cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
ISSN : 19074174     EISSN : 26210681     DOI : -
Core Subject : Social,
ALQALAM : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan (P-ISSN: 1907-4174 ; E-ISSN: 2621-0681) merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan yang memuat tulisan dari dosen, tenaga kependidikan, pemerhati pendidikan dan lain sebagainya. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang terkait dengan isu ke-Islaman yang berhadapan dengan isu sosial seperti pendidikan, sejarah, komunikasi, sosial politik, hukum, ekonomi, dan lainnya. Scope ini dijabar dalam fokus isu per edisi yang membahas isu sosial kontemporer seperti, kearifan lokal, urban dan multikultural.
Arjuna Subject : -
Articles 1,218 Documents
Increasing Learning Achievement in Islamic Religious Education Through a Contextual Learning Approach of Students Daabi, Muhammad Kholif Ikhda; Inayati, Nurul Latifatul
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 6 : Al Qalam (November 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i6.2829

Abstract

The background in this study is the low achievement of learning Islamic religious education. This research is intended to improve the learning achievement of Islamic religious education through a contextual learning approach. This exploration uses classroom action research (PTK) which consists of two cycles with four stages, namely, planning, action, observation, and reflection. The subjects of this study were grade XI students of SMA 5 Surakarta consisting of 11 boys and 19 girls. The conclusion of this study is that there is an increase in each cycle. In the first cycle, the average score of the test was 65.17 out of 30 students who took the test, with 37% (11 students) in the complete category and 63% (19 students) in the incomplete category. Furthermore, in cycle II there was an increase in tests with an average of 77.47 out of 30 students who took the test. With many 87% (26 students) completed and 13% (4 students) incomplete. The increase in Islamic Religious Education learning achievement from cycle I to cycle II by 50%. With the contextual learning approach, it can improve the learning achievement of Islamic Religious Education in students.
Tantangan Implementasi Pendekatan Multi, Inter, dan Transdisiplin Assya'bani, Ridhatullah; Sabda, Syaifuddin
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i4.3271

Abstract

Tantangan pembangunan berkelanjutan kontemporer sangat kompleks, dan penanganannya menuntut kerja sama antara spesialis dengan beragam latar belakang baik dalam ilmu alam maupun sosial. Ada pengakuan yang berkembang bahwa pendekatan baru dan berbagai jenis keahlian diperlukan untuk memperbarui ilmu pengetahuan, dan di antara yang paling banyak dikutip adalah konsep pendekatan multi, inter, dan transdisiplin. Pendekatan ini telah menjadi fokus utama dalam upaya memahami dan menyelesaikan masalah kompleks yang dihadapi dunia saat ini. Artikel ini menyajikan sebuah pembahasan konsep-konsep utama dan tantangan yang muncul dalam penerapan pendekatan ini. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui kajian kepustakaan, terdapat beberapa tantangan dan problem yang dihadapi, diantaranya Kompleksitas Kolaborasi, Kurangnya Dukungan Institusional, Ketidaksetaraan dalam Peran dan Kontribusi, Tantangan Manajemen Tim, Pembiayaan yang Sulit Diperoleh, Ketidakpastian Hasil, Kesulitan dalam Evaluasi Kinerja, Ketidaksetaraan Sumber Daya, Resistensi terhadap Perubahan
Pengaruh Pelatihan Kerja, Tingkat Pendidikan, dan Pengalaman Kerja terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z di Selat Panjang Suciati, Tri Aprilia; Deswarta, Deswarta
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 1 : Al Qalam (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i1.3008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu pengaruh pelatihan kerja, tingkat pendidikan dan pengalaman kerja terhadap kinerja gen Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode nonprobabilitas menggunakan teknik purposive sampling dimana pengambilan sampelnya didasari pada kriteria yang ditentukan oleh peneliti dari hasil pengisian kuesioner. Dengan total 100 responden yang telah memenuhi kriteria sehingga dari data yang sudah diolah maka dapat dihasilkan satu demografi response spesifikasi yaitu sebagian laki-laki (55%) dan perempuan (45%) dengan usia terbanyak 21-24th (56%). Dalam penelitian ini menggunakan analisis data pendekatan Partial Least Square (PLS), dengan model SEM (Structural Equation Modeling. Nilai R-Square dari penelitian ini sebesar 0.828% atau 82.8%. berarti variabel kinerja dapat dipengaruhi oleh pelatihan kerja, tingkat pendidikan dan pengalaman kerja. Hasilnya menunjukkan bahwa pelatihan, tingkat pendidikan, dan pengalaman kerja memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan Generasi Z. Tingkat pendidikan memberikan pengetahuan dasar dan keterampilan yang penting, sementara pengalaman kerja membantu mengasah kemampuan tersebut dalam konteks dunia nyata. Kombinasi kedua faktor ini tidak hanya meningkatkan kompetensi karyawan, tetapi juga memengaruhi produktivitas, kemampuan beradaptasi, dan kontribusi positif mereka terhadap kesuksesan perusahaan secara keseluruhan. Oleh karena itu, perusahaan dan individu perlu memperhatikan pentingnya pendidikan dan pengalaman dalam memaksimalkan kinerja di lingkungan kerja yang kompetitif.
Implementasi Watson Assistant dalam Chatbot Web Budaya dan Peradaban di Tanah Papua Sihite, Rina Wati Nurlia Br; Suhendra, Christian Dwi; Marini, Lion Ferdinand
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 3 : Al Qalam (Mei 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i3.3485

Abstract

Budaya merupakan sebuah fenomena global yang memiliki karakteristik unik, mencerminkan persamaan kodrat manusia dari berbagai suku, bangsa dan ras. Peradaban adalah suatu rangkaian sifat yang dibangun berdasarkan pengetahuan, wawasan kebangsaan dan nilai suatu budaya. Hubungan manusia dengan peradaban sangat erat karena saling bergantung untuk membentuk suatu kehidupan yang hakikat. Namun pada saat ini sebagian besar pengenalan terhadap kebudayaan masih dilakukan dengan metode konvensional seperti pada buku pelajaran, seminar, pertunjukan, dan pameran. Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas kegiatan pengenalan belum mencapai tingkat yang optimal. Penelitian ini akan memanfaatkan teknologi untuk memberikan layanan otomatis dalam menjawab pertanyaan umum seputar kebudayaan dan peradaban di Tanah Papua dengan memanfaatkan data yang telah dikumpulkan. Teknologi ini dikenal dengan chatbot yang menggunakan platform IBM Watson Assistant dengan model Natural Language Processing (NLP). Chatbot yang dibuat akan diimplementasikan pada sebuah situs web yang dapat diakses oleh seluruh pengguna tanpa batasan tempat dan waktu. Hasil yang diperoleh dari chatbot dengan menggunakan model NLP dapat memberikan respon yang valid terhadap 100 pertanyaan yang dimasukkan. Setelah dilakukan proses reformulasi pertanyaan, chatbot mampu memberikan jawaban sesuai dengan yang diharapkan dengan tingkat akurasi 100%.
Analisis Makna Wail pada Q.S. Al-Ma’un (Study Tafsir Ma’a ̅ni ̇ Qur’an dan Tafsir Sya’ra ̅wi ̅) Turohmah, Atia; Isnaeni, Ahmad; Alghifari, Abuzar
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 5 : Al Qalam (September 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i5.3918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna wail yang terdapat pada al-Qur'an surat al-Ma’un. Makna wail biasanya dikaitkan dengan perbuatan yang negatif, tetapi pada aur’an surat al-ma’un inidikaitkan dengan perbuatan yang positif tetapi termasuk dalam kategori perbuatan yang celaka. Untuk mengetahui aspek linguistik pada lafadz wail penulis menggunakan tafsir “Ma’ani Qur’an karya al-Farra”. Lalu untuk melihat konteks sosial pada masyarakat di era klasik hingga dapat diterapkan di era kontemporer penulis menggunakan kitab tafsir asy-Sya’rawi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi pustaka dengan sifat jenis penelitian kualitatif yang berfokus pada analisis deskriptif teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna wail disini yaitu kecelakaan bagi orang yang sholat, bentuk sholat seperti apa yang terancam oleh kecaman Allah swt? Menurut surat tersebut, mereka adalah individu-individu ceroboh yang melakukan sesuatu ketika dilihat orang lain dan menghalangi mereka melakukan aktivitas yang baik. Penafsiran al-Farra’ berfokus pada aspek bahasa dan tafsir klasik sementara asy-Sya'rawi berfokus pada aspek sosial dan  kemasyarakatan.
Pantang Larang Tidur Setelah Asar (Kajian Living Hadis Tradisi Masyarakat Desa Rongdurin Tanah Merah Bangkalan) Shobri, Alwi; Kholilurrahman, As’ad; Akbar, Riko; Hasbulloh, Moh.; Pratama, Ferdy; Maisyaroh, Siti; Chovifah, Anisatul
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 2 : Al Qalam (Maret 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i2.3382

Abstract

Islam dan tradisi di Indonesia adalah dua aspek yang tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakatnya. Salah satu contoh dari keterkaitan ini adalah pola akulturasi antara Islam dan budaya Jawa. Budaya Jawa memiliki tradisi yang kaya yang menjadi ekspresi sehari-hari masyarakat. Contohnya adalah tradisi lisan yang berbicara tentang larangan tidur setelah Asar, yang telah menjadi bagian dari kehidupan di desa Rongdurin. Kepercayaan masyarakat desa Rongdurin terhadap larangan tidur setelah Asar dianggap sebagai sesuatu yang memiliki makna dan konsekuensi mendalam. Waktu Asar dianggap sebagai momen yang sakral dan religius, dengan dampak-dampak buruk yang mungkin terjadi jika larangan tersebut dilanggar. Sehingga dalam konteks ini, muncul ungkapan lokal; “Jhubek jek tedungan marennah Asar ekaberis ghileh.” Oleh karena itu, diangkatnya penelitian ini karena didorong oleh dua faktor utama. Pertama, tujuannya adalah untuk menyelidiki eksistensi hadis Nabi yang melarang tidur setelah Ashar. Kedua, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi tradisi pantangan tidur setelah Ashar dengan aspek medis. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan model kualitatif, menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Proses analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif induktif untuk menggambarkan nilai-nilai, informasi dan bentuk yang berkaitan dengan permasalahan tradisi pantangan tidur setelah Asar di desa Rongdurin. Hasil dari penelitian ini mencakup tiga aspek utama. Pertama, peneliti melacak sejarah munculnya tradisi lisan mengenai larangan tidur setelah Asar di desa Rongdurin. Kedua, peneliti mengukur stereotip masyarakat desa Rongdurin terhadap tradisi lisan ini dalam konteks praktikal. Ketiga, penelitian ini mengidentifikasi relevansi antara tradisi praksis yang ada di desa Rongdurin melalui perspektif hadis dan pengetahuan medis.
Tindak Tutur Dialog Politik dalam Video Podcast Haris Azhar dan Fatia Maulidyanti pada Media Sosial YouTube Kholifah, Dinda; Mardiah, Zaqiatul
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 5 : Al Qalam (September 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i5.3920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dua bentuk tindak tutur yakni tindak tutur ilokusi dan perlokusi dari tuturan Haris Azhar, Fatia Maulidyanti, dan Kowi pada dialog politik dalam akun Youtube channel Haris Azhar Official berjudul “Ada Lord luhut di balik Relasi Ekonomi – OPS Militer Intan Jaya!!!”. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yakni teknik dokumentasi, teknik simak-catat, teknik identifikasi data, serta penyajian dan kesimpulan. Hasil yang didapatkan dari penilitian ini terdapat sembilan belas data dari sudut pandang tindak tutur dengan rincian: Tokoh Haris Azhar menggunakan tiga jenis tindak tutur ilokusi berupa enam tindak tutur ekspresif, lima tindak tutur direktif, dan satu tindak tutur komisif. Sementara tokoh Fathia Maulidyanti menggunakan dua bentuk tindak tutur dengan rincian tiga tindak tutur ekspresif, dan satu tindak tutur direktif. Adapun tokoh Kowi menggunakan dua jenis tindak tutur berupa  satu  tindak tutur direktif dan dua tindak tutur asertif. Serta terdapat dua ujaran yang mengandung tindak tutur perlokusi. Haris Azhar dominan menggunakan tindak tutur ilokusi ekspresif seperti halnya Fatia Maulidyanti. Sementara Kowi lebih sering menggunakan tindak tutur asertif. Jenis tindak tutur yang dominan diucapkan oleh masing-masing pembicara dalam dialog ini sesuai dengan latar belakang dan pengetahuan mereka atas riset yang dilakukan di Papua.
Argument Patterns in Indonesian and Korean EFL Learners’ Argumentative Essay: Comparative Essay Using Toulmin Model Amaliah, Amaliah
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 2 : Al Qalam (Maret 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i2.3400

Abstract

-
Kehidupan Pluralisme Sosial Agama Masyarakat Transmigrasi Sebamban Kebupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan: Perspektif Pendidikan Humanisme Riady, Fahmi; Nida, Najminnur Hasanatun
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i4.3649

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan kehidupan pluralisme masyarakat transmigrasi Sebamban perspektif pendidikan humanisme. Fokus penelitian adalah penggambaran pluralisme sosial agama masyarakat transmigrasi Sebamban dan bagaimana pendidikan humanisme memotret kehidupan sosial agama masyarakat transmigrasi Sebamban yang plural. Penelitian ini berjenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menjadikan masyarakat transmigrasi Sebamban sebagai subjek penelitian. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat transmigrasi Sebamban Tanah Bumbu, khususnya mereka yang tinggal di desa Sari  Utama  blok B1 dan blok G dan desa Dwi Marga Utama blok B, berasal dari daerah yang berbeda-beda (Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI, Lombok, dan Bali). Mereka memiliki keragaman suku, budaya, dan agama yang cukup tinggi. Dalam kehidupan plural semacam ini mereka mengembangkan kemampuan alami manusia untuk hidup bersama. Di mana dari sudut pandang pendidikan humanisme mereka adalah orang-orang yang memiliki kedaulatan dan bertanggung jawab; dapat menemukan identitas diri, mengembangkan sistem nilai, dan mampu beraktualisasi dengan aktif berpartisipasi.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Geografi: Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Microlearning di MAN 1 Malang Adilah, Gina Putri; Rosyida, Fatiya
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 1 : Al Qalam (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i1.2759

Abstract

Model pembelajaran berbasis masalah mempunyai banyak kelabihan ialah dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa seperti memecahkan masalah, mengungkapkan pendapat, mendeteksi masalah berdasarkan sudut pandang dan sebagainya. Kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan untuk siswa agar kedepannya bisa menyelesaikan masalah yang ada di kehidupan sekitarnya. Implementasi model pembelajaran berbasis masalah berbantuan microlearning diperlukan karena dapat mempermudah guru dan siswa dalam mengkomunikasikan pelaksanaan proyek dan juga merangsang kemampuan berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini yakni dapat memahami dampak dari penggunaan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan microlearning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran geografi. Subjek penelitian menggunakan siswa XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data melakukan pretest - posttest control group design. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t - test. Hasil pengujian uji normalitas dan uji homogenitas yakni normal dan homogen. Sedangkan hasil pengujian, independent sample t - test sebesar 0,038 artinya kurang dari 0,05 maka h0 ditolak dan h1 diterima. Hasil analisis dapat dikatakan penggunaan model pembelajaran berbasis masalah yang dibantu microlearning berpengaruh pada kemampuan berpikir kritis siswa. Model pembelajaran berbasis masalah berbantuan microlearning efektif digunakan karena pada pembelajaran siswa dibimbing dalam memenuhi kebutuhan belajarnya.

Page 67 of 122 | Total Record : 1218


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 20, No. 2 : Al Qalam (In Progress March 2026) Vol. 20, No. 1 : Al Qalam (January 2026 - Special Edition: Islamic Studies) Vol. 19, No. 6 : Al Qalam (November 2025) Vol. 19, No. 5 : Al Qalam (September 2025) Vol. 19, No. 4 : Al Qalam (Juli 2025) Vol. 19, No. 3 : Al Qalam (Mei 2025) Vol. 19, No. 2 : Al Qalam (Maret 2025) Vol. 19, No. 1 : Al Qalam (Januari 2025) Vol. 18, No. 6 : Al Qalam (November 2024) Vol. 18, No. 5 : Al Qalam (September 2024) Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024) Vol. 18, No. 3 : Al Qalam (Mei 2024) Vol. 18, No. 2 : Al Qalam (Maret 2024) Vol. 18, No. 1 : Al Qalam (Januari 2024) Vol. 17, No 6 : Al Qalam (November 2023) Vol. 17, No 5 : Al Qalam (September 2023) Vol. 17, No 4 : Al Qalam (Juli 2023) Vol. 17, No 3 : Al Qalam (Mei 2023) Vol. 17, No 2 : Al Qalam (Maret 2023) Vol. 17, No 1 : Al Qalam (Januari 2023) Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022) Vol 16, No 5: Al Qalam (September 2022) Vol 16, No 4: Al Qalam (Juli 2022) Vol 16, No 3: Al Qalam (Mei 2022) Vol 16, No 2: Al Qalam (Maret 2022) Vol 16, No 1: Al Qalam (Januari 2022) Al Qalam Vol. 15, No. 2, Juli-Desember 2021 Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021 Al Qalam Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2020 Al Qalam Vol. 14, No. 1, Januari-Juni 2020 Al Qalam Vol. 13, No. 2, Juli-Desember 2019 Al Qalam Vol. 13, No. 1, Januari-Juni 2019 Al Qalam Vol. 12, No. 2, Juli-Desember 2018 Al Qalam Vol. 12, No. 1, Januari-Juni 2018 Al Qalam Vol. 12, No. 1, Januari-Juni 2018 Al Qalam Vol. 11, No. 24, Juli-Desember 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 24, Juli-Desember 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 23, Januari-Juni 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 23, Januari-Juni 2017 Al Qalam Vol. 9, No. 17, Januari-Juni 2016 Al Qalam Vol. 9, No. 17, Januari-Juni 2016 More Issue