cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,482 Documents
Dinamika Kesetaraan Gender Dalam Kehidupan Politik Di Indonesia: Potret Studi Lampau Basri, Octandra; Valentina, Tengku Rika
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.149-154

Abstract

Mengetahui dinamika kesetaraan gender dalam kehidupan politik Indonesia menjadi tujuan penelitian ini. Penelitian ini merupakan salah satu jenis penelitian kepustakaan yang menggunakan buku-buku dari perpustakaan sebagai sumber datanya. Untuk melakukan kajian ini, berbagai literatur yang ada mengenai dinamika kesetaraan gender dalam kehidupan politik Indonesia dibaca, dikaji, dan dianalisis. Berdasarkan temuan penelitian ini, kehadiran politik perempuan sangatlah penting jika kita ingin membingkai proses demokratisasi Indonesia dari sudut pandang demokrasi yang ramah gender. Para aktivis secara terus menerus dan lebih tepat memperjuangkan 30% keterwakilan politik perempuan sebagai perjuangan bersama, berbeda dengan politisi laki-laki yang lebih fokus pada “narasi politik besar”. Kita telah melihat gerakan-gerakan signifikan yang dipimpin oleh hampir semua institusi dan komponen gerakan perempuan selama sepuluh tahun terakhir atau lebih, termasuk politisi, jurnalis, akademisi, organisasi kerakyatan, aktivis LSM, dan bahkan orang-orang dan artis terkenal. Bertujuan untuk keterwakilan politik perempuan yang lebih adil, setara dan proporsional.
Kinerja Birokrasi Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan Di Kabupaten Batu Bara Jamaluddin, Yanhar; Hartono, Budi; Rosalina Sirait, Alfrida
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1184-1193

Abstract

Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Kinerja Birokrasi dalam Penyaluran Bantuan Sosial bagi keluarga miskin penerima Program Keluarga Harapan di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Peneliti ingin mengetahui lebih jauh mengenai faktor pendukung dan penghambat kinerja birokrasi dalam penyaluran bantuan sosial kepada penerima manfaat. Teori yang digunakan untuk menganalisis kasus ini antara lain teori kinerja, teori birokrasi, termasuk kerangka konseptual Program Keluarga Harapan sebagai program bantuan langsung tunai bersyarat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dimana informan sebagai sumber data adalah para aparatur di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Batu Bara, pendamping, serta masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Mengutip teori dari Agus Dwiyanto, maka ditemukan bahwa (1) Produktivitas ditemukan tidak konsisten karena masih ada penyaluran bansos yang belum tersalurkan, (2) Daya tanggap masih belum terasah dalam menyikapi setiap permasalahan, (3) Kualitas Pelayanan ditemukan kurangnya pegawai dinas sehingga tidak dapat dihadirkan di semua tempat penyaluran bansos (4) Tanggung jawab diketahui masih belum bisa maksimal dalam pendistribusian bansos, (5) Akuntabilitas diketahui masih ada data yang belum dimutakhirkan dan masih ada data yang belum disebarkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja Aparatur Birokrasi dalam menyalurkan bantuan tunai Program Keluarga Harapan, sampai batas tertentu, secara umum belum baik. Akibatnya penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan menunjukkan hasil yang belum baik karena kinerja birokrasi yang masih rendah dalam melaksanakan program. Kata Kunci : Birokrasi, Kinerja, Program Keluarga HarapanKata kunci:  Birokrasi, Kinerja, Program Keluarga Harapan
Pengaruh Pajak Daerah dan Pendapatan Perkapita Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karo Rahimah, Evida; Abdullah, Ujang; Rahmi Putri, Ilfi; Subaktiar, Subaktiar
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.933-938

Abstract

Analisis penelitian membuktikan apakah pendapatan per kapita dan pendapatan pajak daerah berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Karo. Data yang digunakan adalah laporan tahunan Kabupaten Karo periode 2005-2021 yang dimuat pada website. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan pajak daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Karo sedangkan pendapatan perkapita berpengaruh negatif tidak signifikan
Fungsi Laten dan Fungsi Manifes Wirausaha Perempuan terhadap Pembangunan Ekonomi di Kota Sabang Chadijah, Devi Intan; Juraida, Irma; Yana, Rahmah Husna; Yulianda, riki
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.683-688

Abstract

This research aims to determine the manifest and latent functions of women entrepreneurs and what impacts they have on economic development in Sabang City. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. Based on the analysis results, it can be concluded that the latent function and manifest function always appear in every condition. This can be seen from (1) Difficult economic factors have proven to encourage female entrepreneurs to get involved in the business world. For the government this is a desired function (manifest function). However, for women's personal lives, this is an undesirable function because it causes women's duties and responsibilities as wives and mothers to increase. (2) Environmental factors, the support of the women's entrepreneurial community is also a strength in women's entrepreneurship. This is certainly a manifest function for economic development in Sabang City. However, it is a latent function for the individual woman herself due to (3) Family Factors, women who are entrepreneurs are proven to be more productive, can also make the family prosperous and increase regional income (manifest function). Meanwhile, in terms of parenting, it becomes an obstacle due to dual roles. Thus, these three factors are a manifestation of a social system that is considered functional for a group, but this can also be non-functional for other groups.
Pemberdayaan Kedamangan Sebagai Lembaga Adat Dayak Dalam Pelayanan Publik Di Masyarakat Desa Belukan Kecamatan Kahayan Tengah Pulang Pisau Aprillina, Iin
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.939-944

Abstract

Kedamangan sebagai Lembaga Adat Dayak di Provinsi Kalimantan Tengah adalah salah satu contoh dari lembaga adat itu. Sebagai Lembaga Adat Dayak, Kadamangan sudah diakui sejak pemerintahan kolonial Belanda hingga sekarang ini. Akan tetapi seiring dengan perjalanan waktu, adat-istiadat Dayak dan Lembaga Adat Dayak dirasa semakin mengabur dengan adanya hukum positif negara yang menjadi pengendali sosial (social control) bagi masyarakat Dayak juga. Syukurlah, di Provinsi Kalimantan Tengah benturan itu tidak terjadi dengan lahirnya Peraturan Daerah (PERDA) dan Peraturan Gubernur (PERGUB) Provinsi Kalimantan Tengah. Dari penelitian yang dilaksanakan di Desa Balukon, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah, ditemukan bahwa Kadamangan sebagai Lembaga Adat Dayak sungguh menolong masyarakat setempat untuk menyelesaikan masalah dan persoalan. Faktor-faktor yang mendukung pemberdayaan Kadamangan adalah antara lain: Dukung pemerintah lewat PERDA atau PERGUB; penyediaan dana bagi perangkat Lembaga Adat Dayak; keputusan Lembaga Adat Dayak yang bersifat adil. Namun demikian, pemberdayaan Kadamangan sebagai Lembaga Adat Dayak masih mengalami hambatan untuk memaksimalkan pelayanannya. Faktor-faktor penghambat itu antara lain adalah: Luasnya wilayah pelayanan; terbatasnya dana dan sarana Kadamangan; arus globalisasi yang menggerus nilai-nilai adat-istiadat; kaum intelektual bidang hukum yang kerap menomorduakan hukum adat; belum tersedianya pendidikan kelembagaan adat; belum tersedianya wadah pemersatu aspirasi para Damang se-Kalimantan Tengah; adanya anggapan Lembaga Adat Dayak sebagai sumber mata pencaharian ketimbang sebagai wadah pelayanan.Kata kunci: Lembaga Kedamangan, Lembaga Adat Dayak, Pelayanan Publik.
Pengaruh Kinerja Pegawai Terhadap Pelayanan Publik Pada Dinas Pendidikan Provinsi Riau Ramahdani, Astin; Adni, Dita Fisdian
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.1908-1916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak ada Pengaruh Kinerja Pegawai terhadap pelayanan publik pada Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian mixed method yaitu metode gabungan antara kuantitatif dan kualitatif. Data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan Kuesioner, Teknik penarikan sampel menggunakan Teknik Sensus dan Purposive Sampling . Teknik Sensus Sampling disini teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sampel, yakni Esekretariat, Kasubag dan kabid pada dinas Pendidikan provinsi Riau. Dan Purposive Sampling merupakan teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu yang mana dalam penelitian ini adalah masyarakat yang mengurus Surat mutasi siswa SD dan SMP, teknik ini digunakan untuk mendapatkan data yang konkrit. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kinerja pegawai ternyata sangat berpengaruh terhadap pelayanan publik pada dinas Pendidikan Provinsi Riau, diterima dan memperoleh nilai t-hitung 2,054 maka keputusannya H1 diterima. Artinya secara parsial kinerja pegawai berpengaruh signifikan terhadap pelayanan publik pada Dinas pendidikan Provinsi Riau. Dan hasil temuan peneliti di lapangan di dukung data wawancara menyatakan bahwa adanya hambatan yang dialami oleh Pegawai Dinas pendidikan Provinsi Riau yaitu pegawai yang ada di Dinas Pendidikan Provinsi Riau kurangnya arahan dalam menginformasikan pengunjung untuk menyelesaikan keperluannya sesuai dengan bidang yang bersangkutan dan juga ketidakdisiplinan pegawai dalam hal waktu jam kerja. 
Strategi Adaptasi Nelayan Tradisional dalam Menghadapi Perubahan Iklim Putra, Rinaldi Eka; Syafiola, Fedro
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.912-922

Abstract

Climate change presents its own challenges for traditional fishermen in coastal areas of West Sumatra. Fluctuations in environmental conditions and extreme weather affect their catch and income. This study aims to describe the adaptation strategies undertaken by traditional fishermen in the face of climate change impacts. Qualitative research was conducted through in-depth interviews with 15 fishermen in the coastal tourist areas of Carocok, Mandeh, and Sasak. The results showed that most fishermen implement strategies to diversify sources of income, either by expanding fishing areas, fish farming, or seasonal work outside the city in the construction or service sectors. Another strategy implemented is to suppress household consumption patterns by adjusting the type and quantity of food based on fluctuations in income from fishing. Fishermen also take advantage of strong social and familial relationships within the community to help each other overcome economic difficulties. Despite implementing various adaptation strategies, most fishermen still rely heavily on marine resources. Sustainable adaptation planning is needed by considering social, economic, cultural, and gender roles to maintain the sustainability of traditional fishing livelihoods in coastal areas of West Sumatera. Key words: Fishermen. Adaption strategies, and Climate change
Implementasi Pemberian Hak Pengurangan Masa Pidana Bagi Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kediri Jannah, Dilla Rohmatul; Indawati, Yana
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1139-1145

Abstract

Remisi merupakan pengurangan masa pidana bagi narapidana sebagai salah satu narapidana telah memenuhi tanggung jawab terhadap tindak pidana yang dilakukan, penguarangan masa pidana diberikan sebagai bentuk kepercayaan pemerintah kepada narapidana bahwa terdapat sisi positif pada dirinya untuk berada pada jalan yang benar sekalipun statusnya sebagai seorang warga binaan. Pemberian remisi dilaksanakan oleh pihak Lembaga Pemasyarakatan jika narapidana memenuhi syarat – syarat yang telah ditentukan. Pedoman terkait dengan implementasi pemberian hak pengurangan masa pidana berpedoman pada UU 22/2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan cara mengkaji peraturan hukum yang berlaku serta apa yang terjadi dalam realita di masyarakat kemudian data yang didapat dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi permasalah yang ada pada akhirnya menuju pada solusi untuk menyelesaikan masalah. Hasil penelitian menunjukakan bahwa implementasi pemberian remisi bagi narapidana sangat dibutuhkan mengingat hak tersebut memiliki dampak yang sangat baik bagi narapidana sebagai bentuk motivasi untuk senantiasa berkelakuan baik dan mengurangi kapasitas lapas. Saat ini narapidana pada tindak pidana khusus dapat menikmati hak penggurangan masa pidana tanpa adanya syarat pembayaran denda atau uang pengganti. Lapas mengharapkan bahwa seluruh narapidana dapat menikmati hak tersebut. Akan tetapi, pada pelaksanaannya masih terdapat kendala – kendala yang menjadi penghambat pada proses remisi. Salah satu faktornya adalah banyaknya narapidana yang terdaftar dalam buku register F atau register pelanggaran. Oleh sebab itu, hak pengurangan tidak dapat diberikan karena syarat tidak terpenuhi.Kata kunci: Lembaga Pemasyarakatan; Narapidana; Remisi.
Kampanye Hitam Pada Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia Puansah, Irman; Parapat, Natalia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1405-1415

