cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,683 Documents
MARDATU “PENGOBATAN TRADISIONAL DI ERA GLOBALISASI” Siregar, Erwin; Harahap, Mansyur Alamsyah; Pohan, Sahrudin
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.4910

Abstract

Remaja ketika meninggalkan rumah untuk menetap di lingkungan baru dapat berpeluang mengalami kerinduan yang mendalam terhadap rumah atau homesickness di tahun pertama perpindahan. Homesickness dapat berdampak negatif bagi seseorang sehingga dibutuhkan pemberian dukungan sosial salah satunya dari teman sebaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana keterkaitan dukungan dari teman sebaya dengan santri yang mengalami homesickness. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan korelasional. Penelitian ini dilakukan pada seluruh santri MTs IGBS Darul Marhamah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada keterkaitan yang negatif dengan taraf sedang dan signifikan, antara dukungan sosial teman sebaya dengan homesickness pada santri di MTs IGBS Darul Marhamah khususnya di tahun pertama. Ketika dukungan dari teman sebaya diperoleh para santri yang merujuk pada kenyamanan, kepedulian serta bantuan yang tersedia, memiliki peran untuk menurunkan tingkat homesickness yang dirasakan oleh para santri berupa keadaan emosional yang negative yang dikarenakan terpisah dari rumah dan figure terdekat. Selain itu dukungan informasi menjadi dukungan yang paling banyak dirasakan keberadaannya oleh santri. Hasil penelitian ini menyarankan untuk santri dapat melakukan kegiatan atau hobi bersama dengan teman untuk menumbuhkan relasi yang positif di pesantren.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR Putra, Rizky Kurnia; Wagino, Wagino; Koto, Rahmat Desman; Purwanto, Wawan; Andrizal, Andrizal; Maksum, Hasan
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6826

Abstract

Penggunaan media Game-Based Learning dalam proses pendidikan telah muncul sebagai inovasi yang mampu mengatasi permasalahan yang ditimbulkan oleh era digital. Media ini berfungsi sebagai alat pedagogis sekaligus katalisator untuk meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan prestasi akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas media pembelajaran berbasis permainan dalam meningkatkan pemahaman dan kinerja siswa, terutama dalam disiplin ilmu yang membutuhkan kemampuan logis dan teknis. Sebuah studi literatur dan analisis data sekunder dari beberapa penelitian mengungkapkan bahwa permainan edukatif memberikan banyak manfaat dibandingkan dengan teknik pembelajaran tradisional. Permainan dapat menyediakan konten edukatif secara dinamis dan menarik, sehingga mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Lebih lanjut, permainan mendorong pembelajaran berbasis masalah dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan media berbasis permainan menunjukkan peningkatan hasil belajar yang substansial dibandingkan dengan mereka yang menggunakan pendekatan konvensional. Permainan edukatif telah menunjukkan efektivitas dalam membantu pemahaman siswa terhadap mata pelajaran yang menantang melalui simulasi dan representasi interaktif. Hasil ini menggarisbawahi pentingnya inovasi dalam pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era kontemporer.
ANALISIS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP LITERASI SAINS MAHASISWA INSTITUT PENDIDIKAN TAPANULI SELATAN Nasution, Febriani Hastini; Siregar, Dedes Asriani; Nasution, Nurhidaya Fithriyah; Siregar, Nurul Husna
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap literasi sains mahasiswa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester III berjumlah 225 mahasiswa sedangkan subjek penelitian berjumlah 54 mahasiswa melalui cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kognitif berupa essay untuk domain “pengetahuan” dan lembar observasi untuk domain “konteks, sikap dan kompetensi”. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data pada keempat domain literasi sains diperoleh: (1) Nilai rata-rata kemampuan literasi sains untuk domain “pengetahuan” adalah 81 dengan predikat “Baik Sekali”; (2) Nilai rata-rata domain “sikap” adalah 91 dengan predikat “Baik Sekali”; (3) Nilai rata-rata domain “konteks” adalah 81 dengan predikat “Baik Sekali” dan; (4) Nilai rata-rata domain “kompetensi” adalah 82 dengan predikat “Baik Sekali”.
KAITAN FILSAFAT PERENIALISME DAN PROGRESIVISME DENGAN ILMU KEGURUAN BAHASA DALAM MENGEMBANGKAN TATA BAHASA PEDAGOGIS UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA Tanjung, Hasian Romadon
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7380

Abstract

Perenialist philosophy that emphasizes values and norms will not be in line with progressivism flow which always emphasizes new things. In learning process of a language, both flows have related values and norms with a better quality of learning. Teaching language needs guiding norms and values that are inseparable from the goals of quality education and learning, so the both philosophies are related. This research uses qualitative by applied literature study and content analysis. Literature search and references are the main elements in this writing activity. The results of the research are the main basic in reviewing and discussing the finding conceptually. It takes an active, interactive and fun learning process with the aim of educational success with basis of clear thinking based on ontological, epistemological and axiological. The application of language research methods aims to find out the problem solutions that encountered in language studies. Pedagogical studies in language teaching science are more specific in teaching and learning language. Pedagogical grammar is related to the teacher's way in teaching language to students or language learners. The purpose of language learning which concerns to four aspects of language skills which is contained in the curriculum set by the government. The learning that expected by language teachers is of course adapted to principles and norms of clear philosophical. This is intended so students are able to communicate properly and correctly and avoid language errors which include errors in spoken or written language based on clear ontological, epistemological, and axiological studies.
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK DALAM MENANGGULANGI PERILAKU AGRESIF SISWA DI SMK NEGERI 1 TOMA TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Luahambowo, Baspuri; Luaha, Lusia RiangHati
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7409

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perilaku agresif siswa yang belum optimalnya pelaksanaan layanan Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 1 Toma khususnya belum terselenggaranya layanan konseling kelompok. Penelitian inibertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan perilaku agresif siswa sebelum diberikan layanan konseling kelompok. 2) Mendeskripsikan perilaku agresif siswa Sesudah diberikan layanan konseling kelompok 3) Menguji keefektifan layanan konseling kelompok efektif dalam menanggulangi perilaku agresif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperiment the one-group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu “angket model skala Likert tentang perilaku agresif siswa” sebanyak 20 item dengan reliabilitas 0,932. Hasil penelitian menunjukkan. 1) Tingkat perilaku agresif siswa sebelum diberikan layanan konseling kelompok berada pada kategori tinggi 69,05, di mana ada siswa yang beperilaku agresif seperti perilaku bentus perkelahian, tidak mengikuti aturan, tindakan yang merusak, dan menunjukkan permusuhan yang tampak dalam bentuk suka bertengkar dengan teman. 2) Tingkat perilaku agresif siswa setelah diberikan layanan konseling kelompok berada pada kategori rendah 45,80, di mana siswa mampu menahan diri untuk tidak melakukan perilaku agresif. 3) Layanan konseling kelompok efektif dalam menanggulangi perilaku agresif siswa diperoleh Zhitung 3.92 dengan N 20 dan a 0,05, hipotesis H. Kesimpulan penelitian, setelah pelaksanaan layanan konseling kelompok perilaku agresif yang berbentuk perkelahian berkurang, perilaku yang menunjukkan adanya keinginan tidak mengikuti aturan berkurang, tindakan-tindakan yang bertujuan merusak berkurang, dan tindakan yang menunjukkan permusuhan yang tampak dalam bentuk suka bertengkar dengan teman juga berkurang. Saran: Hendaknya bagi siswa yang memiliki perilaku agresif disarankan mengurangi perilaku agresif dengan memanfaatkan layanan Bimbingan dan Konseling melalui layanan konseling kelompok. Hendaknya guru Bimbingan dan Konseling melakukan kegiatan layanan konseling kelompok secara intensif dan berkelanjutan untuk menanggulangi perilaku agresif siswa dan memberikan arahan kepada siswa agar dapat melakukan kegiatan berkelompok yang positif di sekolah maupun di luar sekolah.
MEKANISME PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PEMILU MELALUI LEMBAGA PENEGAKAN HUKUM TERPADU BERDASARKAN UNDANG-UNDANG PEMILU DI INDONESIA Telaumbanua, Dalinama; Laia, Fianusman; Hulu, Klaudius Ilkam
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7410

Abstract

Pemilihan umum di Indonesia merupakan sebuah pencerminan dari penerapan konsep demokrasi yang ditegaskan di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yakni Pasal 1 ayat (2) yang menyatakan bahwa “kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar” Pemilihan umum merupakan sarana untuk mengejawantahkan kedaulatan rakyat dalam negara demokrasi. Pemilu berfungsi untuk mengkonversi kehendak rakyat menjadi jabatan-jabatan di lembaga Negara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan jenis penelitian hukum normatif dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder ini terdiri dari 3 bahan hukum meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Bahan hukum primer yang digunakan yaitu peraturan perundang undangan yang terkait dengan Tahapan Penyelesaian Tindak Pidana Pemilu Melalui Lembaga Penegakan Hukum Terpadu di Indonesia, dan peraturan perundang undangan yang terkait dengan Pemilu. Sedangkan bahan hukum sekunder yang digunakan yaitu buku, jurnal, dan artikel yang telah dimuat yang terkait dengan bidang kajian sesuai dengan judul artikel ini. Kemudian bahan hukum tersier yang digunakan yaitu kamus hukum, Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi terbaru, dan internet. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa ada beberapa mekanisme penyelesaian tindak pidana Pemilu melalui lembaga penegakan hukum terpadu berdasarkan Undang-Undang pemilu di Indonesia yaitu diawali dengan penerimaan dan pengkajian laporan/temuan, pembentukan sentra Gakkumdu, tindak lanjut Gakkumdu, penyelidikan dan penyidikan, penuntutan, pemeriksaan di sidang pengadilan, upaya hukum, dan eksekusi putusan.
PERAN GURU DALAM MENANGGULANGI MASALAH KENAKALAN PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 2 TELUK DALAM Sarumaha, Sesuaikan
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7411

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kenakalan yang dilakukan peserta didik di SMP Negeri 2 Teluk Dalam. Tujuan Penelitian adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam menanggulangi kenakalan peserta didik di SMP Negeri 2 Teluk Dalam. 2) Untuk mengetahui kenakalan peserta didik di SMP Negeri 2 Teluk Dalam. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian kualitatif. Subjek dalam Penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Teluk Dalam. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa 1) Peran guru dalam menanggulangi masalah kenakalan peserta didik di SMP Negeri 2 Teluk Dalam adalah membimbing, memberikan nasehat, memberikan motivasi, dan memberikan informasi dampak buruk kenakalan peserta didik. 2) Kenakalan peserta didik di SMP Negeri 2 Teluk Dalam lebih mengarah pada pelanggaran tata tertib sekolah, seperti terlambat ke sekolah, mengeluarkan kaki baju, ribut, membolos pelajaran ke kantin, kurang sopan santun terhadap guru, berbicara dengan temannya pada saat guru menyampaikan materi pembelajaran, dan bermain di dalam kelas, kemudian merokok tetapi itu hanya dilakukan oleh beberapa peserta didik.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN 3D TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS X-1 MA NAHDLATUL ULAMA BATANGTORU Harahap, Adesya Dela Putri; Siregar, Nabilah; Dona Siregar, Rizky Amelia; Tanjung, Sri Rahmi; Siregar, Rosniati
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7447

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah terdapat Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis 3 Dimensi Terhadap Hasil belajar Biologi Siswa Kelas X-1 MA Nahdlatul Ulama Batang Toru. Penelitian ini mulai dari bulan April - Mei 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Pre-Eksperimental Design, dengan bentuk One Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan teknik Total Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis deskriptif penggunaan media pembelajaran berbasis 3 dimensi diperoleh nilai rata-rata 77,50 berada pada kategori “Baik”. Hasil belajar siswa pada materi ekosistem dengan menggunakan media pembelajaran berbasis 3 dimensi diperoleh nilai rata-rata sebesar 78,00 berada pada kategori “Baik”. Selanjutnya adalah analisis inferensial dengan menggunakan uji “t-test”. Hasil perhitungan yang dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS 25 diperoleh thitung > ttabel yaitu 15,758 > 1,701, maka berdasarkan perhitungan tersebut dan ditolak, yang artinya terdapat peengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis 3 dimensi terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X-1 MA Nahdlatul Ulama Batang Toru.
ANALISIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MARSIADAPARI (MPM-24) TERHADAP PEMBELAJARAN TOEFL PREPARATION Lubis, Lollo Rosa; Nurbaidah, Nina; Irmayana, Aprida; Kamisah, Kamisah
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelebihan dan kekurangan penerapan model pembelajaran (Marsiadapari (MPM-24) dalam konteks pembelajaran TOEFL Preparation. Marsiadapari (MPM-24), sebagai model berbasis kearifan lokal Batak Toba, menekankan nilai-nilai dialog, kekeluargaan, dan partisipasi aktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 20 mahasiswa IPTS dan satu dosen TOEFL Preparation sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi dan penyajian data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model (Marsiadapari (MPM_24) memiliki kelebihan dalam membangun keterlibatan aktif, kenyamanan belajar, dan kesesuaian budaya yang meningkatkan motivasi mahasiswa. Namun, ditemukan kekurangan pada aspek teknis pembelajaran TOEFL, khususnya kurangnya latihan soal yang terstruktur dan berbasis standar. Mahasiswa menyarankan integrasi (Marsiadapari (MPM-24) dengan pendekatan drilling untuk hasil yang lebih optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model (Marsiadapari (MPM-24) (MPM-24) efektif dalam penguatan aspek afektif dan sosial pembelajaran bahasa, namun perlu adaptasi strategi agar dapat memenuhi tuntutan akademik TOEFL Preparation secara menyeluruh.
PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP KETERSEDIAAN FASILITAS UMUM PERUMAHAN OLEH DEVELOPER Dewantoro, Tri Juniardi; Kurniawan, Kurniawan; Hirsanuddin, Hirsanuddin
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Perlindungan Konsumen Terhadap Ketersediaan Fasilitas Umum Perumahan Oleh Developer. Jenis penelitian ini adalah hukum normative dan empiris, dengan metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan perundang-undangan (Statute Approach), pendekatan konseptual (Conseptual Approach), dan pendekatan analisis (Analytical Approach Hubungan hukum antara developer dengan konsumen. Penjelasan Pasal 42 ayat (2) huruf b Undang Undang Nomor 1 Tahun 2011 menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan “hal yang diperjanjikan” adalah kondisi rumah yang dibangun dan dijual kepada konsumen, yang dipasarkan melalui media promosi, meliputi lokasi rumah, kondisi tanah/kaveling, bentuk rumah, spesifikasi bangunan, harga rumah, prasarana, sarana, dana utilitas umum perumahan, fasilitas lain, waktu serah terima rumah, serta penyelesaian sengketa. Namun seringkali para pengembang tidak mematuhi peraturan yang pengembang baru akan melakukan pembangunan setelah mendapatkan pembayaran dari pembelian unit tersebut. Namun hal semacam ini mengkhawatirkan jikalau pengembang mengalami masalah keuangan sebelum terjadi pembangunan, sehingga tidak terselesaikannya pembangunan. Upaya yang dapat dilakukan oleh konsumen perumahan jika pihak Developer melakukan wanprestasi atau kesepakatan tidak sesuai dengan brosur yang ada maka pihak konsumen dapat menuntut dengan cara litigasi maupun non litigasi yang di maksud denga litigasi yaitu penyelesaian sengketa melalui pengadilan sedangkan penyelesaian melalui non litigasi merupakan proses penyelesaian sengketa yang di lakukan di luar persidangan atau dengan cara musyawarah. Apabila pihak developer sudah menjanjikan namun tidak dibangun atau kriteria, spesifikasi, persyaratan, prasarana, sarana, dan utilitas umum tidak sesuai dengan dasar hukumnya yaitu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan kawasan pemukiman menurut ketentuan Pasal 45 UU Perlindungan Konsumen, penyelesaian sengketa konsumen dapat ditempuh melalui pengadilan atau di luar pengadilan berdasarkan pilihan sukarela pihak yang bersengketa.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue