Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Articles
5,030 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN MAGGOT SEBAGAI PAKAN IKAN LELE DI KELURAHAN KARANG JOANG
Budiani Fitria Endrawati;
Faishal Arham Pratikno
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i11.3937-3942
Budidaya ikan lele merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Karang Joang Balikpapan. Budidaya ikan lele yang saat ini dilakukan masih belum optimal dikarenakan harga pakannya masih belum terjangkau dan alat pembuat pakannya yang tidak dapat digunakan lagi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengolah maggot sebagai pakan ikan lele untuk menekan pengeluaran pakan ikan lele. Maggot beserta bahan lain akan diolah menjadi pakan ikan lele alternatif dengan cara membuat alat untuk menggiling sekaligus mencetak bahan-bahan tersebut ke dalam bentuk pakan ikan. Maggot dan bahan lain akan menjadi pakan ikan alternatif yang mengganti pakan ikan lele yang selama ini digunakan oleh masyarakat yaitu pelet ikan. Alat penggiling yang berhasil dibuat akan mencampur bahan-bahan seperti maggot, tepung ikan, tepung jagung dan dedak padi menjadi pakan ikan lele alternatif yang lebih ekonomis bagi masyarakat. Alat penggiling ini akan mencampur dan mencetak pakan ikan lele alternatif menggunakan bantuan alkon sehingga tenaga yang dihasilkan lebih besar. Selain itu pakan ikan alternatif yang dibuat juga dapat digunakan sebagai pakan ikan lele mulai ukuran kecil sampai besar serta nutrisi yang didapatkan dari pakan alternatif ini baik bagi ikan lele. Sosialisasi mengenai penggunaan alat giling dan pembuatan pakan ikan lele kepada masyarakat telah dilaksanakan diakhir kegiatan.
UPAYA MEMBANGUN MINAT BELAJAR ANAK-ANAK PEMULUNG MELALUI PERMAINAN EDUKATIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI BASIRIH 4 KOTA BANJARMASIN
Yuli Apriati;
Cucu Widaty
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i11.4165-4173
Sekolah Dasar adalah tempat bagi siswa untuk menuntut ilmu. Seringkali kita temukan siswa kurang bersemangat dalam menuntut ilmu dan kurang memahami terhadap apa yang telah disampaikan oleh gurunya. Terutama bagi mahasiswa yang sambil bekerja sebagai pemulung, sehingga ditemukan banyak siswa yang memilih berhenti sekolah. Pengabdian ini bertujuan untuk membangun minat belajar dengan menggunakan model dan permainan edukatif yang mudah dan menyenangkan serta meningkatkan motivasi dan kesadaran akan pentingnya pendidikan, khususnya pada kelas bawah, karena materi pembelajaran pada kelas bawah harus berbentuk kongkrit atau nyata. Pelaksanaan pengabdian dengan melakukan praktik langsung mengajar di kelas dua dan kelas tiga, dengan menggunakan model dan permainan edukatif, yaitu permainan monopoli dan nilai tempat bilangan menggunakan media belajar untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Siswa-siswa peserta PKM sangat antusias dan dapat memahami pelajaran dengan baik. Nampak dengan mereka selalu mengacungkan tangan dan meminta tambahan jam pelajaran untuk melanjutkan permainan. Anak-anak pemulung termotivasi dan memahami pentingnya belajar dan bersekolah, serta termotivasi tidak putus sekolah dan bersemangat bersekolah serta mempunyai cita-cita di masa depan.
MENINGKATKAN PERAN GURU SEBAGAI MANAGER KELAS DALAM PEMBELAJARAN DARING MELALUI REFLEKSI PENGAJARAN
Zaitun Zaitun;
Aida Sumardi;
Fatma Nurmulia;
Shevia Chairul Syahdan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i3.915-922
Kegiatan Program Pengabdian kepada Msayarakat ini bertujuan untuk membantu guru dalam meningkatkan peran mereka sebagai manager kelas pada proses pembelajaran daring melalui refleksi pengajaran. Hal ini didasarkan pada temuan peneliti di lapangan yang menemukan berbagai masalah dan kendala yang dihadapi guru, khususnya guru mata pelajaran Pendidikan Bahasa Indonesia dan guru mata pelajaran Bahasa Inggris SMPIT Tamaddun, Tangerang Selatan. Masalah tersebut diantaranya adalah kekurang efektifan proses KBM dikarenakan minimnya interaksi antara guru dan peserta didik, ketidakatifan peserta didik selama proses belajar, serta berbagai gangguan teknis seperti keterbatasan perangkat maupun kuota internet. Oleh sebab itu, guru yang salah satunya memegang peranan sebagai manager kelas tidak dapat secara maksimal mengelola kelas agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Dengan melibatkan 1 orang guru Bahasa Indonesia dan 1 orang guru Bahasa Inggris, kegiatan PKM ini ditawarkan oleh peneliti dengan tujuan agar guru dapat berperan dengan lebih maksimal sehingga proses pengajaran dapat menjadi lebih efektif. Hal ini sangat penting dikarenakan pengajaran yang efektif akan sangat membantu peserta didik dalam mencapai hasil belajar yang baik. PKM ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi berupa jurnal refleksi guru dalam proses pengumpulan data. Hasil wawancara menunjukkan bahwa guru merasa sangat terbantu dengan kegiatan refleksi yang mereka lakukan setiap selesai kelas dimana pada pertemuan kelas berikut mereka dapat mempertahankan apa yang telah dianggap baik dan meningkatkan hal-hal yang masih dirasa kurang pada pertemuan kelas sebelumnya. Hal ini dibuktikan juga oleh hasil observasi yang peneliti lakukan dimana setelah melakukan refleksi, guru lebih berperan dalam mengelola kelas dan proses belajar mengajar menjadi lebih aktif dan efektif.
PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPUTER (TIK) UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL GURU SD REJODADI BANTUL YOGYAKARTA
Muhammad Fairuzabadi;
Dhiniaty Gularso
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1802-1815
Kegiatan pembelajaran secara daring menuntut para guru untuk meningkatan literasi digitalnya. Tujuan kegiatan pendampingan dan pelatihan bagi guru SD Rejodadi adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) guru sesuai surat Kepala SD Rejodadi No.420/152 tertanggal 4 Desember 2021. SD Rejodadi adalah SD imbas dengan 6 rombongan belajar yang terletak di pinggiran Kabupaten Bantul berbatasan dengan Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta. Kegiatan pendampingan dan pelatihan ini diikuti oleh 8 guru SD yang terdiri atas 6 guru kelas, 1 kepala SD dan 1 guru olah raga. Pelatihan secara tatap muka dilaksanakan 3 kali yaitu 26 Februari 2022, 5 Maret 2022 dan 26 Maret 2022 bertempat di SD Rejodadi Kasihan Bantul Yogyakarta. Kegiatan pendampingan selain tatap muka dilakukan melalui media Whats App dan Email dilaksanakan selama bulan Februari – Maret 2022. Hasil kegiatan pendampingan dan pelatihan adalah (1) tingkat partisipasi guru dalam kegiatan pendampingan dan pelatihan sebesar 92%, dikarenakan pada saat pelaksanaan kegiatan, terdapat satu guru yang terjangkit virus Covid-19 sehingga harus isolasi mandiri, (2) Hasil review menunjukkan bahwa rata-rata guru SD Rejodadi sudah baik dalam mengembangkan media pembelajaran menggunakan power point dengan nilai rata-rata 3,21 pada skala 0-4 (3) pemahaman guru-guru tentang penggunaan aplikasi meningkat dari rata-rata 45,625 ke 66,25. Peningkatan nilai rata-rata yang belum optimal membutuhkan motivasi yang lebih tinggi lagi agar guru bersemangat dalam meningkatkan literasi digitalnya khususnya dalam menggunakan berbagai aplikasi Google.
PELATIHAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA MELALUI KONSEP SMART VILLAGE GOVERNMENT DI KABUPATEN BANDUNG
Agustina Setiawan;
Titin Rohayatin;
Siti Munawaroh;
Dadan Kurnia;
Iing Nurdin;
Toto Kushartono
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2749-2758
Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pemahaman secara mendalam antara teori dan praktek mengenai konsep tata Kelola pemerintahan desa melalui smart village. Tema terkait tata Kelola pemerintahan dipilih, karena adanya peluang dari desa yang ada di Kabupaten Bandung untuk dapat mewujudkan tata Kelola pemerintahan desa dengan menggunakan konsep smart village government. Akan tetapi, sampai dengan saat ini belum seluruh desa di Kabupaten Bandung yang mewujudkan tata Kelola pemerintahan desa dengan konsep smart village government. Hal ini terjadi karena sebagian besar Kepala Desa yang ada di Kabupaten Bandung belum memahami tentang strategi mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang baik, serta belum menyadari terkait posisi strategis dan kelebihan insfrastruktur yang dimiliki. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara pemberian materi, ceramah, focus group discussion (FGD), dan evaluasi. Untuk mewujudkan berjalannya smart village secara optimal diperlukan kapasitas dari pemerintahan desa. Sumber daya manusia sangat berperan penting dalam terwujudnya smart village, tentunya didukung dengan sarana dan prasarana di desa. Dari hasil pengabdian kepada masyarakat ini, bahwa pemerintah desa yang ada di Kabupaten Bandung sangat ingin menjadikan desanya smart, dengan harapan mampu untuk memajukan desanya menuju arah yang lebih baik. Untuk itu, aparatur pemerintah desa berharap pendidikan dan pelatihan terkait smart village diselenggarakan secara berkelanjutan.
PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL DI DESA TEGAL MULYO, KECAMATAN SUNGAI LILIN, KABUPATEN MUSI BANYUASIN
Bobby Halim;
Aji Windu Viatra
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1109-1117
Kegiatan pelatihan Pemasaran Digital di Desa Tegal Mulyo adalah jawaban para pihak. Di tengah pandemi ini, pemerintah Indonesia terus mendorong industri kreatif. Akibat pandemi, masyarakat Indonesia lebih banyak menghabiskan waktu untuk online karena masyarakat dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari bekerja, belajar, dan menikmati hiburan online. Universitas Indo Global Mandiri Palembang berkomitmen untuk selalu berusaha terus melakukan pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian civitas akademika untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indo Global Mandiri Palembang bermaksud untuk bekerjasama Desa Tegal Mulyo dengan sistem pelayanan internal yaitu: 1) Menyampaikan wawasan Pemasaran Digital dan cara pengaplikasiannya, 2) Memberikan keterampilan Pemasaran Digital kepada peserta pelatihan, 3) Meningkatkan keterampilan bagi peserta yang sudah memiliki landasan Seni Rupa dan Pemasaran, dan 4) Menyampaikan motivasi dan saran kepada peserta untuk wirausaha dan meningkatkan penjualan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan digital marketing ini adalah metode sosialisasi dan ceramah, metode demonstrasi dan pengajaran serta metode partisipasi. Pelatihan Digital Marketing di Desa Tegal Mulyo memungkinkan peserta membuat konten promosi dan menerapkannya ke e-commerce di berbagai level.Â
PEMBERDAYAAN KUB SAKURA MELALUI PENGGUNAAN BUBU PAYUNG UNTUK MENINGKATKAN INCOME GENERATING MASYARAKAT DESA KUALA LANGSA
Agus Putra Abdul Samad;
Fairus Fairus;
Afrah Junita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i11.3873-3879
Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah melakukan pemberdayaan dan pendampingan demi penguatan usaha milik mitra KUB ‘Sakura’ Desa Kuala Langsa Kec. Langsa Barat Kota Langsa. Permasalahan prioritas mitra, yaitu: (1) Alat tangkap ikan dan non ikan yang digunakan tidak efektif dan efesien sehingga cepat mengalami kerusakan, dan jumlah hasil tangkapan ikan dan non ikan tidak optimal dan tidak menentu sehingga tidak menigkatkan income generating mitra; dan (2) Alat tangkap ikan dan non ikan yang lama, memiliki kualitas yang rendah, dan tidak memenuhi standar kelayakan. Metode PKM menggunakan kombinasi metode RRA (Rapid Rural Appresial) dan PRA (Partisipatori Rural Appresial) dengan teknik: 1) Ceramah, 2) Diskusi interaktif, 3) Demonstrasi, dan 4) Praktik langsung. Pengabdian ini memberikan hasil yaitu: 1) 85% mitra memahami berbagai inovasi teknologi dalam perikanan yang efektif dan efesien; 2); 87% mitra memahami cara membuat dan menggunakan bubu payung yang terbuat dari bahan berkualitas dan tahan lama sehigga dapat memberikan hasil tangkapan yang banyak; 3) 43% Mitra mengalami peningkatan income generating.
