cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 524 Documents
LEUCORRHOEA EDUCATION AND TREATMENT FOR YOUNG WOMEN AS PRECAUTIONS FOR RISKY DISEASES Ivanna Beru Brahmana
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i4.6814

Abstract

Abstrak:  Latar belakang: Lekorea (keputihan) pada remaja putri merupakan hal yang biasa dikeluhkan. Oleh karena dianggap hal yang biasa inilah, terkadang remaja putri tidak menyadari bahwa keputihan yang dialaminya sudah mulai berisiko terhadap kesehatan reproduksinya. Hal ini dapat menimbulkan masalah pada saat remaja putri tersebut menikah, berupa kebuntuan di saluran tuba, oleh karena proses infeksi. Tujuan: Memberikan edukasi tentang lekorea pada remaja putri, tanda dan risiko yang kemungkinan terjadi apabila lekorea tidak ditangani dengan baik. Metode: Penyuluhan tentang lekorea, tanda, dan risikonya. Pretes dan postes dilakukan pada peserta untuk mengetahui pengetahuan mereka sebelum diberikan penyuluhan dan seberapa besar peningkatan pemahaman mereka setelah pemberian penyuluhan. Tanya jawab melengkapi sesi diskusi untuk lebih menguatkan pemahaman materi dan mengukur tingkat antusiasme peserta pengabdian terhadap materi yang disampaikan. Hasil: Penyuluhan dihadiri oleh 70 remaja putri, yang mengikuti pretes dan postes sebanyak 65 orang, dengan nilai pretes 36,9 dan nilai postes meningkat menjadi 80,8. Sekitar 50% peserta menyatakan informasi mengenai lekorea mereka dapatkan dari media massa atau sosial media. Kesimpulan: Penyuluhan dengan metode yang mengena efektif meningkatkan pemahaman peserta pengabdian dibandingkan sebelum dilakukan penyuluhan. Abstract:  Background: Leucorrhoea in adolescent girls is a common complaint. Because it is considered normal, sometimes young women do not realize that the vaginal discharge they are experiencing has begun to risk their reproductive health. This can cause problems when the young woman is married, in the form of deadlock in the fallopian tubes, due to the infection process. Objective: To educate leucorrhoea adolescent girls about the signs and risks that may occur if leucorrhoea is not treating correctly.Methods: Analyzing leucorrhoea through signs and risks. Pre-test and post-test were conducted on participants to find out their knowledge before being given counselling and how much their understanding increased after giving counselling. Questions and answers complete the discussion session to further strengthen the understanding of the material and measure the level of enthusiasm of the service participants for the material presented. Results: The counselling was attended by 70 young women that took the pre-test and post-test of 65 people. The pre-test score of 36.9, and a post test score increased to 80.8. Around 50% of participants stated that their information about leucorrhoea was obtained from mass media or social media. Conclusion: Counselling with effective methods increases the understanding of service participants compared to before counselling.
OPTIMIZATION OF SOCIAL MEDIA AS AN EFFORT TO DESTINATION BRANDING TIDUNG ISLAND, KEPULAUAN SERIBU Yasir Riady; Melisa Arisanty; Gunawan Wiradharma; Isma Dwi Fiani; Khaerul Anam
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5659

Abstract

Abstrak: Pulau Tidung merupakan salah satu destinasi wisata yang berpotensi menjadi primadona bagi wisatawan dalam dan luar negeri. Panorama alam yang mengagumkan  membuka potensi sebagai salah satu destinasi utama di Indonesia dan proyeksinya dapat memberikan keuntungan bagi pemerintah dan juga masyarakat sekitar. Seharusnya potensi alam yang ada perlu disosialisasikan kepada calon wisatawan potensial. Dalam hal ini, perlu upaya yang menyeluruh dari semua pihak, khususnya pemerintah daerah dan aparatur negara yang ada di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Seluruh petugas atau pegawai kelurahan perlu menjadi contoh dan pelopor dalam pemanfaatan media sosial sebagai upaya destination branding Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Ironinya, di Pulau Tidung sendiri, baik dari kelurahan maupun masyarakatnya tidak mengoptimalisasikan berbagai media promosi seperti media sosial dalam rangka mempublikasikan seluas-luasnya tentang keindahan Pulau Tidung. Padahal Pulau Tidung sendiri dianggap oleh para wisatawan sebagai Pulau Maladewa kedua di Indonesia bagi para wisatawan yang pernah datang ke Pulau tersebut. Oleh karena itu, adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pelatihan penggunaan media sosial yaitu Instagram sebagai media promosi utama bertujuan untuk meningkatkan destination branding Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Harapan kedepannya wisata Pulau Tidung dapat mengalami peningkatan wisatawan dan menjadikan Pulau Tidung sebagai salah satu pusat destinasi favorit wisatawan dalam negeri dan mancanegara.Abstract:  Tidung Island is one of the tourist destinations that have the potential to become a prima donna for domestic and foreign tourists. The stunning natural panorama opens up the potential as one of the main destinations in Indonesia and its projections can provide benefits for the government and the surrounding community. Supposedly the potential of nature needs to be socialized to potential tourists. In this case, it needs a thorough effort from all parties, especially the local government and state apparatus in Tidung Island, Kepulauan Seribu. All officers or village employees need to be an example and pioneer in the use of social media as an effort to destination branding Tidung Island, Thousand Islands. Ironically, in Tidung Island itself, both the village and the community do not optimize various promotional media such as social media to publish as widely as possible about the beauty of Tidung Island. Tidung Island itself is considered by tourists as the second Maldives Island in Indonesia for tourists who have come to the island. Therefore, the existence of community service activities that focus on training the use of social media, namely Instagram as the main promotional media aims to improve the destination branding of Tidung Island, Thousand Islands. Hopefully, in the future, Tidung Island tourism can experience an increase in tourists and make Tidung Island one of the favorite destinations of domestic and foreign tourists.
IMPLEMENTASI TEKNIK SYMBOLIC MODELING DALAM UPAYA PENINGKATAN PERSONALITY SAFETY SKILL Candra Saputra; Lastri Rosanna; Bayu Azhar; Stephani Dwi Guna
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5649

Abstract

Abstrak: Upaya Peningkatan Personality Safety Skill dapat dilakukan dengan metode layanan tutorial melalui metode symbolic modeling. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengimplementasikan teknik symbolic modeling dalam upaya peningkatan Personality Safety Skill. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan dan terapi langsung serta bersifat daring menggunakan paltform zoom cloud meeting. Adapun sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sebanyak 35 orang siswa dan orang tua SDN 019 Pandau Jaya, Kota Pekanbaru. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan rerata Personality Safety Skill sebelum dilakukan terapi dengan setelah dilakukan terapi Symbolic Modling sebesar 2,54 (9,60-12,14 pada skala item 17 indikator). Disarankan kepada seluruh guru dan orang tua agar dapat secara intensif melakukan terapi symbolic modeling untuk meningkatan kewaspadaan anak dalam memahami Personality Safety Skill sehingga anak-anak dapa terhindar dari resiko ancaman terhadap kesalamatan dirinya.Abstract: Efforts to improve Personality Safety Skills can be done with the tutorial service method through the symbolic modeling method. The purpose of this community service activity is to implement symbolic modeling techniques in an effort to improve Personality Safety Skills. Methods Implementation is carried out through direct and online training and therapy using the Zoom cloud meeting platform. The target of this community service activity is as many as 35 students and parents of SDN 019 Pandau Jaya, Pekanbaru City. The results of the implementation of community service activities showed an increase in the average Personality Safety Skill before therapy was carried out with after Symbolic Modling therapy was 2.54 (9.60-12.14 on a 17-indicator item scale). It is recommended to all teachers and parents to be able to intensively carry out symbolic modeling therapy to increase children's awareness in understanding Personality Safety Skills so that children can avoid the risk of threats to their safety.
DETERMINAN INTERNAL, EKSTERNAL DAN REFLEKSIVITAS KESEJAHTERAAN DUSUN RABAK Roikhan Mochamad Aziz; Puji Gita Ario Ilham
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2411

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pelaksanaa kegiatan ini adalah penulis menggambarkan hasil program komunitas sosial di Rabak, Rumpin. Menjelaskan hasil analisis menggunakan analisis S.W.O.T ke dalam program pemberdayaan dan hasilnya akan dijelaskan sebagai metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan masyarakat di Desa Rabak memiliki sifat yang sangat kaya, terutama sumber daya alamnya untuk bercocok tanam, tetapi kekayaan yang ada di desa alami Rabak tidak sejalan dengan pengelolaan alam yang merusak yang telah ada untuk waktu yang lama. Di sana para ibu dan orang tua mengikuti kegiatan tersebut, untuk menambah wawasan mereka dalam mengelola peluang dan mengajarkan cara membuat aksesoris yang memiliki daya jual tinggi.Abstract: The objective of this study on this article were: the writers was describing the result of social community program in Rabak, Rumpin. Explaining the result of analysis using S.W.O.T analysis into the empowerment programs and the result will be described as descriptive qualitative and quantitative method. The results of this study indicate that the community dvelopment in village of Rabak has a very rich nature, especially its natural resources to farm, but the wealth that exist in the natural village of Rabak is not in line with its destructive nature management that has existed for a long time. There the mothers and parents follow the activity, to increase their insight in managing opportunities and teach how to make accessories that have high selling power.
PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT SEBAGAI KAWASAN HIJAU PRODUKTIF MELALUI BUDIDAYA SAYURAN SECARA MODERN Lis Noer Aini; Siti Nur Aisyah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6730

Abstract

Abstrak: Pertambahan penduduk yang pesat telah menyebabkan kebutuhan ruang untuk beraktivitas semakin meningkat. Kebutuhan ruang untuk tempat tinggal dan pemenuhan pangan semakin besar. Di sisi lain, jumlah lahan pertanian semakin menurun akibat terjadinya alih fungsi lahan. Keterbatasan lahan juga mengakibatkan sebagian hunian masyarakat merupakan hunian padat penduduk dengan kepemilikan lahan yang sangat terbatas. Permasalahan yang muncul pada kawasan padat penduduk adalah terbatasnya ruang terbuka hijau. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya ruang terbuka hijau dan pemanfaatan lahan sempit sebagai pemenuhan ruang terbuka hijau dan sumber pangan melalui teknik budidaya secara modern. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan RT 06 Ngelos, yaitu salah satu hunian di Dusun Ngangkruk Kecamatan Sleman dengan lokasi sangat strategis, tetapi kepadatan penduduknya cukup tinggi. Kegiatan dilakukan melalui metode partisipatif, yaitu pelaksanaan kegiatan yang melibatkan langsung peran aktif masyarakat. Kegiatan dilakukan melalui budidaya tanaman sayur yang dilakukan melalui keknik hidroponik dan vertikultur. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh masyarakat (100%) dapat menguasai teknik budidaya tanaman dengan memanfaatkan lahan yang terbatas dengan budidaya tanaman secara  modern. Selain itu, masyarakat juga memahami bahwa lahan sempit dapat digunakan untuk pemenuhan ruang terbuka hijau dan kebutuhan pangan secara produktif melalui budidaya tanaman yang produktif.Abstract: Rapid population growth has triggered higher spatial needs for human activities. Spatial need for settlement and food supply has become greater. On the other hand, number of arable lands are decreasing due to land use conversion.  Land limitation also affect the width of land ownership since majority of people live in high density residential areas. Most commonly found problems in high density resident is the limitation of green space.  This study was aimed to provide insight about the importance of green space and the utilization of small space as green space and food source through modern farming. This community service was conducted in one of high-density residential areas in Ngangkruk Village, namely Ngelos. This activity was performed through participation method where the society was actively involved. This activity consisted of vegetable farming using hydroponic and verticulture. Results showed all participants were able to understand the farming technique by utilizing small space for urban farming. In addition, the participant also understood the strategy of utilizing small space for fulfilling the need of green space and food self-sufficiency through modern and productive farming.
PERKEMBANGAN PRODUK INTELEKTUAL KAMPUS POLIBATAM PRESS GUNA MENDUKUNG KEMANDIRIAN EKONOMI SERTA BUDAYA KEWIRAUSAHAAN DI POLITEKNIK NEGERI Nanik Lestari; Mega Mayasari; Metta Santiputri; Uuf Brajawidagda
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i4.5998

Abstract

Abstrak: Sejak tahun 2000 perguruan tinggi di Batam mulai tumbuh. Sejak itu juga berbagai gagasan dan karya ilmiah dihasilkan oleh berbagai perguruan tinggi di Batam. Penyebarluasan gagasan dan karya ilmiah tersebut membutuhkan dukungan penerbit buku yang handal. Polibatam Press adalah entitas Politeknik Negeri Batam di bidang penerbitan. Berbagai strategi digunakan untuk memajukan Polibatam Press antara lain perekrutan sumber daya manusia dari mahasiswa aktif, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk pelayanan konsumen, produksi dan quality control, pemanfaatan marketplace sebagai sarana pemasaran, serta pembangunan sistem informasi guna otomasi proses penerbitan buku. Sampai dengan tahun 2021, Polibatam Press telah menghasilkan lebih dari 50 judul buku ber-ISBN dan berbagai jenis produk lain. Selain itu, dihasilkan pula berbagai produk HKI, merek dagang dan beberapa artikel tulisan pada seminar dan jurnal. Untuk Politeknik Negeri Batam sendiri, dengan adanya Polibatam Press ini, didapatkan juga tambahan pendapatan.Abstract: Since the year 2000 higher educations in Batam has start growing. Since then, ideas and academic writings have been produced by those higher education institutions. The dissemination of ideas and academic writings require a reliable publisher. Polibatam Press is Politeknik Negeri Batam’s entity in publishing. Different strategies have been implemented to improve Polibatam Press, such as human resource recruitment from active students of Politeknik Negeri Batam, establishment of Standard Operational Procedures (SOP) for production and quality control, marketing through variety of marketplaces, and the development of an information system to support publishing process automation. Until 2021, Polibatam Press has published more than 50 books with ISBN and other products. Moreover, Polibatam Press also produces several Intellectual Property Rights (IPR), trademark, and several seminar and journal papers. For Politeknik Negeri Batam itself, Polibatam Press is able to gain additional revenue.
MANAGEMENT OF ANXIETY DURING DISTANCE LEARNING THROUGHOUT COVID-19 PANDEMIC IN SENIOR HIGH SCHOOL Nurry Ayuningtyas Kusumastuti; Yuni Susilowati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.5804

Abstract

Abstrak: WHO telah menetapkan Covid-19 sebagai sebagai pandemi global karena persebarannya sangat cepat ke seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu, Kemendikbud menerbitkan surat edaran tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari rumah, sehingga proses pembelajaran dilakukan dengan metode pembelajaran jarak jauh. Namun, banyak rintangan yang harus dihadapi oleh pendidik maupun peserta didik. Salah satunya adalah jaringan internet yang tidak stabil, lingkungan tempat belajar yang tidak kondusif, serta beban tugas bertambah dibandingkan pada saat pembelajaran dengan tatap muka. Hal tersebut menimbulkan kecemasan dan dapat berdampak pada menurunnya prestasi belajar peserta didik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi dalam mengelola kecemasan selama Pembelajaran Jarak Jauh pada masa pandemi Covid-19 pada remaja SMA. Metode yang digunakan adalah metode ceramah secara virtual kepada remaja SMA. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa penyebab kecemasan selama pembelajaran jarak jauh yang dialami oleh peserta didik yang paling banyak adalah tidak siap menghadapi jenjang selanjutnya, yaitu sebanyak 40 peserta didik (74%), terlambat mengikuti kelas sebanyak 31 peserta didik (57%), dan deadline tugas, yaitu sebanyak 29 peserta didik (54%). Hal tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan mengenai pengelolaan kecemasan selama pembelajaran jarak jauh pada remaja SMA perlu untuk dilakukan.Abstract: WHO has establised Covid-19 as a global pandemic because it spreads very quickly to all corners of the world. Therefore, the Ministry of Education and Culture issued a circular regarding the Guidelines for the Implementation of Learning from Home, so that the learning process is carried out using the distance learning method. However, there are many obstacles that must be passed by teachers and students. One of them is an unstable internet network, a learning environment that is not conducive, and an increased task load compared to face-to-face learning. This causes anxiety and can have an impact on decreasing student achievement. This community service aims to provide information on managing anxiety during Distance Learning during the Covid-19 pandemic for high school youth. The method used is a virtual lecture method to adolescents on senior high school. The most common causes of anxiety during distance learning experienced by students are not ready to face the next levels as many as 40 students (74%), being late for class as many as 31 students (57%), and task deadlines as many as 29 students (54%). This shows that health education is needed regarding the management of anxiety during distance learning in adolescent on senior high school.
HEALTH EDUCATION ABOUT ENDORPHINE MASSAGE FOR PREGNANT WOMEN AND FAMILIES TO REDUCE LOW BACK PAIN Dona Martilova; Husna Farianti Amran; Yunni Safitri; Desi Nindya Kirana
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5677

Abstract

Abstrak: Ibu yang mengeluhkan sakit pinggang atau nyeri selama persalinan membutuhkan pijatan untuk meringankan keluhan. Teknik pijat yang dianjurkan untuk mengatasi nyeri dalam kehamilan dan persalinan adalah teknik Massage Endorphin. Massage endorpin yaitu terapi sentuhan ringan dan pemijatan ringan, ini penting diberikan kepada Ibu hamil, diwaktu hamil dan menjelang melahirkan. Dengan melakukan pemijatan yang benar dan tepat akan menyebabkan tubuh menghasilkan hormone endorphin yang menyebabkan turunnya rasa nyeri pada ibu dan munculnya perasaan nyaman. Tujuan dari pemberdayaan ini adalah untuk memfasilitasi Ibu Hamil dengan melakukan pemberian informasi, konseling tentang kesehatan persalinan dan pemberian pelayanan pijat Ibu Hamil, mengajarkan teknik massage endorphin.  Metode dari pemberdayaan ini dilaksanaan dengan 3 tahapan yaitu penyuluhan (pemberian informasi, materi), Peer Group Diskusi (konseling), dan Demonstrasi (pemberian pelayanan pijat dengan mengajarkan teknik massage endorphin kepada Ibu hamil) kegiatan ini dilakukan selama 2 kali pertemuan. Jumlah peserta kegiatan pemberdayaan ini yaitu 20 orang ibu hamil. Hasil: setelah pemberian penyuluhan, konseling dan demonstarsi didapatkan hasil dari evaluasi Ibu hamil dapat mengetahui, memahami, serta dapat mengajarkan kepada keluarganya agar keluarganya bisa memberikan pijatan dengan teknik massage endorphin ketika Ibu hamil tersebut membutuhkan pijatan dirumah. Sehingga nantinya tercapaikan persalinan yang aman dan sehat.Abstract: Mothers who complain of pain in the waist or pain during childbirth need massage to relieve complaints. In providing massage the parts that can be touched include the head, back, and legs. The massage technique that is more recommended to deal with pain in pregnancy and childbirth is the Endorphin Massage technique. Endorphin massage, which is light touch therapy and light massage, is given to pregnant women, during pregnancy and before giving birth. By doing the right and proper massage, it will cause the body to produce endorphins which cause a decrease in pain in the mother and a feeling of comfort. The purpose of this empowerment is to facilitate pregnant women by providing information, counseling about health and providing massage services for pregnant women, teaching endorphin massage techniques. The method of empowerment is carried out in 3 stages, namely counseling (providing information, materials), Peer Group Discussion (counseling), and Demonstration (providing massage services by teaching endorphin massage techniques to pregnant women). The number of participants in this empowerment activity is 20 pregnant women. Results: after providing counseling, counseling and demonstrations to get results from the evaluation pregnant women can know, understand, and can teach their families so that their families can provide massage with endorphin massage techniques when pregnant women need massage at home. This will ensure a safe and healthy delivery.
PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BERBASIS PARTISIPATIF BAGI MASYARAKAT DESA Lusyana Eka Wardani; Gunawan Prayitno; Adipandang Yudono; Rahmawati Rahmawati; Aidha Auliah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i2.2376

Abstract

Abstrak: Desa Karangrejo terletak pada Kecamatan Kromengan, Kabupaten  Malang  dengan memiliki luas wilayah  sebesar  625.20 Ha dengan mata pencaharian  masyarakat dominan pada sektor pertanian dan sektorxusaha mikro kecil danxmenengah (UMKM). SektorxUMKM utama yang ada di Desa Karangrejo yaitu jamu gendong yang menjadikan Desa Karangrejo sebagai sentral jamu tradisional se-Kabupaten Malang. PKM ini bertujuan mengetahui potensi UMKM jamu berbasis partisipatif untuk meningkatkan perekonomian Desa Karangrejo. PKM inixmenggunakan pendekatan deskriptif dengan teknikapengumpulanadata primer yaitu observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, Participatory Rural Appraisal (PRA), serta Focus Group Discussion (FGD). Analisis yang  digunakan  adalah  analisa kesesuaian  dan kemampuan  lahan,  analisis  potensi  dan  masalah  serta  analisis  akar  dan  pohon masalah.  Hasil diskusi mendalam menunjukkan penyebab UMKM tidak dapat berkembang yaitu disebabkan oleh permasalahan seperti tidak tersedianya bahan baku jamu di Desa Karangrejo, masyarakat kurang berminat dalam membudidayakan bahan baku jamu, dan lembaga desa baik formal maupun informal seperti BUMDES, LPMD dan Organisasi Paguyuban Jamu Gendong yang belum kompak dalam mengembangkan potensi Jamu.Abstract: The Karangrejo Village located in the district Kromengan, Malang Regency with covering an area of 625.20 Ha. The dominant community livelihoods are in the agricultural sector and micro small and medium enterprises (UMKM). Karangrejo Jamu is one of the main UMKM that makes Karangrejo village as the center of traditional Jamu in South Malang. The research aims to determine the potentials of the UMKM Jamu to improve the economy of Karangrejo village. The study used a descriptive approach with primary data collectionxtechniques in the form of observations, interviews, documentation, participatory Rural assessment (PRA), and Focus Group Discussion (FGD). The analysis that uses are the analysis of land suitability and capacity maps, the analysis of potential and problems, and the analysis of roots and problem trees. The results showed that the causes on UMKM could not develop by the reason of unavailability of jamu raw materials in Karangrejo village, Community is less interested in cultivating jamu raw materials, and Both formal and informal institutions, such as BUMDES, LPMD, and the potential of jamu is not develop yet because the uncooperative community.
PELATIHAN PERCAKAPAN BAHASA JEPANG MELALUI MEDIA VIDEO DALAM PEMBELAJARAN DARING DI SMK KESEHATAN SADEWA Rosi Rosiah; Arsyl Elensyah Rhema Machawan
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6664

Abstract

Abstrak: Pada tahun 2017 pemerintah Jepang dengan pemerintah Indonesia sudah membuat perjanjian IJEPA terutama dalam bidang kesehatan dengan mengirimkan perawat dari Indonesia untuk bekerja sebagai perawat di Jepang. Perawat yang diperlukan oleh pemerintah Jepang tidak hanya perawat lulusan S1 dan D3. Bahkan perawat yang berasal dari SMK Kesehatan pun mempunyai peluang pekerjaan yang sama. Untuk menghadapi peluang tersebut SMK Kesehatan menjawab dengan memasukan mata pelajaran bahasa Jepang ke dalam kurikulumnya baik untuk kegiatan intrasekolah maupun ekstrasekolah. Dalam kondisi Pandemi saat ini dimana pembelajaran semua dilaksanakan secara online sehingga sangat penting memilih media yang digunakan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melatih kemampuan Bahasa Jepang siswa SMK Kesehatan Sadewa dan untuk mengetahui respons siswa setelah mendapatkan pelatihan. Pelatihan dilaksanakan dua kali pada tanggal 21 dan 23 Juli 2021 dengan peserta 25 siswa SMK Kesehatan Sadewa kelas XII Asisten Keperawatan 3. Pelatihan dilaksanakan dengan materi penjelasana manfaat video pembelajaran, Kosakata dan pola kalimat Bahasa Jepang. Berdasarkan survei yang dibagikan kepada peserta. Peserta merasa media dan materi yang disampaikan menarik dan sangat bermanfaat. Abstract:  In 2017 the Japanese government and the Indonesian government had made an IJEPA agreement, especially in the health sector, by sending nurses from Indonesia to work as nurses in Japan. Nurses needed by the Japanese government are not only nurses who graduate from S1 and D3. Even nurses from Health Vocational Schools have the same job opportunities. The Health Vocational School responded by incorporating Japanese subjects into its curriculum for both Intra-school and extra-school activities to face this opportunity. In the current Pandemic conditions where all learning is carried out online, it is essential to choose the media used. This service aims to train the Japanese language skills of the Sadewa Health Vocational School students and to find out the student's response after receiving the training. The training was conducted twice on 21 and 23 July 2021 with 25 Sadewa Health Vocational School class XII Nursing Assistant 3. The training was carried out with material explaining the benefits of learning videos, Japanese vocabulary, and sentence patterns. Based on the survey distributed to participants. Participants felt that the media and materials presented were exciting and very useful.