cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
OPTIMALISASI PERAN ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN PERILAKU PENCEGAHAN TRANSMISI COVID-19 PADA ANAK USIA SEKOLAH Duwi Pudji Astuti; Dyah Dwi Astuti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.129 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.7574

Abstract

Abstrak: Kebijakan kesehatan pada pandemi COVID-19 berdampak baik secara fisik dan psikologis pada anak terutama pada anak usia sekolah. Orang tua adalah garda pertama dalam membentuk perilaku anak sekolah dalam pencegahan Covid-19. Peran orang tua dalam memberikan informasi yang tepat selama masa pandemi Covid-19 ini akan menentukan tingkat kecemasan yang dialami oleh anak. Kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka peningkatan peran orang tua dalam perilaku pencegahan transmisi Covid-19 pada anak usia sekolah dilakukan melalui empat tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan evaluasi dan rencana tindak lanjut. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi dengan mitra kegiatan ini berjumlah enam orang yang terdiri dari kader kesehatan, serta orang tua yang memiliki anak usia sekolah. Evaluasi dilakukan dengan pengisian kuesioner sebelum dan setelah kegiatan pemberian edukasi tentang peran orang tua. Puskesmas, kader kesehatan, bersama dengan institusi dapat bekerjasama dan berkolaborasi dalam pencegahan transmisi Covid-19 pada anak usia sekolah.Abstract: Optimizing the role of parents in the establishment of covid-19 prevention behavior in school-age children. Policies on health in the COVID-19 pandemic raise impact both physically and psychologically on children, especially school-age children. Parents are the first guard in shaping the behavior of school-age children in preventing Covid-19. The role of parents in providing the pertinent information during the Covid-19 pandemic will determine the level of anxiety experienced by children. Community empowerment activities carry out through four stages to increase the role of parents in preventing the transmission of Covid-19 in school-age children, namely the preparation stage, implementation, evaluation, and follow-up plans. The method used is lectures and discussions with partners of this activity consisting of health cadres, as well as parents who have school-age children. Evaluation is carried out by filling out questionnaires before and after educational activities about the role of parents. Public health centers, health cadres, together with institutions, can work together and collaborate in preventing the transmission of Covid-19 in school-age children. 
PENINGKATAN PENGETAHUAN PERAWATAN BAYI DAN PELAKSANAAN METODE KANGGURU PADA ORANG TUA BAYI BBLR MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN Ria Setia Sari; Eni Prihati; Alif Fuadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.504 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8403

Abstract

Abstrak: Efektifitas Perawatan Bayi BBLR dan pelaksanan metode kangguru tergantung pengetahuan orang tua. Pengetahuan diberikan sampai orang mampu melakukan secara mandiri baru bayi BBLR diperbolehkan pulang kerumah. Tujuan Kegiatan: Meningkatkan Pengetahuan tentang Perawatan Bayi BBLR dan Pelaksanaan Metode Kangguru. Metode Kegiatan: Melalui penyuluhan yang dilakukan di Ruang Perinatologi dengan metode ceramah dan role play. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan memberikan materi tentang Perawatan Bayi BBLR dan Pelaksanaan Metode Kangguru, Melakukan sesi tanya jawab dan evalausi. kegiatan ini diikuti oleh 14 peserta orang tua yang memiliki bayi BBLR dirawat Diruang Perinatologi. Hasil Kegiatan. Terdapat peningkatan 88,7% pengetahuan terkait Perawatan Bayi BBLR dan Pelaksanaan Metode Kangguru.Abstract: The effectiveness of BBLR infant care and the implementation of the kangaroo method depends on the knowledge of the parents. Knowledge is given until people are able to do it independently and then BBLR babies are allowed to go home. Activity Objectives: Increase Knowledge about BBLR Infant Care and the Implementation of the Kangaroo Method. Activity Method: Through counseling conducted in the Perinatology Room with lecture and role play methods. This outreach activity was carried out by providing material on BBLR Baby Care and the Implementation of the Kangaroo Method, Conducting question and answer sessions and evaluations. This activity was attended by 14 participants, parents who have LBW babies who are treated in the Perinatology Room. Activity Results: There was an 88.7% increase in knowledge related to LBW Baby Care and the Implementation of the Kangaroo Method.
PENINGKATAN PRODUKTIFITAS CABAI MELALUI TEKNOLOGI PEMUPUKAN TRICHODERMA HARZIANUM PADA KELOMPOK TANI KOTA LANGSA Cut Gustiana; Muhammad Jamil; Agus Putra AS; Baihaqi Baihaqi; Fadilah Fadilah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.796 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.7879

Abstract

Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan produk cabai sebagai produk tani unggulan oleh kelompok tani sejahtera II gampong buket meutuah kota langsa melalui teknologi pemupukan trichoderma harzianum. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan transfer teknologi melalui serangkaian tahapan kegiatan seperti koordinasi, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, pendampingan serta monitoring dan evaluasi. Seluruh tahapan kegiatan yang tergambarkan melalui lembar monitoring memperlihatkan sebanyak 4 anggota kelompok (27,7%) sangat paham dengan teknik pengendalian hayati tanaman, pengolahan tanah dan pemupukan dan teknik penanganan hasil panen dan 6 anggota kelompok (33,3%) paham dengan pengendalian organisme pengganggu tanaman dan pola sanitasi tanaman. Hasil pendampingan melalui lembar post test memperlihatkan sebanyak 5 anggota kelompok (27,7%) sangat memahami teknik pengendalian hayati tanaman dan 4 anggota kelompok (22,2%) memahamai penataan organisasi manajemen dan keuangan kelompok. Disimpulkan bahwa introduksi teknologi pemupukan trichoderma harzianum mampu menghasilkan cabai berkualitas baik dan tahan lama serta menambah pendapatan bagi anggota kelompok tani sebesar Rp.650.000/orang/sekali panen.Abstract: This community service (PKM) aims to increase chili products as an extraordinary agricultural product by sejahtera II farners group buket meutuah village langsa city through trichoderma harzianum fertilization technology. The method used is an educational approach and technology transfer through a series of activity stages such as coordination, socialization, implementation of activities, mentoring and monitoring and evaluation. All stages of activities described through the monitoring sheet show that 4 group members (27.7%) are very familiar with plant biological control techniques, soil management and fertilization and harvest handling techniques and 6 group members (33.3%) are familiar with controlling organisms. plant nuisance and crop sanitation patterns. The results of the mentoring through post test sheet shown that 5 group members (27.7%) really understood plant biological control techniques and 4 group members (22.2%) understood group management and financial organization arrangements. It was concluded that the introduction of trichoderma harzianum fertilization technology was able to produce good quality and durable chilies and increase the income of farmer group members by IDR. 650.000/person/one harvest.
PEMANFAATAN GOOGLE PLATFORM UNTUK EVALUASI DAN KOLABORASI BAGI CIVITAS ACADEMICA DI MASA PANDEMI COVID-19 M. Nishom; Dega Surono Wibowo; Ardi Susanto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.424 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.7751

Abstract

Abstrak: Kolaborasi merupakan hal yang sangat penting dalam menunjang produktivitas kerja bagi civitas academica. Namun aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) karena pandemi covid-19 mengakibatkan banyaknya institusi pendidikan yang menerapkan sistem Work From Home (WFH). Dengan sistem WFH civitas academica tidak dapat melakukan kolaborasi secara langsung seperti biasanya. Hal ini menjadi tantangan bagi civitas academica dalam menjalankan setiap tugas mereka, terutama dalam kegiatan yang membutuhkan kolaborasi atau kerjasama dalam pengelolaan berkas atau dokumen. Google Platforms menyediakan berbagai fitur dan layanan (seperti drive, docs, form, sheet) yang dapat digunakan sebagai solusi untuk kolaborasi pengelolaan berkas secara daring tanpa dibatasi ruang dan waktu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi solusi terhadap kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian ini mengenalkan platform dari Google yang dapat digunakan untuk melakukan evaluasi dan kolaborasi dan melakukan pelatihan penggunaan platform tersebut. Tahapan kegiatan dimulai dengan mengenalkan platform google, dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan. Dengan adanya kegiatan tersebut, peserta pengabdian merasa lebih mudah dalam melakukan evaluasi dan kolaborasi dalam manajemen bekas secara daring. Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari mayoritas peserta, ditunjukkan dengan 90% peserta menyatakan tertarik untuk menggunakan google platform untuk menunjang produktivitas kerja.Abstract: Collaboration is important in supporting work productivity for the academic community. However, the rules for the Implementation of Community Activity Restrictions due to the COVID-19 pandemic have resulted in many educational institutions implementing the Work From Home system. With the WFH system, the academic community cannot collaborate directly as usual. This is a challenge for the academic community in carrying out their duties, especially in activities that require collaboration in managing documents. Google Platforms provides various features (such as drives, docs, forms, sheets) that can be used as solutions for collaborative online file management without being limited by place and time. This community service activity is a solution to this condition. This service activity introduces a platform from Google that can be used to evaluate and collaborate and conduct training on the use of the platform. The stages of the activity begin with introducing the Google platform, followed by training and mentoring. With this activity, devotion participants find it easier to evaluate and collaborate in online former management. This activity also received a positive response from the majority of activity participants, indicated by 90% of participants interested to use the Google platform to support their work productivity.
IMPLEMENTASI GENTAS UNTUK MENCEGAH DIABETES PADA REMAJA SAAT PANDEMI Siti Choirul Dwi Astuti; Rabia Zakaria
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1455.738 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8196

Abstract

Abstrak: Kebijakan yang diterapkan saat pandemi secara tidak langsung berdampak pada kesehatan remaja hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya diabetes melitus pada remaja.(1) Akan tetapi permasalahannya masih banyak remaja yang belum mengetahui faktor risiko diabetes melitus; (2) Tujuan pengabdian; mengetahui jumlah remaja yang mempunyai faktor risiko diabetes dan meningkatkan pengetahuan remaja tentang faktor risiko diabetes; (3) Metode pelaksanaannya dengan melakukan implementasi program GENTAS dan penyuluhan tentang diabetes kepada 42 remaja: (4) Hasil yang telah dicapai 12 orang remaja mempunyai faktor risiko diabetes melitus dan pengetahuan remaja tentang diabetes meningkat 100%.Abstract: Policies implemented during the pandemic indirectly impact adolescent health, which can be seen in the increase in diabetes mellitus in adolescents. (1) However, the problem is that many teenagers still do not know the risk factors for diabetes mellitus; (2) Purpose of service; Knowing the number of adolescents who have diabetes risk factors and increasing adolescent knowledge about diabetes risk factors (3) The method of implementation by implementing the GENTAS program and counselling on diabetes to 42 adolescents; (4) The results that 12 adolescents have achieved have diabetes mellitus risk factors and adolescent knowledge about diabetes increased by 100%.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DALAM MENGOLAH SAMPAH ORGANIC SEBAGAI SUMBER PAKAN MAGGOT Paduloh Paduloh; Iskandar Zulkarnaen; Murwan Widyantoro; Mohammad Zainal Mustofa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1992.279 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8569

Abstract

Abstrak: Sampah Organik merupakan permasalahan besar yang belum mampu diselesaikan oleh pemerintah dan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah dan mengurangi sampah organik dengan cara memanfaatkannya sebagai pakan maggot. Maggot merupakan larva dari lalat BSF yang memiliki protein tinggi, dan memiliki nilai jual yang tinggi. Maggot dapat mengurai sampah organikdengan efektif, sehinggabudidaya maggot perlu digiatkan dimasyarakat untuk membantu masyarakat dan pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan sampah, sekaligus dapat membantu penghasilan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini sekaligus menyelesaikan permasalahan sampah orgaik yang ada di pasar dan rumah tangga. Metoda yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan secara langsung. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sampah organic dan memanfaatkannya sebagai bahan baku budidaya maggot, kemudian keberhasilan masyarakat dalam peternakan yang ditunjukan dengan hasil panen. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menghasilkan maggot kering yang dapat dijual dan memberikan keuntungan secara ekonomi.Abstract: Organic waste is a big problem that has not been able to be solved by the government and society. This community service aims to improve community skills in processing waste and reducing organic waste by using it as maggot feed. Maggot is the larvae of the BSF fly, which has high protein and a high selling value. Maggots can decompose organic waste effectively, so maggot cultivation needs to be intensified in the community to help the community and government in solving waste problems, as well as helping people's income. This community service also solves the problem of organic waste in the market and in households. The method used in this service is to provide counseling, training, and direct assistance. The result of this community service is the increase in community skills in utilizing organic waste and using it as raw material for maggot cultivation. The harvest indicates the success of the community in animal husbandry. The results of this community service produce dry maggots that can be sold and provide economic benefits. 
PEMBENTUKAN PENDAMPING NUTRISI BALITA (PUTRI BALITA) DALAM PEMENUHAN NUTRISI BALITA BAWAH GARIS MERAH Henny Yolanda; M. Karjono; Agus Supinganto; Misroh Mulianingsih; Abdul Haris; Hayana Hayana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1104.246 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8107

Abstract

Abstrak:Persentase kasus stunting di NTB turun dari 37,2% pada tahun 2017 menjadi 33% pada tahun 2018. Namun masih ada tujuh kabupaten/kota yang masuk zona merah di NTB, karena kasus stuntingnya masih di atas 30%(NTB, 2019). 70% Kegiatan Intervensi Gizi Spesifik melibatkan sektor lain diluar kesehatan. Oleh karena itu pelibatan bidang pendidikan diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan status gizi pada balita. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan pembentukan Pendamping Nutrisi BALITA (PUTRI BALITA) dengan harapan dapat menurunkan angka stunting. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah pelatihan melalui online dan offline dengan melibatkan 20 mahasiswa dari STIKES Yarsi Mataram dan UNDIKMA yang berasal dari Kabupaten Lombok Utara. Evaluasi dilakukan dengan pre-posttest pengetahuan PUTRI BALITA mengenai nutrisi. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya PUTRI BALITA yang kompeten dengan peningkatan pengetahuan mengenai nutrisi balita.Abstract: The percentage of stunting cases in NTB decreased from 37.2% in 2017 to 33% in 2018. However, there are still seven districts/cities that are included in the red zone in NTB, because stunting cases are still above 30% (Suara NTB, 2019). 70% of Specific Nutrition Intervention Activities involve sectors other than health. Therefore, the involvement of the education sector is expected to contribute to improving the toddler nutritional status. The purpose of this activity is to establish a Nutrition Assistant for Toddlers (PUTRI BALITA) in the hope of reducing stunting rates. The method used in this activity is online and offline training involving 20 students from STIKES Yarsi Mataram and UNDIKMA from North Lombok Regency. The evaluation was carried out by pre-posttesting the knowledge of PUTRI BALITA regarding nutrition. The result of this activity is the formation of PUTRI BALITA with increased knowledge about toddler nutrition.Nutrition; Toddler; Stunting; Underweight.
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA MENOPAUSE UNTUK MEMBENTUK LANSIA YANG SEHAT DAN PRODUKTIF Baiq Ricca Afrida; Ni Putu Aryani; Nurul Hikmah Annisa; Susilia Idyawati; Anna Layla Saftarina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.551 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.7642

Abstract

Abstrak: Masalah kesehatan pada lanjut usia berawal dari kemunduran sel-sel tubuh, sehingga fungsi dan daya tahan tubuh menurun serta faktor resiko terhadap penyakit pun meningkat. Lansia mengalami menopause. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman tentang menopause pada lansia. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan yang meliputi pemberian materi dan diskusi bersama lansia yang melibatkan aparat desa. Mitra kegiatan ini adalah 35 lansia Dusun Kumbung Kecamatan Lingsar Lombok Barat. Evaluasi dilakukan dengan pre dan post test. Hasil yang dicapai adalah hasil dari pre test rata-rata pemahaman lansia sebanyak 5,75% dan hasil post test meningkat menjadi 7,76% dan hasil ini menunjukan semua peserta mengalami peningkatan pengetahuan sebnayak 20%. Rencana tindak lanjut yang dapat dilakukan oleh pemerintah adalah peningkatan keterampilan berkelanjutan bagi lansia dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.Abstract: Health problems in the elderly originate from the decline of body cells, so that the function and endurance of the body decreases and the risk factors for disease also increase. The elderly experience menopause. The purpose of this service is to increase understanding of menopause in the elderly. The method used is health education which includes the provision of materials and discussions with the elderly involving village officials. The partners of this activity are 35 elderly people from Kumbung Hamlet, Lingsar District, West Lombok. Evaluation is done by pre and post test. The results achieved are the results of the pre-test the average understanding of the elderly as much as 5.75% and the post-test results increased to 7.76% and this result shows that all participants experienced an increase in knowledge of 20%. increased understanding of menopause by 20%. The follow-up plan that can be carried out by the government is continuous skill improvement for the elderly in improving the health status of the community.
OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN WARGA BINAAN LEMBAGA PERMASYARAKATAN DENGAN EDUKASI LITERASI KEUANGAN DI RUTAN KELAS I TANGERANG Bahtiar Effendi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.749 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8459

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan warga binaan lembaga permasyarakatan melalui edukasi sistem pengelolaan keuangan, serta memberikan kontribusi positif dengan adanya edukasi sistem pengelolaan keuangan untuk meningkatkan literasi keuangan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan koordinasi dan pemetaan kebutuhan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 111 KODIM 0510 di RUTAN kelas I Tangerang, Focus Group Discussion (FGD) dan edukasi literasi keuangan, serta pendampingan pasca edukasi dilaksanakan. Adapun langkah strategis kegiatan diberikan pengetahuan memadai tentang literasi keuangan, pelatihan dan pemahaman untuk mengembangkan literasi keuangan melalui pelatihan pengelolaan keuangan. Adapun peserta kegiatan PKM sebanyak 33 orang. Warga binaan Lapas Kelas I Tangerang didominasi oleh lulusan SD dan SMP, yang melakukan pelanggaran hukum karena dorongan kebutuhan ekonomi. Program pengabdian kepada masyarakat ini sebagai solusi mengatasi rendahnya literasi keuangan warga binaan. Keberhasilan program pengabdian ini karena ketercapaian target peserta serta ketercapaian tujuan dan materi kegiatan. Masyarakat yang memiliki literasi keuangan yang baik mampu membuat keputusan yang tepat dalam pengelolaan keuangannya guna menghadapi tantangan global yang berbasis kemajuan teknologi. Pengukuran hasil kegiatan PKM ini menggunakan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil menunjukkan skor Chi-square sebesar 77,171 (p<.0001) mengindikasikan bahwa edukasi program literasi keuangan terbukti dapat meningkatkan literasi keuangan warga binaan dalam membuat keputusan yang tepat dalam pengelolaan keuangannya.Abstract: This community service activity aims to increase the empowerment of correctional inmates through financial management system education, as well as make a positive contribution by providing financial management system education to improve financial literacy. The method of implementing community service activities is carried out by coordinating and mapping the needs of the 111th Manunggal Village Building Army (TMMD) at the RUTAN class I Tangerang, Focus Group Discussion (FGD) and financial literacy education, as well as post-education assistance carried out. The strategic steps for the activity are provided with adequate knowledge about financial literacy, training and understanding to develop financial literacy through financial management training. The PKM activity participants were 33 people. The residents of Tangerang Class I prison are dominated by elementary and junior high school graduates, who violate the law because of economic needs. This community service program is a solution to overcome the low financial literacy of the inmates. The success of this service program is due to the achievement of the target participants and the achievement of objectives and activity materials. People who have good financial literacy are able to make the right decisions in managing their finances to face global challenges based on technological advances. The measurement of the results of this PKM activity uses descriptive quantitative analysis. The results show a Chi-square score of 77,171 (p<.0001) indicating that financial literacy program education is proven to be able to improve the financial literacy of the inmates in making the right decisions in financial management.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PENGELOLAAN LAHAN MELALUI PELATIHAN BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN Agus Nugroho Setiawan; Septi Nur Wijayanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.297 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.7908

Abstract

Abstrak: Pondok Pesanteran (PP) Al Hikmah Karangmojo, Gunungkidul mempunyai santri sebanyak 450 anak yang semua kebutuhan sekolah dan makan tidak dipungut biaya. PP Al Hikmah mempunyai sumber daya lahan dan santri namun belum dimanfaatkan secara optimal. Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan Pengelola dan santri PP Al Hikmah dalam mengelola lahan untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi santri. Mitra sasaran program ini adalah santri yang berjumlah sekitar 80 orang dengan beberapa pendamping ustadz dan ustadzah. Kegiatan yang dilakukan yaitu koordinasi, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan monitoring evaluasi. Pengabdian pada masyarakat di Pondok Pesantren Al Hikmah Karangmojo, Gunungkidul telah terlaksana dengan hasil mampu meningkatkan pengetahuan dan wawasan santri dalam pengelolaan lahan. Sebagian besar peserta (64%) mengetahui dasar hukum yang terkait dengan hak atas pangan. Selain itu, semua santri (100%) tahu bahwa bahan pangan dapat dihasilkan dari lahan selain sawah, dan 70% santri memahami cara memanfaatkan lahan tersebut. Keterampilan santri dalam mengelola lahan dan budidaya tanaman juga meningkat sehingga lahan yang produktif meningkat hampir 400% dari sebelum ada program. Untuk mendapatkan keberlanjutan program, perlu ada pendampingan berkelanjutan dari Ustadz/Ustadzah dan dijadikan sebagai kegiatan ekstra kurikuler.Abstract: Pondok Pesantren Al-Hikmah (Islamic Boarding School) Karangmojo in Gunungkidul has 450 students who all need school, and meals are free. PP Al-Hikmah has land resources and students, but it has not been used optimally. This community service was conducted to increase the knowledge, insight, and skills of PP Al-Hikmah Managers and students in managing land to meet food needs for students. The target partners of this program are students, totaling about 80 people with several ustadz and ustadzah assistants. The activities carried out are coordination, socialization, counseling, training, mentoring, and evaluation monitoring. Community service at the PP Al-Hikmah Karangmojo, Gunungkidul, has been carried out to increase the knowledge and insight of students in land management. Most of the participants (64%) know the legal basis related to the right to food. All students (100%) see that food can be produced from land other than rice fields, and 70% of students understand how to use the land. Students' skills in managing land and cultivating crops have also increased so that productive land has risen by almost 400% from before the program. To achieve programs sustainability, there needs to be ongoing assistance from Ustadz/Ustadzah and make it an extra-curricular activity.

Page 84 of 309 | Total Record : 3084