cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Implementasi gerakan dapur sehat atasi stunting melalui pengolahan bahan pangan lokal dan gizi seimbang Rizkia Amilia; Catur Esty Pamungkas; Indriyani Makmun; Cahaya Indah Lestari; Ayu Andira; Yuyun Gustiana; Iqro Suryati Listi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25876

Abstract

Abstrak Stunting merupakan kondisi dimana anak-anak mengalami gagal tumbuh karena pola makan yang buruk atau infeksi yang berulang sehingga beresiko mengalami penyakit atau kematian. Provinsi Nusa Tenggara Barat berada pada urutan tertinggi ke empat dengan prevalensi stunting sebesar 32,7%. Prevalensi data stunting di Kabupaten Lombok Barat sebesar 34%. Tingginya angka stunting ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat khususnya ibu balita tentang cara memenuhi kebutuhan gizi seimbang, praktik pemberian makan yang tidak tepat, serta pengenalan dan pemanfaatan bahan pangan lokal yang ada di sekitar desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan gerakan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dengan cara memberikan edukasi dan melakukan pendampingan secara langsung kepada masyarakat sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Metode pelaksanaan pengabdian ini melalui 4 tahap yaitu: (1) Perencanaan, yang terdiri dari identifikasi, pemetaan, perumusan masalah dan peningkatan kapasitas; (2) Pelaksanaan, terdiri dari pretest, penyuluhan, implementasi DASHAT, KIE; (3) Observasi dan Evaluasi, melalui pendampingan langsung selama kegiatan dan posttest; (4) Keberlanjutan; melakukan pendampingan dan pembinaan untuk keberlanjutan program. Berdasarkan hasil pretest didapatkan hasil pengetahuan dalam kategori kurang sebesar 50% (10 orang), sedangkan hasil pengukuran sikap didapatkan 65% (13) orang ibu memiliki sikap yang negatif. Pada hasil posttest didapatkan responden memiliki pengetahuan dalam kategori baik sebesar 80% (16 orang), sedangkan hasil pengukuran sikap didapatkan 75% (15) orang ibu memiliki sikap yang positif dalam meyediakan kebutuhan gizi anak. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap yang positif kepada ibu yang diberikan edukasi dan pendampingan praktik gerakan DASHAT. Kata kunci: stunting; balita; DASHAT; pangan lokal; gizi seimbang Abstract Stunting is a condition where children experience growth failure due to poor nutrition or recurrent infections, putting them at risk of illness or death. West Nusa Tenggara Province ranks fourth highest with a stunting prevalence of 32.7%. The stunting prevalence in West Lombok Regency is 34%. The high stunting rates are attributed to a lack of knowledge among the community, particularly among mothers of toddlers, regarding how to meet balanced nutritional needs, improper feeding practices, and the introduction and utilization of local food sources available in the village. This activity aims to implement the Healthy Kitchen to Overcome Stunting by providing education and direct assistance to the community as an effort to meet balanced nutritional needs by utilizing local food ingredients. The implementation method of this service consists of 4 stages: (1) Planning, which includes identification, mapping, problem formulation, and capacity building; (2) Execution, consisting of pre-tests, outreach, DASHAT implementation, and communication, information, and education; (3) Observation and Evaluation, through direct assistance during activities and post-tests; (4) Sustainability; providing support and guidance for program sustainability. Based on the results of the pretest, it was found that knowledge was in the poor category at 50% (10 people), while the measurement of attitudes showed that 65% (13 people) of mothers had a negative attitude. In the posttest results, it was found that respondents had knowledge in the good category at 80% (16 people), while the measurement of attitudes showed that 75% (15 people) of mothers had a positive attitude in providing children's nutritional needs. The conclusion of this community service activity is that there has been an increase in knowledge and a positive change in attitude among mothers who received education and guidance on the the Healthy Kitchen to Overcome Stunting movement practices. Keywords: stunting; toddler; DASHAT; local food; balanced nutrition
Pelatihan pembuatan blog untuk wirausaha online menggunakan blogspot.com di lingkungan Yayasan Kreasi Insan Nusantara Rizky Tahara Shita; Lauw Li Hin; Anita Diana; Dwi Achadiani; Reva Ragam Santika
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27631

Abstract

AbstrakProgram kegiatan ini menyelenggarakan sesi pelatihan tentang cara membuat blog untuk mempelajari kewirausahaan online, yaitu pelatihan pembuatan email dan pembuatan blog gratis di Blogspot.com bagi masyarakat di wilayah seputar Yayasan Kreasi Insan Nusantara di Kelurahan Sudimara Timur, Ciledug, Tangerang Banten. Pelatihan ini bertujuan agar warga setempat dapat mempelajari berbagai keterampilan dan berbagai  pendidikan di luar sekolah melalui kewirausahaan, mengatasi tantangan masa depan, dan menunjukkan daya saing di era globalisasi. Dalam kegiatan ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu pengamatan langsung, wawancara, dan studi literatur. Metode yang digunakan antara lain penjelasan teori dan praktek langsung kepada warga. Hasil dari pelatihan ini adalah warga dapat mengetahui langkah-langkah membuat dan mengelola blog untuk berjualan (wirausaha) online . Pemanfaatan blog ini, kiranya dapat membantu warga  agar dapat meningkatkan keterampilan dan pendapatan warga. Kata kunci: pelatihan; blog; wirausaha online AbstractThis activity program organizes training sessions on how to create a blog to learn online entrepreneurship, namely training on creating emails and creating free blogs on Blogspot.com for the community in the area around the Yayasan Kreasi Insan Nusantara in Sudimara Timur Village, Ciledug, Tangerang Banten. This training aims to enable local residents to learn various skills and various education outside of school through entrepreneurship, overcome future challenges, and demonstrate competitiveness in the era of globalization. In this activity, several stages were carried out, namely direct observation, interviews, and literature studies. The methods used include explanations of theory and direct practice to residents. The results of this training are that residents can learn the steps to create and manage a blog for selling (entrepreneurship) online. The use of this blog can hopefully help residents to improve their skills and income. Keywords: training; blog; online entrepreneurship
Mengoptimalkan layanan perpustakaan sekolah melalui penerapan manajemen perpustakaan di SDN Pantai Bahagia 04 Muaragembong Bekasi Ari Setiyaningrum; Sri Hapsari Wijayanti; Denny Jean Cross Sihombing; Dimas Catur Winson; Lusya Anggraeny Manurung
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27007

Abstract

Abstrak Perpustakaan mempunyai peran penting dalam menumbuhkembangkan minat untuk membaca dan meningkatkan literasi informasi. Idealnya setiap sekolah mempunyai fasilitas perpustakaan yang dapat dimanfaatkan oleh siswa sebagai sumber belajar dan mencari informasi. Namun kenyataannya hingga saat ini masih ada sekolah yang belum memiliki perpustakaan dan salah satunya adalah SDN Pantai Bahagia 04 di Desa Muaragembong Bekasi. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah menginisiasi ketersediaan fasilitas perpustakaan sekolah dan memberikan pelatihan serta pendampingan bagi para guru di sekolah tentang bagaimana mengelola perpustakaan dengan optimal melalui penerapan manajemen perpustakaan dan manajemen perpustakaan digital berbasis SLiMS. Program manajemen perpustakaan ini dilaksanakan selama bulan Juli hingga September 2024 dan diikuti oleh delapan orang peserta yang merupakan guru di SDN Pantai Bahagia 04 yang ditugaskan untuk mengelola perpustakaan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program pengabdian ini yaitu pelatihan dan pendampingan. Hasil tes yang dilakukan tim menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan tentang manajemen perpustakaan dan manajemen perpustakaan digital berbasis SLiMS antara sebelum dan sesudah peserta diberikan pelatihan dan pendampingan. Pada pelatihan manajemen perpustakaan terdapat peningkatan sebesar 128,57 persen (skor 35 untuk pretes menjadi 80 untuk postes), sedangkan pada pelatihan manajemen perpustakaan digital berbasis SliMS terdapat peningkatan sebesar 2,60 persen (skor 81,20 untuk pretes menjadi 83,31 untuk postes). Hasil monitoring dan evaluasi juga menunjukkan bahwa peserta menilai program manajemen perpustakaan ini memberikan banyak manfaat dan dampak positif yang signifikan bagi sekolah. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini, para guru merasa sangat terbantu dan memiliki kemampuan untuk mengelola perpustakaan dengan lebih baik agar dapat terus berlanjut di masa mendatang. Kata kunci: manajemen perpustakaan; manajemen perpustakaan digital berbasis SLiMS; perpustakaan sekolah; sekolah dasar. AbstractLibraries have an important role in developing interest in reading and increasing information literacy. Ideally, every school has library facilities that students can use as a source of learning and seeking information. However, the reality is that currently there are still schools that do not have libraries and one of them is SDN Pantai Bahagia 04 in Muaragembong Village, Bekasi. The aim of this community service program is to initiate the availability of school library facilities and provide training and assistance for teachers in schools on how to manage libraries optimally through the implementation of library management and digital library management based on SLiMS. This library management program was implemented from July to September 2024 and was attended by eight participants who were teachers at SDN Pantai Bahagia 04 who were assigned to manage the library. The methods used in implementing this service program are training and mentoring. The results of the test conducted by the team indicated that there was an improvement in knowledge about library management and SLiMS-based digital library management between the pre-test and post-test after the participants were provided with training and mentoring. In the library management training, there was an increase of 128.57 percent (a score of 35 in the pre-test to 80 in the post-test), while in the SLiMS-based digital library management training, the improvement was 2.60 percent (a score of 81.20 in the pre-test to 83.31 in the post-test). The monitoring and evaluation results also show that participants assess that this library management program provides many benefits and has a significant positive impact on schools. With this training and assistance, the teachers feel very helped and have the ability to manage the library better so that it can continue in the future. Keywords: library management; SLiMS -based digital library management; school library; elementary school.
Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Lesson Study Untuk Peningkatan Profesionalisme Guru dan Keterampilan Berpikir Kritis siswa Pada Pelajaran Fisika di SMAN 1 Sakra Sapiruddin Sapiruddin; Baiq Aryani Novianti; Khaerus Syahidi; Tsamarul Hizbi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.28769

Abstract

The purpose of this PKM is that teachers understand the concept of lesson study, are able to carry out lesson study and can implement lesson study in the process of learning activities, especially in physics subjects so as to improve students' critical thinking skills. This service activity starts from the preparation stage and the implementation stage. The partners in this PKM programme are physics teachers of SMAN 1 Sakra, the number of participants involved in this PKM activity is 9 people consisting of 2 Physics Education lecturers, 5 physics teachers of SMAN 1 Sakra and 2 students to help with documentation activities. The method used in this activity is Lesson study training and lesson study implementation assistance in the process of learning activities. The results achieved from this activity are (1) Increased teacher understanding of Lesson Study and (2) Increased teacher enthusiasm in improving lesson study-based learning. (3) Increased interest and confidence of teachers to become professional teachers (4) Increased critical thinking skills of students in physics subjects.
PKM pendampingan pembuatan e-book aplikatif dan penguatan pojok baca di SD Desak Putu Anom Janawati; Ni Made Ayu Purnami; I Ketut Dedi Agung Susanto Putra; I Putu Bayu Andika; Kadek Yogi Dwipayana Putra; Pande Komang Yogi Mahardika
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27566

Abstract

Abstrak  Menumbuhkan kapabilitas guru di bidang pembuatan e-book aplikatif dan memperkuat penggunaan pojok baca di sekolah dasar merupakan sasaran dari program. Metode yang digunakan adalah pendampingan yang mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dimulai dengan identifikasi kebutuhan sekolah, penyusunan materi pelatihan, dan koordinasi dengan pihak sekolah. Tahapan pelaksanaan meliputi pelatihan pembuatan e-book aplikatif dan penguatan pojok baca, yang meliputi sosialisasi teknologi e-book, pelatihan teknis, praktik pembuatan e-book, pengadaan buku, desain dan pengelolaan pojok baca, serta pengenalan kepada siswa.Setelah pelatihan, evaluasi dilakukan melalui angket dan wawancara untuk mengukur keberhasilan program. Hasil angket dari 8 peserta menunjukkan rata-rata skor di atas 4.0, yang mencerminkan kepuasan tinggi terhadap pelatihan. Wawancara dengan guru mengungkapkan pengalaman positif, materi implementasi yang baik, serta tantangan terkait akses teknologi. Peningkatan minat baca siswa juga dilaporkan sebagai dampak positif dari program ini.Program ini berhasil mencapai tujuan dalam meningkatkan keterampilan guru dan memperkuat penggunaan pojok baca. Namun, ada beberapa area yang perlu diperhatikan untuk perbaikan di masa depan, seperti penyediaan akses teknologi yang lebih baik dan sesi pelatihan lanjutan. Keberlanjutan program ini sangat bergantung pada dukungan pihak sekolah dan komitmen guru untuk terus berinovasi dalam metode pengajaran mereka.     Kata Kunci : pengabdian kepada masyarakat; aplikatif e-book; pojok baca; keterampilan guru, minat baca siswa.  Abstract    Cultivating the abilities of educators in the field of creating practical e-books and strengthening the use of reading corners in elementary schools are the goals of the program. The method employed is mentoring, those are planning, carrying out, and assessing. Starting by conducting  a needs assessment of the school, develops training materials, and coordinates with the school authorities. The implementation phase includes training on creating practical e-books and reinforcing reading corners, which involves socializing e-book technology, technical training, hands-on practice in e-book creation, procuring books, designing and managing reading corners, and introducing them to students.After the training, evaluation is conducted through surveys and interviews to measure the program's success. Survey results from 8 participants indicate an average score above 4.0, reflecting high satisfaction with the training. Interviews with teachers revealed positive experiences, effective material implementation, and challenges related to technology access. An increase in student reading interest was also reported as a positive outcome of this program.This program successfully achieved its goals of improving teachers' skills and enhancing the use of reading corners. However, there are several areas that need attention for future improvement, such as providing better access to technology and offering follow-up training sessions. The sustainability of this program heavily relies on support from school authorities and teachers' commitment to continuously innovate their teaching methods. Keywords: community service; practical e-book; reading corner; teacher skills; student reading interest.
Peningkatan legalitas usaha melalui pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan P-IRT bagi pelaku UMKM Desa Ranugedang dalam upaya pengembangan pemasaran produk UMKM Nadya Salsabillah Hazya; Fanny Rosaliati Shandra Dewi; Iva Farikhatur Roikhah; Mohammad Fathan Syarief; Yeliena Salsabila Putri Yuda; Mohammad Khusnu Milad
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25934

Abstract

Abstrak Jurnal ini berisi tentang pendampingan pembuatan NIB dan P-IRT bagi pelaku UMKM di Desa Ranugedang, Kabupaten Probolinggo. Pembuatan kedua izin sertifikat ini dilakukan secara online melalui sistem OSS (Online Single Submssion). Izin sertifikat ini bermanfaat untuk meningkatkan kredibilitas usaha, memperluas pemasaran dan menumbuhkan kepercayaan konsumen. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pendampingan legalitas ini adalah observasi, wawancara dan triangulasi data, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang dilaksanakan kurang lebih selama satu bulan. Sasaran kegiatan adalah pelaku UMKM Desa Ranugedang yang belum memiliki NIB dan P-IRT. Kegiatan ini melibatkan lima pelaku UMKM. Hasil yang dicapai selama kegiatan berlangsung, yaitu pembuatan NIB kepada dua pelaku usaha dan pembuatan P-IRT kepada lima pelaku usaha, serta berhasil memeperluas pemasaran ke beberapa pusat oleh-oleh di Kota Probolinggo, yaitu Bolinggo, Dewi Rengganis dan tempat wisata Songa Rafting. Dengan demikian, pembuatan NIB dan P-IRT dapat dijadikan sebagai strategi bagi pelaku usaha makanan rumahan untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Kata kunci: NIB; P-IRT; pengabdian; strategi pemasaran; produk UMKM Abstract This journal discusses the assistance provided in obtaining NIB and P-IRT for Micro, Small, and Medium Enterprises operators in Ranugedang Village, Probolinggo Regency. The process of acquiring these two certificates was conducted online through the OSS system. These certificates are beneficial for enhancing business credibility, expanding marketing opportunities, and fostering consumer trust. The methods used in implementing this legal assistance included observation, interviews, and data triangulation, with data collection techniques carried out over approximately one month. The target participants of this activity were MSME in Ranugedang Village who had not yet obtained NIB and P-IRT. The activity involved five MSME operators. The results achieved during the activity included the issuance of NIBs for two business operators and P-IRT certificates for five business operators, as well as the successful expansion of marketing to several souvenir centers in Probolinggo City, namely Bolinggo, Dewi Rengganis, and the Songa Rafting tourist destination. Thus, the processing of NIB and P-IRT can be used as a strategy for home-based food business owners to develop their business in a sustainable manner. Keywords: NIB; P-IRT; community service; marketing strategy; SME product
Upaya edukasi dan skrining penyakit gout dengan peningkatan pemberdayaan ASMARA (Ayo Sehat Bersama Para Lansia) di Poskesdes Dasan Cermen Kota Mataram Dwi Cahyaningtyas; Evi Diliana Rospia; Rizkia Amilia; Silvi Anggraini Pertiwi; Alya Syarah Syaswari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27868

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan deteksi dini penyakit gout pada lansia di Desa Dasan Cermen. Penyakit gout, yang sering dialami lansia, merupakan kondisi radang sendi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah yang mengendap di persendian. Kurangnya pemahaman lansia terkait gout menjadi tantangan, sehingga diadakan program "Pemberdayaan ASMARA (Ayo Sehat Bersama Para Lansia)" melalui edukasi dan skrining kadar asam urat di Poskesdes Dasan Cermen. Kegiatan ini melibatkan 15 lansia dan mencakup edukasi tentang penyebab, gejala, dan pencegahan gout, serta pemeriksaan tekanan darah dan kadar asam urat. Hasilnya menunjukkan bahwa 54% peserta memiliki kadar asam urat tinggi, dan terjadi peningkatan pemahaman peserta setelah edukasi, terlihat dari hasil post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran lansia akan pentingnya pola hidup sehat dan deteksi dini untuk mengelola gout. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan alat skrining dan kondisi fisik lansia yang memerlukan perhatian khusus. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan lansia dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk keberlanjutan pengelolaan kesehatan lansia di komunitas lain. Kata kunci: pengabdian; lansia;, asam urat;deteksi dini; skrining; edukasi AbstractThis research aims to increase understanding and early detection of gout in the elderly in Dasan Cermen Village. Gout, which is often experienced by the elderly, is an inflammatory condition of the joints caused by high levels of uric acid in the blood which settles in the joints. The elderly's lack of understanding regarding gout is a challenge, so the "ASMARA Empowerment (Let's be Healthy with the Elderly)" program was held through education and screening for uric acid levels at the Dasan Cermen Village Health Post. This activity involved 15 elderly people and included education about the causes, symptoms and prevention of gout, as well as checking blood pressure and uric acid levels. The results showed that 54% of participants had high uric acid levels, and there was an increase in participants' understanding after education, as seen from the post-test results which were higher than the pre-test. This program has succeeded in increasing elderly awareness of the importance of a healthy lifestyle and early detection to manage gout. However, there are obstacles such as limited screening tools and the physical condition of the elderly that require special attention. In conclusion, this activity is effective in increasing awareness of elderly health and can be developed further for the sustainability of elderly health management in other communities. Keywords: community service; elderly; gout; early detection; screening; education
Kepo-In (Kolaborasi, Edukasi, Pendampingan untuk Optimalisasi dan Inisiasi) kelas gizi olahraga di SKO Papua Tri Setyo Guntoro; Semuel Piter Irab; Evi Sinaga; Yunita Kaitana; Ayub Permenas Konsub Kapitarauw
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.28468

Abstract

Abstrak Tidak dapat dipungkiri potensi unggul olahraga yang dimiliki SDM Papua, bakat alam yang dimiliki menjadi modal/ bahan baku kualitas baik. Jika diracik dengan sentuhan Sports Sciences hasil yang diperolehpun akan optimal, salah satunya adalah gizi olahraga. Namun, SKO menghadapi masalah dan kendala yang bermuara tidak optimalnya kondisi fisik dan kesehatan siswa-siswi SKO Papua. Selanjutnya, berdampak pada tidak optimalnya prestasi akademik maupun olahraga. Tujuan dari PkM ini adalah 1) Melakukan Kolaborasi SKO dengan tim pengabdian dengan latar belakang bidang pendidikan olahraga, kesehatan masyarakat dan gizi olahraga. 2) Meningkatkan pengetahuan siswa-siswi, guru dan pelatih di SKO Papua mengenai gizi olahraga melalui Sosialisasi/Edukasi. 3) Meningkatkan keterampilan dan kemandirian siswa/i dalam memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhannya melalui Pendampingan. 4) Meningkatkan kemampuan guru/pelatih membuat program gizi atlet melalui Optimalisasi program gizi. 5) Melaksanakan Inisiasi asuhan gizi olahraga personal bagi siswa/i SKO. Metode kegiatan PkM untuk mencapai tujuan PkM yang pengusul ajukan sesuai dengan judul yang diajukan KEPO-In (Kolaborasi, Edukasi, Pendampingan, Optimalisasi dan Inisiasi). Tahapan pelaksanaan PkM ini yaitu 1) Sosialisasi/ edukasi 2) Pelatihan 3) Penerapan teknologi 4) Pendampingan dan evaluasi 5) Keberlanjutan program yang terimplementasi di dalam metode KEPO-In (Kolaborasi, Edukasi, Pendampingan untuk Optimalisasi dan Inisiasi) asuhan gizi olahraga di SKO Papua. Hasil PkM menunjukkan 83% kebutuhan SDM konpeten dalam memfasilitasi pelaksanaan asuhan gizi olahraga tercapai. Sebesar 72% terjadi peningkatan pengetahuan siswa dan guru, sebanyak 75%penignkatan keterampilan personal, 69% peningkatan kualitas menu melalui rekomendasi. Kesimpulan: Program KEPO-IN asuhan gizi olahraga berjalan dengan sangat baik dan memberikan dampak yang signifikan. Kata kunci: gizi olahraga; SKO; papua  Abstract It cannot be denied the superior sporting potential of Papuan human resources, their natural talents become capital/good quality raw materials. If it is formulated with a touch of Sports Sciences, the results obtained will be optimal, one of which is sports nutrition. However, SKO faces problems and obstacles that result in the sub-optimal physical and health conditions of SKO Papua students. Furthermore, it has an impact on suboptimal academic and sports achievements. The objectives of this PkM are 1) Collaborating with SKO with a service team with a background in sports education, public health and sports nutrition. 2) Increasing the knowledge of students, teachers and coaches at SKO Papua regarding sports nutrition through socialization/education. 3) Increase students' skills and independence in choosing food that suits their needs through mentoring. 4) Increasing the ability of teachers/coaches to create athlete nutrition programs through optimizing nutrition programs. 5) Carrying out the initiation of personal sports nutrition care for SKO students. The method of PkM activities to achieve the PkM goals proposed by the proposer is in accordance with the proposed title KEPO-In (Collaboration, Education, Mentoring, Optimization and Initiation). The stages of implementing this PkM were 1) Socialization/education 2) Training 3) Application of technology 4) Mentoring and evaluation 5) Sustainability of the program implemented in the KEPO-In method (Collaboration, Education, Assistance for Optimization and Initiation) of sports nutrition care at SKO Papua. The PkM results showed that 83% of the needs for competent human resources in facilitating the implementation of sports nutrition care have been achieved. There was a 72% increase in student and teacher knowledge, a 75% increase in personal skills, a 69% increase in menu quality through recommendations. Conclusion: The KEPO-IN sports nutrition program is running very well and has had a significant impact. Keywords: sports nutrition; SKO; papua
Pendampingan dan evaluasi penggunaan kaki prosthetic bagi amputee diabetes di atas lutut (Prosthetic Foot Transfemoral) Menik Dwi Kurniatie; Dita Ayu Mayasari; Dedi Nurcipto; Sari Ayu Wulandari; Najwa Khoirun Nada Anry; Shinta Herawati; Sugeng Nurcipto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26949

Abstract

Abstrak Prosthetic foot merupakan alat bantu rehabilitasi medis yang dirancang untuk dapat menggantikan fungsi kaki bagi tuna daksa yang dapat disebabkan beberapa faktor yaitu kecelakaan, amputasi dan kondisi medis lainnya. Diabetes melitus salah satu penyebab terjadinya amputasi atas lutut yang menyebabkan kehilangan fungsi kaki dalam melakukan mobilitas sehari-hari. Pada pengabdian ini akan berfokus pendampingan dan mengevaluasi penggunaan kaki prosthetic foot transfemoral bagi tuna daksa bagian kaki amputasi atas lutut. Pada kasus amputasi di atas lutut yang menggunakan prosthetic foot transfemoral yang memiliki struktur yang lebih kompleks dan membutuhkan   waktu yang lama untuk beradaptasi yang memerlukan pendampingan dari pre pemasangan dan saat pengguna menggunakan prosthetic foot transfemoral. Kegiatan pengabdian dalam proses pendampingan pengguna prosthetic foot transfemoral dan mengevaluasi apa saja kendala yang dihadapi dalam proses berjalan untuk mengembalikan siklus gait pengguna. Metode yang di gunakan pada kegiatan ini meliputi tahapan rencana kegiatan dan strategi, produksi prosthetic hoot, hibah prosthetic foot dan pengevaluasian prosthetic foot. Mitra kerjasama pada kegiatan ini adalah satu pengguna dari Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) dan mitra kerjasama pembuatan prodthetic foot tranfemoral yaitu Klinik Orthotic Prosthetic Promedik Semarang. Kegiatan pendamingan berjalan 5 bulan dengan 7 pertemuan yang fokus pada evaluasi penggunaan dan adaptasi terhadap prosthetic foot tranfemoral. Hasil kegiatan pendampingan ini meunjukan peningkatan yang signifikan dari kemandirian penguna dalam berjalan dan melakukan aktivitas, terdapat beberapa kendala yang dialami akan tetapi dapat diselesaikan melalui penyesuaian produk dan pelatihan lebih intesif. Kata kunci: tuna daksa; prostetik foot transfemoral Abstract A prosthetic foot is a medical rehabilitation aid designed to replace the function of the foot for people with disabilities, which can be caused by several factors, namely accidents, amputations, and other medical conditions. Diabetes mellitus is one of the causes of amputation of the knee which causes loss of leg function in carrying out daily mobility. This service will focus on assisting and evaluating the use of transfemoral prosthetic foot for physically disabled above-knee amputees and in the case of amputation above the knee using a transfemoral prosthetic foot which has a more complex structure and requires a long time to adapt which requires assistance from pre-installation and when the user uses a transfemoral prosthetic foot. Service activities in the process of assisting transfemoral prosthetic foot users and evaluating what obstacles are faced in the walking process to restore the user's gait cycle. The methods used in this activity include the stages of activity planning and strategy, production of prosthetic hoot, granting prosthetic foot, and evaluating prosthetic foot. The cooperation partner in this activity is one user from the Indonesian Disabled Women's Association (HWDI). The cooperation partner for making tranfemoral prosthetic foot is the Promedik Semarang Orthotic Prosthetic Clinic. The mentoring activity lasted 5 months with 7 meetings that focused on evaluating the use and adaptation of the prosthetic foot. Keywords: quadriplegics; transfemoral foot prosthetics.
Penerapan Sistem Informasi UMKM (SI-UM) berbasis web untuk meningkatkan pemasaran dan pengelolaan keuangan sahabat UMKM NTB Kurniadin Abd Latif; Rini Adriani Auliana; Rifqi Hammad
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26783

Abstract

Abstrak Sahabat UMKM NTB merupakan salah satu komunitas UMKM yang ada di provinsi Nusa Tenggara Barat. Sahabat UMKM NTB sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian ini memiliki anggota lebih dari 50 yang terlibat pada kegiatan tersebut. Permasalahan yang diahadapi oleh mitra adalah permasalahan dalam bidang pemasaran dan pengelolaan keuangan. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdi adalah penerapan sistem informasi UMKM yang dapat membantu dalam pemasaran dan pengelolaan keuangan. Sehingga tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membantu mitra dalam menerapkan sistem informasi UMKM yang dapat membantu mitra dalam pemasaran produk UMKM dan juga pengelolaan keuangannya. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini terdiri dari 6 tahapan yaitu sosialisasi, pengembangan sistem infromasi, pelatihan pendapingan, evaluasi dan keberlanjutan program. Hasil dari kegiatan ini adalah berupa penerapan sistem informasi UMKM yang dapat digunakan oleh mitra dalam memabntu mengatasi permasalahan di bidang pemasaran dan pengelolaan keuangan. Kata kunci: sahabat UMKM; pengabdian; sistem informasi umkm; pemasaran; pengelolaan keuangan Abstract Sahabat UMKM NTB is one of the MSME communities in West Nusa Tenggara province. Sahabat UMKM NTB as a partner in this service activity has more than 50 members involved in the activity. The problems faced by partners are problems in marketing and financial management. The solution offered by the service team is the implementation of an MSME information system that can assist in marketing and financial management. So that the purpose of this service activity is to assist partners in implementing MSME information systems that can help partners in marketing MSME products and also managing their finances. The method carried out in this activity consists of six stages, namely socialization, information system development, mentoring training, evaluation and program sustainability. The result of this activity is the implementation of an MSME information system that can be used by partners in overcoming problems in marketing and financial management. Keywords: sahabat UMKM; devotion; MSME information system; marketing; financial management