cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
PENYULUHAN PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DENGAN METODE ECOBRICK DI PADUKUHAN TAMANAN, BANTUL Andika Andika; Reza Abdy Prasetyo; Essly Saparinda; Salamah Amara Maharani; Ceria Nur Utami Novania Putri; Ratna Sari Rada; Muhamad Dhafid Widodo; Reza Maulana; Supriadi Supriadi; Iqmal Daffany; Hendro Karl Lewier
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13692

Abstract

ABSTRAKSampah plastik yang tidak tertangani dengan baik dapat menimbulkan masalah besar dalam jangka panjang karena sulit terurai dan dapat mencemari tanah. Masalah utama pengolahan sampah plastik di Padukuhan Tamanan adalah minimnya pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan sampah dan kurangnya kemauan masyarakat untuk mengolah sampah menjadi produk yang bernilai karena masyarakat masih menganggap sampah itu kotor dan tidak sehat. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat khususnya para ibu rumah tangga Padukuhan Tamanan tentang dampak sampah plastik terhadap lingkungan dan mengedukasi mereka tentang cara penanganan sampah plastik menggunakan metode ecobrick. Pelaksanaan kegiatan terbagi dalam 3 tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Persentase  pemahaman  awal  para peserta terkait sampah plastik rata-rata  70% dalam  kategori  kurang. Setelah penyuluhan dilakukan pengetahuan peserta terkait bahaya dan manfaat sampah plastik, ecobrick dan tahapan pembuatannya meningkat secara signifikan. Selain itu 37% peserta memiliki  minat  untuk  mengimplementasikan  ilmu  yang  diperoleh, sedangkan 63% peserta masih enggan menerapkan metode ecobrick karena alasan ribet dan lainnya. Secara umum kegiatan penyuluhan ini berhasil dilakukan dengan baik. Saran untuk kegiatan pengabdian selanjutnya agar bisa menggunakan metode lain untuk mengatasi permasalahan sampah plastik di Padukuhan Tamanan. Kata kunci: sampah, plastik; ecobrick; kreativitas; pengabdian masyarakat. ABSTRACTPlastic waste that is not handled properly can cause big problems in the long run because it is difficult to decompose and can contaminate the soil. The main problem with processing plastic waste in Tamanan Hamlet is the lack of public knowledge about waste utilization and the lack of community willingness to process waste into valuable products because people still consider waste to be dirty and unhealthy. This counseling aims to increase the knowledge and awareness of the community, especially the housewives of Dusun Tamanan, about the impact of plastic waste on the environment and educate them on how to handle plastic waste using the ecobrick method. The implementation of the activity is divided into 3 stages, namely the preparation, implementation, and evaluation stages. The percentage of participants' initial understanding of plastic waste was on average 70% in the less category. After counseling, participants' knowledge about the dangers and benefits of plastic waste, ecobricks, and the stages of their manufacture increased significantly. In addition, 37% of the participants were interested in applying the knowledge gained, while 63% of the participants were still reluctant to apply the ecobrick method due to complexity and other reasons. In general, this outreach activity was successfully implemented. Suggestions for further community service activities to be able to use other methods to overcome the waste problem in Tamanan Hamlet. Keywords: plastic waste; ecobricks; creativity; community service.
PENINGKATAN PENGETAHUAN UMKM MELALUI SOSIALIASASI MANAJEMEN KAS PADA KELOMPOK UMKM BINAAN APINDO WILAYAH SURAKARTA Rini Handayani; Siti Almaidah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13540

Abstract

ABSTRAKPemilik UMKM dihadapkan pada berbagai hambatan dalam menjalankan usahanya. Salah satu hambatan yang dihadapi adalah minimnya kemampuan keuangan dan manajerial. Keterbatasan kemampuan tersebut menyebabkan UMKM menghadapi kesulitan untuk mempersiapkan modal kerja dan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. UMKM mengalami kesulitan untuk memperkirakaan ketersediaan kas dalam rangka memenuhi kebutuhan operasional dan kewajiban jangka pendeknya. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pengelolaan kas bagi UMKM. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam sosialisasi adalah menggunakan ceramah dan dialog aktif. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan UMKM mengenai manajemen kas. Rata-rata nilai pre test sebesar 46,09 dan rata-rata nilai post test sebesar 60,43 memberikan bukti adanya peningkatan pengetahuan sebesar 31%. Namun, sebaiknya kegiatan sosialisasi ini dilakukan secara berkelanjutan dengan melakukan pendampingan kepada UMKM tersebut sehingga pengelolaan kas yang akan digunakan untuk persediaan modal kerja dan pemenuhan kewajiban jangka pendek UMKM menjadi semakin baik. Kata Kunci : manajemen kas; modal kerja; kemampuan keuangan; kemampuan manajerial ABSTRACTOwners of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are faced with various obstacles in running their business. One of the obstacles faced is the lack of financial and managerial capabilities. This limited capacity causes MSMEs to face difficulties in preparing working capital and fulfilling their short-term obligations. MSMEs experience difficulties in estimating cash availability in order to meet their operational needs and short-term obligations. Community service activities are carried out with the aim of increasing knowledge regarding cash management for MSMEs. The implementation method used in socialization is using lectures and active dialogue. The result of this activity is an increase in MSME knowledge regarding cash management. The average pre-test score was 46.09 and the average post-test score was 60.43, providing evidence of an increase in knowledge of 31%. However, it is best if this socialization activity is carried out on an ongoing basis by providing assistance to these MSMEs so that the management of cash that will be used to provide working capital and fulfill short-term obligations of MSMEs is getting better. Keywords : cash management; working capital; financial capability; managerial capability
PELATIHAN KAPASITAS KADER DALAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING BAYI DAN BALITA DI KABUPATEN SRAGEN Amal Fadholah; Ika Tristanti; Tri Maryani; Sri Mulyani; Eti Poncorini Pamungkasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13170

Abstract

ABSTRAKStunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita sebagai akibat dari kekurangan gizi kronis terutama ada 1.000 Hari Pertama Kehiduan (HPK). Kondisi ini disebabkan oleh multifaktor dan penanganan kasus stunting dapat dilakukan dengan upaya promotif maupun preventif. Jumlah kasus stunting di wilayah Kabupaten Sragen pada bulan Februari 2022 adalah 3.829 kasus. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan kader untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang stunting. Pelaksanaan dan metode diawali dengan tahapan analisis situasi dan dilanjutkan pelatihan sebagai upaya peningkatan kapasitas kader dalam hal pencegahan dan pengendalian stunting di Kabupaten Sragen. Kegiatan diikuti oleh 21 orang kader BKB yang berasal dari lokus stunting di wilayah Kabupaten Sragen. Pengukuran pemahaman kader menggunakan kuesioner sebanyak dua kali yakni sebelum pelatihan berlangsung (pre-test) dan sebagai post-test tentang stunting. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon untuk menguji pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan kader. Hasil didapatkan adanya peningkatan kapasitas kader stunting (pretest mean 86.67 ± SD 9.661, post test mean 90.48 ± SD 7.229, p value 0.015. Simpulan : Pelatihan kader dapat meningkatkan pengetahuan kader. Kata kunci: pelatihan; kader; stunting ABSTRACTStunting was a condition of growth failure in under-five children as a result of chronic malnutrition especially at the first 1,000 Days of Life. This condition was caused by multifactors and stunting cases could be handled through promotive and preventive efforts. The number of stunting cases in the Sragen on February 2022 was 3,829 cases. The study aimed to analys the effectivity of the cadres training to increase the cadres knowledge about stunting. The implementation and methods began with the situation analysis before training the cadres in Sragen in order to improve their competences in preventing and controlling stunting cases. The activity was attended by 21 BKB cadres from stunting locus on Sragen. The cadre’s knowledge was measured using pre-test and post-test questionnaires of stunting. Data was analyzed using Wilcoxon test. The result was obtained that training could increase the knowledge of cadres (pretest mean 86.67 ± SD 9.661, post test mean 90.48 ± SD 7.229, p value 0.015) . Conclusion: The cadres training could increase the knowledge of cadres. Keywords: training; cadres; stunting
PEMANFAATAN PLATFORM CANVA DALAM MENDESAIN BAHAN AJAR ‘PUZZLE DIGITAL’ BAGI GURU SEKOLAH DASAR Ramlah Ramlah; Dewi Siti Aisyah; Siti Mutmainah; Eri Manuri; Niken Nurul Azizah; Omiyati Oman Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12869

Abstract

ABSTRAKPembelajaran abad 21 melibatkan teknologi sebagai sarana untuk pendidikan. Dalam hal ini, guru sebagai agen perubahan harus mampu menguasai kompetensi teknologi, tidak terkecuali guru Sekolah Dasar (SD). Peningkatan kompetensi digital guru, salah satunya dapat dilakukan melalui kegiatan merancang dan menghasilkan perangkat ajar digital yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa serta tujuan pembelajaran. Canva sebagai platform yang dapat digunakan guru SD untuk mendesain bahan ajar yang menarik seperti “lembar evaluasi” puzzle digital. Oleh karena itu, bahan ajar digital menjadi kebutuhan prioritas yang harus disediakan oleh para guru SD. Kegiatan PkM dilakukan di SDN Kiara 2 Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Peserta adalah para guru SDN Kiara 1 dan 2 yang berjumlah 9 orang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi canva serta meningkatkan kompetensi para guru dalam mendesain bahan ajar berbasis puzzle digital. Metode pelatihan dan pendampingan berbasis blended learning digunakan untuk pencapaian tujuan. Hasil kegiatan memberikan implikasi yang berarti, yakni: 1) 71,4% guru tidak mengalami kesulitan dalam mengoperasikan canva; 2) 100% guru menghasilkan bahan ajar puzzle digital berupa lembar evaluasi. Bahan ajar tersebut dapat diimplementasikan kepada siswa sebagai lembar evaluasi yang efektif dan menyenangkan. Secara umum berimplikasi pada ketercapaian tujuan pembelajaran. Kata kunci: bahan ajar; canva; digital; platform; puzzle. ABSTRACT21st century learning involves technology as a means of education. In this case, teachers as agents of change must be able to master technological competencies, including elementary school (SD) teachers. Increasing teacher digital competence, one of which can be done through activities to design and produce digital teaching tools that are in accordance with the characteristics and needs of students and learning objectives. Canva is a platform that elementary teachers can use to design engaging teaching materials such as digital puzzle “evaluation sheets”. Therefore, digital teaching materials are a priority requirement that must be provided by elementary school teachers. PkM activities are carried out at SDN Kiara 2 Cilamaya Kulon, Karawang Regency, West Java. The participants were 9 teachers at SDN Kiara 1 and 2. This activity aims to introduce the Canva application and increase the competence of teachers in designing digital puzzle-based teaching materials. Blended learning-based training and mentoring methods are used to achieve goals. The results of the activity have significant implications, namely: 1) 71.4% of teachers have no difficulty operating Canva; 2) 100% of teachers produce digital puzzle teaching materials in the form of evaluation sheets. These teaching materials can be implemented to students as an effective and fun evaluation sheet. In general, it has implications for the achievement of learning objectives. Keywords: canvas; digital; platforms; puzzles; teaching materials.
PELATIHAN PENGGUNAAN MENDELEY UNTUK MENGINTEGRASIKAN LITERATUR KARYA ILMIAH DI SMA NEGERI 2 MRANGGEN Desy Ratna Arthaningtyas; Iryan Dwi Handayani; Seno Suharyo; Trias Widorini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13690

Abstract

ABSTRAKDalam pembuatan sebuah karya ilmiah pentingnya untuk dapat memahami materi yang akan dibahas dengan mempelajari metode terdahulu dari berbagai referensi oleh peneliti sebelumnya dengan cara melakukan sitasi. Mendeley merupakan sebuah perangkat lunak yang kemunculannya digunakan untuk mengintegrasikan citation and references manager ke dalam sebuah jejaring sosial. Penggunaan aplikasi Mendeley dikalangan peneliti umum mungkin sudah tidak asing lagi, namun bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) belum banyak diketahui. Dilakukan pengabdian kepada masyarakat mengenai penggunaan aplikasi Mendeley di SMA Negeri 2 Mranggen pada siswa Kelompok Karya Ilmiah Remaja (KIR) bertujuan untuk dapat membantu siswa dalam penyusunan karya ilmiah dengan mengintegrasikan referensi, pengelolaan sitasi serta penyusunan daftar pustaka yang lebih mudah. Pelaksanaan pelatihan penggunaan aplikasi Mendeley dilakukan di lab komputer SMA Negeri 2 Mranggen, dengan peserta berjumlah 30 siswa. Metode pelaksanaan pelatihan dibuka dengan sambutan dan perkenalan tim pengabdian, yang dilanjutkan pemberian materi secara teori dan praktik dari pembuatan akun hingga implementasi penggunaan aplikasi. Pada akhir pelatihan diberikan kuesioner kepada siswa yang berisi soal mengenai pemahaman penggunaan aplikasi Mendeley dalam penyusunan karya ilmiah. Berdasarkan hasil pengisian kuesioner setelah dilakukan pelatihan, diketahui sebanyak 25 siswa menyatakan bahwa pelatihan penggunaan aplikasi Mendeley dapat membantu dalam penyelesaian karya ilmiah yang lebih cepat dan terstruktur lebih rapi. Kata kunci: Mendeley; sitasi; referensi. ABSTRACTIn making a scientific paper, it is important to be able to understand the material to be discussed by studying previous methods from various references by previous researchers and by doing citations. Mendeley is a software that appears to be used to integrate citation and reference managers into a social network. The Mendeley application among general researchers may be familiar, but not much is known about it for high school students. Community service was carried out regarding the use of the Mendeley application at SMA Negeri 2 Mranggen for students of the Youth Scientific Work Group (KIR) with the aim of being able assisting students in preparing scientific work by integrating references, managing citations, and compiling bibliography more easily. The training on using the Mendeley application was carried out in the computer lab of SMA Negeri 2 Mranggen, with 30 students participating. The training implementation method was opened with remarks and introductions by the service team, which was continued by providing material in theory and practice from creating an account to implementing the use of the application. At the end of the training, a questionnaire was given to students containing questions regarding understanding the use of the Mendeley application in the preparation of scientific work. Based on the results of completing the questionnaire after the training, it was found that as many as 25 students stated that training on using the Mendeley application could help in completing scientific work faster and more neatly structured. Keywords: Mendeley; citation; references.
PROGRAM AKTIVITAS FISIK UNTUK MENURUNKAN RISIKO DEMENSIA PADA LANSIA Ilham Fatria
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13823

Abstract

ABSTRAKPertambahan usia pada lansia cenderung diiringi dengan menurunnya kapasitas intrinsik dan kapabilitas fungsional tubuh yang berdampak pada kesehatan sehingga morbiditas semakin banyak ditemukan pada lansia. Aktivitas fisik telah diketahui memiliki relevansi dengan status kesehatan dan merupakan salah satu faktor modifikasi gaya hidup yang dapat dilakukan untuk mengurangi perkembangan faktor risiko demensia. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan caregiver dan lansia tentang demensia dan program aktivitas fisik untuk menurunkan risiko demensia pada lansia. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu dengan pelatihan program yang dilakukan dengan beberapa tahapan, diantaranya persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Sasaran dalam kegiatan pengabdian ini sebanyak 4 caregiver dan 25 lansia. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test serta melakukan observasi redemonstrasi program aktivitas fisik oleh peserta untuk mengetahui dampak kegiatan pengabdian yang dilakukan. Hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan serta peningkatan keterampilan melakukan simulasi praktik program aktivitas fisik sebesar 82,75%. Diperlukan monitoring hasil pelatihan secara berkala pada caregiver untuk mengawasi dan para lansia di rukun senior living sentul sehingga dapat melakukan aktivitas fisik secara rutin 3-5 hari dalam seminggu dengan frekuensi, intensitas, tipe latihan serta durasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lansia. Kata kunci: demensia; aktivitas fisik; lansia ABSTRACTIncreasing age of the elderly will be accompanied by a decrease in the intrinsic capacity and functional capabilities of the body which has an impact on health and morbidity which is increasingly found in the elderly. Physical activity is known to have relevance to health status and is one of the lifestyle modification factors that can be done to reduce the development of dementia risk factors. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge and skills of caregivers and the elderly about dementia and physical activity programs to reduce the risk of dementia in the elderly. The method of implementing community service activities is through program training which is carried out in several stages, including preparation, implementation and evaluation of activities. The targets in this community service activity were 4 caregivers and 25 elderly people. Evaluation of activities is carried out by giving pre-tests and post-tests as well as observing redemonstrations of physical activity programs by participants to determine the impact of community service activities carried out. The results of the service activities carried out showed that there was an increase in knowledge before and after the activity as well as an increase in skills in conducting practical simulations of physical activity programs by 82.75%. It is necessary to periodically monitor the results of training for caregivers to supervise and the elderly in the Rukun Senior Living Sentul that they can carry out physical activities regularly 3-5 days a week with frequency, intensity, type of exercise and duration according to the needs and conditions of the elderly. Keywords: dementia; physical activity; elderly
PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG ANEMIA DI SMA NEGERI 1 BANDAR SRIBAWONO
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13827

Abstract

ABSTRAKAnemia yaitu suatu keadaan saat kadar hemoglobin dalam darah jumlahnya kurang dari kadar normal. Remaja putri berisiko tinggi menderita anemia, karena pada masa ini terjadi peningkatan kebutuhan zat besi akibat adanya pertumbuhan dan mensturasi. Hasil survey pendahuluan yang dilakukan pada 39 siswi remaja putri di SMA Negeri 1 Bandar Sribawono, didapatkan hasil yaitu seluruh siswi remaja putri tersebut tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan anemia gizi besi, jenis anemia, dampak anemia, Tujuan pengabdian untuk memberikan pendidikan kesehatan mengenai anemia gizi besi pada remaja dalam upaya pencegahan anemia remaja, penagbdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan membagikan kuesioner. Hasil pengabdian didapatkan sebelum dilakukan penyuluhan berkaitan dengan anemia remaja dan jus kurma air kelapa, rata – rata pengetahuan remaja putri sebesar 57,64% artinya masuk dalam kategori rata-rata cukup baik, dan setelah dilakukan penyuluhan rata – rata pengetahuan remaja putri sebesat 90,67% artinya masuk dalam kategori baik, terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan remaja putri sebesar 33%, artinya penyuluhan yang diberikan telah meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia sebesar 33%. Saran untuk pihak sekolah membentuk kelompok remaja yang akan menjadi edukator di sekolah dalam memberikan pengetahuan terkait bahaya anemia pada remaja putri  Kata Kunci : anemia; remaja putri; jus kurma dan air kelapa. ABSTRACTAnemia is a condition when the hemoglobin level in the blood is less than normal levels. Adolescent girls are at high risk of suffering from anemia, because during this period there is an increased need for iron due to growth and menstruation. The results of a preliminary survey conducted on 39 female students at SMA Negeri 1 Bandar Sribawono showed that all female female students did not know what iron nutritional anemia was, the types of anemia, the impact of anemia, the purpose of providing health education on nutritional anemia iron in adolescents in an effort to prevent adolescent anemia, service is carried out by providing counseling and distributing questionnaires. The results of the dedication were obtained before counseling was carried out regarding adolescent anemia and coconut water date juice, the average knowledge of young women was 57.64%, meaning that they were included in the average category quite well, and after counseling the average knowledge of young women was 90, 67% means that it is in the good category, there is an average increase in the knowledge of young women by 33%, meaning that the counseling provided has increased the knowledge of young women about anemia by 33%. Suggestions for the school to form groups of youth who will become educators at school in providing knowledge regarding the dangers of anemia in young girls Keywords: anemia; young women; date juice and coconut water
BIMBINGAN PENGELOLAAN GUDANG LOGISTIK DI PENGUNGSIAN DAMPAK GEMPA BUMI DI KABUPATEN CIANJUR JAWA BARAT Asep Dodo Murtado; Ade Vera Yani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12953

Abstract

ABSTRAKGempa di Cainjur dengan kekuatan 5,6 magnetudo, terjadi pada tanggal 21 November 2022 yang dipicu oleh pergeseran sesar baru Patahan Cugenang. Akibatnya mereka harus mengungsi di tenda tenda penampungan dengan menggantungkan para donator untuk memenuhi kebutuhan kehidunya.. Bantuan mengalir dari berbagai pihak, pemerintah maupun swasta. Kebutuhan pangan menjadi prioritas para donator. Beras, minyak goreng,mie instan, telur, biscuit, air minum dll  datang tiap hari yang ditampung dalam tenda darurat.  Penumpukan barang yang tidak teratur mulai terjadi yang  berdampak pada kerusakan dan sulit dalam pencatatn dan pengawasan barang di dalam gudang.. Diperlukan penataan dan pengelolaan gudang yang baik untuk meminimalisir kerusakan dan memudahkan pengontrolan dan pendistribusiannya. Untuk itu dibutuhkan bimbingan untuk parta relawan pengelola logistic. Bimbingan dilakukan dengan memberikan pengarahan dan diskusi serta melakukan bimbingan langsung saat penurunan barang dari angkutan dan saat penyusunan di dalam gudang. Dihasilkan gudang menjadi tertata rapi, seluruh barang tercatat menurut jenis dan jumlahnya, kerusakan barang akibat penumpukan berkurang, barang kadaluwarsa tidak lagi ditemukan, pendistribusian lebih mudah, pencatatan dan pengawasanpun lebih mudah dilakukan Kata kunci: pengelolaan; logistic; gempa ABSTRACTAn earthquake in Cainjur with a magnitude of 5.6 magnetudo, occurred on November 21, 2022 which was triggered by a new shift in the Cugenang Fault. As a result, they had to take refuge in shelter tents by depending on donors to meet their needs. Assistance flowed from various parties, government and private. Food needs are a priority for donors. Rice, cooking oil, instant noodles, eggs, biscuits, drinking water etc. came every day which were accommodated in the emergency tents. Irregular stockpiling of goods began to occur which resulted in damage and uncontrolled warehouse. Good warehouse arrangement and management is needed to minimize damage and facilitate control and distribution. For this reason, guidance is needed for volunteer logistics managers. Guidance is carried out by providing directions and discussions as well as conducting direct guidance when unloading goods from transport and when preparing them in the warehouse. The resulting warehouse is neatly organized, all goods are recorded by type and quantity, damage to goods due to accumulation is reduced, expired goods are no longer found, distribution is easier, recording and monitoring are easier to do Keywords: management; logistics; earthquake
PEMBENTUKAN & KADERISASI KADER KESEHATAN IBU HAMIL UNTUK MEMBERIKAN PENDAMPINGAN SENAM HAMIL KEPADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI DESA KARANGRAHARJA TAHUN 2022 Musmundiroh Musmundiroh
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13136

Abstract

ABSTRAKKehamilan merupakan suatu proses yang fisiologis dan alamiah dimana setiap perempuan yang memiliki organ reproduksi sehat maka besar kemungkinan akan mengalami kehamilan. Menurut WHO 295.00 ibu hamil yang meninggal ketika proses persalinan tahun 2019, Senam hamil bertujuan merilekskan melatih otot selalu sehat bugar demi persalinan yang aman tanpa penyulit serta trauma persalinan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan senam hamil. Metode pengabdian masyarakat ini berupa pemberian penyuluhan dan pendampingan kader dalam penerapan senam hamil. Jumlah peserta sebanyak 30 kader dengan tujuan agar bisa mempraktekkan senam hamil di lingkungan posyandunya dan mengajak ibu hamil untuk melakukan senam hamil. Kegiatan hari pertama memberikan penyuluhan diawali dengan pemberian pretes dan diakhiri dengan posttest serta pelatihan senam hamil. Hasil pengabdian masyarakat ini bahwa tingkat pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan semua kader memiliki pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan semua kader memiliki pengetahuan kurang terkait senam hamil yaitu sebanyak 30 kader (100%) dan setelah diberikan penyuluhan tingkat pengetahuan kader meningkat yaitu sebagian besar kader memiliki pengetahuan baik sebanyak 24 orang (83%) 6 orang (17%) memiliki pengetahuan cukup. Setelah diberikan pelatihan semua kader mampu mendemonstrasikan senam hamil kepada ibu hamil agar bisa mengulangi kembali di rumah masing- masing. Kata kunci: pendampingan; senam; hamil ABSTRACTPregnancy is a physiological and natural process in which every woman who has healthy reproductive organs is likely to experience pregnancy. According to WHO, 295.00 pregnant women died during childbirth in 2019, Pregnancy exercise aims to relax, train muscles to stay fit and healthy for safe delivery without complications and birth trauma. This community service aims to increase the knowledge and skills of cadres in carrying out pregnancy exercises. This community service method is in the form of counseling and mentoring cadres in the application of pregnancy exercise. The number of participants was 30 cadres with the aim of being able to practice pregnancy exercises in their Posyandu environment and invite pregnant women to do pregnancy exercises. The activities of the first day of providing counseling began with giving pretest and ending with posttest and pregnancy exercise training. The results of this community service were that the level of knowledge before being given counseling all cadres had knowledge before being given counseling all cadres had less knowledge related to pregnancy exercise, namely as many as 30 cadres (100%) and after being given counseling the level of knowledge of cadres increased, namely most cadres had good knowledge of 24 people (83%) 6 people (17%) have sufficient knowledge. After being given training, all cadres were able to demonstrate pregnancy exercise to pregnant women so they could repeat it at their respective homes. Keywords: assistance; gymnastics; pregnancy
PENINGKATAN KOMPETENSI PENDIDIK MELALUI PELATIHAN PREPROSPEC PADA PEMBELAJARAN DARING Farah Indrawati; Leny Hartati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.10478

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan ini bertujuan memberi kesadaran kepada pendidik untuk meningkatkan kompetensi, sehingga pendidik mampu meningkatkan kemampuan representasi peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki, melalui ketepatan dalam pemilihan, serta penggunaan model, media, dan aplikasi   pembelajaran daring. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan, dengan tiga tahap pelaksanaan (persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi).  Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat terlaksana dengan baik dan lancar. Pendidik SMA Bakti Idhata memberikan respon yang positif terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pendidik SMA Bakti Idhata dapat memahami dan menguasai materi mengenai peningkatan kompetensi melalui pelatihan preprospec yang diberikan oleh tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendidik SMA Bakti Idhata menyadari bahwa peningkatan kompetensi melalui ketepatan dalam pemilihan serta penggunaan berbagai inovasi model pembelajaran, media pembelajaran, dan aplikasi pembelajaran merupakan suatu hal yang sangat penting dalam mencapai tujuan pembelajaran secara bermakna, terutama untuk meningkatkan kemampuan representasi peserta didik pada pelaksanaan pembelajaran secara daring. Kata kunci: kompetensi pendidik; preprospec; daring. ABSTRACTThe community service activity aims to provide awareness to educators to improve competence, so that educators are able to improve the representation ability of students with knowledge and skills they have, through accuracy in selection, as well as the use of models, media and online learning applications. The method used is the training method, with three stages of implementation (preparation, implementation, and evaluation). The result of this community service activity is that community service activities are carried out well and smoothly. Bakti Idhata High School educators gave a positive response to the implementation of community service activities. Bakti Idhata High School educators can understand and master the material regarding competency improvement through preprospecting training provided by the implementing team for community service activities. The conclusion of this community service activity is that Bakti Idhata High School educator realizes that increasing competence through accuracy in the selection and use of various learning model innovations, learning media, learning applications is very important in achieving meaningful learning goals, especially to improve the ability of students representation in the implementation of online learning Keywords: educators competence; preprospec; online.