cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Agrotek Tropika
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23374993     EISSN : 26203138     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is a journal of science in the field of agrotechnology which covers several fields of science such as Agronomy, Horticulture, Soil Science, and Plant Pests and Diseases. Journal of Tropical Agrotek published since 2013 and published three times in one year ie in January, May, and September. Journal of Tropical Agrotek published by Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, University of Lampung in cooperation with Agroteknologi Association of Indonesia (PAGI) Lampung.
Arjuna Subject : -
Articles 811 Documents
PENGARUH APLIKASI ASAM HUMAT TERHADAP NISBAH DISPERSI DAN DAYA MENAHAN AIR TANAH PADA TANAH ULTISOL DI PT. GREAT GIANT PINEAPPLE (GGP) LAMPUNG TENGAH Gama, Dimmas Pranata; Afandi, Afandi; Yusnaini, Sri; Banuwa, Irwan Sukri
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 2 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, MEI 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i2.5876

Abstract

Tanah Ultisol merupakan salah satu jenis tanah yang tersebar luas di Indonesia.  Dengan demikian tanah Ultisol memiliki potensi yang tinggi untuk pengembangan pertanian lahan kering.  Dispersi tanah dapat memberikan pengaruh pada tanah dan tanaman.  Salah satu bahan organik yang dapat digunakan dalam meperbaiki sifat fisika tanah Ultisol adalah asam humat.  Asam humat merupakan senyawa organik yang telah mengalami proses humifikasi dan larut dalam alkali.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian asam humat terhadap nisnah dispersi dan daya menahan air tanah.  Asam humat yang digunakan pada penelitian ini yaitu Actagro Liquid Humus dengan komposisi potassium oksida 4%, dan Asam-asam organic derivate isonardite 22%.  Penelitian dilakukan di perkebunan nanas PT. Great Giant Pineapple (GGP), Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.   Rancangan yang digunakan pada penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 17 perlakuan percobaan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 51 sampel satuan percobaan.  Variabel pengamatan meliputi analisis nisbah dispersi (menggunakan metode Hydrometer), distribusi mikroagregat daya menahan air tanah (menggunakan metode pF), kadar air tanah, dan kekuatan tanah.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian asam humat tidak berpengaruh terhadap nisbah dispersi, distribusi mikroagregat dan daya menahan air tanah.  Namun berpengaruh nyata terhadap kadar air kering udara.
PENGUJIAN EKSTRAK DAUN SIRSAK DAN PENGATUR PERTUMBUHAN SERANGGA (PPS) DIFLUBENZURON TERHADAP Nezara viridula L. Olivia Cindowarni; Rosma Hasibuan; Agus Muhammad Hariri; Purnomo Purnomo
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 3 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, AGUSTUS 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i1.5369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh insektisida botani ekstrak daun sirsak dan insektisida IGR diflubenzuron terhadap mortalitas dan perkembangan kepik hijau (Nezara viridula). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2018 di Laboratorium Hama Tumbuhan dan Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Perlakuan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 5 perlakuan yaitu perlakuan kontrol (P0), ekstrak daun sirsak konsentrasi 4% (P1), ekstrak daun sirsak konsentrasi 8% (P2), ekstrak daun sirsak konsentrasi 12% (P3), dan IGR diflubenzuron konsentrasi 0,1% (P4). Setiap perlakuan diulang tiga kali yang digunakan sebagai kelompok. Setiap satuan percobaan menggunakan 10 ekor nimfa N. viridula instar II. Variabel yang diamati adalah mortalitas nimfa dan perkembangan N. viridula (umur instar, kecacatan nimfa, dan imago terbentuk). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak daun sirsak dan insektisida IGR diflubenzuron berpengaruh nyata terhadap mortalitas dan menghambat perkembangan N. viridula. Insektisida IGR berbahan aktif diflubenzuron lebih cepat menyebabkan kematian (100%) pada 10 HSA dibandingkan ekstrak daun sirsak yang menyebabkan kematian (87,67%) pada 21 HSA. Insektisida IGR diflubenzuron dan ekstrak daun sirsak memiliki pengaruh terhadap perkembangan serangga Nezara viridula yang menyebabkan terjadinya kecacatan pada nimfa dan imago serta menghambat terbentuknya imago. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi masing-masing insektisida efektif terhadap mortalitas dan perkembangan hama N. viridula.
RESPON KOMBINASI ABU SABUT KELAPA DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Dwi Suprapti Sari; Tantri Palupi; Siti Hadijah
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 3 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, AGUSTUS 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i3.5612

Abstract

Budidaya kubis bunga pada tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) dihadapkan pada masalah pH tanah dan unsur hara yang rendah sehingga perlu dilakukan perbaikan dengan pemberian abu sabut kelapa dan pemupukan NPK. Tujuan penelitian untuk mengetahui dosis terbaik dari kombinasi pemberian abu sabut kelapa dan pupuk NPK dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah PMK. Penelitian dilaksanakan di Fakultas Pertanian Untan Pontianak sejak Mei – Agustus 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 9 kombinasi perlakuan, dan diulang 3 kali. Perlakuan yang dimaksud adalah: d1 = abu sabut kelapa 10 g + pupuk NPK 7,5 g, d2 = abu sabut kelapa 10 g + pupuk NPK 11 g, d3 = abu sabut kelapa 10 g + pupuk NPK 15 g, d4 = abu sabut kelapa 13,3 g + pupuk NPK 7,5 g, d5 = abu sabut kelapa 13,3 g + pupuk NPK 11 g, d6 = abu sabut kelapa 13,3 g + pupuk NPK 15 g, d7 = abu sabut kelapa 16,6 g + pupuk NPK 7,5 g, d8 = abu sabut kelapa 16,6 g + pupuk NPK 11 g, dan d9 = abu sabut kelapa 16,6 g + pupuk NPK 15 g. Variabel yang diamati meliputi: jumlah daun, berat kering bagian atas tanaman, volume akar, berat segar bunga, dan diameter bunga. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi dosis abu sabut kelapa 10 g + pupuk NPK 11 g menunjukkan pertumbuhan yang baik, sedangkan abu sabut kelapa 10 g + pupuk NPK 7,5 g merupakan dosis yang efisien dalam menghasilkan kubis bunga.
PENGUJIAN AKURASI GEOMETRI DAN MORFOLOGI BENIH SEMANGKA (Citrullus vulgaris) MENGGUNAKAN CITRA DIGITAL Saputra, Nurdiansyah Hadi; Masnang, Andi; Jannah, Asmanur; Rosyad, Astryani
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 3 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, AGUSTUS 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i3.5843

Abstract

Teknologi identifikasi varietas benih penting untuk menjamin benih yang digunakan petani memiliki mutu yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji akurasi geometri dan morfologi benih semangka (Citrullus vulgaris Schrad) serta menentukan parameter dasar yang tepat dalam identifikasi varietas dengan analisis diskriminan. Penelitian dilaksanakan di Universitas Nusa Bangsa. Penelitian ini menggunakan software Minitab dalam melakukan analisis diskriminan dengan tahapan uji kolerasi, uji multikolinieritas, dan uji diskriminan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat delapan parameter geometri dan morfologi terpilih yang relatif kuat untuk membangun model analisis diskriminan. Analisis tersebut menghasilkan empat parameter terpilih sebagai acuan indentifikasi varietas benih semangka yakni area, feret angle,  aspect ratio (AR) dan round. Sedangkan parameter terbaik yang digunakan untuk melakukan uji akurasi dalam mengidentifikasi varietas benih adalah area dan AR. Uji akurasi tersebut menghasilkan persentase tingkat akurasi tertinggi mencapai 83,33% dan tingkat akurasi terendah yang mencapai 41,67%. Hasil uji akurasi tersebut menjelaskan bahwa tingkat akurasi penggunaan teknologi citra digital dalam mengidentifikasi varietas benih semangka sudah cukup baik.
OPTIMASI VOLUME BUFFER EKSTRAKSI DALAM MENGISOLASI DNA SPESIES MIKORIZA ARBUSKULAR UNTUK IDENTIFIKASI SECARA MOLEKULER Fitri Yelli; Inggar Damayanti; Maria Viva Rini
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 3 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, AGUSTUS 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i3.4955

