cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PKM KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) DENGAN MENGGUNAKAN BIOFLOK Akmaluddin Akmaluddin; Andi Arie Andriani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17572

Abstract

Abstrak: Masalah yang dihadapi adalah masalah bidang produksi, dimana kapasitas produksi ikan bandeng masih rendah, pengetahuan dan keterampilan petani ikan bandeng dalam teknik budidaya ikan bandeng masih kurang (30 %) dan pengetahuan mengenai parameter kualitas air optimal untuk budidaya ikan bandeng di kolam terpal juga masih sangat rendah (10 %). Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok pembudidaya ikan bandeng, serta meningkatkan kapasitas produksi ikan bandeng dalam kolam bioflok, sehingga permasalahan yang dihadapi oleh kelompok budidaya ikan bandeng dalam bidang produksi dapat teratasi. Metode yang dilakukan yaitu pelatihan dan pendampingan teknik budidaya ikan bandeng, pengelolaan kualitas air yang optimal untuk budidaya ikan bandeng, dan pengolahan ikan bandeng menjadi bandeng fresto. Adapun mitra dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah kelompok petani ikan bandeng berjumlah 6 orang. Hasil yang dicapai yaitu (1) kapasitas produksi ikan bandeng mencapai 4260 ekor dengan tingkat kegagalan hanya sebesar 7 %; (2) terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok petani dalam teknik budidaya ikan bandeng di kolam bioflok (100%); dan (3) peningkatan pengetahuan mengenai parameter kualitas air yang optimal untuk budidaya ikan bandeng di kolam bioflok (100 %).Abstract: The problems faced were problems in the production sector, where milkfish production capacity was still low, knowledge and skills of milkfish farmers in milkfish cultivation techniques were still lacking (30%) and knowledge regarding optimal water quality parameters for cultivating milkfish in tarpaulin ponds was also still very limited. low (10%). The aim of this service is to increase the knowledge and skills of milkfish cultivating groups, as well as increase the production capacity of milkfish in biofloc ponds, so that the problems faced by milkfish cultivating groups in the production sector can be resolved. The methods used are training and mentoring on milkfish cultivation techniques, optimal water quality management for milkfish cultivation, and processing milkfish into fresto milkfish. The partners in implementing this service are a group of 6 milkfish farmers. The results achieved were (1) milkfish production capacity reached 4260 fish with a failure rate of only 7%; (2) there was an increase in the knowledge and skills of farmer groups in milkfish cultivation techniques in biofloc ponds (100%); and (3) an increase in knowledge regarding parameters Optimal water quality for cultivating milkfish in biofloc ponds (100%).
PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN BUDAYA SADAR BERSIH SUNGAI UNTUK PENINGKATAN LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT Mahliza Nasution; Muhammad Muslim Nasution
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17874

Abstract

Abstrak: Pencemaran Sungai Deli terlihat dari airnya yang berwarna kecoklatan, sampah-sampah berserakan yang menumpuk, mulai dari pinggir hingga aliran sungai terlihat dari pendangkalannya, terjadi di beberapa titik, 70% pencemaran Sungai Deli disebabkan oleh limbah padat dan cair, limbah domestik, limbah industri, dan di sepanjang Sungai Deli mempengaruhi kualitas air sungai. Menurunnya kualitas air ditandai dengan warna air yang berubah menjadi kecoklatan dan berbau, padahal sebagian masyarakat bantaran sungai masih memanfaatkan air sungai Deli untuk kebutuhan sehari-hari dan aktivitas mencari ikan. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan hidup membuang sampah ke sungai. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran Masyarakat untuk menjaga kebersihan Sungai. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat sekitar Sungai Deli Medan dengan membudayakan kesadaran bersih Sungai/susur Sungai. Kegiatan ini telah berjalan efektif atau lancar yang diikuti oleh mitra dan paserta keseluruhan 32 orang dengan persentase peningkatan kesadaran mitra 90%.Abstract: The pollution of the Deli River can be seen from the brownish water, the scattered rubbish that has piled up, from the edge to the river flow, visible from its shallowing, occurs at several points, 70% of the Deli River pollution is caused by solid and liquid waste, domestic waste, industrial waste, and along the Deli River affects river water quality. The decline in water quality is indicated by the color of the water turning brownish and smelly, even though some people along the river still use the Deli river water for their daily needs and fishing activities. This is caused by the habit of throwing rubbish into the river. Therefore, public awareness is needed to keep the river clean. This activity aims to provide understanding and knowledge to the community around the Deli River in Medan by cultivating awareness of clean rivers/rivers. This activity has run effectively or smoothly and was attended by partners and a total of 32 participants with a percentage increase in partner awareness of 90%.
PSIKOEDUKASI BERMAIN EXPERIENTAL LEARNING PERMAINAN TRADISIONAL DALAM MENINGKATKAN KEAKASARAN DASAR ANAK KAMPUNG BATU LUBANG Fuad Ardiansyah; Muhamad Ali Kasri; Abdulrahman Hatsama; Nabilah Farah Fadilah; Aulia Choirunnissa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19398

Abstract

Abstrak: Kurangnya fasilitas belajar serta tenaga pendidik menjadi alasan minimnya kemampuan literasi anak. Tujuan Pengabdian ini untuk meningkatkan keaksaran dasar atau literasi dengan menggunakan metode bermain experiental learning permainan tradisional. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan sosialisasi, penyuluhan, serta praktik bermain permainan tradisional yang ditujukan kepada anak-anak Kampung Batu Lubang Pantai sebanyak 35 anak dengan melakukan pretes dan postes dengan total 75 aitem untuk mengukur ketercapaian program. Hasil yang didapatkan adalah sebanyak 40% anak mengalami peningkatan literasi baca tulis, dan sebaganyak 34% anak mengalami peningkatan literasi numerasi yang mana hal ini berdampak pada penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.Abstract: The lack of learning facilities and teaching staff is the reason for the lack of children's literacy skills. The aim of this service is to improve basic literacy by using traditional experiential learning game play methods. The method used in this service is socialization, counseling, and the practice of playing traditional games aimed at 35 children from Batu Lubang Pantai Village by conducting pre-tests and post-tests to measure the program's achievements. The results obtained were that as many as 40% of children experienced an increase in reading and writing literacy, and as many as 34% of children experienced an increase in numeracy literacy, which had an impact on the good and correct use of Indonesian.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA PADA ANAK BINAAN TAMAN BACA MASYARAKAT PUSTAKA BERKIPRAH MELALUI PELATIHAN MENDONGENG Pratiwi, Wienike Dinar; Hartati, Dian; Sutri, Sutri; Karim, Ahmad Abdul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19397

