cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Pendampingan Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) untuk penguatan kelembagaan dan peningkatan mutu layanan Panti Asuhan Muhammadiyah/Aisyiyah se-D.I. Yogyakarta Hafni, Diska Arliena; Rahmawati, Fitri Maulidah; Aji, Seto Satriyo Bayu; Putri, Raisya Nuraini; Al-Haetami, Muhammad Ibnu Hajar; Lurhito, Suli
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25864

Abstract

AbstrakLembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah/Aisyiyah se-D.I.Y berjumlah 24 panti asuhan. Hanya 4 LKSA Muhammadiyah/Aisyiyah se-D.I.Y (17%) yang Terakreditasi A, 6 LKSA (25%) Terakreditasi B,  4 LKSA Muhammadiyah/Aisyiyah se-D.I.Y (17%) yang Terakreditasi C dan 10 LKSA (41%) Tidak Terakreditasi. Akreditasi dimaksudkan untuk menentukan tingkat kelayakan dan standarisasi penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Ada enam standar dalam akreditasi yakni program pelayanan, proses pelayanan, manajemen organisasi, sumber daya manusia, sarana prasarana dan hasil pelayanan. Akreditasi LKSA penting dilaksanakan untuk manjamin kualitas layanan LKSA, meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas untuk memupuk kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap LKSA. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan wawasan pengetahuan dan kesiapan pelaksana pelayanan di LKSA Muhammadiyah/Aisyiyah se-D.I.Y tentang standar dan proses pengajuan akreditasi yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Tujuan pengabdian masyarakat ini berupa pendampingan atau bimbingan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa wawasan pengetahuan dan kesiapan pelaksana pelayanan di LKSA Muhammadiyah/Aisyiyah se-D.I.Y tentang standar dan proses pengajuan akreditasi mengalami peningkatan. Kata kunci: pendampingan; akreditasi; panti asuhan anak Abstract Muhammadiyah/Aisyiyah has 24 Child Welfare Institutions (LKSA) throughout D.I.Y. Only 4 Muhammadiyah/Aisyiyah LKSAs in D.I.Y (17%) are Accredited A, 6 LKSAs (25%) are B Accredited, 4 Muhammadiyah/Aisyiyah LKSAs in D.I.Y (17%) are C Accredited and 10 LKSAs (41%) are Not Accredited. Accreditation is intended to determine the appropriateness and standardization of social welfare implementation. There are six standards in accreditation, namely service programs, service processes, organizational management, human resources, infrastructure, and service results. LKSA accreditation is essential to ensure the quality of LKSA services and increase professionalism, transparency, and accountability to foster stakeholder trust in LKSA. This service aims to increase the knowledge and readiness of service implementers at LKSA Muhammadiyah/Aisyiyah throughout D.I.Y regarding the standards and process for applying for accreditation set by the Social Welfare Institutions Accreditation Body. The aim of this community service is in the form of technical assistance or guidance. The methods used are socialization, training, and mentoring. The activity results show that the knowledge and readiness of service implementers at LKSA Muhammadiyah/Aisyiyah throughout D.I.Y regarding standards and the accreditation application process has increased. Keywords: accompaniment; accreditation; children's orphanage
Peningkatan kompetensi siswa di SMA Negeri 1 Sungai Kakap kabupaten Kubu Raya melalui pelatihan isolasi dan ekstraksi DNA secara sederhana Hasria Alang; Pasmawati Pasmawati; Fitriagustiani Fitriagustiani; Sandi Fransisco Pratama; Yuyun Nisaul Khairillah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26035

