cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 (2025)" : 157 Documents clear
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris dalam Upaya Pengembangan Wisata di Kota Wisata Batu Permatasari, Indriani Detty; Suja’i, Ahmad Yusuf Imam; Sunaryo, Hadi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17823

Abstract

Background:  Kecakapan English for Tourism memainkan peran penting dalam pengembangan dan promosi objek wisata suatu daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Batu melalui pelatihan bahasa Inggris yang berfokus pada sektor pariwisata. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan dengan cara onsite (tatap muka langsung) dengan menggunakan Pre-Test dan Post-Test untuk mengukur peningkatan kemampuan peserta sebelum dan setelah pelatihan. Peserta diikuti oleh 90 orang yang dilakukan di Gedung Graha Wangsa Kota Batu. Sedangkan instrument evaluasi menggunakan uji analisis Wilcoxon. Hasil: Pelatihan ini berhasil memenuhi tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris masyarakat Kota Wisata Batu. Dengan pengetahuan dan keterampilan baru ini, masyarakat diharapkan dapat lebih siap dalam mendukung pengembangan pariwisata lokal, khususnya dalam berinteraksi dengan wisatawan domestik maupun internasional. Dari hasil uji wilcoxon, diperoleh nilai sebesar 0,003 < 0,050 yang menunjukkan bahwa adanya perbedaan antara pres test dan posttest yang dilakukan. Kesimpulan: Kegiatan yang telah dilakukan memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan peserta, terutama dalam penggunaan bahasa Inggris sehari-hari. Peningkatan yang signifikan terlihat dalam tiga aspek utama layanan pelanggan, yaitu cara menyapa tamu, menangani keluhan, dan menyampaikan permohonan maaf dengan sopan. Selain itu, peserta juga mengalami perkembangan dalam keterampilan pariwisata, termasuk kemampuan menunjukkan arah/lokasi dan memperkenalkan objek wisata kepada wisatawan. Sebagai rekomendasi untuk program selanjutnya, pelatihan dapat difokuskan pada penguatan keterampilan bahasa Inggris yang lebih spesifik dalam industri pariwisata. 
Peningkatan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kuliner di Sekitar Kampus Universitas Islam Bandung melalui Penyusunan Model Bisnis Hijrah Tool Sebayang, Asnita Frida; Rahmi, Dewi; Mahani, Septiana Estri Ayu; Al Rifah, Cecep Fauzan
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17849

Abstract

Background: The campus has a strategic role in enhancing community capacity through the tridharma of higher education, particularly community service. In the context of local economic development, the role of universities is believed to bring changes to the community's economy through the transfer of knowledge and concrete actions. This program aims to improve the competence of culinary business actors in managing their businesses, thereby contributing to long-term welfare improvement. Method: The method used is participatory action research. The community service team conducted an assessment of the needs of micro-business actors in the culinary sector around Universitas Islam Bandung in Tamansari, Bandung City, West Java Province. One of the basic assessments is guiding the actors to recognize and create simple business models after being provided with an understanding of several managerial contexts, including marketing. Results: The results of this program show that business actors can elaborate on 13 business indicators in detail, including strengths, potentials, operational methods, and business development strategies. This program also successfully identified obstacles such as business registration and halal certification, which were assisted by Universitas Islam Bandung. Conclusion: This program is considered successful in enhancing the ability of culinary micro-business actors to develop strategic business models while identifying business development challenges to be addressed. The ability of business actors to create business models is a strategic step to identify business behaviors and will be the key to future business development to become a sustainable source of income by utilizing their resources.
Pengembangan Trainer KIT Mikrokontrol Arduino Uno Berbasis IOT sebagai Media Penunjang Pembelajaran Sistem Kontrol Terprogram Oktrialdi, Benny; Harahap, Partaonan; Affandi; Fauzi, Rahmat; Nasution, Arya Rudi; Faisal, Ade
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17855

Abstract

Background: Learning media training is one of the important factors in improving learning outcomes, with learning media that suits the needs, especially students of SMK Teknologi Yayasan Pendidikan Sinar Husni can understand learning. The purpose of the implementation of the community partnership program (PKM) is to produce interactive learning media that is valid, practical and effective to help students of SMK Teknologi master the field of Electronics and Control. Method: The method for implementing Community Partnership Service activities for SMK Teknologi Yayasan Pendidikan Sinar Husni, Department of Electrical Engineering / Electricity, is by first making observations to the location of the School where the Community Service is held, as well as sharing with several Electrical Engineering teachers.  This is done to identify service methods that are in accordance with the conditions of the Community Partnership Service Team Partners in the field, so that later it will be right on target. Result: This activity can make and understand basic Arduino Uno learning media and implement it well. Conclusion: It is hoped that in the future this activity can inspire and motivate the participants and can innovate in the development of science and technology in the world of Electronics and Control Instrumentation to support the Industrial Revolution 4.0 program.
Hidroponik Hidroponik Sistem Rakit Apung Solusi Urban Farming di Kota Surakarta Saputro, Avisema Sigit; Sumarmi, Sumarmi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17870

Abstract

Background: The Urban farming training activity on the Floating Raft Hydroponic System was carried out in Pundung Gede RT 06 RW 09, Joglo Village, Banjarsari Banjarsari District, Surakarta on August 17 2024. The problem is that Pundung Gede residents are not yet familiar with floating raft hydroponics. All 15 participants were PKK mothers. The characteristics of Joglo village are almost the same as those of other urban areas, namely the lack of land for cultivating plants.  This activity aims to provide insight to residents about urban agriculture so that the remaining land in urban areas can still be cultivated for cultivation using a floating raft hydroponic system. Methods: The methods used in this activity are counseling, training, and mentoring. Apart from that, the expected output is a change in the behavior of residents, especially in Joglo village, in managing the limited land for cultivating vegetables so that it can reduce daily vegetable shopping expenses for households. Results: Showed that a large number of participants understood hydroponics. Conclusion: the activity shows that the women of Joglo village could practice floating raft cultivation in their respective homes.
Urgensi Pembinaan Moderasi Beragama Bagi Komunitas Persatuan Islam Tionghoa (PITI) Kota Jambi Iqbal, Adi; Imanuddin, Akbar; Mubarak, M. Ali; Subhan, Muhammad; Andika, Andika
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17871

Abstract

Background: Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya pemahaman keagamaan yang kurang moderat dan sikap yang tertutup serta eksklusif dari anggota komunitas Persatuan Islam Tionghoa (PITI) Kota Jambi. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran komunitas Persatuan Islam Tionghoa (PITI) Kota Jambi tentang moderasi beragama dan mencegah sikap intoleransi serta eksklusif Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui diskusi dan pembinaan yang melibatkan anggota komunitas dalam setiap kegiatan serta evaluasi dalam melihat perubahan sikap dan pemahaman anggota komunitas Persatuan Islam Tionghoa (PITI) Kota Jambi tentang moderasi beragama. Hasil: Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman anggota komunitas Persatuan Islam Tionghoa (PITI) mengenai moderasi beragama dengan sikap lebih terbuka, toleran, dan berkomitmen untuk menerapkan nilai moderasi dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: pengabdian ini berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan moderasi beragama di Komunitas Persatuan Islam Tionghoa (PITI) Kota Jambi dan diperlukannya upaya berkelanjutan untuk memperluas jangkauan program ke komunitas lain agar terwujudnya lingkungan umat beragama yang moderat.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Tanah Pekarangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Kelurahan Mijen Kecamatan Mijen Kota Semarang Kasmuri, Kasmuri; Pimay, Awaludin; Riyadi, Agus; Karim, Abdul
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17873

Abstract

Background: Tanah pekarangan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sumber penghasilan dan ketahanan pangan bagi keluarga. Metode: Metode yang dilakukkan dalam kegiatan melalui beberapa tahapan strategis, meliputi: (1) Pelatihan Manajemen Kelompok, yang mencakup pembangunan suasana (atmosphere building) dan dinamika kelompok untuk memperkuat sinergi dan solidaritas antarwarga; (2) Program Pengembangan Keterampilan Hidup dan Bimbingan Teknis, yang berfokus pada pengelolaan pekarangan dengan metode budidaya tanaman hortikultura, pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk, dan pengelolaan hasil panen; serta (3) Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), di mana masyarakat secara langsung menerapkan keterampilan yang telah diperoleh. Hasil: Kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi masyarakat dalam memanfaatkan tanah pekarangan secara produktif. Selain itu, terjadi penguatan kapasitas kelompok warga dalam mengelola program secara berkelanjutan, yang mendukung tercapainya ketahanan pangan di tingkat rumah tangga dan komunitas. Program ini juga membuka peluang untuk mendukung ekonomi lokal melalui pemasaran hasil pekarangan. Kesimpulan: Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan tanah pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.
Peningkatan Kemandirian Ekonomi Panti Sosial DKI Jakarta Melalui Integrasi Budidaya Maggot dan Budidaya Lele Septiani, Winnie; Hartini; Suryana, Yunita Friscillia; Maulidya, Rahmi; Dewayana, Triwulandari Satitidjati
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17876

Abstract

Latar Belakang: Social care facilities are currently a cost center for the government, so the economic self-sufficiency of social care facilities needs support from various parties. This Community Service activity aims to provide assistance and business training through the integration of Maggot cultivation and catfish farming. This activity is a continuation of a previous program that has produced a mini Maggot cultivation plant and its training. Methods: The approach used is green entrepreneurship with a sustainable business model on three aspects: economic, social, and environmental. The stages of the activity include survey and evaluation of the results of previous activities, assistance in building catfish ponds, catfish pond fertilization, catfish fingerling stocking, catfish farming training, and activity evaluation. Results: The Maggot livestock produced from the previous program will be used as catfish feed. Maggots have high protein content that is beneficial for catfish growth. Two ponds, each with a 3 m diameter, are constructed and filled with 1000 catfish fingerlings. Conclusions: The caretakers of the facility and the residents of the facility are very enthusiastic and have responded very positively to this assistance and training program. The hope is that this program can encourage the facility to become entrepreneurs while considering green business aspects and providing positive social impacts.
Pelatihan dan Pendampingan Pembelajaran Diferensiasi 1 untuk Meningkatkan Keterampilan Guru di Desa Kujung dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Yuwita, Pelangi Eka; Mahmudah, Nur; Ningrum, Ifa Khoiria
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17878

Abstract

Background: Merdeka Belajar adalah transformasi pendidikan yang berfokus pada kesejahteraan siswa melalui pembelajaran berdiferensiasi sesuai kebutuhan masing-masing. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru SD dan MI di Desa Kujung dalam menerapkan metode tersebut. Metode: Pelatihan dilaksanakan melalui lima tahap: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi serta keberlanjutan program. Kegiatan yang dilaksanakan pada 5 Oktober 2024 di Balai Desa Kujung ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Hasil: Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata pretest 52,83 dan posttest 76,6. Selain itu, disediakan juga pendampingan online untuk mendukung pembuatan dan implementasi kurikulum berdiferensiasi secara daring. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan konsep Merdeka Belajar. Peningkatan hasil posttest menunjukkan efektivitas program, sementara antusiasme peserta mencerminkan tingginya kebutuhan akan pelatihan semacam ini. Program ini juga memperkuat kesiapan guru dalam mendukung implementasi kurikulum Merdeka melalui pendekatan yang lebih personal dan berbasis teknologi.
Edukasi Instalasi Listrik Dan PLTS Bagi Pemuda Pemuda Putus Sekolah Untuk Meningkatkan Keterampilan Bekerja Di Desa Padang Sakti Meliala, Selamat; Amani, Yasir; Ari Saptari, Mochamad; Muhammad, Muhammad; Muhammad Jalil, Saifuddin
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17889

Abstract

Latar Belakang: Dengan pertumbuhan pendudukan semakin cepat dan pendidikan yang tidak memadai dan tidak terarah bagi masyarakat sehingga masyarakat tidak dapat menguasai kemajuan teknologi energi terbarukan dalam hal pemanfaatan Dari tinjauan ke lapangan terlihat masyarakat masih ada terdapat pemuda putus sekolah sehingga ini menyebabkan terganggu kehidupan sosial di desa yang tidak harmonis antara pembangunan sumber daya manusia. Manfaat kegiatan untuk memberikan  pengalamam kerja pada instalasi listrik dan PLTS sehingga dapat digunakan untuk mencari kerja dalam pemasangan instalasi listrik dan PLTS. Metode: Pendekatan pengabdian ini memberi edukasi dan pelatihan   kepada pemuda putus sekolah sehingga mareka mempunyai keterampilan di bidang listrik dan mampu memasang instalasi listrik dan PLTS pada rumah tangga ataupun pada gedung – gedung yang besar. Keterampilan instalasi listrik ini sangat banyak dibutuhkan pada transisi energi tak teerbarukan ke energi terbarukan khususnya pemasangan instalasi panel surya. Hasil: Setelah dilakukan presentasi edukasi panel surya, tim pengabdi juga memberi kuisioner yang berkaitan dengan Edukasi Instalasi Listrik Dan pembangkit listrik panel surya bagi Pemuda Pemuda Putus Sekolah. Plot kurva dari hasil jawaban sejumlah 20 pertanyaan kuisioner yang merupakan sistem penilaian terhadap perbandingan  jawaban yang benar dan salah sebelum serta sesudah mengikuti Edukasi dari pertanyaan setelah mengikuti edukasi dan pelatihan instalasi listrik dan PLTS pada pemuda putus sekolah yang berjumlah 20 peserta. Dari kurva batangan terlihat skor pemahaman peserta sebelum dan  sesudah mengikuti edukasi dan pratikal dengan jawaban benar 212. Kesimpulan: Masyarakat terutama pemuda sudah paham cara instalasi rumah tangga  dan instalasi PLTS dan pengambungan ke listrik PLN.
Sosialisasi Asuransi Sebagai Alat Edukasi Keuangan: Tantangan dan Peluang di Indonesia Ardiansari, Lia; Anjarwati, Ani; Qomariyah, Ryzca Siti; Devi, Nourma Ulva Kumala; Arista, Hermin; Wati, Dian Anisa Rokhmah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17898

Abstract

Background: Socialization of insurance as a financial education tool is one of the important efforts in improving financial literacy of the Indonesian people. In the context of community service, this activity aims to help the community understand the importance of risk management and strengthen the financial foundations of individuals and families. Methods: The methods used include counseling, interactive discussions, and case study simulations involving collaboration between educational institutions and local communities. Results: Overall, this activity not only succeeded in increasing participants' knowledge about insurance with an average score of 1.40 points or around 26.31%, but also opened up new opportunities for them to utilize insurance as a risk management tool and source of income. This activity can be optimized through community-based programs and integration of financial literacy into the formal education curriculum. Conclusions: In the context of community service, education about insurance not only helps the community understand the importance of risk management, but also strengthens the financial foundation of individuals and families. Collaboration with educational institutions and local communities can also increase community acceptance of insurance education. Counseling programs that focus on the specific needs of the community and the integration of financial literacy into the formal education curriculum are strategic steps that can optimize the positive impact of insurance socialization.

Page 11 of 16 | Total Record : 157