cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN VISUALISASI DATA SPASIAL BAGI SISWA SMA WALISONGO SEMARANG Wahjoerini Wahjoerini; Andarina Aji Pamurti; Dwi Prabowo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9331

Abstract

ABSTRAKDewasa ini perkembangan dalam dunia teknologi informasi sangat tinggi, hal ini akan memberikan banyak manfaat dan kemudahan kita dalam penggunaan teknologi informasi itu sendiri. Permasalahan yang ada pada mitra yaitu dalam penyajian bentuk data, banyak siswa yang masih menggunakan tabel sehingga diperlukan penyajian data yang lebih informatif  dengan cara memvisualisasikan data dengan bentuk lainnya seperti peta. Metode yang akan dilaksanakan dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi adalah Identifikasi permasalahan, selanjutnya pendekatan penyelesaian masalah dengan pelaksanaan pelatihan pembuatan visualisasi data spasial. Pelatihan ditujukan untuk siswa-siswi SMA Walisongo Semarang dengan jumlah peserta 19 orang. Sebelum melaksanakan pelatihan, kami melakukan pretest dan setelah pelatihan dilakukan post test untuk mengevaluasi kegiatan. Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar sesuai dengan tujuan. Hal ini ditunjukan dengan capaian sebesar 100% mahasiswa telah memahami mengenai visualisasi data. Tujuan utama dari visualisasi data adalah untuk mengkomunikasikan informasi secara jelas dan efisien. Visualisasi yang efektif membantu pengguna dalam menganalisis dan penalaran tentang data dan bukti. Metode yang digunakan untuk memvisualisaikan data yaitu dengan menggunakan Microsoft Excel 3D Map. Untuk luaran yang akan dihasilkan berupa jurnal pengabdian masyarakat. Kata kunci: visualisasi; data; ms. excel. ABSTRACTDevelopment in the world of information technology are very high, this will provide many benefits and convenience for us in the use of information technology itself. The problem with partners is that in presenting data in the form of data, many students still use tables, so it is necessary to present more informative data by visualizing data in other forms such as maps. The method that will be implemented in overcoming the problems faced is the identification of the problem, then the approach to solving the problem is by implementing training in making spatial data visualization. The training is intended for students of SMA Walisongo Semarang with 19 participants. Before carrying out the training, we did a pretest and after the training we did a post test to evaluate the activities. The implementation of activities runs smoothly according to the objectives. This is shown by the achievement of 100% of students have understood about data visualization. The main purpose of data visualization is to communicate information clearly and efficiently. Effective visualization assists users in analyzing and reasoning about data and evidence. The method used to visualize the data is by using Microsoft Excel 3D Map. The output that will be produced is in the form of a community service journal. Keywords: visualization; data; ms. excel.
PEMANFAATAN OLAHAN SINGKONG MENJADI KUE DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS MASYARAKAT DI DESA ALAI SELATAN Dika Apriyani; Septiandra Loviriani; Putri Fadillah Amanda; Andini Utari Putri; Shafiera Lazuarni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10505

Abstract

ABSTRAKSumber  daya  alam  yang  ada  di  Desa Alai Selatan  salah satunya yaitu singkong  dan  beberapa  dari  warga mengolah  singkong hanya menjadi opak. Karena kurangnya inovasi dalam pengolahan singkong maka tim pegabdi memiliki Tujuan untuk memberikan ide pada masyarakat sekitar agar lebih bisa berinovasi dalam pemanfaatan pengolahan sumber daya alam, salah satu nya yang terdapat pada Desa Alai Selatan yakni tanaman singkong, tim pengabdi berupaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bahwa dengan mengolah singkong dengan berbagai macam olahan dapat meningkatkan penghasilan dan mengurangi pengangguran bagi Ibu-Ibu dan masyarakat pada desa tersebut. Metode pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif dimana dilakukan observasi dalam pengumpulan data dan informasi. Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dilakukan, produk Kue Singkong Caramel ini cukup diterima oleh Ibu-Ibu PKK dan masyarakat yang dilihat dari hasil dan layak untuk dijadikan usaha berdasarkan hasil analisis perhitungan ekonomis. Kata Kunci: cake singkong; pemanfaatan singkong; pengembangan ABSTRACTSumber daya alam yang ada di Desa Alai Selatan salah satunya yaitu singkong dan beberapa dari warga mengolah singkong hanya menjadi opak. Karena kurangnya inovasi dalam pengolahan singkong maka tim pegabdi memiliki tujuan untuk memberikan ide pada masyarakat sekitar agar lebih bisa dimanfaatkan dalam pemanfaatan sumber daya alam, salah satu yang terdapat di Desa Alai Selatan yaitu tanaman singkong, tim pengabdi berupaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bahwa dengan mengolah singkong dengan berbagai macam olahan dapat meningkatkan penghasilan dan mengurangi efek bagi Ibu-Ibu dan masyarakat pada desa tersebut. Metode pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan dimana dilakukan observasi dalam pengumpulan data dan informasi. Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dilakukan, produk Kue Singkong Caramel ini cukup diterima oleh Ibu-Ibu PKK dan masyarakat yang dilihat dari hasil dan layak untuk dijadikan usaha berdasarkan hasil analisis ekonomis. Keywords: cassava cake; utilization of cassava; development
PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT DAN MENGEMBANGKAN CIRIKHAS DESA WISATA SUKOSARI KIDUL Kristian Suhartadi Widi Nugraha; Didik Pudjo Musmedi; Ika Barokah Suryaningsih; Intan Nurul Awwaliyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10406

Abstract

ABSTRAKPermasalahan yang masih dihadapi objek pengabdian antara lain meningkatkan kesadaran pengelola dan masyarakat sekitar obyek tentang kolaborasi dan pemberdayaan dalam mengelola obyek wisata. Meningkatkan pemahaman masyarakat sekitar obyek wisata bahwa kontribusi masyarakat merupakan hal utama dalam pengembangan desa wisata dan pengembangan sarana dan prasarana kebersihan khususnya dalam menghadapi pandemic virus serta dalam upaya meningkatkan kesadaran hidup bersih dari wisatawan dan masyarakat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal. Metode ini memungkinkan para anggota perangkat desa serta lembaga bumdes dan pengawas desa di Desa Sukosari Kidul untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dengan tim pelaksana sebagai fasilitator dari luar, berbagi informasi, membuat perencanaan dan tindakan nyata. Secara praktis, kegiatan dapat dilakukann dalam bentuk sosialisasi, pelatihan dan pendampingan sesuai permasalahan dan tujuan yang ditetapkan. Hasil pengabdian kepada masyarakat adalah pengelola lebih kompeten dalam aktivitas teknis pengelolaan serta masyarakat semain memahami fungsi dan manfaat desa wisata serta mampu bekerja sinergis untuk kemakmuran bersama. Kata kunci: tata kelola; ciri khas; desa wisata; sukosari kidul ABSTRACTIncrease the understanding of the community around tourism objects that the community's contribution is the main thing in the development of tourist villages and the development of hygiene facilities and infrastructure, especially in dealing with the virus pandemic as well as to increase awareness of clean living from tourists and the public. Problems still faced by the object of service include increasing the awareness of managers and the community around collaboration and empowerment in managing tourism objects. The method used in implementing this service is the Participatory Rural Appraisal approach. This method allows members of the village apparatus, bumdes institutions, and village supervisors in Sukosari Kidul Village to improve their knowledge and skills with the implementing team as external facilitators, share information, make plans and take concrete actions. Activities can be carried out through socialization, training and assistance according to the problems and objectives set. The result of community service is that managers are more competent in technical management activities, and the community increasingly understands the functions and benefits of tourist villages and can work synergistically for mutual prosperity. Keywords: governance; characteristics; tourism village; sukosari kidul.
EDUKASI KONSUMSI OBAT NYERI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN SWAMEDIKASI MASYARAKAT Meki Pranata; Abdur Rosyid; Andika Dwi Anggara; Rizki Budi Santoso
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9963

