cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI MELALUI EDUKASI KADER POSYANDU DALAM PENDAMPINGAN PASIEN HIPERTENSI Sri Maywati; Nissa Noor Annashr; Puji Laksmini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12326

Abstract

Abstrak: Perkiraan jumlah penderita hipertensi di Indonesia adalah 63 juta lebih, dan diantaranya terdapat angka kematian sebesar 427 ribu lebih kematian. Jumlah penderita hipertensi di kota Tasikmalaya tahun 2018 sebanyak 2.507 orang. Jumlah ini mengalami penurunan yang signifikan pada tahun 2017 yakni penderita hipertensi sebanyak 35.601 orang. Namun di tahun 2019, kasus hipertensi mengalami kenaikan yang cukup tajam yakni sebanyak 36.466 kasus Tindakan pencegahan komplikasi hipertensi diperlukan kerjasama dari berbagai pihak, salah satunya adalah kader yang ada di masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi mengenai faktor risiko hipertensi dan komplikasinya berupa penyuluhan kepada kader posyandu di wilayah binaan Puskesmas Sukalaksana dan Puskesmas Mangkubumi; Metode pelaksanaan kegiatan melalui pemberian edukasi terakit hipertensi, pelatihan pengukuran tekanan darah, obesitas sentral, dan Indeks Massa Tubuh (IMT) . Mitra dari pengabdian ini adalah para kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Mangkubumi dan Puskesmas Sukalaksana sejumlah 43 orang. Evaluasi kegiatan melalui penyebaran kuesioner pretest dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan para kader dari 53% menjadi 85%.Abstract: The estimated number of hypertension cases in Indonesia is more than 63 million people, while the death rate due to hypertension is more than 427 thousands deaths. The number of hypertension patients in Tasikmalaya city in 2018 was 2,507 people. This number has a significant decrease in 2017, about 35,601 people with hypertension. On the other hand, hypertension cases has increase sharply in 2019, about 36,466 cases. Prevention of hypertension complications requires cooperation from various sectors, one of them is health cadres in the community. The purpose of this activity was to provide education about the risk factors for hypertension and its complications in the form of counseling to posyandu cadres in Puskesmas Sukalaksana and Puskesmas Mangkubumi. Method of this activities was health education about hypertension and measurement training about blood pressure, central obesity, and BMI. The partners of this service were posyandu cadres in Puskesmas Mangkubumi and Puskesmas Sukalaksana totaling 43 people. Evaluation this acitivity used pretest and posttest questionnaires. Results showed that there was an increase in the average knowledge of the cadres from 53% to 85%.  
PENDAMPINGAN PERENCANAAN KEUANGAN DAN INVESTASI SAHAM SYARIAH SEBAGAI UPAYA MEMPERBAIKI CASHFLOW UMKM Dito Rinaldo; Vina Anggilia Puspita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.11900

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan tata kelola keuangan mitra, dengan melakukan pelatihan dan pendampingan penyusunan perencanaan keuangan serta investasi saham syariah kepada 27 anggota studepreneur (kelompok mahasiswa wirausaha STIE EKUITAS. Berdasarkan hasil survey awal menunjukan 100% mahasiswa wirausaha STIE EKUITAS mepraktekan tata kelola keuangan bisnis yang buruk dengan tidak melakukan pencatatan secara rutin, perencanaan keuangan dan investasi. Kondisi ini menjadi dasar dilakukanya PKM pendapampingan perencanaan keuangan dan investasi saham syariah yang merupakan implementasi tatakelola keuangan. Metode pelaksanaan PKM mengadopsi model Daming, selain itu juga PKM ini menerapkan model edukasi pasar modal hasil dari penelitian yang dilakukan oleh tim sebelumnya. Pre-test dan post test digunakan dalam tahapan evaluasi untuk mengukur efektifitas program PKM. Hasilnya menunjukan terdapat perbedaan sangat signifikan peningakatan kemampuan mitra dalam melakukan perencanaan keuangan dan investasi saham syariah, dengan rata-rata kenaikan 299%. PKM selanjutnya akan dilakukan pendampingan secara terstruktur dan menyeluruh tata kelola khusus bagi UMKM, hal ini ditujukan agar PKM lebih efektif dalam menciptakan UMKM mandiri berbasis IPTEK.Abstract: This community service programme strives to improve partners' financial management by providing training and assistance in financial planning and sharia share investment. The survey found that 100% of student-entrepreneur members have poor firm financial governance as a result of a lack of regular documentation, financial planning, and investment. This condition serves as the foundation for implementing financial good governance through the PKM programme. The Daming model is used in the PKM implementation approach, and the capital market education model is used as a consequence of earlier research conducted by the team. In the evaluation step, pre- and post-tests are utilised. As a result, there is a considerable difference in spouses' ability to carry out financial planning and invest in sharia shares, with an average rise of 299%. PKM will next be given structured assistance to strengthen MSME governance, with the goal of increasing PKM's effectiveness in building autonomous MSMEs based on science and technology. 
EDUKASI SELF EXERCISE UNTUK PENANGANAN MANDIRI KONDISI MUSKULOSKELETAL PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA SISWA Faridah Faridah; Iin Indrawati; Wanti Hasmar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12165

Abstract

Abstrak: Keluhan muskuloskeletal terjadi karena sistem otot dan tulang mengalami masalah yang disebabkan oleh kesalahan kerja seperti durasi yang lama dan postur tubuh yang tidak sesuai. Pada siswa yang melakukan pembelajaran online dikarenakan pandemi Covid-19 ini menyebabkan durasi yang lama ketika duduk dan postur tubuh yang tidak sesuai dengan normalnya sehingga mengakibatkan keluhan nyeri muskuloskeletal. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi pada siswa cara mengatasi keluhan musculoskeletal ketika pembelajaran online. Kegiatan ini dilaksanakan di RT 35 Kelurahan Talang banjnjar Jambi. Adapun jumlah peserta yang terlibat 15 orang. Penyuluhan ini dilakukan dengan metoda ceramah dan demonstrasi menggunakan modul latihan. Materi yang disampaikan tentang nyeri musculoskeletal dalam pempelajaran online meliputi pengertian, faktor resiko, dan cara pencegahannnya Dalam penyuluhan juga diadakan diskusi antara pemateri dengan peserta kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi. Untuk mengukur keberhasilah kegiatan ini dilakukan evaluasi dengan menyebarkan kuesioner. Hasilnya menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan siswa upaya mengatasi nyeri muskuloskeletak selama pembelajaran online Setelah dilakukan penyuluhan dan latihan mandiri cara mengatasi nyeri muekuloskeletal presentase13,3 %.meningkat menjadi 60%.Abstract: Musculoskeletal complaints occur because the muscle and bone system experience problems caused by work errors such as long duration and inappropriate posture. The students who do online learning due to the Covid-19 pandemic cause long durations when sitting and posture that is not in accordance with normal, resulting in complaints of musculoskeletal pain. The purpose of this activity is to education students how to musculoskeletal complaints when learning online. This activity was carried out at RT 35, Talang Banjar Jambi. The number of participants involved were 15 students. This counseling was carried out using lecture and demonstration methods using training modules. The material presented about musculoskeletal understanding, risk factors and ways to prevent them. During the counseling session, a discussion was also held between the speaker and the participantsthen proceed with a demonstration. To find out the participants' understanding of the material presented, an evaluation was conducted by asking several questions. The results of this activity indicate an increase in the knowledge of students about efforts to control musculoskeletal complaints. After conducting counseling in an effort to control musculoskeletal prevention, there was an increase in knowledge of studensts with a percentage of 13,3% increasing to 60%. 
BUDIKDAMBER SEBAGAI AKTUALISASI KEMANDIRIAN PANGAN RUMAH TANGGA BAGI IBU-IBU MAJELIS TA’LIM Nurul Fajeriana; Ponisri Ponisri; Akhmad Ali; Muhammad Ali; Muzna Ardin Abdul Gafur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.11780

Abstract

Abstrak: Modal, keterampilan, dan lahan menjadi kendala utama masyarakat dalam hal bercocok tanam sehingga dilakukan penyuluhan dan pelatihan budikdamber dengan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu-ibu tentang budidaya tanpa tanah (budidaya air) dengan integrasi 2 komoditi dalam satu wadah sebagai bentuk aktualisasi kemandirian pangan rumah tangga. Metode pelaksanaan terdiri dari penyuluhan, demonstrasi praktek, dan pendampingan pada peserta dalam mempraktekkan tahapan budikdamber. Peserta kegiatan ini adalah masyarakat non produktif (ibu rumah tangga) yakni ibu-ibu Majelis Ta’lim Nurul Huda Distrik Aimas, Kabupaten Sorong yang berjumlah 23 orang. Pre-test dan post-test menjadi metode evaluasi Tim. Hasil dari kegiatan ini telah memberikan peningkatan pengetahuan peserta akan adanya budidaya air dengan 2 komoditi dalam satu wadah sebesar 80,26% dan peningkatan keterampilan bercocok tanam rumahan dengan budikdamber sebesar 75,57% sehingga untuk menunjang ketersediaan pasokan sayur dan lauk pauk dengan aktifitas produktif ibu-ibu di rumah maka pengeluaran belanja kebutuhan pokok bisa dihemat, dan juga berkorelasi positif terhadap kelestarian lingkungan dengan pemanfaatan barang bekas menjadi wadah tanam akuaponik.Abstract: The fund, skills, and land are the main obstacles for the community in terms of farming so education and training for the budikdamber are carried out to increase the understanding and skills of mothers about landless cultivation (water cultivation) by integrating 2 commodities in one container as a form of actualization of food independence household. The implementation method consists of counseling, practical demonstrations, and assistance to participants in practicing the budikdamber stages. The participants of this activity are non-productive people (housewives), namely the women of the Ta'lim Nurul Huda Council, Aimas District, Sorong Regency, totaling 23 people. Pre-test and post-test became the team's evaluation methods. The results of this activity have provided an increase in participants' knowledge of the existence of aquaculture with 2 commodities in one container by 80.26% and an increase in home farming skills with budikdamber by 75.57% to support the availability of supply of vegetables and side dishes with productive activities of mothers. If a mother is at home, spending on basic needs can be saved, and it is also positively correlated to environmental sustainability by using used goods as aquaponics planting containers. 
DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DAN KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT DAN SADANIS Nurdiana Nurdiana; Daswati Daswati; Nurlina Nurlina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12835

Abstract

Abstrak: Penyakit kanker pada perempuan terbanyak pertama payudara diikuti serviks. Kejadian kanker payudara sebanyak 42,1 per 100.000 penduduk sedangkan kanker leher rahim 23,4 kejadian per 100.000 penduduk, dimana 75%nya pernah berhubungan seksual. Penyakit kanker serviks dan payudara dapat dicegah dengan gaya hidup sehat dan 1/3 dari keseluruhan kasus tersebut dapat disembuhkan jika gejalanya diketahui lebih dini dengan melakukan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Acetat) /pap smear dan SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya kesadaran Pasangan Usia Subur (PUS) untuk memeriksakan diri dan terdeteksi secara dini kanker serviks dan payudara. Metode dilakukan berupa penyuluhan dan pemeriksaan IVA serta SADANIS. Mitra kegiatan ini adalah bidan penanggug jawab program IVA puksesmas Bajeng Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa sebanyak 3 orang. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini setelah kegiatan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan dimana sebelumnya didapatkan gambaran pengetahuan peserta hanya berada di kategori cukup (60%) dan kurang (40%) tetapi setelah diberikan penyuluhan meningkat yakni pengetahuan pada kategori baik (60%) dan cukup (20%), meskipun masih terdapat kategori kurang (20%). Peserta penyuluhan sejumlah 50 peserta dan yang bersedia melakukan pemeriksaan sebanyak 20 0rang. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini terlaksana dengan baik, sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Abstract: The incidence of breast cancer is 42.1 per 100,000 population, while cervical cancer is 23.4 per 100,000 population, of which 75% have had sexual intercourse. Cervical and breast cancer can be prevented with a healthy lifestyle and 1/3 of all cases can be cured if the symptoms are detected early by carrying out an IVA (Visual Acetic Acid Inspection)/pap smear and SADANIS (Clinical Breast Examination). The purpose of this community service activity is to increase awareness of Couples of Reproductive Age (PUS) to check themselves and detect cervical and breast cancer early. The method used is in the form of counseling and examination of IVA and SADANIS. The partners for this activity were the midwives in charge of the IVA program at the Bajeng Community Health Center, Bajeng District, Gowa Regency, and as many as 3 people. The results of this community service activity after the counseling activity increased knowledge where previously it was found that the participants' knowledge was only in the sufficient category (60%) and less (40%) but after being given counseling it increased, namely knowledge in the good category (60%) and sufficient (20 %), although there is still a less category (20%). There were 50 counseling participants and 20 people who were willing to carry out the examination. This shows that this activity is carried out well, according to the plan that has been set. 
PEMANTAUAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK PEDULI GIZI DALAM PENERAPAN PENGOLAHAN PMT PANGAN LOKAL juhartini Juhartini; Fadila Fadila; Warda Warda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12658

Abstract

Abstrak: Masalah balita gizi kurang dan buruk sampai saat ini belum dapat terselesaikan. Pemberdayaan masyarakat dan Kader Posyandu telah dimulai dengan pembentukan kelompok peduli gizi dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan para kelompok peduli gizi sebagai upaya penanggulangan masalah gizi pada anak. Metode yang digunakan yaitu pemantauan pemberdayaan kelompok peduli gizi dalam penerapan pengolahan PMT pangan lokal, dengan sasaran adalah Ibu Rumah Tangga dengan balita gizi kurang, kader posyandu dan tim PKK, petugas gizi di wilayah kerja puskesmas Kalumpang dengan rincian kader posyandu/tim kelompok peduli gizi 16 orang, ketua tim PKK 3 orang, dan petugas gizi 4 orang. Diperoleh hasil tim kelompok peduli gizi aktif pada kegiatan posyandu, aktif memberikan edukasi kepada ibu balita dengan status gizi kurang pada anak dengan pemanfaatan pangan lokal pengolahan nugget ikan sayuran, dapat melakukan demonstrasi secara langsung dan mendampingi ibu balita kelompok intervensi dalam pengolahan nugget ikan subsitusi sayuran, terjadi peningkatan keterampilan para tim kelompok peduli gizi berada pada kategori baik sebanyak 86% dan cukup sebanyak 14%. Abstract: The problem of malnutrition and bad toddlers has not been resolved so far. Empowerment of the community and Posyandu cadres has started with the establishment of a nutrition care group with the aim of tackling nutritional problems in children. The method used is monitoring the empowerment of nutrition care groups in implementing local PMT food processing, targeting housewives with undernourished toddlers, posyandu cadres and PKK teams, nutrition officers in the working area of the Kalumpang health center with details of posyandu cadres/nutrition care group team 16 people, 3 PKK team leaders, and 4 nutrition officers. The results obtained were a team of active nutrition care groups at posyandu activities, actively providing education to mothers of toddlers with undernourished children by utilizing local food for processing vegetable fish nuggets, being able to carry out direct demonstrations and accompanying mothers of toddlers in the intervention group in processing fish nuggets with vegetable substitutions, there was an increase in the skills of the nutrition care group team which were in the good and sufficient category and the group's toddler weight increased during the mentoring.  
PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS WELLNESS TOURISM MELALUI RUMAH TOGA Trijati Puspita Lestari; Devi Ristian Octavia; Abdul Majid
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12502

Abstract

Abstrak: Desa Wisata merupakan salah satu destinasi wisata yang dapat dikembangkan dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar desa. Wisata Bumi Ganjaran memiliki potensi sumber daya alam yang baik, namun pemanfaatannya masih belum maksimal sehingga kurang menarik minat wisatawan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan minat masyarakat desa sekitar dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada (tanaman obat keluarga) sebagai salah satu fasilitas wisata kesehatan. Metode pendekatan dengan model Partisipatory Rural Appraissal (PRA) digunakan dalam program ini melalui kegiatan edukasi dan pembuatan rumah toga. Mitra dalam kegiatan ini yaitu Kelompok Sadar Wisata (pokdarwi s) yang terdiri dari (perangkat desa Pajangan dan kelompok usaha jamu). Anggota pokdarwis yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 36 orang. Hasil yang didapatkan sebelum edukasi tingkat pengetahuan baik (66,66%) dan pengetahuan kurang (13,88%). Setelah edukasi mengalami peningkatan pengetahuan baik (91,67%) dan pengetahuan kurang (0%). Pokdarwis juga memiliki minat postif dalam memanfaatkan dan melestarikan toga (83,33%). Selain itu melalui kegiatan ini juga menghasilkan rumah toga. Abstract: Tourism Village is one of the tourist destinations that can be developed and can have a positive impact on the community around the village. Bumi Ganjaran tourism has good natural resource potential, but its utilization is still not maximized so that it is less attractive to tourists. This service aims to increase the knowledge and interest of the surrounding village community in utilizing existing natural resources (family medicinal plants) as one of the health tourism facilities. The approach method with the Participatory Rural Appraissal (PRA) model is used in this program through educational activities and making a toga house. Partners in this activity are pokdarwis (Pajangan village officials and herbal medicine business groups). Pokdarwis members who participated in this activity were 36 people. The results obtained before education level of good knowledge (66.66%) and poor knowledge (13.88%). After education, there was an increase in good knowledge (91.67%) and less knowledge (0%). Pokdarwis also has a positive interest in utilizing and preserving the toga (83.33%). In addition, this activity also produces a toga house.  
SCREENING DAN PENDIDIKAN KESEHATAN PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Oliva Suyen Ningsih; Eugenius Rada Masri; Claudia Fariday Dewi; Mariana Nona Rafael; Bernadeta Dudet; Eduardus Jarut; Antonia Mareti Mbulu; Emylia Yunita; Ermelinda Murni; Nona Mas'Ad; Lidia Mariati Damat
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12073

Abstract

Abstrak: Perubahan fisik dan fisiologi pada remaja membuat remaja rentan mengalami Anemia. Anemia pada remaja berdampak negatif pada perkembangan kognitif, fisik dan emosional. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi remaja dengan Anemia dan melakukan pendidikan kesehatan tentang Anemia. Kegiatan ini dilakukan pada Sekolah Menengah Atas yaitu di SMK Bintang Timur dan Sekolah Menengah Pertama yaitu SMPN 1 Wae Ri’i dan SMPN 3 Langke Rembong berjumlah 95 siswa pada November 2022. Metode kegiatan mencakup screening Anemia dan penyuluhan kesehatan. Hasil yang dicapai melalui screening beberapa remaja mengalami Anemia berdasarkan pemeriksaan fisik yaitu konjungtiva anemik sebanyak 3 remaja (3,2%), wajah pucat sebanyak 5 remaja (5.3%), bibir, kulit, kuku dan telapak tangan pucat sebanyak 2 remaja (2.1%). Berdasarkan screening tanda dan gejala Anemia beberapa remaja mengalami letih, lesu dan lelah (28.4%), sakit kepala, pusing serta mata berkunang-kunang (32.6%), mengantuk, cepat lelah dan sulit konsentrasi (28.4%). Hasil evaluasi dengan metode post-test menunjukkan bahwa pengetahuan remaja mengenai Anemia telah meningkat sebanyak 85%.Abstract: Physical and physiological changes in adolescents make adolescents susceptible to anemia. Anemia in adolescents has a negative impact on cognitive, physical and emotional development. This activity aims to identify adolescents with anemia and conduct health education about anemia. This activity was carried out at senior high schools, namely at Bintang Timur Vocational School and junior high schools, namely SMPN 1 Wae Ri'i and SMPN 3 Langke Rembong with a total of 95 students in November 2022. Activity methods include anemia screening and health education. The results achieved through screening several adolescents experiencing Anemia based on physical examination, namely anemic conjunctiva in 3 adolescents (3.2%), pale faces in 5 adolescents (5.3%), pale lips, skin, nails and palms in 2 adolescents (2.1%). Based on screening for signs and symptoms of anemia, some adolescents experienced fatigue, lethargy and fatigue (28.4%), headaches, dizziness and dizzy eyes (32.6%), drowsiness, fatigue and difficulty concentrating (28.4%). The results of the evaluation using the post-test method showed that adolescents' knowledge about anemia had increased by 85%. 
PELATIHAN KARAKTERISASI MORFOLOGI BAKTERI DAN FUNGI SEBAGAI PENGAYAAN PRAKTIKUM BIOLOGI BAGI GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS Desimaria Panjaitan; Vinsen Willi Wardhana; Rizko Hadi; Faridah Tsuraya; Frans Grovy Naibaho
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12355

Abstract

Abstrak: Salah satu kendala pelaksanaan praktikum di Sekolah Menengah Atas adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan guru yang seringkali sekaligus berperan sebagai pengelola laboratorium. Sebagai salah satu solusi terhadap kendala tersebut, maka dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu pelatihan karakterisasi morfologi bakteri dan fungi bagi guru Sekolah Menengah Atas di kota Palangka Raya. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 dan diikuti oleh 6 orang guru biologi sebagai mitra sasaran. Metode yang digunakan adalah pemaparan materi mengenai prinsip dan teknik karakterisasi morfologi bakteri dan fungi, diskusi, praktik, serta monitoring dan evaluasi kegiatan berdasarkan analisis kuisioner sebelum dan sesudah pelaksanaan pelatihan. Praktik mencakup pengamatan morfologi bakteri dengan teknik pewarnaan sederhana dan pewarnaan Gram sedangkan morfologi fungi diamati dengan teknik pembuatan preparat segar. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra sasaran melakukan teknik karakterisasi morfologi bakteri dan fungi (dari 16,7% menjadi 100%). Selain itu, seluruh mitra sasaran tertarik (100%) mengimplementasikan kegiatan praktikum karakterisasi morfologi bakteri dan fungi bagi para peserta didik di sekolahnya masing-masing. Abstract: As an effort to increase teacher knowledge and skills, community service activities was carried out, namely training in the morphological characterization of bacteria and fungi for biology teacher from several senior high school in Palangka Raya city. The activity was held in October 2022 and was attended by 6 biology teachers. The method used were the presentation of material regarding the principles and morphological characterization techniques of bacteria and fungi, discussion, practice, monitoring and evaluation by analyzing the result of questionnaire before and after the training. Practice included observing the morphology of bacteria with simple staining techniques and Gram staining while the morphology of fungi was observed using techniques for making fresh preparations. The results of the training showed an increase in the knowledge and skills of the target partners in carrying out the morphological characterization techniques of bacteria and fungi (from 16,7% to 100%). In addition, all target partners were also were interested (100%) in implementing practicum activities for the morphological characterization of bacteria and fungi for students in their respective schools.
PENYULUHAN TENTANG PUBERTAS DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN FISIK PADA REMAJA Rosita Rosita; Nurul Ikawati; Syamsuryanita Saleh
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.11982

Abstract

Abstrak: Permasalahan utama yang dialami oleh remaja yaitu ketidak tahuan terhadap tindakan yang harus dilakukan sehubung dengan perkembangan yang sedang dialami, khususnya masalah pengetahuan remaja mengenai pubertas dan bagaimana sikap remaja dalam menghadapi perubahan tersebut. Melihat hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan remaja terkait pubertas dalam menghadapi perubahan fisik pada remaja sangat penting maka perlu di lakukan tindakan atau intervensi melalui pemberian penyuluhan kesehatan. Bentuk kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pemberian penyuluhan Kesehatan tentang pubertas dalam menghadapi perubahan fisik pada remaja sebagai sarana pemberian informasi kepada remaja. Kegiatan dilakukan pada remaja di SMPN 8 Makassar. Sebelum di lakukan penyuluhan terlebih dahulu di berikan kuesioner untuk penilaian pre-test setelah itu di lakukan penyuluhan tentang pubertas dalam menghadapi perubahan fisik pada remaja dan setelah di lakukan penyuluhan maka di lakukan evaluasi proses kegiatan dan diakhir kegiatan semua remaja akan di berikan kuesioner post-test sesuai dengan materi yang telah diberikan. Hasil pengabdian masyarakat di peroleh bahwa mayoritas pengetahuan remaja adalah kurang sebanyak 27 orang (84%) sebelum dilakukan penyuluhan dan mayoritas pengetahuan remaja adalah baik sebanyak 28 orang (87%) setelah di berikan penyuluhan. Kesimpulan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan remaja setelah di berikan penyuluhan dibandingkan sebelum dilakukan penyuluhan.Abstract: The main problem experienced by adolescents is the ignorance of the actions that must be done in connection with the development that is being experienced, especially the problem of adolescent knowledge about puberty and how adolescent attitudes in dealing with these changes. Seeing this shows that adolescent knowledge related to puberty in the face of physical changes in adolescents is very important so it is necessary to take action or intervention through the provision of health counseling. This form of community service activities is carried out by providing health counseling about puberty in the face of physical changes in adolescents as a means of providing information to adolescents. The activity was carried out on teenagers in SMPN 8 Makassar. Prior to counseling, questionnaires were given for pre-test assessment after that counseling was carried out about puberty in dealing with physical changes in adolescents and after counseling was carried out, an evaluation of the activity process was carried out and at the end of the activity all adolescents would be given a post-test questionnaire according to the material provided. The results of community service obtained that the majority of adolescent knowledge is less than 27 people (84%) before counseling and the majority of adolescent knowledge is good as many as 28 people (87%) after counseling. The conclusions showed an increase in adolescent knowledge after counseling compared to before counseling.