cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
UPAYA PENCEGAHANAN ANEMIA PADA REMAJA DI DUSUN WONOREJO 01 GADINGSARI SANDEN BANTUL Dwi Hastuti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.8777

Abstract

ABSTRAKPengetahuan remaja terkait dengan anemia masih kurang dan banyak yang mengabaikannya. Hal ini akan berpengaruh terhadap sikap dan perilaku remaja dalam pencegahan terjadinya anemia. Pengabdian masyarakat yang dilakukan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang penanganan anemia pada remaja di Dusun Wonorejo 1, Gadingsari, Sanden, Bantul. Metode yang digunakan dalam promosi kesehatan ini menggunakan metode kombinasi langsung yaitu dengan menggunakan sistem penyuluhan melalui pemaparan materi presentasi slide power point. Pengabdian masyarakat dilakukan langsung oleh penulis yaitu Dwi Hastuti. Sebelum dilakukannya penyuluhan dilaksanakan pretest tentang penyakit anemia dan dilakukan sesi tanya jawab, kegiatan terakhir dilakukan post test yang dapat digunakan sebagai evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang diikuti sebanyak 28 remaja tentang upaya pencegahan anemia pada remaja ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan dari remaja di Dusun Wonorejo 1, sesuai dengan kenaikan prosentase hasil post test yaitu 100% mendapatkan nilai baik. Pengetahuan remaja untuk melakukan pola hidup sehat dan konsumsi obat tambah darah dapat dilakukan sehingga upaya pencegahan anemia pada remaja dapat terlaksana. Kata kunci: anemia; remaja; pengabdian masyarakat ABSTRACTAnemia is the biggest public health problem in the world, especially for teenagers. Nutritional anemia is a condition with lower than normal levels of hemoglobin, hematocrit and red blood cells, as a result of a deficiency of one or several essential food elements that can affect the onset of the deficiency (Arisman, 2010). This research was conducted in order to realize community service efforts in increasing knowledge about handling anemia in adolescents in Wonorejo 1, Gadingsari, Sanden, Bantul. The method used in this health promotion uses a direct combination method, the direct method uses an extension system with presentations of power point slides. Prior to the counseling, a pretest was conducted on anemia and a question and answer session was held, the last activity was a post test used as an evaluation. The results of community service activities, which were attended by 28 youths on efforts to prevent anemia in adolescents, have succeeded in increasing the knowledge of adolescents in Wonorejo 1, according to the percentage of post-test results, which is 100% getting good grades. Teenagers' knowledge of healthy lifestyles and consumption of blood-added drugs can be done so that efforts to prevent anemia in adolescents can be carried out. Keywords: anemia; youth; community service.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA SD TERHADAP PENYAKIT DBD DAN JENTIK NYAMUK DI SDN MALABAR KOTA BOGOR Sevrima Anggraini; Durotul Aenia; Latifah Putri Meutia; Lira Sophia Mayna; Shafa Rahmadinanti; Siti Walidaturrahmah A.; TB Ilham Auliya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.8526

Abstract

ABSTRAK Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas pada masyarakat. Kasus kejadian DBD di Kota Bogor hingga bulan Oktober tahun 2021 cukup mengalami peningkatan. Data dari RSUD Kota Bogor mencatat hingga Oktober 2021 terjadi 45 kasus kejadian DBD, 35 pada anak-anak dan 10 pasien orang dewasa. Peningkatan kasus DBD ini terutama pada anak-anak harus menjadi perhatian lebih dari berbagai pihak, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menyebarkan informasi dan penyuluhan kepada siswa/siswi di SD terkait pencegahan penyakit DBD. Selain itu siswa dan siswi juga diberikan informasi terkait bentuk jentik nyamuk dan tempat-tempat jentik nyamuk bisa berkembang, sehingga siswa bisa berperan aktif dalam mencegah penyakit DBD. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa SD terkait pencegahan DBD. Kegiatan penyuluhan dilakukan pada 18 siswa SDN Malabar, Desa Tegallega Kota Bogor. Hasil kegiatan diharapkan adanya peningkatan pengetahuan siswa SD terkait pencegahan DBD dan siswa mampu mengenali jentik nyamuk yang ada lingkungan sekitar mereka dan bisa melakukan upaya pemberantasan jentik nyamuk. Kata kunci: penyuluhan; pengetahuan; jentik; DBD. ABSTRACTDengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the causes of morbidity and mortality in the community. The number of cases of dengue fever in Bogor City until October 2021 has increased quite a bit. Data from the Bogor City Hospital noted that until October 2021 there were 45 cases of dengue fever, 35 in children and 10 adult patients. This increase in dengue cases, especially in children, should be of more concern to various parties, one of the efforts that can be done is by disseminating information and counseling to students in elementary schools regarding the prevention of dengue disease. In addition, students are also given information regarding the shape of mosquito larvae and places where mosquito larvae can grow, so that students can play an active role in preventing dengue disease. The purpose of this activity is to increase the knowledge of elementary school students regarding dengue prevention. Extension activities were carried out on 18 students of SDN Malabar, Tegallega Village, Bogor City. The results of the activity are expected to increase the knowledge of elementary school students related to dengue prevention and students can recognize mosquito larvae in their environment and can make efforts to eradicate mosquito larvae. Keywords : counseling; knowledge; larvae; DHF.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KOMPETENSI DAN MOTIVASI GURU DALAM MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL PADA MASA PANDEMI COVID-19 Mohammad Al Hafidz; Laqma Dica Fitrani; Muazaroh Muazaroh; Rr. Iramani; M. Anang Karyawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9748

Abstract

ABSTRAKSekolah Dasar Islam (SDI) Al-Khoiriyyah merupakan salah satu sekolah yang terdampak atas perubahan proses kegiatan belajar selama pandemi Covid-19. Hal tersebut berdampak pada penurunan motivasi yang belum semuanya memanfaatkan media pembelajaran berbasis digital. Sementara guru semestinya harus tetap menjaga kompetensinya sebagai pendidik sebagaimana tertuang dalam undang-undang guru. Cara pengajaran yang digunakan guru dianggap sudah tidak sesuai lagi dengan gaya belajar siswa pada masa sekarang. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan  bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan motivasi guru dalam menggunakan media pembelajaran berbasis digital. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Dalam pelatihan dilaksanakan dengan  ceramah, diskusi, dan tanya jawab antara narasumber dan mitra. Sementara dalam pendampingan dilakukan dengan interaksi secara dinamis antara fasilitator dengan mitra. Hasil pelaksanaan pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman mitra terkait dengan kompetensi dan motivasi guru dimana terjadi peningkatan skor dari 61,11 untuk pre-test dan meningkat menjadi 83,33 untuk skor post-test. Hasil yang dicapai pada saat pendampingan juga menunjukkan telah perubahan perilaku guru berupa 100% guru telah menghasilkan produk media pembelajaran berbasis digital. Kata kunci: kompetensi; motivasi; media pembelajaran; pembelajaran digital; wordwall. ABSTRACTAl-Khoiriyyah Islamic Elementary School (SDI) is one of the schools affected by changes in the learning process during the Covid-19 pandemic. This has an impact on a decrease in motivation, which has not all utilized digital-based learning media. Meanwhile, teachers should maintain their competence as educators as stated in the teacher law. The teaching method used by the teacher is considered no longer in accordance with the current learning style of students. The community service program carried out aims to improve the competence and motivation of teachers in using digital-based learning media. The implementation method used is training and mentoring. The training was carried out with lectures, discussions, and questions and answers between resource persons and partners. Meanwhile, the assistance is carried out by dynamic interaction between the facilitator and partners. The results of the training showed that there was an increase in partner understanding related to teacher competence and motivation where there was an increase in the score from 61.11 for the pre-test and increased to 83.33 for the post-test score. The results achieved during the mentoring also show that there has been a change in teacher behavior in the form of 100% of teachers having produced digital-based learning media products. Keywords: competence; motivation; learning media; digital learning; wordwall.
PENDAMPINGAN PENENTUAN HARGA POKOK PENJUALAN (HPP) DAN HARGA JUAL PADA UMKM KERUPUK DAN KEMPLANG DESA LEMBAK KABUPATEN MUARA ENIM Anggun Widiya; Leriza Desitama Anggraini; Mutiara Kemala Ratu; Endah Dewi Purnamasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10457

