cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Penguatan ekonomi hijau di wilayah Kelurahan Pucangsewu, Gubeng, Surabaya melalui pendayagunaan teknologi akuaponik Nur Aini Fauziyah; Reva Edra Nugraha; Primasari Cahya Wardhani; Euis Nurul Hidayah; Ima Putriana; Ayunda Wulan; Amelia Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27169

Abstract

Abstrak Pelatihan pembuatan akuaponik ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam budidaya akuaponik sebagai implementasi ekonomi hijau (SDG’s 8) di Kelurahan Pucangsewu, Kecamatan Gubeng, Surabaya, dengan melibatkan peserta dari karang taruna dan ibu-ibu PKK sejumlah 35 orang. Metode pelatihan meliputi pemaparan teori mengenai konsep akuaponik, demonstrasi pembuatan sistem akuaponik, serta praktek langsung oleh peserta. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang baik tentang prinsip dasar akuaponik dan mampu membuat sistem akuaponik sederhana secara mandiri dari ember. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan sempit untuk pertanian perkotaan yang ramah lingkungan (urban farming). Kata kunci: akuaponik; ekonomi hijau; pelatihan; urban farming. Abstract This aquaponics training was carried out with the aim of improving community skills in aquaponics cultivation as an implementation of the green economy (SDG's 8) in Pucangsewu Village, Gubeng District, Surabaya, by involving participants from Karang Taruna and PKK mothers (35 peoples). The training method includes theoretical explanations regarding the concept of aquaponics, demonstrations of making aquaponics systems, and direct practice by participants. The results of this training showed that participants gained a good understanding of the basic principles of aquaponics and were able to make a simple aquaponics system independently from a bucket. In addition, this activity also increased public awareness of the importance of utilizing narrow land for environmentally friendly urban farming. Keywords: aquaponics; green economy; training; urban farming.
Penguatan kompetensi digital guru SD Inpres Pir 2 Arso melalui pelatihan pembuatan video pembelajaran berbasis kinemaster Ria Ristiani; Tiffany Shahnaz Rusli; Chelsi Yuliana; Sukmawati Sukmawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27235

Abstract

Abstrak Penguatan kompetensi digital guru merupakan kebutuhan mendesak di era transformasi digital pendidikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru SD INPRES PIR 2 ARSO, Papua, dalam membuat video pembelajaran interaktif menggunakan aplikasi Kinemaster. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari dengan melibatkan 14 guru sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung, praktik mandiri, diskusi kelompok, dan tanya jawab. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman teknologi digital, dari 30% menjadi 85%. Sebanyak 12 dari 14 guru berhasil menyelesaikan video pembelajaran berkualitas baik, dengan 80% video memenuhi standar kualitas yang diharapkan. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan perangkat dan koneksi internet. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi digital guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses belajar-mengajar, membuka peluang untuk pengembangan program pelatihan lanjutan di masa mendatang Kata kunci: aplikasi kinemaster; kompetensi guru; literasi digital; video pembelajaran. Abstract Strengthening teachers' digital competence is an urgent need in the era of digital transformation in education. This community service activity aimed to enhance the skills of teachers at SD INPRES PIR 2 ARSO, Papua, in creating interactive educational videos using the Kinemaster application. The training was conducted over 2 days, involving 14 teachers as participants. The methods used included interactive lectures, direct demonstrations, independent practice, group discussions, and question-and-answer sessions. The training results showed a significant improvement in digital technology understanding, from 30% to 85%. Twelve out of 14 teachers completed high-quality educational videos, with 80% of the videos meeting the expected quality successfully standards. The main challenges faced included device limitations and internet connectivity issues. This activity successfully improved teachers' digital competence in utilizing technology to support the teaching-learning process, opening opportunities for the development of advanced training programs in the future. Keywords: digital literacy; educational video; kinemaster application; teacher competence.
Penguatan kelembagaan dan cultural branding Desa Kamal Jember menuju desa wisata sejarah dan budaya berbasis sustainable tourism Nugraha, Kristian Suhartadi Widi; Paramita, Cempaka; Wulandari, Gusti Ayu; Suryaningsih, Ika Barokah; Destari, Fajar; Ramadina, Novia Amalsya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27410

Abstract

Abstrak Program pengabdian masyarakat desa binaan di Desa Kamal Jember merupakan pelaksanaan tahun ke-2 yang bertujuan untuk menguatkan kelembagaan serta identitas budaya atau cultural branding Desa Kamal menuju desa wisata sejarah dan budaya berbasis sustainable tourism. Metode yang digunakan adalah participatory rural appraisal melalui survei, FGD, dan pelatihan intensif (pelatihan pembuatan konten promosi, fotografi lanjutan, hospitality, dan sustainable tourism, serta penyusunan paket wisata). Tim pengabdian mendampingi dalam proses penguatan kelembagaan bagi BUMDES, Pokdarwis, dan perangkat desa serta pembuatan video profil wisata. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan kapasitas dan kompetensi bagi pihak-pihak terkait dalam pengelolaan dan pengembangan wisata Desa Kamal. Cultural branding Desa Kamal menjadi semakin kuat dengan adanya video profil desa yang aktif digunakan sebagai media promosi. Pengelola wisata juga telah memiliki pengetahuan yang baik terkait adopsi dan implementasi sustainable tourism untuk menjaga budaya serta kelestarian alam Desa Kamal. Kata kunci: cultural branding; Desa wisata; sejarah; budaya; sustainable tourism  Abstract The second-year community service program in Kamal Village, Jember, is designed to strengthen the organizational management and the village's cultural branding as a historical and cultural tourism destination by implementing sustainable tourism practices. The approach utilized in this initiative includes participatory rural appraisal techniques, such as surveys, focus group discussions (FGDs), and various intensive training sessions. These sessions cover essential topics, including creating promotional content, advanced photography, hospitality, sustainable tourism, and developing tour packages. The community service team has also focused on fortifying local institutions, specifically BUMDES, Pokdarwis, and village officials while producing tourism profile videos. This program aims to enhance the capacity and proficiency of stakeholders involved in managing and developing tourism in Kamal Village. Consequently, the cultural branding of Kamal Village has become significantly more pronounced. The tourism profile videos serve as active promotional tools for Kamal Village. As a result, individuals responsible for tourism within the village now possess an improved understanding of sustainable tourism practices, thereby contributing to maintaining both the natural and cultural sustainability of Kamal Village. Keywords: cultural branding; tourism  village; history; culture; sustainable tourism
Peningkatan financial literacy dan financial well-being melalui advanced information systems dalam mewujudkan kemandirian finansial pada migran di Kota Tainan Taiwan Rizky Firmansyah; Dediek Tri Kurniawan; Ely Siswanto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27796

Abstract

AbstrakTingginya pendapatan imigran di Taiwan tidak menjamin meningkatnya pemahaman literasi keuangan. Hal ini menjadi masalah karena banyaknya imigran Indonesia di Taiwan yang kesulitan mengelola keuangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi Pekerja Migran Indonesia terkait implementasi penguatan kualitas sumber daya manusia di masa sekarang dan masa mendatang melalui peningkatan pengetahuan literasi keuangan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah workshop yang menjelaskan mengenai program cerdas literasi keuangan dan program cerdas manajemen keuangan personal. Sasaran dari kegiatan ini adalah pekerja migran indonesia di Taiwan yang merupakan masyarakat produktif secara ekonomis namun memiliki pengetahuan terkait literasi keuangan yang kurang. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa program pengabdian literasi keuangan dapat meningkatkan pemahaman keuangan para pekerja migran, sehingga para pekerja migran mampu mengelola keuangannya. Kata kunci: literasi keuangan; financial well-being; advanced information system; pekerja migran. AbstractThe high income of immigrants in Taiwan does not guarantee an increased understanding of financial literacy. This is a problem because many Indonesian immigrants in Taiwan have difficulty managing finances. This community service activity aims to educate Indonesian Migrant Workers regarding the implementation of strengthening the quality of human resources in the present and future through increasing financial literacy knowledge. The method used in this service is a workshop that explains the smart financial literacy program and the smart personal financial management program. The target of this activity is Indonesian migrant workers in Taiwan who are economically productive people but have insufficient knowledge related to financial literacy. The results of this activity show that the financial literacy service program can improve the financial understanding of migrant workers, so that migrant workers are able to manage their finances. Keywords: financial literacy; financial well-being; advanced information system; Migrant workers
Pembinaan dan penyegaran kader posyandu lansia di Kampung Sereh Distrik Sentani Kabupaten Jayapura Frans Manangsang; Ester Rumaseb; Ellen R.V. Purba; I Ketut Swastika; Rospuana Mandowen; Sri Rejeki Pongtiku; Dedri Manemi; Nurhaniati Surbakti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27373

Abstract

AbstrakKader Posyandu Lansia di Kampung Sereh, Distrik Sentani, menghadapi keterbatasan dalam pemahaman terkait penanganan kesehatan lansia, minimnya pelatihan berkala, serta kurangnya motivasi dalam menjalankan tugas. Kondisi ini mengakibatkan penurunan efektivitas pelayanan dan pendampingan kesehatan bagi warga lansia. Oleh karena itu, pembinaan dan penyegaran dilakukan untuk meningkatkan kapasitas kader dan mendukung keberlanjutan program Posyandu Lansia secara optimal. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan skrining, pencegahan, dan pengendalian penyakit degenerative untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat untuk pembinaan dan penyegaran kader posyandu lansia melibatkan beberapa tahapan utama yang berlangsung dari April-September 2024 terhadap 10 kader posyandu lansia. Pertama, dilakukan persiapan yang meliputi identifikasi kebutuhan kader melalui survei awal dan koordinasi dengan stakeholder terkait. Pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan intensif bagi kader posyandu yang mencakup teori dan praktik terkait hipertensi, asam urat, dan diabetes mellitus. Setelah pelatihan, dilakukan penyegaran materi secara berkala serta pendampingan dan monitoring untuk memastikan penerapan pengetahuan dan keterampilan di lapangan. Evaluasi kegiatan menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader. Setelah mengikuti pelatihan, terdapat peningkatan pengetahuan kader sebesar 35%, dari rata-rata awal 60% menjadi 95%. Keterampilan praktis kader dalam melakukan skrining dan edukasi kesehatan juga meningkat sebesar 40%, dari 55% menjadi 95%. Peningkatan juga tergambar dalam partisipasi kader yang lebih aktif dalam kegiatan posyandu, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan lansia di wilayah tersebut. Penerapan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan berkontribusi pada pengurangan ketidakhadiran masyrakat dan peningkatan deteksi dini penyakit, dengan potensi dampak positif jangka panjang bagi kesehatan lansia di Kampung Sereh. Kata kunci: pembinaan; kader posyandu; penyakit degenerative; lansia; Jayapura. AbstractThe elderly Posyandu cadres in Kampung Sereh, Sentani District, face limitations in their understanding of elderly health management, a lack of regular training, and reduced motivation in performing their duties. These challenges have resulted in decreased effectiveness in providing health services and assistance to the elderly population. Therefore, this training and capacity-building initiative aims to enhance the cadres' competencies and ensure the sustainability of the elderly Posyandu program effectively. The activity aims to improve the knowledge and skills of cadres in screening, prevention, and control of degenerative diseases to improve the quality of life of the elderly. The method of implementing community service for the development and refreshment of elderly posyandu cadres involves several main stages that take place from April to September 2024. First, preparations were made which included the identification of cadre needs through initial surveys and coordination with relevant stakeholders. The implementation of the activity includes intensive training for posyandu cadres which includes theory and practice related to hypertension, gout, and diabetes mellitus. After the training, periodic refreshments of material are carried out as well as mentoring and monitoring to ensure the application of knowledge and skills in the field. Eavluasi activities show significant results in improving the knowledge and skills of cadres. After participating in the training, there was an increase in cadre knowledge by 35%, from the initial average of 60% to 95%. The practical skills of cadres in conducting health screening and education also increased by 40%, from 55% to 95%. The increase is also reflected in the participation of cadres who are more active in posyandu activities, which contributes to improving the quality of elderly health services in the region. The application of knowledge and skills gained through training contributes to reducing community absenteeism and improving early detection of diseases, with potential long-term positive impacts on the health of the elderly in Kampung Sereh. Keywords: construction; posyandu cadres; degenerative diseases; the elderly; Jayapura.
Optimalisasi kemampuan menulis akademik melalui teknologi AI: kolaborasi Universiti Teknikal Malaysia Melaka dan Universitas Amikom Purwokerto Sarmini Sarmini; Rujianto Eko Saputro; Fandy Setyo Utomo; R. Vitto Mahendra Putranto; Shendy Filanzi; Febriansyah Husni Adiatma
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26335

Abstract

Abstrak Kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi terbaru, khususnya AI, dalam proses penulisan ilmiah semakin penting di era digital. Kegiatan pendampingan penulisan artikel ilmiah menggunakan kecerdasan buatan (AI) diselenggarakan oleh Pusat Studi Media, Game, dan Mobile Universitas Amikom Purwokerto, dengan narasumber Assoc. Prof. Ahmad Naim Che Pee dari Human-Centered Computing and Information Systems Lab (HCC-ISL), UteM dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2024. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pemahaman serta keterampilan praktis bagi mahasiswa dalam penggunaan AI, khususnya Chat GPT, dalam menyusun artikel ilmiah, mulai dari penyusunan struktur, pengecekan tata bahasa, hingga pengelolaan referensi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pre-test untuk mengukur pemahaman awal mahasiswa, pelatihan yang mencakup teori dan praktik penggunaan AI, post-test untuk menilai peningkatan pemahaman, serta sesi tanya jawab dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa, yang tercermin dari data hasil post-test yang lebih baik dibandingkan pre-test. Selain itu, mahasiswa menyatakan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru yang relevan untuk mendukung tugas akademik mereka. Kata kunci: pendampingan; kecerdasan buatan; chat GPT; mahasiswa; penulisan artikel. Abstract Enhancing students' abilities to utilize the latest technology, particularly AI, in scientific writing is becoming increasingly important in the digital era. A scientific article writing mentorship program using Artificial Intelligence (AI) was organized by the Media, Game, and Mobile Research Center at Universitas Amikom Purwokerto, with the guest speaker Assoc. Prof. Ahmad Naim Che Pee from the Human-Centered Computing and Information Systems Lab (HCC-ISL), UTeM, held on August 1, 2024. This activity aimed to provide students with practical understanding and skills in using AI, specifically Chat GPT, in composing scientific articles, from structuring the paper and grammar checking to managing references. The implementation method included a pre-test to measure students' initial understanding, training sessions covering theory and practical use of AI, a post-test to assess improvements, and a Q&A session and evaluation. The evaluation results showed a significant improvement in students' understanding, as reflected in the post-test data, which were better than the pre-test results. Students reported that this training provided new and relevant insights to support their academic tasks. Keywords: mentoring; artificial intelligence; chat GPT; students; article writing.
Edukasi pengelolaan limbah obat dalam rumah tangga di Desa Labuapi Baiq Nurbaety; Yuli Fitriana; Dzun Haryadi Ittiqo; Taufan Hari Sugara; Nur Furqani; Baiq Leny Nopitasari; Risma Widia Ningsih; Rosdiawati Rosdiawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27944

Abstract

AbstrakLimbah medis merupakan limbah yang mengandung bahan atau kandungan yang dapat menginfeksi seseorang atau makhluk hidup di sekitarnya. Pada umumnya, masyarakat belum mengetahui bahwa pengolahan limbah medis dan limbah rumah tangga memiliki perbedaan. Pembuangan obat dan sediaan farmasi lain secara tidak tepat akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti obat dijual kembali secara ilegal dan disalahgunakan, terutama jika obat dibuang dalam kemanasan aslinya. Masyarakat di Desa Labuapi masih banyak yang belum memahami tentang cara pembuangan limbah obat rumah tangga dengan baik dan benar. Masyarakat yang menangani obat yang rusak/kadaluwarsa dengan cara dibuang ke tempat sampah rumah tangga dan penyimpanan obat yang tidak terpakai dilakukan hingga mencapai tanggal kadaluwarsa. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk  memberikan  informasi pengelolaan limbah obat rumah tangga di Desa Labuapi. Peserta yang terlibat dalam pengabdian ini sejumlah 23 orang yang terdiri dari perwakilan ibu rumah tangga, kader dan karang taruna. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, pemberian leaflet, booklet dan metode pre - post test dalam bentuk kuesioner. Subyek pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat Desa Labuapi. Berdasarkan hasil pretest dan posttest dari kegiatan tersebut dapat dilihat terjadi peningkatan  pengetahuan  masyarakat Desa Labuapi tentang pengelolaan limbah obat rumah tangga. Pada saat pretest nilai rata-rata peserta adalah 43,47% yang dalam kategori kurang sedangkan pada saat posttest nilai rata-rata peserta meningkat menjadi 78,69% yang dalam kategori Baik. Hal ini menunjukkan bahwa para peserta dapat menerima edukasi yang diberikan dengan baik. Kata kunci: pengelolaan; limbah obat; rumah tangga; desa labuapi AbstractMedical waste is waste that contains materials or ingredients that can infect a person or living creatures around them. In general, people do not know that the processing of medical waste and household waste is different. Improper disposal of medicines and other pharmaceutical preparations will result in undesirable things such as illegal resale of medicines and misuse, especially if the medicines are thrown away in their original packaging. Many people in Labuapi Village still do not understand how to dispose of household medicinal waste properly and correctly. People handle damaged/expired medicine by throwing it in the household trash and storing unused medicine until it reaches the expiry date. The aim of this community service activity is to provide information on household drug waste management in Labuapi Village. There were 23 participants involved in this service consisting of representatives of housewives, cadres and youth organizations. The methods used in this activity are the lecture method, giving leaflets, booklets and the pre-post test method in the form of a questionnaire. The subjects of this community service are the people of Labuapi Village. Based on the pretest and posttest results from this activity, it can be seen that there has been an increase in the knowledge of the Labuapi Village community regarding household drug waste management. During the pretest the participants' average score was 43.47% which was in the poor category, while during the posttest the participants' average score increased to 78.69% which was in the Good category. This shows that the participants can receive the education provided well. Keywords: management; medicinal waste; household; labuapi village
Optimalisasi pengolahan limbah kandang ternak menjadi pupuk organik di kelompok tani Bangsring Sejahtera Kabupaten Banyuwangi Dwi Ahmad Priyadi; Muhammad Habbib Khirzin; Mita Ayu Liliyanti; Mohamad Ilham Hilal
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27228

Abstract

AbstrakPoliteknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) berpartisipasi aktif dalam program swasembada pangan dengan memperkuat sektor pertanian melalui kegiatan pelatihan pada kelompok tani. Kelompok Tani Bangsring Sejahtera merupakan salah satu kelompok tani di desa binaan Poliwangi yang terletak di Kecamatan Bangsring. Kelangkaan pupuk dan tidak dimanfaatkannya limbah peternakan merupakan permasalahan yang coba diatasi, sehingga diciptakan solusi berupa pembuatan pupuk organik dengan bahan baku limbah peternakan. Untuk menunjang kegiatan tersebut di rancanglah suatu alat yang tepat guna (mesin giling serbaguna) yang dapat berfungsi sebagai hammer mill dan chopper. Dengan melimpahnya bahan baku pupuk organik, diharapkan kemampuan petani dalam memproduksi pupuk organik secara mandiri akan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Diharapkan juga terjadi peningkatan hasil panen dan dapat mendukung swasembada pangan khususnya di Kabupaten Banyuwangi. Kata kunci: pupuk organic; limbah ternak; swasembada pangan; kecamatan bangsring. AbstractPoliteknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) actively participates in the food self-sufficiency program by strengthening the agricultural sector through training activities in farmer groups. The Bangsring Sejahtera Farmer Group is one of the farmer groups in the village supported by Poliwangi, which is located in Bangsring Village. Scarcity of fertilizer and unutilization of livestock waste are problems that this community service activity is trying to overcome, so a solution has been created in the form of making organic fertilizer using livestock waste as raw material. To support these activities, an appropriate tool was designed in the form of a multi-purpose milling machine which can function as a hammer mill or chopper. Due to the abundance of organic fertilizer raw materials, it is hoped that the ability of farmers to produce organic fertilizer independently will reduce dependence on chemical fertilizers. It is also hoped that there will be an increase in harvest yields and this will lead to an increase in farmers' welfare and can support food self-sufficiency, especially in Banyuwangi Regency. Keywords: organic fertilizer; livestock waste; food self-sufficiency; farmer group; bangsring district
Pendampingan kegiatan literasi untuk meningkatkan minat baca peserta didik SDN 2 Senyiur di Lombok Timur Aliahardi Winata; Usman Munir; Zedi Muttaqin; Ahmad Afandi; Arpan Islami Bilal; Tri Purnama Putra; Hilda Arifa; Adefia Lila Pratiwi; Nurafinah Nurafinah; Rahmawati Rahmawati; Marifah Marifah; Ayu Safira; Swahip Swahip; Aulia Muttaqin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27037

Abstract

Abstrak Tujuan pengabdian adalah literasi, yang mencakup kemampuan membaca, menulis, dan memahami informasi secara kritis. Literasi tidak hanya menjadi dasar untuk mempelajari mata pelajaran lain, tetapi juga merupakan keterampilan hidup yang penting di era informasi saat ini. Metode pendampingan yang dilaksanakan secara bertahap  . Berdasarkan penerapan pendampingan kegiatan literasi hasil peningkatan pada minggù ke 4 yaitu 75% keatas. Hal tersebut menunjukan bahwa antusias siswa dalam pendampingan literasi cukup baik, akan tetapi terdapat beberapa kendala pada minggu-awal penerapan pendampingan literasi yaitu seperti kesulitan dalam mengajak siswa dalam melakukan literasi. Kata kunci: minat baca; pembelajaran interaktif ; literasi AbstractThe purpose of the service is literacy, which includes the ability to read, write, and understand information critically. Literacy is not only the basis for learning other subjects, but also an important life skill in today's information age. The mentoring method is implemented in stages. Based on the implementation of literacy activity mentoring, the results of the increase in the 4th week were 75% and above. This shows that students' enthusiasm for literacy mentoring is quite good, but there are several obstacles in the early weeks of implementing literacy mentoring, such as difficulties in inviting students to do literacy Keywords: reading interest; interactive learning; literacy
Peningkatan keterampilan bahasa inggris putera puteri pariwisata Mandailing Natal 2023 dalam upaya promosi budaya lokal Zulfikar Zulfikar; Dina Syarifah Nasution; Ahmad Mafaid; Fadlan Masykura Setiadi; A’zizah A’zizah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26856

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membekali Putera-Puteri Pariwisata Mandailing Natal 2023 dengan keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Inggris yang diperlukan untuk secara efektif berkontribusi pada pengembangan pariwisata dan promosi budaya lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga bertujuan untuk memotivasi para peserta untuk mengevaluasi kemampuan berbahasa Inggris mereka, mengidentifikasi tantangan dalam pembelajaran bahasa Inggris, menemukan solusi, serta merumuskan misi dan visi mereka dalam upaya peningkatan kemampuan berbahasa asing dan promosi budaya lokal. Rangkaian pengabdian terdiri dari tiga tahapan, yaitu penilaian mandiri dan pengisian umpan balik terbuka, presentasi materi, serta evaluasi kegiatan. Hasil penilaian mandiri menunjukkan bahwa mayoritas peserta memiliki preferensi untuk berkomunikasi secara lisan dalam bahasa asing dibandingkan secara tertulis, dengan rasa tidak percaya diri dan kompleksitas tata bahasa Inggris di antara tantangan utama yang dihadapi peserta dalam meningkatkan keterampilan mereka. Melalui pemaparan materi tentang peranan dan manfaat bahasa Inggris sebagai lingua franca beserta tips dan trik belajar dan mengatasi kesulitan belajar, peserta mampu merumuskan dan mempresentasikan upaya-upaya yang akan mereka tempuh dalam meningkatkan kemampuan bahasa asing dan mempromosikan budaya dan pariwisata lokal Mandailing Natal. Tiga peserta dengan presentasi terbaik berdasarkan rubrik penilaian presentasi kemudian dipilih. Hasil evaluasi kegiatan, selain menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dari peserta terhadap pengabdian kepada masyarakat ini, juga menggarisbawahi perlunya dukungan berkelanjutan dalam program-program yang memberdayakan individu muda untuk menjadi duta budaya yang efektif, sehingga memastikan pelestarian dan promosi warisan budaya Mandailing Natal untuk generasi mendatang. Kata kunci: putera puteri pariwisata; mandailing natal; budaya lokal; bahasa inggris; lingua franca. AbstractThis community service initiative aimed to equip the 2023 Mandailing Natal Tourism Ambassadors with the English communication skills needed to effectively contribute to tourism development and promote local culture. The program also sought to motivate the participants to evaluate their English proficiency, identify challenges in learning English, find solutions, and establish their mission and vision to improve their foreign language skills and promote local culture. The series of activities consists of three stages, which include self-assessment and open feedback, material presentation, and program evaluation. The self-assessment results showed that most participants prefer oral communication in a foreign language over written communication, with lack of confidence and English grammar complexity being the main challenges they face in improving their skills. Through a presentation on the role and benefits of English as a lingua franca, as well as learning tips and strategies for overcoming language-learning difficulties, the participants were able to formulate and present their planned efforts to improve foreign language skills and promote Mandailing Natal’s local culture and tourism. Three participants with the best presentations, based on a presentation rubric, were then selected. The program evaluation results, besides showing a high level of participant satisfaction, also highlighted the need for ongoing support in programs that empower young individuals to become effective cultural ambassadors, thereby ensuring the preservation and promotion of Mandailing Natal’s rich cultural heritage for future generations. Keywords: tourism ambassadors; mandailing natal; local culture; english; lingua franca.