cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN LELE KELOMPOK UMKM SRIKANDI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN ASUPAN PROTEIN KELUARGA DAN PENAMBAHAN PENGHASILAN Widanti, Yannie Asrie; Astutiningsih, Fitri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19343

Abstract

Abstrak: Kelompok UMKM Srikandi yang berada di Cinderejo Lor RT 02 RW 05 Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta mempunyai 38 anggota ibu rumah tangga yang saat ini sedang mengembangkan berbagai usaha, antara lain produksi karak sehat tanpa bleng dan budidaya ikan lele. Masalah yang dihadapi oleh kelompok UMKM Srikandi adalah perlunya pemberdayaan ibu rumah tangga untuk memperoleh penghasilan tambahan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar dapat mengatasi masalah stunting. Masalah tersebut dapat diatasi dengan pengembangan pengolahan ikan lele menjadi produk frozen food antara lain nugget, bakso, dan sosis. Metode yang digunakan berupa pelatihan pembuatan produk frozen food olahan kan lele dan pendampingan proses produksi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pengembangan usaha anggota UMKM Srikandi untuk menghasilkan produk frozen food berbahan baku ikan lele. Peningkatan tersebut mencapai 93,5% memperoleh pengetahuan baru mengenai cara pengolahan ikan lele, 83,87% sudah mulai mengolah ikan lele hasil panen menjadi produk frozen food, dan 25,8% yang sudah menjual produk olahan ikan lele dalam skala yang bervariasi.Abstract: The Srikandi UMKM group in Cinderejo Lor RT 02 RW 05 Gilingan Village, Banjarsari District, Surakarta City has 38 housewife members who are currently developing various businesses, including the production of healthy karak without bleng and catfish farming. The problem faced by the Srikandi MSME group is the need to empower housewives to earn additional income to improve the quality of life of the community in order to overcome the problem of stunting. The problem can be solved by developing catfish processing into frozen food products including nuggets, meatballs, and sausages. The method used was training in making frozen food products processed from catfish and assisting the production process. The results obtained from this activity were an increase in knowledge, skills, and business development of Srikandi MSME members to produce frozen food products made from catfish. The increase reached 93.5% gaining new knowledge on how to process catfish, 83.87% had started processing harvested catfish into frozen food products, and 25.8% had sold processed catfish products on a varied scale.
SEKOLAH PEREMPUAN: PEMBERDAYAAN ORGANISASI AISYIYAH KABUPATEN LAMONGAN MELALUI PROGRAM WOMANPRENEUR BERBASIS E-COMMERCE Purwanti, Ika; Suyanto, Umar Yeni; Abadi, Muhammad Dzikri; Faizah, Erna Nur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17703

Abstract

Abstrak: Program pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pembinaan kewirausahaan menjadi salah satu pilar perjuangan Aisyiyah, Organisasi sosial kemasyarakatan Perempuan Muhammadiyah di kabupaten Lamongan. Para wirausaha Perempuan Aisyiyah Lamongan menghadapi beberapa kendala yakni kurangnya jaringan bisnis, keterampilan manajemen usaha dan pemasaran. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha dan meningkatkan jangkauan wilayah pemasaran. Metode pengabdian yang digunakan adalah Community Development, yang terdiri dari tahap observasi/survey awal, Focus Group Discussion/FGD dan sosialisasi kegiatan, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi kegiatan yang dilakukan dengan mengisi soal pre-test dan post-test. Mitra dalam pengabdian ini adalah Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Lamongan. Anggota Aisyiyah Lamongan yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 60 orang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan manajemen usaha sebesar 86,7% dan pemasaran digital 95% sesudah kegiatan pengabdian. Peserta mengetahui dan dapat menerapkan perencanaan bisnis dan promosi digital untuk memperbaiki strategi usaha yang telah dibuat. PDA Lamongan juga menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan partisipasi Perempuan di sektor ekonomi melalaui teknologi digital.Abstract: The women's economic empowerment program through entrepreneurship development is one of the pillars of Aisyiyah's struggle, the Muhammadiyah Women's social organization in Lamongan district. Aisyiyah Lamongan women entrepreneurs face several obstacles, namely the lack of business networks, business management and marketing skills. The aim of this service is to increase knowledge and skills in managing a business and increase the reach of marketing areas. The service method used is Community Development, which consists of an initial observation/survey stage, Focus Group Discussion/FGD and socialization of activities, training and mentoring, as well as evaluation of activities carried out by filling in pre-test and post-test questions. The partner in this service is the Regional Leadership of 'Aisyiyah (PDA) Lamongan. There were 60 Aisyiyah Lamongan members who took part in this activity. The results of the dedication show that there has been an increase in business management knowledge and skills by 86.7% and digital marketing by 95% after the service activities. Participants know and can apply business planning and digital promotions to improve the business strategies they have created. PDA Lamongan also shows a strong commitment to increasing women's participation in the economic sector through digital technology.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU MELALUI PROGRAM FEST GZ DALAM UPAYA MENCEGAH STUNTING Silangen, Edmundo Nathanael
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19358

Abstract

Abstrak: Stunting atau pendek menurut umur masih menjadi masalah kesehatan yang kerap terjadi pada anak-anak. Stunting dapat disebabkan oleh pengetahuan ibu yang masih kurang terkait pemenuhan gizi anaknya. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilaksanakan program Fest Gz sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu terkait gizi seimbang. Program ini ditujukan bagi ibu-ibu di kelurahan Tanjungsari, khususnya ibu hamil dan ibu dengan anak stunting. Program ini juga melibatkan ibu kader kelurahan Tanjungsari. Program tersebut dilaksanakan dengan metode praktik penyusunan menu dan metode edukasi Isi Piringku. Berdasarkan hasil evaluasi program, ketiga indikator keberhasil yang ditetapkan terpenuhi, yaitu didapat 25 peserta yang mengikuti program dari target 10 peserta, terdapat 2 orang penanya dalam sesi tanya jawab, dan sebesar 90% ibu mengalami peningkatan pengetahuan.Abstract: Stunting, characterized by an abnormal shortness in stature for a child's age, continues to pose significant health challenges among children. One primary cause of stunting is the limited knowledge among mothers about their child's nutritional requirements. In response to this issue, the Fest Gz program was introduced to enhance the understanding of balanced nutrition among mothers. This program was aimed at mothers in the Tanjungsari sub-district, especially pregnant women and mothers with stunted children. The program also involved cadre from the Tanjungsari sub-district. It was implemented using the practical method of menu preparation and the 'Isi Piringku' educational method. Based on the program evaluation results, all predetermined success indicators were met: 25 participants joined the program, surpassing the initial goal of 10, there were 2 questioners in the question and answer session, and 90% of mothers’ knowledge were improved.
PENGUATAN PEMAHAMAN DALAM PENYUSUNAN RPP KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU SMA Iriani, Tuti; Handoyo, Santoso Sri; Anisah, Anisah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17557

Abstract

Abstrak: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dibuat guru bertujuan agar proses pembelajaran berlangsung secara ideal dan sistematis. Adanya kehadiran kurikulum merdeka memberikan tantangan tersendiri bagi guru karena RPP yang selama ini disusun guru berganti menjadi modul ajar dengan isi dan komponen yang lebih lengkap. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan pemahaman kepada guru-guru SMAN 1 Muara Gembong terutama dalam hal penyusunan RPP Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan presentasi materi, tanya jawab dan diskusi yang diikuti sebanyak 31 peserta yang terdiri dari guru guru SMA dari berbagai bidang studi. Hasil kemampuan awal berdasarkan kuesioner penilaian diri menunjukkan 50% dari guru merasa sulit untuk memahami perangkat pembelajaran, menyusun alur tujuan pembelajaran dan merancang pembelajaran. Setelah kegiatan dilaksanakan dengan diskusi afktif dan penugasan, maka hasil penguatan pemahaman menunjukan 73% dari peserta dapat menyusun tujuan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka dengan cukup baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini telah tercapai.Abstract: The Learning Implementation Plan (RPP) created by the teacher aims to ensure that the learning process takes place ideally and systematically. The presence of an independent curriculum presents its own challenges for teachers because the lesson plans that teachers have been preparing have changed into teaching modules with more complete content and components. This Community Service activity aims to strengthen understanding for the teachers of SMAN 1 Muara Gembong, especially in terms of preparing the Independent Curriculum RPP. The method used was presentation of material, questions and answers and discussions attended by 31 participants consisting of high school teachers from various fields of study. Initial ability results based on self-assessment questionnaires show that 50% of teachers find it difficult to understand learning tools, develop learning objectives and design learning. After the activities were carried out with active discussions and assignments, the results of strengthening understanding showed that 73% of the participants were able to prepare independent curriculum-based learning objectives quite well. Thus, it can be concluded that the objectives of this community service activity have been achieved.
PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA SEBAGI ALTERNATIF PEMBUATAN MIKROGANISME LOKAL DEKOMPOSER PADA KUBE PEMUDA GUBUK TIMUK Ahmadi, Rizal; Sarlan, Muhamad; Wadi, Ikhwan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19260

Abstract

Abstrak: Mikro organisme lokal berfungsi sebagai nutrisi bagi tanaman dan menjadi pembenah tanah. Selain itu MOL juga sebagai bahan dekomposer pengganti EM-4 ataupun MA-11. Pembuatan MOL sangat mudah didapatkan dari limbah rumah tangga seperti sayuran, buaha-buahan dan nasi yang tidak dimamfaatkan.Sebagai upaya menjaga lingkungan yang berkelanjutan dan mengurangi biaya produksi pembuatan pupuk organik. Sistem evaluasi yang digunakan dalam pembuatan mol adalah dengan menyiapkan media-media dan di campur aduk dengan campuran EM-4 dan didiamkan selama satu bulan. Selain itu penguatan kelembagaan pada KUBE Pemuda Gubuk Timuk juga menjadi perhatian. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu: pemamfaatan limbah rumah tangga sebagai alternatif pembuatan MOL sebagai dekomposer dan pelatihan manajmen keuangan sederhana pada KUBE Pemuda Gubuk Timuk, Desa Sukadana, Kabupaten Lombok Timur. Metode pengabdian menggunakan rekayasa sosial dimana, seluruh peserta kegiatan berpartisipasi aktif bersamatim pengabdian dan kelompok KUBE. Hasil pengabdian menunjukkan sebanyak 80 persen KUBE telah memahami dengan baik proses pembuatan Mol. Indikator keberhasilan yang dicapai oleh mitra dalam pembuatan MOL adalah dari segi hasil produksi, masyarakat merasa puas dengan produk yang dibuat sehingga banyaknya pesanan dari masyarakat, sebagian besar anggota kelompok pemuda gubuk timuk memhami cara produksi MOL dengan baik, adanya produksi MOL yang sudah di dilakukan. Bahwa petani merasa puas dengan hasil yang di dapatkan sehingga para petani ingin terus melakukan pemesanan produk MOL. Dengan demikian program pembuatan MOL pada pemuda gubuk timuk Desa Sukadana memiliki andil yang cukup besar dalam merubah paradigma masyarakat tentang sampah rumah tangga.Abstract: Local microorganisms function as nutrients for plants and become soil improvers. In addition, MOL is also a decomposer material to replace EM-4 or MA-11. Making MOL is very easy to obtain from household waste such as vegetables, fruits and rice that are not utilised as an effort to maintain a sustainable environment and reduce the production costs of making organic fertiliser. The evaluation system used in making MOL is to prepare the media and mix it with EM-4 mixture and let it sit for one month. In addition, institutional strengthening of the Gubuk Timuk Youth KUBE is also a concern. The objectives of this service activity are: Utilisation of household waste as an alternative to making MOL as a decomposer and training in simple financial management at the Gubuk Timuk Youth KUBE, Sukadana Village, East Lombok Regency. The service method uses social engineering where all activity participants actively participate with the service team and the KUBE group. The results of the service showed that 80 per cent of KUBE had a good understanding of the process of making moles. Indicators of success achieved by partners in making MOL are in terms of production results, the community is satisfied with the products made so that many orders from the community, most members of the youth group gubuk timuk understand how to produce MOL well, the existence of MOL production that has been done. That farmers feel satisfied with the results obtained so that farmers want to continue to order MOL products. Thus the MOL production programme for the youth of gubuk timuk Sukadana Village has a significant contribution in changing the community paradigm about household waste. 
PENGUATAN PEREKONOMIAN KELUARGA MELALUI EDUKASI PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA Sholehuddin, Sulton; Bastomi, Mohamad; Sudaryanti, Dwiyani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17576

Abstract

Abstrak: Peran seorang ibu dalam rumah tangga sudah selayaknya seperti manajer dalam perusahaan. Ibu rumah tangga yang tidak memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan keluarga berakibat pada perilaku konsumtif. Ketidakmampuan ibu rumah tangga dalam menyusun perencanaan keuangan ke dalam sebuah anggaran belanja akan berdampak pada pemborosan. Keluarga sejahtera dapat diwujudkan dengan pengelolaan keuangan rumah tangga yang baik. Program pengabdian masyarakat diusulkan untuk memberikan solusi agar karyawan memiliki keterampilan dan keahlian terkait pengalokasian pendapatan keluarga. Kemampuan tidak hanya pada pengelolaan alokasi konsumtif, tapi juga pada alokasi tabungan, investasi, dan transaksi yang efisien. Program dilaksanakan dengan menggunakan metode sosialisasi, edukasi, pelatihan, dan pendampingan yang melibatkan 50 orang karyawan perempuan Khayrscarf. Dengan menggunakan Teknik analisis deskriptif dengan persentase, diperoleh Hasil pelaksanaan program menunjukkan 40 dari 50 karyawan atau sebesar 80% mengalami peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam pengelolaan keuangan antara lain penyusunan laporan keuangan dan anggaran belanja rumah tangga, serta keterampilan strategi belanja secara efisien.Abstract: The role of a mother in the household is like a manager in a company. Housewives who do not have the ability to manage family finances result in consumptive behavior. The inability of housewives to compile financial planning into a budget will have an impact on waste. Prosperous families can be realized with good household financial management. The community service program is proposed to provide a solution so that employees have skills and expertise related to allocating family income. Ability not only in managing consumptive allocations, but also in efficient allocation of savings, investments and transactions. The program was implemented using socialization, education, training and mentoring methods involving 50 Khayrscarf female employees. By using descriptive analysis techniques with percentages, the results of program implementation showed that 80% of employees experienced increased understanding and ability in financial management, including preparing financial reports and household budgets, as well as efficient shopping strategy skills.
TRANSFORMASI DIGITAL DALAM INDUSTRI KERAJINAN RUMAHAN MELALUI PENGGUNAAN TEKNOLOGI MACHINE LEARNING Jeffry, Jeffry; Nurdyansa, Nurdyansa; Usman, Syahrul; Sasmita, Dhilan; Arafah, Muhammad Nur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19209

Abstract

Abstrak: Salah satu masalah mendasar yang dihadapi oleh Industri Rumah Tangga adalah pengumpulan dan pengolahan data yang masih dilakukan secara konvensional atau manual. Dalam dunia bisnis modern, analisis data adalah kunci untuk memahami tren penjualan dan preferensi pelanggan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah ketidaktersediaan teknologi dalam usaha sablon "Kamar Gelap," yang menghambat analisis data penjualan dengan memberikan pemahaman kepada mitra tentang penggunaan digital marketing dan machine learning. Pendekatan pengabdian melibatkan identifikasi kebutuhan mitra, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi hasil. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode sosialisasi dan pelatihan tentang digital marketing dan machine learning. Usaha "Kamar Gelap Screen Printing" menjadi mitra dalam pengabdian ini, dengan partisipasi sebanyak 14 peserta. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan analisis data, penguasaan teknologi informasi, dan strategi pemasaran peserta. Hasilnya meliputi pembuatan sistem informasi penjualan dan sistem prediksi penjualan berdasarkan data transaksi. Penilaian menunjukkan peningkatan pemahaman mitra: transformasi digital meningkat 29%, konsep machine learning naik 56%, relevansi teknologi machine learning meningkat 86%, dan pemahaman tentang dampak transformasi digital terhadap efisiensi produksi meningkat 7%.Abstract: One fundamental challenge faced by Household Industries is the conventional and manual collection and processing of data. In the modern business world, data analysis is key to understanding sales trends and customer preferences. This community engagement aims to address the issue of technology unavailability in the "Kamar Gelap" screen printing business, which hampers sales data analysis, by providing understanding to partners about digital marketing and machine learning usage. The approach involves identifying partner needs, program planning, activity implementation, and results evaluation. The methods employed in this initiative include socialization and training on digital marketing and machine learning. "Kamar Gelap Screen Printing" business is the partner in this engagement, with the participation of 14 attendees. The evaluation demonstrates a significant improvement in participants' data analysis skills, IT proficiency, and marketing strategies. The outcomes include the development of a sales information system and a sales prediction system based on transactional data. The assessment indicates an enhancement in partner understanding: a 29% increase in digital transformation comprehension, a 56% rise in machine learning concept awareness, an 86% increase in the relevance of machine learning technology, and a 7% improvement in understanding the impact of digital transformation on production efficiency.
PELATIHAN SERVICE EXCELLENCE DAN TATA GRAHA HOMESTAY MENUJU PENGELOLAAN HOMESTAY BERKELANJUTAN Cahyaningsih Cahyaningsih; Vany Octaviany; Majidah Majidah; Elly Suryani; Hetti Hidayati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19518

Abstract

Abstrak: Service excellence dan pengelolaan tata graha memiliki peran yang penting dalam bisnis akomodasi seperti homestay karena memiliki dampak besar pada pengalaman tamu, dan keberlanjutan homestay maupun desa wisata untuk jangka panjang. Pelatihan service excellence dan tata graha ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola homestay Dusun Kamojang, Desa Wisata Laksana, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan dan praktik yang diikuti para pengelola homestay sebanyak 25 peserta. Evaluasi dilakukan dengan memberikan observasi pre-test dan post-test. Hasil tes menunjukkan bahwa 96% peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada materi service excellence dan tata graha homestay sehingga kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dikategorisasikan berhasil.Abstract: Service excellence and housekeeping management are essential in homestay accommodation businesses because they significantly affect the guest experience and the long-term sustainability of homestays and tourist villages. This service excellence and housekeeping training aims to increase the knowledge and skills of homestay managers in Kamojang Hamlet, Laksana Tourism Village, Bandung Regency, West Java. The method used was training and practice, which 25 homestay managers attended. Evaluation is carried out by providing pre-test and post-test observations. The test results showed that 96% of participants experienced increased knowledge and skills in service excellence and homestay housekeeping material, so this community service activity could be categorized as successful.
PENINGKATAN LAYANAN ASUHAN KEFARMASIAN PADA USIA LANJUT MELALUI INTERPROFESSIONAL COLLABORATION DAN SISTEM KESEHATAN TERINTEGRASI GUNA MEMBENTUK MASYARAKAT PATUH OBAT Primanitha Ria Utami; Devi Ristian Octavia; Sylvi Harmiardillah; Novely Dwita Ramadhani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17758

Abstract

Abstrak: Masalah kesehatan pada usia lanjut ditandai penurunan fungsi organ, adanya penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui peningkatan kualitas hidup pasien, tercapainya outcome terapi pasien yang terlihat dari terkontrolnya data tekanan darah, gula darah pasien lansia dengan kolaborasi bersama tenaga kesehatan di Puskesmas Babat yang memiliki keahlian khusus untuk diimplementasikan melalui interprofessional collaboration. Mitra pemberdayaan ini adalah tim tenaga kesehatan puskesmas babat dengan sasaran kegiatanya adalah di posyandu lansia desa Kuripan dan desa sumurgenuk. Peserta kegiatan berjumlah 40 pasien lansia. Pelaksanaan Kegiatan ini di bulan Juli-September yang terbagi menjadi beberapa bagian sosialisasi kepatuhan minum obat, pelatihan penggunaan website ‘pharmcare’ untuk kader posyandu lansia dan pasien, pemberian kemasan obat khusus, konseling edukasi obat untuk pasien lansia dan monitoring kepatuhan minum obat sebelum dan sesudah penggunaan website ‘pharmcare’. Adanya peningkatan kepatuhan sejumlah 47,50% kepatuhan tinggi,40,00% kepatuhan sedang, dan 12,50% kepatuhan rendah menjadi indikator keberhasilan program bahwasanya intervensi yang dilakukan oleh tim pengabdi berupa pemberian sistem layanan kesehatan yang dapat diakses dimanapun, pemberian kemasan obat praktis untuk mempermudah aturan pakai obatnya dalm hal waktu minum,pembeda waktu minum obat juga dimanfaatkan dengan baik oleh kader maupun peserta posyandu lansia.Abstract: Health problems in old age are characterized by decreased organ function, the presence of chronic diseases such as hypertension and diabetes mellitus. The aim of this activity is to determine the improvement in the patient's quality of life, achieving patient therapy outcomes which can be seen from the controlled blood pressure and blood sugar data of elderly patients by collaborating with health workers at the Babat Community Health Center who have special expertise to be implemented through interprofessional collaboration. This empowerment partner is a team of health workers at the Babat Community Health Center with the target of their activities being at the posyandu for the elderly in Kuripan village and Subergenuk village. The activity participants numbered 40 elderly patients. Implementation of this activity in July-September is divided into several sections: socializing medication adherence, training on using the 'pharmcare' website for elderly posyandu cadres and patients, providing special medication packaging, drug education counseling for elderly patients and monitoring medication adherence before and after use of the 'pharmcare' website. An increase in compliance of 47.50% high compliance, 40.00% moderate compliance, and 12.50% low compliance is an indicator of the success of the program because the intervention carried out by the service team is in the form of providing a health service system that can be accessed anywhere, providing practical drug packaging. To simplify the rules for using medicine in terms of when to take medicine, differentiating times for taking medicine are also well utilized by elderly posyandu cadres and participants.
EKSPLORASI DAN PEMETAAN TUMBUHAN OBAT DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN GREEN TOURISM Latifah, Sitti; Valentino, Niechi; Prasetyo, Andrie Ridzki; Setiawan, Budhy; Idris, M. Husni; Gozali, M. Rijalul; Hadi, Muhammad Anwar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17662

Abstract

Abstrak: Ketersediaan Data yang lengkap dan valid menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan Wisata Berbasis Tourism di Desa Karang Sidemen. Oleh Karena itu kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Desa Wisata Karang Sidemen bertujuan untuk memetakan data potensi tumbuhan obat pada jalur wisata Desa Karang Sidemen yang dapat mendukung penyusunan paket wisata Green Tourism kedepannya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah Eksplorasi dan metode Waterfall yang tergabung dalam metode Asset Based Community Development (ABCD), yang didasarkan pada tahap identifikasi potensi, dengan rangkaian tahapan: koordinasi sekaligus survey pendahuluan, ekplorasi dan pengambilan data titik koordinat, pengolahan data, evaluasi dan penyerahan peta permanen. Anggota pokdarwis sebanyak 30 orang dan pemerintah Desa Karang adalah mitra dalam pengabdian ini. Adapaun Hasil yang dicapai melalui kegiatan PkM ini adalah dihasilkannya peta spasial yang permanen terkait keberadaan jenis-jenis tumbuhan obat sepanjang jalur wisata desa karang sidemen yang dikelompokkan berdasarkan Famili.Abstract: Availability of complete and valid data is one of the challenges in developing Tourism Based Tourism in Karang Sidemen Village. Therefore the Community Service (PkM) activities carried out in the Karang Sidemen Tourism Village aim to map data on the potential of medicinal plants on the Karang Sidemen village tourism route which can support the preparation of Green Tourism tour packages in the future. The method used in the implementation of this service is the Exploration and Waterfall method which are incorporated in the Asset Based Community Development (ABCD) method, which is based on the potential identification stage, with a series of stages: coordination as well as preliminary survey, exploration and collection of coordinate point data, data processing, evaluation and submission of permanent maps. There are 30 Pokdarwis members and the Karang Village government as partners in this service. The results achieved through this PkM activity were the production of a permanent spatial map regarding the presence of medicinal plant species along the Karang Sidemen village tourism route grouped by family.