JCES (Journal of Character Education Society)
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2020): Januari"
:
20 Documents
clear
WORKSHOP PUBLISH OR PERISH UNTUK GURU DI SMP NEGERI 20 KOTA SERANG
Yani Supriani;
Khotimah Khotimah;
Indri Lestari;
Tb. Sofwan Hadi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.466 KB)
|
DOI: 10.31764/jces.v3i1.1282
Abstrak: Fokus kegiatan pengabdian ini berupa workshop dengan tema publish or perish (publikasikan atau tersisihkan) dalam rangka meningkatkan kemampuan guru dalam kegiatan menyusun dan mempublikasikan karya tulis ilmiah. Metode pendekatan yang digunakan yaitu pelatihan dengan Participatory Learning Method (PLM) yang diimplementasikan pada 17 guru di SMP Negeri 20 Kota Serang. Materi yang diberikan berupa isu yang berkembang dalam dunia pendidikan, inovasi dalam metode dan media pembelajaran, serta metode penelitian pendidikan tindakan kelas. Para guru juga mendapatkan pendampingan penyusunan penulisan karya tulis ilmiah. Hasil kegiatan ini berupa tiga artikel yang telah melalui penyeleksian dipublikasikan di Jurnal GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Serang Raya. Kegiatan ini memberikan indikasi positif bahwa kegiatan pengabdian ini memberikan dampak yang baik sebagai permulaan untuk membangun motivasi dalam menulis dan mempublikasikan karya tulis ilmiah. Hasil kegiatan ini menjadi bahan refleksi dan pertimbangan tim pengabdian Universitas Serang Raya dan pihak sekolah untuk bekerjasama menyelenggarakan kegiatan lanjutan dan berkesinambungan.Abstract: The focus of the community learning service program was a ‘publish or perish’ workshop to improve the ability of teachers in writing and publishing scientific papers. Participatory Learning Method (PLM) was used to achieve the goals that implemented in each 17 teacher in SMP Negeri 20 Kota Serang as the participant. The material provided is about education’s issues, innovation in teaching and learning methods, and Classroom Action Reasearch methods. The teachers also received assistance in writing scientific papers. As a result, three selected articles published in the GAUSS Journal: Journal of Mathematics Education, Universitas Serang Raya. The value provides a positive indication to the community learning service program. It has a good impact as a beginning to build motivation in writing and publishing scientific papers. The results of this activity were a reflection and consideration of the Universitas Serang Raya as an organizer team and the school to work together to carry out follow-up and continuous activities.
TEKNOLOGI BLENDED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Syaadiah Arifin;
Hamzah Puadi Ilyas
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.927 KB)
|
DOI: 10.31764/jces.v3i1.1283
Abstrak: Pada saat ini teknologi berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan ini dapat dimanfaatkan guru dan siswa untuk kegiatan pengajaran / pembelajaran melalui teknologi Blended Learning. Salah satu bentuk dari teknologi ini adalah melalui M-Learning (Mobile Learning) yang dapat membantu siswa untuk belajar di mana saja dan kapan saja. Penyuluhan ini diadakan di daerah Cilamaya Jawa Barat sekitar 150 km dari Jakarta. Peserta berjumlah 8 orang guru dari berbagai SMP. Tujuan utama dari Pengmas ini adalah untuk memberikan penyuluhan penggunaan aplikasi yang terdapat dalam telepon genggam yaitu Line untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa. Instrumen yang digunakan pada kegiatan ini adalah power point, contoh RPP/ lesson plan, dan diskusi interaktif. Pada penyuluhan dihari kedua peserta diharuskan membawa contoh RPP / lesson plan sederhana yang mereka buat sendiri dan akan dipraktekan di aplikasi Line. Melalui program pelatihan ini diharapkan guru dapat menyelesaikan bahan mata pelajaran tepat waktu dan memberikan tambahan pelajaran dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Para peserta pelatihan tidak mengalami kesulitan memahami apa yang sudah dijelaskan oleh nara sumber mengenai pembuatan RPP/ lesson plan. Peserta antusias dalam mengikuti semua kegiatan dan akan mempraktekannya dalam mengajar.Abstract: Nowadays, technology has been developing very rapidly. Teachers and students can utilize this development for teaching/ learning activities through Blended Learning technology. One form of this technology is through M-Learning (Cellular Learning), which can help students to learn anywhere and anytime. The workshop was carried out in the Cilamaya area of West Java, around 200 km from Jakarta. The participants attending this activity were eight teachers from various junior high schools in Cilamaya and Cikampek. The primary purpose of this Community Service/ Pengabdian Kepada Masyarakat is to provide some short training on how to utilize cell phone application Line to improve students’ English ability. The instruments used in this training were: PowerPoint, examples of lesson plan, and interactive discussions. In the second meeting, participants were required to make their Rpp/ lesson plans that would be applied in the Line application. Through this training program, teachers are expected to be able to complete the subject matter and provide additional lessons that are more interesting and interactive. Participants did not have any problem with what had been discussed by presenters on writing their lesson plans. Moreover, they were enthusiastic about participating in this activity and would implement the application in their teaching.
PEMBINAAN BACAAN DAN GERAKAN SHOLAT
Syofrianisda Syofrianisda;
Yossi Eriawati;
Maisarah Leli;
Lasman Azis;
Fawza Rahmat;
Fajar Budiman;
Dewi Manda Angraini
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (264.338 KB)
|
DOI: 10.31764/jces.v3i1.1490
Abstrak: Al-Qur’an sebagai suatu mukjizat tidak hanya menjadi bahan bacaan meskipun membacanya akan mendapat pahala, melainkan juga untuk difahami, dihayati, dipedomani, diamalkan dan diselidiki rahasia kebanarannya. Pelaksanaan pembinaan Bacaan al-Qur'an dilakukan dengan menggunakan metode sorongan yaitu siswa membaca didepan pelatih yang menjadi pengajar dan menyimaknya. Adapun yang menjadi problem dalam pengajaran Baca Tulis al-Qur'an (BTQ) adalah semua komponen pengajaran itu sendiri meliputi materi yang kurang lengkap, kompetensi pengajar kurang, perbedaan kecerdasan peserta, kurangnya media pengajaran. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan-tahapan berikut; 1) elatihan bacaan Al-Qur'an, 2) praktek membimbing tata cara shalat dan berwudhu, dan 3) proses belajar mengajar melalui media tulis dan keterampilan. Adapun upaya yang ditempuh dalam pengajaran Baca Tulis al-Qur'an meliputi berusaha melengkapi sarana prasarana menggunakan metode yang bervariasi.Abstract: The Qur'an as a miracle is not only a reading material although reading it will be rewarded, also to be understood, Dihayati, are, practiced and investigated the secrets of his patients. The implementation of the reading of the Qur'an is done using the method of shove, which is the student reading in front of the trainer who became the teacher and. As for the problem in the teaching of reading write Qur'an (BTQ) is all components of teaching itself covering the material that is less complete, the competence of the teaching less, the difference in the intelligence of participants, lack of teaching media. This activity was carried out with the following stages; 1) The recitation of the Qur'an, 2) practice guiding the Ordinances of prayer and Wudoo, and 3) the process of learning to teach through writing media and skills. As for the effort taken in the teaching of reading, Quran Qur'an includes trying to complement the facilities of infrastructure using a variety of methods.
PELATIHAN ICE BREAKING BAGI GURU SD SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI KEGIATAN AWAL PEMBELAJARAN DI KELAS
Haifaturrahmah Haifaturrahmah;
Sukron Fujiaturrahman;
Sintayana Muhardini;
Nurmiwati Nurmiwati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (274.527 KB)
|
DOI: 10.31764/jces.v3i1.1443
Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan agar guru dapat berinovasi dalam mendesain rencana kegiatan pembelajaran, terutama kegiatan awal pembelajaran melalui pemberian Ice Breaking. Serta menerapkannya untuk memotivasi siswa sebelum pebelajaran di mulai, yang pada akhirnya akan memfokuskan siswa pada materi pelajaran yang akan dipelajari. Metode kegiatan ini terdiri dari tiga tahap, yakni (1) praperencanaan, dimana pada tahap ini dilakukan identifikasi masalah, analisis, dan alternatif pemecahan masalah, (2) perencanaan, yakni mendesain kegiatan yang akan dilaksanakan berdasarkan hasil praperencanaan, dan (3) pelatihan, yaitu aplikasi semua perencanaan yang telah dibuat. Adapun pemecahan masalah yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah transfer IPTEK berupa pemaparan materi yang berkaitan dengan masalah mitra, dan pelatihan Ice Breaking yang merupakan solusi dari permasalahan mitra. Simpulan yang didapat dari kegiatan pengabdian ini, yaitu terealisasinya semua agenda dan rencana yang telah ditetapkan. Hal ini dapat terwujud karena kerjasama mitra dalam menghadiri kegiatan serta antusiasme mitra dalam mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Adapun saran yang dapat diberikan adalah agar adanya program serupa yang berkaitan dengan cara mengoptimalkan kegiatan awal pembelajaran.Abstract: This submission activity purpose can be to innovated in the design of planning activities the first studied through received Ice Breaking. And including for motivation student before the first teaching, in the end will be student focus of subject matter that also in the learned. This activity of method three steps is (1) preplanning, this step in do identification of problem, (2) planning is design activity will be doing result pre planning, and (3) training is application all of the planning after that make. Almost problem solving that do in this activity is Science transferred as explain in to with the partner problem and exercise ice breaking that is solution from problem partner. Conclusion from this activity the submission is realization all agenda and predetermined plan. This can be realized because of the cooperation of partners in attending activities and the enthusiasm of partners in the participating in activity from beginning to the end. As for suggestions that can be given is that something similar programs related to how to optimize the Pre instructional activities.
PELATIHAN PEMBUATAN KOMIKSTRIP “MATHTOON” BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN SKETCHWARE
Yogi Wiratomo;
Abdul Karim;
Indah Mayang Purnama
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.17 KB)
|
DOI: 10.31764/jces.v3i1.1328
Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan “MathToon”, pelatihan pengembangan komikstrip matematika berbasis ADDIE, pembuatan story board dan story line, pembuatan komikstrip menggunakan corel draw dan pengembangan komikstrip berbasis android menggunakan sketchware. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran berbentuk komikstrip “MathToon” yang efektif untuk memfasilitasi proses pembelajaran matematika peserta didik kelas VII SMP. Pelatihan ini diselenggarakan berdasarkan hasil analisis kebutuhan terhadap perkembangan teknologi, kompetensi matematika yang seharusnya dimiliki peserta didik, serta peningkatan kinerja guru SMP. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode pelatihan ruang kelas. Dari hasil pelaksanaan pelatihan didapat antusias guru dalam mengikuti pelatihan serta peningkatan kemampuan guru dalam pembuatan komikstrip matematika dan peningkatan kemampuan dalam pembuatan aplikasi sederhana berbasis android menggunakan sketchware terutama pada pembuatan komikstrip Matematika “MathToon”.Abstract: This training is part of a series of "MathToon" training, training on ADDIE-based math comic strips development, making storyboards and storylines, making comics using Corel draw and developing android-based comics using sketchware. The purpose of this training is to improve the ability of teachers to develop teaching materials and instructional media in the form of "MathToon" comics that are effective in facilitating the mathematics learning process of students in grade VII of junior high school. This training was held based on the results of an analysis of the needs of technological developments, mathematical competencies that students should have, as well as improving the performance of junior high school teachers. The method of implementation carried out is to use classroom training methods. From the results of the implementation of the training obtained enthusiastic teachers in participating in training as well as improving the ability of teachers in making mathematical comics and improving abilities in making simple android-based applications using Sketchware especially in making Mathematical comics "MathToon".
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI CIHANJUANG PARONGPONG
Cahyo Prianto;
Roni Andarsyah;
Rd.Nuraeni Siti Fatonah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (259.293 KB)
|
DOI: 10.31764/jces.v3i1.1440
Abstrak: Pesatnya perkembangan teknologi saat ini memberi banyak perubahan dalam berbagai sektor kehidupan, tidak terkecuali terhadap perubahan perilaku interaksi antara penjual dan pembeli. Dari hasil survey diperoleh data bahwa terdapat 36% pemilik UKM belum melek komputer dan internet untuk bisnis, 12% pemilik UKM menggunakan komputer dan internet untuk bisnis dan hanya 6% saja pemilik UKM yang sukses berbisnis online. Berbagai kegiatan UMKM yang digerakan masyarakat salah satunya terdapat di Desa Cihanjuang. Di Desa Cihanjuang saat ini terdapat berbagai UMKM yang berjalan dan bergerak dalam bidang food, fashion dan craft. Pada umumnya UMKM yang ada dalam menjalankan kegiatannya belum melibatkan teknologi berbasis internet sehingga penetrasi pasar pun masih berjalan secara konvensional. Hal ini yang menjadi permasalahan bagi masyarakat karena adanya keterbatasan informasi dan pengetahuan teknis penggunaan teknologi e-Commerce. Program PKM ini merupakan kegiatan yang menjembatani para pelaku UMKM untuk dapat mengoptimalkan peran media sosial khususnya facebook dan instagram sebagai media dalam memasarkan produknya. Secara lebih lengkap PKM ini bertujuan untuk 1) memberikan pemahaman kepada UMKM di Desa Cihanjuang tentang e-Commerce. 2) memberikan pendampingan dan pelatihan implementasi penggunaan media sosial sebagai sarana untuk memasarkan produk UMKM. Sasaran dari PKM ini adalah para UMKM yang berada di Desa Cihanjuang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.Abstract: The rapid development of technology today gives many changes in various sectors of life, no exception to changes in interaction behavior between sellers and buyers. From the results of the survey obtained data that there are 36% of the owners of SMES not yet literate computers and internet for business, 12% of SME owners use computers and internet for business and only 6% of the owners of SMES who succeed in business online. Various SMES activities in the movement of the community are located in Cihanjuang village. In Cihanjuang village, various SMES are running and moving in the field of food, fashion, and craft. In general, SMES in carrying out their activities does not involve Internet-based technology, so the market penetration still running conventionally. It is a problem for the community because of the limited information and technical knowledge of the use of e-Commerce technology. This PKM Program is an activity that bridges SMES to be able to optimize social media roles especially Facebook and Instagram as a medium in marketing their products. More fully the PKM aims to 1) give understanding to SMES in Cihanjuang village about e-Commerce. 2) Provide mentoring and training implementation of social media use as a means to market SMES products. The target of the PKM is the SMES in the village of the Cihanjuang District Parongpong district of West Bandung.
PROGRAM DISEMINASI HASIL PENELITIAN SERTA PENDAMPINGAN PENELITIAN DOSEN PEMULA SE-KALIMANTAN SELATAN
Husin Husin;
Syahabuddin Nur
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.785 KB)
|
DOI: 10.31764/jces.v3i1.1323
Abstrak: Tujuan program diseminasi hasil penelitian ini adalah untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh dosen di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Alquran (STIQ) RAKHA Amuntai bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin. Selain itu program dilakukan untuk mendampingi rencana penelitian-penelitian dosen yang ada di Kalimantan Selatan, khususnya bagi dosen-dosen pemula. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan Higher Order Thinking Skills. Kegiatan dilaksanakan selama 1 (satu) hari dengan skema 2 (dua) sesi yaitu sesi diseminasi dan sesi selanjutnya diisi dengan diskusi rancangan penelitian dosen. Narasumber berasal dari dosen STIQ RAKHA Amuntai dan UIN Antasari Banjarmasin. Hasil kegiatan ditunjukkan dengan terlaksananya diseminasi hasil penelitian dosen serta terkumpulnya 12 (dua belas) rancangan penelitian dosen pemula yang akan terus mendapatkan pendampingan pelaksanaan penelitiannya sampai penelitian selesai dan terpublish di berbagai jurnal.Abstract: The aim of the dissemination program is to disseminate the results of research conducted by lecturers in the RAKHA Amuntai School of Alquran Science (STIQ) in collaboration with Antasari Banjarmasin State Islamic University (UIN). In addition, the program is conducted to accompany the research plans of lecturers in South Kalimantan, especially for novice lecturers. The method of implementing the activity uses Higher Order Thinking Skills. The activity was carried out for 1 (one) day with a scheme of 2 (two) sessions, namely a dissemination session and the next session filled with discussion of lecturer research designs. The speakers came from STIQ RAKHA Amuntai and UIN Antasari Banjarmasin lecturers. The results of the activity are shown by the dissemination of the results of lecturers' research and the gathering of 12 (twelve) research designs for beginner lecturers who will continue to receive assistance in conducting their research until the research is completed and published in various journals.
PENDIDIKAN DAN LATIHAN PENGUATAN DIMENSI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DI KOTA MATARAM
Maemunah Maemunah;
Sri Maryani;
Abdul Sakban;
Syaharuddin Syaharuddin;
Agus Herianto;
Irma Setiawan
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.084 KB)
|
DOI: 10.31764/jces.v3i1.1280
Abstrak: Kepala Sekolah memegang peranan penting dalam mengelola sekolah yang dipimpinnya. Oleh sebab itu, pemerintah telah melakukan terobosan baru guna meningkatkan kemampuan dan profesionalisme kepala sekolah melalui penguatan kepala sekolah dengan melibatkan lembaga penyelenggara diklat baik dari perguruan tinggi, pemerintah, maupun lembaga terkait lainnya. Kegiatan diklat dilakukan dengan metode diskusi kelompok berbasis lembar kerja yang harus dituntaskan oleh para peserta dengan menilai aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Hasil penilaian kinerja penyelenggaraan rata-rata sebesar 3,80, dengan nilai rata-rata sebesar 3,80, dan (4) evaluasi terhadap narasumber dan tengajar, dengan nilai rata rata sebesar 3,98.Kata Kunci: Kepala Sekolah; Peningkatan Profesionalisme; Diklat Penguatan.Abstract: The headmaster played an important role in managing the school he led. Therefore, the Government has made a new breakthrough to improve the ability and professionalism of the headmaster through the strengthening of the school principal by involving training institutions from universities, governments, and institutions other related. Training activities are conducted by a method of discussion of worksheet-based groups that must be completed by the participants by assessing aspects of knowledge, attitudes, and skills. The results of the average maintenance performance assessment of 3.80, with an average value of 3.80, and (4) evaluation of the resource and center, with a average value of 3.98.Keywords: Headmaster; Increased professionalism; Training.
OPTIMALISASI PEMBINAAN KELOMPOK BINA BALITA PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI BALITA TENTANG MASALAH PERTUMBUHAN : STATUS GIZI, STUNTING PADA ANAK USIA < 2 TAHUN DI WILAYAH PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI PEKANBARU
Islah Wahyuni
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (291.891 KB)
|
DOI: 10.31764/jces.v3i1.1332
Abstrak: Kegiatan ini didasari atas adanya penemuan masalah bayi balita yang mengalami masalah status gizi kurang dan kejadian stunting yang ditemukan oleh petugas kesehatan. Hal ini terjadi akibat ketidaktahuan ibu-ibu bayi dan balita tentang perawatan dan kebutuhan nutrisi adekuat selama 1000 hari pertama kehidupan (HDK) sejak awal konsepsi sampai anak berusia 2 tahun. Kegiatan dilaksanakan di posyandu Jambu Mawar di wilayah kerja puskesmas Payung Sekaki, dengan melibatkan mahasiswa DIII Kebidanan tingkat II STIKes Payung Negeri. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pemberian materi, diskusi, konseling dan pemecahan masalah dalam bentuk tanya jawab. Materi penyuluhan adalah peran orangtua dalam pemberian makanan bergizi serta pemantauan pertumbuhan anak menggunakan Pedoman Umum Gizi Seimbang serta alat skrining pemeriksaan Antropometri bayi balita: timbangan berat badan, pengukur panjang badan dan pita centimeter. Keberhasilan kegiatan dinilai dari antusiasme peserta dalam bertanya seputar masalah pola asuh dan pemberian nutrisi pada bayi balita dan kemampuan serapan peserta terhadap materi yang sudah diberikan, peserta tertarik dan sadar akan pentingnya kegiatan semacam ini dalam mencegah masalah gizi buruk dan stunting pada bayi dan balita.Abstract: This activity is based on the discovery of infant babies' problems that are experiencing less nutritional status issues and stunting events found by health workers. This is due to the ignorance of baby mothers and toddlers about the care and nutritional needs of the nutrients during the first 1000 days of Life (HDK) since the initial conception until a 2-year-old child. Activities carried out in the guava Posyandu at the Puskesmas work area of the umbrella, with the students involving DIII obstetric level II STIKes umbrella state. Activities are carried out in the form of material giving, discussion, counseling and problem-solving in the form of questions and answers. The counseling material is a parent's role in nutritious food delivery and monitoring of child growth using balanced nutrition general guidelines as well as examination screening anthropometry Infant Toddler: Weight scale, body length and ribbon gauge Centimeters. The success of activities assessed from participants ' enthusiasm in asking about the problem of foster patterns and nutrition in infant infants and the ability of absorption of participants to the material that has been given, participants interested and aware of the importance of activities This kind of prevention in preventing bad nutrition and stunting in infants and toddlers.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI POSITIF DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN
Hesty Aisyah;
Ilham Tri Maulana;
Liranti Rahmelina;
Fadil Firdian
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.772 KB)
|
DOI: 10.31764/jces.v3i1.1309
Abstrak: Kemajuan teknologi belakangan ini tidak bisa terlepas dari semua aktifitas manusia, tidak terkecuali dalam aktivitas penyelenggaraan pendidikan. Hanya saja, diketahui kemajuan teknologi memiliki dua sisi dampak, yakninya sisi positif dan sisi negatif yang harus kita cermati secara tepat. Peserta Pesantren Ramadhan di Masjid Jabal Nur terdiri dari jenjang pendidikan SD dan SMP, peserta ini banyak yang sudah mengenal teknologi seperti Gadget, komputer, dan lain-lain. Peserta hanya mengenal teknologi tetapi masih belum mengetahui kegunaan dan fungsi serta membedakan teknologi yang baik untuk anak-anak. Hal itu yang membuat Tim PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) mengadakan pelatihan dengan tema penggunaan teknologi positif di masyarakat. Pelaksanaan PkM ini meningkatkan kualitas peserta Pesantren Ramadhan. Tahap kegiatan yang sudah dilakukan dalam kegiatan pegabdian ini adalah memberikan pelatihan secara terpadu agar anak-anak bisa memahami penggunaan teknologi positif di masyarakat, hasilnya anak-anak memahami, dan mengetahui teknologi yang bagus digunakan dan yang tidak bagus digunakan. Rencana selanjutnya adalah pemberian tugas dan mengevaluasi tugas yang telah diberikan oleh tim pelaksana.Abstract: Recent technological advances can not be separated from all human activities, is no exception in the activities of providing education. It's just that, it is known that technological progress has two sides of impact, namely the positive and negative sides that we have to pay close attention to. Participants in the Ramadhan Islamic Boarding School at Jabal Nur Mosque consist of elementary and junior high school education, many of these participants are already familiar with technology such as gadgets, computers , etc. Participants only know technology but still don't know the uses and functions and differentiate technologies that are good for children. That made the PkM (Community Service) Team conduct training with the theme of using positive technology in the community. The implementation of this PkM improves the quality of Ramadhan Pesantren participants. The activity phase that has been carried out in this community service activity is to provide integrated training so that children can understand the use of positive technology in the community, as a result the children understand, and know which technologies are good to use and which are not good to use. The next plan is assigning tasks and evaluating the assignments given by the implementation team.