cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 904 Documents
Analisis Sikap Petani Padi Terhadap Atribut Pupuk Subsidi Di Kabupaten Jember Pranowo, Igit Ginanjar; Zainuddin, Ahmad
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.01.8

Abstract

Development in the agricultural sector in the context of supporting national food security is the main concern of the government. In this case the government has issued a policy to strengthen food security and anticipate extreme climate conditions that could disrupt national food production, namely by providing direct assistance policies in the form of distribution of subsidized fertilizers through farmer groups. The agricultural policy is contained in regulations and the Decree of the Minister of Agriculture No. 106/Kpts/SR.130/2/2004 regarding subsidized fertilizer policies. The policy states that the reason for providing subsidized fertilizers is in the context of realizing a national food security program through increasing production of agricultural commodities. Farmers immediately respond either in purchasing or using subsidized fertilizers directly or indirectly. Based on this, this study aims to analyze what factors influence rice farmers' decisions to buy subsidized fertilizers in Jember Regency. Location determination using purposive sampling method, and the data used is primary data with interview techniques using a questionnaire. The analytical method used is by using Logistic Regression Analysis. The sampling method used is multistage sampling with certain considerations, namely incidental sampling. The results of logistic regression analysis showed that the independent variables had an influence on the dependent variable (the decision to buy subsidized fertilizer) in this study, namely income (X3), price of subsidized urea fertilizer (X6), and place of purchase (D9). While the variables Age (X1), Education (X2), Number of Family Members (X4), Land Area (X5), Price of Non-Subsidized Urea Fertilizer (X7), Access to Information (D8), Fertilizer Availability (D10) have no effect on the variable dependent (decision to buy subsidized fertilizer). The results of the analysis also show that the Nagelkerke R Square value is 0.533 or it can mean that the variability of the dependent variable can be explained by the variability of the independent variables of 53.3% and the remaining 46.7% is explained by the diversity of other variables outside the model. The conclusions of the research results are: 1) Factors that partially have a significant influence on farmers' decisions in buying subsidized fertilizer in Jember Regency based on the Wald test with a confidence level of 90% are income, price of subsidized urea fertilizer and place of purchase. Meanwhile, the factors that partially have an insignificant effect based on the Wald test are age, education, number of family members, land area, price of non-subsidized urea fertilizer, access to information and availability of fertilizer.Keywords: Attitude, Rice Farmer, Logistic Regression Analysis
Analisis Nilai Tambah dan Strategi Pengembangan Usaha pada Agroindustri Kukis Bawang “Diyanah” di Kelurahan Jrebeng Kulon Kecamatan Kedupok Kota Probolinggo Nisyak, Umi Khoirun; Supriono, Agus
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.02.5

Abstract

Probolinggo City have an agroindustry that produces onion cookies that agroindustry name is the “Diyanah” business. This research aims to determine the added value and added value ratio of the processing of shallots into fried onions, fried onions into onion cookies and shallots into onion cookies, and business development strategy. The research method used is analytic and descriptive methods. In collecting the data used, namely using structured interview methods and documentation. The data analysis method is using the Hayami method and using the SWOT analysis method. Result from this research shows that in the processing of shallots into fried onions has an added value of IDR 1,085.53/kg with a ratio of 2.89%, added value in the process of processing fried onions into onion cookies amounted to IDR 231,337.62 / kg with a ratio of 53.33%, The added value in the process of processing shallots into onion cookies is IDR 36,241.31 / kg with a ratio of 36.24%. The alternative strategy that can be considered appropriate for the development of the onion cookie agro-industry business in Jrebeng Kulon Village, Kedopok District, Probolinggo City is SO, by utilizing the power to gain opportunities
PENINGKATAN KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP KUALITAS LAYANAN WISATA ALAM BATU JATO KABUPATEN SEKADAU Denut, Yupita; Nurliza, Nurliza; Suharyani, Anita
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Wisata alam Batu Jato merupakan salah satu wisata alam yang terletak di Desa Pantok, Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau. Daya Tarik yang dimiliki wisata alam Batu Jato yaitu aliran sungai yang masih jernih, tempat masih sangat alami, tierhampar biebatuan biesar disiepanjang sungai, tierdapat pasar tradisional yang biasa digunakan untuk miemasarkan sayur-sayuran hasil piertanian, digunakan untuk miemasarkan anyaman hasil kierajinan.Tujuan dalam pienielitian ini yaitu untuk mieningkatkan kualitas layanan wisata alam Batu Jato yang miemuaskan. Piengambilan sampiel mienggunakan non probability sampling diengan tieknik accidiental sampling. Jumlah sampiel dalam pienielitian ini adalah siebanyak 100 orang piengunjung wisata alam Batu Jato di Kabupatien Siekadau. Pieningkatan kiepuasan piengunjung tierhadap kualitas layanan dalam pienielitian ini dikaitkan diengan dua variabiel antara lain Manajiemien Layanan dan Kiepuasan. Variabel Manajemen Layanan di dalam penelitian ini memiliki pengaruh sebesar 91%, sementara variabel Kepuasan memiliki pengaruh sebesar 39,4%. Manajemen Layanan dan Kepuasan secara bersama-sama berpengaruh terhadap peningkatan kepuasan pengunjung.
Analisis Daya Saing Ekspor Jahe Indonesia di Empat Negara Tujuan Ekspor Lutfi, Burhanudin; Irene Kartika Eka Wijayanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Jahe merupakan salah satu komoditas unggulan ekspor Indonesia di pasar dunia. Namun, ekspor jahe memiliki kontribusi yang rendah dalam memenuhi kebutuhan negara pengimpor jahe. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keunggulan komparatif atau tingkat daya saing dan pangsa pasar ekspor jahe Indonesia di empat negara tujuan ekspor. Metode analisis yang digunakan yaitu Revealed Comparative Advantage (RCA) dan metode Market Share (MS) atau model pangsa pasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komoditas jahe Indonesia memiliki keunggulan komparatif atau daya saing yang tinggi di negara Jerman, sedangkan komoditas jahe Indonesia memiliki keunggulan komparatif atau daya saing yang rendah di negara Malaysia, India dan Singapura. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam peningkatan daya saing ekspor jahe Indonesia adalah pemenuhan standar kualitas, sertifikasi dan pemberian label yang sesuai, pengembangan inovasi dan diversifikasi produk jahe, promosi dalam pemasaran dan kebijakan pemerintah yang mendukung iklim ekspor.
Analisis Kriteria Penyelesaian Konflik Dan Rumusan Kebijakan Konflik Menggunakan Metode Analytical Heirarchy Process Di Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau Wahyudi, Bambang; Fanny Septya; Kausar
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

