cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Edukasi bencana banjir kepada masyarakat sekitar DAS Deli Ameilia Zuliyanti Siregar; Raihan Azhari Sagala; Niza Ervia Seftiawati; Devira Evina Putri Iriana; Dian Novita; Juannita Arta Mulviyani; Krisna Indrawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25335

Abstract

Abstrak Kelompok masyarakat Daerah Aliran Sungai Deli (DAS) di kawasan Jl.Palang Merah Medan, Sumatera Utara merupakan mitra kegiatan Mahasiswa Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program Modul Nusantara Kelompok 4 Universitas Sumatera Utara dan Education Foundation. Kegiatan Kontribusi Sosial (KS) dilaksanakan pada tanggal 2 Juni 2024 bertujuan mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat sekitar DAS Deli agar tanggap dan dapat melakukan mitigasi bencana banjir. Mahasiswa PMN KS 4 USU menyerahkan bantuan perlatan mitigasi bencana banjir, yaitu 2 pasang jaket pelampung, tali, peluit, dan kit P3K. Selanjutnya proses pelatihan mitigasi bencana banjir dilakukan pada 20 orang, terdiri dari 14 orang anak-anak, berusia 10-16 tahun, dan 6 orang dewasa. Pelaksanaan KS dilakukan menggunakan metode  kualitatif deskriptif melalui observasi, kuisoner, wawancara, pelatihan fisik, dan evaluasi. Hasil dari sosialisasi ini memperlihatkan kesadaran anak-anak dan masyarakat DAS Deli tentang pentingnya pengetahuan, aksi nyata, dan tanggap saat penyelamatan diri dari banjir mendapat respon yang baik dan mendukung kerjasama saat pelatihan berlangsung di Sungai Deli. Kata kunci: banjir; edukasi; masyarakat; DAS Deli; Sumatera Utara. Abstract The Deli River Basin (DAS) community group in the Jl. Palang Merah Medan area, North Sumatra is a partner in the Independent Campus Learning (MBKM) Student Activity of the Nusantara Module Program Group 4 of the University of North Sumatra and the Education Foundation. The Social Contribution (KS) activity was carried out on June 2, 2024 with the aim of socializing and educating the community around the Deli DAS to be responsive and able to mitigate flood disasters. PMN KS 4 USU students handed over assistance in the form of flood disaster mitigation equipment, namely 2 pairs of life jackets, ropes, whistles, and first aid kits. Furthermore, the flood disaster mitigation training process was carried out on 20 people, consisting of 14 children, aged 10-16 years, and 6 adults. The implementation of KS is carried out using descriptive qualitative methods through observation, questionnaires, interviews, physical training, and evaluation. The results of this socialization show the awareness of children and the Deli River Basin community about the importance of knowledge, real action and responsiveness when saving themselves from floods received a good response and supported cooperation during the training on the Deli River. Keywords: flood; education; community; Deli river basin; north sumatra
Peningkatan kapasitas jembatan kawasan permukiman di Kampung Gintung Pusat Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor Harfa Iskandaria; Inggit S. Y. Mawantu; Farida Ayu Avicena Nusantari; Azeeza Salsabila Nasution; Mayriska Dwi Anggraeni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26332

Abstract

AbstrakJembatan penghubung di Desa Gintung awalnya ditujukan hanya untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Jembatan yang dapat diakses oleh kendaraan yang lebih besar berada pada area yang jaraknya sekitar 3.5 km dari lokasi jembatan ini. Perangkat desa dan warga bermaksud meningkatan fungsi jembatan agar dapat dilalui oleh kendaraan yang lebih besar. Kendaraan yang dimaksud adalah pengangkut hasil panen, seperti pick-up dan minibus milik warga. Oleh karena itu bermitra dengan Tim Pengabdian pada Masyarakat Universitas Budi Luhur bermaskud menyelesaikan permasalahan peningkatan jembatan. Peningkatan jembatan diawali dengan membuat Gambar Jembatan yang dilengkapi perhitungan struktur dan dilanjutkan dengan penyusunan Rencana Anggaran Biaya. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu perangkat desa dan warga untuk dapat menerima bantuan berupa anggaran peningkatan jembatan yang disediakan oleh pemerintah setempat. Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan survey pengumpulan data eksisting. Dilanjutkan dengan perencanaan dan perancangan jembatan dilengkapi dengan perhitungan struktur serta penyusunan Rencana Anggaran Biaya. Hasilnya lalu dipresentasikan pada perangkat desa dan warga. Kegiatan ini melibatkan 15 peserta, yang meliputi: 5 orang warga sipil desa Gintung dan 10 orang dari panita peningkatan jembatan. Hasil dari pengabdian ini diharapkan dapat diajukan sebagai persyaratan pengajuan pendanaan peningkatan jembatan. Kata kunci: permukiman; jembatan; perhitungan struktur; RAB. Abstract The bridge in Gintung Village was originally intended only for pedestrians and two-wheeled vehicles. The bridge that can be accessed by larger vehicles is in an area approximately 3.5 km from the location of this bridge. The village officials and the residents intend to improve the function of the bridge so that it can be passed by larger vehicles. The vehicles in question are those transporting harvests, such as pick-ups and minibuses owned by residents. Therefore, partnering with the Budi Luhur University Community Service Team aims to solve the problem of improving the bridge. Bridge improvements begin with creating a bridge drawing complete with structural calculations and then creating the budget plan. The aim of this activity is to help the village officials and the residents receive the bridge improvement budget provided by the local government. Implementation of this activity begins with collecting the existing data. And the continued with planning and designing the bridge, completed with structural calculations and included bill of quantity. Those results are then presented to the village officials and the residents. This activity involved 15 participants, including: 5 civilians from Gintung village and 10 people from the bridge improvement committee. The result hoped can be submitted as requirements for funding applications for the bridge improvements. Keywords: settlements; bridges; structural calculations; cost budget plan
Pendampingan optimalisasi kepemimpinan dan peran pengurus dalam pembangunan Masjid Nurul Islam Waris Wibowo; Ade Chandra Kusuma; Ningrum Astriawati; Yudhi Setiyantara Setiyantara; Vivid Dekanawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27374

Abstract

Abstrak Peran ikut serta dan keaktifan pengurus takmir di setiap seksi yang terdapat dalam struktur ketakmiran menjadi indikasi dari efektivitas penerapan fungsi-fungsi manajemen yang ada. Namun, saat ini di lokasi kegiatan, ditemukan beberapa tantangan yang menghambat optimalisasi fungsi kepemimpinan. Beberapa pengurus belum sepenuhnya menjalankan peran mereka secara konsisten, sehingga masih terdapat tugas-tugas yang belum terkoordinasi dengan baik. Kurangnya komunikasi dan pembagian peran yang jelas menyebabkan beberapa bagian mengalami stagnasi dalam pelaksanaan program kerja. Oleh karena itu, penguatan penerapan fungsi pengurus takmir dalam kepemimpinan sangat diperlukan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis penerapan fungsi organik manajemen dalam kepemimpinan takmir masjid, khususnya dalam pengelolaan program pembangunan. Fungsi-fungsi manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, penganggaran, koordinasi, dan pengendalian digunakan untuk memperkuat peran dan keaktifan pengurus takmir di setiap seksi struktural, termasuk seksi pembangunan. Metode pengabdian yang digunakan mencakup pelatihan manajemen, pendampingan pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen, dan evaluasi kinerja pengurus. Hasilnya menunjukkan peningkatan dalam koordinasi antar seksi, perencanaan yang lebih sistematis, serta motivasi pengurus yang lebih tinggi. Penerapan fungsi organik manajemen terbukti mampu meningkatkan efektivitas kepemimpinan takmir dalam mengelola kegiatan pembangunan masjid. Kata kunci: fungsi organik manajemen; takmir masjid; kepemimpinan; pengelolaan pembangunan. Abstract The participation and activeness of takmir administrators in each section contained in the takmiran structure is an indication of the effectiveness of the implementation of existing management functions. However, currently at the location of the activity, several challenges are found that hinder the optimization of leadership functions. Some administrators have not fully carried out their roles consistently, so there are still tasks that have not been well coordinated. The lack of communication and clear division of roles causes some parts to stagnate in the implementation of the work program. Therefore, strengthening the implementation of the function of takmir administrators in leadership is very necessary. This community service aims to analyze the application of organic management functions in the leadership of mosque takmir, especially in the management of development programs. Management functions such as planning, organizing, mobilizing, budgeting, coordinating, and controlling are used to strengthen the role and activeness of takmir administrators in each structural section, including the development section. The service method used includes management training, assistance in the implementation of management functions, and evaluation of management performance. The results show an increase in coordination between sections, more systematic planning, budget efficiency, and higher management motivation. The application of the organic function of management has been proven to be able to increase the effectiveness of takmir leadership in managing mosque construction activities. Keywords: organic function of management; takmir mosque; leadership; development management
Pendampingan pembukuan akuntansi sederhana dalam upaya meningkatkan literasi keuangan pada pelaku UMKM di Kota Palembang Leriza Desitama Anggraini; Try Wulandari; Shafiera Lazuarni; Adinda Mutiara Puteri; Muhammad Dzaironi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27155

Abstract

Abstrak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan dalam hal literasi keuangan dan kemampuan pembukuan akuntansi. Artikel ini membahas kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan kemampuan pembukuan akuntansi sederhana bagi pelaku UMKM di Kota Palembang. Kegiatan ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Sumsel dan dilaksanakan pada 5 Juli 2024. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan pendampingan praktik pembukuan akuntansi secara sederhana. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan hasil pra-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai literasi keuangan sebesar 80%, pengetahuan akuntansi juga menunjukkan peningkatan sebesar 70% peningkatan, dan laporan keuangan meningkat sebesar 75%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usahanya. Selanjutnya agar kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan keterampilan dan pengetahuan pelaku UMKM terus berkembang di era digital, sehingga dapat mendukung pertumbuhan dan pengembangan UMKM di Kota Palembang. Kata Kunci: UMKM; literasi keuangan; pembukuan akuntansi Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in Indonesia's economy, yet they still face challenges in financial literacy and accounting bookkeeping skills. This article discusses a Community Service (PkM) activity aimed at improving financial literacy and basic accounting bookkeeping skills for MSME entrepreneurs in Palembang City. The activity was attended by 30 MSME entrepreneurs under the guidance of Rumah BUMN Sumsel and took place on July 5, 2024. The methods used included lectures, discussions, and hands-on practice in basic accounting bookkeeping. Evaluation was conducted by comparing pre-test and post-test results. The results showed a significant increase in participants' understanding of financial literacy by 80%, accounting knowledge by 70%, and financial reporting by 75%. This activity successfully enhanced MSME entrepreneurs' understanding and skills in managing their business finances. It is recommended that similar activities be conducted continuously to ensure MSME entrepreneurs' skills and knowledge continue to grow in the digital era, thereby supporting the growth and development of MSMEs in Palembang City. Keywords: MSMEs; financial literacy; financial reporting
Penguatan daya saing UMKM di daerah terpencil melalui inovasi produk permen madu trigona kenyal untuk ibu hamil dan balita Agus Supinganto; Lalu Unsunnidhal; Danul Aristiawan; Raudatul Jannah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27407

Abstract

AbstrakPengabdian ini bertujuan untuk memperkuat daya saing UMKM di daerah terpencil melalui inovasi produk permen madu Trigona kenyal untuk ibu hamil dan balita. Fokus pengabdian dilakukan pada UMKM "Rangsot Kreatif" yang berlokasi di Kabupaten Lombok Utara, NTB, yang merupakan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Meskipun UMKM ini telah berhasil memproduksi berbagai produk lokal, mereka menghadapi tantangan stagnasi pasar dan persaingan yang ketat, terutama dalam segmen konsumen ibu hamil dan balita. Solusi yang diusulkan adalah diversifikasi produk dengan mengembangkan permen madu Trigona kenyal, yang memiliki nilai gizi tinggi dan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil dan balita. Pendekatan yang digunakan melibatkan koordinasi awal dengan mitra, pelatihan produksi, inovasi desain kemasan yang higienis dan menarik, serta strategi pemasaran digital. Hasil yang diharapkan mencakup peningkatan kualitas produk, perluasan pasar, dan peningkatan daya saing UMKM ini. Implementasi IPTEKS oleh tim pengabdian diharapkan memberikan dampak positif pada kesehatan masyarakat dan keberlanjutan usaha di wilayah terpencil ini. Kata kunci: daya saing UMKM; inovasi produk; permen madu trigona; ibu hamil; daerah terpencil AbstractThis service aims to strengthen the competitiveness of MSMEs in remote areas through innovative Trigona chewy honey candy products for pregnant women and toddlers. The focus of the service is carried out on the "Creative Rangsot" MSMEs located in North Lombok Regency, NTB, which is a 3T (Disadvantaged, Frontier, Outermost) area. Even though these MSMEs have succeeded in producing various local products, they face the challenges of market stagnation and intense competition, especially in the consumer segment for pregnant women and toddlers. The proposed solution is product diversification by developing chewy Trigona honey candy, which has high nutritional value and is specifically designed to meet the nutritional needs of pregnant women and toddlers. The approach used involves initial coordination with partners, production training, hygienic and attractive packaging design innovation, and digital marketing strategies. The expected results include improving product quality, expanding markets, and increasing the competitiveness of these MSMEs. The implementation of science and technology by the service team is expected to have a positive impact on public health and business sustainability in this remote area. Keywords: SME competitiveness; product innovation; trigona honey candies; pregnant women; remote areas
Pendampingan gerakan sadar lingkungan pada ibu rumah tangga melalui program zero waste di Lombok Timur Armin Subhani; Sri Agustina; Baiq Ahda Razula Apriyeni; Suroso Suroso; Hasrul Hadi; Susmala Dewi; Khaerus Syahidi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25839

Abstract

Abstrak Program ini didasari atas kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman lingkungan di kalangan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga. Di daerah Lombok Timur, masalah lingkungan seperti sampah plastik dan limbah rumah tangga menjadi tantangan serius yang memerlukan perhatian. Pendampingan ini bertujuan untuk untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran lingkungan di kalangan ibu rumah tangga, serta mendorong penerapan prinsip Zero Waste dalam kehidupan sehari-hari. Sasaran dalam kegiatan ini adalah para ibu rumah tangga di 3 desa dan kelurahan Lombok Timur yaitu Sukamulia Timur, Korleko, dan Dasan Pancor Kelurahan Majidi berjumlah 33 orang. Program pengabdian masyarakat ini berhasil memberikan dampak positif pada 33 peserta yang terlibat. Sebelum pendampingan dimulai, hanya 45% peserta yang memahami konsep Zero Waste, namun angka ini meningkat signifikan menjadi 85% setelah pendampingan selesai. Selain itu, kesadaran lingkungan di kalangan peserta juga meningkat dari 55% menjadi 90%. Kata kunci: pendampingan; sadar kingkungan; zero waste  Abstract This program is based on the urgent need to raise environmental awareness and understanding within the community, particularly among housewives. In the East Lombok area, environmental issues such as plastic waste and household waste have become serious challenges that require attention.This mentoring program aims to enhance environmental understanding and awareness among housewives while encouraging the adoption of Zero Waste principles in daily life. The target participants of this activity were 33 housewives from three villages and sub-districts in East Lombok: Sukamulia Timur, Korleko, and Dasan Pancor in Kelurahan Majidi. This community service program successfully had a positive impact on all 33 participants involved. Before the mentoring began, only 45% of participants understood the concept of Zero Waste, but this number significantly increased to 85% after the program was completed. Additionally, environmental awareness among the participants rose from 55% to 90%. Keywords: mentoring; environment awareness; zero waste.
Kreativitas dan pelatihan kewirausahaan pemuda di perumahan impian sejahtera Kelurahan Karang Pule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Mas’ad Mas’ad; Syafril Syafril; Arif Arif; Anas Munandar; Soalihin Soalihin; Muhammad Fajrun
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27736

Abstract

Abstrak Pengangguran di kalangan pemuda masih menjadi permasalahan serius di Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.Pengabdian inibertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan wirausaha pemuda melalui program pelatihan kewirausahaan agar mampu menciptakan lapangan kerja mandiri. Program ini dilaksanakan dengan metode pendekatan partisipatif melalui serangkaian kegiatan meliputi diskusi kelompok, pelatihan praktik, dan pendampingan intensif. Materi yang diberikan mencakup keterampilan produksi barang, strategi pemasaran digital, dan dasar-dasar pengelolaan bisnis. Peserta pelatihan sebanyak 17 orang terdiri dari pemuda-pemudi Kelurahan Karang Pule yang belum memiliki pekerjaan tetap. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta untuk merintis usaha kecil. Indikator keberhasilan terlihat dari kemampuan peserta dalam merancang ide bisnis sederhana dan penguasaan teknik pemasaran produk melalui media sosial di akhir program. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan pemuda di wilayah tersebut. Kata kunci: pelatihan kewirausahaan; pemberdayaan pemuda; pengangguran; ekonomi lokal. Abstrack Unemployment among youth remains a serious issue in Karang Pule Village, Sekarbela District, Mataram City. This community service initiative aims to enhance the creativity and entrepreneurial skills of youth through an entrepreneurship training program, enabling them to create independent job opportunities. The program was implemented using a participatory approach through a series of activities, including group discussions, hands-on training, and intensive mentoring. The materials provided covered skills in product manufacturing, digital marketing strategies, and basic business management. The training involved 17 participants, consisting of young men and women from Karang Pule Village who did not have permanent employment. The results showed a significant improvement in participants' understanding and ability to start small businesses. Indicators of success included participants' ability to design simple business ideas and mastery of product marketing techniques via social media by the end of the program. This community service activity is expected to have a long-term impact on local economic development and youth empowerment in the area. Keywords: entrepreneurship training; youth empowerment; unemployment; local economy
Pengenalan budaya di wilayah IKN dan sekitarnya untuk mahasiswa asing melalui kegiatan cultural camp Musyarofah Musyarofah; Healty Susantiningdyah; Maryo Inri Pratama; Chandra Suryani Rahendraputri; Hesti Rosita Dwi Putri; Meidi Arisalwadi; Ni’matus Sholihah; Olivia Febrianty Ngabito; Budi Prayitno
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27243

Abstract

Abstrak Cultural Camp merupakan salah satu program pengabdian masyarakat yang dijalankan di Institut Teknologi Kalimantan (ITK), yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa asing dan lokal. Dengan tema "Ibu Kota Nusantara (IKN): A City for All," program ini menargetkan pembentukan generasi mahasiswa yang menghargai perbedaan budaya dan mampu berkontribusi dalam melestarikan warisan budaya Indonesia. Sejumlah 30 peserta dari Perancis, Denmark, Jerman, China, Malaysia, dan mahasiswa lokal mengikuti kegiatan ini. Peserta mengikuti rangkaian aktivitas mulai dari short course tentang IKN, pelatihan membatik, mencicipi santapan khas daerah, hingga campus tour, jalan santai ke Kebun Raya Balikpapan, dan kunjungan ke kampung adat Dayak. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam kegiatan ini, dengan pengumpulan informasi melalui pengamatan, dokumentasi, dan wawancara untuk memahami pengalaman peserta selama Cultural Camp. Interaksi antara peserta dari berbagai latar belakang budaya menguatkan keterlibatan dan pemahaman antarbudaya, menciptakan ikatan peserta dan masyarakat lokal, meningkatkan komitmen bersama dalam mendukung dan memperkaya satu sama lain dalam perjalanan lintas budaya. Kata kunci: cultural camp; budaya; ibu kota nusantara; kalimantan; dayak. Abstract Cultural Camp is one of the community service programs run at Institut Teknologi Kalimantan (ITK), which aims to provide an in-depth understanding of the richness of Indonesian culture to foreign and local students. With the theme " Ibu Kota Nusantara (IKN): A City for All," this program targets the formation of a generation of students who respect cultural differences and are able to contribute to preserving Indonesia's cultural heritage. 30 participants from France, Denmark, Germany, China, Malaysia and local students took part in this activity. They took part in a series of activities ranging from a short course on IKN, batik training, tasting regional specialties, to a campus tour, a leisurely walk to the Balikpapan Botanical Gardens, and a visit to a Dayak traditional village. A qualitative descriptive method was used in this activity, by collecting information through observation, documentation and interviews to understand the participants' experiences during the Cultural Camp. Interaction between participants from various cultural backgrounds strengthens intercultural engagement and understanding, creates bonds between participants and local communities, increasing mutual commitment in supporting and enriching each other in cross-cultural travel. Keywords: cultural camp; culture; ibu kota nusantara; kalimantan; dayak.
Pelatihan pembuatan bank butir tes standar PISA berbasis pemodelan rasch melalui aplikasi SISMIA pada MGMP kimia Kabupaten Brebes Purwo Susongko; Muriani Nur Hayati; Fahmi Fatkhomi; Suharto Suharto; Fahrizal Zulian Pratama
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26999

Abstract

Abstrak Kimia sebagai salah mata pelajaran di berikan di SMA juga mempunyai tugas utama dalam meningkatkan literasi sains siswa. Hasil analisis angket Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP)  Kimia di Kabupaten Brebes menunjukkan bahwa guru membutuhkan peningkatan kompetensi dalam mengembangkan butir tes yang sesuai dengan PISA dengan memanfaatkan teknologi. Guru mampu membuat soal yang berorientasi pemahaman konsep-konsep dasar kimia tetapi jarang melakukan asesmen yang berbasis literasi sains, sehingga diperlukan pelatihan melalui Hibah dibiayai DRTPM DirJenDiktiRistek KemDikBudRisTek Tahun 2024 untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan MGMP Kimia.  Tujuan pengabdian ini untuk: 1) melatih pengetahuan dan keterampilan guru MGMP Kimia untuk membuat bank butir soal PISA berbasis pemodelan Rasch menggunakan aplikasi SISMIA; 2) mengetahui respon kepuasan peserta pelatihan pengabdian. Sasaran pengabdian ini pada guru MGMP Kimia Kabupaten Brebes yang berjumlah 50 orang. Metode pengabdian menggunakan metode SMART dengan teknik DACUM. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan dari mitra sebanyak 85,7 %, dan sebanyak 86,7% merasa puas terhadap pelaksanaan pengabdian. Sebanyak 100 % responden mitra merasa tertarik untuk menggunakan aplikasi SISMIA sebagai validasi bank butir tes berbasis PISA. Saran pengabdian ini dapat digunakan pada indikator kompetensi PISA yang lain. Kata kunci: pelatihan; bank butir tes; PISA; MGMP kimia; hibah DRTPM Abstract Chemistry as one of the subjects taught in high school also has the main task of increasing students' scientific literacy. The results of questionnaire analysis the Chemistry Subject Teachers' Conference (MGMP) in Brebes Regency show that teachers need to increase their competency in developing test items that comply with PISA by utilizing technology. Teachers are still happy with questions that tend to be oriented towards understanding basic science concepts but rarely carry out assessments based on scientific literacy, so special training is needed through the DRTPM, Diktiristek, KEMDIKBUDRISTEK Grant programs to improve MGMP Chemistry knowledge and skills.  The aim of this service is to: 1) train the knowledge and skills of MGMP Chemistry teachers to create a PISA-based question bank using the SISMIA application; 2) find out the satisfaction response of service training participants. The target of this service is 50 MGMP Chemistry teachers in Brebes Regency. The service method uses the SMART method with the DACUM technique. The results of this service showed that there was an increase in the knowledge and skills of partners by 85.7%, and as many as 86.7% were satisfied with the implementation of the service. As many as 100% of partner respondents felt interested in using the SISMIA application as validation of the PISA-based test item bank. This service suggestion can be used in other PISA competency indicators Keywords: training; test item bank; PISA; MGMP chemistry; DRTPM grant.
Implementasi aplikasi sayurbox sebagai transofrmasi digital dalam peningkatan pemasaran hasil pertanian KWT Pesona Miftah Faroq Santoso; Yusuf Unggul Budiman; Ahmad Jurnaidi Wahidin; Daz Vholasky Anggraini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27565

Abstract

AbstrakPemberdayaan perempuan di sektor pertanian menjadi prioritas dalam pembangunan pedesaan, termasuk di Indonesia, dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai wadah yang efektif dalam meningkatkan kapasitas ekonomi dan sosial mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi digital guna memperluas akses pasar bagi KWT PESONA di Kota Tangerang, yang masih terbatas pada metode pemasaran konvensional. Mitra sasaran adalah 20 anggota KWT PESONA yang terdiri dari petani perempuan dan penggerak lokal. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, pelatihan, dan pendampingan dalam penggunaan aplikasi Sayurbox sebagai platform pemasaran digital. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman awal dan akhir peserta, serta analisis interpretasi skor untuk mengetahui efektivitas pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,568 (kategori sedang), serta tingkat kepuasan sebesar 73% dan efektivitas solusi yang diberikan mencapai 82%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KWT PESONA dalam pemasaran digital, memperluas akses pasar mereka, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor pertanian lokal. Kata kunci: kelompok wanita tani; pemasaran digital; pemberdayaan perempuan; pertanian; sayurbox AbstractEmpowering women in the agricultural sector has become a priority in rural development, including in Indonesia, with Women Farmers Groups (KWT) serving as an effective platform to enhance their economic and social capacity. This activity aims to introduce digital technology to expand market access for KWT PESONA in Tangerang City, which remains limited by conventional marketing methods. The target partners are 20 members of KWT PESONA, consisting of female farmers and local agricultural leaders. The implementation methods included preparation, training, and assistance in using the Sayurbox application as a digital marketing platform. Evaluations were conducted using pre-test and post-test assessments to measure participants' initial and final understanding, and interpretasi score analysis was used to assess the training’s effectiveness. The results indicate a significant improvement in participants’ understanding, with an average N-Gain of 0.568 (moderate category), a satisfaction rate of 73%, and the effectiveness of the provided solutions reaching 82%. This activity successfully enhanced KWT PESONA's knowledge and skills in digital marketing, expanded their market access, and supported sustainable development in the local agricultural sector. Keywords: agriculture; digital marketing; sayurbox; women empowerment; women farmers groups.