cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
OPTIMASI SUMBER DAYA TUMBUHAN LOKAL MENJADI PRODUK DAUR ULANG YANG BERNILAI EKONOMI DAN RAMAH LINGKUNGAN Azahra, Siva Devi; Destiana, Destiana; Kartikawati, Siti Masitoh; Lestariningsih, Siti Puji
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19803

Abstract

Abstrak: Desa Peniti Besar memiliki beragam sumberdaya tumbuhan lokal, antara lain kelapa (Cocos nucifera) dan pisang (Musa paradisiaca) yang merupakan komoditas andalan desa tersebut . Desa ini juga menghadapi permasalahan meningkatnya sampah kertas dari berbagai kegiatan masyarakat serta limbah berupa sabut kelapa dan batang pisang kering yang belum didayagunakan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan keterampilan baru kepada masyarakat untuk memanfaatkan limbah-limbah tersebut agar menghasilkan produk ramah lingkungan yang memiliki ciri khas, bernilai ekonomi, sehingga berpotensi untuk dikembangkan dan diolah menjadi produk unggulan desa yang ramah lingkungan yaitu berupa kertas daur ulang. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan kepada 27 anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), diawali dengan pemaparan mengenai permasalahan limbah dan potensi pendayagunaannya, demonstrasi pembuatan kertas daur ulang oleh narasumber yang dilanjutkan dengan praktek oleh peserta, serta evaluasi pengetahuan dan keterampilan peserta sebagai output pelatihan. Topik yang tepat sesuai dengan permasalahan masyarakat danserta kemampuanmampunya peserta membuat kertas daur ulang secara mandiri mengindikasikan bahwa kegiatan ini berjalan dengan baik, dibuktikan dengan masing-masing peserta dapat dapat mencetak kertas daur ulangnya serta adanya peningkatan pengetahuan peserta terhadap topik pelatihan sebesar 43,7%k.Abstract: Peniti Besar Village has various local plant resources, including coconut (Cocos nucifera) and banana (Musa paradisiaca), the village's mainstay commodities. The village also faces the problem of increasing paper waste from various community activities and waste in the form of coconut fiber and dried banana stems that need to be optimally utilized. This service activity aims to provide new skills to the community to utilize these wastes to produce environmentally friendly products that have characteristics of economic value so that they have the potential to be developed and processed into environmentally friendly village superior products in the form of recycled paper. Training and mentoring activities were carried out for 27 members of the Family Welfare Empowerment (PKK), starting with an explanation of the problems of waste and its potential utilization, demonstration of making recycled paper by resource persons followed by practice by participants, and evaluation of participants' knowledge and skills as training output. The right topic according to community problems and the ability of participants to make recycled paper independently indicate that this activity is going well, evidenced by each participant being able to print their recycled paper and an increase in participant knowledge of the training topic by 43.7%.
PEMBERDAYAAN WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN DALAM PEMANFAATAN POTENSI BUNGA MELATI UNTUK PRODUK AROMATERAPI Krisnawan, Alfian Hendra; Sumartha, I Gede Ari; Amriel, Egan Evanzha Yudha
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17837

Abstract

Abstrak: Aromaterapi dari minyak atsiri bunga melati memiliki manfaat untuk mengurangi stress, depresi dan kecemasan pada masyarakat, salah satunya akibat pandemi COVID-19. Tanaman melati memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam pemenuhan bahan baku produk aromaterapi. Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas 1 Surabaya memiliki potensi dalam pengembangan ini karena diprogramkan untuk kegiatan kewirausahaan, selain itu lahan di LP yang baik untuk dimanfaatkan dalam bidang pertanian, khususnya tanaman melati. Namun, pemahaman warga binaan terhadap budidaya tanaman melati masih kurang, dan belum memiliki keterampilan pembuatan produk aromaterapi. Dari potensi dan permasalahan tersebut, maka dilakukan program kegiatan dengan tujuan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga binaan dalam pemanfaatan potensi bunga melati di LP kelas 1 Surabaya. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan pelatihan kepada 10 warga binaan dan dievaluasi menggunakan metode pretest dan posttest. Hasil evaluasi setelah dilakukan kegiatan pemberdayaan adalah peningkatan pemahaman warga binaan terkait budidaya tanaman melati mencapai 51,28%, sedangkan pemahaman terkait ekstraksi dan aromaterapi mencapai 21,26%, selain itu warga binaan juga melanjutkan panerapan budidaya setelah kegiatan selesai. Harapan dari program ini antara lain, ilmu dan keterampilan yang sudah diperoleh warga binaan, dapat diajarkan kepada warga binaan lainnya, dan dapat dimanfaatkan dalam bidang wirausaha ketika selesai masa pembinaan.Abstract: Aromatherapy from jasmine flower essential oil has benefits for reducing stress, depression, and anxiety in society due to the COVID-19 pandemic. The jasmine plant has an excellent opportunity to be developed as a raw material for aromatherapy products. The inmates of the Surabaya Class 1 Correctional Institution (LP) have the potential for this development because it is programmed for entrepreneurial activities. Moreover, the LP's land is suitable for the agricultural sector, especially jasmine plants. However, the inmates' understanding of jasmine cultivation is less, and they do not have the skills to make aromatherapy products. Based on these potentials and problems, a program was carried out to increase inmates' knowledge and skills in utilizing the potential of jasmine flowers in Surabaya Class 1 LP. Activities are carried out through counseling and training for ten inmates, which is evaluated using pretest and posttest methods. The results of empowerment activities showed an increase in the understanding of the inmates regarding the cultivation of jasmine plants, reaching 51.28%, and the understanding regarding extraction and aromatherapy reached 21.26%. Moreover, the inmates continued to practice cultivation after completing the activity. Expectations from implementing this program are that the knowledge and skills that the inmates have acquired can be taught to other inmates and utilized in the field of entrepreneurship when the inmate period is completed.
PENINGKATAN SKILL WIRAUSAHA MAHASISWA MELALUI KEGIATAN MAGANG PADA KELOMPOK TANI ETAWA Rini Mastuti; Muhammad Fuad; Safrizal Safrizal; Muhammad Jamil; Ahmad Ridha
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16718

Abstract

Abstrak: Metode pembelajaran kampus selama ini dianggap belum sinkron dengan konsidi dunia nyata. Teori yang diperoleh mahasiswa masih jauh ketinggalan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang sesuai dengan kemajuan teknologi, tuntutan konsumen, dan perubahan lingkungan. Kegiatan magang sangat dibutuhkan mahasiswa dalam melihat tren pasar dan membuka wawasan mahasiswa dalam mengaplikasilakan ilmu dan teknologi yang diperoleh dalam bangku kuliah. Tujuan dari kegiatan magang mahasiswa adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkecimpung langsung pada dunia industri (usaha kambing perah) selama 6 bulan untuk mengasah hardskill dan softsill kewirausahaan yang teorinya telah diperoleh dari bangku kuliah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman mahasiswa terkait manajemen kebersihan kandang kambing, manajemen pakan, manajemen kesehatan, dan teknik pemerasan susu etawa. Peningkatan minat mahasiswa untuk menggeluti usaha peternakan kambing etawa dipicu antar lain oleh penerapan IPTEK pada pakan konsentrat yaitu, mesin pencampur pakan konsentrat yang mempermudah mempermudah kegiatan pencampuan bahan-bahan pakan serta meringankan beban kerja dengan hasil campuran pakan konsentrat yang lebih baik.Abstract: Campus learning methods have thus far been considered out of sync with real-world conditions. The theory acquired by students still lags far behind the requirements of the working world, which continues to evolve in response to technological advances, consumer demands, and environmental changes. Internship activities are greatly needed by students to observe market trends and broaden their insights in applying the knowledge and technology acquired in college. The purpose of student internships is to provide opportunities for students to be directly involved in the industrial world (specifically the dairy goat business) for 6 months, honing both entrepreneurial hard skills and soft skills, the theoretical foundation for which has been obtained from college. The evaluation results indicate an improvement in students' comprehension of goat pen cleanliness management, feed management, health management, and etawa milk extraction techniques. The heightened interest among students in the etawa goat breeding business was triggered, among other factors, by the implementation of science and technology in the concentration of feed. This includes the use of concentrate feed mixing machines, which facilitate the blending of feed ingredients and lighten the workload, resulting in an improved mixture of concentrate feed.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELOMPOK MASYARAKAT DALAM PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB Ridha, Rasyid; Widayanti, Baiq Harly; Huda, Akromul; Wijaya, I Made Wahyu; Widnyana, I Ketut; Ariati, Putu Eka Pasmidi; Tauladan, Anan; Aset, Arselinus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19983

Abstract

Abstrak: Pesatnya perkembangan teknologi berdampak kepada sektor perdagangan yang mempengaruhi minat dan pola aktivitas masyarakat yang sebelumnya mengandalkan pasar konvensional beralih ke digital marketing. Dampak tersebut dialami juga oleh mitra kerjasama, mitra sasaran kelompok masyarakat serta Pemerintah Desa Sesait yang mengharuskan untuk beradaptasi melalui pelatihan dan pendampingan perancang sistem informasi kelompok masyarakat berbasis web sebagai upaya menigkatkan pengtahuan dan keterampilan mitra dalam penggunaan digital marketing sebagai media promosi dan pemasaran hasil produksi pertanian, peternakan dan potensi pariwisata yang berdaya saing. Metode pelatihan dan pendampingan yaitu metode Participatory Rural Appraisal (PRA), sedangkan dalam merancang sistem informasi menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall. Dimana kedua metode tersebut dilakukan kombinasi dalam pelaksanaanya sehingga di peroleh hasil dari evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk 25 peserta yang mengikuti kegiatan yaitu tingkat pengetahuan dan pemahaman tentang web meningkat menjadi 100% dari yang sebelumnya tingkat pengetahuan 68% dan tingkat pemahaman 40%, sedangkan untuk tingkat penggunaan web dari yang sebelumnya tidak mengerti mengoperasikan web menjadi 92% peserta mampu mengoperasikan web.Abstract: The rapid development of technology impacts the trade sector, influencing people's interests and activity patterns that previously relied on conventional markets to switch to digital marketing. This impact was also experienced by cooperation partners and target community groups as well as the Sesait Village Government, which required them to adapt through training and mentoring for web-based community group information system designers as an effort to increase partners' knowledge and skills in using digital marketing as a medium for promotion and marketing of competitive agricultural, livestock and tourism potential products. . The training and mentoring method is the Participatory Rural Appraisal (PRA) method while designing the information system uses the Software Development Life Cycle (SDLC) method with the Waterfall model. The two methods were combined in their implementation so that the results obtained from evaluation through pre-test and post-test for 25 participants who took part in the activity were that the level of knowledge and understanding of the web increased to 100% from the previous level of knowledge of 68% and level of understanding of 40 %, while the level of web usage went from previously not understanding how to operate the web to 92% of participants being able to operate the web.
EDUKASI PENTINGNYA KUNJUNGAN ANC PADA IBU DENGAN MEDIA SYAIR ACEH DI DESA LANCOK Aida Fitriani; Nizan Mauyah; Yenni Fitri Wahyuni; Ika Friscila
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17405

Abstract

Abstrak: Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama pada anak, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan kedisiplinan ibu melakukan kunjungan ANC pada fasilitas kesehatan. Metode pengabdian dilakukan dengan melakukan pendampingan ibu hamil dalam kurun waktu 1 bulan yang dilaksanakan di Desa Lancok kepada 30 ibu hamil. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan evaluasi. Berdasarkan hasil yang dicapai terjadi peningkatan pemahaman ibu hamil sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat terlaksana dengan efektif, dimana pada awal test hanya ditemukan 4 (13,3%) dan setelah kegiatan meningkat menjadi 26 (86,7%).Abstract: Stunting is a chronic malnutrition problem caused by lack of nutritional intake for a long time in children, resulting in impaired growth in children, namely the child's height is lower or shorter (dwarf) than his age standard. The purpose of dedication is to improve the compliance of mothers conducting ANC visits to health facilities. The service method is carried out by assisting pregnant women within 1 month which is carried out in Lancok Village to 30 pregnant women. The implementation of community service is carried out by means of lectures, demonstrations, questions and answers and evaluations. The results achieved by the activity were carried out effectively and the enthusiasm of pregnant women participants with the topic of education on the importance of ANC visits to mothers with the media of Aceh poetry.
GREEN ECONOMY PROGRAM: MEMPERSIAPKAN PEREMPUAN WIRAUSAHA MELALUI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT BIODIVERSITAS SEBAGAI WISATA EDUKASI Mistriani, Nina; Mansur, Ahmad; Tutik, Tutik; Octafian, Ray
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19183

Abstract

Abstrak: Pemberdayaan perempuan sebagai indikator peningkatan ekonomi masyarakat melalui wirausaha dan pemanfaatan model pembangunan yang mensinergikan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas lingkungan (Green economy). Pemberdayaan perempuan menjadi strategi penting dalam potensi diri agar lebih mampu mandiri dan berkarya. Permasalahan muncul, masyarakat belum siap dalam penerimaan kedatangan wisatawan sebagai wisata edukasi. Tujuan pengabdian ini untuk mempersiapkan masyarakat khususnya perempuan dalam berwirausaha melalui pemanfaatan tanaman obat biodiversitas sebagai wisata edukasi. Peran perempuan sebagai pemandu wisata dalam melayani kunjungan wisatawan. Maka, metode yang tepat dilakukan dalam program pengabdian masyarakat ini melalui beberapa tahapan: sosialisasi, pendampingan, workshop, dan evaluasi. Mitra sasaran adalah pada masyarakat perempuan yang ada di Desa Branjang, khususnya pengelola tanaman toga. Jumlah sasaran ketercapaian 25 orang masyarakat perempuan. Hasil solusi yang ditawarkan terbentuknya masyarakat sadar wisata sekitar 100 %, terbentuknya kelompok pemandu wisata perempuan untuk kawasan konservasi tanaman obat 80%, dan pengadaan paket wisata 90%. Sehingga dapat dipromosikan kepada wisatawan, perluasan kawasan konservasi tanaman obat, terbentuknya kelompok baru konservasi tanaman obat dan pengemasan produk minuman tanaman obat sebagai usaha masayarakat perempuan di Desa dalam peningkatan ekonomi dan usaha baru yang menguntungkan bagi keluarga dan Desa.Abstract: Empowering women as a sign of boosting local economies through entrepreneurship and the application of development methods that promote both economic growth and improvements in environmental quality (green economy). In order to increase women's self-potential and increase their capacity for independence and employment, empowerment is a crucial tactic. There are issues since the locals are not prepared to welcome visitors on instructional trips. The purpose of this service is to prepare the community, especially women, for entrepreneurship through the utilization of medicinal plants with high biodiversity for educational tourism. The role of women is as tour guides who serve tourist trips. Therefore, this community service program's proper methodology involves a number of stages, including socialisation, counselling, workshops, and evaluation. The women's community in Branjang Village, in particular the manager of the toga plant, are the target partners. Fulfilment of the overall goal of 25 female community members. The results of the proposed solutions are forming a tourism awareness community reached about 100%, training a group of female tour guides to the medicinal plant conservation area reached 80% and providing travel packages up to 90%. So that it can be promoted to tourists, the expansion of medicinal plant conservation areas, the formation of new medicinal plant conservation groups and the packaging of medicinal plant beverage products as a business for women in the village in improving the economy and new businesses that are profitable for families and villages.
OPTIMALALISASI PERAN KADER POSYANDU PERINDU MELALUI PENGKAYAAN KOMUNIKASI KADER POSYANDU DENGAN MASYARAKARAT Damayanti, Dina Sulviana; Deviana, Meli; Hirfaturrahmi, Hirfaturrahmi; Sukma, Febi; Novianty, Asry; Nuryaningsih, Nuryaningsih; Arumsari, Dita Rahmaika; Revinel, Revinel; Istiananingsih, Yuni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19428

Abstract

Abstrak: Kader sangat berperan di tengah masyarakat sebagai jembatan antara petugas kesehatan dengan masyarakat untuk mendapatkan informasi dan layanan Kesehatan. Hasil survey dari kegiatan kebidanan komunitas didaptkan adanya kendala komunikasi antara kader dengan masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah terjalin komunikasi yang baik antara masyarakat dan kader, sehingga penyampaian informasi terkait kegiatan posyandu dapat diterima langsung oleh masyarakat dengan baik. Kegiatan ini dilakukan dengan metode refleksi, edukasi, roleplay dan evaluasi. Kader posyandu Mawar RW.04 Kelurahan Cilincing yang hadir pada kegiatan ini berjumlah 22 orang. Indikator keberhasilan kegiatan ini dilihat dari hasil pretest dan postest yang dilakukan sebelum dan sesudah pemberian edukasi, dengan nilai pretest 68,3% menjadi 88,6% nilai postest. Optimalisasi peran kader posyandu ini sebagai modal bagi kader dalam melaksanakan promosi kesehatan dan menjalankan peran serta tugas sebagai penggerak masyarakat khususnya dalam kesehatan.Abstract: The existence of kader in the community functions as a bridge between health workers and the community and helps people overcome their health problems and obtain health services. The results of a survey of community midwifery activities found that there were communication barriers between cadres and the community. The aim of this activity is to establish good communication between the community and cadres, so that the delivery of information related to posyandu activities can be received directly by the community well. This activity is carried out using reflection, education, roleplay and evaluation methods. There were 22 kader of Posyandu Mawar RW.04 Cilincing Village who took part in this activity. Indicators of the success of this activity can be seen from the results of the pretest and posttest carried out before and after providing education, with a pretest score of 68.3% to 88.6% of the posttest score. Optimizing the role of posyandu cadres as cadre capital in carrying out health promotion and carrying out their roles and duties as community mobilizers, especially in the health sector.
EDUKASI PEMANFAATAN LIMBAH SAMPAH PLASTIK MENJADI PAVING BLOK Paduloh, Paduloh; Zulkarnaen, Iskandar; Widyantoro, Murwan; Prasetyo, Nanda Bayu; Alfahtina, Muhamad Galih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17623

Abstract

Abstrak: Sampah plastik merupakan masalah sampah terbesar yang dihadapi masyarakat saat ini. Masyarakat saat ini belum banyak mengetahui mengenai pemanfaatan sampah plastik sebagai bahan baku produk yang bernilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diawali dengan sosialisasi yang dilakukan langsung kepada warga Kp Bendungan Desa Satria Jaya Kecamatan Tambun Utara, kemudian kegiatan pembuatan tong sampah untuk memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Tahap kedua adalah melakukan pelatihan pembuatan batu bata kepada sepuluh perwakilan warga desa bendungan. Tahap selanjutnya adalah pendampingan dan evaluasi; dari tahap evaluasi diketahui bahwa kemampuan mitra meningkat hingga 86%, dan 100% mitra setuju bahwa pelatihan ini bermanfaat. Kemudian melalui kegiatan ini masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan sampah plastik sebagai bahan baku pembuatan batu bata blcok yang layak untuk dijual.Abstract: Plastic waste is the biggest waste problem facing society today. The public does not know much about plastic waste as raw material for value-added products. The community service activities began with outreach carried out directly to the residents of Kp Bendungan, Satria Jaya Village, North Tambun District, and then the activity of making rubbish bins to separate waste based on type. The second stage was to conduct brick-making training for ten representatives of dam village residents. The next step is mentoring and evaluation; from the evaluation stage, partners' abilities increased by up to 86%, and 100% of partners agreed that this training was valuable. Then, through this activity, the community is also encouraged to use plastic waste as raw material for making block bricks that are suitable for sale. 
PEMBERDAYAAN KELOMPOK KERJA MADRASAH DALAM PEMBUATAN LEAF SKELETON ART SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL Astuti, Yuni; Anugrah, Devi; Hilda, Atiqah Meutia; Faruq, Hilman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19474

Abstract

Abstrak: Metode praktikum IPA/Biologi dapat memberikan pengalaman peserta didik terkait proses, produk, dan sikap. Guru Madrasah Aliyah kabupaten Tangerang belum terbiasa untuk mendesain pembelajaran Morfologi Daun dan Fermentasi secara sederhana dan ramah lingkungan dalam bentuk digital. Perlu adanya kegiatan yang bertujuan melatih pengetahuan dan keterampilan anggota KKM MAN 3 Tangerang dalam pembuatan leaf skeleton art sebagai alternatif media pembelajaran digital. Metode workshop disertai penugasan diawali observasi pengetahuan 29 guru MA tentang konsep Morfologi Daun dan Fermentasi serta media pembelajaran digital. Guru dilatih membuat leaf skeleton art dan mendesain e-LKPD menggunakan live worksheet disertai pendampingan secara online. Tim pengabdian mengevaluasi kualitas leaf skeleton dan e-LKPD hasil karya guru. Tim menyebar angket tanggapan efektivitas pelatihan kepada guru. Guru menunjukkan peningkatan pengetahuan (77,76) dan keterampilan (68,50) dalam pembuatan leaf skeleton art dan e-LKPD, tapi masih perlu pembiasaan dalam mengenali fitur live worksheet untuk mendesain e-LKPD. Guru memberikan tanggapan baik (79,19%) terhadap pendampingan tim UHAMKA dalam mendesain media pembelajaran digital yang menarik dan inovatif.Abstract: The science/biology practicum method can provide students with experience regarding processes, products and attitudes. Madrasah Aliyah teachers in Tangerang district are not yet accustomed to designing lessons in Leaf Morphology and Fermentation in a simple and environmentally friendly way in digital form. There needs to be activities aimed at training the knowledge and skills of KKM MAN 3 Tangerang members in making leaf skeleton art as an alternative digital learning media. The workshop method was accompanied by assignments starting with observation of the knowledge of 29 MA teachers regarding the concepts of Leaf Morphology and Fermentation as well as digital learning media. Teachers are trained to make leaf skeleton art and design e-LKPD using live worksheets accompanied by online assistance. The service team evaluated the quality of the leaf skeleton and e-LKPD created by the teacher. The team distributed questionnaires regarding training effectiveness to teachers. Teachers show increased knowledge (77.76) and skills (68.50) in making leaf skeleton art and e-LKPD, but still need to get used to recognizing the live worksheet feature for designing e-LKPD. Teachers gave good responses (79.19%) to the UHAMKA team's assistance in designing interesting and innovative digital learning media.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG DIET GIZI UNTUK PENYAKIT HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS DI POSYANDU LANSIA Maulida, Iroma; Andodo, Candra; Latifah, Ulfatul; Prasetyawati, Nambar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17809

Abstract

Abstrak: Sebagian besar kematian akibat Covid-19 terjadi pada orangtua dengan prosentase komorbid tertinggi adalah hipertensi dan diabetes. Kedua penyakit tersebut juga sering menimbukan komplikasi pada penderitanya. Untuk itu perlu dijaga pola hidup lansia termasuk pola makannya agar tidak mengalami komplikasi akibat penyakit tersebut serta dapat bertahan bila terinfeksi Covid-19. Posyandu lansia merupakan tempat strategi untuk meningkatkan pengetahuan lansia. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan peserta posbindu tentang penyakit hipertensi, diabetes serta pengetahuan tentang diet gizi bagi penderita kedua penyakit tersebut. Metode kegiatan yang digunakan adalah penyuluhan dengan peserta sebanyak 20 orang pre lansia/lansia dan 5 kader. Kegiatan melalui 3 tahapan, Tahap pertama dilakukan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu. Hasil pemeriksaan menunjukkan 32 % peserta mengalami hipertensi dan 48 % kadar gulanya tinggi.Tahap ke-2 dilakukan penyuluhan dengan materi pertama adalah penyebab penyakit, gejala tanda serta komplikasi yang ditimbulkan hipertensi dan diabetes. Materi kedua tentang diet gizi meliputi jenis makanan yang boleh/perlu dibatasi, serta cara memantau penyakitnya. Tahap ketiga dilakukan evaluasi dan hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan peserta karena mereka dapat menjawab dengan benar atas pertanyaan yang diberikan secara acak.Abstract: Most deaths due to Covid-19 occurred in parents with the highest percentage of comorbidities being hypertension and diabetes. These two diseases also often cause complications in sufferers. For this reason, it is necessary to maintain the elderly's lifestyle, including their diet, so that they do not experience complications due to this disease and can survive if infected with Covid-19. Posyandu for the elderly is a strategic place to increase the knowledge of the elderly. The aim of this actifity is to increase Posbindu participants’knowledge about hypertention, diabetes and knowledge about nutrional diets for sufferers of these two diseaseas. The activity method used was counseling with 20 pre-elderly/elderly people and 5 cadres as participants. The activity goes through 3 stages. The first stage is to check blood pressure and blood sugar at any time. The results of the examination showed that 32% of participants had hypertension and 48% had high blood sugar levels. In the second stage, education was carried out with the first material being the causes of the disease, signs and symptoms and complications caused by hypertension and diabetes. The second material about nutritional diet includes the types of food that can/need to be limited, as well as how to monitor disease. The third stage was evaluated and the results were an increase in participants' knowledge because they were able to answer questions correctly given randomly.