cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,872 Documents
STUDI KASUS PEMBERIAN MBG (MAKANAN BERGIZI GRATIS) TERHADAP PERTUMBUHAN FISIK ANAK USIA DINI DI TK ISLAM TERRPADU WAHDAH ISLAMIYAH Fajri, Sulaidah; Musdalifah, Musdalifah; As Shahaby, Mujahidah; Hardiana, Hardiana; Munawir, Nidha Eka Restuti
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) terhadap pertumbuhan fisik anak usia dini di Indonesia. Program MBG merupakan salah satu intervensi pemerintah untuk mengatasi masalah stunting dan malnutrisi pada anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumen. Partisipan penelitian berjumlah 7 orang yaitu anak yang sedang menjalani program MBG, dan 2 informan yaitu orang tua dan guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberian MBG secara teratur dan terukur memberikan dampak positif signifikan terhadap peningkatan berat badan, tinggi badan, dan status gizi anak usia dini. Program ini juga berkontribusi dalam menurunkan prevalensi stunting, meningkatkan perkembangan kognitif, dan memperbaiki kualitas kesehatan anak secara keseluruhan. Keberhasilan program MBG sangat bergantung pada kualitas nutrisi, konsistensi pemberian, edukasi gizi kepada orang tua, dan monitoring berkelanjutan.
PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS KEARIFAN LOKAL MARSIPATURE HUTANABE DALAM PERSPEKTIF MODEL MURRAY PRINT DAN ROBERTS S. ZAIS Pratama, Harianti Wira; Gultom, Melati; Sinaga, Dian Perayanti; Siboro, Thiur; Amiruddin, Amiruddin
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7968

Abstract

Integrasi kearifan lokal dalam kurikulum merupakan strategi penting untuk menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat karakter peserta didik di tengah tantangan globalisasi pendidikan. Salah satu nilai kearifan lokal yang memiliki potensi pedagogis kuat adalah Marsipature Hutanabe, falsafah masyarakat Batak yang menekankan tanggung jawab kolektif, kepedulian sosial, dan kontribusi bersama dalam pembangunan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis pengembangan kurikulum berbasis kearifan lokal Marsipature Hutanabe melalui perspektif model kurikulum Murray Print dan Roberts S. Zais. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional bereputasi yang membahas kurikulum berbasis kearifan lokal serta model pengembangan kurikulum. Artikel yang terpilih dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola, konsep utama, dan implikasi teoretis maupun praktis yang relevan dengan pengembangan kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai Marsipature Hutanabe memiliki kesesuaian yang kuat dengan prinsip kurikulum kontekstual dan pendidikan karakter. Dalam model Murray Print, nilai tersebut dapat diintegrasikan secara sistematis melalui tahapan analisis situasional, perancangan, implementasi, dan evaluasi kurikulum. Sementara itu, model Roberts S. Zais menempatkan Marsipature Hutanabe sebagai landasan filosofis yang menjiwai tujuan, isi, strategi pembelajaran, dan evaluasi. Sintesis kedua model menghasilkan kerangka konseptual yang integratif antara dimensi prosedural dan nilai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum berbasis Marsipature Hutanabe berkontribusi pada penguatan karakter, identitas budaya, dan relevansi pendidikan.
EXPLORING STUDENTS’ POINT OF VIEW IN AUTOMATED WRITING EVALUATION FOR WRITING SKILLS Dafania, Maulida Yasirli; Dangin, Dangin
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7969

Abstract

The world of education continues to advance in line with this increasingly sophisticated era. Technology has now spread into various fields of learning, including learning to write. Various applications and tools have been created to support writing skills. Among them are Chat GPT and Grammarly, which are available as AWE tools and have been widely used by students as a medium to support writing. Therefore, the purpose of this study is to explore students' views on the use of AWE in supporting writing skills. A number of previous studies have analyzed the use of AWE in writing skills, but few have tested it using a phenomenological approach, and most were conducted outside Indonesia, where students have different experiences, needs, and backgrounds. This study addresses this gap by involving eight English Education students from Mercu Buana University in Yogyakarta. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach, in which data is obtained through a semi-structured interview process with participants focusing on seven aspects, namely usage, usefulness, empowerment, critical thinking, evaluation, challenges, satisfaction, and recommendations. Recent findings show a positive view of the use of AWE in writing skills. Students view AWE as quite useful and able to increase confidence and critical thinking. However, there are several limitations to this tool, so its use is considered less than optimal.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP DASAR SCARCITY DAN CHOICE PADA MAHASISWA SEMESTER I PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI Titu, Maria Anita
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa semester I Program Studi Pendidikan Ekonomi terhadap konsep dasar scarcity (kelangkaan) dan choice (pilihan). Kedua konsep ini merupakan fondasi utama dalam ilmu ekonomi, yang menekankan pada keterbatasan sumber daya dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas sehingga memaksa adanya pilihan serta menimbulkan biaya peluang (opportunity cost). Namun, dalam praktiknya, mahasiswa kerap mengalami miskonsepsi dalam memahami kedua konsep tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 10 mahasiswa semester I. Data dikumpulkan melalui tes esai dan wawancara semi terstruktur untuk menggali pemahaman konseptual, identifikasi miskonsepsi, serta kemampuan mahasiswa mengaitkan teori dengan kehidupan sehari-hari. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa (70%) mampu memahami kelangkaan sebagai keterbatasan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Pemahaman ini sejalan dengan konsep kelangkaan yang dikemukakan oleh Robbins (1932) serta Samuelson & Nordhaus (2010).” Namun, masih terdapat 30% mahasiswa yang memaknai kelangkaan sebatas ketiadaan barang di pasaran. Pemahaman mengenai pilihan menunjukkan bahwa 60% mahasiswa menyadari keterkaitan antara kelangkaan dan kebutuhan prioritas, sedangkan 40% masih memandang pilihan hanya sebatas kebebasan individu. Aspek paling lemah adalah pemahaman opportunity cost; hanya 40% mahasiswa yang mampu menjelaskan dengan benar, sementara mayoritas masih menyamakannya dengan kerugian finansial. Pemahaman mahasiswa terhadap konsep dasar ekonomi masih parsial, dengan variasi mulai dari baik, cukup, hingga kurang. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya (Abidin, 2019; Lestari, 2020; Setiawan & Putri, 2021) bahwa miskonsepsi ekonomi dasar masih sering terjadi. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya strategi pembelajaran berbasis masalah, pendekatan kontekstual, serta penguatan konsep biaya peluang agar mahasiswa sebagai calon pendidik ekonomi dapat menguasai landasan teoritis ekonomi secara lebih komprehensif.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARA MICROLEARNING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 585 PADANG MA’BUD KABUPATEN LUWU Karmila, Karmila; Makmur, Makmur; Efendi, Erwatul
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7975

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Penerapan Metode Pembelajaran Microlearning dalam Meningkatkan Motivasi Peserta Didik pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas V Sekolah Dasar Negeri 585 Padang Ma’bud Kabupaten Luwu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui penerapan metode pembelajaran berbasis microlearning. Penelitian dilakukan di SDN 585 Padang Ma’bud Kabupaten Luwu dengan subjek peserta didik kelas V. Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengacu pada model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengumpulan data, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik secara signifikan. Persentase motivasi belajar meningkat dari 48,27% (kategori rendah) pada pra siklus menjadi 62,60% (kategori sedang) pada siklus I, dan mencapai 88,53% (kategori tinggi) pada siklus II. Penerapan microlearning melalui penyajian video pembelajaran singkat, infografis, serta kuis interaktif terbukti efektif dalam menumbuhkan motivasi, semangat, dan partisipasi aktif peserta didik. Peserta didik mengungkapkan bahwa pembelajaran terasa lebih menarik, mudah dipahami, dan menyenangkan. Metode microlearning terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik baik secara kuantitatif maupun kualitatif, sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN KESADARAN AGAMA DAN MINAT BELAJAR SISWA DI ERA DIGITAL DI SMAN 2 MONTA Salmin, Salmin; Rahman, Rijalul; Nurhayati, Nurhayati; Luthfiyah, Luthfiyah
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam strategi yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menumbuhkan kesadaran beragama serta meningkatkan minat belajar peserta didik di tengah pesatnya perkembangan era digital dan dinamika perubahan sosial masyarakat. Kemajuan teknologi, arus informasi yang terbuka, serta perubahan gaya hidup modern menghadirkan tantangan tersendiri bagi pembelajaran PAI, sehingga menuntut guru untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SMAN 2 Monta. Subjek penelitian meliputi guru PAI sebagai informan utama, peserta didik, serta kepala sekolah sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung terhadap proses pembelajaran dan kegiatan keagamaan, serta studi dokumentasi terhadap perangkat pembelajaran dan program sekolah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SMAN 2 Monta menerapkan berbagai strategi yang efektif, antara lain keteladanan dalam sikap dan perilaku, pembiasaan kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah, penguatan nilai-nilai spiritual melalui refleksi religius, serta penerapan pendekatan kontekstual dengan mengaitkan ajaran Islam pada realitas kehidupan peserta didik, termasuk pemanfaatan teknologi secara bijak. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan kesadaran beragama peserta didik, memperbaiki perilaku sosial, serta menumbuhkan minat dan antusiasme belajar terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS Lestari, Astina Indah; Hafid, Radia; Dama, Maya Novrita; Mahmud, Melizubaida; Toralawe, Yulianti
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas XI di MAN 2 Banggai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 30 siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap aktivitas belajar siswa. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,353 menunjukkan bahwa sebesar 35,3% variasi aktivitas belajar siswa dipengaruhi oleh penggunaan media pembelajaran, sedangkan 64,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang tepat, relevan, dan mudah digunakan dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran IPS. Oleh karena itu, guru diharapkan mampu mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran guna meningkatkan aktivitas dan kualitas belajar siswa.
PENGARUH KETERAMPILAN MENJELASKAN GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : STUDI PADA PEMBELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII SMP NEGERI 1 SUWAWA TIMUR Dahlan, Nur Aisya; Hasiru, Roy; Maruwae, Abdulrahim; Panigoro, Meyko; Halid, Risca Marsanti
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan menjelaskan guru terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VIII di SMP Negeri 1 Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada siswa-siswi kelas VIII A dan VIII B, dengan jumlah sampel sebanyak 55 responden yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket/ kuesioner, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS IBM Statistic 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Pengaruh Positif (6,496 > 2,005) dan Signifikan (0,000 < 0,005) antara Keterampilan Menjelaskan Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VIII di SMP Negeri 1 Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango. Hal ini didukung dengan nilai koefisien determinasi dari model regresi yang telah diperoleh sebelumnya sebesar 0,443, nilai ini berarti bahwa sebesar 44,3% variabilitas Hasil Belajar Siswa Kelas VIII Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu dapat dijelaskan oleh Keterampilan Menjelaskan Guru di SMP Negeri 1 Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango. Dengan kata lain, semakin baik keterampilan menjelaskan guru pada mata pelajaran IPS Terpadu, semakin tinggi hasil belajar siswa kelas VIII. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan menjelaskan guru menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Adapun nilai sisa pengaruh lainnya sebesar 55,7% menunjukkan bahwa masih terdapat faktor-faktor lain selain keterampilan menjelaskan guru yang turut memengaruhi hasil belajar siswa, seperti motivasi belajar, metode pembelajaran, kondisi lingkungan, dan karakteristik individual siswa.
ANALISIS PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI MEDIA FILM BAD GENIUS Siregar, Novita Magdalena; Novitasari, Anggi; Sayekty, Hanifah Retno; Masruroh, Yuliana; Pratama, Ujang Nendra
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8012

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam pembentukan kepribadian peserta didik yang berintegritas, beretika, dan bertanggung jawab. Dalam konteks pendidikan modern yang sarat dengan tekanan akademik, media pembelajaran alternatif seperti film dapat dimanfaatkan sebagai sarana penanaman nilai-nilai karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam film Bad Genius serta relevansinya terhadap dunia pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi terhadap adegan dan dialog film secara berulang, serta analisis transkrip dialog yang mengandung pesan moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Bad Genius merepresentasikan berbagai nilai pendidikan karakter, antara lain kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama. Meskipun film ini menampilkan praktik kecurangan akademik, narasi dan konflik yang dihadirkan justru menekankan konsekuensi moral dari tindakan tersebut serta pentingnya integritas dalam dunia pendidikan. Dengan demikian, film Bad Genius dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran karakter yang kontekstual dan reflektif bagi peserta didik.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI KERJA, DAN KETERSEDIAAN SARANA PRASARANA PRAKTIK TERHADAP KINERJA GURU SMK NEGERI DI KABUPATEN PELALAWAN Julinawati, Julinawati
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja, dan ketersediaan sarana prasarana praktik terhadap kinerja guru SMK Negeri di Kabupaten Pelalawan. Penelitian ini menggunakan kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 156 guru SMK, dengan sampel sebanyak 108 guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskripitif dan inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru SMK Negeri di Kabupaten Pelalawan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa peran kepala sekolah yang efektif dapat meningkatkan kinerja guru secara signifikan. Selain itu, motivasi kerja juga terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai signifikansi sebesar 0,029 (< 0,05). Motivasi kerja yang tinggi mampu mendorong guru untuk bekerja lebih optimal dalam mencapai tujuan pendidikan. Sebaliknya, ketersediaan sarana prasarana praktik tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai signifikansi sebesar 0,929 (> 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa keberadaan sarana prasarana praktik, meskipun penting, tidak secara langsung memengaruhi peningkatan kinerja guru tanpa didukung oleh faktor lain yang relevan. Secara simultan, variabel kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja, dan ketersediaan sarana prasarana praktik berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai R sebesar 0,660 dan hasil uji F dengan signifikansi 0,000 (< 0,05) serta F-hitung 26,750 (> F-tabel 2,691). Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja, dan optimalisasi sarana prasarana untuk mendukung peningkatan kinerja guru di SMK Negeri Kabupaten Pelalawan.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026 Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue