cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
INTERNALISASI NILAI PANGUDI LUHUR MELALUI PELATIHAN ONLINE PUBLIC SPEAKING ANGGOTA OSIS SMA PANGUDI LUHUR II SERVATIUS KAMPUNG SAWAH BEKASI Linus Kali Palindangan; F. A. Wisnu Wirawan; Elsie Oktivera; Pricillia Karin Audrya; Nadhira Azzahra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9768

Abstract

ABSTRAKKeterampilan public speaking merupakan satu dari sekian banyak kemampuan yang harus dimiliki oleh anggota OSIS SMA Pangudi Luhur Servatius Kampung Sawah Bekasi. Kegiatan pelatihan public speaking ini bersifat pengembangan diri dengan tujuan melatih keterampilan public speaking dan menanamkan nilai kepangudiluhuran dalam diri para peserta. Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari (STIKS) Tarakanita Jakarta dengan SMA Pangudi Luhur II Servatius Kampung Sawah, Bekasi, Jawa Barat. Pelatihan dilaksanakan melalui media Zoom Cloud Meeting secara online. Hasil dan temuan yang diperoleh dari pelatihan ini adalah (1) peserta mempunyai pengetahuan baru yang memadai tentang fungsi tujuan dan manfaat public speaking, (2) peserta memiliki pengetahuan tentang nilai-nilai kepangudiluhuran dan menginternalisasi nilai tersebut dalam kehidupan mereka, (3) memiliki kemampuan untuk berbicara di depan umum (public speaking) secara maksimal, (4) peserta memiliki motivasi dan komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab OSIS. Online public speaking menjadi salah satu nilai pengembangan diri sebagai anggota OSIS dan internalisasi nilai Pangudi Luhur Kata kunci: pelatihan; public speaking; pengetahuan; keterampilan; sikap. ABSTRACTPublic speaking skills are one of the many skills that must be possessed by OSIS members of SMA Pangudi Luhur Servatius Kampung Sawah Bekasi. This public speaking training activity is self-development with the aim of training public speaking skills and instilling the value of superiority in the participants. This activity was held in collaboration with the Tarakanita Jakarta College of Communication and Secretaries (STIKS) with Pangudi Luhur II High School Servatius Kampung Sawah, Bekasi, West Java. The training was carried out through the online Zoom Cloud Meeting media. The results and findings obtained from this training are (1) participants have adequate new knowledge about the purpose and benefits of public speaking, (2) participants have knowledge of superior values and internalize these values in their lives, (3) have the ability to to speak in public (public speaking) to the fullest, (4) participants have the motivation and commitment in carrying out the duties and responsibilities of the Student Council. Online public speaking is one of the values of self-development as a member of the Student Council and internalization of Pangudi Luhur's values Keywords : training; public speaking; knowledge; attitude
WORKSHOP TEKNOLOGI INFORMASI DALAM RANGKA PROMOSI SENI MANGKUNEGARAN Alfonsa Maria Sofia Hapsari; Tigus Juni Betri; Della Arinta Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.8197

Abstract

ABSTRAKAkademi Seni Mangkunegaran Surakarta atau disebut ASGA adalah kampus vokasi seni yang berada di Istana Mangkunegaran Surakarta. Keberadaan mereka tidak banyak diakui di masyarakat sekitar karena salah satunya adalah ketiadaan teknologi informasi baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusianya. Para tenaga pengajar di lingkungan ASGA canggung dan kesulitan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dikarenakan latar belakang mereka sebagai praktisi seni murni yang sudah bertahun tahun mempertahankan prinsip originalitas seni Mangkunegaran. Hal tersebut membuat ASGA makin sulit dikenal di masyarakat sehingga bisa berakibat buruk yaitu tergerusnya seni asli Mangkunegaran Surakarta. Metode yang digunakan adalah dengan memperkenalkan media teknologi informasi dan bagaimana mengembangkannya. Hasil dari kegiatan ini adalah civitas akademika memahami dan memiliki media teknologi informasi untuk kepentingan promosi Mangkunegaran. Kata kunci: mangkunegaran; seni; teknologi informasi ABSTRACTThe Mangkunegaran Art Academy of Surakarta (ASGA) is an arts vocational campus located at the Mangkunegaran Palace of Surakarta. Their existence is not widely recognized in the surrounding community because one of them is the absence of information technology both in terms of infrastructure and human resources. The teaching staff in the ASGA environment are awkward and have difficulty adapting to the development of information technology due to their background as pure arts practitioners who have for years maintained the principle of originality of Mangkunegaran art. This makes ASGA increasingly difficult to recognize in the community so that it can have a bad effect, namely the erosion of the art of Mangkunegaran Surakarta. The method used is to introduce the media and how to develop it. The result of this activity is that the academic community understands and has information technology media for the promotion of Mangkunegaran.                                                                                                 Keywords: mangkunegara; art; information technology
PELATIHAN PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAMIFIKASI ONLINE Fitri Wijayanti; Alfi Hidayatu Miqawati; Suyik Binarkaheni; Fajar Sulaiman; Nadia Andhita Damayanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9910

Abstract

ABSTRAKPandemi COVID-19, telah memberikan dampak yang besar pada sistem Pendidikan di Indonesia. Pembelajaran secara daring akhirnya diterapkan dengan berbagai keterbatasan yang ada. Salah satu  Madrasah Aliyah Swasta di Kabupaten Jember menerapkan pembelajaran daring dan menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaanya. Beberapa permasalahan tersebut antara lain berkurangnya tingkat keaktifan siswa dan menurunnya motivasi siswa. Terutama pada pembelajaran Bahasa Inggris, siswa juga tidak mendapatkan language practices sehingga mereka tidak bisa berlatih menggunakan Bahasa target secara maksimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan keaktifan dalam belajar Bahasa Inggris siswa selama masa pandemic COVID 19. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan memberikan pelatihan pembelajaran interaktif melalui gamifikasi online. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan hasil yang positif dalam pengetahuan siswa, keterampilan keaktifan serta motivasi yang meningkat. Kata kunci: covid 19; gamifikasi online; pembelajaran. ABSTRACTThis pandemic situation of Covid-19 has impacted every aspect of life, particularly on education. The government has obliged all schools to conduct online learning. Many schools faced problems when implementing online learning. One of the schools was private Islamic High School (Madrasah Aliyah Swasta) in Jember Regency. This school was not ready in facing all changes through online learning. Due to insufficient facilities, both teachers and students only used WhatsApp application during the teaching learning process. The teacher sent the English teaching material and asked them to do all exercises. As the time passed, the students were bored and reluctant to finish all assignment. With these activities, in fact the students did not get any chances to have language practices in order to apply what they have learned in class. From this situation the Community service team carried out a training in utilizing online gamification during online learning. The purpose of this activity was to increase the students’ motivation in learning English. Keywords: covid 19; online gamification; learning
PENDAMPINGAN KADER KESEHATAN DALAM PENGGUNAAN APLIKASI BERBASIS ANDROID “POJOK KAMPUNG” UNTUK MENINGKATKAN TARAF KESEHATAN DI DUSUN SUKOSARI DESA PANDANSARI, PONCOKUSUMO, KABUPATEN MALANG Nanta Sigit; Wisoedhanie Widi Anugrahanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.8924

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi saat ini telah semakin pesat dan canggih. Ketersediaan teknologi informasi saat ini tentunya menjadi prioritas kebutuhan utama di seluruh lini kehidupan. Pada semua aspek pekerjaan manusia memerlukan ketersediaan teknologi untuk membantu menyelesaikan setiap tugas atau pekerjaan. Ini dikarenakan kemampuan teknologi informasi yang baik dalam mengolah data dan informasi sehingga dapat membantu dalam pengambilan keputusan secara cepat dan menjadi alasan utama untuk mengurangi pemborosan sumberdaya secara signifikan. Selain itu kecepatan akses dan keakuratan dari ketersediaan informasi juga sangat diperlukan. Saat ini, hampir semua bidang profesi membutuhkan teknologi sebagai alat untuk mempermudah dalam penyampaian informasi dan mempercepat kinerja organisasi itu sendiri. Program kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para kader dan juga masyarakat terkait pentingnya pentingnya pendampingan kader kesehatan dalam pemanfaatan penggunaan aplikasi berbasis android “pojok kampung” untuk meningkatkan taraf kesehatan di dusun sukosari desa pandansari, poncokusumo, kabupaten malang. kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali melalui pemberian materi dan diskusi interaktif kepada 25 orang kader kesehatan. dari hasil evaluasi yang dilakukan pada nilai pretest dan posttest, diketahui bahwa terjadi peningkatan pemahaman terkait pentingnya pemanfaatan aplikasi berbasis android “pojok kampung” untuk meningkatkan taraf kesehatan di dusun sukosari desa pandansari, poncokusumo, kabupaten malang, rata nilai pretest sebesar 60, dan setelah diberikan edukasi, rerata nilai posttest menjadi 80. Kegiatan ini perlu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran, dan mendorong masyarakat khususnya kader kesehatan dalam memberikan informasi yang sesuai kepada tenaga Kesehatan. Kata kunci: Kader kesehatan; pendidikan kesehatan; aplikasi pojok kampung ABSTRACTThe development of technology today has been increasingly rapid and sophisticated. The availability of information technology today is certainly a priority in all lines of life. In all aspects of human work requires the availability of technology to help complete each task or job. This is because the ability of information technology is good in processing data and information so that it can assist in making decisions quickly and is the main reason for reducing resource wastage significantly. In addition, the speed of access and the accuracy of the availability of information is also very necessary. Currently, almost all professional fields require technology as a tool to make it easier to convey information and the performance of the organization itself. This partnership program aims to increase the understanding of cadres and also the community regarding the importance of assisting health cadres in the use of an android-based application "pojok kampong" to improve health levels in Sukosari Hamlet, Pandansari Village, Poncokusumo, Malang Regency. This was carried out 3 times through the provision of material and interactive discussions to 25 health cadres. From the results of the evaluation carried out on the pretest and posttest scores, it was found that there was an increase in understanding regarding the importance of using an android-based application "pojok kampong" to improve health levels in the Sukosari hamlet, Pandansari village, Poncokusumo, Malang district, the average pretest score was 60, and after education , the average posttest score is 80. This activity needs to be carried out as an effort to increase awareness and encourage the public, especially health cadres, to provide information that is appropriate to health workers. Keywords: Health cadres; health education; pojok kampung app.
SOSIALISASI CARA PEMBUKUAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA BAGI PELAKU UMKM PADA TOKO SEMBAKO DI DESA ALAI SELATAN KECAMATAN LEMBAK, KABUPATEN MUARA ENIM Salsabilah Pratami; Yeni Yeni; Shafiera Lazuarni; Andini Utari Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10389

Abstract

ABSTRAKDesa Alai Selatan, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim adalah desa yang mayoritas penduduknya merupakan pelaku UMKM dan membuka usaha toko sembako. Permasalahan utama yang dihadapi oleh pemilik usaha toko sembako di Desa Alai Selatan yaitu keterbatasan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki dalam manajerial usaha terkait penyusunan laporan keuangan. Maka dari itu tujuan pengabdian ini adalah membantu meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM untuk melakukan pembukuan yang sederhana dan mudah di mengerti. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian pada masyarakat di Desa Alai Selatan ini yaitu metode pendekatan dengan melakukan sosialisasi cara membuat pembukuan laporan keuangan sederhana kepada toko sembako sekitar desa. Hasil dari kegiatan yang dilakukan adalah pelaku usaha menyatakan bahwa mengimplementasikan pembukuan pada usaha memberikan efek positif dan sangat penting untuk digunakan bagi usaha agar dapat mengetahui cara menghitung laba atau rugi usaha dan mengukur kemampuan bisnis usaha. Kata kunci: desa alai selatan; pembukuan sederhana; pencatatan keuangan ABSTRACTSouth Alai Village, Lembak District, Muara Enim Regency is a village where the majority of the population is MSME actors and opens a basic food shop business. The main problem faced by the owner of the basic food shop business in the village is related to the limited knowledge and insight possessed in business management related to the preparation of financial reports. therefore the purpose of this service is to help improve the ability of MSME actors to do simple and easy-to-understand bookkeeping. The method used in the implementation of community service in Alai Selatan Village is an approach method by conducting socialization on how to make simple financial statement bookkeeping to basic food shops around the village. The result of the activities carried out is that business actors state that implementing bookkeeping in businesses has a positive effect and is very important for businesses to use in order to know how to calculate business profits or losses and measure business business capabilities. Keywords: south alai village; simple bookkeeping; financial records
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TERNAK MELALUI PENGOLAHAN TABUNGAN PAKAN SAPI DENGAN TEKNIK SILASE DI DESA SANGUP BOYOLALI Desi Susilawati; Putri Rachmawati; Rr. Sandrina Maurine
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.8976

Abstract

ABSTRAKPeranan peternak sapi untuk menawarkan sumber pangan berupa daging bagi masyarakat merupakan komoditi utama. Permasalahannya populasi ternak sapi cenderung mengalami penurunan. Salah satu faktor pertumbuhan populasi ternak sapi ditentukan oleh faktor pakan khususnya di musim kemarau.  Ketersediaan pakan ternak yang berkesinambungan dan berkualitas baik merupakan syarat mutlak agar dapat meningkatkan produktivitas ternak sapi. Hal ini merupakan permasalahan  yang dihadapi peternak sapi didesa Sangup. Peternak sangat bergantung pada pakan hijauan yang berlimpah pada musim penghujan, namun pada musim kemarau peternak kesulitan memperoleh pakan karena kurang mempersiapkannya. Selain itu pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok Peternak tentang bagaimana mengolah daun hijauan dan limbah pertanian seperti jerami padi, daun jagung yang hanya di buang atau dibakar dan tidak dimanfaatkan untuk diolah menjadi pakan ternak untuk menjaga kesinambungan tersedianya pakan ternak di musim kemarau. Program Pengabdian ini bertujuan unruk memperbaiki produktivitas ternak melalui pemanfaatan teknologi mesin perajang hijauan dan pembuatan pakan ternak dengan teknik silase. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi penyuluhan, pelatihan praktik langsung pembuatan pakan. Output kegiatan ini adalah meningkanya pemahaman, pengetahuan dan keterampilan peternak tentang manajemen pakan ternak yang menunjang produktivitas sapi . Para anggota kelompok ternak memiliki keterampilan untuk membuat secara mandiri pengawetan pakan ternak dari hijauan untuk menjamin ketersedian pakan di musim kemarau.Kata kunci: mesin perajang rumput; manajemen pakan; tabungan pakan ternak; teknik silase. ABSTRACTThe role of cattle farmers as a source of food in the form of meat for society is the main commodity for them so that the supply of meat is maintained. The problem is that the cattle population tends to decrease. The slow growth of the cattle population is determined by external factors such as feed. supply of fodder for cattle, especially in the dry season. The availability of sufficient feed in terms of quality and quantity is absolutely necessary in order to increase the productivity of cattle. The obstacles faced by farmers in Sangup Village are the dependence of farmers on abundant forage feed in the rainy season, but during the dry season, farmers have difficulty getting feed. The lack of knowledge and skills of members of the farming community regarding the management of agricultural waste, such as rice straw, corn, or elephant grass, which are often thrown away or burned but can be used as quality feed in the dry season.This service activity aims to improve the productivity of cattle through the use of feed making technology using the silase technique. The methods used in this service activity include counseling and training in making feed. The output of this activity is the increase in knowledge and skills of farmers regarding livestock rearing systems in the aspect of feed management by applying grass chopping machine technology to support cattle farming. Keywords: grass chopping machine; feed management; saving animal feed; silage technique
PEMBAHARUAN KEMASAN TAHU GORENG SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN KEMASAN BAGI UMKM DI DESA ALAI SELATAN Syafitri Adilah; Resa Parupi; Miranda Miranda; Yeni Yeni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10506

Abstract

ABSTRAKTujuan dari pembaharuan kemasan tahu goreng alai selatan adalah untuk pengembangan dan kemajuan pada produk tahu goreng di alai selatan. Metode pendekatan yang dilakukan yaitu memberikan sosialisasi pengetahuan terhadap UMKM Pabrik Tahu goreng terhadap pembaharuan kemasan Tahu goreng kepada karyawan pabrik agar dapat mengasah kreativitas serta meningkatkan nilai jual tahu. Pengumpulan data yaitu dengan wawancara kepada pemilik pabrik tahu goreng alai selatan dan dengan karyawan di pabrik tersebut. Desain kemasan dan logo yang berupa pengembangan terhadap kemasan tahu goreng divalidasi oleh kreativitas mahasiswa uigm, hasil dan penilaian dari tahap validasi telah disetujui oleh pemilik pabrik tahu goreng alai selatan kemudian dijadikan sebagai bahan revisi dari kemasan tahu goreng lama ke kemasan tahu goreng yang baru. Kata kunci: tahu; kemasan ABSTRACTThe purpose of the renewal of the southern alai fried tofu packaging is for the development and progress of the southern alai fried tofu product. The approach method used is to provide knowledge dissemination to SMEs of Fried Tofu Factory regarding the renewal of fried Tofu packaging to factory employees in order to hone creativity and increase the selling value of tofu. Data collection is by interviewing the owner of the southern alai fried tofu factory and with employees at the factory. The packaging design and logo in the form of the development of fried tofu packaging were validated by the creativity of UIGM students, the results and assessments of the validation stage were approved by the owner of the southern style fried tofu factory and then used as revision material from the old fried tofu packaging to the new fried tofu packaging. Keywords: tofu; packaging
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL BAGI GURU SD MUHAMMADIYAH 5 PORONG Vanda Rezania; Zuyyina Fihayati; Muhlasin Amrullah; Farah Isnani Ambarwati; Nila Sekardhani Hadian
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10273

Abstract

ABSTRAKPelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan dan keterampilan guru SD Muhammadiyah 5 Porong dalam pembuatan media pembelajaran berbasis digital yang diprakarsai oleh Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo sebagai wujud kegiatan abdimas (pengabdian masyarakat) dosen. Rincian kegiatan yang telah diberikan terdiri dari dua materi pelatihan, yaitu pengembangan menggunakan aplikasi Canva. Hasil yang didapat pada pelatihan materi pertama, yaitu sejumlah 39% saja yang aktif menyusun media pembelajaran. Selanjutnya, pada kegiatan evaluasi, sudah menempuh 55% yang sudah menghasilkan produk. Selain itu, kegiatan evaluasi tugas juga dilaksanakan sebagai bentuk Kegiatan pendampingan. Selanjutnya yang akan dilaksanakan adalah penambahan tugas dan pendampingan rutin sehingga terdapat produk video pembelajaran yang layak diunggah pada Youtube Chanel sekolah. Kata kunci: digital learning; media pembelajaran; muhammadiyah; sekolah dasar ABSTRACTThis training was carried out with the aim of increasing the competence of SD Muhammadiyah 5 Porong teachers in making digital-based learning media initiated by the Faculty of Psychology and Educational Sciences, University of Muhammadiyah Sidoarjo as a form of abdimas (community service) lecturers. The details of the activities that have been provided consist of two training materials, namely development using the Canva application. The results obtained in the first training material, that is, only 39% are active in compiling learning media. Furthermore, in evaluation activities, 55% have already produced products. In addition, task evaluation activities are also carried out as a form of mentoring activities. The next thing that will be carried out is the addition of tasks and routine assistance so that there are learning video products that are worthy of being uploaded on the school's Youtube Chanel. Keywords: digital learning; elementary school; learning media; muhammadiyah
PEMANFAATAN LIMBAH KELAPA UNTUK PEMBUATAN FILTER AIR PORTABEL DI DESA BATURADEN Firda Ainun Nisah; Wahyudin Wahyudin; Mohammad Rizha Fauzi Amin; Mochammad Rafi Sena
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10599

Abstract

ABSTRAKLimbah kelapa dan air yang kotor menjadi masalah bagi warga desa Baturaden. Air kotor terlihat dari warnanya yang keruh dan bercak kuning di kamar mandi rumah warga mengindikasikan adanya kotoran, logam besi, dan mangan. Desa Baturaden merupakan desa penghasil kelapa untuk dijual sebagai minuman dan santan, sehingga bagian kelapa yang tidak terpakai seperti  tempurung kelapa dan sabut kelapa menumpuk menjadi limbah. Kedua bagian kelapa ini merupakan bioadsorpsi yang dapat menyerap logam dan kotoran di dalam air. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemanfaatan limbah kelapa untuk pembuatan filter air portabel. Kegiatan dilakukan berupa penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan dilakukan terlebih dahulu untuk memberikan pengetahuan dan tata cara pembuatan filter air portabel. Pelatihan adalah pembuatan filter air portabel oleh masing-masing warga. Warga desa Baturaden dapat membuat dengan cepat filter air portabel yang menunjukkan bahwa penyampaian materi penyuluhan tersampaikan. Warga desa telah menggunakan filter air portabel yang dibuat pada kran di rumah masing-masing. Kata kunci: limbah kelapa; filter air portabel; pengolahan air. ABSTRACTCoconut waste and dirty water are a problem for the community of Baturaden village. Dirty water can be seen from its cloudy color and yellow spots in the bathrooms, indicating the presence of dirt, iron, and manganese. Baturaden village processed coconuts to be coconut drinks and coconut milk, so the unused parts of coconut such as coconut shells and coconut fiber accumulate as waste. coconut shells and coconut fiber are bioadsorbent which can absorb metals and impurities in the water. The aim of this activity is the utilization of coconut waste for the produce of portable water filters. Community`s activities is counseling and training. The counseling activity to provide knowledge and procedures for making portable water filters. The training activity is the produce of portable water filters by community. The community of Baturaden were able to quickly build a portable water filter which indicated that the counseling knowledge was conveyed. The community of Baturaden have used portable water filters on faucets in their homes. Keywords: coconut waste; portable water filter; water treatment.
PELATIHAN CAREGIVER LANSIA TENTANG SKRINING STATUS GIZI MENGGUNAKAN THE MINI NUTRITIONAL ASSESSMENT (MNA) Ellia Ariesti; Monika Luhung; Eli Lea Widhia Purwandhani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9300

Abstract

ABSTRAKLansia merupakan kelompok khusus yang rentan dan berisiko mengalami berbagai permasalahan terkait kesehatan mereka. Di LKS-LU Pangesti Lawang 21 lansia pernah terpapar Virus Covid 19, sehingga sangat diperlukan perhatian khusus terhadap kesehatan lansia, terutama dalam upaya mempertahankan imunitas, misalnya melalui asupan nutrisi adekuat. Indikator nutrisi adekuat dapat diketahui melalui skrining menggunakan the Mini Nutritional Assessment (MNA). Tujuan kegiatan Program kemitraan Masyarakat (PkM) ini adalah melatih dan meningkatkan keterampilan care giver lansia melakukan skrining status gizi menggunakan the Mini Nutritional Assessment (MNA). Kegiatan ini dilakukan 3 tahap yang meliputi tahapan persiapan yaitu melakukan perijinan dan menyusun pelaksanaan. Tahap kedua pemberian edukasi dan pelatihan cara melakukan skrining status gizi menggunakan the Mini Nutritional Assessment (MNA), kegiatan demonstrasi & redemonstrasi skrining status gizi menggunakan MNA. Tahap ke tiga evaluasi kegiatan yang meliputi evaluasi kemampuan caregiver dengan post tes. Kegiatan ini telah terlaksana selama bulan Mei - Juni 2022, dan diikuti oleh  14 caregiver. Hasil kegiatan pengabdian ini pada awal pre tes nilai rata-rata peserta adalah 80 sedangkan nilai pos tes rata-rata peserta meningkat menjadi 94. Hal ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta pelatihan terhadap materi pelatihan yang diberikan selama tiga hari. Hasil observasi yang dicapai dalam redemonstrasi semua peserta atau 100 % mampu melakukan skrining dengan benar. Kegiatan skrining status gizi menggunakan the Mini Nutritional Assessment (MNA) diharapkan nantinya dapat diterapkan oleh semua care giver lansia secara mandiri di LKS-LU Pangesti Lawang. Kata kunci: caregiver; skrining; status gizi; lansia; Mini Nutritional Assessment (MNA) ABSTRACTThe elderly are a special group that is vulnerable and at risk of experiencing various problems related to their health. In LKS-LU Pangesti Lawang, 21 elderly people have been exposed to the Covid 19 virus, so special attention is needed to the health of the elderly, especially in an effort to maintain immunity, for example through adequate nutritional intake. Indicators of adequate nutrition can be identified through screening using the Mini Nutritional Assessment (MNA). The purpose of this Community Partnership Program (PkM) activity is to train and improve the skills of elderly care givers in screening nutritional status using the Mini Nutritional Assessment (MNA). This activity is carried out in 3 stages which include the preparation stage, namely licensing and compiling implementation. The second stage is providing education and training on how to screen for nutritional status using the Mini Nutritional Assessment (MNA), demonstration activities & redemonstrations of nutritional status screening using MNA. The third stage is the evaluation of activities which includes evaluating the caregiver's ability with a post test. This activity has been carried out during May - June 2022, and was attended by 14 caregivers. The results of this service activity at the beginning of the pre-test the average score of the participants was 80 while the average post-test score of the participants increased to 94. This indicates an increase in the knowledge of the trainees on the training materials provided for three days. The results of the observations achieved in the redemonstration of all participants or 100% were able to do the screening correctly. The nutritional status screening activity using the Mini Nutritional Assessment (MNA) is expected to be implemented by all elderly care givers independently at LKS-LU Pangesti Lawang. Keywords: caregivers; screening; nutritional status; elderly: Mini Nutritional Assessment (MNA)

Page 79 of 272 | Total Record : 2711