cover
Contact Name
Ratna Puji Priyanti
Contact Email
jikep.stikespemkab@gmail.com
Phone
+6281232900100
Journal Mail Official
jikep.stikespemkab@gmail.com
Editorial Address
LPPM - STIKES Pemkab Jombang Jl. Dr. Soetomo No. 75-77 Jombang Jawa Timur, Indonesia 61418 Telp./Fax. 0321-870214
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 24774391     EISSN : 25283022     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientifics Journal of Nursing) is a place of publication for researchers in the field of nursing and health care. Jurnal Ilmiah Keperwatan are peer-reviewer journals published semi-annually twice in a year. Jurnal Ilmiah Keperawatan published by STIKES Pemkab Jombang. The Journal particullary for studies that aims to understanding and evaluating the nursing care and implication on its practice, in which consist of rigourus design and methods that answer the research questions. Jurnal Ilmiah Keperawatan offer benefits for the author : Highly recomended peer-review journal in nursing field Offer the plagiarsm check include in all in publications fee Good quality journal with low pubication fee Indexed in all major database
Articles 573 Documents
PENGARUH PEMBERIAN KIE TERHADAP CAPAIAN IMUNISASI LANJUTAN PADA BALITA USIA 18-36 BULAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI DESA TUKUM KECAMATAN TEKUNG KABUPATEN LUMAJANG: The Effect of Communication, Information, and Education (IEC) For Additional Immunization Advanced In Toddlers (18-36 Months Old) During COVID-19 Pandemic In Tukum Village, Tekung Lumajang Indonesia Achmad Kusyairi; Zainal Abidin; Fahruddin Kurdi; Indah Ratnawati
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.269 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1133

Abstract

Pendahuluan : Imunisasi merupakan program prioritas, capaian imunisasi tinggi dan merata bertujuan melindungi anak dari PD3I. Pentingnya melengkapi imunisasi lanjutan untuk mempertahankan tingkat kekebalan tubuh dan memperpanjang masa perlindungan. Tujuan: mengetahui pengaruh pemberian KIE terhadap capaian imunisasi lanjutan selama pandemi COVID-19. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experimental), data diambil dari KMS dan buku KIA yang dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2021 dengan populasi 58 ibu yang memiliki balita usia 18-36 bulan yang belum lengkap mendapatkan imunisasi lanjutan dengan tehnik sampling total sampling. Desain penelitian Pre-Post design dan analisa data menggunakan Uji Mc Nemar. Hasil: Hasil penelitian didapatkan pengaruh yang signifikan dimana sebelum pemberian KIE 58 balita (100%) belum lengkap dan sesudah pemberian KIE 57 balita (98,3%) capaian imunisasi lanjutan lengkap dengan nilai p-value =0,000 < ? = 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh pemberian KIE terhadap capaian imunisasi lanjutan pada balita usia 18-36 bulan selama pandemi COVID-19 di Desa Tukum Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang. Kesimpulan: Diharapkan instansi terkait secara berkesinambungan melakukan KIE secara berkelompok tanpa melupakan KIE secara Individu dengan menggunakan media yang lebih menarik dan informatif agar imunisasi tetap lengkap saat pandemi COVID-19.  
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA ANAK PRA SEKOLAH DI TK AL HIDAYAH BAKUNG UDANAWU KABUPATEN BLITAR TAHUN 2022: The Relationship between Parental Parenting and Aggressive Behavior in Pre-School Children in Al Hidayah Bakung Udanawu Kindergarten, Blitar Regency in 2022 Putri Wahyu Wigati; Sutrisni; Akhmad; Rudi Tri Prasetyo
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.47 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1146

Abstract

Pendahuluan : Pola asuh yang kurang tepat yang diterapkan oleh orang tua akan menciptakan situasi yang tidak menyenangkan bagi anak dan ini memicu distorsi anak reaksi atau perilaku terhadap lingkungannya. Jika suasana keluarga yang asing  berlanjut, maka setiap perilaku anak akan terjebak dalam penyerapan nilai-nilai yang menyimpang dan perbuatan seperti perilaku agresif. Berdasarkan hasil survey awal didapatkan hasil 5 (50%) siswa yang mengalami perilaku agresif. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku agresif pada anak prasekolah di TK Al Hidayah Bakung Udanawu Kabupaten Blitar Tahun 2022. Metode: penelitian Infersial kuantitatif. Populasinya adalah semua orang tua (ibu) yang memiliki anak usia prasekolah yang berjumlah 124 orang dengan tekhnik Simple Random Sampling diperoleh sampel 94 responden. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan orang tua hamper setengahnya pola asuh demokratis 33 (35,1%), perilaku agresif pada anak prasekolah hamper setengahnya perilaku agresif  tinggi 42 (44,6%). Berdasarkan hasil uji koefisien kontingengsi bahwa nilai p = 0,003 dengan ? = 0,05.sehingga p value < ?, maka ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan Perilaku agresif pada anak prasekolah. Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini diharapkan responden dapat memahami tentang pentingnya pola asuh orang tua sehingga dapat mencegah perilaku agresif pada anak prasekolah
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA MAHASISWI TINGKAT 1 SARJANA KEPERAWATAN STIKES PEMKAB JOMBANG : The Correlation of Body Mass Index with Anemia to the 1st Grade Nursing Bachelor Department of STIKES Pemkab Jombang Rodiyah Rodiyah
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.896 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1147

Abstract

Pendahuluan :.Remaja putri rentan menderita anemia karena banyak kehilangan darah pada saat menstruasi sehingga berisiko mengalami anemia pada saat hamil. Hal ini akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan serta berpotensi menimbulkan komplikasi kehamilan dan persalinan, bahkan menyebabkan kematian ibu dan anak. Tujuan: untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Indeks massa tubuh dengan kejadian anemia. Metode: Desain penelitian menggunakan analitik korelasional. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswi sarjana keperawatan tingkat 1 Stikes Pemkab Jombang. Pengumpulan data meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan, pengukuran kadar Hb menggunakan Hb meter merek easy touch. Sampel yang digunakan sejumlah 47 sampel dengan menggunakan tehnik total sampling. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (51,1%) mempunyai IMT normal sejumlah 24 responden, hampir seluruhnya (76,6%) tidak anemia sejumlah 36 responden. Hasil uji statistic dengan  Spearman Rank didapatkan  PValue = 0,389 > ? = 0,05 artinya  tidak  ada hubungan antara  Indeks massa tubuh dangan kejadian anemia. Kesimpulan: Diperlukan upaya promotif dan preventif  untuk menanggulangi masalah anemia pada remaja seperti peningkatan konsumsi makanan kaya zat besi, suplementasi tablet tambah darah
HUBUNGAN DIMENSI GAYA HIDUP DAN STRES PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2: The Relationship between Lifestyle Dimensions and Stress among Patients with Type 2 Diabetes Mellitus Ferdy Lainsamputty; Nancy Sampouw; Dwi Debi Tampa’i; Moh. Fahrul
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.942 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1148

Abstract

Pendahuluan : Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit gangguan metabolik kronis yang meningkat drastis dari tahun ke tahun. Gaya hidup yang buruk tidak hanya menjadi pemicu terjadi penyakit ini, tetapi juga memperparah keadaan pasien yang berpotensi menimbulkan masalah psikologis termasuk stres. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara gaya hidup dan stres pada pasien DM tipe 2. Metode: Desain deskriptif, korelasi, dan potong lintang digunakan dalam penelitian ini di salah satu rumah sakit umum di Sulawesi Tengah, Indonesia. Kuesioner yang digunakan yaitu yaitu Health Promoting Lifestyle (HPLP-II) dan Depression Anxiety Stres Scale-42 (DASS-42). Statistik deskriptif dan korelasi Spearman digunakan untuk mendeskripsikan dan menguji hubungan variabel-variabel major. Hasil: Dimensi aktivitas fisik, nutrisi, pertumbuhan spiritual, hubungan interpersonal dan gaya hidup keseluruhan berkorelasi siginifikan dengan dan stres (r = -0,18 hingga -0,26; p < 0,05). Kesimpulan: Pasien DM tipe 2 yang menerapkan gaya hidup lebih baik, mengalami stres yang lebih renda
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GANGGUAN KESEHATAN MENTAL MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19: Analysis of Factors Affecting Mental Health Disorders of Nursing Students in Online Learning During the Covid-19 Pandemic Nur Melizza; Muhammad Tarieq Fatachul Aziz; Yoyok Bekti Prasetyo; Muhammad Ari Arfianto; Zahid Fikri; Muhammad Dodik Prastiyo
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.473 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1149

Abstract

Pendahuluan : Dampak pandemi Covid-19 mempengaruhi interaksi sosial di kalangan mahasiswa dan kesejahteraan psikologisnya. Community of Inquiry (COI) telah mengidentifikasi tiga elemen berbeda yang penting dalam menunjang terlaksananya kelas online untuk pembelajaran yang optimal, diantaranya kehadiran sosial (social presecence), kehadiran kognitif (cognitive presence) dan kehadiran mengajar (teaching presence). Tujuan: untuk menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi gangguan Kesehatan mental mahasiswa keperawatan dalam pembelajaran daring selama pandemic Covid-19. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sejumlah 278 mahasiswa direkrut dengan menggunakan teknik accidental sampling, dengan menggunakan kuesioner DASS-21 dan CoI Survey, menggunakan uji regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan usia menjadi salah satu faktor yang menimbulkan stres dengan sig <0,030 (OR=1,4). Disusul dengan social presence <0,002 (OR=53) dan cognitive presence merupakan faktor utama penyebab depresi dan ansietas pada mahasiswa dengan sig <0,001 (OR=6,9) dan <0,008 (OR=5,0). Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan kesehatan mental mahasiswa pada kategori depresi dan ansietas adalah cognitive presence mahasiswa, sedangkan faktor yang berhubungan kesehatan mental mahasiswa pada kategori stres adalah usia dan social presence. Pengajar tidak hanya fokus pada salah satu komponen antara sosial presence, cognitive presence maupun teaching presence, sehingga mahasiswa dengan tipe apapun akan terfasilitasi dalam pembelajaran serta tidak akan mengalami gangguan Kesehatan mental baik ansietas, stress dan depresi
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA KERTOSARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KERTOSARI BANYUWANGI: The Relationship of Mother's Parenting with Stunting Events In Toddlers At Kertosari Village Work Area Kertosari Health Center Indah Christiana; Annisa Nur Nazmi; Fatima Harifatun Anisa
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.551 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1161

Abstract

Pendahuluan : : Indonesia termasuk urutan ketiga negara dengan pravelensi tertinggi di Asia untuk kasus stunting. Stunting merupakan kondisi dimana badan balita lebih pendek dibandingan dengan anak seusianya. Stunting ini dipengaruhi salah satunya dengan pola asuh ibu, apabila stunting tidak segera ditangani akan berdampak terhadap pertumbuhan dan resiko penyakit tidak menular. Tujuan: adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan kejadian stunting pada balita di Desa Kertosari Wilayah Kerja Puskesmas Kertosari. Metode: : Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita yang mengalami stunting sejumlah 45 dan jumlah sampel 40 responden, yang menggunakan purposive sampling kemudian dilakukan Uji statistik dengan menggunakan Rank Spearman, dan Spss 16 for windows. Hasil: Didapatkan bahwa nilai p-value 0,030 < 0,05 maka ada hubungan pola asuh ibu dengan kejadian stunting pada balita di Desa Kertosari Wilayah kerja Puskesmas Kertosari. Kesimpulan: bagi ibu yang memiliki balita untuk memperhatikan asupan gizi serta memantau pertumbuhan dan perkembangan anak dan rutin datang ke posyandu untuk mendeteksi secara dini kejadian stunting.
PERBEDAAN SKALA NYERI PASIEN NEPHROLITHIASIS TINDAKAN EXTRA CORPOREAL SHOCK WAVE LITHOTRIPSY (ESWL) POSISI SUPINE DENGAN ARAH SUMBER ENERGI TEMBAKAN DARI SAMPING DAN BAWAH DI IRNA 2 R. ESWL RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG: Differences in Patients Pain of Nephrolithiasis Action Extra Corporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) Supine Position with The Direction of Energy Sources of Shoot From Side and Down in IRNA 2 ESWL Room dr. Saiful Anwar Malang Triono; Sih Ageng Lumadi; Rahmawati Maulidia
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.6 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1168

Abstract

Pendahuluan : Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) bagian metode non  invasive  Nephrolithiasis. Nephrolithiasis penyakit yang angka  kekambuhannya sangat tinggi, angka kekambuhan mencapai 60% setelah 5 sampai 10 tahun.. Studi   pendahuluan di RSUD Dr. Saiful Anwar sebanyak 16 pasien ESWL dengan posisi supine  31,25%  merasakan nyeri arah sumber energi dari samping. ESWL prosedur disertai rasa nyeri, arah sumber energi tembakan sangat mempengaruhi nyeri. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan skala nyeri pasien  ESWL posisi supine arah sumber energi tembakan dari samping dan bawah. Metode: Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan kohort. Observasi dilakukan saat  ESWL sampel sebanyak 20 responden dengan tehnik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi Visual Analugue  Scale (VAS). Hasil: Rerata  skala nyeri posisi supine dengan arah sumber energi tembakan dari samping 1,5 dan  bawah 1,1 ada perbedaan 0,4.Uji  statistik Wilcoxon pada pulse rate 5 ( 0,564 ) , 10 (0.132) , dan 12 (0.114 ). Secara deskriptif penelitian ini ada perbedaan skala nyeri pasien Nephrolithiasis tindakan ESWL pada posisi supine dengan arah sumber energi tembakan dari samping dan bawah sedangkan secara statistik tidak ada hubungan. Kesimpulan: Setiap  peningkatan pulse rate perlu dikaji skala nyeri, untuk keefektifan dan keberhasilan ESWL
PELAKSANAAN HYPNO-EMPOWERMENT MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN INDEK PRESTASI MAHASISWA: Implementation of Hypno-empowerment Improves Learning Motivation and Student Achievement Index Ahmad Nur Khoiri; Heni Maryati; Fitri Firranda Nurmalisyah; Pepin Nahariani
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.841 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1169

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan Semakin banyaknya Sekolah Tinggi kesehatan swasta di Indonesia, dan semakin tinggi pula tingkat persaingan Sekolah Tinggi Kesehatan untuk memperoleh mahasiswa baik secara kuantitas maupun kualitas yang umumnya relatif kurang dibandingkan dengan Perguruhan Tinggi Negeri sehingga hasil capaian pembelajaran tidak jarang masih jauh dari harapan secara kognitif, afektif maupun psikomotor. Hipnoempowermant merupakan cara meningkatkan motivasi seseorang (mahasiswa) yang lebih baik dengan teknik Hipnosis membangkitkan gelombang otak kanan dimana kemampuannya jauh lebih besar dibandingkan dengan otak kiri. Tujuan mengetahui pengaruh pelaksanaan Hipnoempowermant  terhadap motivasi dan indek prestasi mahasiswa. Metode Pra Experiment dengan one group pra-post test, populasi sebanyak 80 mahasiswa, sampel sesuai rumus sebanyak 16 mahasiswa, uji analisis dengan nilai kemaknaan p = 0,05 secara komputerisasi program SPSS versi 17. Hasil penelitian tingkat motivasi belajar mahasiswa setelah pemberian hipnoempowermant dengan uji wilcoxon test nilai Z = -33.410, p = 0,001, Tingkat indek prestasi belajar Z = -2.509, p = 0,012. Kesimpulannya adanya pengaruh pemberian hipnoempowermant terhadap motivasi dan indek prestasi belajar pada mahasiswa Stikes Pemkab Jombang dengan Uji Mann-Whitney Test nilai Z = - 3.516 sedangkan p = 0.000. Aplikasi hipnoempowermant dalam proses belajar mengajar sangat perlu dilakukan dalam meningkatkan kualitas hasil pembelajaran. Kata kunci : Hipnoempowermant, Motivasi, Indek PrPendahuluan : Pendahuluan Semakin banyaknya Sekolah Tinggi kesehatan swasta di Indonesia, dan semakin tinggi pula tingkat persaingan Sekolah Tinggi Kesehatan untuk memperoleh mahasiswa baik secara kuantitas maupun kualitas yang umumnya relatif kurang dibandingkan dengan Perguruhan Tinggi Negeri sehingga hasil capaian pembelajaran tidak jarang masih jauh dari harapan secara kognitif, afektif maupun psikomotor. Hipnoempowermant merupakan cara meningkatkan motivasi seseorang (mahasiswa) yang lebih baik dengan teknik Hipnosis membangkitkan gelombang otak kanan dimana kemampuannya jauh lebih besar dibandingkan dengan otak kiri. Tujuan: Tujuan mengetahui pengaruh pelaksanaan Hipnoempowermant  terhadap motivasi dan indek prestasi mahasiswa. Metode: Metode Pra Experiment dengan one group pra-post test, populasi sebanyak 80 mahasiswa, sampel sesuai rumus sebanyak 16 mahasiswa, uji analisis dengan nilai kemaknaan p = 0,05 secara komputerisasi program SPSS versi 17. Hasil: Hasil penelitian tingkat motivasi belajar mahasiswa setelah pemberian hipnoempowermant dengan uji wilcoxon test nilai Z = -33.410, p = 0,001, Tingkat indek prestasi belajar Z = -2.509, p = 0,012. Kesimpulan: Adanya pengaruh pemberian hipnoempowermant terhadap motivasi dan indek prestasi belajar pada mahasiswa Stikes Pemkab Jombang dengan Uji Mann-Whitney Test nilai Z = - 3.516 sedangkan p = 0.000. Aplikasi hipnoempowermant dalam proses belajar mengajar sangat perlu dilakukan dalam meningkatkan kualitas hasil pembelajaran
IMPLEMENTASI INTERVENSI SPRITUAL GUIDED IMAGERY (SGI) TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI: STUDI KASUS DAN STUDI LITERATUR : The Impact of Spiritual Guided Imagery (SGI) Intervention on anxiety in Ca Mammae Patients undergoing chemotherapy: Case Study and Literature Review Wahyu Dewi Sulistyarini; Suyatmi; Amalia Indra Kusuma; Ririn Saniah Dwiyanti Abdullah; Efrida Mia Siska
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.463 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1178

Abstract

Pendahuluan : Kanker dan kemoterapi adalah suatu keadaan yang memicu perasaan gelisah, cemas dan takut akan bayang-bayang proses pengobatan dan perawatan yang panjang serta kematian yang menghantui setiap saat. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan sebagai penatalksanaan cemas yakni dengan Spiritual Guided Imagery (SGI). Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi dengan pendekatan intervensi SGI. Metode: studi kasus dengan pendekatan Asuhan Keperawatan dengan melibatkan 2 responden dengan dilengkapi studi literatur dari berbagai database artikel yakni Pubmed, Science Direct, Wiley Online, Proquest dan Google Scholar yang dipublikasikan dari tahun 2015 sampai 2021. Pengumpulan data menggunakan asuhan keperawatan yang meliputi Pengkajian, Diagnosa Keperawatan, Intervensi, Implementasi dan Evaluasi. Instrument pengumpulan data menggunakan format Pengkajian Asuhan Keperawatan Paliatif sesuai ketentuan yang berlaku dan menggunakan kuesioner State- Traite Anxiety Inventory (STAI) untuk mengevaluasi tingkat kecemasan. Terapi yang diberikan adalah SGI dan dievaluasi dalam waktu 3 hari. Hasil: Evaluasi intervensi Keperawatan SGI menunjukkan bahwa terdapat perubahan skala kecemasan dari sedang menjadi ringan. Kesimpulan: SGI dapat mengatasi kecemasan sedang pada pasien kanker payudara. SGI dapat dilakukan sebagai salah satu intervensi keperawatan mandiri dalam menurunkan gejala kecemasan yang dirasakan oleh pasien kanker terutama yang sedang menjalani proses pengobatan kemoterapi
HUBUNGAN CARING LEADERSHIP KEPALA RUANG DENGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT DI RUANG INSTALANSI RAWAT INTENSIF TERPADU: The Relationship Between Caring Leadership of the Room Head and Nurses’ Work Motivation in the Integrated Intensive Care Unit Sayu Raka Indrayanti; Ni Made Nopita Wati; Ni Luh Putu Devhy
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 4 (2022): JIKep | Oktober 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.755 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i4.1021

Abstract

Pendahuluan : Perawat dianggap menjadi penentu serta kunci primer dalam memberikan pelayanan untuk pasien. Oleh karena itu dalam melaksanakan peranya menjadi perawat dibutuhkan motivasi kerja yang baik. Motivasi kerja perawat yang belum optimal dapat berdampak negatif pada kualitas pelayanan yang diberikan. Upaya dalam meningkatkan motivasi kerja perawat salah satunya dapat dilakukan dengan cara pemeliharaan hubungan yang baik serta serasi antara atasan dengan bawahannya. Caring leadership dianggap sebagai gaya kepemimpinan yang memiliki banyak sekali manfaat. Tujuan: untuk mengetahui hubungan caring leadership dengan motivasi kerja perawat. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini yaitu total sampling sejumlah 90 orang perawat di ruang instalasi rawat intensif RSUP Sanglah Denpasar. Hasil: penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden merasakan caring leadership yang baik dari kepala ruang yaitu sebanyak 58 orang (64,4%) dan motivasi kerja perawat tinggi sebanyak 52 orang (57,8%), dengan nilai p value < 0,001 dan nilai korelasi 0,455 arah positif yang berarti ada hubungan antara caring leadership kepala ruang dengan motivasi kerja perawat, dimana semakin baik caring leadership maka semakin tinggi motivasi kerja perawat. Kesimpulan: Diharapkan agar caring leadersip yang sudah baik minimal di pertahankan atau ditingkatkan agar motivasi kerja perawat mengikuti sehingga akan tercipta kepuasan kerja serta produktivitas kerja.