi Eri Kusumaningrum
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.367 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i12018p96

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to explained the relation between the application of the office ethics and the excellent services of the school administration personnel for the students’s satisfaction rate at Junior High School in Bantur Malang. This study used quantitative approach and the type of research was correlational descriptive. Data collection method used closed questionnaire. The data analysis was consist of: (1) descriptive analysis; (2) product moment pearson correlation analysis; and (3) double correlation. The result of this study indicates that there was a significant relaton between the application of the office ethics and the excellent services of the school administration personnel in giving services for the students’s satisfaction.Keywords: office ethic, excellent services, students’s satisfaction  Abstrak: Tujuan utama adanya penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan antara penerapan etika perkantoran dan pelayanan prima tenaga administrasi sekolah dengan kepuasan peserta didik SMP Negeri di Kecamatan Bantur Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data penelitian dengan menggunakan angket tertutup. Analisis data dalam penelitian ini terdiri atas: (1) analisis deskriptif; (2) analisis korelasi product moment pearson; dan (3) korelasi ganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan etika perkantoran dan pelayanan prima tenaga administrasi sekolah dalam memberikan pelayanan dengan kepuasan peserta didik.Kata Kunci: etika perkantoran, pelayanan prima, kepuasan peserta didik
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK Messia Luki Kartikasari; Sultoni Sultoni; Raden Bambang Sumarsono
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.137 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i32019p83

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to describe: (1) the level of participation of extracurricular activities of SMPN Trenggalek district students; (2) the level of learning achievement of SMPN Trenggalek district students; (3) the relationship between the participation of extracurricular activities and the students’ learning achievements of SMPN Treggalek district. This study used a quantitative approach with a simple linear regression design. The sampling technique used in this study was cluster sampling by taking a representative from each region contained in the population. The sample for the participation of extracurricular activities was 284 students from a population of 978 students which located in SMPN Trenggalek district. The instrument used in data collection was in the form of a questionnaire. The data analysis technique used in this study was descriptive technique, simple linear regression. The conclusions of this study were: (1) the level of participation of extracurricular activities of SMPN Trenggalek students was in the medium category; (2) the level of learning achievements of SMPN Trenggalek students was in the medium category; (3) simultaneously, there was a positive relationship between the participation of extracurricular activities with students’ learning achievements of SMPN Trenggalek district. Keyword: participation of extracurricular activities; learning achievement Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) tingkat keikutsertaan peserta didik pada kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri Kabupaten Trenggalek; (2) tingkat prestasi belajar peserta didik di SMP Negeri Kabupaten Trenggalek; (3) hubungan tingkat keikutsertaan kegiatan ekstrakurikuler dan prestasi belajar peserta didik di SMP Negeri Kabupaten Trenggalek.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan regresi linier sederhana. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik area (cluster) sampling yaitu teknik sampling dengan mengambil wakil dari setiap wilayah yang terdapat dalam populasi tersebut. Sampel keikutsertaan kegiatan ekstrkurikuler terdapat 284 peserta didik dari populasi sejumlah 978 peserta didik dengan lokasi penelitian di SMP Negeri Kabupaten Trenggalek. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yakni berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik deskriptif, dan regresi linier sederhana. Simpulan penelitian ini yaitu: (1) tingkat keikutsertaan peserta didik pada kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri Kabupaten Trenggalek dalam kategori sedang; (2) tingkat prestasi belajar peserta didik di SMP Negeri Kabupaten Trenggalek dalam kategori sedang; (3) secara simultan terdapat hubungan yag positif antara tingkat keikutsertaan kegiatan ekstrakurikuler dan prestasi belajar peserta didik di SMP Negeri Kabupaten Trenggalek. Kata Kunci: keikutsertaan kegiatan ekstrakurikuler; prestasi belajar
MANAJEMEN PEMBINAAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Devita Fahrilyani; Maisyaroh Maisyaroh; Desi Eri Kusumaningrum
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.142 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i42019p204

Abstract

Abstract: This study aims to describe the character development planning of students, organizing character building of students, implementing character building for students, supporting factors and inhibiting the character building of students, participation of participants. This study uses qualitative and type of case study research. Data collection techniques in this study used interview, observation and documentation techniques. The results of this study are character building planning which begins with the implementation of the working meeting, organizing character coaching with the division of tasks, authorities and responsibilities of the parties involved, the implementation of character development is carried out by direct assistance and transfer, supporting factors in consultation activities and participation from students, teachers and employees, the level of trust of participants, and sponsors. The inhibiting factor is lazy students, the physical condition of students who are less healthy and increasingly busy. The solution given when conducting intense communication with presentations and activities that will be discussed will be carried out by students. Evaluation of student character development is carried out once a week in the teacher council meeting. The role of the principal as the culmination of policy, the principal is also the leader, responsible for activities as well as an innovator. The teacher also acts as a companion during the activity and as an example in implementing good roles. Keywords: management, character building, students Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembinaan karakter peserta didik, pengorganisasian pembinaan karakter peserta didik, pelaksanaan pembinaan karakter peserta didik, faktor pendukung dan penghambat pembinaan karakter peserta didik, evaluasi pelaksanaan pembinaan karakter peserta didik, peran kepala sekolah dan guru dalam pelaksanaan pembinaan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah perencanaan pembinaan karakter diawali dengan pelaksanaan raker, pengorganisasian pembinaan karakter yakni dengan pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab dari pihak yang terlibat, pelaksanaan pembinaan karakter dilakukan dengan pendampingan dan pemantauan langsung, faktor pendukung dalam pelaksanaan kegiatan ialah partisipasi dan keikutsertaan dari peserta didik, guru dan karyawan, tingkat kepercayaan orangtua, dan sponsorship. Faktor penghambatnya yaitu peserta didik yang malas/lambat, kondisi fisik peserta didik yang kurang sehat dan orangtua yang terlalu sibuk. Solusi yang diberikan yakni melakukan komunikasi yang intens terhadap orangtua dan selalu mengingatkan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh peserta didik. Evaluasi pembinaan karakter peserta didik dilaksanakan satu minggu sekali dalam rapat dewan guru. Peran kepala sekolah yakni sebagai puncak kebijakan, kepala sekolah juga sebagai pemimpin, penanggung jawab kegiatan sekaligus sebagai inovator. Guru juga berperan sebagai pendamping selama kegiatan berlangsung dan sebagai teladan dalam menerapkan perilaku yang baik. Kata kunci: manajemen, pembinaan karakter, peserta didik
PENGELOLAAN USAHA MANDIRI SEKOLAH DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Angga Kurniawan; Maisyaroh Maisyaroh; Djum Djum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.239 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i32019p126

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to provide the information of management school independent businesses in school. This research used the qualitative approach with case studies types. Data collection tecniques used are interviews, observation, and documentation. The process of data analysis are data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. The result of this research: there are 3 types of school independent businesses, namely school waste banks, business center school, and car air conditioning workshops; has collaboration with the industries namely Bank Sampah Malang, eSWe, Aice, Unggul, and Auto 2000; school independent businesses impacts are school be famous, the needs of students and school residents are fulfilled, and school has the tools and location for practice; the supporting factors of the school independent businesses are based on the need relating to late payment of tuition fees, learning and teaching processes, and government programs, inhibiting factors of the school independent business are the arrival of the rainy season and holiday, violations committed, and the administration system that not good enough, and the solution used are by temporarily closing independent school businesses, do the supervising, and fix the system.Keywords: management, school independent business Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah memberikan informasi pengelolaan usaha mandiri di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses analisis data dengan data condensation, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini: terdapat  3 jenis usaha mandiri sekolah yaitu bank sampah sekolah, business center school, dan bengkel AC mobil; menjalin kerjasama dengan pihak industri yaitu Bank Sampah Malang, eSWe, Aice, Unggul, dan Auto 2000; dampak usaha mandiri sekolah yaitu sekolah menjadi terkenal, kebutuhan peserta didik dan warga sekolah terpenuhi, serta memiliki alat dan lokasi untuk praktik; faktor penunjang usaha mandiri sekolah yaitu adanya keterlambatan pembayaran SPP, kebutuhan peserta didik dan warga sekolah, dan program pemerintah; faktor penghambat usaha mandiri sekolah yaitu datangnya musim hujan dan liburan, adanya pelanggaran, dan sistem administrasi yang kurang baik; dan solusi yang dilakukan yaitu dengan cara menutup sementara usaha mandiri sekolah, melakukan pengawasan, dan memperbaiki sistem.Kata Kunci: pengelolaan, usaha mandiri sekolah 
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KINERJA GURU Bella Nadya Rosaliawati; Mustiningsih Mustiningsih; Imron Arifin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.833 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p61

Abstract

Abstrak : Studi bertujuan untuk: mengungkap gaya kepemimpinan kepala sekolah; mengetahui kinerja guru; mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan otokratis kepala sekolah dan kinerja guru; mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan demokratis kepala sekolah dan kinerja guru; mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan partisipasi kepala sekolah dan kinerja guru; mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah atas kendali bebas dan kinerja guru; dan mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan dan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan instrument yang digunakan adalah angket dengan responden guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan teknik analisis korelasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: gaya kepemimpinan kepala sekolah yang terdiri dari otokrasi, partisipasi, demokrasi dan kendali bebas tergolong baik, dengan tingkat frekuensi gaya kepemimpinan yang digunakan adalah gaya kepemimpinan demokratis, partisipasi, kendali bebas dan otokratis. ; tingkat kinerja guru dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran baik; tidak ada hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan otokratis kepala sekolah dan kinerja guru; ada hubungan positif yang signifikan antara gaya kepemimpinan demokratis kepala sekolah dan kinerja guru; ada hubungan positif yang signifikan antara gaya kepemimpinan partisipasi kepala sekolah dan kinerja guru; ada hubungan positif yang signifikan antara gaya kepemimpinan kendali bebas guru dengan kinerja guru; dan ada hubungan positif yang signifikan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guru  Keywords : style of leadership, teacher’s performance, teacher’s of state high school Malang. Abstrak : Penelitian bertujuan untuk mengungkap gaya kepemimpinan kepala sekolah; mengungkap kinerja guru; mengetahui hubungan gaya kepemimpinan otokratis kepala sekolah dan kinerja guru; mengetahui hubungan gaya kepemimpinan demokrasi kepala sekolah dan kinerja guru; mengetahui hubungan gaya kepemimpinan partisipasi kepala sekolah dan kinerja guru; mengetahui hubungan gaya kepemimpinan kendali bebas kepala sekolah dan kinerja guru; dan mengetahui hubungan gaya kepemimpinan dan kinerja guru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan instrumen berupa angket dengan responden guru. Teknik analisis deskriptif dan korelasi digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: gaya kepemimpinan kepala sekolah yang terdiri dari otokratis, partisipasi, demokrasi dan kendali bebas tergolong baik, dengan tingkat keseringan gaya kepemimpinan yang digunakan adalah gaya kepemimpinan demokratis, partisipasi, kendali bebas dan otokratis; tingkat kinerja guru dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran tergolong baik; tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan otokratis kepala sekolah dan kinerja guru; ada hubungan positif yang signifikan antara gaya kepemimpinan demokrasi kepala sekolah dan kinerja guru; ada hubungan positif yang signifikan antara gaya kepemimpinan partisipasi kepala sekolah dan kinerja guru; ada hubungan positif yang signifikan antara gaya kepemimpinan kendali bebas kepala sekolah dan kinerja guru; dan ada hubungan positif yang signifikan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guruKata kunci: gaya kepemimpinan, kinerja guru, dan guru SMA Negeri Kota Malang.
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DENGAN TINGKAT KEDISIPLINAN SISWA Taufik Aziz Jatmiko; Ahmad Supriyanto; Ahmad Nurabadi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.963 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p11

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi ekstrakurikuler pramuka, mendeskripsikan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif deskriptif-korelasional. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket atau angket yang disebarkan kepada siswa sebanyak 364 siswa yang terbagi dalam 12 Sekolah Menengah Kejuruan di Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi ekstrakurikuler pramuka mendapatkan hasil, dan hasil tingkat kedisiplinan siswa memperoleh hasil sedang. Ada hubungan antara partisipasi ekstrakurikuler pramuka dengan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri Kota Malang.Kata kunci : ekstrakurikuler pramuka, dan tingkat kedisiplinan siswa Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka, mendiskripsikan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri se-Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitaif deskriptif-korelasional. Pengambilan data penelitian menggunakan angket atau kuesioner yang dikirim kepada siswa sebanyak 364 siswa, yang sudah dibagi kedalam 12 SMK Negeri di Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka mendapatkan hasil sedang, dan tingkat kedisiplinan siswa mendapatkan hasil sedang. Ada hubungan antara keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka dengan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri se-Kota Malang. Hubungan yang dihasilkan dari variabel keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka dengan tingkat kedisiplinan siswa berkategori sedang.Kata Kunci: ekstrakurikuler pramuka, dan tingkat kedisiplinan siswa
MANAJEMEN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR DI DAERAH TERTINGGAL Agus Gus Yanto; Ali Imron; Djum Djum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.868 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p72

Abstract

Abstrak: Penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) penyusunan program pembelajaran, (2) pelaksanaan program pembelajaran, (3) evaluasi program pembelajaran, (4) faktor pendukung pembelajaran, (5) faktor penghambat pembelajaran, dan (6) upaya / solusi mengenai faktor penghambat pembelajaran . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini: (1) penyusunan program pembelajaran menggunakan kurikulum ganda yaitu K13 dan KTSP, (2) Pelaksanaan program pembelajaran secara administratif menggunakan dua kurikulum yaitu K13 dan KTSP. Namun karena kondisi sekolah yang baik kondisi fasilitas dan prasanan serta kondisi siswa sehingga proses pembelajaran lebih dekat dengan menggunakan KTSP, (6) Upaya / solusi mengenai faktor penghambat belajar merupakan dua cara yang dilakukan sekolah dalam menangani hambatan belajar yang bergantung pada sumber hambatannya. Upaya atau solusi yang dilakukan sekolah dalam menghadapi kekurangan sarana dan prasarana adalah dengan meminta bantuan lebih lanjut kepada pemerintah atau Dinas Pendidikan. Keywords: management, learning, elementary school, disadvantaged remote area Abstrak: Penelitian ini bertjuan mendeskripsikan; (1) penyusunan program pembelajaran, (2) implementasi program pembelajaran, (3) evaluasi program pembelajaran, (4) faktor pendukung pembelajaran, (5) faktor penghambat pembelajaran, dan (6) upaya/solusi mengenai faktor penghambat pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Simpulan penelitian ini: (1) penyusunan program pembelajaran menggunakan kurikulum ganda yaitu K13 dan KTSP, (2) implementasi program pembelajaran secara administrasi menggunakan dua kurikulum yaitu K13 dan KTSP. Akan tetapi karena kondisi sekolah baik dari faktor kondisi sarana dan prasanan dan juga faktor Keadaan siswa sehingga pada proses pembelajaran lebih dekat dengan menggunakan KTSP, (3) evaluasi program pembelajaran yang dilakukan guru ada dua jenis evaluasi pembelajaran yaitu evaluasi sumatif yang mana dimaksudkan evaluasi sumatif yaitu evaluasi yang dilakukan oleh guru guna untuk menentukan hasil dan perkembangan atau kemajuan belajar siswa, dan juga selain evaluasi sumatif guru juga menggunakan evaluasi formatif yaitu evaluasi yang dilakukan oleh guru guna untuk memperbaiki dan meningkatkan proses belajar dan mengajar, (4) faktor pendukung pembelajaran ada dua sumber yang pertama dari lingkungan internal sekolah dan juga lingkungan eksternal sekolah, (5) faktor penghambat  pembelajaran ada dua sumber yang pertama dari lingkungan internal sekolah dan juga lingkungan eksternal sekolah, (6) upaya/ solusi mengenai faktor penghambat pembelajaran ada dua cara yang dilakukan sekolah dalam menangani hambatan pembelajaran yaitu tergantung dari sumber hambatan. Upaya atau solusi yang dilakukan sekolah dalam menangani kekurangan sarana dan prasarana yaitu dengan meminta bantuan lebih kepada pemerintah atau Dinas Pendidikan. Kata kunci : manajemen, pembelajaran, sekolah dasar, daerah tertinggal

Page 9 of 35 | Total Record : 343


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026 Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025 Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025 Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 September 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Juni 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Maret 2023 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 September 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Juni 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Maret 2022 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 No 4 Desember 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 No 3 September 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Maret 2019 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018 More Issue