Abstract

Abstrak: TBM Pustaka Berkiprah sebagai taman baca masyarakat memberikan peran dalam mewadahi kreativitas. Tujuan pengabdian memberikan pelatihan keterampilan mendongeng bagi anak-anak binaan TBM Pustaka Berkiprah. Metode pengabdian berupa ceramah, praktik, dan diskusi bersama peserta pengabdian. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Dusun Pakuncen Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Mitra pengabdian adalah TBM Pustaka Berkiprah. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2023. Pengabdian diikuti oleh 25 anak binaan TBM Pustaka Berkiprah berusia sepuluh sampai empat belas tahun. Hasil yang didapat dari kegiatan pengabdian yaitu anak-anak binaan TBM Pustaka Berkiprah selaku peserta pengabdian diberikan pelatihan keterampilan mendongeng. Selanjutnya, dilakukan monitoring dan evaluasi dengan memberikan sepuluh pertanyaan terkait materi mendongeng serta praktik mendongeng. Berdasarkan penilaian terhadap hasil jawaban atas pertanyaan yang diajukan serta praktik mendongeng, diperoleh temuan: (1) anak-anak binaan TBM Pustaka Berkiprah mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar seputar dongeng dengan baik dan percaya diri; dan (2) saat praktik mendongeng, dari 25 peserta, 20 peserta mampu bercerita dengan penuh percaya diri dan 5 peserta lainnya masih grogi saat bercerita di hadapan teman-temannya. Temuan tersebut menunjukkan persentase keberhasilan kegiatan ini sebesar 80%. Dengan demikian kegiatan pelatihan keterampilan mendongeng pada anak binaan TBM Pustaka Berkiprah mampu meningkatkan keterampilan bercerita.Abstract: TBM Pustaka Berkiprah as a community reading park plays a role in accommodating creativity. Objective Devotion Providing storytelling skills training for children assisted by TBM Pustaka Berkiprah. Service methods include lectures, practices and discussions with service participants. Activity The service was carried out in Pakuncen Hamlet, Sukaharja Village, East Telukjambe District, Karawang Regency. The service partner is TBM Pustaka Berkiprah. The service activity was carried out on July 8 2023. The service was attended by 25 children assisted by TBM Pustaka Berkiprah aged ten to fourteen years. The results obtained from the service activities were that the children assisted by TBM Pustaka Berkiprah as service participants were given training in storytelling skills. Next, monitoring and evaluation was carried out by asking ten questions related to storytelling material and storytelling practices. Based on an assessment of the results of the answers to the questions asked and the practice of storytelling, the following findings were obtained: (1) children assisted by TBM Pustaka Berkiprah were able to answer basic questions about fairy tales well and confidently; and (2) when practicing storytelling, out of 25 participants, 20 participants were able to tell stories confidently and 5 other participants were still nervous when telling stories in front of their friends. These findings show that the percentage of success for this activity is 80%. In this way, storytelling skills training activities for children assisted by TBM Pustaka Berkiprah are able to improve storytelling skills.
PELATIHAN MENGOLAH LIMBAH NASI SISA MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR BAGI REMAJA UNTUK MENDUKUNG PROGRAM ZERO WASTE PEMERINTAH PROVINSI NTB Nizaar, Muhammad; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Sari, Nursina; Pratiwi, Adefia Lila; Ahyar, Imam
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17725

Abstract

Abstrak: Pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola sampah masih terbatas karena minimnya pelatihan oleh pemerintah. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak dan remaja terhadap cara mengelola sampah rumah tangga serta meningkatkan keterampilan dalam mengolah nasi sisa menjadi pupuk organic cair. Metode pelatihan ini dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu tahapan analisis masalah, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi capaian. Mitra yang dilibatkan yaitu warga Desa Bintaro Kota Mataram. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan diperoleh hasil penilaian pemahaman para peserta rata-rata 91.16% memahami dengan baik cara mengelola sampah rumah tangga terutama menggunakan metode reduce, reuse, dan recycle. Tingkat keterampilan dalam mengolah nasi sisa juga diperoleh jumlah rata-rata peserta yang terampil sebesar 95.83% dalam membuat pupuk cair organik. Kegiatan serupa perlu untuk diteruskan dan diperluas pada jenjang umur dewasa agar program zero waste pemerintah NTB dapat melibatkan seluruh segmen masyarakat.Abstract: Knowledge and skills in managing waste are still limited due to the lack of training by the government. This training aims to increase children's and youth's understanding of how to manage household waste and improve skills in processing leftover rice into liquid organic fertilizer. This training method is carried out through several stages, namely the stages of problem analysis, preparation, implementation, and achievement evaluation. The partners involved were residents of Bintaro village, Mataram. Based on the results of the activity evaluation, it was found that the participants' understanding of the average 91.16% understood well how to manage household waste, especially using the reduce, reuse, and recycle method. The skill level in processing leftover rice was also obtained by an average number of participants who were skilled at 95.83% in making organic liquid fertilizer. Similar activities need to be continued and expanded to the adult age level so that the NTB government's zero waste program can involve all segments of society.
EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI UNTUK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN Asti Widuri; Deoni Daniswara
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16994

Abstract

Abstrak: Selama masa pandemi COVID-19, perlindungan terhadap infeksi atau kontrol penularannya menjadi sangat penting baik di masyarakat ataupun tenaga kesehatan. Peserta didik calon tenaga kesehatan baik mahasiswa kedokteran, keperawatan dan terapis lainnya perlu mendapatkan pendidikan tentang kontrol infeksi dengan baik. Meskipun pandemi COVID-19 di dunia telah berlalu atau menjadi status endemis, banyak hal yang menjadi kebiasaan baru yang tetap harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa Kedokteran merupakan bagian dari masyarakat yang dalam pencapaian profesinya sering berhubungan dengan risiko penularan infeksi sehingga sangat perlu dibekali pengetahuan dan kebiasaan untuk perlindungan terhadap infeksi di masa depan. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 20 peserta mahasiswa Fakultas Kedokteran UMY Angkatan 2022. Evaluasi dilakukan dengan mengisi kuesioner pengetahuan tentang pencegahan dan pengendalian infeksi, dimana terjadi peningkatan menjadi 85% yang terjawab benar oleh seluruh peserta. Evaluasi ketrampilan melalui kemampuan peserta untuk melakukan cuci hidung secara mandiri dengan pengawasan sebanyak 80% peserta, sehingga dapat disimpulkan kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini berlangsung dengan baik.Abstract: During the COVID-19 pandemic, protection against infection or control of its transmission is very important both in the community and in health workers. Students of prospective health workers, both medical students, nursing students and other therapists, need to get proper education about infection control. Even though the COVID-19 pandemic in the world has passed or has become endemic, many things have become new habits that still have to get used to in everyday life. Medical students are part of the community whose professional achievements are often associated with the risk of infection transmission, so they really need to be equipped with knowledge and habits to protect against future infections. The lectures and workshops were attended by 20 student participants from the UMY Faculty of Medicine Class of 2022. The evaluation was carried out by filling out a knowledge questionnaire about infection prevention and control, where there was an increase to 85% which were answered correctly by all participants. Evaluation of skills through the ability of participants to perform nose washing independently with supervision of 80% of participants, so that it can be concluded that the implementation of community service activities is going well and is beneficial.
PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM MENCEGAH PENYAKIT KANKER DI MASYARAKAT Rosyid, Fahrun Nur; Kristinawati, Beti; Hudiyawati, Dian; Annisa, Safira Bela; Antika, Febrianti Nur; Mustofa, Sidqon
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19296

Abstract

Abstrak: Kanker adalah salah satu penyakit utama yang menyebabkan kematian di dunia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan Kesehatan dalam mencegah penyakit kanker dimasyarakat. Metode pengabdian pendidikan kesehatan yang dilakukan adalah metode ceramah berupa penjelasan mengenai pengetahuan penyakit kanker, jenis kanker dan pencegahan kanker, dilanjutkan diskusi tanya jawab mengenai pertanyaan terkait penyakit kanker dan keluhan yang dirasakan penderita kanker melalui media power point dan leaflet. Sebanyak 30 orang peserta berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil pengujian analisis pengaruh pemberian edukasi terhadap tingkat pengetahuan peserta menunjukan nilai p = 0.03 dimana hal ini merupakan nilai yang signifikan sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dalam pemberian edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan peserta dalam manajemen kanker.Abstract: Cancer is one of the main causes of death in the world. The aim of this activity is to determine the effect of providing health education in preventing cancer in the community. The health education service method used is the lecture method in the form of explanations regarding knowledge of cancer, types of cancer and cancer prevention, followed by a questio and answer discussion regarding questions about cancer and complaints felt by cancer sufferers through the media of power points and leaflets. A total of 30 participants participated in this activity. The results of testing the analysis of the effect of giving education on the level of knowledge of participants showed a value of p = 0.03 where this is a significant value so that it can be concluded that there is an influence in providing health education on the level of knowledge of participants in cancer management.
PEMERIKSAAN KESEHATAN LANSIA DALAM UPAYA PELAKSANAAN GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT MELALUI POSYANDU LANSIA MOBILE PUSKESMAS Istiningsih, Titik; Damiti, Sukmawati A.; Meyasa, Lola
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17609

Abstract

Abstrak: Setiap penduduk usia produktif akan menanggung penduduk yang lanjut usia, ketergantungan ini disebabkan karena kondisi orang lanjut usia banyak mengalami kemunduran fisik maupun psikis. Kegiatan Pengabmas ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan lansia mendeteksi faktor risiko yang menjadi penyebab terjadinya penyakit tidak menular terutama penyakit jantung, diabetes dan hipertensi, mendeteksi masyarakat yang mempunyai risiko penyakit jantung, hipertensi dan diabetes mellitus serta mendorong rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk ditatalaksana lebih lanjut sesuai standar serta mendorong dan menggerakkan masyarakat khususnya para lansia untuk memeriksakan diri/bersedia untuk dilakukan pemeriksaan agar terhindar dari penyakit jantung, diabetes dan hipertensi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabmas ini meliputi pemeriksaan tekana darah , gula darah dan kadar kolesterol, pengobatan sederhana dan pemberian makanan tambahan. Kegiatan pengabmas ini dilaksanakan pada bulan juli 2022 di posyandu lansia wilayah puskesmas Menteng kota palangka Raya. Evaluasi dilakukan yaitu hasil pemeriksaan akan di informasikan kepada yang bersangkutan sehingga para Lansia tersebut menyadari pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan untuk upaya skrining dini penyakit Hipertensi, jantung dan Diabetes Mellitus sehingga diharapkan dapat menjaga kesehatan, melaksanakan pola hidup sehat dengan memperbanyak makan sayuran dan buah-buahan, menjaga lingkungan tetap bersih dan rutin berolah raga. Hasil kegiatan ini diketahui bahwa dari 45 responden sebagian besar yaitu perempuan sebanyak 34 orang (75,5%), kategori lansia sebanyak 24 orang (53,3%), kategori tekanan darah normal sebanyak 26 orang (57,8%), kategori gula darah sewaktu normal sebanyak 42 orang (93,3%) dan kategori hiper cholesterol sebanyak 34 orang (75,6%).Abstract: Every person in productive age will support the elderly population. This community service activity aims to increase awareness, willingness and ability of the elderly to detect risk factors that cause non-communicable diseases, especially heart disease, diabetes and hypertension, detect people who are at risk of heart disease, hypertension and diabetes mellitus and encourage referrals to first-level health facilities. to be further managed according to standards and to encourage and mobilize the community, especially the elderly, to check themselves/be willing to be examined to avoid heart disease, diabetes and hypertension. The method of implementing this community service activity includes checking blood pressure, blood sugar and cholesterol levels, simple medication and providing additional food. This community service activity was carried out in July 2022 at the Ederly Integrated Healthcare Center Service in the Menteng Health Center, Palangka Raya. The evaluation is carried out, namely, the results of the examination will be informed to the person concerned so that the elderly are aware of the importance of carrying out routine health checks for early screening efforts for hypertension, heart disease, and diabetes mellitus so that they can maintain their health, implement a healthy lifestyle by eating more vegetables and fruit. , keep the environment clean, and exercise regularly. The results of this activity showed that of the 45 respondents, the majority were women as many as 34 people (75.5%), 24 people in the elderly category (53.3%), 26 people in the normal blood pressure category (57.8%), 42 people in glucose ad random category had normal blood levels(93.3%) and 34 people (75.6%) in the hyper cholesterol category.
PENINGKATAN KAPASITAS PENGETAHUAN KEUANGAN MELALUI PELATIHAN DIGITALISASI MANAJEMEN, AKUNTANSI DAN PERPAJAKAN PADA KELOMPOK BENDAHARA PKK Eliza Noviriani; Lailatul Mukaromah; Ee Zurmansyah; Munandar Munandar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19288

Abstract

Abstrak: Fakta minim nya pengetahuan terkait pengelolaan organisasi turut dialami oleh organisasi PKK Kecamatan di Kabupaten Sambas. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas pengetahuan keuangan Bendahara PKK di Kabupaten Sambas melalui pelatihan digitalisasi manajemen, akuntansi serta perpajakan. Pelatihan diselenggarakan dalam bentuk teori dan praktek pengadministrasian kegiatan PKK, penyusunan buku keuangan maupun pelaporan SPT tahunan secara digital. Media digital yang digunakan diantaranya google drive untuk administrasi perkantoran, microsoft excel guna menyusun buku keuangan serta laman website untuk pelaporan SPT. Melalui pelatihan yang terdiri dari tahap observasi dan koordinasi saat pra kegiatan, kegiatan pelatihan hingga evaluasi pasca kegiatan menggunakan kuesioner terhadap 20 Bendahara PKK Kecamatan di Kabupaten Sambas diperoleh hasil peningkatan pemahaman keuangan dari persentase rata-rata awal sebesar 47,5% menjadi 98,3% setelah pelatihan.Abstract: The fact that there is minimal knowledge regarding organizational management is also experienced by the Subdistrict PKK organization in Sambas Regency. The aim of this activity is to increase the financial knowledge capacity of the PKK Treasurer in Sambas Regency through digitalization training in management, accounting and taxation. Training is held in the form of theory and practice in administering PKK activities, preparing financial books and reporting annual SPT digitally. Digital media used include Google Drive for office administration, Microsoft Excel for compiling financial books and website pages for SPT reporting. Through training consisting of the observation and coordination stages during pre-activity, activity training to post-activity evaluation using questionnaires of 20 sub-district PKK treasurers in Sambas Regency, results were obtained in increasing financial understanding from the initial percentage of 47,5% to 98,3% after the training.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN PASTA GIGI HERBAL DARI TULANG IKAN TUNA Yuanita Amalia Hariyanto; Irma Antasionasti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17223

Abstract

Abstrak. Masyarakat yang tinggal di pengunungan memiliki potensi karies yang lebih tinggi karena kandungan flour pada air tanah memiliki konsentrasi yang berbeda jika dibandingkan dengan di pesisir pantai. Flour menjadi salah satu senyawa yang mampu mencegah karies secara efektif. Disisi lain, Sulawesi Utara menjadi salah satu sentra produk daging tuna, sehingga tulang ikan tuna sebagaibahan baku pasta gigi dapat dengan mudah diperoleh. Kegiatan pengabdian yang dilakukan di PA Muthmainnah dan PP Hidayatullah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan hardskill dan softskill dari mitra . Kegiatan dimulai dari tahap koordinasi, persiapan bahan, penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, pelatihan pembuatan pasta gigi herbal serta evaluasi hasil berupa pre-test, post-test, dan kuesioner tingkat kesukaan. Peserta kegiatan adalah anak-anak PA Muthmainnah dan PP Hidayatullah sebanyak 50 orang. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 27%. Sementara, hasil tingkat kesukaan peserta menunjukkan 87% peserta menyukai pasta gigi herbal dan 13% lainnya netral.Abstract: The people living in the mountains have a higher potential for dental caries because the fluoride content in groundwater has different concentrations compared to the coastal areas. Fluoride is one of the compounds that can effectively prevent dental caries. North Sulawesi is one of the centers for tuna meat production, making tuna fishbones easily obtainable as a raw material for toothpaste. The community service activities conducted at PA Muthmainnah and PP Hidayatullah aim to enhance the hard and soft skills of the partners. The activities start with coordination, preparation of materials, counseling on the importance of maintaining oral hygiene, training in making herbal toothpaste, and evaluation of results through pre-tests, post-tests, and preference questionnaires. There were 50 participants from PA Muthmainnah and PP Hidayatullah. The evaluation results of the community service activities show an increase in participants' understanding by 27%. Meanwhile, the preference level results indicate that 87% of the participants like herbal toothpaste, while 13% remain neutral.