Abstract

ABSTRAKNyeri merupakan suatu kejadian yang tidak menyenangkan akibat adanya kerusakan jaringan atau yang berpotensi untuk rusak. Unsur utama yang harus ada untuk dikatakan nyeri adalah rasa tidak menyenangkan. Ketidakmampuan untuk menghilangkan nyeri dapat menimbulkan ketidakberdayaan dan putus asa, yang dapat menjadikan predisposisi depresi kronik. Nyeri yang tidak teratasi akan menghambat penyembuhan, mengurangi kepuasan pasien, mengakibatkan perawatan menjadi lama, dan meningkatkan biaya perawatan di rumah sakit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang obat nyeri dan mengetahui kepuasan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Jalan Kwaron 1 RT 13 RW 02 Kelurahan Bangetayu Kulon, Kota Semarang sebanyak 1 kali kegiatan melalui meeting zoom. Dari hasil evaluasi kegiatan, menunjukkan bahwa masyarakat merasa sangat puas dengan adanya kegiatan ini. Hasil kepuasan ini di konversikan dalam bentuk sangat setuju sebesar 60% dan masyarakat setuju 40%. Hasil kuesioner pengetahuan yang dibagikan sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan hasil signifikansi p<0,05. Kata kunci: nyeri; swamedikasi; rasionalisasi. ABSTRACTPain is an unpleasant event due to tissue damage or which has the potential to be damaged. The main element that must exist for pain to be said is unpleasantness. The inability to relieve pain can lead to helplessness and hopelessness, which can predispose to chronic depression. Unresolved pain will hinder healing, reduce patient satisfaction, result in lengthy treatment, and increase the cost of hospitalization. This community service activity aims to increase public knowledge about pain medicine and find out community satisfaction. This activity was carried out on Jalan Kwaron 1 RT 13 RW 02 Bangetayu Kulon Village, Semarang City for 1 activity through a zoom meeting. From the results of the evaluation of activities, it shows that the community is very satisfied with this activity. The results of this satisfaction are converted in the form of strongly agree by 60% and the community agrees 40%. The results of the knowledge questionnaire distributed before and after community service activities showed a significance result of p<0.05. Keywords: painful; self-medication; rationalization.
BIMBINGAN BELAJAR BAHASA INGGRIS ANAK-ANAK MELALUI PERMAINAN DI GAMPONG ATEUK LAM-URA Putri Dini Meutia; Cut Rahmawati; Rini Susiani; Ugahara Ugahara; Dara Nazua Effridanda; Fitri Fitri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10827

Abstract

ABSTRAKKegiatan bimbingan belajar ini bertujuan untuk meningkatkan kosakata bahasa Inggris anak-anak usia sekolah dasar melalui permainan. Bimbingan belajar ini dilaksanakan di Gampong Ateuk Lam-Ura, Aceh Besar. Peserta dari bimbingan belajar ini ada 8 anak. Permainan yang diberikan berupa menyusun kata, menebak kata, menulis kata, spelling bee game, throwing ball, dan gesturing. Kegiatan ini dilaksanakan 1 bulan dan setiap pertemuan berdurasi 1 jam. Hasil dari kegiatan ini adalah anak-anak selama mengikuti bimbingan belajar sangat bersemangat. Hal ini terbukti dengan peningkatan kosakata baru mereka. Oleh karena itu diperlukan metode yang efektif, kreatif, dan menyenangkan dalam pengajaran bahasa Inggris kepada anak-anak usia sekolah dasar. Kata kunci: bimbingan belajar; permainan; peningkatan. ABSTRACTThis training activity aimed to improve the English vocabulary of elementary school-age children through games. This activity was carried out in Gampong Ateuk Lam-Ura, Aceh Besar. The participants of this training were 8 children. The games were in the form of composing words, guessing words, writing words, spelling bee games, throwing balls, and gesturing. This activity was carried out for 1 month and each meeting was 1 hour. The result of this activity is the children during the training are very enthusiastic. It can be seen from the increase in their new vocabulary. Therefore, an effective, creative, and fun method is needed in teaching English to elementary school-age children. Keywords: training; games; increase.
MEMBANGUN KETAHANAN KEUANGAN KELUARGA MELALUI LITERASI KEUANGAN PADA IBU RUMAH TANGGA DI DESA SEMBAWA MASA PPKM COVID-19 Reny Aziatul Pebriani; Rafika Sari; RM. Rum Hendarmin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.8754

Abstract

ABSTRAKTujuan diadakannya pengabdian ini guna memberikan penyuluhan kepada setiap individu maupun ibu rumah tangga dilingkungan desa. Survei berdasarkan data dari Otorisasi Jasa Keuangan ditahun terakhir menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan untuk Wanita masih tergolong rendah dibandingkan dengan laki-laki. Literasi keuangan ini menunjukkan kecakapan hidup di abad 21 yang harus dikuasai individu dan masyarakat agar tercapainya taraf hidup yang lebih baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali ibu rumah tangga dengan literasi keuangan agar dapat terwujudnya ketahanan keuangan keluarga khususnya pada masa pandemic covid-19. Metode pelaksanaan dengan penyuluhan disertai diskusi interaktif. Sasarannya adalah kalangan ibu-ibu rumah tangga di Desa Sembawa Kabupaten Banyuasin. Persoalan yang timbul saat diskusi adalah persoalan sikap dan perilaku keuangan anak-anak mereka yang berstatus pelajar, mahasiswa, dan pemuda lajang berupa perilaku pembelanjaan yang berlebihan, belum memahami perencanaan keuangan yang benar, dan belum paham mengenai skala prioritas kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Tim memberikan solusi tentang makna uang yang benar, disiplin menabung, dan perlunya membuat perencanaan keuangan yang benar agar tercapainya ketahanan keuangan individu dan keluarga. Pengabdian ini telah membuka pemikiran dan kesadaran para ibu rumah tangga akan pentingnya literasi keungan dalam kehidupan keluarga. Dengan literasi keuangan yang disosialisasikan ini dapat menumbuhkan sikap dan dasar dalam membangun ketahanan keuangan keluarga. Kata Kunci : ketahanan; keuangan keluarga; literasi keuangan. ABSTRACTThe purpose of this service is to provide counseling to every individual and housewife in the village environment. A survey based on data from the Financial Services Authority in the last year shows that the financial literacy index for women is low compared to men. This financial literacy shows life skills in the 21st century that must be mastered by individuals and society in order to achieve a better standard of living. This community service activity aims to equip housewives with financial literacy so that family financial resilience can be realized, especially during the COVID-19 pandemic. The implementation method is counseling accompanied by interactive discussions. The targets are housewives in Sembawa Village, Banyuasin Regency. The problems that arise during the discussion are the financial attitudes and behavior of their children who are students, college students, and single youths in the form of excessive spending behavior, do not understand proper financial planning, and do not understand the priority scale of primary, secondary, and tertiary needs. . The team provides solutions about the true meaning of money, the discipline of saving, and the need to make the right financial planning in order to achieve individual and family financial resilience. This dedication has opened the minds and awareness of housewives to the importance of financial literacy in family life. With financial literacy that is socialized, it can grow attitudes and bases in building family financial resilience. Keywords : resilience; Family finance; financial literacy.
SOSIALISASI DAN EDUKASI PENINGKATAN KUALITAS PUPUK KOMPOS DARI SAMPAH ORGANIK MENGGUNAKAN MESIN PENGADUK PUPUK DI KSM SRIMENANTI JAYA SUNGAILIAT Rizka Felly; Verry Andre Fabiani; Nurhadini Nurhadini; Ristika Oktavia Asriza
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10357

Abstract

ABSTRAKSeiring dengan meningkatnya jumlah sampah organik yang bersumber dari rumah tangga, menyebabkan semakin besarnya kebutuhan fasilitas dalam pengelolaan sampah. Perlu upaya dan strategi untuk menangani masalah ini secara tepat dan efisien. Kota Sungailiat memiliki Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang bernama KSM Srimenanti Jaya, yang peduli akan permasalahan sampah dan peningkatan kualitas lingkungan di Kota Sungailiat. Salah satu produk yang dapat dihasilkan dari pengelolaan sampah organik ini adalah pupuk kompos. Berdasarkan survei dan wawancara yang telah dilakukan, KSM Srimenanti Jaya memproduksi pupuk kompos namun memiliki permasalahan terkait kualitas pupuk kompos yang diproduksi tidak seragam/homogen. Hal ini diakibatkan oleh tidak tersedianya alat pengaduk pupuk kompos. Pengadukan pupuk kompos dilakukan secara manual menggunakan cangkul sehingga mempengaruhi homogenitas pupuk kompos yang diproduksi dan durasi proses pengadukan yang lebih lama. Oleh karena itu, perlunya penyediaan, sosialisasi dan edukasi mengenai teknologi mesin pengaduk pupuk kompos hasil olahan sampah organik bagi KSM Srimenanti Jaya sebagai metode dalam upaya peningkatan kualitas pupuk kompos yang dihasilkan. Setelah dilakukan penyediaan, sosialisasi dan edukasi teknologi mesin pengaduk kompos, terdapat peningkatan kualitas pupuk kompos yang terlihat dari volume pupuk yang seragam dan tidak ada yang menggumpal. Warna dan bau pupuk kompos organik juga seperti tanah dan teksturnya tidak terlalu basah/kering. Berbeda dengan kondisi hasil sebelum adanya penggunaan mesin pengaduk kompos. Selain itu, berdampak baik juga pada produksi pupuk kompos yang meningkat sebanyak 1 ton per bulan. Kata kunci: sampah organik; sampah rumah tangga; pupuk kompos; mesin pengaduk. ABSTRACTAlong with the increasing amount of organic waste sourced from households, causing the need for facilities in waste management is increasing. Efforts and strategies are needed to deal with this problem appropriately and efficiently. Kota Sungailiat has a Non-Governmental Organization (KSM) named KSM Srimenanti Jaya which cares about waste problems and improving environmental quality in Kota Sungailiat. One of the products that can be produced from this organic waste management is compost. Based on surveys and interviews that have been carried out, KSM Srimenanti Jaya produces compost but has problems related to the quality of the compost produced which is not uniform/homogeneous. This is due to the unavailability of a compost mixer. Compost mixing was done manually using a hoe that affects the homogeneity of the compost produced and the duration of the mixing process. Therefore, it is necessary to carry out provision, socialization and education about composting machine technology for processing organic waste for KSM Srimenanti Jaya as an effort to improve the quality of the compost produced. After providing, socializing and educating the compost mixer technology, there was an increase in the quality of the compost as seen from the uniform volume of fertilizer and no lumps. The color and smell of organic compost is also soil-like and the texture is not too wet/dry. This condition has the differences between the results before and after using a compost mixer machine. Besides that, it also has a good impact on compost production which increases by 1 ton per month. Keywords: organic waste; household waste; compost; compost mixer machine.
PEMBERDAYAAN CAREGIVER UNTUK MERUBAH PERILAKU NEGATIF LANSIA DENGAN TERAPI TOKEN EKONOMI Felisitas A Sri S; Yafet Pradikatama Prihanto; Devanus Lahardo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9461

Abstract

ABSTRAKCaregiver lansia mengatakan bahwa tidak semua lansia bersedia mengikuti terapi-terapi yang diadakan oleh Panti, selain itu beberapa lansia juga tidak bersedia bersosialisasi dengan lansia lain maupun hanya berbicara seperlunya dengan caregiver dan perawat.Terapi token ekonomi merupakan jenis terapi yang dapat digunakan untuk mengubah perilaku lansia. Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan perilaku yang diinginkan dan mengurangi perilaku yang tidak diinginkan dengan pemberian token yang dapat ditukar dengan sesuatu yang berguna dalam kurun waktu yang telah ditentukan. Kegiatan ini dilakukan 3 tahap yang meliputi tahapan persiapan yaitu melakukan perijinan dan menyusun pelaksanaan. Tahap kedua pemberian materi dan praktik token ekonomi yang meliputi pengertian dan jenis terapi CBT serta teori terapi token ekonomi.Tahap ke tiga evaluasi kegiatan yang meliputi evaluasi perasaan caregiver setelah melakukan terapi token ekonomi dan evaluasi pre tes serta post tes. Kegiatan ini telah terlaksana selama bulan Mei - Juni 2022, dan diikuti oleh  14 pengasuh lansia Hasil kegiatan pengabdian ini pada awal pre tes masih terdapat 9 peserta atau 64% yang mampu melakukan praktikum terapi token ekonomi.  Setelah dilakukan pelatihan dan dilakukan evaluasi akhir atau post test terdapat 12 peserta atau 85% yang mampu melakukan praktikum  terapi token dengan baik dan tepat. Secara keseluruhan kegiatan berjalan lancar serta antusias.   Kata Kunci : caregiver; lansia; terapi token ekonomi ABSTRACTThe elderly caregiver said that not all the elderly were willing to participate in the therapies held by the orphanage, in addition some of the elderly were also not willing to socialize with other elderly people or only talk as necessary with caregivers and nurses. Economic token therapy is a type of therapy that can be used to change the behavior of the elderly. . The purpose of this training is to increase desired behavior and reduce unwanted behavior by giving tokens that can be exchanged for something useful within a predetermined time. This activity is carried out in 3 stages which include the preparation stage, namely licensing and arranging implementation. The second stage is providing material and token economy practice which includes the understanding and types of CBT therapy and the theory of token economy therapy. The third stage is activity evaluation which includes evaluating the caregiver's feelings after doing token economy therapy and evaluating pre-test and post-test. This activity has been carried out during May - June 2022, and was attended by 14 elderly caregivers. The results of this service activity at the beginning of the pre-test there were still 9 participants or 64% who were able to do economic token therapy practicum. After the training and the final evaluation or post test were carried out there were 12 participants or 85% who were able to carry out the token therapy practicum properly and precisely. Overall the activity went smoothly and enthusiastically. Keywords: caregiver; elderly; economic token therapy
POTENSI PENGELOLAAN KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS HUTAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM Harry Irawan Johari; Sukuryadi Sukuryadi; Ibrahim Ibrahim; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Wiwit Bayu Adi; Agum Muladi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9902

Abstract

ABSTRAKHutan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram merupakan salah satu hutan yang dikelola sebagai hutan pendidikan berdasarkan surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK. 405/Menlhk/Setjen/PLA.0/6/2016 tentang Penetapan Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus pada Kawasan Hutan Lindung yang terletak di Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat seluas ±93,55 Ha (sembilan puluh tiga koma lima puluh lima hektar) sebagai Kawasan Hutan Pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan dokumen Potensi Pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Hutan Pendidikan Dan Pelatihan Universitas Muhammadiyah Mataram. Pendekatan yang digunakan secara kolaboratif, yaitu bekerjasama dengan kelompok masyarakat tani sekitar kawasan, yang dimaksudkan agar terbinanya komunikasi yang baik dengan masyarakat, keserasian, keselarasan, keseimbangan dan koordinasi yang berdaya guna dan berhasil guna. Kolaborasi memerlukan partisapasi dari para pihak stakeholder mulai dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut program. Dengan berkolaborasi yang saling menguntungkan diharapkan tercipta roll model pengelolaan hutan pendidikan berbasis masyarakat. Kegiatan ini menghasilkan: 1). Peta Kawasan KHDTK Hutan Pendidikan dan Pelatihan Universitas Muhammadiyah Mataram, 2). Potensi Biofisik Kawasan Dan Sosial Ekonomi Masyarakat. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat dijadikan sebagai pedoman aksi yang dapat mendukung tercapainya tujuan perwujudan pengelolaan KHDTK yang lestari dan berkelanjutan. Kata kunci: potensi; pengelolaan; hutan pendidikan dan pelatihan. ABSTRACTThe Educational Forest of Muhammadiyah University of Mataram is one of the forests that is managed as an educational forest based on the Decree of the Minister of Environment and Forestry Number 405/Menlhk/Setjen/PLA.0/6/2016 concerning Designation of Forest Areas with Special Purposes in Protected Forest Areas located in Batu Layar District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province covering an area of ±93.55 Ha as Education Forest Area. This activity aims to produce a document on Potential Management of Forest Areas with Special Purposes for Education and Training Forests, University of Muhammadiyah Mataram. The approach used is collaborative, namely in collaboration with farming community groups around the area, which is intended to foster good communication with the community, harmony, balance and coordination that is efficient and effective. Collaboration requires the participation of stakeholders starting from planning, preparation, implementation, evaluation and follow-up of the program. With mutually beneficial collaboration, it is hoped that a roll model of community-based education forest management will be created. This activity produces: 1). KHDTK Area Map of Education and Training Forest, Muhammadiyah University of Mataram, 2). Regional Biophysical Potential and Community Socio-Economic. The results obtained are expected to be used as guidelines for action that can support the achievement of the goal of realizing sustainable and sustainable KHDTK management. Keywords: potential; management; education and training forest.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BUMDES TANI UNGGUL DI DESA BANJARDOWO KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG Lina Susilowati; Yulia Effrisanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9624

Abstract

ABSTRAKLaporan Keuangan BUMDes adalah laporan keuangan yang menunjukkan kondisi finansial BUMDes yang mencakup seluruh aktivitas keuangan BUMDes pada periode tertentu. BUMDes Tani Unggul di Desa Banjardowo merupakan salah satu BUMDes yang memiliki usaha di bidang pertanian. Keterbatasan SDM menjadi kendala dalam hal pelaporan keuangan. Dalam kegiatan ini kami melakukan pendampingan kepada pengurus BUMDes untuk menyusun laporan keuangan BUMDes secara sistematis. Beberapa tahapan yang kita lakukan yaitu pertama melakukan observasi awal dan berkoordinasi dengan pihak BUMDes. Berdasarkan observasi tersebut tim pengabdi memperoleh data berupa profil dan struktur Organisasi serta unit usaha yang dijalankan oleh BUMDes Tani Unggul Desa Banjardowo Kecamatan Jombang. Tahapan selanjutnya adalah penyampaian materi terkait pentingnya penyusunan laporan keuangan secara sistematis. Tahap berikutnya adalah bentuk pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan BUMDes yang berupa Buku Transaksi, Jurnal, Kas Masuk, Kas Keluar, Buku Besar, Neraca Lajur, Neraca, Laporan Laba Rugi, Buku Memorial, Buku Penjualan, Buku Pembelian, Bank Masuk, Bank Keluar dan Buku Persediaan. Tahap terakhir adalah melakukan evaluasi kegiatan, dimana dalam evaluasi bahwa pengurus BUMDes Tani Unggul di masing-masing unit usaha setelah pendampingan mampu membuat laporan keuangan dengan baik sehingga perlu dilanjutkan agar laporan keuangan dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak intern dan ekstern sebagai wujud akuntabilitas. Kata kunci: laporan keuangan; bumdes tani unggul; akuntabilitas. ABSTRACTBUMDes Financial Report is a financial report that shows the financial condition of BUMDes which includes all BUMDes financial activities in a certain period. The BUMDes Tani Unggul in Banjardowo Village is one of the BUMDes that has a business in agriculture. Limited human resources are an obstacle in terms of financial reporting. In this activity, we provide assistance to BUMDes management to systematically compile BUMDes financial reports. Some of the steps we take are first to make initial observations and coordinate with BUMDes. Based on these observations, the service team obtained data in the form of profiles and organizational structures and business units run by BUMDes Tani Unggul, Banjardowo Village, Jombang District. The next stage is the delivery of material related to the importance of systematically preparing financial statements. The next stage is the form of training and assistance in preparing BUMDes financial reports in the form of Transaction Books, Journals, Cash In, Cash Out, Ledgers, Work Sheets, Balance Sheets, Profit and Loss Reports, Memorial Books, Sales Books, Purchase Books, Bank In, Bank Out and Stock Book. The last stage is to evaluate activities, where in the evaluation that the BUMDes Tani Unggul management in each business unit after mentoring is able to make financial reports properly so that it is necessary to continue so that financial reports can be accounted for to internal and external parties as a form of accountability. Keywords: financial report; bumdes tani unggul; accountability.

Page 78 of 272 | Total Record : 2711