cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
Peningkatan Pemahaman Investasi Pasar Modal Indonesia Untuk Gen Z Poppy Nurmayanti M; Rahmita Budiartiningsih; Yusni Maulida; Cut Endang Kurniasih; Anthony Mayes; Ando Fahda Aulia; Yesi Mutia Basri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.25020

Abstract

Abstrak: Perkembangan di pasar modal Indonesia yang semakin meningkat tidak diikuti dengan literasi investasi pasar modal terutama Generasi Z (gen Z) di SMKN 6 Pekanbaru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada gen Z tentang berinvestasi saham di pasar modal secara cerdas dan memberikan pemahaman tentang pasar modal dan produk-produknya dengan mengubah paradigma dari saving society menjadi investment society. Kegiatan ini dilakukan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia Perwakilan Riau di SMKN 6 Pekanbaru. Kegiatan ini dilakukan kepada 64 siswa dengan tiga tahapan yaitu pre-test, edukasi pasar modal, dan evaluasi kegiatan (post-test). Adapun jumlah soal untuk pre-test dan post-test masing-masing 8 soal. Hasil pre-test menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang belum mengetahui cara berinvestasi saham. Setelah diberikan literasi pasar saham, evaluasi post-test dilakukan yang hasilnya menunjukkan bahwa lebih dari 70% pengetahuan dan minat siswa dalam berinvestasi saham mengalami peningkatan.Abstract: The increasing development in the Indonesian capital market is not accompanied by capital market investment literacy, especially Generation Z (gen Z) at SMKN 6 Pekanbaru. This community service activity aims to educate Gen Z about investing in shares in the capital market intelligently and provide an understanding of the capital market and its products by changing the paradigm of a saving society to an investment society. This activity was conducted by the Community Service Team from the Faculty of Economics and Business, Universitas Riau in collaboration with Indonesia Stock Exchange Riau Representative in SMKN 6 Pekanbaru. This activity was carried out on 64 students in three stages, namely pre-test, capital market literacy, and evaluation (post-test). There are 8 questions for each pre-test and post-test. The pre-test results show that many students still do not understand how to invest in stock. After being given stock market literacy, a post-test evaluation was distributed which the result showed that more than 70% of the students’ knowledge and interest in investing in stocks had increased.
PENDAMPINGAN SEHATI SKEMA SELF DECLARE PADA UMKM PRODUKSI PANGAN DI JAMBI Dewi Fortuna; Silvi Leila Rahmi; Dian Wulansari; Fauziah Fiardilla; Diana Pebriani Daulay
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23422

Abstract

Abstrak: Tahun 2023 BPJPH menargetkan 1 juta produk UMKM harus mendapatkan sertifikat halal. Sehingga perlu dilakukan pendampingan UMKM guna pengajuan sertifikasi halal gratis (SEHATI) secara mandiri (self-declare). Sebagian besar UMKM Pangan di kota jambi belum bersertifikat halal. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dalam rangka upaya sosialisasi, edukasi, penyuluhan serta pembinaan UMKM dalam upaya menambah pengetahuan dan minat pelaku UMKM untuk memastikan kehalalan produk yang diproduksi. Metode pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah penyuluhan interaktif, pelatihan, dan pendampingan. Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan melihat respon dan keaktifan pelaku UMKM selama mengikuti kegiatan. Mitra kegiatan ini adalah pelaku UMKM Pangan di Kota Jambi sebanyak 20 UMKM. Hasil kegiatan PkM ini berupa peningkatan kesediaan dan kesadaran terkait pentingnya sertifikasi halal terutama bagi UMKM di bidang Pangan yang dibuktikan dengan persentase kehadiran dan keaktifan mencapai 100%, kesediaan UMKM untuk dibina melakukan pendaftaran program SEHATI skema self-declare sebesar 100% dari target awal 75% dari peserta UMKM serta 25% UMKM berhasil memperoleh sertifikat halal melalui skema self declare.Abstract: The target of BPJPH in 2023 is 1 million MSME products must obtain halal certificates. It is necessary to assist MSMEs in applying free halal certification (Sertifikasi Halal Gratis – SEHATI) through self-declaration scheme. Most of them are yet to have halal certificates. The aim of this Community Service Programe is to outreach, educate, counsult and guide MSMEs to increase the knowledge and willingness of MSMEs to ensure the halalness of the products. The method for implementing the Community Service Programe is to conduct interactive counseling, training and mentoring. Monitoring and evaluation are conducted by analyzing responses and activities of MSMEs during the Community Service Programe. The subjects of the Community Service Programe are 20 Food MSMEs in Jambi. The results are seen from the increasing willingness and awareness regarding the importance of halal certification for MSMEs whoch are proven by 100% inclination of the MSMEs to be assited and to register their producs to SEHATI program through self-declare scheme by 100% from the initial target of 75% and 25% of MSMEs had successfully obtained halal certificates through the self-declare scheme.
EDUKASI STUNTING DENGAN PANDUAN MAKANAN GIZI SEIMBANG MENGGUNAKAN BUKU DIGITAL DAN AUDIO VISUAL DI LKSA AMANAH KOTA TASIKMALAYA Ira Rahmiyani; Resha Resmawati Shaleha; Revita Permata Hati; Eva Tisnawati; Rini Harningsih; Rizki Abdurochman Assidik
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22164

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kembang dan masalah terkait gizi yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang. Penderita stunting memiliki postur tubuh lebih pendek dari standar usianya, mudah sakit, serta memiliki produktivitas yang rendah pada saat dewasa. Penerapan pencegahan stunting pada anak-anak merupakan hal penting yang harus terus digerakkan sebagai upaya penurunan nilai prevalensi stunting. Dengan demikian, diharapkan angka kejadian stunting di Indonesia dapat ditekan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait stunting dan upaya pencegahannya melalui pola makan gizi seimbang menggunakan buku digital dan audio visual. Kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mencegah stunting dengan pemenuhan gizi seimbang dan dengan edukasi melalui buku digital serta audio visual akan mudah dipahami oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di LKSA Amanah Tasikmalaya dengan dihadiri jumlah responden 63 orang. Media yang digunakan berupa buku digital dan audio visual terkait stunting serta gizi seimbang, dan juga pemberian kuesioner dengan jumlah pertanyaan 10 soal. Hasil penilaian menggunakan kuesioner dengan metode pre-post test menunjukan adanya peningkatan dari 68,37% menjadi 88,90%. Sehingga terdapat peningkatkan pengetahuan responden terhadap penegtahuan stunting dan pola pemilihan makanan kandungan gizi seimbang.Abstract: Stunting is a condition of failure to grow and develop and problems related to nutrition caused by insufficient nutritional intake. Stunting sufferers have a body posture that is shorter than standard for their age, get sick easily, and have low productivity as adults. Implementing stunting prevention in children is an important thing that must continue to be carried out as an effort to reduce the prevalence of stunting. In this way, it is hoped that the number of stunting incidents in Indonesia can be reduced. This community service activity aims to provide education regarding stunting and efforts to prevent it through a balanced nutritional diet using digital books and audio visuals. This service activity is able to increase public awareness about the importance of preventing stunting by providing balanced nutrition and education through digital books and audio visuals that will be easily understood by the public. This community service activity was carried out at LKSA Amanah Tasikmalaya, attended by 63 respondents. The media used were digital books and audio visuals related to stunting and balanced nutrition, as well as providing a questionnaire with a total of 10 questions. The results of the assessment using a questionnaire with the pre-post test method showed an increase from 68.37% to 88.90%. So there is an increase in respondents' knowledge regarding stunting awareness and food selection patterns with balanced nutritional content.
GABUNG (GENERASI ANTI BULLYING): STRATEGI MENCIPTAKAN REMAJA SEBAGAI AGEN ANTI BULLYING MELALUI MEDIA BIMBINGAN DAN KONSELING Mualwi Widiatmoko; Fadhila Malasari Ardini; Henri Henriyan Al Gadri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20930

Abstract

Abstrak: Program pengabdian ini dilatar belakangi oleh permasalahan bullying didunia pendidikan indonesia yang masih terus saja terjadi, hampir disetiap tingkatan mengalami permasalahan yang berkaitan dengan bullying. Tujuan pengabdian ini yakni untuk meningkatan kualitas layanan bimbingan dan konseling, melatih guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan media bimbingan dan konseling bebasis teknologi informasi digital, Kesadaran siswa terhadap dampak bullying, menciptakan kondisi lingkungan pendidikan dan/atau sekolah yang kondusif , dan Optimalisai peran civitas akademika dalam mengentaskan bullying. Pelaksanaan seminar dan sosialisasi dilaksanakan secara blended learning selanjutnya dilakukan intervensi atau treatment dalam bentuk layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik SMA Negeri 6 Pandeglang sejumlah 364 siswa. Melalui metode observasi atau pengamatan pada 4 orang guru Guru Bimbingan dan Konseling SMA Negeri 6 Pandeglang program kegiatan ini menghasilkan capaian dalam pemahaman konsep media sebesar 100%, kreatitas dalam pengembangan media sebesar 78%, keterampilan penggunaan media sebesar 71% relevansi materi dan media sebesar 92%, serta diskusi dan refleksi sebesar 93%. Sedangkan pada tingkay pemahaman dan kesadaran siswa terhadap dampak bullying diperoleh capaian dan gambaran umum terhadap beberapa aspek seperti pengamatan umum siswa sebesar 91%, interaksi sosial siswa sebesar 83%, partisipasi siswa dalam diskusi siswa sebesar 87%, penggunaan istilah dan kosa kata siswa sebesar 84%, respon terhadap studi kasus siswa sebesar 96%, dan refleksi pribadi siswa sebesar 91%.Abstract: This service program is motivated by the problem of bullying in Indonesian education, which continues to occur at almost every level. The purpose of this service is to improve the quality of guidance and counseling services, train guidance and counseling teachers in developing digital information technology-based guidance and counseling media, raise student awareness of the impact of bullying, create conducive educational and/or school environment conditions, and optimize the role of the academic community in alleviating bullying. The implementation of seminars and socialization was conducted through blended learning, and then intervention or treatment was conducted in the form of guidance and counseling services for 364 students at SMA Negeri 6 Pandeglang. Through the observation method or observation of 4 guidance and counseling teachers at SMA Negeri 6 Pandeglang, this activity program resulted in achievements in understanding media concepts of 100%, creativity in media development of 78%, media use skills of 71%, material and media relevance of 92%, as well as discussion and reflection of 93%. Meanwhile, at the level of students' understanding and awareness of the impact of bullying, achievements and general descriptions of several aspects such as students' general observations were 91%, students' social interactions were 83%, students' participation in student discussions was 87%, students' use of terms and vocabulary was 84%, responses to student case studies were 96%, and student personal reflections were 91%. 
PEMBERDAYAAN KADER DALAM PEMBUATAN TEH SERBUK DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENINGKATANPRODUKSI ASI Nurnaningsih Ali Abdul; Lisdiyanti Usman; Nancy Olii; Desriyanti Harun; Novia Veronica Angriany Hinta
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20127

Abstract

Abstrak: Pemberian ASI Eksklusif memegang peranan penting karena dapat melindungi dari berbagai macam penyakit infeksi dalam menjaga keseimbangan imunitas tubuh. Takut gemuk, sibuk bekerja, gencarnya promosi susu formula diberbagai media dan produksi ASI sedikit di awal masa nifas merupakan alasan penyebab sehingga ASI eksklusif tidak dapat diteruskan. Daun Kelor merupakan pangan lokal namun pemanfaatannya masih belum maksimal, dimana hanya berakhir sebagai limbah. Teh serbuk daun Kelor terbukti memiliki kandungan antioksidan. Kandungan antioksidan berupa alkaloid dan sterol dapat menambah produksi ASI karena mampu meningkatkan metabolisme glukosa untuk sintesis laktosa. Tujuan pengabmas ini adalah membentuk kemandirian kelompok kader dan ibu nifas dalam pembuatan teh serbuk daun kelor untuk meningkatkan produksi ASI melalui peningkatan pengetahuan. Metode pelaksanaan pengabmas yaitu ceramah, tanya jawab, pemberian teh serbuk daun kelor, pemantauan produksi ASI melalui lembar observasi. Kegiatan dilakukan pada 11 orang kader Kesehatan, monitoring berupa pre dan posttest. Hasil yang dicapai terdapat 10 orang (90,9%) kader Kesehatan dengan Tingkat pengetahuan baik dari hasil tes sebelumnya dimana hanya ada 5 orang saja yang memiliki pengetahuan baik terkait materi yang disampaikan.Abstract: Exclusive breastfeeding plays an important role because it can protect against various infectious diseases and maintain the balance of the body's immunity. Fear of getting fat, busy work, incessant promotion of formula milk in various media and low breast milk production at the beginning of the postpartum period are the reasons why exclusive breastfeeding cannot be continued. Moringa leaves are a local food but their utilization is still not optimal, where they only end up as waste. Moringa leaf powder tea has been proven to contain antioxidants. The antioxidant content in the form of alkaloids and sterols can increase breast milk production because it can increase glucose metabolism for lactose synthesis. The aim of this community service is the independence of cadre groups and postpartum mothers in making Moringa leaf powder tea to increase breast milk production. The methods of implementing community service are lectures, questions and answers, giving Moringa leaf powder tea, monitoring breast milk production through observation sheets. Activities were carried out on 11 Health cadres, monitoring in the form of pre and posttests. The results achieved were 10 (90.9%) Health cadres with a good level of knowledge.
PELATIHAN IMPLEMENTASI LAPORAN KEUANGAN PADA KELOMPOK TANI KOPI BANCAH Desi Permata Sari; Olandari Mulyadi; Ai Elis Karlinda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19265

Abstract

Abstrak: Kelompok tani kopi bancah merupakan UKM (Usaha Kecil Menengah) petani kopi yang juga mengolah kopi untuk dijual di pasaran. Lokasi kelompok tani kopi bancah ini beralamat di wilayah kecamatan pauh kota padang. Kelompok tani kopi bancah tidak membuat laporan keuangan sehingga kelmpok tani kopi bancah kesulitan dalam menentukan laba/ profit usaha mereka. Oleh karena itu dilakukan Pengabdian Kepada Masyarakat Kelompok tani kopi bancah ini agar mengedukasi kelompok tani kopi bancah dalam membuat laporan keuangan. Metode pelatihan ini dilakukan dengan cara sosialisasi pembuatan laporan keuangan secara sederhana dan implementasi langsusng menjadi sebuah laporan keuangan. Peserta pelatihan merupakan kelompok tani kopi bancah yang berjumlah 26 Orang peserta. Evaluasi softskill dan hardskill yang dilakukan yaitu dengan observasi / pengamatan langsung dan penyebaran kuesioner secara online ke kelompok tani kopi bancah yang terdiri dari 6 pertanyaan menyangkut 2 indikator yaitu: indicator kejelasan penyampaian materi sebesar 97,6% kategori sangat baik dan indicator pemahaman dalam mengaplikasikan system informasi akuntansi (visual basic) sebesar 96,5% kategori sangat baik.Abstract: The Bancah coffee farmer group is a group of coffee farmers who also process coffee to sell on the market. The location of this Bancah coffee farming group is located in the Pauh sub-district, Padang city. The Bancah coffee farmer group does not make financial reports so that the Bancah coffee farmer group has difficulty in determining the profits/profits of their business. Therefore, Community Service is being carried out by this Bancah coffee farmer group to educate the Bancah coffee farmer group in making financial reports. This training method is carried out by socializing the preparation of simple financial reports and implementing them directly into a financial report. The training participants were a group of Bancah coffee farmers, totaling 26 participants. The evaluation of soft skills and hard skills was carried out by direct observation and distribution of questionnaires online to the Bancah coffee farmer group, consisting of 6 questions covering 2 indicators, namely: the material disclosure indicator of 97.6% in the very good category and the understanding indicator in the application of information systems. Accounting (visual basic) was 96.5% in the very good category.
PENYULUHAN REMAJA TENTANG PERILAKU CERDIK UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR Endah Yulianingsih; Yollanda Dwi Santi Violentina; Mansyur B Tomayahu; Siti Nur'ain Mohamad; Asriyanti Doholio; Sulastri Ahmad; Ismi Hardiyanti A. Latif; Fitri Patricia Duengo; Ria Kamelia Olii; Desvita Tri Retnowaty Makuta; Herlina Putri H. Hapulu; Rahmayani R. Ajiji; Alda Salatun; Nur Fadhilah Syifa A Djama
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17578

Abstract

Abstrak: Risiko penyakit tidak menular merupakan salah satu yang ancaman bagi semua kelompok umur, wilayah dan negara dipengaruhi kejadian penyakit tidak menular. Diperkirakan terdapat 86% kematian dini terjadi pada negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Anak-anak, orang dewasa, dan lansia merupakan kelompok rentan terhadap faktor risiko yang berkontribusi terhadap penyakit tidak menular, baik dari pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, paparan asap tembakau, atau penggunaan alkohol yang berbahaya. Penyakit tidak menular dapat dicegah dan dikendalikan dengan perubahan perilaku salah satunya dengan perilaku CERDIK. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan remaja tentang perilaku CERDIK untuk pencegahan penyakit tidak menular. Metode yang diigunakan adalah penyuluhan kepada 40 remaja. metode yang dilaksanakan adalah pendidikan kesehatan melalui Penyuluhan. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasilnya penyuluhan berjalan dengan baik dengan peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi sebanyak 90% yang dapat dilihat dari peningkatan hasil pelaksanaan Posttest.Abstract: The risk of non-communicable diseases is a threat to all age groups, regions and countries that influence the incidence of non-communicable diseases. It is estimated that 86% of premature deaths occur in developing countries, including Indonesia. Children, adults, and the elderly are vulnerable groups to risk factors that contribute to non-communicable diseases, whether from unhealthy diets, weakening physical activity, exposure to tobacco smoke, or harmful alcohol use. Non-communicable diseases can be prevented and controlled by changing behavior, one of which is CERDIK behavior. The aim of the activity is to increase teenagers' knowledge about CERDIK behavior to prevent non-communicable diseases. The method used was counseling to 40 teenagers. The method implemented is health education through counseling. Evaluation is carried out through pretest and posttest. As a result, the counseling went well with an increase in teenagers' knowledge about reproductive health by 90%, which can be seen from the increase in the results of the Posttest implementation. 
PELATIHAN PEMBUATAN AROMATERAPI ROLL ON DENGAN BERBAGAI MINYAK ATSIRI DI PEMALANG JAWA TENGAH Heru Nurcahyo; Tya Muldiyana; Meliana Perwita Sari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24504

Abstract

Abstrak: Data Riskesdas Jawa Tengah tahun 2018 menunjukkan Gangguan Mental Emosional (GME) di Kabupaten Pemalang usia diatas 15 tahun berkisar pada angka 6,82%, dimana mitra SMK Al Manaar Muhamaddiyah Pemalang mengambil peran dengan upaya kegiatan pencegahan. Salah satu kegiatan tersebut diharapkan dapat menghasilkan produk yang dapat menurunkan GME, meningkatkan pembelajaran praktik yang menyiapkan siswa untuk siap kerja (jobseeker). Upaya tersebut dilakukan dengan bentuk memberikan pelatihan pembuatan aromaterapi yang terbingkai dalam kegiatan pharmapreneur aromaterapi yang memiliki tujuan untuk meningkatkan softskill dan hardsklill tentang pemanfataan berbagai minyak atsiri yang mampu memberikan relaksasi dan pembuatan sediaan aromaterapi dalam bentuk roll on yang trendi dan unik sehingga mudah digunakan oleh masyarakat. Metode kegiatan ini dengan menggunakan beberapa tahapan yaitu koordinasi, materi, praktek dan evaluasi, sejumlah 20 peserta siswa dan guru melakukan kegiatan dengan antusias dan memberikan umpan balik dengan 8 pertanyaan terkait kegiatan ini dalam bentuk pre-test dan post-test, dimana hasil terdapat peningkatan pemahaman oleh peserta sejumlah 25%. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan interprestasi tinggi dengan nilai ≥85.Abstract: Central Java Riskesdas data for 2018 shows that mental emotional disorders (GME) in Pemalang district aged over 15 years is around 6.82%, where partners of Al Manaar Muhamaddiyah Pemalang Vocational School take of a role in prevention activities. One of these activities is expected to produce products that can reduce GME, increase practical learning that prepares students to be ready for work (jobseekers). This effort is carried out in the form of providing training in making aromatherapy which is framed in pharmapreneur aromatherapy activities which have the aim of providing education about the use of various essential oils which are able to provide relaxation and making aromatherapy preparations in the form of roll on that are trendy and unique so that they are easy to use by the public. The method of this activity uses several stages, namely coordination, material, practice and evaluation, a total of 20 student and teacher participants carried out the activity enthusiastically and provided feedback on this activity in the form of a pre-test and post-test, where the results showed an increase in understanding by the participants by 25%. These results show an increase in high interpretation with a score of ≥85.
PENYULUHAN KESEHATAN TERKAIT PENYAKIT HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS PADA MASYARAKAT DESA Wahyuni Wahyuni; Ahmad Dhiya’Ul Haq; M. Ardiansyah; Josevania Fellyta; Putri Winda Khairunnisa; Laura Defirsty; Rizkie Andika Ainur Rofiq; Fira Fadhilah Saly; Jihan Syifa Prayudipta; Dintha Nadhira Saffanah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22901

