cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 524 Documents
SOCIALIZATION, FACE VALIDITY AND CONTENT VALIDITY FOR INSTRUMENTS AND FOOT CARE GUIDELINES FOR DIABETES MELLITUS PATIENTS: RESEARCH RESULTS 2020 Parliani Parliani; Tri Wahyuni; Ramadhaniyati Ramadhaniyati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5665

Abstract

Abstrak: Belum adanya instrumen perawatan kaki dan pedoman perawatan kaki pada pasien diabtes mellitus (DM) di lokasi mitra, dimana pedoman sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kejadian berulang luka kaki diabetes (DFU). Tujuan pengembangan instrument ialah untuk menjadi pegangan pasien dan perawat dalam melakukan perawatan kaki pasien DM dan mencegah dini kejadian DFU. Metode pelaksanaan terdiri atas 3 tahap yakni 1) sosialisasi intrumen terdiri atas a) memberikan pedoman dan instrumen untuk di telaah dan presentasi, b) tanya jawab, c) small group discussion untuk item, dan d) pemaparan hasil diskusi, 2) face validity dan 3) content validity. Hasil sosialisasi yakni peserta sepakat untuk memecah instrumen dan manual menjadi pedoman khusus tatalaksan pasien dirumah dan tatalaksana di klinik, dimana 100% peserta setuju untuk dikembangkan instrumen ini. Hasil uji validitas isi yakni terdapat 10 item yang memiliki nilai I-CVI ialah 1.00 yang bermakna valid diantaranya 1) pendidikan perawatan kaki, 2) senam kaki diabetes, 3) perawatan kebersihan kaki, 4) menggunakan alas kaki yang sesuai, 5) teknik potong kuku yang sesuai, 6) tes monofilamen, 7) riwayat luka atau amputasi, 8) inspeksi kelainan bentuk kaki, 9) tes keterbatasan pergerakan kaki, dan 10) tes Ankle Brachial Index (ABI). Hasil S-CVI ialah 0.78. Instrumen dan panduan ini dikembangkan menjadi 2 bagian yakni untuk pasien dan untuk tenaga kesehatan yang merawat pasien DM.  Abstract: There is no foot care instrument and guideline for patients with diabetes in the partner’s location where it is needed for protect recurrence of diabetic foot ulcer (DFU). The aims of this instrument are to have manual for patients and nurses in doing of foot care and decrease the number of DFU. The methods are 1) instrument socialization such as a) giving the manual and doing presentation, b) discussion, c) small group discussion and d) sharing results of discussion, 2) face validity, and 3) content validity. The results are participants decided the manual becomes for patients in home and for nurses in clinical setting. The result of content validity in 10 items with I-CVI is1.00 where there are significance to be used, 1) foot care education, 2) gymnastics diabetic foot, 3) maintenance of cleanliness foot, 4) using footwear appropriate, 5) technical pieces of nails that suit, 6) monofilament test, and 7) a history of injuries or amputations, 8) inspection of foot abnormalities, 9) test the limitations of foot movement, and 10) test of Ankle Brachial Index (ABI). The S-CVI result is 0.78. This instrument and guide was developed into 2 books, for patients and for nurses who take care of DM patients.  
POLIBATAM PRESS DI TENGAH PANDEMIC COVID-19 DALAM RANGKA MENDUKUNG KEMANDIRIAN EKONOMI DAN BUDAYA KEWIRAUSAHAAN Nanik Lestari; Mega Mayasari; Metta Santiputri; Uuf Brajawidagda
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2823

Abstract

Abstrak: Tujuan jangka pendek dari kegiatan PPUPIK Polibatam Press ini yaitu untuk memenuhi kebutuhan konsumen internal Politeknik Negeri Batam berupa ketersediaan buku ajar dan modul praktikum. Sedangkan tujuan jangka panjangnya adalah menghasilkan berbagai produk, tidak hanya berupa buku ajar maupun modul praktikum saja, namun juga akan menyediakan berbagai jasa cetak lainnya. Metode pelakasanaan kegiatan ini seperti perusahaan penerbit buku pada umumnya. Beberapa faktor kendala atau penghambat yang dialami terutama terkait dengan adanya pandemi Covid-19 sehingga menurunkan daya beli dan menurunkan produktivitas dari para penulis. Untuk menunjang pemasaran selama masa pandemi tersebut, selain melalui media sosial seperti tahun pertama, Polibatam Press telah melakukan pemasaran melalui marketplace Tokopedia, Bukalapak, blibli, Lazada dan Google Play Book. Namun demikian, terdapat pula faktor pendukung yang dapat dimanfaatkan, antara lain dengan munculnya produk baru berupa e-book sebanyak 20 judul dan diminati dalam masa pandemi ini. Dalam pelaksanaan kegiatan PPUPIK selanjutnya, perlu dilaksanakan langkah-langkah strategis yang telah direncanakan terutama untuk menghadapi keadaan new normal dalam masa pandemi Covid-19 sehingga produksi e-book serta pemanfaatan marketplace perlu terus dikembangkan, selain terus melakukan sosialisasi diantaranya melalui webinar yang dilaksanakan oleh Politeknik Negeri Batam sehingga dapat mencapai civitas akademika di luar Polibatam.Abstract: The short-term objective of the PPUPIK Polibatam Press program is to fulfill the demands of textbooks and practicum modules from internal consumers at Politeknik Negeri Batam. Furthermore, the long-term goal is to produce a variety of products, not only in the form of textbooks and practicum modules, but also to provide various other printing services. The method of implementing this activity is like a book publishing entity in general. Some of the constraints or obstacles experienced were mainly related to the Covid-19 pandemic, which reduced purchasing power and decreased the productivity of the writers. To support marketing during the pandemic, in addition to social media such as the first year, Polibatam Press also operate marketing through digital marketplaces, namely Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Lazada and Google Play Book. However, there are also supporting factors that can be utilized, including the emergence of a new product in the form of e-book as many as 20 titles, which is in good demand during this pandemic. In the next implementation of PPUPIK program, it is necessary to perform strategic steps that have been planned, especially to adapt with the new normal situation during the Covid-19 pandemic, therefore e-book production and marketplace marketing need to be continuously developed. In addition, socialization through webinars held by Politeknik Negeri Batam is also continued, so that Polibatam Press can reach the academic community outside Polibatam.
CARE FOR PREGNANT WOMENT DURING THE COVID-19 PANDEMIC Afrida Sriyani Harahap; Ulfa Hasanah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5655

Abstract

Abstrak: Upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) harus dengan mengintegrasikan beberapa program yang terkait mulai dari sejak awal masa kehamilan, melahirkan, nifas, bayi, balita dan pasangan usia subur. Salah satu upaya pemerintah adalah dengan membentuk kelas ibu hamil. Kelas ibu hamil nantinya akan sangat membantu masalahketidakpastian baik fisik maupun mental yang ibu alami selama kehamilan dan akan berdampak sampai proses persalinan nanti. Selama hamil selain adanya perubahan fisik, ibu hamil juga mengalami perubahan psikologis dan emosional. Kehamilan, persalinan dan nifas merupakan suatu hal yang alami tetapi bukan berarti tanpa resiko. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan memberikan serangkaian pelayanan terhadap ibu hamil yang diwujudkan melaui pendekatan kelas ibu hamil, dengan harapan terjadi perubahan prilaku yang positif sehingga pengetahuan ibu tentang kehamilan meningkat dan ibu mau memeriksakan kehamilan serta melahirkan di tenaga kesehatan sebagai upaya untuk penurunan AKI. Hasil yang didapatkan menunjukkan ibu mau memeriksakan kehamilan ke tenaga kesehatan meskipun sedang terjadi pandemic covid-19. Upaya yang dilakukan agar dapat mencapai keberlannjutan dari kegiatan Peduli Ibu Hamil di Masa Pandemic Covid-19 ini dengan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan serta pendampingan terhadap ibu hamil dikelurahan Labuh Baru Timur.Abstract: Efforts to reduce AKI and AKB should be by integrating several related programs starting from the beginning of pregnancy, childbirth, nifas, infants, toddlers and couples of childbearing age. One of the government's efforts is to establish a class of pregnant women. The class of pregnant women will be very helpful to the problem of uncertainty both physically and mentally that the mother experienced during pregnancy and will have an impact until the process of childbirth later. During pregnancy in addition to physical changes, pregnant women also experience psychological and emotional changes. Pregnancy, childbirth and childbirth are natural but not without risks.The method of implementation of the activity is by providing a series of services to pregnant women that are realized through the approach of the class of pregnant women, in the hope that there is a change in positive behavior so that the mother's knowledge about pregnancy increases and the mother wants to check the pregnancy and give birth in health workers as an effort to decrease AKI.The results showed that the mother wanted to check the pregnancy to health workers despite the covid-19 pandemic. Efforts are made to achieve the continuity of the activities of Caring for Pregnant Women in the Covid-19 Pandemic by monitoring and evaluating activities and mentoring pregnant women in the Labuh Baru Timur.
PEMBERIAN KEGIATAN “MOTIVASI UNTUK LEBIH BAIK” DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) PEKANBARU Ingrid Weddy Viva Febrya; Maryulis Maryulis
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2655

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan motivasi pada warga binaan anak di LPKA Pekanbaru. Kegiatan dilakukan di LPKA jalan Pemasyarakatan nomor 4, Rumbai, Pekanbaru-Riau. Metode pelaksanaan menggunakan cara ceramah, Tanya jawab dan games. Peserta yang menjadi audiens adalah warga binaan anak sejumlah 40 orang yang dipilih oleh petugas. Usia peserta ditetapkan antara 16–19 tahun. Target luaran yang diharapkan dari pengabdian masyarakat ini adalah agar napi anak memiliki motivasi untuk menjadi lebih baik, agar napi anak memiliki kepercayaan diri yang baik, agar napi anak memiliki fikiran positif, kreativitas positif dan mampu bekerjasama dalam tim. Melalui pemberian kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan anak-anak yang telah menyelesaikan hukuman dapat kembali ke masyarakat dan menjalani kehidupan secara normal. Bagi pelaksana kegiatan diharapkan dapat memberikan pengembangan keilmuan yang dapat menjadi referensi bagi kegiatan pengabdian masyarakat lainnya. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan ditemukan bahwa permainan yang berisi pendidikan nilai dan norma didalamnya dapat menjadi jalan pembelajaran bagi para peserta permainan untuk menghayati betapa pentingnya pemahaman dan semangat kekompakan dan kegotongroyongan.Abstract: This community service activity is carried out with the aim of providing motivation to child inmates in LPKA Pekanbaru. Activities carried out in Pengayoman street  nomor 4, Rumbai, Pekanbaru-Riau. The implementation method uses presentation, questions & answers and games. Participants who became the audience were 40 child-assisted inmates selected by the officers. The age of the participants was set between 16-19 years. The expected output target of community service is that the prisoners of children have the motivation to become better, so that prisoners of children have good self-confidence, so that prisoners children have positive thoughts, positive creativity and be able to work in teams. Through the provision of community service activities, it is expected that children who have completed the sentence can return to the community and lead a normal life. The executor of the activity is expected to provide scientific development that can become a reference for other community service activities. Based on the results of the implementation activity, it was found that games that contain education of values and norms in it can be a way of learning for game participants to appreciate the importance of understanding and the spirit of cohesiveness and mutual cooperation.
PELATIHAN KADER DALAM PENCEGAHAN PENGABAIAN LANSIA PADA KELUARGA Ezalina Ezalina; Rizanda Machmud; Nursyirwan Effendi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i2.2360

Abstract

Abstrak: Meningkatnya jumlah lansia seiring pula dengan penyakit yang diderita lansia. Menurunnya kondisi fisik, psikologis, dan sosial yang dialami lansia sehingga lansia harus tinggal bersama keluarga. Di sisi lain keluarga harus mengurus keluarga inti dan bekerja di luar rumah. Jika keluarga tidak bisa merawat lansia dengan baik maka lansia akan terabaikan sehingga keluarga perlu memberikan dukungan kepada lansia. Keluarga perlu diberikan pelatihan sehingga keluarga tahu, paham dan dapat mempraktikannya ketika mendampingi lansia. Agar materi yang disampaikan dapat berkelanjutan maka sebelum diberi pelatihan kepada keluarga terlebih dahulu diberikan pelatihan kepada kader sebagai pendamping tenaga kesehatan untuk sustainable.  Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keluarga tentang pencegahan pengabaian lansia. Metode pelatihan yang diberikan melalui  ceramah dan tanya jawab,diskusi, dan demonstrasi uji keterampilan fisik tentang cara perawatan dasar pada lansia di rumah. Alat bantu yang digunakan modul, LCD proyektor, dan buku catatan. Hasil pelatihan didapatkan antusias serta keterampilan kader dan keluarga tentang pencegahan pengabaian lansia pada keluarga. Keterampilan yang didapat yaitu keterampilan perawatan demam pada lansia, pengukuran aktifitas fisik lansia, pengukuran aktifitas sosial lansia, dan pengukuran keseimbangan tubuh lansia.Abstract: The increasing number of elderly is also in line with the illness suffered. The reduced physical, psychological, and social conditions experienced by the elderly make them live with their family. On the other hand, their family has to take care of the main family and goes to works. If the family cannot take care of the elderly well, the elderly will be neglected.Familiesneed to provide support to the elderly, sotheyneed to be given training so that they know, understand, and can practice it when accompanying the elderly. To make the training material delivered sustainable, cadres as a companion for health workers will also be given training for sustainability. The aim of the communityservice is to increase families’ knowledge and understanding of the elderly neglect prevention. Training methods are provided through lectures, questions and answers, discussions, and demonstrations of physical skills tests on how to care for the elderly at home. Tools used are modules, LCD projectors, and notebooks. The result of the training shows increased knowledge and skills of cadres and families about preventionof the elderly neglect in families.The acquired skills are such as fever care skill on the elderly, measurement of elderly physical activity,measurement of elderly social activity, and measurement of body balance.
THE USE OF SIMULATION AND ANIMATION OF VIRTUAL LABORATORY-BASED PRACTICAL LEARNING FOR SCIENCE TEACHER GROUPS Syamsuriana Basri; Sri Maya; Irsan Irsan
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i4.6536

Abstract

Abstrak: Pelatihan  ini memiliki tujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan terkait 1) Penjelasan Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Praktikum IPA, 2) pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Praktikum Berbasis Simulasi dan Animasi. Dan 3) pelatihan Pembuatan Chanel Youtube.   Peserta dalam pelatihan ini adalah guru IPA SMP yang tergabung dalam MGMP IPA Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan sejumlah 15 orang guru. Metode yang digunakan presentasi, demonstrasi kemudian  praktik serta metode yang digunakan untuk mengukur peningkatan pemahaman yakni menyebarkan kuesioner dengan menggunakan skala interval kemudian data dianalisis melalui microsoft exel untuk mencari rata-rata dan persentasi setiap indikator dan aspek yang diamati. Hasil dari pelatihan yang diperoleh yaitu 1) peningkatan Pemahaman Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Praktikum IPA sebesar 35,44%, 2) peningkatan pengetahuan dan keterampilan Pembuatan Media Pembelajaran Praktikum Berbasis Simulasi dan Animasi sebesar 71,19%, dan 3) peningkatan pengetahuan dan keterampilan Pembuatan Chanel Youtube sebesar 74,32%. Hal dari kegiatan ini mendapatkan pengetahuan dan keterampilan terkait media serta pembuatannya yang dapat digunakan dalam pembelajaran praktikum secara virtual, khususnya mata pelajaran IPA.Abstract: This training has the aim of providing knowledge and skills related to 1) Explanation of the Use of Technology in Science Practicum Learning, 2) Training on Making Practical Learning Media Based on Simulation and Animation. And 3) Youtube Chanel Creation training. Participants in this training are science teachers for junior high schools who are members of the MGMP for science in Pangkajene and Islands Regency, with a total of 15 teachers. The method used is presentation, demonstration, then practice and the method used to measure the increase in understanding is distributing questionnaires using an interval scale then the data is analyzed through Microsoft Excel to find the average and percentage of each indicator and aspect observed. The results of the training obtained are 1) an increase in understanding of the use of technology in science practicum learning by 35.44%, 2) an increase in knowledge and skills in making simulation and animation-based practical learning media by 71.19%, and 3) an increase in knowledge and skills in making Youtube Chanel by 74.32%. The thing from this activity is getting knowledge and skills related to media and their manufacture that can be used in virtual practicum learning, especially science subjects.
PENERAPAN TEKNOLOGI BUDIDAYA UDANG (Litopenaeus vannamei) SEMI INTENSIF PADA TAMBAK UDANG TRADISIONAL Roni Hermawan; Deddy Wahyudi; Mohamad Akbar; Wendy Alexander Tanod; Alismi M Salanggon; Yeldi S Adel
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2372

Abstract

Abstrak: Teknologi yang dipakai oleh pembudidaya udang di Sulawesi Tengah masih secara tradisional. Pelaku budidaya enggan melakukan peningkatan teknik budidaya dikarenakan kurangnya akses informasi ataupun percontohan yang tepat. Sasaran dan target kegiatan ini, yaitu para pembudidaya udang tradisional di Desa Lalombi, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, dengan harapan para pembudidaya mampu mengaplikasikan teknologi budidaya semi intensif. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini, yaitu dapat meningkatkan produksi tambak udang tradisional dengan menggunakan teknologi semi intensif melalui mekanisasi dan budidaya yang modern, terukur dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan ini, yaitu survei lapangan, transfer teknologi ke mitra budidaya baik secara teoritis maupun praktek langsung. Pengumpulan data sebagai acuan monitoring. Dari kegiatan penerapan teknologi budidaya udang vannamei dengan metode semi intensif dengan luasan lahan 1600 m2, pembudidaya mendapatkan keuntungan sebesar Rp.3.288.750/bulan. Kegiatan penerapan teknologi masih diperlukan pendampingan bagi para pembudidaya. Oleh karena itu, tahap monitoring, evaluasi serta pendampingan terus dilakukan, agar para pembudidaya dapat mandiri menjalankan usaha budidaya udang vannamei dengan metode semi intensif.Abstract: The technology used by shrimp farmers in Central Sulawesi is still traditional. The farmers were reluctant to improve their shrimp culture techniques due to the lack of access to information or the right pilot project. The targets are local farmers in Lalombi Village, Donggala Regency, Central Sulawesi, are hoping that the farmers will be able to apply semi-intensive shrimp culture technology. This activity aimed to increase traditional shrimp ponds using semi-intensive technology by mechanizing modern, scalable, and sustainable aquaculture. This pilot project's method includes field survey and technology transfer of shrimp culture to partners, both theoretically and indirectly. The Data collection as a reference for monitoring. From the application of vannamei shrimp culture technology with the semi-intensive method on 1600 m2 pond, farmers get a profit of Rp.3,288,750/month. This shrimp farming pilot project still needs assistance for farmers. Therefore, the monitoring, evaluation, and assistance stages continue to be carried out so that the farmers can independently run the vannamei shrimp farming business with the semi-intensive method.
EDUKASI PEMANFAATAN OBAT TRADISIONAL DIABETES DAN HIPERTENSI PADA ERA PANDEMI COVID-19 DI TALANG BETUTU Sri Indaryati; Maria Tarisia Rini
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6061

Abstract

Abstrak: Diabetes dan Hipertensi merupakan penyakit Comorbid-19 yang paling berbahaya. Penderita mudah tertular dan meningkat keparahannya serta ancaman kematiannya menjadi yang tertinggi nomor 1 pada Hipertensi dan ke-2 pada diabetes. Masyarakat di Kelurahan Talang Betutu merupakan salah satu daerah binaan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC). Masyarakat ini memiliki potensi menjadi mandiri dalam mengelola penyakit diabetes dan hipertensi. Namun pada masa pandemi masyarakat ini cenderung mengabaikan protokol kesehatan. Berdasarkan survei pada Oktober 2020 didapatkan permasalahan mitra: Rendahnya perilaku perawatan mandiri diabetes dan hipertensi terutama kepatuhan minum obat dan kebiasaan membeli obat herbal tanpa konsultasi saat pandemi Covid-19. Hal ini akan memperburuk kesehatan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan penderita Diabetes dan hipertensi dalam memanfaatkan Herbal. Metode pelaksanaan adalah edukasi dengan diskusi dan sharing lansung kelompok kecil (2-3 pasien/ kelompok) mengenai pengalaman pemanfaatan herbal untuk hipertensi dan Diabetes. Hasil: Pengetahuan pasien meningkat dari 39 peserta yang sebelumnya Sebagian besar pengetahuan mengenai pemanfaatan Herbal untuk perawatan mandiri Hipertensi dan Diabetes rendah yaitu hanya 12,83% menjadi meningkat menjadi 76,92%. Semua peserta yang mendapat penyuluhan dan semua kader menilai kegiatan ini bermanfaat. Para peserta dan kader memberikan saran untuk melanjutkan kegiatan pengabdian untuk meningkatkan Kesehatan warga setempat.Abstract:  Diabetes and Hypertension are the most dangerous comorbid-19 diseases. Patients are easily infected and increased in severity and the threat of death becomes the highest number 1 in hypertension and 2nd in diabetes. The community in Talang Betutu Village is one of the built areas of the Faculty of Health Sciences, Musi Charitas Catholic University (UKMC). This society has the potential to become independent in managing diabetes and hypertension. But during pandemics these people tend to ignore health protocols. Based on a survey in October 2020, partner problems were obtained: Low self-care behavior of diabetes and hypertension, especially adherence to taking drugs and habits of buying herbal medicines without consultation during the Covid-19 pandemic. This will worsen health. The purpose of this activity is to increase the knowledge of diabetics and hypertension in utilizing herbs. The implementation method is education by discussing and sharing small groups (2-3 patients / groups) about the experience of utilizing herbs for hypertension and diabetes.  Results: Patient knowledge increased from 39 participants who previously mostly knowledge regarding the use of Herbs for self-care hypertension and diabetes was low which was only 12.83% to increase to 76.92%. All participants who received counseling and all cadres considered this activity useful. The participants and cadres provided advice to continue devotional activities to improve the health of local residents.
INDUCTION OF TECHNOLOGY AS A MEANS OF IMPROVING BUSINESS COMPETITIVENESS IN CREATIVE INDUSTRY Tri Atmojo Kusmayadi; Titin Sri Martini; Diari Indriati; Putranto Hadi Utomo; Bowo Winarno; Nugroho Arif Sudibyo
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i4.5682

Abstract

Abstrak: Mitra dalam program kemitraan masyarakat ini merupakan UMKM yang bergerak dibidang industri kreatif. UMKM yang berlokasi di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali ini, berfokus menghasilkan produk-produk berbasis meubel. Tujuan induksi teknologi ini untuk mendorong produktivitas dan kreativitas UMKM sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing usaha. Secara khusus, penerapan induksi teknologi ini berbentuk implementasi website penjualan untuk memperluas pemasaran. Tahapan pelaksanaan kegiatan menggunakan metode 4P yaitu Pengamatan permasalahan mitra, Penerapan induksi teknologi, Pelatihan mitra dan Pendampingan mitra. Hasil yg diperoleh dari kegiatan ini adalah telah terbangunnya website dengan CMS WordPress dan berbasis bahasa pemrograman PHP untuk UMKM mitra. Selanjutnya diadakan pelatihan penggunaan website tersebut. Peserta antusias dalam mengikuti kegiatan yang telah dilakukan oleh tim pengabdi. Hal ini dapat dilihat pada saat kegiatan terjadi interaksi antara peserta dengan pemateri.Abstract:  Partners in this community partnership program are MSMEs engaged in the creative industry. This UMKM, which is located in Ngemplak District, Boyolali Regency, focuses on producing furniture-based products. The purpose of this technology induction is to encourage the productivity and creativity of UMKM so that they can be used to increase business competitiveness. In particular, the application of this technology induction takes the form of implementing a sales website to expand marketing. The stages of implementing the activities using the 4P method are Observing partner problems, Application of technology induction, Partner training, and partner assistance. The results obtained from this activity are the construction of a website with a WordPress CMS and PHP-based programming language for partner MSMEs. Furthermore, training on the use of the website was held. Participants were enthusiastic in participating in the activities carried out by the service team. This can be seen when the activity occurs when there is an interaction between participants and presenters.
PENDAMPINGAN PENYINTAS COVID-19 UNTUK MENCEGAH KEJADIAN DEPRESI DALAM MENJALANI ISOLASI MANDIRI Ivanna Beru Brahmana; Ayu Laksmi Salsabila; Rizky Aprilia Kusumawardhani; Naufal Hanif Amrulloh; Desma Ayu Lestari; Fitri Khoirunnisa; Ravikha Aprilia Ganarsih
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6822

Abstract

Abstrak: Latar belakang: Pandemi Covid-19 datang tidak terduga. Jumlah korban terkonfirmasi positif Covid-19 semakin meningkat. Isolasi mandiri (isoman) tanpa bertemu dan bersosialisasi dengan orang lain, ancaman risiko memberatnya kondisi penyakit hingga fatal merupakan pengalaman yang mengerikan bagi para penyintas yang berisiko menimbulkan depresi. Upaya pendampingan bagi mereka merupakan upaya yang mulia, untuk ketenangan penyintas dalam menjalani hari-hari yang menegangkan. Tujuan: Mendampingi penyintas Covid-19 secara batin dan memantau perkembangan kondisi kesehatan dari hari ke hari.  Metode: Menyapa penyintas secara online melalui whatsapp dan mengetahui perkembangan kondisi kesehatan penyintas melalui google-form. Hasil & implikasi: Pendampingan selama 10 hari dilakukan pada 2 keluarga yang melakukan isoman sebagai kegiatan KKN Mahasiswa Program Pendidikan Kedokteran di bulan Februari-Maret 2021. Penyintas merasakan ketenangan batin dengan adanya kegiatan pendampingan dari mahasiswa KKN. Kedua keluarga juga merasakan ketenangan karena mengetahui perkembangan kesehatan mereka ke arah perbaikan. Informasi tentang Covid yang diberikan mahasiswa dirasakan sangat bermanfaat bagi tiap anggota keluarga, waktu terisi dengan kegiatan yang berguna, dan mengurangi risiko depresi. Kesimpulan: Kegiatan pendampingan penyintas Covid-19 oleh mahasiswa KKN PSPD FKIK UMY dirasakan bermanfaat dan memberikan kepuasan seluruh  anggota keluarga penyintas, sekaligus sebagai bukti kepedulian mahasiswa terhadap sesama dan melatih soft skill mereka.Kata Kunci: Covid-19, depresi, mahasiswa, pendampingan, penyintas. Abstract:  The Covid-19 pandemic came unexpectedly. The number of confirmed cases of Covid-19 is increasing. Independent isolation (isoman) without meeting and socializing with other people, the risk of worsening the disease condition to fatal is a terrible experience for survivors at risk of causing depression. Assistance efforts for them is a noble effort for the peace of the survivors in living stressful days. Objective: To spiritually accompany Covid-19 survivors and monitor the development of health conditions from day today. Method: Greet the survivors online via WhatsApp and find out the survivor's health condition progress through the google-form. Results & implications: Mentoring for ten days was carried out on two families who did isoman as a KKN activity for Medical Education Program Students in February-March 2021. Survivors felt the peace of mind with mentoring activities from KKN students. Both families also feel calm because they know the progress of their health towards improvement. Information about Covid provided by students is beneficial for each family member; time is filled with functional activities and reduces the risk of depression. Conclusion: Assistance activities for Covid-19 survivors by KKN PSPD FKIK UMY students were felt to be helpful and provide satisfaction for all family members of survivors, as well as proof of students' concern for others and practice their soft skills. Keywords: Covid-19, depression, students, mentoring, survivors.