Abstract

Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman dengan cara membantu penyerapan air dan unsur hara dari dalam tanah. Selain itu, FMA juga berperan dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan patogen. Laboratorium Produksi Tanaman Perkebunan Fakultas Pertanian Universitas Lampung memiliki 35 koleksi isolat mikoriza. Isolat-isolat koleksi tersebut belum teridentifikasi dengan baik sampai ke level spesies. Penelitian ini bertujuan untuk menguji empat volume buffer ekstraksi InstaGeneTM Matrix yang efektif dan ekonomis untuk isolasi DNA FMA yang akan digunakan untuk identifikasi secara molekuler. Isolasi DNA 4 isolat FMA yaitu Glomus sp., Gigaspora sp., Acaulospora sp., dan Entrophospora sp. dilakukan dengan menggunakan buffer ekstraksi Instagene Matrix (BIO-RAD) dengan volume 10, 15, 20, dan 25 μl. Untuk melihat keberhasilan isolasi DNA yang dilakukan yaitu dengan menggunakan DNA tersebut sebagai template atau cetakan dalam proses PCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua volume (10, 15, 20, dan 25 μl) buffer ekstraksi yang diujikan mampu mengekstrak DNA dari ke 4 isolat yang diuji kecuali volume 20 μl pada isolat Gigaspora sp. Oleh karena itu, volume 10 μl buffer ekstraksi sudah dapat digunakan dan lebih efisien untuk mengekstrak DNA dari spora FMA.
KAJIAN KESESUAIAN LARVA HERMETIA ILLUCENS (DIPTERA: STRATIOMYIDAE) PADA PERBANYAKAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN STEINERNEMA SPP. SECARA IN VIVO Muhlison, Wildan; Purnomo, Hari; Saputra, Tri Wahyu
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 4 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, NOVEMBER 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i4.5849

Abstract

Entomopathogenic nematodes (EPN) are parasites that are effective in controlling plant pests that can be propagated in vivo. In vivo propagation requires a host because EPN is an obligate parasite, one of which is the larvae of Hermetia illucens (Diptera: Stratiomyidae). These larvae are easy to obtain, easy to cultivate, easy to use, have a short life cycle, and have a high nutritional content. This study aimed to examine the suitability of H. illucens larvae in the entomopathogenic nematode Steinernema spp. in vivo propagation. This research was conducted by examining the mortality rate and infection rate of EPN in H. illucens larvae with variations in wounds, concentrations of infective nematodes, and larval size. The test results were compared with the larvae of T. molitor which are commonly used as hosts. The results of the mortality rate study showed that injured H. illucens larvae were more susceptible to the entomopathogenic nematode Steinernema spp.. There was a significant difference in mortality rates between uninjured and injured although there was no difference in results due to variations in EPN concentrations. The infection rate test showed a significant difference in wound variation and larval size of H. illucens although the results were not good enough when compared to the level of infection of T. molitor larvae. Keywords:  Hermetia illucens, Tenebrio molitor, Steinernema spp., Entomopathogenic nematodes, In vivo
KERAGAMAN, HERITABILITAS, KORELASI, DAN ANALISIS LINTAS KARAKTER DAUN DAN BUAH PADA CABAI MERAH KERITING (Capsicum Annuum L.) GENERASI M5 Nyimas Sa'diyah; Agi Pramudya; Rugayah Rugayah; Agus Karyanto; Sri Ramadiana; Muhammad Elfajri Ramadhan
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 3 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, AGUSTUS 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i3.6234

