cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
EVALUASI PERFORMA PERTUMBUHAN DAN KELAYAKAN EKONOMI PENGGEMUKAN DOMBA JANTAN LOKAL DENGAN PAKAN COMPLETE FEED PELLET SECARA AD LIBITUM Fadhilah, Reza; Latifah, Nisa Nuraeni; Permana, Topik Hendra; Mujiyanto, Abdul Haris; Sudrajat, Yudi; Rojak, Abdul; Djuliansah, Dedi; Noormansyah, Zulfikar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.20379

Abstract

Permintaan terhadap daging domba di Indonesia terus meningkat, namun produktivitas di tingkat peternakan rakyat masih rendah akibat efisiensi pakan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa biologis dan kelayakan ekonomi penggemukan domba jantan lokal melalui pemberian Complete Feed berbentuk pellet secara ad libitum selama 15 minggu. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen satu perlakuan dan dianalisis secara deskriptif-kuantitatif terhadap sepuluh ekor domba jantan lokal berumur 6–8 bulan. Parameter yang diamati meliputi konsumsi pakan, pertambahan berat badan harian (PBBH), rasio konversi pakan (feed conversion ratio/FCR), dan selisih pendapatan bersih setelah dikurangi biaya pakan (income over feed cost/IOFC). Hasil menunjukkan bahwa rata-rata PBBH mencapai 129,4 ± 8,72 g/ekor/hari dengan nilai FCR sebesar 8,36, menunjukkan bahwa dibutuhkan 8,36 kg pakan untuk menghasilkan 1 kg pertambahan bobot badan. Seluruh individu menghasilkan IOFC positif dengan rata-rata Rp 377.967/ekor, atau sekitar 34,3% di atas titik impas. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem pakan kombinasi tersebut mampu memberikan performa pertumbuhan yang stabil sekaligus margin keuntungan yang layak bagi peternak rakyat. Sistem ini direkomendasikan untuk diterapkan secara luas dengan mengutamakan pemanfaatan bahan pakan lokal guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan agribisnis peternakan domba. Kata kunci: Domba Lokal, Complete Feed, Ad Libitum, Konversi Pakan, Efisiensi Biaya Pakan, Peternakan Rakyat
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI BERAS DI KOTA TASIKMALAYA Oktavianty, Adenty; Ramadayanti, Wilva; Hendar, Agus; Sunarya, Yaya; Widi, Riantin Hikmah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.19838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas panen dan produksi padi terhadap produksi beras di Kota Tasikmalaya selama periode 2018–2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tasikmalaya. Metode analisis yang digunakan mencakup statistik deskriptif, perhitungan rendemen konversi dari padi ke beras, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi beras mengalami fluktuasi, dengan capaian tertinggi pada tahun 2022 sebesar 31.318,96 ton dan penurunan signifikan pada tahun 2023 menjadi 23.081,29 ton. Rendemen aktual pada tahun 2023 sebesar 57,74%, lebih rendah dibandingkan rerata nasional (62–65%), yang menunjukkan adanya kehilangan hasil dalam proses pascapanen. Model regresi menunjukkan bahwa produksi padi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produksi beras, sementara luas panen memiliki koefisien negatif yang dipengaruhi oleh gejala multikolinearitas. Nilai koefisien determinasi (R²) yang tinggi menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan prediktif yang kuat. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi produksi padi dan peningkatan efisiensi pascapanen sebagai strategi utama dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN PENDAPATAN AGROINDUSTRI KERUPUK JENGKOL (Studi Kasus Pada Agroindustri Kerupuk Mawar Snack di Desa Panaragan Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis) Nuryanti, Intan; Setiawan, Iwan -; -, Sudrajat -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.20778

Abstract

Agroindustri kerupuk jengkol merek “Mawar Snack” merupakan satu-satunya di Desa Panaragan Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. Agroindustri tersebut telah berjalan dan bertahan lebih dari empat belas tahun, namun tidak bertambah dan tidak berkurang. Maka, peneliti terdorong dalam mengetahui dan menganalisis kelayakan usahanya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui berapa biaya dan penerimaan agroindustri kerupuk jengkol, pendapatan, kelayakan serta nilai tambah agroindustri kerupuk jengkol. Studi ini didesain melalui tahapan kualitatif melalui penerapan metode studi kasus pada Agroindustri “Mawar Snack” yang diambil dengan purposive. Data primer dihimpun melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara deskriptif. Temuan studi ini menjabarkan bahwa biaya produksi yang dibutuhhkan yakni sejumlah Rp 5.801.726,- per satu kali tahap produksi, dan penerimaannya yakni sejumlah Rp 9.300.000,- per satu kali tahap produksi. Pendapatan yang didapat yakni sejumlah Rp 3.498.274,- per satu kali tahap produksi dan dengan R/C yakni sejumlah 1,6 atau lebih dari satu, yang artinya usaha tersebut memperoleh keuntungan dan layak diusahakan. Nilai tambah yang didapat agroindustri kerupuk jengkol yakni sejumlah Rp 337.950,- per kilogram bahan baku dengan rasio nilai tambahnya 72,67 persen. 
FACTORS INFLUENCING THE DEMAND FOR AGLAONEMA ORNAMENTAL PLANTS IN PEKALONGAN DISTRICT, EAST LAMPUNG REGENCY saputra, aditia dwi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.19463

Abstract

Aglaonema plants are known for the beauty of their leaf colors and shapes, and have a growing market both offline and online. This study aims to analyze the factors that influence the demand for aglaonema ornamental plants in Pekalongan District, East Lampung Regency, and to calculate the average income of the plant sellers. This study uses a survey method with a quantitative approach and multiple linear regression analysis techniques. The number of respondents was 45 consumers who were selected incidentally. The results of the study showed that the variables of aglaonema price, the price of other ornamental plants, consumer income, and taste had a significant effect on the demand for aglaonema. The results of the analysis also showed that the average income of aglaonema ornamental plant sellers was IDR 30,057,690 per month.Keywords: aglaonema, price, income, demand, preference
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI USAHATANI EDAMAME DI KECAMATAN TAMANSARI, KABUPATEN BOGOR Silitonga, Claudia Meilin Tiara Triska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.20508

Abstract

Edamame merupakan komoditas hortikultura yang sudah mulai dibudidayakan di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Namun dalam praktiknya, sebagian petani belum mengelola faktor-faktor produksi seperti luas lahan, benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja secara optimal, yang dapat berdampak pada rendahnya hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi edamame. Penelitian dilakukan pada 15 orang petani edamame menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel benih yang berpengaruh signifikan terhadap produksi.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DENGAN MOTIVASI PETANI MELAKUKAN USAHATANI BELIMBING MADU DI KECAMATAN LANGENSARI Anastasya, Salsa; Nuraini, Candra; Nuryati, Rina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.20250

Abstract

Belimbing madu merupakan komoditas utama yang dikembangkan Kota Banjar, khususnya di Kecamatan Langensari. Namun, terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi petani dalam melakukan usahatani belimbing madu yang dapat mempengaruhi persepsi petani supaya termotivasi dalam mengembangkan usahatani. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi, motivasi, serta hubungan antara persepsi petani dengan motivasi melakukan usahatani belimbing madu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 sampai Juli 2025. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan penentuan responden menggunakan metode sensus terhadap 33 petani yang mengusahakan belimbing madu di Kecamatan Langensari Kota Banjar. Data persepsi dan motivasi dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan analisis hubungan antara persepsi dengan motivasi menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dan motivasi petani dalam melakukan usahatani belimbing madu termasuk kedalam kategori baik. Terdapat hubungan yang kuat antara persepsi dengan motivasi petani dalam melakukan belimbing madu di Kecamatan Langensari.
STRATEGI PEMASARAN GULA SEMUT (Studi Kasus Pada Agroindustri Gula Semut Amesna Di Desa Sukaharja Kecamatan Sariwangi) Setiawan, Setiawan; Andrie, Benidzar M; Aziz, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.19623

Abstract

Gula semut adalah jenis gula yang terbuat dari nira melalui proses pengkristal sehingga berbentuk butiran kecil berdiameter antara 0,8-1,2 mm dan berwarna kuning kecoklatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor internal, faktor eksternal apa saja yang dihadapi oleh Pengrajin Gula Semut  dan strategi pemasaran apa yang sesuai di desa Sukaharja Kecamatan Sariwangi. Metode yang digunakan oleh penelitian ini adalah studi deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Data yang diambil dilakukan dengan cara, Observasi yaitu dengan pengamatan langsung pada obyek yang diteliti. Responden yang dipilih yaitu agroindustri gula semut Amesna yang ada di desa Sukharja dengan penentuan informan dilakukan secara purposive. Rencana penggunaan analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan analisis SWOT. Waktu pelaksaan akan dilakukan pada bulan Agustus 2023 yang berlokasi di Desa Sukaharja Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya. hasil yang telah dianalisa mengenai faktor eksternal, peluang yang perlu diperhatikan pada agroindustri yaitu adanya permintaan pasar dan perlunya pelanggan tetap, serta ancaman yang dihadapi yakni produk yang serupa dari pesaing yang lain. Strategi pemasaran yang harus diperhatikan dan diterapkan adalah perluas jangkauan pasar, pengoptimalan manfaat teknologi, peningkatkan promosi, terjaganya kualitas produk, pemberian pelatihan kepada karyawan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang agroindustri gula semut.
SIKAP KONSUMEN TERHADAP KOPI READY-TO-DRINK (RTD) PADA MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN Siregar, Rini Natalia; Budiman, Muhammad Arief
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.20649

Abstract

Minuman berbahan dasar kopi saat ini digemari berbagai kalangan, terutama Generasi Z. Kopi RTD menjadi solusi praktis bagi konsumen yang menginginkan kemudahan dalam menikmati kopi. Mengingat perbedaan preferensi tiap individu, pelaku usaha perlu memahami proses pengambilan keputusan dan sikap konsumen terhadap kopi RTD guna meningkatkan kepuasan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik, perilaku konsumen, serta membandingkan atribut yang dipertimbangkan dan sikap konsumen terhadap atribut kopi RTD, meliputi rasa, aroma, varian rasa, harga, dan kemasan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data survei. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan multiatribut fishbein. Responden adalah mahasiswa Fakultas Pertanian yang pernah mengkonsumsi dan membeli kopi RTD. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas konsumen memperoleh informasi dari media sosial, mendapat dana dari orang tua, membeli produk di kedai coffee-to-go, metode pembayaran e-wallet, dan mengonsumsi kopi di rumah pada malam hari. Sikap konsumen lebih positif terhadap kopi RTD dari kedai coffee-to-go (58,04) dibandingkan kopi RTD kemasan ritel (49,7).
KARAKTERISTIK DAN POLA KEMITRAAN ANTARA PETANI DENGAN RUMAH SAYUR DI DESA CIBODAS KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Nurjanah, Indah Kartika; Syamsiyah, Nur Syamsiyah; Wulandari, Eliana Wulandari; Budiman, Muhammad Arief
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.19254

Abstract

Sayuran merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan permintaan akan sayuran membuka peluang besar bagi para petani dan pelaku usaha agribisnis untuk melakukan produksi sayuran dalam skala besar.  Kemitraan sudah menjadi hal umum yang dilakukan antara perusahaan dan petani untuk mengatasi berbagai masalah dan memberikan manfaat bagi satu sama lain dalam usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan karakteristik petani yang bermitra dengan Rumah Sayur, serta menjelaskan pola kemitraan yang dilakukan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Lembang, Provinsi Jawa Barat terhadap 15 responden petani mitra yang ditentukan menggunakan metode survei dengan teknik analisis data menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Karakteristik petani mitra seluruhnya berjenis kelamin laki-laki, berusia produktif (15 – 64 tahun), sebagian besar pendidikannya tingkat SD, mayoritas menggunakan lahan sewa, rata-rata luas lahan < 0,5 Ha, dan sebagian besar sudah berpengalaman dalam usahataninya selama 10 – 20 tahun; 2) Pola kemitraan yang dilaksanakan oleh Rumah Sayur dan petani mitra adalah pola dagang umum dimana pihak Rumah Sayur berperan dalam menerima pasokan dan memasarkan produk dari petani mitra. Sementara itu, pihak petani berperan dalam memenuhi kebutuhan yang diperlukan oleh Rumah Sayur.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMASARAN DALAM USAHA PERTANIAN HIDROPONIK (STUDI KASUS STRAWHAT INTEGRATED GREEN FARMING BANDUNG) Wahyuni, Andini Pitri; Nugraha, Adi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.20443

Abstract

ABSTRAKPertanian hidroponik menjadi alternatif strategis dalam menjawab tantangan keterbatasan lahan, perubahan iklim, dan urbanisasi yang dihadapi sektor pertanian konvensional di wilayah perkotaan. StrawHat Integrated Green Farming Bandung merupakan pelaku usaha hidroponik yang mengusung konsep eduwisata dan pertanian terpadu berbasis farm to table. Meskipun menawarkan produk berkualitas dan pengalaman konsumen yang unik, usaha ini menghadapi stagnasi pasar serta tantangan dalam aspek pemasaran digital dan distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan merumuskan strategi pemasaran yang tepat bagi StrawHat melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis SWOT, Matriks IE, dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa StrawHat memiliki kekuatan internal yang signifikan, terutama pada loyalitas komunitas, kualitas produk, dan integrasi eduwisata. Strategi prioritas berdasarkan nilai Total Attractiveness Score (TAS) tertinggi adalah penguatan komunitas dan pengemasan konsep eduwisata yang terintegrasi dengan dukungan digital marketing. Sementara itu, strategi jangka menengah meliputi pelatihan pemasaran digital dan perekrutan tenaga muda, sedangkan strategi jangka panjang diarahkan pada pengembangan kemasan dan konten edukatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pertumbuhan dengan pendekatan bertahap dan berfokus pada penguatan internal serta pemanfaatan peluang eksternal merupakan langkah optimal untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan StrawHat Integrated Green Farming di pasar hidroponik perkotaan. ABSTRACTHydroponic farming has emerged as a strategic alternative to address the challenges of limited land, climate change, and urbanization faced by conventional agriculture in urban areas. StrawHat Integrated Green Farming Bandung is a hydroponic agribusiness that promotes an integrated "farm-to-table" model and edutourism-based agriculture. Despite offering high-quality products and a unique consumer experience, the business faces market stagnation and challenges in digital marketing and distribution. This study aims to identify and formulate appropriate marketing strategies for StrawHat using a qualitative descriptive approach with a case study method. The analysis techniques employed include SWOT analysis, the IE Matrix, and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). The results reveal that StrawHat possesses significant internal strengths, particularly in community loyalty, product quality, and edutourism integration. The top-priority strategy, based on the highest Total Attractiveness Score (TAS), is strengthening the customer community and enhancing the edutourism concept through digital marketing support. Medium-term strategies include digital marketing training and the recruitment of young personnel, while long-term strategies focus on packaging development and educational content. The study concludes that a growth strategy through a phased approach, emphasizing internal reinforcement and optimal use of external opportunities, is the most effective path to enhancing competitiveness and sustainability of StrawHat Integrated Green Farming in the urban hydroponic market.