Abstract

AbstrakPengetahuan yang sifatnya up to date diperlukan untuk melatih dan meningkatkan kecakapan atau profesionalisme peserta didik khususnya siswa/i SMA yang mempelajari materi bioteknologi. Perkembangan bioteknologi yang semakin berkembang memiliki peranan yang sangat luas dalam kehidupan. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatkan kompetensi siswa/i SMA Negeri 1 Sungai Kakap melalui praktikum isolasi dan ekstraksi DNA secara sederhana. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta pengabdian ini adalah siswa/i kelas XII IPA1 dan IPA2 SMA Negeri 1 Sungai Kakap sebanyak 60 orang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosisalisasi berupa penyampaian informasi melalu ceramah dan praktek. Materi yang disampaikan adalah peranan DNA dalam perkembangan ilmu pengetahuan, metode yang digunakan dalam isolasi DNA serta alat dan bahan yang dibutuhkan untuk isolasi DNA. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningkatan kompetensi siswa/i SMA Negeri 1 Sungai Kakap melalui praktikum isolasi dan ekstraksi DNA secara sederhana. Kegiatan ini telah menambah pengalaman dan pengetahuan siswa. Kata kunci: isolasi DNA; kitchen preparation method; SMAN 1 Sungai Kakap AbstractUp to date knowledge is needed to train and improve the skills or professionalism of students, especially high school students who study biotechnology material. The increasingly developing development of biotechnology has a very broad role in life. The aim of this service activity is to increase the competency of students at SMA Negeri 1 Sungai Kakap through simple DNA isolation and extraction practice. This service activity consists of three stages, namely the preparation, implementation and evaluation stages. Participants in this service were 60 students of class XII IPA1 and IPA2 of SMA Negeri 1 Sungai Kakap. The method used in this service is outreach in the form of conveying information through lectures and practice. The material presented is the role of DNA in the development of science, the methods used in DNA isolation as well as the tools and materials needed for DNA isolation. The result of this service activity is an increase in the competency of students at SMA Negeri 1 Sungai Kakap through simple DNA isolation and extraction practice. This activity has increased students experience and knowledge. Keywords: DNA isolation; kitchen preparation method; SMAN 1 Sungai Kakap
Optimalisasi profitabilitas ,perluasan pemasaran dan literasi keuangan pada usaha sculpture painting cake Laksana, Rio Dhani; Shaferi, Intan; Nawarini, Alisa Tri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25999

Abstract

Abstrak Kewirausahaan merupakan aktivitas yang dinamis. Pada usaha dengan keterampilan khusus seperti usaha pembuatan cake dan kue, wirausaha manjadi sangat penting. Hal ini karena selain keterampilan yang harus dimiliki, dalam menjalankan usaha juga perlu keterampilana manajemen, seperti pemasaran dan juga pengelolaan keuangan. Beberapa usaha atau usaha skala UMKM masih belum memiliki keterampilan keuangan atau literasi masih kurang. Karena focus pada pembuatan produksi namun belum dapat melakukan pemasaran dan keuangan. Metode Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan observasi dan wawancara terhadap mitra untuk mengidentifikasi langsung masalah dan memberikan solusi atas permasalahan tersebut. Penelitian dilakukan bersama mitra usaha yang merupakan usaha berlabel Cake dan Catering Purwokerto. Hasil pelaksanaan ini merupakan diskusi dan materi mengenai bisnis dan wirausaha dengan tujuan memberikan dimensi manajemen keuangan, pemasaran, operasional dan sumber daya manusia untuk strategi bisnis dan usaha. Diskusi kewirausahaan memberikan arahan untuk dapat berdaya saing dalam usaha agar profit dapat dibukukan dengan baik. Hal ini diupayakan karena mitra merupakan usaha rumahan dimana terdapat kemungkinan wirausaha yang dijalankan menjadi kurang fokus dalam pencatatan keuangan. Untuk produksi karena penyedia jasa pada makanan, permintaan konsumen merupakan bagian dari inovasi dan adaptaasi yang perlu selalu dikedepankan oleh mitra. Kata kunci: profitabilitas ; pemasaran ; literasi keuangan ; sculpture painting cake. AbstractEntrepreneurship is a dynamic activity. In businesses with special skills such as cake and pastry making businesses, entrepreneurship becomes very important. This is because apart from the skills you must have, running a business also requires management skills, such as marketing and financial management. Some businesses or MSME scale businesses still do not have financial skills or literacy is still lacking. Because the focus is on making production but cannot do marketing and finance. The research method was carried out qualitatively by observing and interviewing partners to directly identify problems and provide solutions to these problems. The research was conducted with a business partner which is a business labeled Cake and Catering Purwokerto. The results of this implementation are discussions and material regarding business and entrepreneurship with the aim of providing financial, marketing, operational and human resource management dimensions for business and business strategies. Entrepreneurship discussions provide direction for being competitive in business so that profits can be recorded well. This is done because the partner is a home business where there is a possibility that the entrepreneur being run will be less focused on financial recording. For production as food service providers, consumer demand is part of the innovation and adaptation that Mitrav needs to always prioritize Keywords: profitability; marketing ; financial literacy ; sculpture painting cake.
Program pengabdian kepada masyarakat nasional: pelatihan digital marketing dan digitalisasi akuntansi bagi UMKM di pulau Madura Raya Sulistyowati; Dian Anita Nuswantara; Apriana H.J. Fanggidae; Paulina Yuritha Amtiran; Ronald P.C. Fanggidae; Aprilina Susandini; Miftahul Jannah; Ruben M. Nayve Jr; Marisa Intan Prawesti; Danis Maulia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25935

Abstract

AbstrakDalam era digital, banyak UMKM yang kesulitan beradaptasi dengan teknologi digital, terutama dalam hal pemasaran dan pengelolaan keuangan. Penelitian ini membahas tentang upaya peningkatan keterampilan UMKM di Madura melalui Program Pengabdian Masyarakat Nasional yang fokus pada pelatihan digital marketing dan digitalisasi akuntansi. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali UMKM dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk bersaing di era digital, termasuk strategi pemasaran digital dan penggunaan software akuntansi untuk meningkatkan efisiensi operasional. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah identifikasi masalah, persiapan dan koordinasi, serta pelaksanaan kegiatan. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Universitas Nusa Cendana, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Trunojoyo Madura. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan digital para pelaku UMKM yang signifikan, sehingga diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing UMKM di Pulau Madura. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasi program, memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan dampaknya, dan berpotensi menjadi model bagi program serupa di daerah lain. Kata kunci : pemasaran digital; digitalisasi akuntansi; pengabdian kepada masyarakat; UMKM AbstractThis research discusses efforts to improve the skills of MSMEs in Madura through the National Community Service Program which focuses on digital marketing training and accounting digitalization. This training aims to equip MSMEs with the skills and knowledge needed to compete in the digital era, including digital marketing strategies and the use of accounting software to improve operational efficiency. This program is carried out through a collaboration between Universitas Nusa Cendana, Universitas Negeri Surabaya, and Universitas Trunojoyo Madura. The results show a significant increase in the understanding and digital skills of MSME actors, so it is expected to expand market reach and increase the competitiveness of MSMEs on Madura Island. The study also identifies challenges and opportunities in program implementation, provides strategic recommendations to increase their impact, and has the potential to serve as a model for similar programs in other regions. Keywords: community service; digital marketing; digitalization of accounting; MSMEs
Promoting flashcards digital learning application to enhance vocabulary for young learners in PAUD Kutilang Al Faruq, Habibatul Azizah; Yanuarti, Rosita
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25305

Abstract

Abstrak Anak usia dini merupakan individu yang membutuhkan pembelajaran dasar dalam kehidupannya. Karena mereka pada usianya mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang cepat. Oleh karena itu, pembelajaran untuk anak usia dini memerlukan metode, teknik, strategi, pendekatan dan media yang tepat guna keberhasilan pembelajaran tersebut. Adapun pembelajaran di PAUD Kutilang masih belum adanya muatan materi pengenalan kosakata Bahasa Inggris menggunakan pemaanfaatan smartphone sebagai media pembelajaran dikarenakan penggunaan smartphone yang tidak tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mempromosikan aplikasi pembelajaran flashcards digital kepada anak usia dini guna menambah kosakata Bahasa Inggris dengan media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi ceramah singkat, diskusi hingga praktik langsung penggunaannya yang didampingi oleh guru dan wali murid. Berdasarkan hasil pengamatan dari kegiatan ini menunjukkan siswa-siswi tersebut sangat antusias dalam mempraktikkan penggunaan aplikasi tersebut dengan menujukkan sikap aktif bertanya apabila ada yang tidak dimengerti oleh mereka, selain itu pula mereka bisa fokus dalam belajar kosakata dengan menunjukkan keseriusan dalam mengerjakan kuis yang terdapat pada aplikasi tersebut. Selain itu banyaknya permintaan dari guru dan wali murid untuk mengunduhkan aplikasi tersebut di smartphone mereka dan menggunakan aplikasinya sebagai media belajar kosakata. Kata kunci: promosi; flashcards digital; bahasa inggris; pemanfaatan TIK Abstract Early childhood children are individuals who need basic learning in their lives. Because at their age, the get a rapid growth and development process. Therefore, learning for early childhood requires appropriate methods, techniques, strategies, approaches and media for successful learning. As for learning at PAUD Kutilang, there is still no material for introducing English vocabulary using smarthphone as a learning medium due to inappropriate use of smartphones.This service activity aims to promote flashcards digital learning application to young children in order to increase their English vocabulary with interesting and fun learning media. The method of implementing this service activity includes short lectures, discussions and direct practice in its use accompanied by teachers and student guardians). Based on the observation results from this activity, it shows that the students are very enthusiastic in practicing using the application by showing an active attitude of asking if there is something they do not understand, besides that they can also focus on learning vocabulary by showing seriousness in taking the quizzes contained in the application. Besides that, there are many requests from teachers and parents to download the application on their smartphones and they use the application as a medium for learning vocabulary. Keywords: promoting; flaschcards digital; english; ICT utilization
Pengabdian masyarakat internasional: literasi dan numerasi untuk anak TKI di Malaysia: upaya pengembangan potensi akademik di lingkungan migran Abdul Wahab; Zainudin Zainudin; Harry Irawan Johari; Abdurahman Abdurahman; Hijril Ismail; Asbah Asbah; Maulidia Dwi Mayundasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26715

Abstract

Abstrak Program pengembangan literasi dan numerasi untuk anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Sanggar Belajar Rawang, Selangor, Malaysia, bertujuan untuk mengatasi keterbatasan akses pendidikan formal yang dihadapi anak-anak TKI, yang sering mengalami keterlambatan dalam penguasaan literasi dan numerasi. Melalui metode pembelajaran yang interaktif dan kontekstual, serta keterlibatan aktif pendidik dan orang tua, program ini berhasil meningkatkan kemampuan akademik anak-anak TKI. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 75% anak mengalami peningkatan dalam kemampuan membaca dan menulis, sementara 70% lainnya menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap konsep-konsep matematika dasar. Selain itu, program ini juga meningkatkan motivasi belajar dan partisipasi anak-anak dalam proses pembelajaran. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya pendidikan yang inklusif dan berbasis komunitas dalam mendukung perkembangan anak-anak migran, meskipun masih terdapat tantangan terkait sumber daya dan keberlanjutan program. Saran untuk penguatan kemitraan, diversifikasi materi pembelajaran, dan peningkatan keterlibatan orang tua menjadi penting untuk memastikan dampak positif yang berkelanjutan. Kata kunci: literasi; numerasi; anak TKI; pendidikan migran; sanggar belajar. Abstract The literacy and numeracy development program for the children of Indonesian Migrant Workers (TKI) at Sanggar Belajar Rawang, Selangor, Malaysia, aims to address the limited access to formal education faced by TKI children, who often experience delays in mastering literacy and numeracy skills. Through interactive and contextual learning methods, along with the active involvement of educators and parents, this program has successfully improved the academic abilities of TKI children. Evaluation results show that 75% of the children improved their reading and writing skills, while 70% demonstrated a better understanding of basic mathematical concepts. Additionally, the program enhanced the children's learning motivation and participation in the learning process. This success underscores the importance of inclusive and community-based education in supporting the development of migrant children, though challenges related to resources and program sustainability remain. Recommendations for strengthening partnerships, diversifying learning materials, and increasing parental involvement are crucial to ensuring the program's continued positive impact. Keywords: literacy; numeracy; indonesian migrant workers' children; migrant education; learning center.
Optimalisasi pelayanan publik melalui pembangunan ulang website desa: integrasi media informasi dan promosi Dyah Cahyasari; Merry Aprilia Anthonio; Lymanto Hadibrata; Arifin Alvian
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25729

Abstract

AbstrakDesa Rancagong sebenarnya sudah memiliki website yang dikembangkangkan oleh pihak ketiga, namun dikarenakan kurangnya pemeliharaan, sehingga tidak ada pembaharuan pada website sama sekali. Hal tersebut mengakibatkan website menjadi tidak berfungsi dan akhirnya di nonaktifkan. Tujuan penelitian antara lain: (1) memecahkan masalah - maslah tersebut di atas dengan melakukan pembangunan ulang website Desa Rancagong, (2) menganalisis tahapan proses pembangunan website Desa Rancagong, dan (3) evaluasi website melalui pelatihan, dan sosialisasi setelah peluncuran. Tahapan pembangunan website dilakukan secara sistematis, yaitu: observasi, pengumpulan data, pembuatan website, uji coba, pelatihan, dan sosialisasi guna memastikan kesuksesan program kerja. Keberhasilan pembangunan website Desa Rancagong menghasilkan sebuah platform digital yang dapat memberikan kemudahan dan kecepatan akses pendistribusian informasi terkini, seperti: agenda-acara desa, berita, profil aparatur serta UMKM. Pembangunan website sangat berguna bagi warga desa dan masyarakat luas, untuk mengetahui informasi pelayanan publik, promosi potensi desa dan rekam jejak warga desa. Kata Kunci: teknologi informasi digital; website desa; akses informasi; kuliah kerja nyata (KKN).AbstractRancagong Village actually already has a website developed by a third party, but due to lack of maintenance, there are no updates to the website at all. This resulted in the website not functioning and ultimately being deactivated. The research objectives include: (1) solving the problems mentioned above by rebuilding the Rancagong Village website, (2) analyzing the stages of the Rancagong Village website development process, and (3) evaluating the website through training and socialization after launch. The stages of website development are carried out systematically, namely: observation, data collection, website creation, testing, training and outreach to ensure the success of the work program. The successful development of the Rancagong Village website has resulted in a digital platform that can provide easy and fast access to the distribution of the latest information, such as: village events, news, profiles of officials and MSMEs. Building a website is very useful for village residents and the wider community, to find out information on public services, promote village potential and track records of village residents Keywords: digital information technology; village website; information access; KKN.
Sosialisasi pengelolaan sampah sebagai upaya peningkatan peran masyarakat di desa Sukawati Tapa, I Gede Fery Surya; Putra, I Ketut Anzas Dwi Anggara; Kumara, I Nyoman Indra; Indrashwara, Decky Cipta; Mahaswari, Ida Ayu Mirah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26140

Abstract

Abstrak Program Sosialisasi Pengelolaan Sampah Sebagai Upaya Peningkatan Peran Masyarakat di Desa Sukawati bertujuan untuk memperbaiki pengelolaan sampah di desa tersebut melalui pendekatan edukasi dan aksi lingkungan. Desa Sukawati, yang dikenal dengan potensi seni dan budayanya, menghadapi tantangan serius terkait pengelolaan sampah akibat kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu, melibatkan tiga tahap utama. Pertama, tahap sosialisasi dan edukasi akan dilakukan melalui seminar dan lokakarya. Selanjutnya, tahap implementasi aksi lingkungan akan mencakup kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan. Terakhir, evaluasi dan keberlanjutan program akan dilakukan dengan survei dan observasi untuk menilai dampak program serta pembentukan tim pengelola lingkungan desa yang akan mengawasi pelaksanaan dan memastikan program berjalan berkelanjutan. Melalui tahap sosialisasi dan edukasi, masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya pemilahan sampah dan cara melakukannya. Implementasi aksi lingkungan, termasuk gotong royong, lomba kebersihan, dan pembentukan bank sampah, memperlihatkan partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah, yang berdampak positif pada penurunan volume sampah yang dibuang ke TPA dan peningkatan daur ulang. Kata kunci: sosialisasi; pengelolaan sampah; desa sukawati Abstract Program Sosialisasi Pengelolaan Sampah Sebagai Upaya Peningkatan Peran Masyarakat di Desa Sukawati bertujuan untuk memperbaiki pengelolaan sampah di desa tersebut melalui pendekatan edukasi dan aksi lingkungan. Desa Sukawati, yang dikenal dengan potensi seni dan budayanya, menghadapi tantangan serius terkait pengelolaan sampah karena kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat. Metode pelaksanaannya yaitu melibatkan tiga tahap utama. Pertama, tahap sosialisasi dan edukasi akan dilakukan melalui seminar dan lokakarya. Selanjutnya tahap implementasi aksi lingkungan akan mencakup kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan. Terakhir, evaluasi dan penghentian program akan dilakukan dengan survei dan observasi untuk menilai dampak program serta pembentukan tim pengelola lingkungan desa yang akan mengawasi pelaksanaan dan memastikan program berjalan berkelanjutan. Melalui tahap sosialisasi dan edukasi, masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya pemilahan sampah dan cara melakukannya. Implementasi aksi lingkungan, termasuk gotong royong, lomba kebersihan, dan pembentukan bank sampah, menampilkan partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah, yang berdampak positif pada penurunan volume sampah yang dibuang ke TPA dan peningkatan daur ulang. Keywords: socialization; waste management; sukawati village
Postnatal yoga class (kelas yoga nifas) sebagai upaya peningkatan kesehatan fisik dan psikologis ibu nifas Evi Diliana Rospia; Dwi Kartika Cahyaningtyas; Ni Wayan Ari Adiputri; Aulia Amini; Nurchaerani Nurchaerani; Mifanatul Khairah; Nova Irmayanti Fratiwi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27815

Abstract

Abstrak Postnatal Yoga efektif untuk memperkuat otot-otot uterus, memperlancar peredaran darah, dan menstimulasi neurohormonal sehingga dapat mempercepat involusi uterus , efektif mencegah depresi meningkatkan ketenangan, dan membantu relaksasi. Tujuan pengabdian ini untuk melakukan Postnatal Yoga Class (Kelas Yoga Nifas) Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Fisik Dan Psikologis Ibu Nifas Di Poskesdes Abian Tubuh Baru Kota Mataram. Metode pelaksanaan pengabdian ini mengadopsi langkah-langkah action research yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi, peserta pengabdian adalah 10 ibu nifas, kegiatan pengabdian meliputi: melakukan pemeriksaan fisik (pemeriksaan tekanan darah dan involusi uterus), pengkajian kesehatan psikologis melalui instrumen Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS), edukasi tentang yoga nifas dan praktik gerakan yoga nifas. Hasil pengabdian , setelah diberikan informasi terkait yoga nifas 10 ibu nifas mengetahui tujuan, manfaat dan dapat melakukan gerakan yoga nifas dengan benar. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik 10 ibu nifas tekanan darah dalam batas normal yaitu 110/60-140/80 mmHg dan involusi uterus berkaitan dengan kontraksi uterus baik sesuai dengan masa nifas. Skrining kesehatan psikologis didapatkan 8 ibu nifas tidak mengarah ke depresi postpartum atau tidak beresiko depresi postpartum, dan 2 ibu nifas mengarah pada kemungkinan depresi atau beresiko mengalami depresi postpartum. Kata kunci: pengabdian; ibu nifas; yoga; kesehatan fisik; kesejahteraan psikologis Abstract Postnatal Yoga is effective in strengthening uterine muscles, improving blood circulation, and stimulating neurohormones so that it can accelerate uterine involution, effectively preventing depression, increasing calm, and helping relaxation. The purpose of this service is to conduct Postnatal Yoga Classes as an effort to improve the physical and psychological well-being of postpartum mothers at the Abian Badan Baru Health Post, Mataram City. The method of implementing this service adopts action research steps which consist of 4 (four) stages, namely: planning, action, observation and evaluation, and reflection. The service participants are 10 postpartum mothers, service activities include: carrying out physical examinations (blood pressure checks and uterine involution), psychological health assessment using the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) instrument, education about postpartum yoga and the practice of postpartum yoga movements. The results of the service, after being given information regarding postpartum yoga, 10 postpartum mothers knew the purpose, benefits and were able to do postpartum yoga movements correctly. Based on the results of physical examinations of 10 postpartum mothers, blood pressure was within normal limits in the range of 110/60-140/80 mmHg and uterine involution was related to good uterine contractions in accordance with the postpartum period. Psychological health screening found that 8 postpartum mothers did not have postpartum depression or were not at risk of postpartum depression, and 2 postpartum mothers showed the possibility of depression or were at risk of postpartum depression. Keywords: devotion; postpartum women; yoga; physical health; psychological wellbeing
Peningkatan daya tarik kampung nelayan berdasi menuju desa eduwisata dan ekowisata berkelanjutan Siti Munfarida; Jefri Pandu Hidayat; Etsa Zaidan Al-Tabri; Hifzul Anwar Siregar; Firman Noor; Gusrawati Gusrawati; Muhammad Gaizka Seva Dharma; Muhammad Akshan Mahmud; Mustafa Hadi Al-Qadrie; Rahmat Hidayat; Windah Handayani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27092

Abstract

Abstrak Salah satu unsur kemajuan peradaban adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh civitas akademik perguruan tinggi dalam hal ini Institut Teknologi Kalimantan (ITK), yang secara proaktif memberikan kontribusi perbaikan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kampung Nelayan Berdasi adalah mitra pengabdian kampus yang terletak di pesisir Balikpapan Barat. Permasalahan utama mitra yakni kurang termanfaatkannya hutan mangrove sebagai potensi kemajuan wilayah di bidang kebersihan dan wisata. Tujuan kegiatan pengabdian yaitu meningkatkan potensi tersebut melalui pengembangan hutan mangrove sebagai eduwisata dan ekowisata yang terjaga kebersihannya. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dimulai dari survei lokasi dan identifikasi isu, perancangan fasilitas umum, dan laporan dampak kegiatan terhadap masyarakat pengguna yang dilakukan oleh tim selama 5 bulan, Januari hingga Mei 2024. Pembuatan bank sampah, gapura selamat datang, papan informasi wilayah dan denah rute wisata mangrove, serta jenis, manfaat, deskripsi keanekaragaman flora di wilayah wisata adalah bentuk nyata kegiatan pengabdian sebagai upaya peningkatan desa eduwisata dan ekowisata. Dampak kegiatan terukur dari survei responden warga dengan penilaian pada aspek kesesuaian kegiatan 71,40%, interaksi warga 71,40%, antusiasme warga 64,30%, kepuasan program kerja 78,60%, dan ketepatan waktu program 71,40%. Nilai pada aspek antusiasme warga yang lebih rendah dibandingkan yang lain karena sebagian warga sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, sehingga tidak dapat ikut serta berpatisipasi. Meskipun demikian, tim pengabdian telah berhasil menjalankan kegiatan sesuai kebutuhan masyarakat berdasarkan rata-rata nilai aspek keseluruhan sebesar 71,42%. Diharapkan ada program keberlanjutan pemanfaatan mangrove dari segi pascapanen, guna memajukan potensi eduwisata dan ekowisata di Kampung Nelayan Berdasi yang terpantau secara lebih sistematis. Kata kunci: eduwisata; ekowisata; kebersihan; mangrove; nelayan Abstract One of the elements of civilization progress is community service activities carried out by the academic community of higher education, in this case, the Kalimantan Institute of Technology (ITK), which proactively contributes to social, economic, and environmental improvement. Kampung Nelayan Berdasi is a campus community service partner located on the coast of West Balikpapan. The main problem of the partner is the underutilization of mangrove forests as a potential for regional progress in the fields of hygiene and tourism. The purpose of the community service activity is to increase this potential through the development of mangrove forests as edu-tourism and ecotourism that are kept clean. The method of implementing community service activities starts from site surveys and issue identification, design of public facilities, and reports on the impact of activities on user communities carried out by the team for 5 months, from January to May 2024. Making waste banks, welcome gates, area information boards, and mangrove tourism route plans, as well as types, benefits, and descriptions of flora diversity in tourist areas are concrete forms of service activities as an effort to improve edu-tourism and ecotourism villages. The impact of activities is measured from a survey of community respondents with an assessment of the suitability of activities 71.40%, community interaction 71.40%, community enthusiasm 64.30%, work program satisfaction 78.60%, and program timeliness 71.40%. The value on the aspect of citizen enthusiasm is lower than the others because some residents are busy with their respective jobs, so they cannot participate. Nevertheless, the service team has succeeded in carrying out activities according to community needs based on the average overall aspect value of 71.42%. It is hoped that there will be a sustainability program for mangrove utilization in terms of post-harvest, to advance the potential for education and ecotourism in Kampung Nelayan Berdasi which is monitored more systematically. Keywords: cleanliness; education; ecotourism; fishery; mangrove