Abstract

ABSTRAKDesa Lembak yg terletak di Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan dengan potensi yang dimilikinya menjadi salah satu penyumbang perekonomian bangsa melalui UMKM yang ada didalamnya. Desa Lembak memiliki potensi pendapatan dari masyarakatnya yang menjual kerupuk dan kemplang di sepanjang jalan Desa Lembak Kabupaten Muara Enim Sumatera selatan. Penjualan kerupuk dan kemplang khas desa Lambak ini pun telah merambah hingga keberbagai daerah di Indonesia. Namun, potensi tersebut tidak sejalan dengan keuntungan yang diperoleh bagi pelaku usaha. Salah satu yang menjadi penyebabnya adalah minimnya pengetahuan pelaku usaha terhadap konsep akuntansi yaitu harga pokok penjualan serta harga jual. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pendampingan  ini adalah untuk memberikan edukasi terkait penentuan harga pokok penjualan (HPP) yang tepat bagi pelaku UMKM. Pendampingan Perhitungan HPP  pada UMKM kerupuk dan kemplang Desa Lambak pada kenyataannya disambut baik oleh pelaku usaha. Pelaku Usaha yang sebelumnya sangat awam terhadap konsep akuntansi penentuan harga pokok penjualan dan harga jual menjadi lebih paham dan dapat menerapkan perhitungan harga pokok penjualan dan penghitungan harga jual, sehingga dapat menentukan laba dari hasil penjualan produk kerupuk dan kemplang. Kata kunci: harga pokok penjualan; harga jual; desa lembak; akuntansi ABSTRACTDue to the MSMEs present there, Lembak Village in South Sumatra's Muara Enim Regency has the potential to become one of the region's economic contributors. Lembak Village, Muara Enim Regency, South Sumatra, has potential income from its residents who sell kerupuk and kemplang along the Lembak Village road. Kerupuk and kemplang sales, which are typical to Lembak village, have also expanded to other parts of Indonesia. This potential, however, does not correspond to the advantages gained for business owner. One of the problems is that business owners don't comprehend accounting terms like cost of product sold and selling price.Therefore, the objective of this mentorship activity is to give MSME actors information regarding the assessment of the appropriate cost of products sold (HPP). Business players in Lambak Village  welcomed assistance in calculating the cost of products sold (HPP) and selling price for kerupuk and kemplang MSMEs. Business players who had previously had a very limited understanding of the accounting concept of calculating the cost of products sold and selling prices were more knowledgeable and were able to use the calculations to assess the profit from the sale of kerupuk and kemplang products. Keywords: cost of product sold; selling price; lembak village; accounting
SOSIALISASI PERENCANAAN KEUANGAN ISLAM SEJAK DINI SEBAGAI UPAYA MENCEGAH KONSUMERISME DI RA BAITUR ROHIM WULUHAN-JEMBER Miftahul Hasana; Mochamad Alfan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.8809

Abstract

ABSTRAKPerencanaan keuangan dalam sebuah keluarga menjadi suatu hal yang penting untuk dikelola secara baik agar rencana dan tujuan dalam sebuah keluarga tersebut dapat tercapai. Kendala terbesar dalam menyusun rencana keuangan dalam sebuah keluarga adalah adanya pola hidup konsumtif yang dimiliki oleh anggota keluarga tersebut. Gaya hidup yang konsumtif akan memunculkan jiwa konsumerisme yakni besarnya kemauan untuk memenuhi semua keinginan yang lebih besar dari pada pemasukan sehingga dapat mengganggu stabilitas keuangan dalam keluarga. Komsumerisme dapat dicegah sedini mungkin dari usia prasekolah dimana dilingkungan sekolah anak usia dini, ditemukan banyak sekali pemicu munculnya perilaku konsumtif yaitu jajanan atau mainan yang dijual sekitar sekolah untuk itu perlu dilakukan sosialisasi dengan tema “Sosialisasi Perencanaan Keuangan Islam Sejak Dini Sebagai Upaya Mencegah Konsumerisme Di RA Baitur Rohim Wuluhan-Jember”. Kata kunci: perencanaan keuangan; anak usia dini; konsumerisme ABSTRACTFinancial planning in a family becomes an important thing to be managed properly so that the plans and goals in a family can be achieved. The biggest obstacle in preparing a financial plan in a family is the consumptive lifestyle owned by the family members. A consumptive lifestyle will bring out the spirit of consumerism, namely the willingness to fulfill all desires that are greater than income so that it can disrupt financial stability in the family. Consumerism can be prevented as early as possible from the preschool age where in the early childhood school environment, it is found that there are many triggers for the emergence of consumptive behavior, namely snacks or toys that are sold around the school. Baitur Rohim Wuluhan-Jember Keywords: financial planning; early childhood; consumerism.
KAJIAN PERENCANAAN STAN DAN PANGGUNG PADA KEGIATAN PEMOGAN FESTIVAL DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN UMKM Nyoman Sri Rahayu; Kadek Risna Puspita Giri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.8730

Abstract

ABSTRAKDesa Pemogan kaya akan potensi lokal yang mendukung perekonomian setempat. Diantaranya adalah, potensi alam (sungai), potensi budaya (tari dan upacara keagamaan), potensi kuliner (makanan khas dan olahan mangrove), usaha kreatif (anyaman), serta pengolahan sampah organik menjadi briket dan pupuk. Keragaman potensi ini memerlukan sebuah wadah yang dapat mengakomodasi masing-masing potensi sehingga dapat menjangkau pasaran lebih luas dalam memp  romosikan produknya dan mengembangkan produk baru. Pemogan festival memiliki prospek yang cerah sebagai wadah untuk memperkuat potensi ekonomi setempat, sekaligus sebagai sarana wisata. Melalui tulisan ini, peneliti bertujuan untuk mengkaji perlunya diadakan kegiatan Pemogan Festival, selanjutnya dilakukan perencanaan area stan dan panggung untuk mengakomodasi kegiatan Pemogan Festival. Metode pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dan kuisioner, serta metode survey ke lahan yang potensial. Kegiatan ini dimaksimalkan melalui penataan stan-stan usaha lokal dan panggung pertunjukan. Jenis stan dan panggung yang digunakan adalah sistem bongkar pasang, dengan pertimbangan kemudahan saat penempatan dan pemindahan. Penataan stan yang baik dengan variasi warna diharapkan akan lebih atraktif dalam menarik perhatian pengunjung, sehingga usaha lokal di Desa Pemogan lebih dikenal luas. Sedangkan melalui kombinasi penataan stan dan panggung di pinggiran sungai, masyarakat diajak untuk ikut melestarikan tradisi lokal melalui pentas dan lomba sehingga dapat memperkenalkan budaya lokal kepada wisatawan. Kata Kunci: perencanaan; stan; panggung; pemogan festival. ABSTRACTPemogan village is rich in local potential, which supports the local economy. Such as natural potential (rivers), cultural potential (dance and religious ceremonies), culinary potential (typical food and processed mangroves), creative endeavors (woven), and processing organic waste into briquettes and fertilizers. This potential diversity requires a platform that can accommodate each potential to reach a broader market by promoting its products and developing new products. Pemogan festival has bright prospects as a means to strengthen local economic potential, as well as a tourist facility. Through this paper, the researcher aims to examine the need for Pemogan Festival activities to be held, then devise the booth and stage area to accommodate Pemogan Festival activities. The researcher obtains the data through interviews, questionnaires, and field ks. This paper tries to maximize the festival activity by arranging local business booths and stage performances. The type of booth and stage used is a disassembly system, with consideration of ease of placement and transfer. We hope that a good booth arrangement with color variations will be more attractive in attracting visitors' attention so that local businesses in Pemogan Village are more widely known. Meanwhile, through a combination of booth arrangements and stages on the riverbank, the community is invited to participate in preserving local traditions through performances and competitions so that they can introduce local culture to tourists. Keywords: planning; booth; stage; pemogan festival.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI POSYANDU LANSIA NGUDI WARAS DAN PANTI ASUHAN MUSTIKA TAMA Azura Azza Tsabita; Indah Komala Dewi; Wustha Farani; Bayu Ananda Paryontri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.8969

Abstract

ABSTRAKTingkat kesadaran masyarakat di Indonesia terhadap kesehatan gigi dan mulut cukup rendah, hal ini dapat dinilai dari jumlah masyarakat yang mengunjungi dokter gigi ketika kondisi gigi dan mulutnya bermasalah. Sebagai tenaga medis gigi, melakukan edukasi dan penyuluhan sebagai bentuk upaya preventif sangatlah penting. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut untuk mencegah peningkatan jumlah masalah gigi dan mulut di Indonesia. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan, pemeriksaan kesehatan umum serta kesehatan gigi yang dilaksanakan di Posyandu Lansia Ngudi Waras dan Panti Asuhan Mustika Tama. 61 pasien di posyandu lansia melakukan pemeriksaan kesehatan umum dan 23 diantaranya setuju untuk melakukan pemeriksaan gigi. Penyuluhan di Panti Asuhan Mustika Tama dilakukan dengan pre-test dan post-test sebagai indikator keberhasilan kegiatan. Acara ini diakhiri dengan sikat gigi bersama. Hasil pemeriksaan di Posyandu Lansia Ngudi Waras menunjukkan mayoritas warga mengalami hipertensi tingkat 2 dan hasil DMF-T termasuk kategori sedang berdasarkan penilaian WHO. Keberhasilan penyuluhan di Posyandu Lansia Ngudi Waras ditunjukkan dengan banyaknya jumlah peserta yang bersedia mengikuti saran rujukan perawatan gigi dan mulut di RSGM UMY. Hasil kegiatan penyuluhan di panti asuhan anak menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut dengan hasil post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test serta terdapat keterampilan anak-anak melakukan teknik sikat gigi yang tepat. Kesimpulan kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut setelah penyuluhan. Kata kunci: anak; kesehatan gigi dan mulut; lansia; penyuluhan ABSTRACTThe low level of society’s oral health awareness in Indonesia could be seen in the number of people who visit a dentist when they have an oral problem. As a dental health worker, public dissemination as a form of preventive and promotive treatment is important. This study aims to improve the knowledge of oral health to prevent the increased cases of oral problems in Indonesia. The methods used in this study are public dissemination, general and oral health examination. This study was held in Elderly Healthcare Center (EHC) Ngudi Waras and Mustika Tama Orphanage. 61 patients at EHC had a general health examination and 23 of them agreed to have an oral examination. Public dissemination was held in the orphanage with pre-test and post-test as an indicator and ended with toothbrushing along with the children. The result of the examination at EHC showed that most patients had hypertension grade 2 and the DMF-T score was in the moderate category based on WHO. Post-examination education and treatment referrals were carried out as a form of evaluation. The result of public dissemination was the increased score of the post-test. The conclusion is that there is an improvement of knowledge of oral health. Keywords: children; oral health; Elderly; dissemination
EVALUASI RPP MERDEKA BELAJAR PADA MATERI ATURAN SINUS DAN COSINUS MENGGUNAKAN KONTEKS KAIN JUMPUTAN KHAS PALEMBANG Delia Septimiranti; Ratu Ilma Indra Putri; Zulkardi Zulkardi; Chika Rahayu Fachrozi; Elika Elika; Lisnaini Lisnaini; Tria Agustiningsih; Dewi Rawani; Rini Rini; Rita Inderawati; Malalina Malalina; Duano Sapta Nusantara; Arika Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.8810

Abstract

ABSTRAKRPP adalah rancangan pembelajaran yang pengembangannya memicu sebuah Kompetensi Dasar (KD) terentu didalam sebuah kurikulum atau silabus. RPP dirancang mengikuti sebuah pedoman guru dalam mengajar sehingga kegiatan pembelajaran berlangsung menjadi lebih  terarah, sesuai dengan KD yang telah ada. Jenis pengabdian ini adalah deskriftif kualitatif. Para guru masih mengalami kesulitan Ketika dihadapkan dalam pembuatan Rancangan Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka Belajar. Tujuan dari pengabdian ini menghasilkan RPP Merdeka Belajar yang akan meningkatkan kemampuan para guru dalam merancang RPP berbasis Merdeka belajar. Kegiatan ini dilakukan kepada seluruh guru Matematika Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pagaralam, Sumatra Selatan. Metode pengabdian berupa sosialisasi melalui zoom meeting. Pada pengabdian ini menghasilkan RPP Merdeka Belajar dari para guru serta respon guru dalam membuat RPP Merdeka Belajar. Serta guru memahami konteks yang digunakan dalam membuat RPP yang akan dikaitkan dengan mata pelajaran yang diajarkan. Kata kunci: RPP; pengabdian; kompetensi dasar (KD) ABSTRACTRPP is a learning design whose development triggers a certain Basic Competence (KD) in a curriculum or syllabus. RPP is designed to follow a teacher's guideline in teaching so that learning activities take place more directed, in accordance with the existing KD. This type of devotion is qualitative descriptive. The formulation of the problem in this service is to produce a lesson plan lesson plan to train teachers to make an independent learning lesson plan. The purpose of this service is to produce RPP Merdeka Learning. This activity was carried out for all high school mathematics teachers in Pagaralam, South Sumatra. The method of service is in the form of socialization through zoom meetings. In this service, it produces RPP Merdeka Learning from the teachers as well as the teacher's response in making RPP Merdeka Learn. As well as the teacher understands the context used in making lesson plans that will be linked to the subjects being taught. Keywords: RPP; devotion; basic competencies
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAGI GURU DI SDN 01 POMAH KLATEN Muhammad Sipan; Ari Endang Jayati; Puri Muliandi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10400

Abstract

ABSTRAKDampak negatif pendemi Covid-19 yang terjadi sekarang ini cenderung menurun bagi kita seperti dibidang Pendidikan khususnya pembelajaran yang terjadi di sekolah dasar, walapupun begitu kondisi ini masih menyebabkan belum sepenuhnya sistem pembelajaran langsung bisa dilakukan, seperti pembelajaran di SDN 01 Pomah Klaten. SDN 01 Pomah adalah sekolah yang terimbas dampak langsung pendemi covid-19, dengan sumber daya manusia yang kurang dan hanya terdiri dari 8 orang guru yang sudah PNS, guru SDN 01 Pomah Klaten dituntut untuk dapat menyelesaikan permasalahan pembelajaran daring yang masih berjalan sekarang ini walaupun sudah bersifat hybrid 50% dikelas 50% di rumah. Pembelajaran yang berjalan sekarang ini guru memberikan materi dengan media pembelajaran yang kurang interaktif misalkan dengan hanya memanfaatkan buku pelajaran, LKS, dan media social. Kondisi ini diharapkan guru mampu melaksanakan pembelajaran daring dengan baik bagi siswa untuk memahami materi sehingga siswa dapat memahami materi yang diberikan saat pembelajaran berlangsung. Usaha mencapai itu semua, kemudian yang perlu dilakukan adalah guru harus dapat menyediakan media pembelajaran yang berkualitas, salah satunya media pembelajaran yang interaktif bagi siswa. Masalah ini dimanfaatkan oleh pengabdi untuk menjalankan pelatihan ini dengan tujuan meningkatkan pembelajaran online bagi para guru SDN 01 Pomah Klaten dengan melakukan pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif sehingga guru dapat lebih interaktif terhadap siswa saat pembelajaran beralngsung dan siswa lebih memahami materi pembelajaran yang sudah di berikan. Meskipun pembelajaran dilakukan secara online tidak melalui tatap muka, diharapkan kreativitas belajar guru akan meningkat melalui pelatihan ini sehingga kualitas pembelajaran tidak menurun. Kata kunci: covid 19; interaktif; pomah; media pembelajaran; SDN. ABSTRACTThe negative impact of the Covid-19 pandemic that is happening now tends to decrease for us, such as in the field of education, especially learning that occurs in elementary schools, even though this condition still causes the direct learning system to not be fully implemented, especially learning at SDN 01 Pomah Klaten. SDN 01 Pomah is a school directly affected by the COVID-19 pandemic, with insufficient human resources and only consists of 8 teachers who are already civil servants, SDN 01 Pomah Klaten teachers are required to be able to solve online learning problems that are still running today even though they have been 50% hybrid in 50% class at home. Learning that is currently running, the teacher provides material with less interactive learning media, for example by only using textbooks, worksheets, and social media. In this condition, teachers are expected to be able to carry out online learning well so that students can understand the material given during learning. Efforts to achieve all of this, the step that must be taken is that the teacher must be able to provide quality learning media, one of which is interactive learning media for students. This problem is used by servants to carry out this service with the aim of improving online learning for SDN 01 Pomah Klaten teachers by conducting training in making interactive learning media so that teachers can be more interactive with students when learning takes place and students better understand the learning material that has been given. It is hoped that after this training teachers can improve learning creativity so that the quality of learning does not decrease even though learning is carried out online instead of face-to-face. Keywords: covid 19; interactive; pomah; learning media; SDN.
EDUKASI LITERASI KEUANGAN BAGI PENGRAJIN SONGKET DI DESA MUARA PENIMBUNG ULU GUNA MENGURANGI PERILAKU KONSUMTIF DI ERA NEW NORMAL Patmawati Patmawati; Rochmawati Daud; Inten Meutia; Emylia Yuniarti; Meita Rahmawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.8947

Abstract

ABSTRAKKurangnya informasi yang diterima oleh warga Desa terkait literasi keuangan menjadi salah satu penyebab pengelolaan keuangan masyarakat belum baik sehingga mengakibatkan perilaku konsumtif yang tidak sesuai dengan kebutuhan masih tinggi. Dampak dari pandemi covid-19 yang saat ini sudah memasuki era new normal menuntut warga desa pada umumnya dan pengrajin songket khususnya untuk pandai-pandai dalam mengelola keuangan. Salah satu desa yang masih kurang pemahaman akan melek keuangan adalah Desa Muara Penimbung Ulu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan edukasi literasi keuangan yang dapat membantu para warga desa dalam mengurangi perilaku konsumtif di Era New Normal, memberikan edukasi pemahaman literasi keuangan sehingga dapat meningkatkan kesadaran keuangan yang baik dan efektif serta untuk memberikan edukasi penerapan literasi keuangan yang dapat dilakukan oleh warga sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan yang efektif bagi para warga Desa Muara Penimbung Ulu. Langkah-langkah yang dilakukan adalah memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan dengan cara ceramah dan diskusi serta melakukan monitoring dan evaluasi untuk melihat tingkat pemahaman para pengrajin songket mengenai penerapan literasi keuangan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pemahaman para pengrajin songket mengenai literasi keuangan, para pengrajin songket mampu mengaplikasikan penerapan literasi keuangan yang baik. Kata kunci: covid-19; literasi keuangan; pandemic. ABSTRACTThe lack of information received by villagers related to financial literacy is one of the causes of financial management of the community has not been good, resulting in consumptive behavior that is not in accordance with the needs is still high. The impact of the covid-19 pandemic that has now entered the new normal era requires villagers in general and songket craftsmen, especially to be clever in managing finances. One of village that still lacks understanding of financial literacy is Muara Penimbung Ulu Village. This community service activity is carried out with the aim of providing financial literacy education that can help villagers in reducing consumptive behavior in the New Normal Era. Providing financial literacy understanding education that can be done by villagers so as to increase good and effective financial awareness and to provide education on the application of financial literacy that can be done by residents so as to add insight and knowledge about effective financial management for the residents of Muara Penimbung Ulu Village. The steps taken are to provide an understanding of financial literacy by means of lectures and discussions as well as monitoring and evaluating to see the level of understanding of songket craftsmen regarding the application of financial literacy.The result of this service activity is the increasing understanding of songket craftsmen regarding financial literacy, songket craftsmen are able to apply the application of good financial literacy. Keywords: covid-19; financial literacy; pandemic.

Page 80 of 272 | Total Record : 2711