cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Peningkatan kemampuan membaca Al-Quran pada anak melalui bimbingan mengaji di taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Darul Mubtadi’ Desa Masbagik Utara Achmad Abdul Hawabi; Khosiah Khosiah; Raden Sudarwo; Irma Setiawan; Miftahul Jannah; Samsinari Samsinari; Nurmawarti Nurmawarti; Puput Bestar; Debi Yatri; Herlina Eva Cahya Trisnawati Dewi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27238

Abstract

Abstrak Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) merupakan suatu institusi atau komunitas dalam masyarakat yang mengorganisir pendidikan non-formal dalam bidang keagamaan Islam, dengan tujuan mengajarkan keterampilan membaca Al-Qur'an kepada individu mulai dari usia taman kanak-kanak hingga tingkat pendidikan menengah atas. Tujuan penerapan program mengar mengaji, diselenggarakan sebagai bentuk upaya peningkatan kemampuan membaca Al-Quran pada anak-anak di TPQ Darul Mubtadi’ Dusun Karang Baru, Lombok Timur. Metode yang digunakan dalam penelitiaan ini yaitu melakukan survey lokasi dan berkeordinasi pada pihak TPQ untuk mendapatkan data-data dan system pembelajaran yang digunakan. Jumlah siswa yang iut dalam program ini yaitu 70 orang, Iqro ada 58 orang anak, tingkat Al-Qur'an 12 orang anak dan 1 orang tenaga pengajar. Kegiatan awal belajara mengaji adalah membaca surat-surat pendek dan dilanjutkan dengan membaca Iqro Maupun Al-Quran. Hasil dari penerapan program ini, anak-anak mampu membaca Iqro dalam kurun waktu 1-2 bulan.  Belajar mengaji merupakan program Mahasiswa KKN-DIK Pelatihan ini bertujuan untuk peningkatan kemampuan membaca Al-Quran pada anak-anak memberikan. Kata kunci: Al- Quran; kemampuan membaca; bimbingan anak-anak Abstract Al-Qur'an Education Park (TPQ) is an institution or community in society that organizes non-formal education in the field of Islamic religion, with the aim of teaching Al-Qur'an reading skills to individuals ranging from kindergarten age to senior high education level. The purpose of implementing the mengar mengaji program is held as a form of effort to improve the ability to read the Koran to children at TPQ Darul Mubtadi' Karang Baru Hamlet, East Lombok. The method used in this research is to conduct a location survey and coordinate with the TPQ to obtain data and the learning system used. The number of students in this program is 70 people, Iqro there are 58 children, Al-Qur'an level 12 children and 1 teacher. The initial activity of learning the Koran is reading short letters and continued with reading Iqro and the Koran. As a result of implementing this program, children are able to read Iqro within 1-2 months.  Learning to recite the Koran is a KKN-DIK Student Program This training aims to improve the ability to read the Koran in children to provide. Keywords: Al-Quran; ability reading; guidance children
Pelatihan digital keuangan, digital pemasaran, dan efisiensi produksi UMKM Ahmad Ridho Hidayat; Vegalyra Novantini Samodra; Abdul Basit; Yayuk Mayasni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27010

Abstract

Abstrak Pemberdayaan UMKM di Lombok ada yang mampu go internasional, namun banyak UMKM yang masih mengalami kendala, yaitu kompetensi pengetahun digital dan belum memaksimalkan penggunaannya, serta terdapat inefisiensi dalam produksi. Diperlukannya pelatihan lebih lanjut guna meningkatkan kapasitas UMKM. Metode pengabdian dalam tulisan ini menggunakn Collaborative Action Research dengan mengambil sampel UMKM binaan UNIZAR dan UMKM yang ada di senggigi, dengan mengkolaborasikan temuan kekurangan UMKM dan memberikan pelatihan. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pemberdayaan UMKM dengan memberikan pelatihan digitalisasi pemasaran digitalisasi keuangan dan efisiensi dalam produksi. Hasil observasi dari pengabdian enampuluh persen UMKM sudah melakukan digitalisasi pemasaran akan tetapi masih belum maksimal, dan belum berdampak pada peningkatan UMKM, sedangkan dalam digitalisasi keuangan baru 10% UMKM yang melakukan pencatatan keuangan. Setelah dilakukanya pengabdian semua peserta memiliki akun pencatatan keuangan dibuku warung dan akun di shoope yang bisa di akses langsung melalui ponsel untuk meningkatkan digitalisasi keuangan dan pemasaran. Kata kunci: digitalisasi; keuangan; pemasaran; efisien Abstract Powered umkm in lombok no one can go international, But many umkm are still in trouble., It's a digital year's competence and it hasn't maximized its use yet., And there's inefficients in production..The need for further training to increase the capacity of the umkm.The method of devotion in this writing uses a collaborative action research by taking a sample of umkm binizar and umkm in the tooth, by collaborating finds lacking in umkm and providing training.This devotion aims to empower the umkm by giving digital training digitalization finance and efficiency in production. Observations of devotion enampuluh percent would have done digitalisasi marketing but still not maximum, and has managed to improve businesses, meanwhile in 10 new financial digitalisasi % micro and small entrepreneurs who do recording financial.After dilakukanya devotion all participants get into the service recording financial dibuku shoope account in food stalls and can in direct access by satellite phone to increase financial and marketing digitalisasi Keywords: digital; marketing finance; efficiency
Peningkatan produktivitas, kualitas dan pemasaran olahan gula aren berbasis penerapan IPTEKS di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal Rahmat Doni Widodo; Dwi Budi Santoso; Rosidah Rosidah; Moch Faizal Rachmadi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27393

Abstract

AbstrakGula aren merupakan salah satu alternatif pemanis dalam berbagai olahan makanan dan/atau minuman dengan berbagai potensi, nutrisi maupun kandungan gizi didalamnya. Nutrisi tersebut diantaranya seperti potassium, antioksidan, kalsium, zat besi dan sebagainya. Salah satu daerah dengan potensi unggulan gula aren ada di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Disini, banyak sekali UMKM yang berfokus pada pengolahan gula aren menjadi ciri unggulan produk Kabupaten Kendal, diantaranya adalah Kelompok Usaha Bersama (KUB) Wina Sukses. Meskipun demikian, masih ditemukan banyak kendala mulai dari aspek produksi maupun pemasaran. Kurangnya adopsi digital marketing, ketidaktersediaan Teknologi Tepat Guna (TTG), kemasan produk yang monoton maupun hal-hal lain harus segera ditangani karena menjadi permasalahan usaha. Metode pengabdian adalah sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan pengabdian berupa teknologi dan inovasi yang diberikan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah mesin perajang gula cetak 1 buah, oven/pengering 1 buah, mesin penepung 1 buah, mesin pengayak 1 buah dan mesin penggerus 1 buah. Kata kunci: gula aren; pemasaran digital; pemberdayaan masyarakat; teknologi tepat guna AbstractPalm sugar is an alternative sweetener in various processed foods and/or drinks with various potentials, nutrients and nutritional content in it. These nutrients include potassium, antioxidants, calcium, iron and so on. One of the areas with superior palm sugar potential is in Limbangan District, Kendal Regency. Here, there are many MSMEs that focus on processing palm sugar into a superior product of Kendal Regency, including the Wina Sukses Joint Business Group (KUB). However, many obstacles are still found, starting from production and marketing aspects. Lack of adoption of digital marketing, unavailability of Appropriate Technology, monotonous product packaging and other things must be addressed immediately because they are business problems. The community service method is socialization, training, application of technology, mentoring and evaluation and program sustainability. The technology and innovation provided in this community service are 1 molded sugar shredding machine, 1 oven/dryer, 1 flour machine, 1 sieving machine and 1 grinding machine. Keywords: palm sugar; digital marketing; community empowerment; appropriate technology
Inovasi elektronik dan digitalisasi administrasi di UMKM Asri Malang Imam Saukani; Herwandi Herwandi; Budhy Setiawan; Achmad Zaini; Diana Eka Poernamawati; Sidik Nurcahyo; Zubaidi Zubaidi; Doddy Maulana; Ahmadi Yuli Ananta
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.26802