Abstract

Hasil produksi cabai di Indonesia dapat ditingkatkan dengan penerapan program pemuliaan tanaman. Beberapa parameter genetik meliputi keragaman, heritabilitas, korelasi, dan analisis lintas diperlukan agar seleksi dapat menjadi lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  (1) keragaman karakter daun dan buah pada cabai merah keriting generasi M5. (2) heritabilitas karakter daun dan buah pada cabai merah keriting generasi M5. (3) korelasi antara karakter daun dan buah dengan produksi cabai merah keriting generasi M5. (4) pengaruh langsung dan tidak langsung karakter daun dan buah terhadap hasil cabai merah keriting generasi M5. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2020 sampai dengan Juni 2021 di Laboratorium Lapang Terpadu, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Seluruh karakter daun dan buah memiliki keragaman genotipe yang sempit dengan keragaman fenotipe yang luas, (2) Heritabilitas yang sedang terdapat pada karakter panjang stomata generatif, bobot buah sampel, panjang buah, jumlah biji sampel dan bobot buah total, sedangkan karakter kehijauan daun vegetatif, kerapatan stomata vegetatif, panjang stomata vegetatif, kehijauan daun generatif, kerapatan stomata generatif, dan diameter buah menunjukkan heritabilitas yang rendah, (3) Korelasi positif sangat nyata terdapat pada karakter bobot buah sampel dengan panjang buah sampel. Panjang buah sampel dengan jumlah biji sampel, bobot buah sampel dengan jumlah biji sampel, bobot buah sampel dengan bobot buah total, panjang buah dengan jumlah biji sampel, panjang buah dengan bobot buah total, jumlah biji sampel dengan bobot buah total, dan kerapatan stomata vegetatif dengan kehijauan daun generatif (4)  Terdapat nilai korelasi dan pengaruh langsung yang sama-sama positif antara karakter kerapatan stomata vegetatif, panjang stomata generatif, bobot buah sampel, panjang buah sampel, diameter buah sampel, dan jumlah biji sampel terhadap bobot total buah.
PERANAN SUHU DAN KELEMBABAN SELAMA PENYIMPANAN BENIH KEDELAI TERHADAP DAYA KECAMBAH DAN INFEKSI PATOGEN TULAR BENIH Evan Purnama Ramdan; Putri Irene Kanny; Edi Minaji Pribadi; Budiman Budiman
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 3 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, AGUSTUS 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i3.5136

Abstract

Kerusakan benih selama penyimpanan dapat disebabkan oleh infeksi patogen tular benih. Akibatnya dapat terjadi penurunan daya kecambah maupun kematian bibit. Suhu dan kelembaban merupakan salah satu faktor penyebab kemunduran fisiologi benih selama penyimpanan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh suhu dan kelembaban selama penyimpanan terhadap daya kecambah dan cendawan patogen yang berasosiasi dengan benih kedelai. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Ranncangan Acak Lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan, yaitu suhu dan kelembaban ruang (kontrol), suhu rendah, dan kelembaban rendah. Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali.  Benih kedelai disiapkan dengan membungkus 10 butir benih dengan kain kasa sejumlah perlakuan dan ulangan. Benih yang telah dibungkus kasa kemudian disimpan pada suhu dan kelembaban ruang, pada suhu dingin 4oC di refrigerator dan kelembaban rendah (30%) pada desikator yang ditambah silica gel. Setelah 3 minggu penyimpanan, benih kedelai ditumbuhkan dengan metode blotter test. Pada 7 hari setelah tanam, benih yang berkecambah dihitung daya kecambah dan daya infeksi cendawan patogen. Data yang diperoleh kemudian dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Tukey sebagai pada taraf5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suhu dan kelembaban dapat menjaga mutu benih dengan daya kecambah 96.67-100%. Perlakuan suhu dingin dan kelembaban rendah juga dapat menghindarkan benih kedelai dari infeksi Cladosporium sp. dan Rhizopus sp.
TANGGAP TANAMAN INDUK LADA (Piper nigrum L.) TERHADAP APLIKASI KOMPOSISI DAN FREKUENSI PENYEMPROTAN PUPUK DAUN Yan Sukmawan; Dewi Riniarti; Dedi Supriyatdi; Wahyuni Lestari
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 4 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, NOVEMBER 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i4.5861

