cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
historis.ummat@gmail.com
Editorial Address
http://journal.ummat.ac.id/index.php/historis
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah
ISSN : 26224763     EISSN : 26141167     DOI : https://doi.org/10.31764/historis
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Historis merupakan jurnal yang memuat naskah atau hasil penelitian di bidang kependidikan khususnya sejarah yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP UM Mataram dengan ISSN 2549-7332 (Print) dan ISSN 2614-1167 (Online). Terbit pertama kali Juni 2017. Adapun ruang lingkup Jurnal Historis berupa hasil penelitian pendidikan & pengembangan kependidikan di bidang sejarah, sosial, sosiologi, budaya, adat istiadat, permainan rakyat, lembaga kemasyarakatan yang bergerak di bidang sejarah dan sosial dalam pengembangan pemuda, remaja, dan masyarakat secara berkelanjutan. Artikel yang masuk ke meja tim redaksi akan melalui proses seleksi mitra bestari/editor. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 137 Documents
Candi Prambanan Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno Gerasela, Gerasela; Susanti, LR Retno; Hudaidah, Hudaidah
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v9i2.27877

Abstract

Abstrak; Tujuan dari adanya penelitian ini untuk melakukan analisa terhadap candi Prambanan yang bercorak Hindu dari Kerajaan Mataram Kuno dan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia. Dalam penelitian ini digunakan ialah metode penelitian studi kepustakaan dengan mengumpulkan sumber bacaan melalui jurnal yang kemudian dilakukan kritik sumber. Hasil penelitian ialah candi Prambanan merupakan candi yang dibangun oleh Rakai Pikatan di masa wangsa Sanjaya pada abad 9M, candi Prambanan memilki tiga candi utama yakni candi Siwa, candi Brahma, dan candi Wisnu yang dipersembahkan untuk Trimurti, pada komplek candi Prambanan terdapat 240 buah candi serta pada candi Prambanan memilki relief Kalpataru, relief Ramayana dan relief Kresnayana. Abstract: The aim of this research is to analyze the history of the Prambanan temple as a relic of the ancient Mataram kingdom with a Hindu style and is the largest Hindu temple in Indonesia. The research method used in this research is the library study research method by collecting reading sources through journals and then criticizing the sources. The result of the discussion is that the Prambanan temple is a temple built by Rakai Pikatan during the Sanjaya dynasty in the 9th century AD. The Prambanan temple has three main temples, namely the Shiva temple, the Brahma temple and the Vishnu temple which is dedicated to the Trimurti. In the Prambanan temple complex there are 240 temples and in Prambanan temple has Kalpataru reliefs, Ramayana reliefs and Kresnayana reliefs.
Ajaran Ahlussunnah Wal Jama'ah menurut Naskah Aqoid di Palembang Ghefira, Ifa; Andita, Ita; Hudaidah, Hudaidah; Pratama, Yudi
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 1 (2024): Juni
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v9i1.20690

Abstract

Abstrak: Sumatera selatan terdapat banyak naskah-naskah kuno. Salah satunya naskah aqoid yang merupakan koleksi Bapak Kemas Haji Andi Syarifuddin di Palembang. Naskah Aqoid merupakan naskah yang berisi tentang akidah-akidah khususnya ajaran ahlussunnah wal jama’ah bagi manusia yang ditulis oleh Syeikh Muhammad Azhari Al-Falimbani bin Ma'ruf pada Awal abad 20 atau sekitar tahun 1900-an. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan terjemahan teks dari naskah Aqoid dan mengetahui ajaran apa saja yang terdapat di dalam naskah aqoid ini. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode filologi dengan menerapkan langkah-langkah sebagai berikut: inventarisasi naskah, deskripsi naskah, teks pilihan, dah juga ringkasan teks. Hasil yang diperoleh adalah ahlussunnah wal jama'ah (aswaja) merupakan Orang-orang yang mematuhi ajaran Al-Qur'an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Ada beberapa ajaran-ajaran ahlussunnah wal jama'ah (aswaja) yang terdapat di dalam naskah aqoid ini, yaitu: Selalu bersyukur dengan mengucapkan Alhamdulillah, Selalu berikhtiar dan pujian, dan Tidak meninggalkan sholat.Abstract: South Sumatra there are many ancient texts. One of them is the aqoid manuscript which is the collection of Mr. Kemas Haji Andi Syarifuddin in Palembang. The Aqoid Manuscript is a text containing the creeds, especially the teachings of ahlussunnah wal jama'ah for humans written by Sheikh Muhammad Azhari Al-Falimbani bin Ma'ruf in the early 20th century or around the 1900s. This study aims to present a text translation from the Aqoid manuscript and find out what teachings are contained in this Aqoid manuscript. The research method used in this study is the philological method with the following steps: manuscript inventory, manuscript descriptions, selected texts, and also text summaries. The results obtained are ahlussunnah wal jama'ah (aswaja) are people who adhere to the teachings of the Qur'an and the Sunnah of the Prophet Muhammad SAW. There are several teachings of ahlussunnah wal jama'ah (aswaja) contained in this aqoid text, namely: Always be grateful by saying Alhamdulillah, Always make efforts and praise, and Never leave prayer.
Perkembangan Borneo Historical Community sebagai Komunitas Pegiat Sejarah Lokal di Kota Banjarmasin Tahun 2019-2022 Abidin, Zainal; Rochgiyanti, Rochgiyanti; Sriwati, Sriwati; Prawitasari, Melisa
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v8i2.20989

Abstract

Abstrak: Rasa ingin tahu dan minat generasi muda terhadap sejarah lokal di Kota Banjarmasin mulai memudar. Untuk mengembalikan minat yang sempat memudar serta melestarikan situs dan peninggalan sejarah tersebut, maka dibentuk lah organisasi atau komunitas yaitu Borneo Historical Community. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan, program kerja dan kendala yang dihadapi organisasi BHC dalam membangun kesadaran sejarah lokal di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode sejarah, melalui tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Jenis data yang dikumpulkan menggunakan data primer dan data sekunder berupa sumber atau benda lisan. Data primer dikumpulkan melalui wawancara kepada ketua dan pendiri organisasi BHC untuk mengetahui lebih detail mengenai visi, misi, tujuan dan sejarah terbentuknya organisasi. Untuk data sekunder, penulis mencari dan mengumpulkan sumber-sumber yang relevan dengan penelitian yang dilakukan melalui studi literatur, dokumentasi dan observasi. Dalam hal ini penulis melakukan observasi dengan mendatangi langsung lokasi penelitian di tempat atau situs bersejarah yang ada di Banjarmasin, seperti Kampung Arab, Pasar Sudimampir, dan pabrik peninggalan Belanda (NV Handel Maatschappij Oentjeng). Program kerja BHC tahun 2019-2022 mengalami perkembangan meskipun pelaksanaannya masih dilakukan secara online. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain seminar atau webinar hingga pertemuan dengan komunitas pecinta sejarah di Indonesia. Pada tahun 2022, kegiatan kios buku dan pelatihan menjadi Tour Guide dilaksanakan secara offline. Kendala yang dihadapi BHC dalam melaksanakan program kerja tahun 2019-2022 adalah keterlibatan anggota dalam melaksanakan kegiatan terkadang tidak sebesar jumlah anggota yang terdaftar dalam BHC itu sendiri, sehingga terjadi ketimpangan dan ketidakselarasan dalam melaksanakan kegiatan. program kerja.Abstract: The younger generation's curiosity and interest in local history in the city of Banjarmasin has begun to fade. To restore interest that had faded and preserve the historical sites and relics, an organization or community, the Borneo Historical Community, was formed. This research aims to explain the developments, work programs and obstacles faced by the BHC organization in building local historical awareness in the City of Banjarmasin. This research uses historical methods, through heuristic, verification, interpretation and historiography stages. The type of data collected uses primary data and secondary data in the form of oral sources or objects. Primary data was collected through interviews with the chairman and founder of the BHC organization to find out more details about the vision, mission, goals and history of the formation of the organization. For secondary data, the author searched for and collected sources relevant to the research conducted through literature study, documentation and observation. In this case, the author made observations by going directly to the research location in historical places or sites in Banjarmasin, such as the Arab Village, Sudimampir Market, and the Dutch heritage factory (NV Handel Maatschappij Oentjeng). The BHC work program from 2019-2022 is experiencing development, although its implementation is still carried out online. Activities carried out include seminars or webinars to meetings with the history lover community in Indonesia. In 2022, book stall activities and training to become a Tour Guide will be carried out offline. The obstacle for the BHC when implementing the work program from 2019-2022 is that the involvement of members in carrying out activities is sometimes not as large as the number of members registered within the BHC itself, so there is inequality and misalignment when they carry out the work program.
Kurikulum Pendidikan di Malaysia: Strategi dan Pendekatan dalam Pembelajaran Sejarah Muhtarom, Herdin
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v8i2.19789

Abstract

Abstrak: Pengembangan kurikulum adalah seperangkat rencana terhadap segala sesuatu yang akan dipelajari oleh siswa untuk dapat mengembangkan penalaran kritis terhadap fenomena yang terjadi. Strategi dan pendekatan pembelajaran Sejarah di Malaysia menerapkan terhadap proses pembelajaran secara langsung dan pembelajaran berbasiskan digital untuk meningkatkan rasa nasionalisme. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk untuk dapat mengetahui tentang kurikulum Pendidikan di Malaysia: Strategi dan pendekatan dalam pembelajaran Sejarah. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian dengan pendekatan studi Pustaka atau Library Research. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran Sejarah di Malaysia menerapkan pendekatan dan stategi pembelajaran berbasiskan pembelajaran digital dan pembelajaran secara langsung (observasi) seperti kunjungan ke meseum. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan inovasi dalam pembelajaran Sejarah dalam kurikulum Pendidikan di Malaysia.Abstract:  The curriculum development is a set of plans for everything that students will learn to develop critical reasoning about the phenomena that occur. The History learning strategies and approaches in Malaysia apply to both direct learning processes and digital-based learning to enhance nationalism. The objective of this research is to understand the Education curriculum in Malaysia: Strategies and approaches in History education. In this study, a Literature Review or Library Research approach was used. The results of this research show that History education in Malaysia employs digital-based learning and direct learning (observation) approaches, such as museum visits, with the aim of innovating History education in the Malaysian Education curriculum.
INTENSI KEMERDEKAAN DAN DUNIA PERGERAKAN MAS MARCO KARTODIKROMO Sulton, Agus; Susilo, Joko
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v9i2.28504

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran Mas Marco dalam gerakan sosial pra-kemerdekaan. Gerakan sosial itu dilakukan dengan menghadirkan ilustrasi teks sederhana dan umum supaya mudah dimengerti oleh masyarakat pembaca. Hasil penelitian ini menemukan, bahwa gerakan sosial pra-kemerdekaan tidak hanya dilakukan dengan organisasi kerumanan. Narasi teks juga memiliki kemampuan untuk menjadikan pemerintah kolonial khawatir tentang intensi kemerdekaan. Respon pemerintah terhadap teks-teks yang diproduksi Mas Marco dapat menjadi bukti, narasi dapat memberi penyadaran kepada pembaca, bahkan menggerakkan seseorang untuk melakukan tindakan gerakan sosial.Abstract: This study aims to reveal the role of Mas Marco in the pre-independence social movement. The social movement was carried out by presenting simple and general text illustrations so that it is easy to understand by the reading public. The results of this study found that the pre-independence social movement was not only carried out by crowd organizations. The narrative text also has the ability to make the colonial government worried about the intention of independence. The government's response to the texts produced by Mas Marco can be evidence, the narrative can provide awareness to readers, even move someone to take social movement actions.
Analisis Faktor- faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Siswa Untuk Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi Anjeli, Anjeli; Mulia, Anora Rezky; Safitri, Sani; Pratama, Yudi
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 1 (2024): Juni
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v9i1.20411

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu faktor internal dan eksternal yang menyebabkan siswa SMA Negeri 1 Pemulatan Barat tidak berminat meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif Informan penelitian ini dipilih dengan menggunakan purposive sampel Teknik pengumpulan data yang digunakan melibatkan sebanyak 30 orang antara lain observasi, wawancara, pengisian angket, dan dokumentasi Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Teknik validasi data menggunakan member check Berdasarkan hasil survei, faktor internal yang menghambat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi di SMA Negri 1 Pemulutan Barat adalah kurangnya motivasi dan keinginan untuk melanjutkan pendidikan tinggi, serta kurangnya kemandirian setelah lulus Untuk membantu pencarian kerja pasca-kelulusan berdampak pada keuangan rumah tangga Di sisi lain, hal ini juga dapat disebabkan oleh faktor eksternal seperti kendala finansial, tingginya biaya pendidikan, dan factor lingkungan sosial.Abstract: This research aims to find out the internal and external factors that cause SMA Negeri 1 Pemulatan Barat students to not be interested in continuing their education to a higher level. This type of research is qualitative descriptive research. The informants for this research were selected using purposive sampling. The data collection technique used involved as many as 30 people, including observation, interviews, filling out questionnaires, and documentation. Data analysis includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validation technique using member check. Based on the survey results, internal factors are inhibiting the younger generation from continuing their higher education at SMA Negeri 1 Western education is a lack of motivation and desire to continue higher education, as well as a lack of independence after graduation. To help with the post-graduation job search, it has an impact on household finances. On the other hand, this can also be caused by external factors such as financial constraints, high educational costs, and social environmental factors.
Implementasi Literatur Sejarah Lokal dalam Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Menggunakan Pendekatan CRT di SMA Negeri 2 Palembang Saputra, Andi; Hudaidah, Hudaidah; Wardiyah, Wardiyah
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v9i2.26537

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berjudul “Implementasi Literatur Sejarah Lokal dalam Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Menggunakan Pendekatan CRT di SMAN 2 Palembang”. Latar belakang penulisan didasari pada proses pembelajaran sejarah di lingkungan pendidikan yang terasa kering dan kurang menarik, sehingga kurang memberi ruang yang bermakna pada peserta didik dalam memahami proses pembelajaran. Pada penelitian ini peneliti merumuskan bagaimana meningkatkan hasil belajar sejarah pada kelas XII 6 SMA Negeri 2 Palembang dengan muatan materi upaya bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekan 1945-1949 menggunakan pendekatan Culturally Responsive Teaching dengan literatur sejarah lokal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dan desain format lesson study yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan refleksi pada pembelajaran. Desain penelitian ini dilaksanakan dengan dua tahap siklus penelitian. Dari penelitian ini terdapat peningkatan hasil belajar pada 35 peserta didik dikelas XII 6 SMA Negeri 2 Palembang dari sebanyak rata-rata poin soal jawaban benar dari 75.22% meningkat pada rata-rata poin jawaban benar sebanyak 97.22%.Abstract: This study is entitled "Implementation of Local History Literature in Improving History Learning Outcomes Using the CRT Approach at SMAN 2 Palembang". The background of the writing is based on the history learning process in the educational environment that feels dry and less interesting, so that it does not provide meaningful space for students to understand the learning process. In this study, the researcher formulated how to improve history learning outcomes in class XII 6 of SMA Negeri 2 Palembang with the material content of the Indonesian nation's efforts to maintain independence from 1945-1949 using the Culturally Responsive Teaching approach with local history literature. This study aims to improve learning outcomes by using the classroom action research (CAR) method and lesson study format design consisting of planning, implementation and reflection on learning. This research design was carried out with two stages of the research cycle. From this study, there was an increase in learning outcomes in 35 students in class XII 6 of SMA Negeri 2 Palembang from an average of 75.22% correct answer points to an increase in an average of 97.22% correct answer points.
Strategi Meningkatkan Kreativitas dan Public Speaking Siswa, dengan Metode Audio Visual dan Vidio Digital dalam Pembelajaran Sejarah Rosmala, Rospiyanti Triningsih; Fahrrudin, Fahrrudin
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 1 (2024): Juni
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v9i1.20887

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui solusi terbaik dalam memperbaiki public speaking dan krativitas siswa pada mata pelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan metode Studi Literatur kepustakaan dengan menggunakan sumber-sumber penelitian yang sudah ada. Dari hasil penelitian pembelajaran sejarah berhasil atau tidaknya sangat besar dipengaruhi dengan kreativitas dan public speaking siswa di kelas. Untuk meningkatkan kreativitas dan public speaking siswa, guru memerlukan metode pembelajaran yang menarik. Metode pembelajaran yang menarik perhatian siswa SMA/SMK pada mata pelajaran sejarah yakni audio visual dan vidio digital, yang mana membuat pelajaran sejarah membosankan tetapi sebaliknya. Metode pembelajaran audio visual dan digital menjadi salah satu pemanfaatan teknologi yang baik oleh guru dalam mengembangkan di bidang pendidikan, terutama dalam membantu siswa untuk mengembangkan kreativitas dan public speaking siswa menjadi lebih baik.Abstract: This research aims to find out the best solution to improve students' public speaking skills and creativity in history subjects. This research uses a literature study method using existing research sources. From the research results, whether history learning is successful or not is greatly influenced by student creativity and public speaking in class. To increase students' creativity and public speaking, teachers need interesting learning methods. The learning method that attracts high school/vocational school students' attention to history subjects is digital audio visual and video, making history learning boring, but on the contrary. Audio-visual and digital learning methods are good uses of technology by teachers in developing the field of education, especially in helping students develop creativity and improve public speaking skills.
MENELUSURI SEJARAH PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA TRADISIONAL DI MUSEUM NEGERI SUMATERA SELATAN Dani, Fitri Rahma; Susanti, LR Retno; Sandy, Adie Citra
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v9i2.27406

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana sejarah perlengkapan rumah tangga tradisional yang di lestarikan di museum negeri sumatera selatan. Didalam penelitian ini menggunakan sebuah metode deskripsi kualitatif dan juga melakukan sebuah observasi dalam melihat benda peninggalan sejarah serta melakukan observasi di berbagai artikel maupun buku yang pembahasannya masih berkaitan dengan perlengkapan rumah tangga tradisional. Dari hasil penulisan artikel ini bisa di simpulkan jika sejarah peralatan rumah tangga ini memiliki sejarah yang panjang dan juga setiap barang yang ada memiliki manfaat dan keunikan masibg-masing yang menjadikan sebuah cirikhas dari setiap bendanya. Pelestarian peninggalan benda tradisional ini sangat perlu didukung sebab membuat benda menjadi terlindungi dan bisa di jadikan sebuah informasi bagi orang lain.Abstract: The aim of this research is to find out the history of traditional household equipment preserved in the South Sumatra state museum. This research uses a qualitative description method and also makes observations in looking at historical relics and makes observations in various articles and books whose discussion is still related to traditional household equipment. From the results of writing this article, it can be concluded that the history of household appliances has a long history and each item has its own benefits and uniqueness which makes each item unique. The preservation of traditional heritage objects really needs to be supported because it protects objects and can be used as information for other people.
Pengaruh Keberadaan Militer Masyarakat Minahasa dalam Stereotipe Sejarah Indonesia Masa Kolonialisme Andani, Devi; Fahruddin, Fahruddin
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v8i2.20030

Abstract

Abstrak: Belanda datang ke tanah Minahasa untuk memeras tanah Minahasa yang subur dengan berbagai sumber daya alam, tetapi adanya pola perubahan sosial yang terjadi antara Belanda yang sukses “bersahabat” dengan masyarakat Minahasa. Hal ini perlahan mengubah tatanan struktur masyarakat Minahasa. Sehingga Minahasa sebagai daerah yang terkenal dengan pengaruh Belanda terbesar dan terpanjang dalam sejarah Indonesia. Artikel ini menggunakan metode penelitian kepustakaan yang berkaitan dengan metode sejarah kritis. Langkah-langkah dalam penelitian ini dikaitkan dengan menggunakan metode penelitian historis yang meliputi: heuristik, kritik intern dan ekstern, interpretasi dan historiografi. Belanda melihat banyaknya ketidakstabilan dan pemberontakan di beberapa daerah yang terjadi dalam menguasai pemerintah Hindia Belanda dengan berinisiatif untuk melakukan perekrutan anggota militer kembali dengan cara yang lebih intensif dan selektif. Dalam proses perekrutan anggota militer Hindia Belanda yang dilakukan di Minahasa tidak diikuti dengan proses penolakan. Kehadiran Belanda dalam kehidupan masyarakat Minahasa menimbulkan stereotipe bagi masyarakat pada masa kolonialisme. Dengan adanya hal ini tentu menimbulkan paradigma dari pemikiran masyarakat masa kolonialisme. Hasil dari rekonstruksi pemikiran masyarakat Minahasa yang telah bersatu dengan Belanda tentunya menimbulkan perlawanan akan ketidaksepakataan mengenai hubungan persahabatan ini.Abstract: The Dutch came to Minahasa land to exploit the fertile Minahasa land with various natural resources, but there was a pattern of social change that occurred between the Dutch who were successful in "making friends" with the Minahasa people. This slowly changed the structure of Minahasa society. So Minahasa is an area famous for having the largest and longest Dutch influence in Indonesian history. This article uses library research methods related to critical historical methods. The steps in this research are associated with using historical research methods which include: heuristics, internal and external criticism, interpretation and historiography. The Dutch saw a lot of instability and rebellion in several areas that occurred in controlling the Dutch East Indies government and took the initiative to recruit military members again in a more intensive and selective way. The recruitment process for Dutch East Indies military members carried out in Minahasa was not followed by a rejection process. The presence of the Dutch in the lives of the Minahasan people created stereotypes for the people during colonialism. This certainly creates a paradigm for people's thinking during colonialism. The results of the reconstruction of the thoughts of the Minahasa people who had united with the Dutch certainly gave rise to resistance and disagreement regarding this friendly relationship.

Page 11 of 14 | Total Record : 137