cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,546 Documents
Pola Operasi Penggilingan Padi Pasca Program Revitalisasi PPK Sumatera Barat Jorie, Donna Gracia; Fitriana, Widya; Martius, Endry
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.376-381

Abstract

The Revitalization of Small Rice Mills (PPK) is a strategic program of the West Sumatra Provincial Government aimed at improving the efficiency of the rice supply chain and strengthening farmers’ bargaining position. This study aims to describe the operational patterns of rice milling following the implementation of the PPK Revitalization Program. The research employed a survey within a case study design using a qualitative descriptive approach involving two farmer groups in Tanah Datar Regency and Pesisir Selatan Regency. The results show two emerging operational patterns: (1) a Vertical and Horizontal Integration Operational Pattern in farmer-group-owned PPK (Tanjung Mutiara Farmer Group), where upstream-to-downstream activities are integrated within the farmer group along with cooperation across business units; and (2) a Limited Vertical Integration Operational Pattern in PPK owned by individual farmer group members (Karakek Indah Farmer Group), where integration occurs because one stage of production is linked to the farmer group with limited authority. The PPK revitalization program has led to changes in stakeholder involvement, a shift in product form from unhusked paddy to rice, and expanded marketing areas reaching other provinces.
Dinamika Militerisasi dan Tata Kelola Pemerintahan Pasca Revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia 2025 Azhar, Insyira Yusdiawan; Lorenza, Leuryan Cherry; Ruiyati, Febri Anggita; Rakhma Affandy, Zafira Azalia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.283-294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kehadiran militer di jabatan pemerintahan sipil, serta dampaknya terhadap tata kelola sosial dan ruang demokrasi. Khususnya pasca kemenangan Prabowo-Gibran pada Pemilihan Presiden tahun 2024. Penelitian ini menggunakan kerangka teori hubungan sipil–militer serta konsep demokrasi pasca reformasi. Kerangka tersebut digunakan untuk menjelaskan bagaimana keterlibatan militer yang tidak hanya berfokus dalam bidang pertahanan dan keamanan, tetapi juga berimplikasi pada politik, ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah paradigma kritis dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur yang bersumber dari media berita nasional dan juga jurnal akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran militer di ranah jabatan sipil membawa dua konsekuensi utama. Pertama, dari sisi positif, militer dianggap mampu memperkuat stabilitas politik dan memberikan legitimasi pada kepemimpinan nasional. Kedua, dari sisi negatif, keterlibatan militer yang terlalu dominan berpotensi menggeser supremasi sipil dalam ruang demokrasi. Hal ini juga dapat melemahkan kepercayaan publik terhadap transparansi pemerintahan. Dengan demikian, penting untuk menentukan kerangka hubungan sipil–militer yang seimbang agar stabilitas dan keamanan tetap terjaga tanpa mengorbankan prinsip demokrasi dan partisipasi masyarakat. 
Tinjauan Hukum Penjualan Akun Netflix Ilegal Dengan Metode Carding (Studi Kasus Penjualan Pada Media Sosial X) Yosafat, Irene Florentina; Puspitosari, Hervina
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.522-534

Abstract

Internet sebagai hasil dari pesatnya perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai aspek kehidupan. Carding merupakan pencurian data kartu kredit yang bertujuan untuk pemanfaatan dan keuntungan pribadi, termasuk dalam pembelian akun berlangganan Netflix yang kemudian dijual kembali dengan harga dibawah harga resmi yang telah ditetapkan. Penelitian mengkaji permasalahan ini alasan mengapa praktik penjualan akun Netflix dengan metode carding pada media sosial X marak terjadi, serta bagaimana upaya penanggulangan dan tindakan hukum atas hal tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Yuridis empiris dengan pendekatan perbandingan, perundang-undangan, dan konseptual. Data utama diperoleh melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, data pendukung yang didapatkan dari hasil studi pustaka yang bersumber dari bahan hukum maupun bahan non-hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekaburan norma dalam regulasi terkait carding di Indonesia serta rendahnya penegakan hukum oleh aparat menyebabkan praktik ini tetap marak di platform media sosial X. Masyarakat cenderung membeli akun di X karena harga lebih murah, sementara seller dan carder tertarik karena peluang keuntungan yang tinggi serta minimnya risiko hukum. Oleh karena itu, diperlukan adanya pembaruan regulasi, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, serta kesadaran masyarakat dalam mengawasi transaksi kartu kredit dan penggunaan akun Netflix mereka guna mencegah penyalahgunaan yang lebih luas.
Evaluasi Efektivitas Program Gizi Buruk pada Balita Dalam Bingkai Pemerintahan Daerah: Kolaborasi Dinas Kesehatan, Puskesmas, Posyandu, dan Partisipasi Keluarga di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat Menuju Target SDGs 3 (Good Health And Well-Being) Davina Anindya, Cut Mauri; Sabrina, Adzra; Solehah, Widya Salsabila; Afifah, Dian Fitriani
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.190-197

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program penanggulangan gizi buruk pada balita di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, dalam kerangka pelaksanaan otonomi daerah serta kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3: Kesehatan dan Kesejahteraan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen dengan melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Puskesmas Cihampelas, kader Posyandu, dan keluarga balita penderita gizi buruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program telah sesuai dengan arah kebijakan nasional dan daerah melalui intervensi utama seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Formula 100 (F-100), program Makanan Bergizi (MBG), PMT Box, edukasi gizi berbasis Emo Demo, serta inovasi komunitas seperti “Dapur Sehat Atasi Stunting.” Kolaborasi lintas sektor telah berjalan efektif, di mana Dinas Kesehatan berperan sebagai regulator, Puskesmas sebagai pelaksana teknis pemeriksaan dan pemantauan, dan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Intervensi ini berkontribusi pada peningkatan berat badan balita serta peningkatan partisipasi masyarakat. Namun, efektivitas program masih terkendala oleh rendahnya kesadaran orang tua terhadap pemantauan gizi, praktik pemberian MPASI yang tidak tepat, penolakan imunisasi, serta ketidaktercatan kasus ketika orang tua memilih layanan kesehatan di luar Posyandu. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan edukasi gizi, peningkatan koordinasi antar-institusi, serta pendekatan persuasif yang lebih intensif untuk memastikan deteksi dini dan penanganan komprehensif. Secara keseluruhan, upaya kolaboratif pemerintah daerah dan unit layanan kesehatan telah menunjukkan hasil positif, namun masih memerlukan penguatan untuk mencapai target penurunan gizi buruk sesuai SDGs 3.
Efektivitas Penerapan Aplikasi SIKS-NG dalam Pengusulan Bantuan Sosial di Desa Plintahan Kecamatan Pandaan Putri, Maulidiva Arisia; Rodiyah, Isnaini
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.89-94

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) dalam pengusulan bantuan sosial di Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan. Permasalahan utama adalah sejauh mana aplikasi ini mampu meningkatkan akurasi data, ketepatan sasaran, dan transparansi penyaluran bantuan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIKS-NG cukup efektif dalam meningkatkan akurasi dan transparansi data dengan ketepatan sasaran mencapai 85%, meskipun masih terkendala keterbatasan sarana dan keterlambatan pembaruan data. Program ini berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi dan kemandirian masyarakat. Dengan demikian, penerapan SIKS-NG dinilai efektif, namun perlu peningkatan kapasitas operator dan perbaikan teknis untuk mencapai efektivitas optimal.
Tourism Marketing Communication as Institutional Practice: An Interpretive Study of Waduk Malahayu Promotion Badriyah, Titin; Sumarlan, Iman
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.431-440

Abstract

This study examines how tourism marketing communication is practiced by a public tourism institution in promoting Waduk Malahayu. It adopts an interpretive qualitative approach using in-depth interviews, observations, and document analysis to analyze institutional communication practices. The analysis identifies a dominant orientation toward visibility, announcement, and institutional presence rather than toward sustained symbolic construction or relational engagement. Marketing communication activities are organized around episodic coordination, with events functioning as central moments of communication intensity and integration. Communication practices reflect a transmission-oriented conception in which integration occurs through temporal alignment rather than narrative coherence across channels and time. These practices are shaped by institutional logics associated with public-sector governance, including program-based planning and accountability demands. The study contributes to communication scholarship by conceptualizing tourism marketing communication as institutional communication and by demonstrating how integrated marketing communication is redefined through institutional enactment. The findings offer transferable conceptual insights for the study of public-sector communication and tourism promotion.
Pembentukan Identitas Orang dengan Disabilitas Psikososial di Media Sosial Kusuma, Taajmehru Muhammad Tegar
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.22-33

Abstract

ODP (Orang dengan Disabilitas Psikososial) merupakan salah satu kalangan dengan tingkat diskriminasi yang tinggi oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan stigma yang melekat kepada identitasnya sebagai manusia yang tidak berfungsi secara optimal dalam aspek kognitif dan kepribadian. Beberapa dari ODP masih ada yang masih bisa menjalani aktivitas sehari-hari, salah satunya bermain media sosial Twitter.  Penelitian ini menggunakan metode Etnografi Digital untuk memahami pola interaksi dari masing-masing informan di dalam dunia maya. Berdasarkan hasil data dari dua informan ODP, pembentukan identitas mereka di media sosial berbeda dengan apa yang ditampilkan di dunia nyata. Identitas mereka sebagai ODP tidak ditunjukkan secara langsung di dalam media sosial, melainkan melewati tweet dan interaksi mereka di dalam twitter. Informan IQ menggunakan identitas sebagai penggemar Kpop dan Hallyu Wave serta tidak menunjukkan identitasnya sebagai ODP dalam media sosial. Kedua informan memilih untuk membuka identitas mereka sebagai ODP ke orang-orang terdekat saja. Media sosial seperti Twitter dapat menjadi alat bagi ODP untuk membentuk identitas baru dan lepas dari stigma masyarakat yang diskriminatif terhadap ODP tersebut.
Kebijakan Free and Open Indo-Pacific (FOIP) oleh Kementerian Pertahanan Jepang sebagai bentuk penyeimbang kekuatan Cina dalam Indo-Pasifik Hakiki, Muhammad Ikhwan; Gustafianto, Yoga
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.337-345