Abstract

Pepper (Piper nigrum L.) is one of the estate crops with high economic value and a foreign exchange earner for Indonesia, but its productivity is still low. For this reason, nutrient management is essential to increase the productivity of pepper parent plants. This study aimed to obtain the best composition of foliar fertilizer for pepper parent plant growth, obtain the best spraying frequency of foliar fertilizer for pepper parent plant growth, and obtain the best combination of composition and spraying frequency of foliar fertilizer for pepper parent plant growth. The study was conducted from November 2020 to April 2021 using a Randomized Block Design (RBD) with a factorial pattern of 4 × 2. The first factor was the composition of foliar fertilizers with four levels of treatment, namely control (D0), NPK foliar fertilizers 11:8:6 (D1), NPK foliar fertilizer 20:15:15 (D2), and NPK foliar fertilizer 32:10:10 (D3). The second factor is spraying frequency of foliar fertilizer with two levels of treatment, namely every two weeks (F1) and every four weeks (F2). Each treatment was repeated three times and each experimental unit consisted of two parent plants. Observational data was analyze using analysis of variance and continued with the honestly significant difference test (HSD) at the 5% level. The results showed that the composition of NPK foliar fertilizer 20:15:15 with the spraying frequency every two weeks gave a significant effect but did not give the best effect. Significant interactions were shown in the observation variables of number of leaf, number of internode, leaf greenness index, leaf area number three, and leaf dry weight number three.
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR NIRA AREN [Arenga pinnata (WURMB) MERR] TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN CENGKEH (Syzygium aromaticum. L) Lukman Lukman
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 3 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, AGUSTUS 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i3.5868

Abstract

Salah satu dari bentuk pupuk organik cair adalah POC Nira Aren [Arenga pinnata (WURMB) MERR]. Hasil analisis Laboratorium POC Nira Aren mengandung Unsur Hara N, P, K dan C-Organik serta Indol Asetil Acid (IAA) dan Giberelin (GA3). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk organik cair nira aren terhadap pertumbuhan bibit tanaman cengkeh. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktor tunggal terdiri atas 6 ulangan dan 6 perlakuan yaitu 0 = Kontrol tanpa POC, POC Nira aren 20 ml.L-1 air, POC Nira aren 30 ml.L-1 air, POC Nira aren 40 ml.L-1 air, POC Nira aren 50 ml.L-1 air dan POC Nira aren 60 ml.L-1 air. Masingmasing perlakuan diulang sebanyak 6 kali. Hasil percobaan terbaik terhadap tinggi tanaman umur 42 HST pada pemberian POC dosis 45 ml.L-1 air, dengan tinggi 10,73 cm. Jumlah daun terbanyak pada umur 56 HST perlakun 50 ml.L-1 air dengan jumlah 7,17 helai, Diameter batang pada umur 42 HST pada perlakuan 50 ml.L-1, selanjutnya panjang akar tanaman mencapai 16,83 cm pada perlakuan 50 ml.L-1 air. Kebaruan dari penelitian ini adalah POC nira aren yang digunakan sebagai pupuk, dapat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bibit tanaman cengkeh.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, NOVEMBER 2025 (ON PROGRESS) Vol. 13 No. 3 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, AGUSTUS 2025 Vol. 13 No. 1 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, FEBRUARI 2025 Vol 13, No 1 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, FEBRUARI 2025 (ON PROGRESS) Vol 12, No 4 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, NOVEMBER 2024 Vol 12, No 3 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, AGUSTUS 2024 Vol 12, No 2 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, Mei 2024 Vol 12, No 1 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, Februari 2024 Vol 11, No 4 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, November 2023 Vol 11, No 3 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Agustus 2023 Vol 11, No 2 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Mei 2023 Vol 11, No 1 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, FEBRUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, NOVEMBER 2022 (ON PROGRESS) Vol 10, No 4 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, NOVEMBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, AGUSTUS 2022 Vol 10, No 2 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, MEI 2022 Vol 10, No 1 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, JANUARI 2022 Vol 9, No 3 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, SEPTEMBER 2021 Vol 9, No 2 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, MEI 2021 Vol 9, No 1 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, JANUARI 2021 Vol 8, No 3 (2020): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 8, SEPTEMBER 2020 Vol 8, No 2 (2020): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 8, MEI 2020 Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Agrotek Tropika Vol 8, Januari 2020 Vol 7, No 3 (2019): JAT September 2019 Vol 7, No 2 (2019): JAT Mei 2019 Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 2 (2018): JAT Vol.6 (2) 2018 Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue