cover
Contact Name
Muhammad Ihsan
Contact Email
ihsan@iainpalopo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.iqro@iainpalopo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
IQRO: Journal of Islamic Education
ISSN : 26222671     EISSN : 26223201     DOI : -
Core Subject : Education,
IQRO: Journal of Islamic Education is a peer-reviewed scholarly online journal. The IQRO is published twice in July and December. IQRO welcomes every paper on Islamic education and applications in the domain of islamic education: original theoretical work, literature review, research reports, curriculum, learning e
Arjuna Subject : -
Articles 329 Documents
Implementasi Metode Menghafal Mufrodat dalam Meningkatkan Pemahaman Al-Qur’an Hadis Siswa MA Wahid Hasyim Balung Moch. Yusuf Sholeh Afandi; Nanang Budianto
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode menghafal mufrodat dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran Al-Qur’an Hadis di MA Wahid Hasyim Balung. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan siswa dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis karena keterbatasan penguasaan kosakata bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode menghafal mufrodat mampu membantu siswa mengenali dan memahami kosakata dalam ayat dan hadis, sehingga mereka lebih mudah memahami isi kandungannya. Meski dihadapkan pada hambatan seperti motivasi belajar yang rendah, waktu pembelajaran terbatas, dan perbedaan kemampuan siswa, guru berhasil mengatasinya melalui beberapa strategi, seperti metode membaca drilling (pengulangan), dan metode tutor sebaya. Metode ini tidak hanya meningkatkan hafalan siswa, tetapi juga pemahaman siswa secara signifikan, terlihat dari peningkatan hasil belajar mereka. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan linguistik seperti menghafal mufrodat dapat menjadi alternatif yang efektif dalam pembelajaran agama.
Evaluasi Pendidikan Berbasis Penilaian Karakter Menurut Qs An-Naml Ayat 40: Studi Kasus di MTS Ma'arif Nu 1 Sumpiuh Dian Pratiwi; Yuanita Nurul Nisa’ Apriliyana; Musthofa
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6939

Abstract

Penelitian Penelitian ini mengevaluasi implementasi pendidikan karakter di MTs Ma'arif NU 1 Sumpiuh berdasarkan nilai-nilai QS An-Naml ayat 40 yang mencakup keikhlasan, tanggung jawab, dan kesadaran ketuhanan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada dua guru dan kepala sekolah. Hasil menunjukkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kerendahan hati, dan spiritualitas telah terintegrasi dalam pembelajaran melalui keteladanan guru, penguatan nilai, dan pembiasaan sehari-hari. Namun, implementasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, kurangnya koordinasi sekolah-orang tua, dan pemahaman guru yang belum maksimal terhadap penilaian karakter berbasis Al-Qur'an. Penelitian menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai Qur'ani dalam pendidikan untuk membentuk generasi yang cerdas intelektual dan unggul dalam akhlak, serta perlunya sinergi lebih baik antara stakeholder pendidikan.
Evaluasi Aspek Afektif, Kognitif, Psikomotorik dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: di SMP Negeri 3 Kedungbanteng Lies Ning Ujiyanti; Muh. Hanif
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.7026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai implementasi penilaian dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik di SMP Negeri 3 Kedungbanteng. Kajian ini berfokus pada jenis evaluasi yang diterapkan oleh guru serta tanggapan siswa terhadap proses tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi- terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Sampel penelitian terdiri dari guru PAI dan siswa kelas VIII. Temuan penelitian menunjukkan bahwa evaluasi masih dominan pada aspek kognitif, sementara aspek sikap dan keterampilan keagamaan kurang diperhatikan. Evaluasi afektif dilakukan secara normatif tanpa adanya indikator yang terukur, dan evaluasi psikomotorik hanya diterapkan dalam kegiatan tertentu tanpa menjadi bagian dari sistem evaluasi yang rutin. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan instrumen evaluasi yang holistik serta pelatihan bagi guru untuk mengimplementasikannya dalam praktik pembelajaran.
Problematika Guru PAI Dalam Menyesuaikan Gaya Belajar di SMK Negeri 1 Bungku Utara Siti Amina; Retoliah; Zuhra
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.7034

Abstract

Penelitian ini mengkaji problematika guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 1 Bungku Utara dalam mengakomodasi beragam gaya belajar peserta didik. Permasalahan utama yang dapatkan meliputi identifikasi kendala yang dihadapi guru PAI serta analisis strategi adaptif yang diterapkan untuk mengatasi variasi gaya belajar peserta didik. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa guru PAI menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan jumlah tenaga pendidik, ketidaksesuai metode mengajar dengan gaya belajar siswa, minimnya ketersediaan media pembelajaran, dan fasilitas sekolah yang belum memadai. Sebagai respons, guru mengembangkan berbagai inisiatif strategis seperti optimalisasi proses pembelajaran, pengembangan kompetensi diri, identifikasi gaya belajar siswa melalui observasi intensif dan pendekatan afektif, penciptaan lingkungan belajar yang kondusif, serta pemanfaatan sarana prasarana yang tersedia secara maksimal. Implikasi dari studi ini menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran PAI sangat bergantung pada komprehensifnya pemahaman guru terhadap karakteristik gaya belajar siswa, inisiatif, dan kreativitas pedagogis guru, serta dukungan penyediaan fasilitas, program pelatihan berkelanjutan, serta sebagai upaya meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar melalui pengembangan kurikulum yang responsif terhadap gaya belajar
Kolaborasi Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Dasar di Kabupaten Banjar: Analisis Kebijakan Pendidikan Milawati; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i2.7051

Abstract

Mutu pendidikan dasar menjadi perhatian utama dalam menghadapi tantangan global abad 21. Penelitian ini menganalisis kolaborasi K3S dan pengawas sekolah di Kabupaten Banjar dalam meningkatkan mutu pendidikan. Metode studi kasus kualitatif digunakan dengan subjek kepala sekolah, pengawas, dan pemangku kebijakan yang dipilih purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan adanya forum rutin dan supervisi bersama antara K3S dan pengawas untuk membahas masalah sekolah, merancang program, dan mengevaluasi capaian. Kolaborasi ini didukung komunikasi terbuka, visi bersama, dan dukungan Dinas Pendidikan. Namun, keberhasilan masih bergantung pada inisiatif individu. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran dan perbedaan persepsi peran. Untuk mengatasinya, diperlukan peningkatan alokasi dana, penyamaan persepsi melalui pelatihan bersama, serta pemanfaatan teknologi untuk koordinasi. Kolaborasi ini mencerminkan praktik manajemen strategik dan community of practice yang penting dalam pengembangan mutu pendidikan dasar secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rekomendasi kebijakan untuk memperkuat sinergi antar pihak terkait.
Meningkatkan Mutu Lulusan SMK Melalui Sinergi Kurikulum, Kemitraan Industri, Profesionalisme Guru, dan Pendanaan Dwi Septian; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i2.7084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana sinergi antara kurikulum, kemitraan industri, profesionalisme guru, dan pendanaan dapat meningkatkan mutu lulusan di SMKN 1 Buntok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru produktif, siswa kelas XII, alumni, dan mitra industri yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan metode analisis tematik dengan tahapan reduksi, kategorisasi, hingga penarikan tema utama, serta diterapkan triangulasi untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis industri melalui teaching factory telah diterapkan dengan melibatkan lima mitra aktif, kemitraan kerja berjalan aktif untuk praktik kerja lapangan dan penyerapan lulusan, serta pelatihan guru dilakukan secara bertahap dalam bidang digitalisasi dan teaching factory. Namun, tantangan masih ada pada aspek pemerataan pelatihan guru dan keterbatasan alat praktik industri terkini. Pendanaan melalui BOS belum mencukupi kebutuhan pengembangan teknologi pembelajaran, sehingga diperlukan diversifikasi sumber pendanaan dari sektor swasta melalui program CSR. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya perencanaan kolaboratif dan berkelanjutan antara sekolah, industri, dan pemerintah agar strategi peningkatan mutu lulusan dapat terwujud secara optimal dan adaptif terhadap dinamika dunia kerja.
Pengaruh Video Animasi Motion Graphic Terhadap Minat Belajar SKI di MI Hubbul Wathon robiatul Adawiyah; Askhabul Kirom
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i2.7162

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa dalam mata pelajaran SKI di MI Hubbul Wathon Pandaan. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh media video animasi motion graphic terhadap minat belajar siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan analisis regresi linier sederhana. Sampel berjumlah 26 siswa kelas III yang dipilih secara purposive. Instrumen utama berupa angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dilengkapi data observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa media video animasi motion graphic berpengaruh signifikan terhadap minat belajar, dengan nilai R² sebesar 0,389 atau 38,9%, dan signifikansi 0,001 (< 0,05). Koefisien regresi menunjukkan bahwa peningkatan penggunaan media diikuti peningkatan minat belajar. Temuan ini membuktikan bahwa media ini efektif dalam meningkatkan perhatian, ketertarikan, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran SKI.
Program P5RA dalam Meningkatkan Kebinekaan Global dan Kreativitas Siswa Berdasarkan Model CIPP di MTsN 32 Jakarta Salsabila Azahra; Abu Bakar Shiddiq; Chesia Chaerany; Aziza Sulistyawati; Suhardi Suhardi
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i2.7269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil Alamin (P5RA) di MTsN 32 Jakarta dalam menumbuhkan nilai-nilai kebinekaan global dan kreativitas peserta didik. Program ini mengintegrasikan dua dimensi karakter dalam satu proyek tematik untuk membentuk kompetensi holistik siswa sesuai dengan tujuan pendidikan nasional dan keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap empat informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P5RA berjalan efektif, relevan, dan bermakna, dengan temuan bahwa pada aspek context program sesuai dengan visi madrasah dan kebutuhan penguatan karakter, pada aspek input didukung kurikulum tematik, keterlibatan guru, orang tua, serta sumber daya lokal, pada aspek process kegiatan proyek dilaksanakan secara partisipatif melalui seni budaya dan kewirausahaan, sedangkan pada aspek product program berhasil meningkatkan toleransi, kolaborasi, kemandirian, dan kreativitas siswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman dan proyek.
Pembentukan Karakter Santri melalui Pembiasaan Kegiatan Harian di Pondok Pesantren Khairul Hikmah Mariaty Podungge; Kasidi Kasidi; Basri Basri
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i2.7305

Abstract

Pendidikan karakter merupakan upaya untuk membentuk karakter peserta didik khususnya untuk menghadapi tantangan dalam kehidupan mereka di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pembentukan Karakter Santri Melalui Kegiatan Harian di Pondok Pesantren Khairul Hikmah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan kegiatan harian membentuk karakter santri untuk menjadi santri yang memiliki nilai karakter religius,mandiri dan disiplin. Nilai karakter religus tampak pada keaktifan santri pada rutinitas harian khususnya pada pelaksanaan sholat lima waktu , pembacaan al-Qur’an dan pembelajaran ilmu agama Islam dengan jadwal tertentu baik dalam proses belajar di kelas ataupun di luar kelas; Sedangkan nilai karakter mandiri tampak pada kemampuan santri untuk melaksanakan kegiatan secara mandiri tanpa bantuan orang lain dan disiplin tampak pada ketepatan waktu untuk menjalani aktivitas sehari-hari
Peran Guru PAI dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah MTS Al-Qodiri Gumukmas Alfan Rizqi; Nanang Budianto
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i2.7347

Abstract

Krisis moral yang berkembang di kalangan generasi muda menjadi latar belakang penting dalam penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter peserta didik di MTs Al-Qodiri Gumukmas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai pendidik profesional, motivator, suri teladan, dan penghubung antara ajaran agama dengan realitas kehidupan siswa. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pemaparan peran guru PAI secara holistik dalam membentuk karakter melalui integrasi nilai-nilai spiritual dan pendekatan pembelajaran kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya inovasi dalam metode pembelajaran serta penguatan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik.