cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,683 Documents
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN KEJAHATAN LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL CRIME) BERDASARKAN HUKUM POSITIF INDONESIA Rusmiady, Da’I; Rodliyah, Rodliyah; Ufran, Ufran
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kejahatan lingkungan (environmental crime) serta bentuk perlindungan hukum bagi korban kejahatan lingkungan dalam perspektif hukum di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis berbagai hambatan dalam upaya pemberian perlindungan hukum terhadap korban kejahatan lingkungan. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Green Victimology, yang berbasis pada nilai ekosentrisme, memperluas definisi korban hingga mencakup lingkungan hidup. Pendekatan ini mendorong perluasan kriminalisasi dalam hukum pidana sebagai bentuk refleksi dari nilai moral baru untuk melindungi lingkungan. Adopsi konsep ini dinilai penting demi keberlanjutan lingkungan hidup di Indonesia. Upaya konkret yang dapat dilakukan meliputi: penyusunan regulasi pro-lingkungan, konservasi hutan dan tanah, pengelolaan sampah, daur ulang, penghematan energi dan air, pengendalian polusi, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan. Adapun hambatan perlindungan hukum dibagi menjadi dua: yuridis dan praktis. Hambatan yuridis meliputi penerapan hukum administratif, pidana, dan perdata. Hambatan praktis meliputi keterbatasan media hukum, lemahnya penegakan hukum, fasilitas pendukung, pelaksanaan AMDAL, kepadatan penduduk, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, dan eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan.
PEMBATASAN KASASI PERKARA TATA USAHA NEGARA MENGENAI KEPUTUSAN PEJABAT DAERAH DALAM KERANGKA KEKUASAAN KEHAKIMAN DI INDONESIA Harun, Andi; Asmara, M. Galang; Risnain, Muh.
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7478

Abstract

Penelitian ini membahas pembatasan kasasi dalam perkara Tata Usaha Negara (TUN) terkait keputusan pejabat daerah dalam sistem peradilan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif atau doktrinal dengan fokus pada analisis peraturan perundang-undangan dan doktrin hukum. Pembatasan kasasi sebagaimana diatur dalam Pasal 45A ayat (2) huruf c Undang-Undang No. 5 Tahun 2004 bertujuan untuk mengurangi penumpukan perkara di Mahkamah Agung. Namun, norma tersebut dianggap kabur (vague norm) karena tidak memberikan kejelasan mengenai keputusan pejabat daerah yang dapat dikasasi. Hal ini bertentangan dengan prinsip bahwa semua kewenangan pejabat daerah diberikan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Untuk mengatasi ketidakjelasan ini, Mahkamah Agung mengeluarkan SEMA No. 3 Tahun 2018 yang menetapkan bahwa keputusan yang berkaitan erat dengan dekonsentrasi, tugas pembantuan, serta keputusan strategis dan berdampak luas dapat dikecualikan dari pembatasan kasasi. Namun, penelitian ini menemukan bahwa kriteria strategis dan berdampak luas dalam SEMA tersebut tidak memiliki dasar dalam Pasal 45A ayat (2) huruf c UU No. 5 Tahun 2004. Oleh karena itu, diperlukan revisi terhadap aturan tersebut. DPR dan Presiden diharapkan memberikan definisi yang lebih jelas dalam peraturan perundang-undangan. Selain itu, Mahkamah Agung sebaiknya menyederhanakan pengecualian pembatasan kasasi hanya pada keputusan yang berkaitan erat dengan dekonsentrasi dan tugas pembantuan.
HAK IMUNITAS PEJUANG LINGKUNGAN HIDUP Perkasa, Bima Bani; Rodliyah, Rodliyah; Ufran, Ufran
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7479

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis konsep hak imunitas dan impelementasi hak imunitas bagi pejuang lingkungan hidup di Indonesia. Melalui penelyian hukum normative dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Pasal 66 UUPPLH merupakan bentuk pengakuan negara atas peran masyarakat dalam memperjuangkan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Pasal ini memberikan imunitas hukum dari tuntutan pidana maupun perdata sebagai bentuk penerapan Anti-SLAPP, untuk mencegah pembalasan seperti gugatan, kriminalisasi, atau intimidasi terhadap pejuang lingkungan. Namun, implementasi Pasal 66 belum efektif. Kasus kriminalisasi dan kekerasan terhadap pejuang lingkungan masih marak terjadi, menunjukkan lemahnya perlindungan hukum. Meskipun ada putusan pengadilan yang progresif, seperti pembebasan Haslilin dan Andi Firmansyah serta Daniel Frits Maurits Tengkilis, perlindungan nyata masih memerlukan komitmen lebih kuat dari negara dan aparat penegak hukum.
INOVASI PRODUK DAN PEMASARAN DIGITAL: MEMBANGUN KEUNGGULAN KOMPETITIF BAGI UMKM Sihura, Hendrik Kuasa
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7495

Abstract

Persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia untuk berinovasi dalam produk dan menguasai pemasaran digital. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM (2021), UMKM memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (60%) dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja non-pertanian. Namun, banyak pelaku UMKM masih mengalami kesulitan dalam mengadopsi teknologi serta menjalankan strategi pemasaran digital secara optimal. Mereka cenderung terpaku pada metode konvensional, sehingga kehilangan peluang pasar, terutama dari kalangan muda yang lebih memilih berbelanja online. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cara UMKM dapat mengembangkan produk inovatif dan memanfaatkan pemasaran digital guna menjangkau konsumen yang lebih luas. Inovasi produk bukan hanya menciptakan barang baru, tetapi juga meningkatkan kualitas dan desain agar sesuai dengan tren dan kebutuhan konsumen. Sementara itu, pemasaran digital melalui media sosial, situs web, dan e-commerce memungkinkan UMKM memperkenalkan produknya secara lebih luas dan membangun hubungan dengan pelanggan. Namun, untuk memaksimalkan potensi digital, pelaku UMKM memerlukan pelatihan dan peningkatan literasi teknologi. Kolaborasi dengan bisnis lain dan influencer juga menjadi strategi yang efektif dalam memperluas pasar. Kemampuan untuk beradaptasi dan bersikap fleksibel menjadi kunci keberhasilan UMKM dalam menghadapi dinamika pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian teori dengan analisis deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa UMKM yang melakukan inovasi dan aktif di dunia digital menunjukkan peningkatan penjualan. Dukungan dari pemerintah, institusi pendidikan, dan komunitas bisnis sangat penting untuk memperkuat daya saing UMKM, sehingga dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap ekonomi nasional.
ANALYSIS OF VALUE FOR MONEY ON THE FINANCIAL PERFORMANCE OF THE REGIONAL DEVELOPMENT PLANNING AGENCY REGIONAL DEVELOPMENT (BAPPEDA) ROKAN HULU REGENCY Silvitri, Egilia; Ripira, Risti; Annisa, Nona; Basri, Yesi Mutia
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7207

Abstract

This research was conducted with the aim of measuring the financial performance of the Regional Development Planning Agency (Bappeda) of Rokan Hulu Regency in 2020 and 2021 using the value for money measurement method. The value for money measurements used are economy, efficiency, and effectiveness with data taken from the Government Agency Performance Report (LKjIP) of the Regional Development Planning Agency (Bappeda) of Rokan Hulu Regency in 2020 and 2021. The research design used is qualitative research using primary and secondary data. The data collection techniques used in this study used interviews and documentation methods. The results of this study indicate that the financial performance of the Regional Development Planning Agency (Bappeda) of Rokan Hulu Regency in 2020 is included in the economic, inefficient and ineffective categories. Meanwhile, in 2021 it is included in the economic, inefficient and ineffective categories. The cause of measuring value for money is inefficient and ineffective because there are several activities in the program that do not meet the predetermined targets.
ANALISIS KONSEPSI GURU TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA: MODEL PEMBELAJARAN INTRAKURIKULER, EKSTRAKURIKULER DAN DESAIN P5 PADA SISWA KELAS 4 DI SEKOLAH PENGGERAK ANGKATAN 1 KOTA KEDIRI Marjono, Marjono; Kusmawan, Udan; Baehaki, Imam
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7507

Abstract

Krisis pembelajaran yang memburuk akibat pandemi Covid-19 menghasilkan learning loss dan learning gap yang signifikan dalam sistem pendidikan Indonesia, sehingga menuntut transformasi kurikulum yang adaptif dan responsif terhadap kondisi kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsepsi guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka pada model pembelajaran intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan desain Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada siswa kelas 4 di Sekolah Penggerak Angkatan 1 Kota Kediri. Penelitian menggunakan paradigma kualitatif dengan Model Evaluasi Stake's Countenance yang mengintegrasikan tiga tahapan evaluasi: kondisi awal (antecedents), proses pelaksanaan (transactions), dan hasil capaian (outcomes). Populasi penelitian meliputi 8 Sekolah Dasar dengan 39 tenaga pendidik dan 416 peserta didik, dengan sampel 191 siswa menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan kriteria keberhasilan 100% untuk setiap aspek evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan implementasi Kurikulum Merdeka berjalan optimal dengan capaian rata-rata di atas 75% pada tahap antecedents dan mencapai di atas 90% pada tahap outcomes. Transformasi pembelajaran dari teacher-centered menjadi student-centered learning berhasil diimplementasikan melalui strategi pembelajaran berdiferensiasi dan kontekstual. Kesimpulannya, implementasi kurikulum telah mencapai kategori baik hingga sangat baik dengan pengembangan karakter siswa sesuai profil pelajar Pancasila. Disarankan memperkuat dukungan sistemik sarana prasarana dan program pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru.
ANALISIS KONSEPSI GURU TERHADAP MODEL ASESMEN, DESAIN P5 DAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR SD PADA KEBERHASILAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH PENGGERAK KOTA BATU Widyawati, Widyawati; Kusmawan, Udan; Rais, Abdul
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7508

Abstract

Abstrak Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah penggerak menuntut transformasi konsepsi guru dalam mengembangkan praktik pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsepsi guru terhadap model asesmen, desain Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan pengembangan modul ajar pada keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah penggerak Kota Batu. Metode penelitian kualitatif deskriptif-eksploratif dilaksanakan di SDN Sisir 06 dan SDN Songgokerto 03 dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data menggunakan pendekatan inductive thematic analysis dengan triangulasi komprehensif untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan konsepsi guru terhadap asesmen mengalami evolusi dari pendekatan konvensional menuju asesmen holistik yang mengintegrasikan dimensi diagnostik, formatif, dan sumatif. Desain P5 dikembangkan melalui pendekatan kontekstual yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dengan kearifan lokal. Pengembangan modul ajar dilakukan secara kolaboratif dengan personalisasi berdasarkan hasil asesmen diagnostik. Keberhasilan implementasi tercermin pada peningkatan pencapaian pembelajaran dan perkembangan karakter peserta didik sesuai profil pelajar Pancasila.
FAKTOR LINGKUNGAN SEKOLAH YANG BERPERAN DALAM MENINGKATKAN OBESITAS ANAK SEKOLAH DASAR Rangkuti, Nur Aminah; Hadi, Anto J; Ahmad, Haslina; Widasary, Lucy; Megawati, Megawati
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i2.7566

Abstract

Obesitas merupakan suatu permasalahan kesehatan yang seringkali ditemukan dalam lingkup bermasyarakat. Obesitas adalah suatu kondisi dimana terdapat tumpukan lemak berlebihan pada tubuh maka bisa menimbulkan masalah kesehatan pada seseorang. Obesitas pada anak merupakan masalah global pada negaranegara berkembang dan menyebabkan masalah klinis dan meningkatkan angka kesakitan serta kematian dini. Penelitian bertujuan untuk menilai faktor lingkungan sekolah berperan dalam meningkatkan obesitas anak sekolah dasar di Kecamatan Panyabungan Kota Kabupaten Mandailing Natal. Jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional study. Populasi adalah seluruh anak sekolah dasar kelas 4,5 dan 6 di SD N 076, SD 116 Percontohan, SD N 080 sebanyak 590 siswa. Sampel adalah seluruh anak sekolah dasar kelas 4,5 dan 6 di SD N 076, SD 116 Percontohan, SD N 080 sebanyak 238 siswa. Tehnik sampel yaitu cluster sampling. Instrument penelitian adalah alat-alat yang akan digunakan untuk pengumpulan data. Instrument penelitian ini dapat berupa kuesioner (daftar pertanyaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan makanan di kantin sekolah (p= 0,036), promosi makanan dan minuman sehat (p=0,024), kebijakan sekolah (p=0,011), program aktivitas fisik (0,020) dan lingkungan fisik sekolah (p=0,005) berperan dalam meningkatkan obesitas anak sekolah dasar. Sedangkan variabel yang paling berperan dalam meningkatkan obesitas anak sekolah dasar adalah kebijakan sekolah (Exp.(B)= 2.288). Kesimpulan yang diperoleh bahwa makanan di kantin sekolah, promosi makanan dan minuman sehat, kebijakan sekolah, program aktivitas fisik dan lingkungan fisik sekolah berperan dalam meningkatkan obesitas anak sekolah dasar. Diharapkan agar sekolah bisa melakukan kerja sama dan komunikasi dengan pihak kesehatan setempat untuk memberikan informasi dan penyuluhan tentang kesehatan di setiap tahun ajaran baru.
PENGARUH KECEMASAN BERBICARA (SPEAKING ANXIETY) TERHADAP KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING DENGAN SELF-CONFIDENCE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA MAHASISWA PERGURUAN TINGGI VOKASI Setiadi, Hedi
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecemasan berbicara (speaking anxiety) terhadap kemampuan public speaking dengan self-confidence sebagai variabel mediasi pada mahasiswa vokasi. Populasi penelitian berjumlah 500 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 225 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan causal explanatory. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert 1–5, kemudian dianalisis menggunakan regresi mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kecemasan berbicara berpengaruh negatif signifikan terhadap kemampuan public speaking mahasiswa (β = -0.41; p < 0.001), (2) kecemasan berbicara berpengaruh negatif signifikan terhadap self-confidence (β = -0.52; p < 0.001), (3) self-confidence berpengaruh positif signifikan terhadap kemampuan public speaking (β = 0.38; p < 0.001), dan (4) self-confidence memediasi secara parsial pengaruh kecemasan berbicara terhadap kemampuan public speaking. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kepercayaan diri mahasiswa merupakan faktor penting dalam mengurangi dampak negatif kecemasan berbicara terhadap performa public speaking.
PERSEPSI MAHASISWA PERGURUAN TINGGI VOKASI TERHADAP PEMBELAJARAN AKUNTANSI BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) Setiawan, Kartiwan
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa perguruan tinggi vokasi terhadap pembelajaran akuntansi berbasis proyek (Project-Based Learning atau PjBL) serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan peningkatan kompetensi praktis mahasiswa vokasi agar selaras dengan tuntutan dunia kerja. Penelitian dilakukan di Akademi Sekretari dan Manajemen (ASM) Ariyanti, Bandung, dengan populasi 310 mahasiswa dan sampel sebanyak 175 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei menggunakan kuesioner berbasis skala Likert. Data dianalisis melalui regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap persepsi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap penerapan PjBL dalam pembelajaran akuntansi (mean = 4,01; kategori baik). Keempat variabel independen, yaitu kemudahan pemahaman materi, kolaborasi tim, motivasi belajar, dan relevansi proyek dengan dunia kerja, berpengaruh signifikan terhadap persepsi mahasiswa (p < 0,05). Faktor dominan yang memengaruhi persepsi mahasiswa adalah relevansi proyek dengan dunia kerja (β = 0,301). Model regresi juga menunjukkan bahwa 54,2% variasi persepsi mahasiswa dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan pemahaman, motivasi, dan kesiapan mahasiswa vokasi dalam menghadapi dunia kerja. Oleh karena itu, integrasi PjBL dalam kurikulum akuntansi vokasi perlu diperkuat agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri..

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue