cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
EDUKASI PENTINGNYA SARAPAN PAGI PADA REMAJA Siti Haeriyah; Nurry Ayuningtyas; Eva Marsepa; Faidatusyarifah Faidatusyarifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11643

Abstract

Abstrak: Sarapan pagi dengan zat gizi yang baik akan menyuplai seluruh organ tubuh untuk mengingat, olahraga fisik atau aktivitas sehari-hari dengan maksimal di pagi hari. Hasil penelitian membuktikan bahwa sarapan yang bergizi dapat meningkatkan konsentrasi remaja pada saat belajar di Sekolah berdampak positif terhadap produktifitas. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk untuk meningkatkan kesadaran akan status gizi remaja melalui pemahaman tentang pentingnya sarapan untuk remaja, sehingga remaja mempunyai konsep kesehatan dan meminimalisir masalah-masalah kesehatan yang terjadi pada remaja. Metode ceramah yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini dengan menyampaikan materi terkait dengan sarapan pagi serta ada tanya jawab antara penyuluh dengan remaja diakhir kegiatan ini. Mitra yang terlibat adalah Kepala sekolah di SMK 8 Tangerang dan peserta sebanyak 28 orang. Evaluasi kegiatan ini dapat dilihat dari hasil kuesioner yang dibagikan adalah pretest sebelum penyuluhan dan posttest setelah penyuluhan. Hasilnya yaitu katagorik remaja pada pengetahuan baik sebelum penyuluhan sebanyak 13 orang (46,4%) dan setelah penyuluhan menjadi 17 orang (60,7%), artinya ada peningkatan pengetahuan baik (14,3%).Abstract: Breakfast with good nutrition will supply all organs of the body for memory, physical exercise or daily activities to the maximum in the morning. The results of the study prove that a nutritious breakfast can increase the concentration of adolescents while studying at school has a positive impact on productivity. The purpose of this community service is to increase awareness of the nutritional status of adolescents through an understanding of the importance of breakfast for adolescents, so that adolescents have a health concept and minimize health problems that occur in adolescents. The lecture method used in this community service is to convey material related to breakfast and there is a question and answer session between the extension worker and the youth at the end of this activity. The partners involved were the principal at SMK 8 Tangerang and 28 participants. Evaluation of this activity can be seen from the results of the questionnaires distributed, namely pre-test before counseling and post-test after counseling. The result is the category of adolescents on good knowledge before counseling as many as 13 people (46.4%) and after counseling to 17 people (60.7%), meaning that there is an increase in good knowledge (14.3%).
PENGENALAN PERBEDAAN TUBERKULOSIS DENGAN COVID-19 BAGI KADER TUBERKULOSIS AISYIYAH BERDASARKAN PEMERIKSAAN LABORATORIUM MIKROBIOLOGI Inayati Inayati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10242

Abstract

Abstrak: Tuberkulosis menginfeksi satu diantara tiga orang di seluruh dunia. Tahun 1993 WHO mendeklarasikan Tuberkulosis sebagai a global public health emergency, yang membunuh lebih dari 3 juta orang per tahun. Covid 19 disebabkan virus Corona SARS-Cov 2 yang menyerang saluran pernafasan dan menyebabkan kematian. Pengabdian masyarakat bertujuan memberikan pemahaman bagi kader tuberkulosis Aisyiyah tentang perbedaan Tuberkulosis dan Covid-19 yang keduanya menyebabkan infeksi pada saluran pernafasan. Metode penyuluhan dua arah disampaikan kepada 30 kader Tuberkulosis Aisyiyah secara online melalui Zoom Meeting tentang definisi, tanda/gejala dan pemeriksaan laboratorium mikrobiologi pada Tuberkulosis dan Covid-19. Tingkat pemahaman kader tentang perbedaan Tuberkulosis dengan Covid-19 dievaluasi berdasarkan perbedaan persentase jawaban soal pretest dan soal postest yang benar. Sebanyak 68,7% kader menunjukkan jawaban soal pretes benar dan 73,5% kader menunjukkan jawaban soal postest benar. Terjadi peningkatan jumlah kader Tuberkulosis Aisyiyah yang menjawab benar tentang perbedaan Tuberkulosis dengan infeksi Covid-19.Abstract: Tuberculosis infects one in three people worldwide. In 1993 WHO declared tuberculosis a global public health emergency, which kills more than 3 million people per year. Covid 19 is caused by the SARS-Cov 2 Corona virus which attacks the respiratory tract and causes death. Community service aims to provide understanding for Aisyiyah tuberculosis cadres about the differences between Tuberculosis and Covid-19, both of which cause infections in the respiratory tract. The two-way counseling method was delivered to 30 Aisyiyah Tuberculosis cadres online through a Zoom Meeting on definitions, signs/symptoms and microbiology laboratory examinations on Tuberculosis and Covid-19. The level of understanding of cadres about the difference between Tuberculosis and Covid-19 was evaluated based on the difference in the percentage of correct answers to the pretest and posttest questions. A total of 71.7% of cadres showed the correct answers to the pretest questions and 79.4% of cadres showed the correct answers to the posttest questions. There was an increase in the number of Aisyiyah Tuberculosis cadres who answered correctly about the difference between Tuberculosis and Covid-19 infection.
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU MELALUI PELATIHAN OPTIMALISASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN Rini Nuraini; Amelia Angelika; Rayhan Alfinnanda Zulfikard
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11041

Abstract

Abstrak: Aktivitas-aktivitas yang dilakukan dalam dunia pendidikan dapat didukung dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Semua institusi pendidikan menginginkan pendidik yang mampu memanfaatkan TIK dalam proses pembelajaran, demikian SMPN 7 Purwakarta. Tetapi berdasarkan tinjauan lapangan ditemukan masalah bahwa sebagian guru pada SMPN 7 Purwakarta belum memaksimalkan penggunaan TIK dalam mendukung penyusunan perangkat pembelajaran dan mencari referensi untuk perangkat pembelajaran. Sehingga pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis TIK. Metode pelaksanaan yang diterapkan yaitu: pendekatan institusional, metode diskusi, pendekatan partisipatif, serta pelaksanaan workshop dan pelatihan optimalisasi TIK. Hasil evaluasi pelatihan dilakukan dengan Pre-Test tingkat pemahaman guru sebasar 67% dan pada saat Post-Test mendapatkan nilai sebesar 89%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 22% dari pelatihan yang telah dilakukan.Abstract: Activities carried out in the world of education can be supported by Information and Communication Technology (ICT). All educational institutions want educators who are able to use ICT in the learning process, said SMPN 7 Purwakarta. However, based on a field review, it was found a problem that some teachers at SMPN 7 Purwakarta had not maximized the use of ICT in supporting the preparation of learning tools and looking for references for learning tools. So that this community service aims to provide training and assistance in the preparation of ICT-based learning tools. The implementation methods applied are: institutional approach, discussion method, participatory approach, as well as the implementation of ICT optimization workshops and training. The results of the training evaluation were carried out with the Pre-Test the teacher's understanding level was 67% and at the Post-Test the score was 89%. This shows that there is an increase in knowledge of 22% from the training that has been carried out.
OPTIMALISASI PERAN KADER KESEHATAN DENGAN METODE DINAMIKA KELOMPOK PADA PROGRAM PENANGANAN STUNTING DI DESA KUJON, KLATEN Ayu Khoirotul Umaroh; Aldise Zulianing Dewi; Aura Putri Zahira
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10538

Abstract

Abstrak: Stunting menjadi masalah prioritas. Kabupaten Klaten menjadi salah satu kabupaten prioritas. Terdapat 10 lokus stunting. Prevalensi tertinggi adalah Desa Kujon sebanyak 20%. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader tentang stunting. Metode dinamika kelompok digunakan dengan pendekatan teori Pengembangan Kelompok yang terdiri tahapan forming, norming, storming, performing, dan adjouring dengan media Buku Saku, Integrated Card, dan kertas Flipchart. Hasil program menunjukkan bahwa dari 10 soal pretest dan posttest yang diberikan kepada kader kesehatan, terdapat pertanyaan dengan jumlah penjawab benar pada posttest lebih banyak dibandingkan pretest terdapat 5 butir, yakni pada pertanyaan Istilah untuk kader untuk penanganan stunting, Pengertian stunting, Program penanganan stunting pada ibu hamil, Isi piringku, dan Cara memotong makanan. Terdapat 64,7% mengalami peningkatan pengetahuan dan 29,4% nilai pengetahuannya tetap. Diharapkan adanya program pelatihan kapasitas kader yang lebih spesifik, seperti identifikasi temuan stunting, komunikasi efektif, dan teknik konseling.Abstract: Stunting is a priority issue. Klaten Regency is one of the priority districts. There are 10 stunting location. The highest prevalence is Kujon Village about 20%. This program aimed increase the knowledge of cadres about stunting and train team cohesiveness in formulating programs. The group dynamics method is used with a group development theory approach which consists of the stages of forming, norming, storming, performing, and adjouring with the media of Pocket Book, Integrated Card, and Flipchart paper. The results of community service showed that of the 10 pretest and posttest questions given to health cadres, there were questions with more correct answers in the posttest than in the pretest, there were 5 items: The terms for cadres for handling stunting, Definition of stunting, stunting management program in pregnant women, Fill my plate, and How to cut food. There was 64,7% who experienced an increase in knowledge about stunting and 29,4% who had the same value. It is hoped that there will be more specific cadre capacity training programs, such as identification of stunting findings, effective communication, and counseling techniques.
SOSIALISASI PENGEMBANGAN KAMPUNG SWAMEDIKASI COVID-19 BERBASIS RAMUAN TRADISIONAL Imam Syahputra Yamin; Baiq Desy Ratnasari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11247

Abstract

Abstrak: Upaya swamedikasi menjadi solusi dalam masa pandemi Covid-19 dalam memberikan daya imunitas tubuh. Didukung dengan sumber daya pekarangan rumah untuk dijadikan apotek hidup. Terlebih upaya swamedikasi dapat mengobati penyakit ringan, mencegah penyakit, merawat tubuh, dan menjaga kesehatan. Tujuan dilakukan sosialisasi adalah untuk memberikan pemahaman terkait upaya swamedikasi Covid-19 berbasis ramuan tradisional. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan mitra desa sejumlah 28 orang dari unsur Kelompok Taruna Tani dan Karang Taruna Desa Setungkep Lingsar. Metode yang dilakukan dengan diskusi dua arah serta memberikan paparan materi terkait covid19 dan pemanfaatan tanaman obat. Dalam kegiatan sosialisasi didapatkan ada peningkatan pemahaman 82% dari hasil pre-test menjadi 98% pada post-test, sehingga dapat disimpulkan terdapat peningkatan pemahaman sesudah diberikan edukasi terkait Covid-19 dan tanaman obat.Abstract: Self-medication efforts are a solution during the Covid-19 pandemic in providing body immunity. Supported by the resources of the yard of the house to be used as a living pharmacy. Moreover, self-medication efforts can treat minor illnesses, prevent disease, take care of the body, and maintain health. The purpose of the socialization is to provide an understanding of the efforts to self-medicate Covid-19 based on traditional ingredients. The implementation of this activity involved 28 village partners from elements of the Tani Group and the Setungkep Lingsar Village Youth Organization. The method is carried out with two-way discussions and provides exposure to material related to COVID-19 and the use of medicinal plants. In the socialization activity, it was found that there was an increase in understanding of 82% from the pre-test results to 98% in the post-test, so it can be concluded that there was an increase in understanding after being given education related to Covid-19 and medicinal plants.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEKURANGAN AIR PADA MUSIM KEMARAU Tri Susilawati; Eti Kurniati; Dedy Dharmawansyah; Hermansyah Hermansyah; Adi Mawardin; Dinda Fardila; Zainuddin Husainy
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10165

Abstract

Abstrak: Kekurangan air dan permasalahan sampah yang kian menumpuk tentunya menjadi permasalahan serius yang menjadi tanggung jawab semua pihak.. lahan resapan air yang berkurang akibat perubahan fungsi lahan juga memberikan sumbangsih terhadap masalah yang terjadi di mitra . Sampah dari rumah tangga belum dimaksimalkan secara tepatguna melainkan dibuang tanpa proses pengolahan sehingga menimbulakan masalah baru bagi lingkungan. Mitra pengabdian masyarakat yaitu pemerintah desa Lekong Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa dengan jumlah peserta 25 orang warga. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya biopori sebagai salah satu metode untuk mengatasi kekurangan air dan pengelohana sampah organik serta melatih masyarakat bagaimana membuat lubang biopori sederhana yang murah dan efisien. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi untuk memberikan pemahaman tentang biopori serta pelatihan untuk kegiatan pembuatan lubang biopori. Hasil pengabdian masyarakat tercapai pemahaman masyarakat sebesar 75% pengetahuan tentang biopori serta terbentuknya 7 buah lubang biopori sederhana.Abstract: Lack of water and the problem of increasing garbage is certainly a serious problem that is the responsibility of all parties. The reduced water catchment area due to changes in land use also contributes to the problems that occur in partners. Waste from households has not been maximized effectively but is disposed of without processing so that it creates new problems for the environment. The purpose of this activity is to provide an understanding to the public regarding the importance of biopori as a method to overcome water shortages and organic waste management and to train people how to make biopore holes. Simple, cheap and efficient. The method used is socialization to provide an understanding of biopore as well as training for the activity of making biopore holes. The results of community service achieved community understanding of 75% knowledge about biopori and the formation of 7 simple biopore holes.
PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBERIAN PAKAN IKAN OTOMATIS BERBASIS INTERNET OF THINGS DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL PANEN IKAN LELE Novianda Novianda; Rizalul Akram; Abdul L. Mawardi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.10925

Abstract

Abstrak: Pentingnya memberi makan ikan secara teratur dan tepat waktu merupakan salah satu keberhasilan dalam meningkatkan produktivitas hasil panen ikan lele. Namun jika hal tersebut tidak diperhatikan maka akan muncul masalah seperti ikan mati dan menjadi kanibal sehingga hasil panen tidak maksimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut tim pengabdian bertujuan membuat alat pakan ikan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) sehingga adanya alat ini akan memberi makan ikan secara otomatis dengan jumlah dan waktu yang tepat. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu sosialisasi dan pelatihan cara pembuatan alat pakan ikan otomatis, hasil dari pengabdian ini yaitu adanya alat pakan ikan otomatis membantu pekerjaan kelompok dan mendapatkan pengetahuan cara membuatnya. Mitra dalam pengabdian ini yaitu kelompok budidaya ikan tiara jaya yang beralamat di dusun lam kuta, Gampong bayeun, Kecamatan birem bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, jaraknya 17 km dari Universitas Samudra dengan jumlah anggota kelompok sebanyak 25 orangdalam kegiatan tersebut tim PKM terus mendampingi dan akan mengevaluasi dalam dua minggu setelah kegiatan melalui komunikasi via Handphone apabila ada terjadi masalah. Hasil yang telah dicapai dalam PKM ini yaitu pada awal pra kegiatan dilakukan penilaian pengetahuan sebesar 45,6 % dan setelah pasca kegiatam meningkat menjadi 62%.Abstract: The importance of feeding fish regularly and on time is one of the successes in increasing the productivity of catfish yields. However, if this is not considered, problems such as fish die and become cannibals so that the harvest is not optimal. To overcome this problem, the service team aims to create an Internet of Things (IoT) based automatic fish feed tool so that this tool will feed fish automatically with the right amount and time. The implementation method carried out is socialization and training on how to make automatic fish feed tools, the result of this service is the existence of automatic fish feed tools to help group work and gain knowledge on how to make them. Partners in this service are the Tiara Jaya fish cultivation group which is located at Lam Kuta Hamlet, Gampong Bayeun, Birem Bayeun District, East Aceh Regency, Aceh Province, 17 km away from Samudra University with a total of 25 group members, in this activity the PKM team continue to assist and will evaluate within two weeks after the activity through communication via cellphone if there is a problem. The results that have been achieved in this PKM are at the beginning of the pre-activity knowledge assessment of 45.6% and after post-activity it increases to 62%.
PENERANGAN JALAN UMUM BERBASIS PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DI DESA SIDOHARJO KABUPATEN KULON PROGO Novi Caroko; Muhammad Nadjib; Sri Atmaja Putra Jatining Nugraha Nasir Rosyidi; Surya Budi Lesmana; Tony Khristanto Hariadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11516

Abstract

Abstrak: Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) terutama tenaga surya di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Kondisi geografis Desa Sidoharjo memiliki potensi untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Perlu adanya perluasan PLTS di Desa Sidoharjo. Selain itu, masyarakat belum memahami pentingnya hemat energi dan pemanfaatan EBT. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai EBT dan pemanfaatannya dengan bijak. Metode yang digunakan dalam program pengabdian yaitu survei, observasi, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan pembangunan PLTS penerangan jalan umum serta monitoring dan evaluasi. Mitra dalam program pengabdian ini adalah pemerintah Desa Sidoharjo. Program pengabdian diikuti oleh 21 peserta. Hasil pengabdian masyarakat di Desa Sidoharjo berjalan dengan lancar dan sukses. Instalasi PJUTS berfungsi dan dapat menerangi jalan umum. Hasil evaluasi penyuluhan penghematan energi, penggunaan, dan pemeliharaan PJUTS menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat sebesar 61,9% terkait pentingnya menghemat energi dan penggunaan energi baru. Rata-rata masyarakat sangat setuju perlu adanya pengelolaan dan pemanfaatan energi menggunakan sumber energi dari sekitar lingkungan masyarakat.Abstract: The use of New and Renewable Energy (NRE), especially solar power in Indonesia, has enormous potential. The geographical condition of Sidoharjo Village has the potential for the development of Solar Power Plants (SPP). It is necessary to expand the SPP in Sidoharjo Village. In addition, people do not yet understand the importance of energy saving and the use of NRE. This community service program aims to increase public awareness and understanding of NRE and its wise use. The methods used in the service program are surveys, observations, socialization, counseling, training, and construction of public street lighting Solar Power Plants as well as monitoring and evaluation. The partner in this service program is the Sidoharjo Village government. The service program was attended by 21 participants. The results of community service in Sidoharjo Village went smoothly and successfully. Solar Public Street Lighting Installation works and can illuminate public roads. The results of the evaluation of energy-saving counseling, use, and maintenance of Solar Public Street Lighting showed an increase in public understanding by 61.9% regarding the importance of saving energy and using new energy. The average community strongly agrees that there is a need for energy management and utilization using energy sources from around the community.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN BUKU KIA OLEH ORANG TUA DAN KADER POSYANDU DALAM MELAKUKAN STIMULASI DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG PADA BALITA Matje Meriaty Huru; Jane Leo Mangi; Adriana Boimau; Kamilus Mamoh
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10445

Abstract

Abstrak: Pemanfaatan Buku KIA oleh orang tua untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak salah satunya dalam stimulasi dan pemantauan perkembangan anak. Deteksi dini dengan SDIDTK sangat diperlukan untuk mengetahui gangguan perkembangan secara dini sehingga dilakukan penanganan sedini mungkin. Tujuan Pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan orangtua dan kader posyandu untuk memanfaatkan buku KIA dalam melakukan SDIDTK. Metode yang digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan dan ketrampilan kader posyandu dan orang tua balita melalui penyuluhan dan praktikum. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kader Posyandu sebanyak 20 orang dari 4 posyandu yang berada di Desa Penfui Timur dan orangtua balita. Evaluasi pengetahuan dengan post-test sedangkan untuk ketrampilan melalui observasi dengan kuesioner. Hasil penilaian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan kader posyandu dan orang tua balita tentang SDIDTK dari 35% menjadi 100% dan peningkatan ketrampilan dari 20% menjadi 85%.Abstract: The use of MCH Books by parents to improve maternal and child health, one of which is in the stimulation and monitoring of child development. Early detection with SDIDTK is very necessary to find out developmental disorders early so that treatment is carried out as early as possible. The purpose of the service is to improve the knowledge and skills of parents and posyandu cadres to utilize MCH books in conducting SDIDTK. The method used to measure the level of knowledge and skills of posyandu cadres and parents of toddlers through counseling and practicum. Partners in this activity are Posyandu Cadres as many as 20 people from 4 posyandu located in East Penfui Village and parents of toddlers. Evaluation of knowledge by post-test while for skills through observation with questionnaires. The results of the assessment showed that there was an increase in the knowledge of posyandu cadres and parents of toddlers about SDIDTK from 35% to 100% and an increase in skills from 20% to 85%.
WORKSHOP DALAM PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK MENJADI PAVING BLOCK DI KABUPATEN FAKFAK Festo Andre Hardinsi; Petrus Oktavianus H; James WTP
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11169

Abstract

Abstrak: Kebutuhan plastik di Indonesia saat ini terus meningkat dengan permintaan dari daerah yang terus bertambah khususnya kabupaten Fakfak. Dalam menghadapi masalah ini perlu adanya pelatihan dan sosialisasi model sederhana dalam mengolah sampah plastik dari berbagai jenis plastik yang akan digunakan sebagai bahan baku dalam pengolahan untuk dipasarkan kembali. Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan hardskill dalam pebuatan paving blok untuk kenyamanan masyarakat pada saat beribadah di gereja GBI Rock serta s meningkatkan softskill tentang pengolahan limbah sampah plastik disekitar rumah ibadah pada kelompok pemuda dalam menigkatkan inovasi kewirausahaan dan pemasaran produk. Metode yang digunakan pada kegiatan ini berupa sosialisasi dan pelatihan yang akan dilakukan secara langsung dalam pengolahan limbah sampah plastik. Berdasarkan hasil pada kegiatan pengabdian ini yaitu untuk membuat produk jadi berupa paving blok dari bahan dasar limbah plastik. Dari hasil yang didapatkan bahwa tingkat pemahaman kelompok pemuda tentang Pemanfaatan pengolahan limbah sampah plastic sebesar 89.33%.Abstract: Currently, the need for plastic in Indonesia continues to increase with demand from the region continuing to grow, especially the Fakfak district. In dealing with this problem, it is necessary to have training and socialization of simple models in processing plastic waste from various types of plastic that will be used as raw materials in processing for remarketing. The goals to be achieved in this service activity are to increase hard skills in making paving blocks for the convenience of the community when worshiping at the GBI Rock church and to increase soft skills about processing plastic waste around houses of worship in youth groups in increasing entrepreneurial innovation and product marketing. The method used in this activity is in the form of socialization and training that will be carried out directly in processing plastic waste. Based on the results of this service activity, namely to make finished products in the form of paving blocks from plastic waste as basic materials. From the results obtained that understanding of the youth group about the utilization of plastic waste processing is 89.33%