EDUKASI PENERAPAN ZEROWASTE LIMBAH AMPAS TAHU
Hasmawaty Hasmawaty;
Pademi Alamsyah;
Eriyana Yulistia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1876-1881
Desa Batumarta 1 mayoritas penduduk desanya merupakan perajin tahu. Selama ini sisa ampas tahu hanya dijadikan sebagai pakan ternak, atau dibuang begitu saja di sungai, sehingga mengakibatkan pencemaran di sungai. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengedukasi para perajin tahu agar dapat memanfaatkan limbah ampas tahu yang ada di desa tersebut dapar menjadi sesuatu yang berguna bahkan memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat menambah pemasukkan keluarga. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah metode ceramah dan demostrasi. Untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan ini, dilakukan dengan pembagian kuisioner di awal dan di akhir kegiatan. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta kegiatan PkM ini meningkat setelah mengikuti edukasi mengenai pemanfaatan limbah ampas tahu. Antusiasme para peserta juga terlihat saat sesi demontrasi dan sesi tanya jawab dengan narasumber.
PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PAVING BLOCK BERBAHAN LIMBAH PLASTIK NON EKONOMIS PADA BANK SAMPAH INDUK KABUPATEN KARAWANG
Fransisca Debora;
Eka Oktariyanto Nugroho;
Fatma Nurkhaerani;
Amalia Rizka Sugiarto;
Rani Gayatri Kusumawardhani;
Nadia Fasa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v%vi%i.%p
Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan bekerjasama dengan Bank Sampah Induk Kabupaten Karawang. Permasalahan sampah yang menumpuk dan tidak tertampung pada TPA Jalupang membuat perlunya dikembangkan inovasi pemanfaatan ulang sampah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Pihak dosen Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang dan Institut Teknologi Bandung. Pemanfaatan tersebut dilakukan dengan mengolah sampah plastic non ekonomis untuk dimanfaatkan menjadi bahan campuran pembuatan paving block. Peningkatkan kompetensi dan pemberdayaan masyarakat ini telah mengolah minimal 100 gram sampah menjadi bahan campuran paving yang juga telah dilakukan penentuan harga pokok produksinya. Sosialisasi dan pelatihan yang diberikan dosen diberikan kepada BSI Karawang dalam menghitung biaya HPP Paving Block untuk setiap bentuk persegi, hexagonal, dan grassblock. Perhitungan bahan, peralatan, overhead dan profit ditentukan dalam menghitung HPP. Sehingga, melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan diberikan rekomendasi HPP Paving Block per satuan pada bentuk persegi sebesar Rp. 2.134,-. , bentuk hexagonal sebesar Rp. 6.870,- dan bentuk grassblock sebesar Rp. 29.284,-. Harga ini masih dapat bersaing dengan harga paving block pada umumnya dan juga didukung dengan keunggulan ramah lingkungan.
PELATIHAN PEMBUATAN BRIKET BIOMASSA DI DESA SUKONOLO, KEC. BULULAWANG, KAB. MALANG
Asalil Mustain;
Nanik Hendrawati;
M. Agung Indra Iswara;
Khalimatus Sa’diyah;
Sri Rulianah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v%vi%i.%p
Desa Sukonolo merupakan salah satu desa di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Salah satu permasaahan di daerah tersebut adalah pengolahan limbah biomassa yang belum dilakukan secara baik. Sehingga, limbah tersebut menumpuk dalam jumlah yang cukup besar dan beresiko membawa dampak buruk bagi lingkungan sekitar. Sehingga, Tim Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) Jurusan Teknik Kimia – Politeknik Negeri Malang mengadakan pelatihan pembuatan briket biomassa bagi warga Desa Sukonolo. Program pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keahlian warga dalam proses pembuatan briket dari limbah biomassa.