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah elemen penting demokrasi Indonesia di tingkat daerah, yang memungkinkan masyarakat memilih kepala daerah secara langsung dan mencerminkan partisipasi politik. Namun, Pilkada sering dirusak oleh kampanye hitam yang menyebarkan informasi palsu dan merusak citra lawan politik, melanggar etika, dan menimbulkan polarisasi. Di era digital, kampanye hitam semakin sulit dikendalikan melalui media sosial. Fenomena ini menunjukkan kelemahan peraturan dan penegakan hukum, serta mempengaruhi hasil pemilu. Penelitian ini mengkaji kampanye hitam dalam Pilkada, motif, metode, dampak, dan upaya penanggulangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur. Dari studi literatur yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: Kampanye hitam adalah taktik tidak etis yang menyebarkan informasi palsu untuk menjatuhkan lawan dan merusak integritas pemilu. Dampak kampanye hitam pada pilkada termasuk pembunuhan karakter, penyebaran informasi palsu, penurunan elektabilitas, serta mengurangi partisipasi dan kepercayaan pemilih. Mengatasi kampanye hitam diperlukan beberapa cara: (1) Regulasi ketat dan transparansi dana, (2) Pendidikan literasi media, (3) Pemantauan dan sanksi tegas, (4) Mendorong kampanye etis, (5) Pengecekan fakta dan kerjasama penegakan hukum.Kata kunci: Demokrasi, Kampanye Hitam, Kepala Daerah
Representasi Kepolosan Wanita Pada Video Klip JKT48 “Benang Sari, Putik, Dan Kupu-Kupu Malam” (Analisis Semiotika Roland Barthes) Hidayatulloh, Yoga Ilyas; Urfan, Noveri Faikar
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.615-621

Abstract

Masa remaja merupakan fase perubahan menuju dewasa. Dalam fase ini, manusia akan mengalami banyak perubahan dalam dirinya, dimana ia mulai menghadapi banyak hal baru yang belum diketahui sebelumnya. Sehingga saat ini banyak kehidupan remaja yang dijadikan sebagai bentuk penyampaian pesan melalui video klip untuk memperlihatkan realitas sosial yang terjadi pada usia remaja. Maka dari itu penelitian ini memiliki permasalahan pada representasi kepolosan wanita yang dibentuk dalam video klip JKT48 “Benang Sari, Putik, dan Kupu-Kupu Malam”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana representasi kepolosan seorang wanita yang direpresentasikan di dalam video klip video klip tersebut, yang mengususng permasalahan para remaja yang dikemas dengan visualisasi video klip yang menarik. Metode penelitian ini menggunkan metode kualitatif dengan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa video klip tersebut menunjukan representasi kepolosan seorang wanita dari visualisasi yang diinterpretasikan kedalam bentuk video klip. Video klip tersebut merepresentasikan kepolosan seorang wanita yang memiliki rasa penarasan, mudah terpengaruh atau dipengaruhi, dan kurang bijak dalam mengambil keputusan yang dapat dilihat dari adegan visual yang dibentuk dalam video klip. Kata kunci: Remaja, Representasi, Semiotika, Video Klip

Page 40 of 149 | Total Record : 1482