In providing justice to each party, especially from the community related to land grabbing by the company, by formulating solutions. This research wants to see two things, namely conflict resolution criteria and the formulation of community and company conflict policies in Tanah Merah District, Indragiri Hilir Regency, Riau Province. The data analysis used in this research is Analytical Hierarchy Proces (AHP). The results of this study are the application of mediation, negotiation is a resolution applied to the problem of returning economic value. mediation is an alternative applied to the problem of land carrying capacity with the company dialog facility being a resolution to create a conducive social by building communication between the community and the company. The first rank of the dominant alternative chosen by key informants is mediation with a value of 0.386403018, and the second rank is negotiation with a value of 0.385386325, and the third rank is arbitration with a value of 0.114540671 and the last is dialog facilities with a value of 0.113669958 with the reasons that have been listed from each Analytical Hierarchy Process calculation.
APLIKASI POWERSIM PADA SIMULASI DINAMIS RANTAI PASOK BAWANG MERAH DI KABUPATEN CIREBON Wijaya, Wijaya; Yayat Rahmat Hidayat; Deden; Salim; Jian Fauzi Raisa Eliah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

ABSTRACT This research aims to find out the actors in the shallot supply chain, as well as finding the best scenario in the shallot supply chain in Cirebon Regency, in increasing the supply of shallots to meet consumer demand for shallots. To obtain data for analysis, this research uses a survey method by collecting data from each component in the shallot supply chain, as well as documentation studies that are relevant to the research objectives by collecting data from related agencies or institutions. The results of the research show that: (1) Actors or actors in the shallot supply chain in Cirebon district, West Java consist of producer farmers, collecting traders (middlemen), wholesalers, retailers and consumers, (2) The dynamic system of the shallot supply chain in Cirebon district, West Java consisting of a production subsystem, supply and delivery subsystem, and demand subsystem, and (3) Model simulation to be able to project the condition of the shallot supply chain in the next 10 years using scenarios of changes to the parameters of the percentage of shallots that are scattered and increasing shallot productivity
Food Estate: Ancaman Ataukah Peluang Bagi Ketahanan Pangan Indonesia? fatahullah, fatahullah; Muhammad Aldian Hilmi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Program Food estate merupakan inisiatif pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan masyarakatnya melalui pengembangan sistem pertanian yang komprehensif dan terintegrasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari program food estate dalam mencapai tujuan kemandirian pangan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah analisis data sekunder, meliputi tinjauan literatur, laporan pemerintah, dan data dampak program food estate. Analisis tersebut mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan yang terkait dengan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Food estate memberikan dampak yang signifikan pada beberapa aspek. Ditingkat masyarakat, program ini dapat memberikan kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat yang bergerak di bidang pertanian. Namun, terdapat juga potensi dampak negatif seperti konflik lahan dan perpindahan penduduk. Dari sisi ekonomi, program food estate berpotensi meningkatkan produksi pangan, mengurangi impor, dan meningkatkan pendapatan petani. Namun perlu diingat bahwa penerapan program ini juga memerlukan investasi besar dan dukungan keuangan berkelanjutan. Dari sudut pandang lingkungan, program  food estate mempunyai implikasi yang kompleks. Perkembangan kawasan pertanian yang luas dapat menyebabkan perubahan penggunaan lahan dan rusaknya habitat alami. Namun dampak negatif tersebut dapat dikelola secara efektif dengan menerapkan praktik pertanian berkelanjutan dan perlindungan lingkungan yang tepat.
MEDIASI LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA BISNIS INDUSTRI MIKRO DAN KECIL KOTA BALIKPAPAN Nursyam Hamijaya, Prasis Damai; Luh Made Wisnu Setyaninggrat; Khairunnisa Rahmah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kesenjangan produktivitas antara perusahaan besar dan industri mikro dan kecil disebabkan kesenjangan adopsi teknologi, akses pendanaan, dan praktik manajerial. Perpindahan ibukota ke Kalimantan Timur menjadi momentum pelaku industri mikro dan kecil untuk mendorong pertumbuhan produktivitas ekonomi kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Pengembangan klaster berbasis masyarakat dapat meminimalkan kelemahan, terutama di bidang penggunaan teknologi dan sistem informasi. Penelitian ini melihat pengaruh pengalaman digital terhadap kinerja bisnis dengan literasi digital sebagai variabel mediasi. Penelitian mengambil sampel industri mikro dan kecil di Kota Balikpapan sebagai salah satu kota penyangga IKN. Subyek penelitian adalah pelaku industri pengolahan pangan di kawasan Sentra Industri Kecil Somber. Penelitian kuantitatif menggunakan pemodelan structural-partial least square (SEM-PLS) dengan alat analisis WarpPLS 8.0. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa pengalaman digital dan literasi digital secara parsial berpengaruh langsung dan siginifikan terhadap kinerja bisnis. Literasi digital signifikan memediasi hubungan pengalaman digital dan kinerja bisnis pelaku usaha mikro dan kecil Kota Balikapapan.
ANALISIS DAYA SAING EKSPOR BIJI KAKAO INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL Wijaya, Tjia Yoga Evan; Liska Simamora
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Biji kakao, sebagai komoditas ekspor utama Indonesia, memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian negara. Meskipun Indonesia telah berhasil menjadi salah satu produsen dan eksportir terbesar di dunia, tantangan daya saing di pasar internasional memerlukan evaluasi mendalam. Penelitian ini fokus pada periode 2013-2022, menggunakan metode analisis seperti Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Competitive Index (ECI), Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP), Export Product Dynamic (EPD), Comparative Export Performance (CEP), dan Acceleration Ratio (AR). Hasil analisis menunjukkan bahwa biji kakao Indonesia memiliki daya saing yang kuat, dengan RCA, ECI, dan ISP menunjukkan nilai di atas 1, mengindikasikan keunggulan komparatif yang terungkap. Meskipun demikian, analisis CEP menunjukkan tantangan dalam daya saing ekspor, dengan biji kakao cenderung kurang kompetitif dibandingkan dengan produk ekspor global. Pertumbuhan ekspor yang menarik terlihat dari EPD, dengan beberapa negara seperti Malaysia, USA, Singapura, Germany, Netherlands, dan Japan mencapai pertumbuhan yang signifikan. Namun, nilai AR menunjukkan pertumbuhan ekspor yang relatif stabil tetapi cenderung lebih lambat dibandingkan dengan rata-rata global. Dalam menghadapi fluktuasi ekspor, strategi diversifikasi pasar menjadi kunci, terutama melalui kemitraan dengan negara seperti Singapore dan Amerika Serikat. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang daya saing ekspor biji kakao Indonesia dan memberikan dasar untuk strategi pengembangan lebih lanjut guna memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional.Kata Kunci: biji kakao, daya saing ekspor, pasar internasional
Manajemen Risiko Rantai Pasok Pada Tambak Udang Cipta Suramadu Vaname fauziyah, elys; Faiha, Imdad; Triyasari, Sri Ratna
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Cipta Suramadu Vaname (CSV) merupakan usaha yang bergerak dibidang budidaya udang vaname pada tahun 2022. Meskipun tergolong usaha baru, CSV dalam satu siklus budidaya mampu menghasilkan lebih dari 5 ton. Tetapi hasil budidaya dalam satu siklus tersebut masih mengalami fluktuasi. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi kejadian risiko (risk event) dan penyebab risiko (risk agent), serta merumuskan mitigasi risiko prioritas yang terjadi pada aktivitas rantai pasok Tambak Udang CSV. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) untuk melakukan pemetaan aktivitas rantai pasok tambak udang vaname. Metode House of Risk (HOR) digunakan untuk identifikasi risiko dan merumuskan mitigasi risiko. Hasil identifikasi risiko menggunakan HOR Fase I pada Tambak Udang CSV sebanyak 14 risk event dengan 21 risk agent. Hasil HOR Fase II terdapat 18 rumusan aksi mitigasi risiko. Saran yang dapat diberikan yaitu Tambak Udang CSV bisa menerapkan usulan rumusan mitigasi risiko ditiap siklus budidaya agar dapat meminimalisir terjadinya risiko dan kerugian.