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Free and Open Indo Pacific (FOIP) oleh Kementerian Pertahanan Jepang sebagai bentuk penyeimbang kekuatan Cina dalam Indo-Pasifik Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dari berbagai sumber seperti dokumen resmi, buku ilmiah, dan jurnal akademik. Kerangka teoritis penelitian ini menggunakan teori neorealisme, konsep kerja sama internasional dan balancing untuk memahami upaya Kementerian Pertahanan melalui FOIP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi FOIP oleh Kementerian Pertahanan Jepang sebagai bentuk penyeimbang kekuatan Cina di Indo-Pasifik secara tidak langsung dapat menjadi penyeimbang kekuatan Cina dan menciptakan tatanan wilayah yang lebih stabil melalui kerja sama ini. FOIP juga bukan hanya upaya diplomatic tetapi juga sebuah pendekatan yang menyeluruh untuk mengatasi masalah yang ada.
Literasi Digital Masyarakat Lokal dalam Mengelola Narasi Budaya di Instagram: Studi Kasus @desawisatawayang Herwindya Bw, Sri; Alkhajar, Eka Nada Shofa; Primasari, Ina
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.580-590

Abstract

Desa Sidowarno di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Indonesia, merupakan desa wisata yang dikenal atas kerajinan wayang kulit berbahan kulit kerbau tradisional dan masuk dalam 75 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023. Selain sebagai pusat produksi, desa ini juga menawarkan paket wisata edukasi yang meliputi lokakarya penyesetan, penatahan, dan pewarnaan, serta pertunjukan wayang. Untuk meningkatkan daya tariknya, desa ini memanfaatkan pemasaran melalui media sosial. Penelitian ini menganalisis penggunaan copywriting di media sosial sebagai strategi komunikasi pemasaran. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan analisis isi kualitatif sebagai metode analisis. Sampel penelitian berupa unggahan pada akun resmi @desawisatawayang, dengan unit analisis mencakup proses tatah sungging, kunjungan wisata edukasi, dan pertunjukan wayang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa ini menerapkan copywriting persuasif untuk menarik perhatian, menumbuhkan minat, dan membangun kedekatan psikologis dengan audiens. Gaya bahasa yang muda, ditandai dengan nada informal, narasi percakapan, dan diksi yang fleksibel, berfungsi sebagai strategi adaptif yang memperkuat keterhubungan dengan audiens serta memposisikan destinasi sebagai tempat yang mudah diakses dan kaya nilai budaya
Representation of Indonesian Protests in Aljazeera.net and Alaraby.com News Coverage: A Framing Analysis Robert N. Entman Model Kholifaturrosyidah, Sabila; Hasyim, Muhammad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.238-250

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pola pembingkaian yang digunakan oleh Aljazeera.net dan Alaraby.com dalam melaporkan aksi protes di Indonesia pada September 2025. Protes tersebut, yang dipicu oleh persetujuan izin keuangan yang berlebihan bagi anggota parlemen, mengakibatkan enam kematian dan menarik perhatian media internasional. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model analisis pembingkaian Robert N. Entman yang terdiri dari empat unsur: mendefinisikan masalah, mendiagnosis penyebab, membuat penilaian moral, dan rekomendasi penanganan. Data primer terdiri dari teks berita dari Aljazeera.net dan Alaraby.com, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang relevan tentang teori pembingkaian dan media studi internasional. Hasilnya menunjukkan bahwa Alaraby.com membingkai peristiwa tersebut dengan pendekatan kritis terhadap pemerintah, menekan jiwa korban dan tindakan represif oleh pasukan keamanan, dan memberikan ruang yang lebih besar bagi suara para demonstran. Sebaliknya, Aljazeera.net menggunakan pendekatan yang lebih seimbang dengan memberikan konteks ekonomi yang rinci, menyajikan perspektif pemerintah dan penindasan secara proporsional, dan menekankan pentingnya dialog dan solusi damai. Perbedaan kerangka pemberitaan ini mencerminkan orientasi ideologi dan kepentingan editorial masing-masing media dalam membangun realitas peristiwa politik Indonesia bagi khalayak penutur bahasa Arab di seluruh dunia.