Abstract

Abstrak Pemilik UMKM sering kali menghadapi beragam tantangan dalam menjalankan usahanya. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan dalam aspek keuangan dan manajerial, yang menyebabkan mereka kesulitan dalam mempersiapkan modal kerja yang memadai dan memenuhi kewajiban jangka pendek. Selain itu, kurangnya kemampuan dalam memperkirakan ketersediaan kas untuk kebutuhan operasional sering menjadi kendala yang signifikan. Hambatan-hambatan ini dapat menghambat perkembangan usaha dan menurunkan daya saing UMKM di pasar. Salah satu hambatan utama yang dihadapi oleh pemilik UMKM adalah minimnya kemampuan dalam hal keuangan dan manajerial. Keterbatasan ini membuat UMKM kesulitan dalam mempersiapkan modal kerja yang cukup serta memenuhi kewajiban jangka pendek mereka. Akibatnya, banyak UMKM yang mengalami kesulitan dalam menjaga kelancaran operasional dan kestabilan finansial, terutama dalam menghadapi tuntutan bisnis sehari-hari. UMKM juga mengalami kesulitan untuk memperkirakan ketersediaan kas dalam rangka memenuhi kebutuhan operasional dan kewajiban jangka pendek. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pengelolaan kas bagi UMKM Asri Kota Malang. Metode yang digunakan dalam sosialisasi adalah ceramah dan dialog aktif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan UMKM Asri Kota Malang mengenai manajemen kas. Metode yang digunakan mencakup pelaksanaan pre-test di awal kegiatan, dengan nilai rata-rata 78,67, dan post-test di akhir kegiatan, yang menunjukkan peningkatan nilai rata-rata menjadi 89,36, memberikan bukti adanya peningkatan pengetahuan sebesar 10%. Namun, kegiatan sosialisasi ini sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan dengan pendampingan kepada UMKM tersebut agar pengelolaan kas yang digunakan semakin baik dan efektif. Kata kunci: onthok yuyu; tepung ketan; Asri UMKM; jangka pendek; manajerial. Abstract Owners of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) often face various challenges in running their businesses. Some of these include limitations in financial and managerial aspects, which make it difficult for them to prepare adequate working capital and meet short-term obligations. Additionally, the lack of ability to estimate cash availability for operational needs often becomes a significant obstacle. These barriers can hinder business growth and reduce the competitiveness of MSMEs in the market. One of the main challenges faced by MSME owners is the limited financial and managerial skills. These limitations make it difficult for MSMEs to prepare sufficient working capital and meet their short-term obligations. As a result, many MSMEs struggle to maintain smooth operations and financial stability, especially when dealing with the daily demands of business. They also face difficulties in estimating cash availability to meet operational needs and short-term obligations. This community service activity was conducted to enhance knowledge about cash management for "Asri" MSME in Malang City. The method used in the outreach was a combination of lectures and active dialogue. The results of this activity showed an increase in the knowledge of "Asri" MSME regarding cash management. The method involved conducting a pre-test at the beginning of the activity, with an average score of 78.67, and a post-test at the end, showing an increase to an average score of 89.36, demonstrating a knowledge improvement of 10%. However, this outreach activity should be carried out continuously, with ongoing mentoring to ensure that the cash management practices used become better and more effective Keywords: onthok yuyu; glutinous rice flour; Asri MSME; short-term; managerial.
Pendampingan mahasiswa magang program MSIB dalam pemberdayaan nasabah PT. BTPN Syariah untuk penguatan ekonomi mikro Terttiaavini Terttiaavini; Tedy Setiawan Saputra; Lesfandra Lesfandra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27089

Abstract

Abstrak Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di Bank BTPN Syariah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berperan sebagai fasilitator pendamping nasabah. Dalam program ini, mahasiswa menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses pasar, teknologi, modal, serta minimnya pendidikan kewirausahaan. Tujuan utama program ini adalah memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan mereka melalui peran sebagai fasilitator pendamping nasabah. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mentor perusahaan berperan memberikan arahan, membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi, serta memastikan koordinasi yang efektif dengan mahasiswa. Para mahasiswa magang menempati posisi seperti Area Daya Specialist, Community Activation, Fasilitator Pendamping, atau Graphic Designer, sambil mengembangkan delapan kompetensi utama. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi dan bimbingan. Hasil program ini sangat positif, dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 88,35. Kompetensi Microsoft Office Operating Skill memperoleh nilai tertinggi (94,21), sementara kompetensi Drive for Result memperoleh nilai terendah (81,32). Program ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa magang, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan program ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak nasabah Bank BTPN Syariah di masa depan Kata kunci: MSIB; mahasiswa magang; DPP; mentor perusahaan Abstract The Certified Internship and Independent Study Program (MSIB) at Bank BTPN Syariah provides opportunities for students to serve as facilitators assisting customers. In this program, students face various challenges, such as limited market access, technology, capital, and lack of entrepreneurial education. The goal of this program is to provide practical experience in improving students' skills through their roles as facilitators for customers. Field Supervisors (DPL) and corporate mentors provide guidance, solutions to challenges encountered, and effective coordination with the interns. The interns hold positions such as Area Daya Specialist, Community Activation, Facilitator, or Graphic Designer, while developing eight core competencies. The program is implemented using a qualitative approach through observation and mentoring. The program results are promising, with an average overall score of 88.35. The highest score was obtained in the Microsoft Office Operating Skill competency (94.21), while the lowest was in Drive for Result (81.32). This program not only benefits the interns but also contributes to the overall improvement of the community’s welfare. It is hoped that the program will continue and expand to reach more Bank BTPN Syariah customers in the future.. Keywords: MSIB; interns; DPP; company mentors
Edukasi pengenalan sejarah lokal rumah adat langgar tua Karang Bayan dan pura lingsar di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat Ilmiawan Ilmiawan; Muaini Muaini; Rosada Rosada; Ahmad Afandi; Putri Maya Masyitah; Dian Eka Mayasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27735

Abstract

AbstrakEdukasi Pengenalan Sejarah Lokal Rumah Adat Langgar Tua Karang Bayan dan Pura Lingsar kepada mahasiswa pendidikan sejarah bertujuan  untuk  membantu masyarakat mempromosikan keberadaan peninggalan atau warisan sejarah sejarah lokal dan mengkaji secara mendalam bentuk struktur, fungsi dan makna yang terkandung di dalam nilai-nilai filosofis.  Setiap masyarakat harus memiliki rasa tanggung jawab  terhadap warisan budaya dan sikap peduli untuk melestarikan cakar budaya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk  meningkatkan  pengetahuan dan wawasan mahasiswa dan masyarakat mengenai pelestarian cakar budaya. Tingkat kependulian dan peran serta masyarakat dalam bidang pelestarian cakar budaya sudah cukup tinggi, tetapi tingkat kependulian  tersebut masih perlu ditingkatkan sehingga dapat mempengaruhi pengetahuan  dan perilaku secara terus menerus serta mendorong aktivitas atau tindakan nayata secara meluas dalam usaha melindungi  cakar budaya. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan dan targetyang telah ditetapkan adalah dengan cara melaksanakan observasi ketempat warisan budaya  budaya  dan mempelajari sejarah dan makna yang terkandung di dalamnya Hasil dari kegiatan edukasi pengenalan tempat sejarah lokal sebagai cakar budaya dapat memberikan wawasan ilmu pengetahuan, memahami sejarah, fungsi dan makna warisan budaya. Masyarakat dan mahasiswa sejarah antusias mengikuti  kegiatan pengenalan sejarah lokal Rumah Adat Langgar tua desa Karang Bayan dan Pura Linsar Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat.  Kata kunci: Pengenalan sejarah lokal; rumah adat langgar tua; pura lingsar.    AbstractLocal History Introduction Education of the Old Langgar Karang Bayan Customary House and Lingsar Temple to history education students aims to help the community promote the existence of local historical heritage or historical heritage and examine in depth the form of structure, function and meaning contained in philosophical values.  Every community must have a sense of responsibility for cultural heritage and a caring attitude to preserve cultural claws. The purpose of this activity is to increase the knowledge and understanding of students and the community regarding the preservation of cultural heritage. The level of concern and community participation in the field of cultural claw preservation is quite high, but the level of concern still needs to be increased so that it can influence knowledge and behavior continuously and encourage activities or nayata actions widely in an effort to protect cultural claws. The method used to achieve the goals and objectives that have been set is by conducting observations to the place of cultural heritage and studying the history and meaning contained in it. The results of the educational activities of introducing local historical places as cultural claws can provide insights into science, understanding the history, function and meaning of cultural heritage. The community and history students enthusiastically participated in the introduction of local history of the old Langgar traditional house in Karang Bayan village and Linsar Temple, Lingsar district, West Lombok Regency.  Keywords: introduction to local history; old langgar traditional house; lingsar temple.   
Pengembangan dan pemasaran produk olahan rumput laut Kappaphycus alvarezii hasil budidaya di Desa Jayabakti, Kabupaten Banggai Samsu Adi Rahman; Ramadhani Ramadhani; Haruni Ode
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26912

Abstract

AbstrakDesa Jayabakti, sebagai sentra budidaya rumput laut di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, memiliki kelompok pengolahan rumput laut "Sehe Dakau Patujju". Kelompok ”Sehe Daku Patujju” adalah mitra sasaran PKM menghadapi masalah utama berupa keterbatasan diversifikasi produk, keterbatasan penggunaan media sosial, dan kurangnya kreativitas pemasaran. Jika masalah ini teratasi, potensi peningkatan nilai jual rumput laut akan terbuka. Solusi yang ditawarkan meliputi empat tahap: penyediaan bahan baku berkelanjutan, pelatihan produk baru, peningkatan keaktifan pemasaran di media sosial, dan pengembangan materi pemasaran. Tujuan PKM ini adalah meningkatkan diversitas produk olahan rumput laut dan meningkatnya omzet, dan meningkatkan penggunaan media sosial serta meningkatkan kreativitas pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah Community Development melalui pendampingan mitra, pengembangan produk olahan, dan pemasaran produk. Luaran akhir yang akan dicapai dari PKM adalah Peningkatan diversitas produk olahan rumput laut melalui pelatihan pembuatan produk baru dan ketersediaan bahan baku rumput laut, peningkatan omzet mitra meningkat 85% melalui pemasaran produk rumput laut. Berdasarkan hasil kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa diversifikasi produk olahan rumput laut efektif dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama mitra. Hasil kegiatan ini disimpulkan bahwa pengembangan diversifikasi produk olahan rumput laut membantu meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama mitra. Kata kunci: diversifikasi; pelatihan; pemasaran; pendampingan; rumput lautAbstractJayabakti Village, a seaweed cultivation center in Pagimana District, Banggai Regency, is home to the seaweed processing group "Sehe Dakau Patujju.” This group, a target partner for community empowerment, faces key challenges including limited product diversification, underutilization of social media, and lack of marketing creativity. Addressing these issues could significantly enhance the selling value of seaweed. The proposed solutions involve four stages: providing sustainable raw materials, training in new product development, boosting marketing activities on social media, and creating marketing materials. The aim of this community empowerment is to increase the diversity of processed seaweed products and increase turnover, and increase the use of social media and increase product marketing creativity.. Methods employed include Community Development through partner mentoring, product development, and marketing strategies. The expected outcomes are increased diversity in processed seaweed products through new product training and improved raw material availability, and an 85% increase in partner turnover through enhanced product marketing. Based on these results, it can be concluded that diversifying processed seaweed products effectively boosts community income, particularly for partners. Keywords: diversification; marketing; mentoring; seaweed; training.
Peningkatan pendapatan ibu-ibu PKK melalui pengolahan sampah organik Cut Delsie Hasrina; Farid Mulana; Yuliana Yuliana; Isthafan Najmi; Asmawati Asmawati; Rizal Ansari; Azlim Azlim; Ulya Amanda; Nazwa Khalisai
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26683

Abstract

Abstrak Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk  meningkatkan pendapatan ibu-ibu PKK Desa Dilib Lamteungoh melalui pengolohan sampah menjadi pupuk organik.. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pelatihan kepada ibu-ibu  di Desa Dilib Lanteungoh Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar. Bahan baku dari kegiatan ini adalah : Jerami, sekam padi, dedaunan kering, sampah rumah tangga dll, selanjutnya peralatan yang digunakan adalah : alat pencacah sampah/biomasa, cangkul, sekop, sealer, timbangan, gerobak sorong. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu mengadakan pelatihan pembukuan sederhana, pelatihan pembuatan pupuk organik, dan pelatihan pemasaran. Antusias mitra  dalam mengikuti kegiatan ini sangat baik, dan ibu-ibu sudah mulai mengaplikasikan pupuk ini pada tanaman mereka, disamping itu sudah ada bebarapa orang yang memesan pupuk organik ini. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini pendapatan ibu-ibu PKK Desa Dilib Lamteungoh meningkat. Kata kunci: pendapatan; sampah organik  Abstract The purpose of this activity is to increase the income of PKK women in Dilib Lamteungoh Village by processing waste into organic fertilizer. This e activity is carried out in the form of training for women in Dilib Lanteungoh Village, Sukamakmur District, Aceh Besar Regency. The raw materials for this activity are: Straw, rice husks, dry leaves, household waste etc, then the equipment used is: waste/biomass chopper, hoe, shovel, sealer, scales, wheelbarrow. The method for implementing this activity is holding simple bookkeeping training, training on making organic fertilizer, and marketing training. The enthusiasm of the partners in participating in this activity is very good, and the mothers have started applying this fertilizer to their plants, besides that there are already several people who have ordered this organic fertilizer. It is hoped that with this activity the income of PKK women in Dilib Lamteungoh Village will increase Keywords: revenue; organic waste
Peningkatan kesadaran diri pada makanan bergizi guna pencegahan stunting melalui “isi piringku” Ririn Febriyanti; Nurul Aini; Slamet Boediono; Ama Noor Fikrati; Rifa Nurmilah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27394

Abstract

Abstrak Stunting yang terjadi di negara miskin dan berkembang, menjadi permasalahan gizi yang dihadapi di dunia. Dampak yang ditimbulkan stunting diantaranya adalah meningkatnya risiko terjadinya kesakitan dan kematian, perkembangan otak suboptimal sehingga perkembangan motorik terlambat dan terhambatnya pertumbuhan mental. Stunting diakibatkan oleh akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang yang terajdi pada kehamilan sampai usia 24 bulan. Stunting ini diperparah dengan tidak terimbanginya kejar tumbuh (catch up growth) yang memadai. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menanggulangi stunting dengan gerakan “isi piringku”. Fokus Gerakan perbaikan gizi ditujukan adalah anak usia 4-6 tahun di RA DARUSSALAM Semanding Desa Sumbermulyo. Metode pendekatan yang dilakukan yaitu penyuluhan dan edukasi. Lokasi bertempat di RA DARUSSALAM Semanding Sumbermulyo Jogoroto Kabupaten Jombang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang makanan bergizi melalui Isi Piringku, menjelaskan cara pemberian asupan makanan bergizi melalui melalui “isi piringku” baik di rumah maupun di sekolah. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan diperoleh 90% anak-anak RA Darussalam Semanding SumberMulyo sangat antusis dalam mengikuti kegiatan stunting. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat dapat menanamkan kesadaran pada makanan bergizi melalui” Isi Piringku” sejak dini yaitu pada masa kanak-kanak usia 4-6 tahun. Kata kunci: kesadaran diri; makanan bergizi; stunting Abstract Stunting, which occurs in poor and developing countries, is a nutritional problem faced in the world. The impacts caused by stunting include an increased risk of morbidity and death, suboptimal brain development so that motor development is delayed and mental growth is hampered. Stunting is caused by the accumulation of nutritional deficiencies that occur during pregnancy up to 24 months of age. This stunting is exacerbated by the lack of adequate catch-up growth. The aim of this activity is to overcome stunting with the "fill my plate" movement. The focus of the nutrition improvement movement is aimed at children aged 4-6 years in RA DARUSSALAM Semanding Sumbermulyo Village. The approach method used is counseling and education. The location is RA DARUSSALAM Semanding Sumbermulyo Jogoroto, Jombang Regency. This activity aims to increase awareness about nutritious food through the contents of my plate, explaining how to provide nutritious food intake through the contents of my plate both at home and at school. As a result of the implementation of community service, it was found that 90% of RA Darussalam Semanding SumberMulyo children took part in stunting activities. In conclusion, community service can instill awareness of nutritious food through the contents of my plate from an early age, namely in childhood. Keywords: self-awareness; nutritious food; stunting
Pelatihan penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi peserta didik di SMP Kristen Kalam Kudus Merauke Selestina Kostaria Jua; Merta Simbolon; Andi Reski; Ika Trisni Simangunsong; Wilfrida Mayasti Obina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27365

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberi sosialisasi dan pelatihan penulisan KTI kepada peserta didik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di SMP Kristen Kalam Kudus Merauke dengan melibatkan 70 orang siswa dan didampingi oleh kepala sekolah serta beberapa orang guru. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu survey perizinan, pengenalan KTI, pelatihan penulisan KTI, dan bedah contoh KTI. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan minat peserta didik dalam menulis KTI. Hal ini terlihat dari antusisme peserta didik saat diskusi dan beberapa orang peserta didik yang sudah memiliki ide untuk KTI yang akan ditulisnya. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini dapat diambil kesimpulan bahwa pelatihan penulisan KTI sangat penting dilakukan untuk memperkenalkan KTI dan meningkatkan minat peserta didik dalam menulis. Kata kunci: pengabdian; pelatihan; karya tulis ilmiah. Abstract This community service activity aims to provide outreach and training on writing scientific papers to junior high school students. The training was conducted at SMP Kristen Kalam Kudus Merauke, involving 70 students, accompanied by the school principal and several teachers. The methods used in this training included lectures, discussions, and hands-on practice. The activity was carried out in several stages: permission survey, introduction to scientific writing, training on writing scientific papers, and a review of a sample scientific paper. The results of this activity showed an increase in the students' understanding and interest in writing scientific papers. This was evident from the students' enthusiasm during discussions, with some already having ideas for the scientific papers they wanted to write. Based on the results of this training, it can be concluded that training on writing scientific papers is very important to introduce students to scientific writing and to foster their interest in writing. Keywords: devotion; training; scientific papers