Abstract

Abstrak: Desa Guworejo merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Sragen. Masyarakat desa yang masih lugu dan sederhana dengan mata pencaharian sebagai petani dan buruh tani. Sebagian masyarakat Desa Guworejo mempunyai masalah yang berkaitan dengan Kesehatan, terutama hipertensi dan diabetes melitus. Jumlah keluhan yang cukup tinggi dan dampak yang diakibatkan oleh kedua penyakit tidak menular tersebut, menjadi alasan bagi tim untuk melakukan edukasi bagi masyarakat Guworejo. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pengendalian hipertensi dan Diabetes Melitus (DM), yang selanjutnya diharapkan dapat membantu mencegah penyakit lanjutan yaitu stroke.Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada kelompok ibu-ibu PKK sebanyak 26 orang dan bapak-bapak sebanyak 27 orang, dengan cara presentasi dan menyebarkan leaflet. Kegiatan diawali dengan diskusi kelompok antara anggota masyarakat tentang keadaan Kesehatan di lingkungan Desa Guworejo. Sebelum dan sesudah penyuluhan diberikan test tingkat pengetahuan anggota masyarakat tentang pengertian, factor risiko, dan dampak dari hipertensi dan diabetes melitus. Sesudah dilakukan kegiatan selama dua minggu dengan melakukan pre test dan post test, didapatkan hasil, adanya peningkatan pengetahuan sebesar 40% pada kelompok Bapak-bapak dan 37,03% pada kelompok Ibu-ibu, tentang pengertian, faktor risiko dan dampak hipertensi dan DM.Abstract: Guworejo Village is one of the villages in Sragen Regency. Innocent and simple villagers with a livelihood as farmers and farm laborers. Some people in Guworejo Village have problems related to health, especially hypertension and diabetes mellitus. The high number of complaints and the impact caused by the two non-communicable diseases became the reason for the team to educate the people of Guworejo. The purpose of this activity is to increase public knowledge about hypertension control and Diabetes Mellitus (DM), which is further expected to help prevent advanced diseases, namely stroke. This service activity was carried out in a group of 26 PKK mothers and 27 fathers, by presenting and distributing leaflets. The activity began with a group discussion between community members about the state of health in Guworejo Village. Before and after counseling, community members were given a test of the level of knowledge about the understanding, risk factors, and impact of hypertension and diabetes mellitus. After two weeks of activities by conducting pre-test and post-test, results were obtained, there was an increase in knowledge by 40% in the group of fathers and 37.03% in the group of mothers, about the understanding, risk factors and impact of hypertension and DM.
PENGEMBANGAN MICROVOLUNTEER BERBASIS APLIKASI GUNA MENSTIMULUS KEMANDIRIAN ACTIVITY OF DAILY LIVING DIFABEL NETRA Sahran Saputra; Mujahiddin Mujahiddin; Yurisna Tanjung
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21882

Abstract

Abstrak: Perlindungan sosial dan pemberdayaan penyandang disabilitas netra akan memperkuat kehidupan penyandang disabilitas dengan mengedepankan lingkungan sosial dan mengembangkan potensinya sehingga mereka dapat menjadi individu atau kelompok penyandang disabilitas yang tangguh dan berdaya. Program ini akan mengusung penerapan model microvolunteer berbasis aplikasi digital yang nantinya akan menjadi media yang menghubungkan relawan untuk membantu aktivitas keseharian penyandang tunanetra. Program ini merupakan langkah awal dalam memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada mitra dalam mengatasi permasalahan yang mereka hadapi dengan menawarkan solusi berupa empat aspek dalam microvolunteer yakni aspek keamanan, kenyamanan, perasaan independent, dan efisien. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode partisipatif, pelatihan penggunaan aplikasi, dan praktik langsung, dengan melibatkan beberapa 25 orang dengan kategori kepesertaan 7 orang relawan dan 18 orang difabel netra. Melalui FGD, dan pretest dan posttest terkait hasil kegiatan menunjukkan munculnya kemandirian dalam aktifitas keseharian difabel netra yang di ukur dalam 4 aspek sistem microvolunteer yang dikembangkan, yakni aspek keamanan 47%, kenyamanan 30%, perasaan independent 8%, dan efisiensi 69%.Abstract: Social protection and empowerment of people with visual disabilities will strengthen the lives of people with disabilities by prioritizing the social environment and developing their potential so that they can become strong and empowered individuals or groups of people with disabilities. This program will implement a digital application-based microvolunteer model which will later become a medium that connects volunteers to help with the daily activities of blind people. This program is the first step in providing knowledge and understanding to partners in overcoming the problems they face by offering solutions in the form of four aspects of microvolunteering, namely security, comfort, feeling independent and efficient. This activity was carried out through participatory methods, training in application use, and direct practice, involving some 25 people with participation categories of 7 volunteers and 18 people with visual disabilities. The results of the activity show the emergence of independence in the daily activities of blind people who are measured in 4 aspects of the microvolunteer system developed, namely aspects of safety, comfort, feeling of independence, and efficiency.